wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TRYOUT III UKPPPG CALON GURU 2025 by PECI

Total questions: 82

Worksheet time: 2hrs 40mins

Name
Class
Date
1.

Seorang guru BK menemukan kasus perundungan verbal yang berulang di kelas VII. Pendekatan resolusi konflik yang paling profesional dan berfokus pada pencegahan keberulangan, serta melibatkan penanaman empati kepada pelaku, adalah...

a)

Hukuman langsung dan isolasi pelaku untuk memberi efek jera.

b)

Pendekatan Restoratif (Restorative Justice) yang melibatkan korban, pelaku, dan wali.

c)

Mediasi konflik tanpa melibatkan sanksi, hanya dialog sederhana.

d)

Pemanggilan orang tua pelaku tanpa mencari akar masalah dari perilaku tersebut.

2.

Ketika seorang siswa mendengarkan sebuah berita dalam bahasa asing dan menggunakan pengetahuan latar belakangnya (skema) tentang topik tersebut serta konteks budaya untuk memprediksi dan memahami isi pesan secara keseluruhan, ia sedang menggunakan strategi listening...

a)

Bottom-up, karena berfokus pada unit-unit kecil (kata, frasa).

b)

Top-down, karena menggunakan pengetahuan skema untuk pemahaman global.

c)

Interaktif, karena ia juga berbicara (tidak relevan dengan proses mendengarkan).

d)

Ekstensif, karena ia mendengarkan untuk waktu yang lama (tidak relevan dengan strategi kognitif).

3.

Apa yang dimaksud dengan strategi Top-Down dalam listening?

a)

Proses kognitif di mana pendengar menggunakan pengetahuan latar belakang, konteks, dan prediksi untuk memahami ide utama atau makna global dari sebuah pesan.

b)

Proses kognitif yang fokus pada detail linguistik seperti fonem, morfem, dan kata.

c)

Proses mendengarkan yang hanya berfokus pada kecepatan dan kuantitas informasi.

d)

Proses mendengarkan yang hanya berfokus pada analisis mendalam dari pesan.

4.

Kegiatan membaca 10 artikel ringan dari berbagai sumber online untuk meningkatkan minat baca dan pemahaman global termasuk dalam kategori apa?

a)

Membaca Intensif, karena membutuhkan analisis mendalam.

b)

Membaca Ekstensif, karena fokus pada kuantitas, kecepatan, dan pemahaman umum.

c)

Membaca Skimming, karena tujuannya hanya mencari ide pokok.

d)

Membaca Scanning, karena tujuannya hanya mencari informasi spesifik.

5.

Unsur esensial apa yang harus terdapat dalam bagian Kegiatan Pembelajaran pada Modul Ajar Kurikulum Merdeka?

a)

Informasi umum seperti identitas penulis dan sarana prasarana.

b)

Asesmen, termasuk jenis dan instrumen yang digunakan.

c)

Urutan kegiatan, alokasi waktu, metode/model pembelajaran, dan tahapan (pendahuluan, inti, penutup).

d)

Glosarium dan daftar pustaka.

6.

Prinsip utama dalam merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP) yang efektif dan terukur, terutama ketika dikaitkan dengan Kata Kerja Operasional (KKO) dan Capaian Pembelajaran (CP), adalah...

a)

Hanya memuat konten materi tanpa memperhatikan variasi keterampilan.

b)

Menggunakan format ABC (Audience, Behavior, Condition) atau ABCD (Audience, Behavior, Condition, Degree).

c)

Mengutamakan hasil akhir tanpa mengidentifikasi proses berpikir siswa (LOTS/HOTS).

d)

Ditetapkan berdasarkan intuisi guru tanpa merujuk pada ATP (Alur Tujuan Pembelajaran).

7.

Kegiatan yang paling tepat dikategorikan sebagai Asesmen as Learning adalah...

a)

Asesmen of Learning (Penilaian Hasil Akhir).

b)

Asesmen for Learning (Penilaian untuk Perbaikan Proses).

c)

Asesmen as Learning (Penilaian sebagai Proses Pembelajaran dan Refleksi).

d)

Asesmen Sumatif (Penilaian Akhir).

8.

