NEW
Font size
Worksheetspengembangan profesional
Total questions: 20
Worksheet time: 3600secs
kemudahan wisatawan mencapai daerah wisata karena sudah tesedianya prasarana dan sarana penghubung disebut
atraksi
akomodasi
aksebilitas
aktivitas
amenitas
sarana penginapan yang tersedia di suatu daerah tujuan wisata disebut
atraksi
akomodasi
aksebilitas
aktivitas
amenitas
unsur utama aksebilitas adalah
prasarana jalan/penghubungan, sarana transportasi, dan sarana komunikasi
kebutuhan mendasar wisatwan, penunjang kebutuhan wisatawan, dan lingkungan tujuan wisata
media cetak, media elektronik, dan media sosial
sesuatu yang dapat dilihat, sesuatu yang menarik untuk dikunjungi, dan sesuatu yang dapat memuaskan atau menyenangkan
ada aktivitas wisatawan, ada beberapa ragam bidang usaha pariwisata, dan ada proses produksi
atraksi wisata yang merupakan karya cipta manusia
laut, gunung, pantai
museum, laut, danau
pantai, adat, dan museum
candi, museum, monumen
hunung, hutan, laut
industri pariwisata yang sangat membutuhkan keramahtamahan, pelayanan dan hiburan untuk tamu atau wisatwan disebut
chemical industry
hospitality industry
tourism industry
unsmoked industry
environment hospitality industry
perusahaan pariwisata yang memberikan suvenir dan perlengkapan wisata lainnya disebut pengusaha
primer
tersier
sekunder
hotelier
broker
persyaratan utama yang dapat dijadikan sarana akomodasi bagi wisatawan adalah
ramah dan rapih
murah dan ramah
mudah dan terjangkau
aman, rapi, dan mahal
bersih , aman dan ramah
industri pariwisata yang usahanya ditunjukan untuk melayani wisatwan disebut perusahaan
broker
tersier
primer
sekunder
hotelier
lompat batu di Nias dan karapan api di Madura merupakan unsur komponen pariwisata
atraksi
aksebilitas
akomodasi
aktivitas
amenitas
dalam Undang-Undang Kepariwisataan, istilah industri pariwisata dihapus dan telah diganti dengan
jasa pariwisata
produk pariwisata
usaha pariwisata
bisnis pariwisata
komponen pariwisata
salah satu alasan orang berwisata ke uatu daerah/negara karena keramhtamahan penduduk setempat. hal ini adalah motivasi menurut
IATA
PATA
WATA
ICAO
INACA
Wisatawan yang mencari tempat tujuan wisata yang akomodasi dan fasilitasnya sama dengan daerah asal mereka disebut
incipient mass tourists
mass tourists
charter tourists
unusual tourists
offbeat tourists
motivasi perjalanan wisata untuk memperlihatkan siapa dirinya, kedudukan, prestise, dan status dalam masyarakat termasuk dalam
cultural motivation
physica motivation
interpersonal motivation
art motivation
status dan prestige motivation
orang yang melakukan perjalanan untuk tujuan lain, tetapi perjalanan wisata akan dilaksanakan setelah tujuan utamanya selesai disebut
transit tourists
business tourists
indegenous tourist
foreign tourist
domestic tourist
berikut yang merupakan ciri-ciri profil wisatwan jepang adalah
selalu mengeluh
nostalgia dan romantis
sportif dan humoris
teratur dan disiplin
ceroboh dan pelupa
pengeluaran wisatawan yang langsung diterima oleh pelaku usaha pariwisata disebut
average expenditure
direct spending
induced spending
indirect spending
tourism intensity
jumlah pendapatan masyarakat setempat yang menigkat dihasilkn dari pengeluaran awal wisatwan pada suatu periode waktu tertentu adalah
average expenditure
direct spending
indirect spending
tourism intensity
induced spending
pembelanjaan lain wisatawan sebagai pengeluaran yang secara nyata berkaitan dengan kegiatan pariwisata disebut
average expenditure
direct spending
induced spending
indirect spending
tourism intensity
dorongan seseorang melakukan perjalanan dengan maksud memenuhi kewajiban agama (naik haji) dan ziarah termasuk motivasi
cultural
adventure
healthy
pilgrim
business
perjalanan wisata untuk mengunjungi objek wisata kampung budaya merupakan salah satu motivasi
ekonomi
politik
lingkungan
fisik
budaya
