Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Perencanaan & Persiapan PBJ

Total questions: 40

Worksheet time: 31mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini bukan merupakan aktivitas perencanaan pengadaan ....

a)

identifikasi kebutuhan

b)

penetapan barang/jasa

c)

penetapan anggaran PBJ

d)

menetapkan spesifikasi teknis

2.

Perencanaan pengadaan yang dananya bersumber dari APBN dilakukan pada waktu ....

a)

bersamaan dengan proses penyusunan Renja K/L setelah

penetapan Pagu Indikatif

b)

bersamaan dengan proses penyusunan Renstra K/L setelah

penetapan Pagu Indikatif

c)

bersamaan dengan proses penyusunan RKA K/L setelah

penetapan Pagu Indikatif

d)

bersamaan dengan proses penyusunan DIPA K/L setelah

penetapan Pagu Indikatif

3.

Perencanaan pengadaan melalui swakelola meliputi ....

a)

penetapan tipe swakelola, penyusunan spesifikasi teknis/KAK, penyusunan RAB

b)

penetapan tipe swakelola, penetapan spesifikasi teknis/KAK, penyusunan RAB

c)

penetapan penyelenggara swakelola, penyusunan spesifikasi teknis/KAK, penyusunan RAB

d)

penetapan penyelenggara swakelola, penetapan spesifikasi teknis/KAK, penyusunan RAB

4.

Hasil perencanaan PBJ dimuat dalam ....

a)

RKA-KL

b)

DIPA KL

c)

RUP

d)

POK

5.

Dalam penyusunan spesifikasi teknis barang/jasa menggunakan produk dibawah ini kecuali ....

a)

produk dalam negeri

b)

produk harga murah

c)

produk UMK & koperasi

d)

produk ramah lingkungan

6.

Dalam penyusunan spesifikasi teknis/KAK dimungkinkan

penyebutan merek terhadap barang/jasa dibawah ini kecuali ....

a)

komponen barang/jasa

b)

produk UMK & koperasi

c)

suku cadang

d)

barang/jasa dalam katalog elektronik

7.

Dalam menyusun paket PBJ hal-hal yang menjadi orientasi antara lain ....

a)

keluaran atau hasil, volume barang/jasa, ketersediaan barang/jasa, jumlah Pelaku Usaha, ketersediaan anggaran

b)

keluaran atau hasil, jenis barang/jasa, ketersediaan barang/jasa, kemampuan Pelaku Usaha, ketersediaan anggaran

c)

keluaran atau hasil, volume barang/jasa, ketersediaan barang/jasa, kemampuan Pelaku Usaha, ketersediaan anggaran

d)

keluaran atau hasil, volume barang/jasa, ketersediaan barang/jasa, kemampuan Pelaku Usaha, metode pengadaan

8.

PPK mengidentifikasi kebutuhan tahun depan adalah pengadaan meubelair, pengadaan mobil dinas, dan pengadaan gedung kantor. Berapa jumlah rencana paket pengadaan melalui penyedia yang benar?

a)

3 paket

b)

4 paket

c)

5 paket

d)

6 paket

9.

Pengumuman RUP dilakukan kembali dalam hal terdapat perubahan/revisi pada....

a)

Kontrak

b)

Harga Perkiraan Sendiri

c)

Dokumen Pelaksanaan Anggaran

d)

Spesifikasi Teknis

10.

Bulan Januari, unit kerja meminta untuk dipasok sejumlah kebutuhan alat tulis, di bulan Februari kembali meminta kebutuhan yang sama. Dibulan Maret dan April kebutuhannya sebagian besar sama walaupun ada sedikit tambahan. Apabila Anda sebagai Pokja Pemilihan, saran yang paling tepat disampaikan saat berdiskusi dengan pengguna ialah...

a)

Agar pengguna tetap melakukan pola permintaan seperti di atas

b)

Agar pengguna meningkatkan nilai pengadaan dengan pola yang sama

c)

Agar pengguna menyatukan pengadaan untuk mengurangi biaya transaksi

d)

Agar pengguna berusaha menambah volume dari penguna lain

11.