Dalam konteks pembelajaran, teori behaviorisme yang dipelopori oleh B.F. Skinner paling banyak diterapkan melalui strategi...

a)

Pembelajaran berdasarkan masalah nyata (Problem-Based Learning).

b)

Pemberian hukuman dan hadiah (reinforcement) untuk membentuk perilaku yang diinginkan.

c)

Menciptakan konflik kognitif untuk mendorong asimilasi dan akomodasi.

d)

Pembelajaran yang menekankan pada interaksi sosial dan scaffolding.

9.

Gaya kepemimpinan Kepala Sekolah yang paling sesuai untuk mendorong inovasi, memberikan otonomi yang tinggi kepada guru, dan fokus pada pengembangan potensi individual tim adalah...

a)

Kepemimpinan Otoriter (Authoritarian)

b)

Kepemimpinan Laissez-Faire

c)

Kepemimpinan Transformasional

d)

Kepemimpinan Transaksional

10.

Dalam penyusunan Modul Ajar, data terkait sarana dan prasarana yang digunakan, termasuk glosarium dan daftar pustaka, paling tepat ditempatkan di bagian...

a)

Umum dan Inti

b)

Inti

c)

Umum dan Lampiran

d)

Inti dan Lampiran

11.

Tahap Operasional Formal ditandai dengan kemampuan berpikir logis, abstrak, sistematis, dan hipotetis-deduktif. Pada usia berapa tahap ini biasanya mulai berkembang?

a)

Sekitar usia 7 tahun

b)

Sekitar usia 9 tahun

c)

Sekitar usia 11 tahun ke atas

d)

Sekitar usia 15 tahun

12.

Apa fungsi utama dari kalimat eksplisit dalam sebuah teks deskriptif?

a)

Menyajikan makna tersirat yang membutuhkan penafsiran mendalam dari pembaca

b)

Menyatakan ide atau informasi utama secara langsung, jelas, dan tidak ambigu

c)

Menghubungkan antar paragraf dengan konjungsi yang kompleks

d)

Memberikan opini penulis yang bersifat subjektif

13.

Dalam prinsip 5S, tindakan yang termasuk dalam prinsip Seiri (Sort) adalah...

a)

Menetapkan standar kebersihan dan pemeliharaan

b)

Membuang/memindahkan barang-barang yang tidak diperlukan dari area kelas/kantor

c)

Menata alat dan bahan agar mudah ditemukan dan dikembalikan

d)

Mendisiplinkan kebiasaan baik secara berkelanjutan

14.

Kata kerja operasional "menganalisis" berada pada level kognitif taksonomi Bloom yang mana?

a)

C1 (Mengingat)

b)

C2 (Memahami)

c)

C3 (Mengaplikasikan)

d)

C4 (Menganalisis)

15.

Dalam Kurikulum Merdeka, Capaian Pembelajaran (CP) berfungsi sebagai...

a)

Deskripsi spesifik langkah-langkah pembelajaran harian.

b)

Kompetensi minimum yang harus dicapai siswa pada akhir fase.

c)

Urutan tujuan pembelajaran dari awal hingga akhir fase.

d)

Rencana kegiatan penilaian sumatif di akhir semester.

16.

Pernyataan yang secara jelas mengandung fakta dan dapat diverifikasi kebenarannya adalah...

a)

Menurut saya, kebijakan full-day school adalah ide yang sangat buruk.

b)

Film terbaru itu adalah karya sinematik yang paling membosankan tahun ini.

c)

Mata pelajaran Biologi di kelas X memiliki alokasi waktu 4 jam pelajaran per minggu.

d)

Pendidikan karakter adalah hal terpenting yang harus diajarkan di sekolah.

17.

Penggunaan Generative AI (misalnya ChatGPT) dalam konteks pembelajaran profesional seorang guru harus diarahkan pada...

a)

Menggantikan seluruh tugas penulisan RPP/Modul Ajar oleh guru.

b)

Mempercepat proses pembuatan bahan ajar, kuis, atau skenario pembelajaran, sambil tetap dikurasi dan disesuaikan guru.

c)

Mencegah siswa menggunakan teknologi ini sama sekali.

d)

Membuat semua soal asesmen menjadi bersifat kognitif rendah (LOTS).

18.

Seorang guru bahasa meminta siswa menganalisis sebuah teks yang bertujuan untuk meyakinkan pembaca agar setuju dengan pendapat penulis mengenai pentingnya daur ulang sampah. Jenis teks ini termasuk...

a)

Naratif (Narrative Text).

b)

Prosedur (Procedure Text).

c)

Eksposisi/Persuasi (Exposition/Hortatory Text).

d)

Deskriptif (Descriptive Text).

