wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TO PBJ - Tingkat Dasar (PG)

Total questions: 55

Worksheet time: 28mins

Name
Class
Date
1.

Pengumuman rencana umum pengadaan barang/jasa menjadi tanggungjawab

a)

KPA

b)

PPK

c)

ULP

d)

PPHP

2.

Pengadaan jasa konsultansi yang menggunakan evaluasi kualitas dan biaya, penyampaian penawaran yang digunakan:

a)

Satu file

b)

Dua file

c)

Tiga file

d)

Dua tahap

3.

Pengadaan dengan cara swakelola kelompok Masyarakat Pelaksana Swakelola, paling tepat dilakukan untuk pengadaan:

a)

Mesin-mesin pertanian kelompok tani

b)

Rehab ringan posyandu

c)

Pembangunan Masjid baru

d)

Pembetonan jalan lingkungan

4.

Pengguna Anggaran tidak menetapkan perencanaan pengadaan tentang :

a)

Penganggaran

b)

Cara pengadaan

c)

Evaluasi Penawaran

d)

Jadwal Pengadaan

5.

Pekerjaan Konstruksi yang spesifikasi teknis atau volumenya dapat dinyatakan secara jelas serta tidak melalui perhitungan penilaian teknis dalam Dokumen tender, maka penyampaian dokumennya menggunakan:

a)

Satu file

b)

Dua file

c)

Tiga file

d)

Dua tahap

6.

Metode evaluasi penawaran dalam pemilihan Penyedia Barang menggunakan antara lain:

a)

Metode evaluasi berdasarkan biaya terendah

b)

Metode evaluasi berdasarkan kualitas dan biaya

c)

Metode evaluasi berdasarkan Pagu Anggaran

d)

Metode evaluasi berdasarkan sistem nilai

7.

Metode evaluasi penawaran dalam pemilihan Penyedia Jasa Konsultansi dapat dilakukan dengan menggunakan antara lain :

a)

Sistem gugur

b)

Sistem kualitas

c)

Sistem nilai

d)

Sistem penilaian biaya selama umur ekonomis

8.

Kontrak berdasar jumlah harga pasti dan tetap dalam batas waktu tertentu adalah

a)

Kontrak harga satuan

b)

Kontrak lumsum

c)

Kontrak payung

d)

Kontrak gabungan

9.

Tanda bukti kontrak untuk Jasa Konsultansi dengan nilai Rp40.000.000,00 adalah

a)

Kuitansi

b)

Surat Perjanjian

c)

SPPBJ

d)

SPK

10.

Evaluasi kualifikasi untuk tender Pengadaan Alat pertanian dilakukan dengan metode

a)

Sistem gugur

b)

Sistem nilai

c)

Sistem kualitas

d)

Sistem kualitas dan biaya

11.

Pengguna Anggaran berwenang

a)

Menetapkan spesifikasi teknis Barang/Jasa

b)

Mengumumkan Rencana Umum Pengadaan

c)

Menetapkan Harga Perkiraan Sendiri (HPS)

d)

Menyusun Rancangan kontrak

12.

Penilaian kualifikasi untuk pekerjaan sederhana pembangunan pasar tradisional dengan nilai Rp1 Milyar dilakukan dengan metode

a)

Sistem gugur

b)

Sistem nilai

c)

Sistem kualitas

d)

Sistem pembobotan

13.

Untuk pengadaan pekerjaan konstruksi pembangunan irigasi senilai Rp800 juta, batas tertinggi penawaran adalah

a)

Pagu anggaran

b)

HPS

c)

RAB

d)

80% dari HPS

14.

Preferensi harga memperhitungkan, kecuali

a)

Harga penawaran penyedia

b)

TKDN

c)

Pembobotan nilai teknis barang

d)

Koefisien Preferensi

15.

Pekerjaan yang menggunakan peralatan yang didesain khusus dan/atau pekerjaan yang sulit didefinisikan secara teknis cara memenuhi kebutuhan dan tujuan pengadaan merupakan karakteristik pekerjaan

a)

Turnkey

b)

Kompleks

c)

Industri kreatif

d)

Makro

16.

Bagian tugas PPK dalam menetapkan persiapan pengadaan adalah, kecuali

a)

Spesifikasi teknis

b)

Kerangka Acuan Kerja

c)

Pagu Anggaran

d)

Penetapan pemberian uang muka

17.

Yang bukan merupakan fungsi atau kegunaan HPS adalah

a)

Pedoman dalam menetapkan besaran nilai Jaminan Penawaran untuk harga penawaran yang lebih rendah dari 80% HPS

b)

Menilai kewajaran harga satuan

c)

Menetapkan batas tertinggi penawaran yang sah dalam pekerjaan Jasa Lainnya

d)

Pedoman dalam menentukan nilai jaminan sanggah banding

18.

