wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kebijakan Publik

Total questions: 78

Worksheet time: 1hrs 18mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini faktor-faktor yang termasuk dalam kerentanan kebijakan publik, kecuali ....

a)

Vested Actor

b)

Desentralisasi

c)

Dominasi Kelompok Tertentu

d)

Kondisi politik dan sosial ekonomi

2.

Proses Kebijakan publik merupakan proses yang panjang dan kompleks. menurut William Dunn, proses kebijakan publik ada 5 tahap yaitu penyusunan agenda (1), Formulasi kebijakan (2), Adopsi kebijakan (3), Implementasi Kebijakan (4), dan Evaluasi Kebijakan (5) untuk dapat mengetahui apakah bisa diterapkan kebijakan tersebut maka tahapan yang harus dilalui ....

a)

Tahap 1, 2

b)

Tahap 1, 2, 3, 4, 5

c)

Tahap 1, 2, 3

d)

Tahap 1, 2, 3, 4

3.

Dalam merumuskan (memformulasikan) sebuah kebijakan publik, berikut adalah tahapan yang harus dilalui ....

a)

Susun agenda kebijakan, rumusan masalah, tetapkan kebijakan dan pilih alternatif yang ada

b)

Rumuskan masalah, susun agenda kebijakan, pilih alternatif yang ada, dan tetapkan kebijakan

c)

Pilih alternatif yang ada, rumuskan masalah, susun agenda kebijakan, dan terapkan kebijakan

d)

Rumuskan masalah, susun agenda kebijakan, tetapkan kebijakan, dan pilih alternatif yang ada

4.

Berikut ini ciri-ciri organisasi nonprofit, kecuali ....

a)

Organisasi lebih didominasi oleh kelompok profesional

b)

Akuntabilitasnya berbeda dengan akuntabilitas organisasi privat

c)

Cenderung mengejar keuntungan

d)

Ada batasan yang lebih besar dalam tujuan dan strategis yang mereka susun

5.

Siapa yang dapat memainkan peran penting dalam mendeteksi kecurangan, mismanagement/salah urus, dan korupsi ?

a)

Jaksa

b)

Kurator

c)

Whistleblower

d)

Polisi

6.

Sebuah fase dan proses yang sangat strategis dalam realitas kebijakan publik adalah ....

a)

Legitimasi kebijakan

b)

Agenda Setting (penyusunan agenda)

c)

Penilaian Kebijakan

d)

Adopsi kebijakan

7.

Tahap yang krusial dalam proses kebijakan publik adalah

a)

Legitimasi Kebijakan

b)

Perumusan Kebijakan

c)

Implementasi Kebijakan

d)

Adopsi Kebijakan

8.

Bentuk perbaikan sistem pelayanan kepada masyarakat seperti perizinan dan non perizinan, layanan publik di bidang kesehatan dan pendidikan merupakan penerapan prinsip tata kelola sektor publik poin ....

a)

Profesionalisme dan kompetensi

b)

Kemitraan dengan dunia usaha swasta dan masyarakat

c)

Keterbukaan dan transparansi

d)

Komitmen dan pengurangan kesenjangan

9.

Kebijakan publik di setiap negara ada berbagai jenis termasuk Indonesia kebijakan Publik tentang pembebasan tanah untuk kepentingan umum merupakan jenis kebijakan publik ....

a)

Subtantive Policy

b)

Distributive Policy

c)

Redistributive Policy

d)

Procedural Policy

10.

Dari pengalaman maupun literatur hasil penelitian yang ada kebijakan publik memiliki kerentanan siapakah yang terlibat dalam penyususnan kebijakan publik, ini sangat menentukan isi kebijakan. Kerentanan ini sering disebut sebagai ....

a)

Dominasi kelompok tertentu

b)

Vested Actor

c)

Kondisi politik dan sosial

d)

Kondisi pemimpin sebuah negara

11.

Berhasil sebuah organisasi pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat sangat ditentukan oleh bagaimana pimpinan menata kelola organisasi yang dipimpinnya duduk bersama, musyawarah pembangunan nagari merupakan contoh pimpinan yang engikutsertakan masyarakat menjalankan roda pemerintahan, ini menunjukkan pimpinan tersebut telah menerapkan prinsip tata kelola

a)

Keterbukaan

b)

Tanggungjawab (Accountability)

c)

Wawasan kedepan (visionary)

d)

Partisipasi

12.

