NEW
Font size
WorksheetsUjian Akhir Praktikum Teknologi Sediaan Steril Kelas B
Total questions: 50
Worksheet time: 2hrs 19mins
Sterilisasi dengan autoclave merupakan sterilisasi dengan ……………………….(1) Yang pada umumnya mempergunakan………………(2) yang dihasilkan dari pemanasan air yang berada di dalam alat sterilisasi. Selama proses sterilisasi berlangsung tidak ada sel hidup yang tahan lebih dari ………(3) menit bila dipanasi langsung dengan …….. (4) pada suhu …….(5) 0C (USP) atau 30 menit pada suhu (6) ……..0C tergantung pada faktor …………………….(7) Sediaan yang disterilkan.
Pemanasan basah
Pemanasan kering
Pemanasan gas
Radiasi
Sterilisasi dengan autoclave merupakan sterilisasi dengan ……………………….(1) Yang pada umumnya mempergunakan………………(2) yang dihasilkan dari pemanasan air yang berada di dalam alat sterilisasi. Selama proses sterilisasi berlangsung tidak ada sel hidup yang tahan lebih dari ………(3) menit bila dipanasi langsung dengan …….. (4) pada suhu …….(5) 0C (USP) atau 30 menit pada suhu (6) ……..0C tergantung pada faktor …………………….(7) Sediaan yang disterilkan.
uap panas
tekanan
suhu tinggi
kecepatan
Sterilisasi dengan autoclave merupakan sterilisasi dengan ……………………….(1) Yang pada umumnya mempergunakan………………(2) yang dihasilkan dari pemanasan air yang berada di dalam alat sterilisasi. Selama proses sterilisasi berlangsung tidak ada sel hidup yang tahan lebih dari ………(3) menit bila dipanasi langsung dengan …….. (4) pada suhu …….(5) 0C (USP) atau 30 menit pada suhu (6) ……..0C tergantung pada faktor …………………….(7) Sediaan yang disterilkan.
10
20
30
40
Sterilisasi dengan autoclave merupakan sterilisasi dengan ……………………….(1) Yang pada umumnya mempergunakan………………(2) yang dihasilkan dari pemanasan air yang berada di dalam alat sterilisasi. Selama proses sterilisasi berlangsung tidak ada sel hidup yang tahan lebih dari ………(3) menit bila dipanasi langsung dengan …….. (4) pada suhu …….(5) 0C (USP) atau 30 menit pada suhu (6) ……..0C tergantung pada faktor …………………….(7) Sediaan yang disterilkan.
uap air
uap kering
tekanan
uap jenuh
Sterilisasi dengan autoclave merupakan sterilisasi dengan ……………………….(1) Yang pada umumnya mempergunakan………………(2) yang dihasilkan dari pemanasan air yang berada di dalam alat sterilisasi. Selama proses sterilisasi berlangsung tidak ada sel hidup yang tahan lebih dari ………(3) menit bila dipanasi langsung dengan …….. (4) pada suhu …….(5) 0C (USP) atau 30 menit pada suhu (6) ……..0C tergantung pada faktor …………………….(7) Sediaan yang disterilkan.
120
121
123
124
Sterilisasi dengan autoclave merupakan sterilisasi dengan ……………………….(1) Yang pada umumnya mempergunakan………………(2) yang dihasilkan dari pemanasan air yang berada di dalam alat sterilisasi. Selama proses sterilisasi berlangsung tidak ada sel hidup yang tahan lebih dari ………(3) menit bila dipanasi langsung dengan …….. (4) pada suhu …….(5) 0C (USP) atau 30 menit pada suhu (6) ……..0C tergantung pada faktor …………………….(7) Sediaan yang disterilkan.
114
115
116
117
Sterilisasi dengan autoclave merupakan sterilisasi dengan ……………………….(1) Yang pada umumnya mempergunakan………………(2) yang dihasilkan dari pemanasan air yang berada di dalam alat sterilisasi. Selama proses sterilisasi berlangsung tidak ada sel hidup yang tahan lebih dari ………(3) menit bila dipanasi langsung dengan …….. (4) pada suhu …….(5) 0C (USP) atau 30 menit pada suhu (6) ……..0C tergantung pada faktor …………………….(7) Sediaan yang disterilkan.