Nilai jaminan sanggah banding sebesar

a)

5% dari HPS

b)

5% dari Kontrak

c)

1-3% dari HPS

d)

1% dari HPS

19.

Pihak yang berwenang menambah persyaratan kualifikasi pelaku usaha untuk mengikuti tender adalah

a)

Pengguna Anggaran

b)

Pejabat Pembuat Komitmen

c)

Pejabat Pengadaan

d)

Pokja Pemilihan

20.

Pokja Pemilihan dapat melakukan penunjukan langsung untuk pengadaan dalam hal Tender/Seleksi ulang gagal dengan ketentuan:

a)

Kebutuhan sudah dapat ditentukan jumlahnya

b)

Waktu mendekati perubahan anggaran

c)

Harus mendapat persetujuan tertulis PA/KPA

d)

Tender/seleksi pertama gagal

21.

Tugas Penyelenggara Swakelola yang tepat adalah

a)

Tim Perencanaan memiliki tugas menyusun sasaran, rencana kegiatan, jadwal pelaksanaan dan rencana biaya

b)

Tim Persiapan memiliki tugas menyusun sasaran, rencana kegiatan, jadwal pelaksanaan, mencatat penyerapan anggaran dan rencana biaya

c)

Tim Pelaksana memiliki tugas melaksanakan, mencatat, mengevaluasi, dan melaporkan secara berkala kemajuan pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran

d)

Tim Pengawas memiliki tugas mengawasi persiapan dan pelaksanaan fisik, mengawasi persiapan dan pelaksanaan administrasi, dan melaporkan secara berkala kemajuan pelaksanaan

22.

Hal yang bukan menjadi tanggung jawab penyedia sesuai dengan jenis pekerjaannya dalam pelaksanaan kontrak adalah

a)

Ketepatan kualitas ketika anggaran sudah ditetapkan dalam DIPA/DPA

b)

Ketepatan perhitungan jumlah atau volumen sesuai dengan perubahan kontrak

c)

Ketepatan waktu barang tercatat dalam pembukuan asset

d)

Ketepatan lokasi penyerahan barang

23.

Jika nilai kontrak pekerjaan konstruksi pembangunan kantor sebesar Rp17 Milyar dan Nilai HPS sebesar Rp20 Milyar, maka nilai jaminan pelaksanaan sebesar

a)

1-3% dari nilai HPS

b)

1-3% dari nilai Kontrak

c)

5% dari nilai Kontrak

d)

Tidak diperlukan

24.

Besaran uang muka yang akan dibayarkan kepada penyedia barang/jasa ditetapkan oleh:

a)

Pengguna Anggaran

b)

Pejabat Pembuat Komitmen

c)

Pejabat Pengadaan

d)

Pokja Pemilihan

25.

Prakualifikasi dilaksanakan pada pelaksanaan pemilihan sebagai berikut:

a)

Tender Pekerjaan Konstruksi dengan nilai relatif besar

b)

Seleksi Jasa Konsultansi Perorangan dalam kasus hukum yang masuk isu nasional

c)

Penunjukan Langsung Pengadaan Barang

d)

Pengadaan dengan evaluasi kualifikasi sistem pembobotan dengan ambang batas untuk Penyedia Jasa Lainnya

26.

Ketentuan penggunaan Tenaga Ahli dalam pelaksanaan Swakelola tipe II:

a)

Maksimal 50% dari jumlah tim pelaksana

b)

Menggunakan ahli pada atau yang dipilih oleh Lembaga Pelaksana swakelola

c)

PPK melakukan pemilihan tenaga ahli

d)

Tenaga ahli menjadi penanggungjawab dalam pelaksanaan swakelola

27.

Hal yang bukan merupakan tahapan dalam pelaksanaan seleksi adalah

a)

Pelaksanaan Kualifikasi dan Undangan

b)

Pendaftaran, Pengambilan Dokumen Pemilihan, dan Pemberian Penjelasan

c)

Penyampaian dan Evaluasi Dokumen Penawaran

d)

Pengumuman Pemenang, Sanggah, dan Sanggah banding

28.

Seleksi dinyatakan gagal dalam hal, kecuali

a)

Terdapat kesalahan dalam proses evaluasi

b)

Tidak ada peserta yang menyampaikan dokumen penawaran

c)

Peserta yang lulus evaluasi penawaran kurang dari 3(tiga) pada seleksi pertama

d)

Ditemukan kesalahan dalam Dokumen Pemilihan

29.