Apa yang dimaksud dengan tujuan kebijakan dirumuskan dengan jelas/clear ?

a)

Tujuan harus masuk akal, mempunyai gambaran yang jelas dan tidak perlu selalu kuantitatif

b)

Tujuan harus masuk akal, mempunyai gambaran yang jelas dan selalu kuantitatif

c)

Tujuan harus masuk akal, pola pikirnya runtut dan selalu kuantitatif

d)

Tujuan harus masuk akal, mempunyai gambaran yang jelas dan rinci

13.

Kebijakan seperti bantuan langsung tunai (BLT) atau kebijakan subsidi pupuk, pestisida dan alat-alat pertanian agar petani mau menanam padi unggul dan penyediaan alat kontrasepsi gratis merupakan implementasi kebijakan ...

a)

Redistributive Policy

b)

Regulatory olicy

c)

Subtantive Policy

d)

Distributive Policy

14.

Setiap kebijakan publik yang dibuat harus mempunyai tujuan. Tujuan kebijakan yang baik minimal memenuhi 4 kriteria, yaitu ....

a)

Rasional, tepat waktu, jelas, dan akurat

b)

Diinginkan untuk dicapai, rasional, jelas, dan akurat

c)

Diinginkan untuk dicapai, rasional, akurat, berorientasi kedepan

d)

Diinginkan untuk dicapai, rasional, jelas, berorientasi ke depan

15.

Dari pengalaman hidup sehari-hari anda, anda bisa melihat ada perbedaan antara sektor publik dan sektor swasta, salah satu ciri penting perbedaan tersebut adalah ...

a)

Sektor publik lebih ketat dalam menjaga standar komitmen dan legalitas

b)

Sektor publik tidak harus mempertahankan level dukunga publik

c)

Sektor swasta lebih memperhatikan kompensasi atas kegagalan pasar

d)

Sektor swasta lebih kompleks

16.

Komposisi suatu pembuatan kebijakan tidak hanya dilihat dari perspektif proses melainkan juga dari sisi strukturnya, jika dilihat dari sisi strukturnya, kebijakan publik memiliki 5 unsur, yaitu ...

a)

Tujuan kebijakan, masalah, tuntutan, dampak, dan sarana

b)

masalah, tuntutan, sosial, dampak, dan dana

c)

Tujuan, masalah, dampak, sarana, dan dana

d)

Sasaran kebijakan, tujuan kebijakan, tuntutan, dampak, dan alat

17.

Proses yang rumit dan kompleks dalam tahap kebijakan publik adalah evaluasi kebijakan karena melibatkan berbagai kepentingan individu dan banyak kriteria yang digunakan, salah satu masalah yang dihadapi dalam melakukan evaluasi kebijakan adalah ....

a)

Tujuan kebijakan yang tidak jelas

b)

Tujuan kebijakan yang tidak pasti

c)

Tujuan kebijakan yang tidak strategis

d)

Tujuan kebijakan yang terlalu kecil

18.

Salah satu contoh saranan atau alat kebijakan publik adalah ....

a)

Ketrampilan

b)

Waktu

c)

Kekuasaan

d)

Sarpras

19.

Tujuan lanjutan yang timbul sebagai pengaruh dari tercapainya suatu tujuan adalah ....

a)

Sasaran

b)

Output

c)

Outcomes

d)

Multiple Effects

20.

Salah satu perbedaan sektor publik dengan sektor privat adalah ....

a)

Mengejar keuntungan dari layanan-layanan yang diberikan

b)

Memberikan layanan sebagai mungkin dengan memperhatikan sumber daya yang tersedia

c)

Menguntungkan penerimaan dari para pelanggan

d)

Menguntungkan sumber pembiayaan dari penyediaan barang publik

21.

Salah satu karakteristik kebijakan publik adalah

a)

Menyelesaikan masalah para pengusaha

b)

Harus berupa tindakan pemerintah

c)

Termasuk keputusan tidak mengambil tindakan

d)

Tidak memiliki tujuan yang jelas dibandingkan sektor swasta

22.