19.

Kepala Sekolah mendelegasikan tugas penyusunan laporan akreditasi kepada tim guru dengan memberikan kerangka acuan yang jelas, sumber daya yang memadai, dan kebebasan bagi tim untuk menentukan strategi terbaik dalam pengerjaannya. Gaya delegasi ini mencerminkan prinsip...

a)

Micro-management.

b)

Otoriter dan Sentralistik.

c)

Empowerment (Pemberdayaan).

d)

Laissez-faire murni.

20.

Ketika seorang guru meminta siswa untuk membandingkan dan mengontraskan dua teori fisika berbeda, ia sedang melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada level kognitif...

a)

Recall dan Reproduction.

b)

Skill dan Concept.

c)

Strategic Thinking.

d)

Basic Knowledge.

21.

Apa yang termasuk dalam proses menganalisis informasi menurut pembahasan di atas?

a)

Mengingat (C1)

b)

Memahami (C2)

c)

Mengaplikasikan (C3)

d)

Menganalisis (C4)

22.

Apa kelebihan utama dari penggunaan Tes Objektif dibandingkan Tes Subjektif?

a)

Mampu mengukur kemampuan berpikir kreatif dan analisis mendalam.

b)

Memiliki tingkat validitas konten yang lebih tinggi.

c)

Mudah dalam penyusunan instrumen.

d)

Memiliki tingkat reliabilitas penilaian (scoring reliability) yang tinggi.

23.

Apa yang dimaksud dengan Self-Assessment dan Peer-Assessment menurut pembahasan di atas?

a)

Asesmen Sumatif saja

b)

Self-Assessment dan Peer-Assessment

c)

Asesmen Objektif saja

d)

Asesmen of Learning saja

24.

Instrumen asesmen yang paling efektif untuk mengukur keterampilan siswa dalam merumuskan argumen yang koheren dan logis terhadap suatu masalah kompleks adalah...

a)

Soal Pilihan Ganda Tunggal

b)

Tes Jawaban Singkat

c)

Tes Subjektif

d)

Tes Objektif

25.

Apa jenis tes yang paling baik untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi seperti analisis, sintesis, evaluasi, dan perumusan argumen yang kompleks dan koheren?

a)

Tes Pilihan Ganda

b)

Tes Benar/Salah

c)

Tes Uraian/Esai

d)

Tes Mencocokkan

26.

Dalam proses scaffolding, guru harus...

a)

Memberikan semua jawaban langsung agar siswa tidak frustrasi.

b)

Secara bertahap mengurangi bantuan seiring dengan meningkatnya kompetensi siswa.

c)

Membiarkan siswa bekerja sepenuhnya sendiri sejak awal.

d)

Hanya memberikan bantuan kepada siswa dengan nilai terendah.

27.

Apa perbedaan mendasar antara Asesmen Sumatif dan Asesmen Formatif?

a)

Asesmen Sumatif dan Asesmen as Learning

b)

Asesmen of Learning dan Asesmen as Learning

c)

Asesmen Formatif dan Asesmen Sumatif

d)

Asesmen Formatif dan Self-Assessment

28.

Perbedaan mendasar antara Problem-Based Learning (PBL) dan Project-Based Learning (PjBL) terletak pada...

a)

PBL hanya melibatkan kelompok kecil, sementara PjBL bersifat individual.

b)

PBL fokus pada penyelesaian masalah nyata untuk mendapatkan solusi, sementara PjBL fokus pada produksi artefak/produk selama periode waktu tertentu.

c)

PBL hanya diterapkan di ilmu eksakta, sementara PjBL di ilmu sosial.

d)

PBL mengukur HOTS, sementara PjBL mengukur LOTS.

29.

Salah satu kompetensi utama dalam PSE adalah Kesadaran Diri. Kegiatan yang paling tepat untuk melatih kompetensi ini adalah...

a)

Kerja kelompok untuk menyelesaikan tugas.

b)

Refleksi harian tentang perasaan, kekuatan, dan kelemahan diri setelah proses pembelajaran.

c)

Diskusi tentang konflik antar teman.

d)

Menghafal definisi emosi dari buku teks.

30.