Dalam melakukan pemaketan pengadaan barang/jasa yang diperbolehkan ialah menyatukan….

a)

beberapa paket Pengadaan Barang/Jasa yang tersebar di beberapa lokasi/daerah yang menurut sifat pekerjaan dan tingkat efisiensinya seharusnya dilakukan di beberapa lokasi/daerah masing-masing

b)

beberapa paket Pengadaan Barang/Jasa yang menurut sifat dan jenis pekerjaannya harus dipisahkan

c)

beberapa paket Pengadaan Barang/Jasa yang besaran nilainya seharusnya dilakukan oleh usaha kecil

d)

beberapa paket pengadaan barang/jasa yang dilakukan melalui pekerjaan terintegrasi

12.

Konsolidasi Pengadaan Barang/Jasa adalah strategi PBJ yang menggabungkan beberapa paket PBJ sejenis. Konsolidasi Pengadaan Barang/Jasa dilakukan pada tahap ....

a)

perencanaan pengadaan

b)

persiapan Pengadaan Barang/Jasa melalui Swakelola

c)

pemilihan Penyedia

13.

Pekerjaan pembangunan kompleks perkantoran baru yang bukan satu kesatuan konstruksi senilai Rp. 18,5 milliar dapat dipaketkan dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut ....

a)

Dijadikan satu paket pengadaan agar lebih mudah dalam pelaksanaannya

b)

Dipecah menjadi beberapa paket antara lantai pertama dengan lantai kedua

c)

Dipecah menjadi paket untuk usaha kecil semua

d)

Dipecah menjadi beberapa paket seperti gedung utama, pagar dan gerbang, jalan masuk dan areal parkir

14.

Berikut ini penetapan Penyelenggara Swakelola yang tepat

a)

Tipe II Tim Persiapan dan Tim Pengawas ditetapkan oleh PA/KPA, serta Tim Pelaksana ditetapkan oleh KLPD lain pelaksana Swakelola

b)

Tipe II Tim Persiapan ditetapkan oleh PA/KPA, serta Tim Pelaksana dan Tim Pengawas ditetapkan oleh KLPD lain pelaksana Swakelola

c)

Tipe III Tim Persiapan ditetapkan oleh PA/KPA, serta Tim Pelaksana dan Tim Pengawas ditetapkan oleh pimpinan Ormas pelaksana Swakelola

d)

Tipe III Tim Persiapan ditetapkan oleh PA/KPA, serta Tim Pelaksana dan Tim Pengawas ditetapkan oleh pimpinan Pokmas pelaksana Swakelola

15.

Tenaga ahli yang dibutuhkan dalam kegiatan swakelola diatur sebagai berikut ....

a)

hanya untuk Swakelola tipe I dan jumlahnya tidak boleh melebihi 50% dari jumlah anggota Tim Pelaksana

b)

hanya untuk Swakelola tipe II dan jumlahnya tidak boleh melebihi 50% dari jumlah anggota Tim Pelaksana

c)

hanya untuk Swakelola tipe III dan IV serta jumlahnya tidak boleh melebihi 50% dari jumlah anggota Tim Pelaksana

d)

untuk Swakelola semua tipe dan jumlahnya tidak boleh melebihi 50% dari jumlah anggota Tim Pelaksana

16.

Berikut ini sifat Nilai HPS yang tepat ....

a)

Nilai HPS bersifat rahasia, rincian HPS bersifat rahasia

b)

Nilai HPS bersifat tidak rahasia, rincian HPS bersifat rahasia

c)

Nilai HPS bersifat tidak rahasia, rincian HPS bersifat tidak rahasia

d)

Nilai HPS bersifat rahasia, rincian HPS bersifat tidak rahasia

17.

Nilai HPS suatu paket pengadaan konstruksi Rp1.500.000.000,00. PT. A mengajukan penawaran Rp1.000.000.000,00. Maka besaran jaminan pelaksanaan PT. A adalah ....

a)

Rp75.000.000,00

b)

Rp60.000.000,00

c)

Rp50.000.000,00

d)

tanpa jaminan pelaksanaan

18.