Sterilisasi
Radiasi
Konduksi
Stabilitas
Autoclave termasuk dikategorikan sebagai peralatan yang murah jika dibandingkan dengan menggunakan sterilisasi …………
Ozon
Panas Kering
Gas
Filtrasi
Bahan yang tidak dapat disterilkan dengan autoclave adalah……………………………
Air
Medium agar
Sediaan berminyak
Sediaan cair
……………………………. adalah akumulasi abnormal cairan dalam rongga pleura yang disebabkan oleh transudasi yang berlebihan atau eksudadi dari permukaan pleura.
Efusi pleura
Pleurodosis
Sirosis
Torakosisntesis
……………………………… adalah penyatuan pleura viselaris dengan parietalis baik secara kimiawi, mineral maupun mekanik, secara permanen untuk mencegah akumulasi cairan maupun udara dalam rongga pleura.
Efusi pleura
Pleurodosis
Sirosis
Torakosisntesis
Pertanyaan untuk nomer 12 - 15
Talk steril merupakan salah satu agen ………………….. (12) yang diinjeksikan ke dalam rongga pleura melalui prosedur ……………….. (13) dan berkhasiat untuk melekatkan lapisan …………………… (14) dan ………………… (15) agar efusi pleura atau pneumothorax spontan tidak terjadi lagi.
Pleura viselaris
Pleurodosis
Sklerosis
Parietalis
Talk steril merupakan salah satu agen ………………….. (12) yang diinjeksikan ke dalam rongga pleura melalui prosedur ……………….. (13) dan berkhasiat untuk melekatkan lapisan …………………… (14) dan ………………… (15) agar efusi pleura atau pneumothorax spontan tidak terjadi lagi.
Pleura viselaris
Pleurodosis
Sklerosis
Parietalis
Pertanyaan untuk nomer 12 - 15
Talk steril merupakan salah satu agen ………………….. (12) yang diinjeksikan ke dalam rongga pleura melalui prosedur ……………….. (13) dan berkhasiat untuk melekatkan lapisan …………………… (14) dan ………………… (15) agar efusi pleura atau pneumothorax spontan tidak terjadi lagi.
Pleura viselaris
Pleurodosis
Sklerosis
Parietalis
Pertanyaan untuk nomer 12 - 15
Talk steril merupakan salah satu agen ………………….. (12) yang diinjeksikan ke dalam rongga pleura melalui prosedur ……………….. (13) dan berkhasiat untuk melekatkan lapisan …………………… (14) dan ………………… (15) agar efusi pleura atau pneumothorax spontan tidak terjadi lagi.
Pleura viselaris
Pleurodosis
Sklerosis
Parietalis
Dosis talk yang diperlukan bagi penderita pneumothorax ……… gram
1
2
3
5
Dosis talk yag diperlukan untuk efusi pleura ………… gram
3
4
5
6
Pertanyaan nomer 18 - 20
Cara penggunaan Talkum steril adalam dengan melarutkan ………….. gram bubuk talk dalam larutan ………….. 0,9% sebanyak ………. mL.
5 - 7
6 - 8
2 - 7
3 - 10
Pertanyaan nomer 18 - 20
Cara penggunaan Talkum steril adalam dengan melarutkan ………….. gram bubuk talk dalam larutan ………….. 0,9% sebanyak ………. mL.
NaCl
NaOH
NH4OH
FeCl
Pertanyaan nomer 18 - 20
Cara penggunaan Talkum steril adalam dengan melarutkan ………….. gram bubuk talk dalam larutan ………….. 0,9% sebanyak ………. mL.
500
150
200
100
Berapa % kehilangan talk steril yang dibuat jika berat bobot vial kosong 17,23 gram, bobot vial + talk setelah disterilkan 22,77 gram dan bobot awal talk 5 gram?
1.1%
1.2%
1.3%
1.4%
Berapa % kehilangan talk steril yang dibuat jika berat bobot vial kosong 18.40 gram, bobot vial + talk setelah disterilkan 23,37 gram dan bobot awal talk 5 gram?