Aktor yang memiliki keterlibatan penting dalam proses kebijakan sering disebut ....

a)

Elite Kebijakan

b)

Pemilik Kebijakan

c)

Vested Interest Actor

d)

Dominant Interest Group

23.

Gambaran yang tepat mengenai public good governance ...

a)

Hanya terkait dengan tindakan pemerintah

b)

Melibatkan peran swasta dan masyarakat

c)

Merupakan masalah politik pemerintah belaka

d)

Pemerintah mengendalikan swasta dan masyarakat

24.

Pejabat negara yang memiliki prakarsa dalam mengatasi masalah publik merupakan cerminan dari implementasi prinsip good governance ....

a)

Demokrasi

b)

Daya Tanggap

c)

Wawasan ke depan

d)

elayanan Prima

25.

Mekanisme Whistleblowing sangat diperlukan dalam menegakkan prinsip good governance ....

a)

Democracy

b)

Commitment to reduce inequality

c)

Desentralization

d)

Rules of Law

26.

Salah satu cara yang digunakan stakeholder untuk mengusung kepentingannya agar dimasukkan ke dalam agenda kebijakan adalah ....

a)

Mengekspose masalah di dalam media masa

b)

Diskusi dalam interest group

c)

Mengikuti rapat pembahsan dengan DPR saat membahas kebijakan

d)

Demonstrasi menentang kebijakan publik yang telah dibuat

27.

Tahapan awal dan yang paling penting didalam formulasi kebijakan adalah ....

a)

Agenda kebijakan

b)

Perumusan masalah

c)

Pemilihan alternatif tersedia

d)

Pemilihan alternatif terbaik

28.

Otorisasi unit-unit pemerintah agar dapat melakukan kebijakan publik merupakan tujuan tahap ....

a)

Implementasi kebijakan

b)

Formulasi kebijakan

c)

Legitimasi Kebijakan

d)

Pemecahan masalah

29.

Pemerintah memberikan tax holiday bagi investor yag melakukan investasi di bidang tertentu sesuai prioritas pemerintah. Tindakan pemerintah tersebut merupakan implementasi kebijakan publik dengan pendekatan

a)

Koersif

b)

Pengendalian

c)

Perintah

d)

Pasar

30.

Tim Evaluasi kebijakan telah menyelesaikan tugasnya untuk menentukan konsekuensi-konsekuensi/ dampak yang ditimbulkan dari kebijakan pelarangan ekspor biji tambang. Tugas yang harus dilakukan setelah itu adalah ....

a)

memberikan rekomendasi perbaikan kebijakan

b)

Mengidentifikasi peyebab kegagalan kebijakan

c)

Menilai keberhasilan / kegagalan kebijakan

d)

Membahas materi temuan dengan evaluatan.

31.

Suatu evaluasi terhadap kebijakan harus meliputi beberapa kegiatan yakni pengkhususan (specification), pengukuran (measurement), analisis, dan rekomendasi. Pilihlah pernyataan di bawah ini yang paling tepat untuk menggambarkan kegiatan evaluasi kebijakan tersebut ....

a)

Identifikasi tujuan atau kriteria termasuk ukuran yang akan diguaan, pengumpulan informasi baik yang relevan dan yang tidak relevan, penggunaan informasi dalam rangka penyususnan kesimpulan, dan penentuan apa yang harus dilakukan di masa depan

b)

Identifikasi tujuan atau kriteria termasuk ukuran yang akan digunakan, pengumpulan informasi yang relevan, penggunaan informasi dalam rangka penyususnan kesimpulan, dan penentuan apa yang harus dilakukan di masa sekarang dan masa depan

c)

Identifikasi tujuan dan kriteria, penyusunan temuan, dan pemantauan tindak lanjut

d)

Identifikasi tujuan atau kriteria termasuk uuran yang akan digunakan, pengumpulan informasi yang relevan, penggunaan informasi dalam rangka penyusunan simpulan, dan penentuan apa yang harus dilakukan di masa depan

32.

Mekanisme pemilihan kepala daerah merupakan kebijakan publik yang dituangkan ke dalam undang-undang. Untuk menghindari kebuntuan, fraksi-fraksi DPR sepakat melakukan voting untuk memutuskan RUU tersebut. Dalam proses pembuatan kebijakan publik, proses voting tersebut pada dasarnya merupakan tahap ....

a)

Agenda Setting

b)

Perumusan masalah

c)

Pemilihan alternatif

d)

Legitimasi Kebijakan

33.