Nilai HPS pengadaan barang adalah Rp2.000.000.000,00. PT B mengajukan harga penawaran Rp1.500.000.000,00. Dalam contoh tersebut, harga penawaran PT B dinilai ....

a)

tidak diterima

b)

tidak wajar

c)

tidak sesuai

d)

tidak sah

19.

Penyusunan HPS dikecualikan untuk Pengadaan

Barang/Jasa dibawah ini kecuali ....

a)

PBJ dengan pagu Rp10.000.000,00

b)

PBJ dengan e-purchasing

c)

PBJ dengan tender pekerjaan terintegrassi

d)

PBJ dengan Penunjukan Langsung

20.

Penetapan HPS dilakukan paling lama ....

a)

14 hari kerja sebelum batas akhir pemasukan penawaran untuk pemilihan dengan prakualifikasi

b)

14 hari kerja sebelum batas akhir pemasukan penawaran untuk pemilihan dengan pascakualifikasi

c)

28 hari kerja sebelum batas akhir pemasukan penawaran untuk pemilihan dengan prakualifikasi

d)

28 hari kerja sebelum batas akhir pemasukan penawaran untuk pemilihan dengan pascakualifikasi

21.

Berikut ini jenis kontrak yang dapat digunakan untuk Pengadaan Barang ....

a)

Lumsum, Harga Satuan, Putar Kunci, Cost Plus Fee

b)

Lumsum, Harga Satuan, Kontrak Payung, Cost Plus Fee

c)

Lumsum, Harga Satuan, Waktu Penugasan, Cost Plus Fee

d)

Lumsum, Waktu Penugasan, Putar Kunci, Cost Plus Fee

22.

Kontrak PBJ dengan ruang lingkup pekerjaan dan jumlah harga yang pasti dan tetap dalam batas waktu tertentu dimana semua risiko sepenuhnya ditanggung oleh Penyedia, lebih tepat menggunakan jenis kontrak ....

a)

Lumsum

b)

Harga Satuan

c)

Kontrak Payung

d)

Gabungan Lumsum dan Harga Satuan

23.

Kontrak Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan volume atau kuantitas pekerjaannya masih bersifat perkiraan pada saat Kontrak ditandatangani, lebih tepat menggunakan jenis kontrak ....

a)

Lumsum

b)

Harga Satuan

c)

Kontrak Payung

d)

Waktu Penugasan

24.

Berikut ini pekerjaan yang tidak dapat dilaksanakan dengan Kontrak Tahun Jamak ....

a)

pekerjaan yang penyelesaiannya lebih dari 12 bulan

b)

pekerjaan yang penyelesaiannya lebih dari 1 tahun anggaran

c)

pekerjaan yang memberikan manfaat lebih apabila dikontrakkan untuk jangka waktu lebih dari 1 tahun anggaran

d)

pekerjaan yang di akhir tahun anggaran tidak selesai bukan karena keadaan kahar

25.

Bentuk kontrak untuk pengadaan konstruksi senilai Rp100.000.000,0 yang tepat adalah ....

a)

Bukti Pembelian

b)

Kuitansi

c)

SPK

d)

Surat Perjanjian

26.

Berikut ini jaminan-jaminan yang mungkin ada pada kegiatan pengadaan Jasa Lainnya Pemerintah ....

a)

jaminan pelaksanaan, jaminan uang muka, jaminan pemeliharaan

b)

jaminan penawaran, jaminan pelaksanaan, jaminan uang muka, jaminan pemeliharaan

c)

jaminan penawaran, jaminan sanggah banding, jaminan pelaksanaan, jaminan pemeliharaan

d)

jaminan penawaran, jaminan sanggah banding, jaminan pelaksanaan, jaminan uang muka, jaminan pemeliharaan

27.