0,3%
0,6%
0,4%
0,5%
Pertanyaan nomer 23- 26
Susut pengeringan terjadi karena sifat talk yang dapat menyerap ………….(23) Dalam jumlah tidak signifikan pada suhu ………. 0C(24) dan kelembapan relative hingga ………% (25) pada saat penyimpanan karena pemanasan air yang berada dalam talk ……………..(26) dan mengurangi bobot sediaan.
Air
Panas
Alkohol
Lemak
Pertanyaan nomer 23 - 26
Susut pengeringan terjadi karena sifat talk yang dapat menyerap ………….(23) Dalam jumlah tidak signifikan pada suhu ………. 0C(24) dan kelembapan relative hingga ………% (25) pada saat penyimpanan karena pemanasan air yang berada dalam talk ……………..(26) dan mengurangi bobot sediaan.
25
30
35
40
Pertanyaan nomer 23 - 26
Susut pengeringan terjadi karena sifat talk yang dapat menyerap ………….(23) Dalam jumlah tidak signifikan pada suhu ………. 0C(24) dan kelembapan relative hingga ………% (25) pada saat penyimpanan karena pemanasan air yang berada dalam talk ……………..(26) dan mengurangi bobot sediaan.
80
85
90
95
Pertanyaan nomer 23 - 26
Susut pengeringan terjadi karena sifat talk yang dapat menyerap ………….(23) Dalam jumlah tidak signifikan pada suhu ………. 0C(24) dan kelembapan relative hingga ………% (25) pada saat penyimpanan karena pemanasan air yang berada dalam talk ……………..(26) dan mengurangi bobot sediaan.
melebur
mendididih
memuai
menguap
……………….. adalah larutan steril yang dicampur dan dikemas untuk dimasukkan ke dalam mata.
Tetes mata
Salep mata
Infus
Talk
Pertanyaan nomer 28 - 30
Syarat yang harus dipenuhi suatu tetes mata dalam aspek formasinya adalah kebutuhan akan bahan ………………(28)., ……………………….(29), ………………….(30), viskositas dan pengemasan yang cocok.
Antimikroba
Antioksidan
Antinflamasi
Antimitosis
Pertanyaan nomer 28 - 30
Syarat yang harus dipenuhi suatu tetes mata dalam aspek formasinya adalah kebutuhan akan bahan ………………(28)., ……………………….(29), ………………….(30), viskositas dan pengemasan yang cocok.
Isotonisitas
Isodiametris
Viskositas
Asam
Pertanyaan nomer 28 - 30
Syarat yang harus dipenuhi suatu tetes mata dalam aspek formasinya adalah kebutuhan akan bahan ………………(28)., ……………………….(29), ………………….(30), viskositas dan pengemasan yang cocok.
Hipotonis
Isofisiologis
Viskositas
Buffer
Sifat dari asam borat adalah mudah larut dalam………………..
Etanol dan air
minyak nabati dan protein
larutan garam
EtOH
Benzyl alcohol berfungsi sebagai ………………. dalam formulasi bahan tetes mata.
Pendapar
Pengawet
Pemutih
Pelarut
Berapa rentang Na2CO3 yang diperlukan dalam pembuatan sediaan tetes mata steril?
0,003 – 1 %
0,03 – 1%
0,05 – 0,8%
0,8 – 1 %
Bahan yang digunakan sebagai pelarut pada pembuatan tetes mata steril adalah……..
Alkohol
Aquadest
Parafin
Eter
Hitung berapa gram Tetrahidrozolin 0,3% untuk membuat sediaan tetes mata steril sebanyak 20 mL!
0,004
0,005
0,06
0,07
Berapa gram asam boraks 1% yang diperlukan untuk membuat 10 mL sediaan tetes mata steril?
0,4
0,3
0,2
0,1
Berapa gram borak 0,5% yang diperlukan untuk membuat 20 mL sediaan tetes mata steril?
0,4
0,3
0,2
0,1
Berapa mL benzyl alcohol 0,5% yang diperlukan untuk membuat 15 mL mL sediaan tetes mata steril?