Proses penyusunan peraturan daerah meliputi tiga tahap, yaitu ....

a)

Proses penyiapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) oleh Pemerintah Daerah (Pemda), proses pembahasan persetujuan di DPRD, dan proses pengesahan oleh Pemda dan pengundangan oleh Sekretaris Daerah

b)

Proses penyiapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) oleh DPRD atau Pemerintah daerah (Pemda), proses pembahasan persetujuan di DPRD, dan proses pengesahan oleh Pemda dan pengundangan oleh Sekretaris Daerah

c)

Proses penyiapan Raperda oleh DPRD, proses pembahasan di Kabinet, dan pengesahan oleh Pemda

d)

Proses penyiapan Rancangan Peraturan daerah (Raperda) oleh DPRD atau Pemerintah Daerah (Pemda), proses pembahsan di DPRD dan proses pengesahan oleh Pemda

34.

Menurut WF. Baber, terdapat sepuluh ciri yang membedakan sektor publik dengan sektor swasta, antara lain ....

a)

Sektor publik lebih berfokus pada kepentingan individu

b)

Sektor publik harus lebih ketat menjaga standar komitmen dan legalitasnya

c)

Sektor publik dalam aktivitasnya lebih sedikit bersifat simbolis

d)

Sektor publik lebih sederhana dan mempunyai tugas-tugas yang sudah pasti

35.

Suatu kebijakan yang mengatur tentang pembatasan/pelarangan terhadap perbuatan/tindakan, merupakan jenis kebijakan publik, yaitu ...

a)

Regulatory Policy

b)

Redistributive Policy

c)

Procedural Policy

d)

Distributive Policy

36.

Menurut Chandler & Plano, kebijakan publik adalah pemanfaatan yang strategis terhadap sumber daya yang ada untuk memecahkan masalah publik atau pemerintah, salah satu karakteristiknya adalah ....

a)

Tidak selalu mempunyai tujuan tertentu

b)

Berisi tindakan-tindakan atau pola tindakan pejabat swasta dan pemerintah

c)

Didasarkan atas suatu peraturan atau perundang-undangan yang bersifat memaksa

d)

Merupakan tindakan yang benar-benar dilakukan oleh swasta dan pemerintah

37.

Tata Kelola sektor publik dapat didefinisikan sebagai berikut ....

a)

Penjumlahan cara-cara dari individu-individu dan institusi baik privat maupun publik untuk mengelola permasalahan-permasalahan secara bersama-sama

b)

Cara-cara penggunaan kekuasaan dalam mengelola sumber-sumber daya ekonomi dan sosial untuk pembangunan perekonomian negara

c)

Suatu kebijakan yang mengatur tentang pengalokasian sumber-sumber material

d)

Langkah-langkah atau tindakan-tindakan pengendalian oleh instansi privat

38.

Pejabat negara yang memiliki prakarsa dalam mengatasi masalah publik merupakan cerminan dari implementasi prinsip good governance, dan prinsip tersebut terkait dengan ....

a)

Wawasan ke depan

b)

Pelayanan prima

c)

Demokrasi

d)

Daya tanggap

39.

Berdasarkan 14 prinsip good governance yang dikembangkan oleh Pemerintah Indonesia prinsip-prinsip Whistleblower berada dalam prinsip ....

a)

Supremasi hukum

b)

Demokrasi dan supremasi hukum

c)

Profesionalisme dan kompetensi

d)

Demokrasi

40.