Jaminan-jaminan yang mungkin ada dalam pengadaan Pekerjaan Konstruksi senulai Rp 1 miliar adalah ....

a)

jaminan penawaran, jaminan sanggah banding, jaminan uang muka, jaminan pemeliharaan

b)

jaminan penawaran, jaminan pelaksanaan, jaminan uang muka, jaminan pemeliharaan

c)

jaminan penawaran, jaminan sanggah banding, jaminan pelaksanaan, jaminan pemeliharaan

d)

jaminan penawaran, jaminan sanggah banding, jaminan pelaksanaan, jaminan uang muka, jaminan pemeliharaan

28.

Besarnya jaminan penawaran untuk pengadaan barang senilai Rp 5 miliar adalah ....

a)

Rp50.000.000,00

b)

Rp100.000.000,00

c)

Rp150.000.000,00

d)

tidak perlu jaminan

29.

Besarnya jaminan pelaksanaan untuk pengadaan mesin traktor melalui e-purchasing senilai Rp500.000.000,00 adalah ....

a)

Rp5.000.000,00

b)

Rp15.000.000,00

c)

Rp25.000.000,00

d)

tidak perlu jaminan

30.

Metode pemilihan penyedia Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya yang setelah dilakukan Tender ulang mengalami kegagalan, yang lebih tepat adalah ....

a)

E-Purchasing

b)

Pengadaan Langsung

c)

Penunjukan Langsung

d)

Prakualifikasi

31.

Pengadaan barang yang sudah tercantum dalam Toko Daring lebih tepat menggunakan metode pemilihan ....

a)

E-Purchasing

b)

Pengadaan Langsung

c)

Penunjukan Langsung

d)

Tender

32.

Pengadaan barang senilai Rp 1 miliar yang spesifikasi dan volume pekerjaannya sudah dapat ditentukan secara rinci serta Pelaku Usaha telah terkualifikasi dalam SiKAP, lebih tepat menggunakan metode pemilihan ....

a)

Pengadaan Langsung

b)

Penunjukan Langsung

c)

Tender

d)

Tender Cepat

33.

Dalam mengevaluasi penawaran Pengadaan Mesin Khusus yang memperhitungkan aspek teknis dalam spesifikasinya lebih tepat menggunakan metode ....

a)

Sistem Nilai

b)

Penilaian Biaya Selama Umur Ekonomis

c)

Kualitas

d)

Harga Terendah

34.

Metode evaluasi pengadaan bus sekolah pada Dinas Pendidikan DKI Jakarta lebih tepat menggunakan metode ....

a)

Sistem Nilai

b)

Penilaian Biaya Selama Umur Ekonomis

c)

Harga Terendah

d)

Kualitas dan Biaya

35.

Pemilihan penyedia Jasa Konsultan Perencana pembangunan gedung kantor senilai Rp300.000.000,00 lebih tepat menggunakan metode ....

a)

Seleksi

b)

Pengadaan Langsung

c)

Penunjukan Langsung

d)

Tender

36.

Penyampaian penawaran pengadaan ATK untuk keperluan kantor lebih tepat menggunakan ....

a)

1 file

b)

2 file

c)

2 tahap

d)

2 penawaran

37.

Penyampaian penawaran pembangunan gedung kantor pusat 20 lantai lebih tepat menggunakan ....

a)

1 file

b)

2 file

c)

2 tahap

d)

2 penawaran

38.

Metode evaluasi penawaran yang lebih tepat untuk pekerjaan konsultan yang pekerjaannya standar atau bersifat rutin yang praktik dan standar pelaksanaan pekerjaannya sudah mapan adalah ...

a)

kualitas

b)

kualitas dan biaya

c)

pagu anggaran

d)

biaya terendah

39.

Pengadaan dibawah ini sebaiknya menggunakan metode prakualifikasi ....

a)

Pengadaan ATK

b)

Pembangunan Gedung 20 lantai

c)

Pembangunan pos satpam

d)

Pengadaan mobil dinas pejabat eselon I

40.

Untuk menilai kualifikasi penyedia Jasa Konsultan Perencana Pembangunan Gedung 20 lantai digunakan metode ....

a)

sistem pembobotan dengan ambang batas

b)

sistem pembobotan dengan sistem gugur

c)

sistem gugur

d)

gabungan sistem pembobotan dan gugur