0,025
0,05
0,075
0,08
pH yang diperlukan untuk membuat tetes mata steril harus isohidris. Rentang pH isohidris berkisar antara………………..
7 - 8
6 - 7
7 - 7,4
7,1 - 8
Dasar salep berlemak, hanya sedikit dapat ditembus oleh air, sukar dicuci, tidak mongering dan tahan lama di kulit. Sifat diatas termasuk dasar salep……..
Dasar salep hidrokarbon
Dasar salep absorpsi
Dasar salep dapat dicuci dengan air
Dasar salep yang larut dalam air
Dasar salep bersifat seperti emulsi dan tidak mudah hilang dari permukaan kulit, merupakan dasar salep………
Dasar salep hidrokarbon
Dasar salep dapat dicuci dengan air
Dasar salep absorpsi
Dasar salep yang larut dalam air
Fungsi alfa tokoferol dalam pembuatan sediaan salep steril……………….
Antiinflamasi
Antiaging
Antibakteri
Antioksidan
Berikut soal nomer 43 - 47
Berikut formulasi dan perhitungan berat dan volume pembuatan salep mata steril:
- Berat salep yang akan dibuat 10 g
- Antisipasi bobot kehilangan + 10%
- Perhitungan
Chloramphenicol 1%
Paraffin liquid 10%
Vaselin flavum 10%
Alpha tocopherol 0,5%
Lanolin Anhidrat ad 5 g
Berapa Chloramphenicol yang dibutuhkan………gram
0,055
0,55
0,0275
9,758
Berikut soal nomer 43 - 47
Berikut formulasi dan perhitungan berat dan volume pembuatan salep mata steril:
- Berat salep yang akan dibuat 10 g
- Antisipasi bobot kehilangan + 10%
- Perhitungan
Chloramphenicol 1%
Paraffin liquid 10%
Vaselin flavum 10%
Alpha tocopherol 0,5%
Lanolin Anhidrat ad 5 g
Berapa paraffin liquid yang dibutuhkan……….. gram
0,055
0,55
0,0275
9,758
Berikut soal nomer 43 - 47
Berikut formulasi dan perhitungan berat dan volume pembuatan salep mata steril:
- Berat salep yang akan dibuat 10 g
- Antisipasi bobot kehilangan + 10%
- Perhitungan
Chloramphenicol 1%
Paraffin liquid 10%
Vaselin flavum 10%
Alpha tocopherol 0,5%
Lanolin Anhidrat ad 5 g
Berapa Vaselin flavum yang dibutuhkan………. gram
0,055
0,55
0,0275
9,758
Berikut soal nomer 43 - 47
Berikut formulasi dan perhitungan berat dan volume pembuatan salep mata steril:
- Berat salep yang akan dibuat 10 g
- Antisipasi bobot kehilangan + 10%
- Perhitungan
Chloramphenicol 1%
Paraffin liquid 10%
Vaselin flavum 10%
Alpha tocopherol 0,5%
Lanolin Anhidrat ad 5 g
Berapa Alpa tocopherol yang dibutuhkan ……. gram
0,055
0,55
0,0275
9,758
Berikut soal nomer 43 - 47
Berikut formulasi dan perhitungan berat dan volume pembuatan salep mata steril:
- Berat salep yang akan dibuat 10 g
- Antisipasi bobot kehilangan + 10%
- Perhitungan
Chloramphenicol 1%
Paraffin liquid 10%
Vaselin flavum 10%
Alpha tocopherol 0,5%
Lanolin Anhidrat ad 5 g
Lanolin anhidrat yang dibutuhkan ………… gram
0,055
0,55
0,0275
9,758
Berapa banyak NA yang diperlukan untuk membuat 250 mL medium padat NA?
6. 75
5.75
4.75
3.75
Berapa banyak NaCl yang diperlukan untuk membuat medium cair NaCl 0,85% sebanyak 150 mL?
0.275
0.75
1.275
2.75
Pemanasan media NA pada hotplate dilakukan hingga kondisi media menjadi…………..
Berwarn
Mendidih
Berbusa
Jernih