Isu yang up to date terkait dengan penurunan harga BBM (Bahan bakar Minyak) sementara harga-harga barang maupun tarif transportasi tidak turun, jika akan diformulasikan kebijakan publiknya, maka tahap formulasi yang diperlukan adalah ....

a)

Dirumuskan dahulu masalahnya; dimasukkan dalam agenda kebijakan; dibuatkan alternatif pemecahan masalahnya

b)

Dirumuskan dahulu masalahnya; dimasukkan dalam agenda kebijakan apakah memang benar-benar masalah; dibuatkan alternatif pemecahan masalahnya; lalu dibuatkan jalan keluarnya

c)

Dirumuskan dahulu masalahnya; dimasukkan dalam agenda kebijakan; apakah memang benar-benar masalah; dibuatkan alternatif pemecahan masalahannya; lalu diputuskan kebijakan yang akan diambil

d)

Dirumuskan dahulu masalahnya; dimasukkan dalam agenda kebijakan; apakah memang benar-benar masalah; dibuatkan alternatif pemecahan masalahannya; lalu dibicarakan dengan legislatif.

41.

Otorisasi unit-unit pemerintahan agar dapat melakukan kebijakan publik merupakan tujuan yang berada pada tahap

a)

Formulasi kebijakan

b)

Legitimasi kebijakan

c)

Pemecahan masalah

d)

Implementasi kebijakan

42.

Indikator keberhasilan sektor publik dan sektor nonprofit seperti sekolah, universitas, organisasi relawan, rumah sakit, dan sebagainya didasarkan pada kriteria ....

a)

Keuntungan finansial

b)

Kesejahteraan sosial

c)

Pelayanan Prima

d)

Efisiensi pengeluaran

43.

Beberapa ahli memberikan definisi kebbijakan publik yang hampir sama, yaitu (1) Wahtever the governments choose to do or not to do dan (2) whatever government decides to do otr not to do. Definisi tersebut merupakan pendapat ...

a)

Thomas R. Dye dan Shiftz & Russle

b)

William N. Dunn dan Carl Friedrich

c)

Harold Laswell dan Abraham Kaplan

d)

John Erik Lane dan Chaizi Nasucha

44.

Kebijakan Pemerintah DKI untuk memindahkan warga yang tinggal di bantaran sungai Ciliwung karena di lokasi tersebut akan dibangun jalan inspeksi merupakan contoh ....

a)

Kebijakan Subtantif

b)

Kebijakan Distributif

c)

Kebijakan Regulatory

d)

Kebijakan Redistributive

45.

Pihak yang memiliki peran penting dalam proses pembentukan opini publik dalam agenda setting, diseminasi kebijakan, dan dalam monitoring implementasi kebijakan adalah ....

a)

Lembaga Legislatif

b)

Lembaga Kepresidenan

c)

Partai Politik

d)

Media Massa

46.

Bappenas mengembangkan 14 prinsip tata kelola sektor publik, antara lain sebagai berikut ....

a)

Akuntabilitas, daya tanggap, demokrasi, dan keterbukaan

b)

Visionary, komitmen terhadap kompetensi, supremasi hukum, partisipasi masyarakat

c)

Transparansi, akuntabilitas, demokratis, dan kepemimpinan yang kondusif

d)

Komitmen dan pengurangan kesenjangan, komitmen pada lingkungan hidup, keadilan, dan profesionalisme

47.

Peran whistle blower sangat penting untuk mendeteksi kecurangan, missmanagement, dan korupsi. Untuk itu diperlukan perlindungan bagi para whistle blower dalam bentuk prinsip-prinsip international untuk legislasi whistle blower yang dikembangkan oleh ....

a)

Perserikatan Bangsa-Bangsa

b)

Transparency Internasional

c)

International Organization of Supreme Audit Institution (INTOSAI)

d)

Association of Certified Fraud Examiner (ACFE)

48.

Good governance akan terwujud jika terdapat sinergi dan keseimbangan peran yang baik di antara ketiga unsur berikut ....

a)

State, Private, dan Society

b)

Presiden, DPR, dan DPD

c)

KPK, Polri dan Kejaksaan Agung

d)

Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif

49.

Isu publik yang akan diangkat dalam suatu agenda pemerintahan ditentukan pada tahapan ....

a)

Agenda Setting

b)

Policy Formulation

c)

Policy Implementation

d)

Policy Evaluation

50.

Isu-isu yang dipandang secara umum oleh anggota-anggota masyarakat politik pantas untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah dan mencakup masalah-masalah yang berada dalam kewenangan sah setiap tingkat pemerintahan masing-masing dinamakan ....

a)

Governmental Agenda

b)

Systemic Agenda

c)

Technocratic Agenda

d)

Public Policy Agenda

51.