Pihak yang bukan pelaksana penelitian dalam pengadaan barang/jasa pemerintah adalah

a)

Individu non-Pegawai Aparatur Sipil Negara

b)

Perangkat Daerah

c)

Negara pemberi pinjam/hibah

d)

Ormas

30.

Dalam pemasangan tiang pancang dari pondasi yang belum dapat dipastikan kedalamnya dan dilanjutkan dengan pembangunan gedung, maka kontrak yang digunakan adalah

a)

Harga satuan dan lumsum

b)

Harga satuan

c)

Lumsum

d)

Presentase

31.

Dalam menyusun HPS, kecuali

a)

Memperhitungkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

b)

Memperhitungkan Keuntungan dan biaya overhead yang dianggap wajar bagi penyedia

c)

Tidak memperhitungkan Pajak Penghasilan (PPh) penyedia

d)

Digunakan sebagai dasar perhitungan kerugian negara dalam pemenuhan prinsip pengadaan

32.

Metode pemilihan penyedia Pengadaan barang pada proses pengadaan adalah, kecuali

a)

Penunjukan Langsung

b)

Pengadaan Langsung

c)

Tender cepat

d)

Seleksi

33.

Pokja Pemilihan memilih metode evaluasi penawaran untuk pengadaan mesin pertanian adalah

a)

Evaluasi sistem nilai

b)

Evaluasi Administrasi

c)

Evaluasi Teknis

d)

Evaluasi Harga

34.

Pokja Pemilihan menyusun dan menetapkan Dokumen Pemilihan yang terdiri dari, kecuali

a)

Dokumen Kualifikasi

b)

Rancangan Surat Perjanjian

c)

Adendum Dokumen Kontrak

d)

Dokumen seleksi

35.

Apabila terjadi force majeur atau kahar yang berpengaruh kepada pelaksanaan kontrak

a)

Dibuat adendum kontak

b)

PPK memberikan ganti rugi kepada penyedia barang/jasa

c)

Kontrak batal demi hukum

d)

PPK memutuskan kontrak secara sepihak

36.

Yang bukan merupakan tugas Pokja Pemilihan adalah

a)

Menentukan metode evaluasi penawaran

b)

Menyusun rencana pemilihan Penyedia

c)

Menyusun dokumen pemilihan

d)

Menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia

37.

Pokja Pemilihan tidak dapat dipengaruhi oleh siapapun termasuk atasannya yang menghendaki PT. ABC jadi pemenang. Ini berarti Pokja Pemilihan menerapkan prinsip dasar

a)

Efisien

b)

Efektif

c)

Transparan

d)

Adil

38.

Dalam metode penyampaian dokumen untuk jasa lainnya yang memerlukan penyetaraan teknis dilakukan dengan

a)

Dua tahap

b)

Sistem kualitas

c)

Sistem gugur

d)

Dua file

39.

Kontrak pengadaan fasilitas penunjang pendidikan seperti alat peraga pendidikan dengan nilai Rp500juta, lebih tepat menggunakan jenis kontrak

a)

Gabungan lumsum dan harga satuan

b)

Waktu penugasan

c)

Lumsum

d)

Harga satuan

40.

Agar pelaksanaan pekerjaan bisa terlaksana dengan baik, maka saat penyusunan dokumen pemilihan harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut

a)

Mengacu dokumen standar sesuai dengan jenis pengadaan

b)

Spesifikasi dibuat sesuai dengan brosur barang yang diinginkan

c)

Menggunakan dokumen yang sama untuk semua jenis pengadaan

d)

PPK mengesahkan dokumen pengadaan yang sudah diperiksa

41.

Jika dalam pelaksanaan kontrak pembangunan drainase digunakan kontrak harga satuan, maka apabila dalam pelaksanaannya jumlah pintu air besi berubah menjadi 210 buah dari jumlah awal dalam kontrak 200 buah. Maka jumlah yang dibayar oleh PPK untuk pengerjaan pintu air tersebut adalah

a)

Hasil negosisasi kontrak

b)

200 pintu

c)

205 pintu

d)

210 pintu

42.

Pekerjaan yang tidak dapat dilaksanakan dengan cara swakelola adalah

a)

Perbaikan jalan

b)

Pengadaan ATK

c)

Pembangunan jembatan

d)

Pembangunan jalan

43.

Pengadaan jasa pengiriman barang pemerintah termasuk dalam pengadaan

a)

Pengadaan barang

b)

Pengadaan pekerjaan konstruksi

c)

Pengadaan jasa lainnya

d)

Pengadaan jasa konsultansi

44.