Serangkaian masalah yang secara eksplisit memerlukan pertimbangan-pertimbangan yang aktif dan serius dari pembuat kebijakan yang sah dinamakan ....

a)

Governmental Agenda

b)

Systemic Agenda

c)

Technocratic Agenda

d)

Public Policy Agenda

52.

Dari beberapa alternatif lokasi yang diusulkan sebagai tempat pembangunan reaktor nuklir Indonesia, dipilihlah Kabupaten Jepara di Provinsi Jawa Tengah. Hal tersebut merupakan contoh penerapan dari ....

a)

Formulasi kebijakan

b)

Implementasi kebijakan

c)

Analisis kebijakan

d)

Evaluasi kebijakan

53.

Pengenaan sanksi tilang bagi penggunakendaraan bermotor roda dua yang tidak menggunakan helm merupakan cara yang dipakai oleh pemerintah agar kebijakan dibuat ditaati oleh warga masyarakat. Hal ini dikenal dengan pendekatan ....

a)

Perintah dan larangan

b)

Perintah dan sanksi

c)

Perintah dan pengawasan

d)

Perintah dan kepatuhan

54.

Pengenaan pajak terhadap perusahaan yang tidak memiliki alat pengendalian polusi ke udara atau air merupakan pendekatan dalam kebijakan pelestarian lingkungan, yaitu ....

a)

Pendekatan insentif ekonomi atau pasar

b)

Pendekatan standar

c)

Pendekatan perintah

d)

Pendekatan kewenangan

55.

Masalah yang dijumpai dalam proses evaluasi kebijakan menurut Anderson ada 6, yaitu ....

a)

Ketidakpastian atas tujuan, Kausalitas, dampak kebijakan yang menyebar, kesulitan memperoleh data, resistensi pejabat, dan evaluasi mengurangi dampak.

b)

Ketidakjelasan suatu tujuan, keberpihakan, dampak kebijakan yang menyebar, kesulitan memperoleh data, resistensi pejabat, dan evaluasi mengurangi dampak

c)

Ketidakpastian atas tujuan, kausalitas, dampak kebijakan yang menyebar, sumber daya manusia yang kurang memadai, resistensi pejabat, dan evaluasi mengurangi dampak

d)

Ketidakpastian atas tujuan, kausalitas, dampak kebijakan yang mnyebar, kesulitan memperoleh data, kurangnya sarana dan prasarana, dan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat.

56.

Dalam proses pembentukan undang-undang dikenal adanya dua tingkat pembicaraan. Yang termasuk dalam pembicaraan tingkat II adalah sebagai berikut ....

a)

Pembahasan dalam sidang komisi

b)

Pembahasan dalam rapat gabungan antar fraksi

c)

Pembahasan dalam rapat panitia khusus

d)

Pembahasan dalam sidang paripurna

57.

Menteri Pendidikan membuat kebijakan ujian nasional tingkat SMA, yaitu mengubah tipe soal pilihan ganda menjadi soal essay termasuk jenis kebijakan ....

a)

Substantif

b)

Prosedural

c)

Regulatif

d)

Peningkatan kualitas sumber daya manusia

58.

Dalam rangka penyusunan Rancangan Undang-Undang Sistem Pengawasan nasional, Pemerintah melibatkan BPK sebagai eksternal Auditor, APIP, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian PAN dan RB, Perguruan Tinggi, dan Kementerian Hukum dan HAM. Hal ini mencerminkan jenis kebijakan ....

a)

Substantif

b)

Prosedural

c)

Regulatif

d)

Kolaboratif

59.

Pembangunan infrastruktur transportasi untuk memperlancar arus manusia dan barang, seperti jalan tol, MRT, dan LRT termasuk jenis kebijakan ....

a)

Private Good Policy

b)

Public Good Policy

c)

Material Policy

d)

Regulatory Policy

60.

Pengaturan penggunaan frekuensi radio oleh pemerintah merupakan jenis kebijakan ....

a)

Kompetitif protektif

b)

Kompetitif produktif

c)

Kompetitif regulatif

d)

Protektif regulatif

61.

Penetapan Peraturan Daerah mengenai larangan merokok di tempat umum termasuk jenis kebijakan ....

a)

Kompetitif Protektif

b)

Kompetitif Produktif

c)

Kompetitif Regulatif

d)

Protektif Regulatif

62.

Pemerintah yang dipimpin oleh Joko Widodo dan Jusuf Kalla memiliki sembilan program yang disebut Nawa Cita. Program ini digagas untuk menunjukkan prioritas jalan perubahan menuju Indonesia yang berdaulat secara politik, serta mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. Jal ini menunjukkan pemerintah yang

a)

Visioner

b)

Partisipatif

c)

Demokratis

d)

Akuntabel

63.

Sistem e-Budgeting adalah bagian awal dari skenario besar e-Government Pemerintah Kota Surabaya, melalui konsep GRMS (Government Resources Managemen System). Sistem e-Budgeting adalah sistem penyusunan anggaran yang didalamnya termasuk aplikasi program komputer berbasis web untuk memfasilitasi proses penyusunan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), Revisi, dan PAK (Perubahan Anggaran Kegiatan) emerintah Kota Surabaya. Penerapan e-Budgeting pada Pemkot Surabaya menunjukkan praktek tata kelola pemerintah yang ...

a)

Visioner

b)

Partisipatif

c)

Keterbukaan dan Transparansi

d)

Akuntabel

64.

Pemerintah Kota Pekanbaru dan DPRD menandatangani MoU KUA-PPAS APBD TA 2017. Berdasarkan MoU tersebut, APBD Kota Pekanbaru mengalami penurunan sekitar Rp. 0,75 Triliun. APBD Kota Pekanbaru TA 2016 sebelumnya mencapai Rp 3,1 Triliun, kini hanya sebesar Rp. 2,35 Triliun. Penandatangan MoU tersebut merupakan wujud praktek tata kelola sesuai dengan prinsip ....

a)

Demokrasi

b)

Partisipatif

c)

Keterbukaan dan Transparansi

d)

Kemitraan dengan dunia usaha dan swasta

65.

Anggota DPR RI Munawar memandang antisipasi kebakaran hutan dari pemerintah padahal beragam indikator penyebab alamiah maupun teknis sejak lama. BMKG memprediksi dalam bulan Juli - November 2015 akan terjadi Badai sampai kuat menghampiri Indonesia. Kondisi ini akan membesar tingkat intensitas dan frekuensi curah hujan yang semakin mundurnya periode musim penghujan 2015-2016 di beberapa tempat. Munawar menambahkan : "Kebakaran hutan bukanlah kejadian berdiri sendiri. Kebakaran hutan tidak hanya terjadi karena faktor alam saja, namun ditenggarai merupakan tindakan yang disengaja oleh pihak tertentu untuk melakukan ekspansi lahan." Lambatnya antisipasi kebakaran hutan menunjukkan belum diterapkannya prinsip .... dalam tata kelola pemerintahan.

a)

Tanggung Gugat

b)

Daya Tanggap

c)

Profesionalisme dan Kompetensi

d)

Efisiensi dan Efektif

66.

Adanya gelombang protes di beberapa daerah oleh pengemudi angkutan umum atas kehadiran ojek berbasis online, menunjukkan adanya masalah yang harus segera diselesaikan. Permasalahan tersebut dapat dimasukkan sebagai ....

a)

Agenda Sistemik

b)

Agenda Pemerintah

c)

Agenda Sosial

d)

Agenda Prioritas

67.

Pemerintah memberikan penghargaan setiap tahun kepada mereka yang terpilih berdasarkan hasil penilaian tim juri, yaitu penghargaan kalpataru, adipura, dan adiwiyata. Hal ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap aspek ....

a)

Kelestarian ligkungan hidup

b)

Partisipasi dalam pembangunan

c)

Kemitraan dengan dunia usaha dan swasta

d)

Pengurangan kesenjangan

68.

Sebuah isu yang telah mencapai titik kritis tertentu dan jika diabaikan akan menjadi ancaman yang serius, merupakan salah satu kriteria dalam ....

a)

Agenda Setting

b)

Policy Formulation

c)

Policy Implementation

d)

Policy Evaluation

69.

Perumusan masalah merupakan salah satu tahapan dalam ....

a)

Agenda Setting

b)

Policy Formulation

c)

Policy Implementation

d)

Policy Evaluation

70.