Berikut ini ketentuan yang mengatur masalah uang muka

a)

Penyedia yang mendapatkan uang muka harus menyerahkan jaminan uang muka 5% dari nilai uang muka yang diberikan

b)

Besaran uang muka untuk usaha non kecil adalah 30% dari nilai kontrak

c)

Penyedia yang mendapatkan uang muka harus menyerahkan jaminan uang muka 100% dari nilai uang muka yang diberikan

d)

Besaran uang muka untuk jasa konsultansi sebesar 30% dari nilai kontrak

45.

Kontrak yang memerlukan jaminan pelaksanaan, kecuali

a)

Pengadaan ATK dengan nilai Rp500 Juta

b)

Pekerjaan Rehabilitasi Gedung Sekolah Dasar dengan nilai Rp250 Juta

c)

Pekerjaan spesifik yang hanya dapat dilaksanakan oleh satu penyedia barang/jasa bernilai di atas Rp200 Juta

d)

Pekerjaan Jasa Konsultansi dengan nilai di atas Rp2,5 Milyar

46.

Dalam Pelaksanaan Swakelola dengan Instansi Pemerintah Lainnya, siapa yang harus menandatangani kontrak pelaksanaan ?

a)

PA dengan PPK

b)

PPK dan Ketua Tim Pelaksana

c)

Pimpinan Instansi Lainnya dan PA/KPA

d)

Ketua Tim Pelaksana dan Kelompok Kerja

47.

Untuk menjamin suatu pekerjaan dilaksanakan oleh peserta penyedia sesuai kualitas yang diharapkan, maka dalam tahap evaluasi penawaran, Pokja Pemilihan

a)

Membandingkan antara spesifikasi yang ditetapkan oleh PPK dengan penawaran penyedia

b)

Tidak akan menerima pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi dalam kontrak

c)

Akan memasukkan penyedia dalam daftar hitam apabila melanggar kontrak

d)

Menggugurkan penawaran di bawah 80% HPS

48.

Sanggah banding ditujukan kepada

a)

PPK

b)

KPA

c)

Pokja Pemilihan

d)

APIP

49.

Tender pengadaan 50(lima puluh) Traktor dengan metode evaluasi sistem nilai, menghasilkan ranking penawaran berdasarkan

a)

Penawaran terendah yang memenuhi persyaratan teknis dan administrasi

b)

Penawaran dengan nilai teknis tertinggi diantara yang memenuhi syarat teknis dan administrasi

c)

Penawaran dengan persyaratan teknis terbaik diantara yang memenuhi syarat

d)

Penawaran dengan penjumlahan bobot nilai teknis diambah nilai bobot harga tertinggi

50.

Metode evaluasi dengan metode pagu anggaran paling tepat digunakan untuk pekerjaan

a)

Penyusunan kebijakan tata kelola

b)

Pengadaan meubeleir sekolah dasar

c)

Manajemen konstruksi pembangunan bandara internasional

d)

Perancanaan bangunan 1 lantai

51.

Jenis pengadaan yang diperbolehkan permintaan berulang (repeat order) ?

a)

Pengadaan barang

b)

Pengadaan jasa konstruksi

c)

Pengadaan jasa konsultansi

d)

Pengadaan jasa lainnya

52.

Hal-hal dibawah ini yang dapat menyebabkan tender gagal adalah

a)

Kesalahan evaluasi penawaran

b)

Penawaran yang lulus hanya 1 peserta

c)

Penawaran peserta dibawah HPS

d)

Penawaran peserta yang lulus hanya 2 peserta

53.

Pihak yang memiliki kewenangan menetapkan paket pengadaan dari lokasi yang tersebar pada suatu wilayah

a)

KPA

b)

PPK

c)

Pokja Pemilihan

d)

APIP

54.

Ketentuan yang terkait dengan jaminan pelaksanaan adalah

a)

Jaminan pelaksanaan hanya boleh diterbitkan dari bank

b)

Untuk pengadaan konstruksi Rp200 juta wajib menggunakan jaminan pelaksanaan dengan nilai minimal Rp10 juta

c)

Jaminan pelaksanaan besarnya adalah 5% dari nilai penawaran terendah terevaluasi, yang ditunjuk sebagai pemenang

d)

Jasa konsultansi pembangunan gedung 3 lantai senilai 10 Milyar, jaminan pelaksanaannya sebesar Rp500 juta

55.

Dalam pelaksanaan Diklat yang dilaksanakan sendiri oleh penanggung jawab anggaran, maka pengadaan ATK untuk peserta dilakukan dengan cara ?

a)

Swakelola

b)

E-Purchasing untuk yang tersedia dalam katalog elektronik

c)

Kemitraan dengan koperasi pegawai

d)

Dapat menggunakan instansi pemerintah lainnya