Aparat Pemerintah harus cepat tanggap terhadap perubahan situasi/kondisi untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat. Pernyataan tersebut merupakan salah satu contoh perwujudan prinsip tata kella sektor publik, yaitu ....

a)

Profesionalism and competency

b)

Participation

c)

Responsiveness

d)

Accountability

71.

Evaluasi Kebijakan yang berusaha menjawab pertanyaan : apakah kebijakan yang dijalankan mencapai tujuan sebagaimana yang telah ditetapkan sebelumnya; beberapa biaya yang dikeluarkan serta keuntungan apa yang didapat; dan siapa yang menerima keuntungan dari program-program kebijakan yang telah dijalankan, merupakan tipe evaluasi kebijakan ....

a)

Efisiensi dan efektivitas

b)

Dampak

c)

Sistematis

d)

Fungsional

72.

Hampir semua pemerintah daerah memberikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang didasarkan pada kehadiran dan pencapaian kinerja pegawai. Hal ini merupakan bentuk implementasi prinsip good governance ....

a)

Keadilan

b)

Komitmen pada pengurangan kesenjangan

c)

Profesionalisme dan Kompetensi

d)

Efisiensi dan Efektivitas

73.

Karakteristik kebijakan publik antara lain adalah ....

a)

Merupakan tindakan yang berorientasi pada tujuan

b)

Bersifat positif dalam arti tidak melakukan sesuatu

c)

Didasarkan pada kebiasaan yang bersifat tidak memaksa

d)

Berorientasi kepada hasil

74.

Komposisi dari suatu kebijakan fdapat dilihat dari dua perspektif, yaitu ....

a)

Perencanaan kebijakan dan implementasi kebijakan

b)

Prosedur Kebijakan dan analisis kebijakan

c)

Penyusunan Kebijakan dan Evaluasi Kebijakan

d)

Proses Kebijakan dan Struktur Kebijakan

75.

Gambaran yang tepat mengenai public good governance adalah ....

a)

Hanya terkait dengan tindakan pemerintah

b)

Melibatkan peran swasta dan masyarakat

c)

Merupakan masalah politik pemerintah belaka

d)

Pemerintah mengendalikan swasta dan masyarakat

76.

Pejabat negara yang memiliki prakarsa dalam mengatasi masalah publik merupakan cerminan dari implementasi prinsip good governance ....

a)

Demokrasi

b)

Daya Tanggap

c)

Wawasan ke depan

d)

Pelayanan Prima

77.

Tim evaluasi kebijakan telah menyelesaikan tugasnya untuk menentukan konsekuensi-konsekuensi/dampak yang ditimbulkan dari kebijakan pelarangan ekspor biji tambang. Tugas yang harus dilakukan setelah itu adalah ....

a)

Memberikan rekomendasi perbaikan kebijakan

b)

Mengidentifikasi penyebab kegagalan kebijakan

c)

Menilai keberhasilan/kegagalan kebijakan

d)

Membahas materi temuan dengan evaluatan

78.

Suatu evaluasi terhadap kebijakan harus meliputi beberpa kegiatan yakni pengkhususan (specification), pengukuran (measurement), analisis, dan rekomendasi. Pilihan pernyataan di bawah ini yang paling tepat untuk menggambarkan kegiatan evaluasi kebijakan tersebut ....

a)

Identifikasi tujuan atau kriteria termasuk ukuran yang akan digunakan, pengumpulan informasi baik yang relevan dan yang tidak relvan, penggunaan informasi dalam rangka penyusunankesimpulan, dan penentuan apa yang harus dilakukan di masa depan.

b)

Identifikasi tujuan atau kriteria termasuk ukuran yang akan digunakan, pengumpulan informasi yang relevan, penggunaan informasi dalam rangka penyusunan kesimpulan, dan penentuanapa yang harus dilakukan di masa sekarang dan di masa depan

c)

Identifikasi tujuan dan kriteria, penyususnan temuan, dan pemantauan tindak lanjut

d)

Identifikasi tujuan atau kriteria termasuk ukuran yang akan digunakan, pengumpulan informasi yang relevan, penggunaan informasi dalam rangka penyusunan simpulan, dan penentuan apa yang harus dilakukan di masa depan.