Konsep “Ing Ngarso Sung Tulodo” yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara mengandung makna esensial bagi seorang guru sebagai pemimpin pembelajaran, yaitu...

a)

Guru harus memberikan dorongan dan motivasi dari tengah.

b)

Guru harus mengikuti kehendak siswa dari belakang.

c)

Guru harus berada di depan untuk menjadi teladan/contoh yang baik.

d)

Guru harus menentukan semua keputusan tanpa intervensi siswa.

31.

Kata kerja "menciptakan" (Creativity/C6) dalam KKO, jika digunakan untuk merumuskan Tujuan Pembelajaran, akan mengarah pada asesmen yang bersifat...

a)

LOTS (Lower Order Thinking Skills)

b)

HOTS (Higher Order Thinking Skills)

c)

Afektif (Sikap)

d)

Psikomotor (Keterampilan Gerak)

32.

Prinsip utama Operant Conditioning B.F. Skinner adalah bahwa perilaku yang diikuti oleh konsekuensi yang menyenangkan cenderung akan...

a)

Menghilang (Extinction)

b)

Dilakukan kembali di masa depan (Reinforcement)

c)

Menjadi perilaku alami (Unconditioned Response)

d)

Menjadi respons netral (Neutral Stimulus)

33.

Jika guru hanya menggunakan demonstrasi, gambar, atau mime (gerak tubuh) untuk menjelaskan makna kata "terbang" dalam bahasa target tanpa menerjemahkannya, hal ini sesuai dengan prinsip...

a)

Direct Method

b)

Grammar Translation Method

c)

Audio-Lingual Method

d)

Communicative Language Teaching

34.

Langkah-langkah rinci yang harus dilakukan oleh guru dan siswa, termasuk sintaks model pembelajaran (misalnya tahap PjBL), akan ditemukan pada bagian Modul Ajar yang disebut...

a)

Kompetensi Awal

b)

Profil Pelajar Pancasila

c)

Kegiatan Pembelajaran

d)

Asesmen

35.

Gaya kepemimpinan yang cenderung mengarah pada pertukaran (transaksi) antara pemimpin dan pengikut (guru), melibatkan penetapan tujuan/standar, pengawasan, dan penggunaan sistem reward dan punishment disebut...

a)

Laissez-Faire

b)

Transformasional

c)

Transaksional

d)

Karismatik

36.

Menurut Teori Vygotsky yang mendukung scaffolding, pembelajaran dapat mempercepat perkembangan jika berada di...

a)

Perkembangan selalu mendahului pembelajaran.

b)

Zona Perkembangan Proksimal (ZPD).

c)

Bahasa tidak memiliki peran dalam perkembangan kognitif.

d)

Pembelajaran tidak memengaruhi perkembangan.

37.

Dalam teks prosedur tentang pembuatan ecosystem bottle, kalimat "Membuat ecosystem bottle adalah aktivitas yang paling menyenangkan dan edukatif" termasuk jenis kalimat apa?

a)

Fakta

b)

Opini

c)

Teks Deskriptif

d)

Kalimat Eksplisit

38.

Pilihlah pernyataan yang benar mengenai efektivitas komunikasi dalam konteks pembelajaran!

a)

Dalam komunikasi Transaksional, guru dan siswa bertindak sebagai pengirim dan penerima secara bergantian.

b)

Noise (Gangguan) hanya berupa gangguan fisik (suara bising).

c)

Penggunaan Bahasa tubuh (non-verbal) guru adalah bagian dari encoding pesan.

d)

Komunikasi yang efektif selalu menghasilkan kesepahaman makna antara guru dan siswa.

39.

Manakah tindakan yang selaras dengan prinsip Pendekatan Restoratif dan Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) dalam penanganan bullying?

a)

Membantu pelaku dan korban mengembangkan kesadaran sosial (empati).

b)

Mengabaikan pelaku bullying untuk mengurangi konflik.

c)

Memberikan hukuman fisik kepada pelaku bullying.

d)

Memisahkan pelaku dan korban tanpa intervensi lebih lanjut.

40.

Teori Piaget & Scaffolding (Integrasi)

Berdasarkan Teori Piaget, siswa harus sudah mencapai tahap perkembangan kognitif tertentu untuk memahami konsep. Namun, Teori Vygotsky (yang mendukung scaffolding) menyatakan bahwa…

a)

A. Perkembangan selalu mendahului pembelajaran.

b)

B. Pembelajaran dapat mempercepat perkembangan jika berada di Zona Perkembangan Proksimal (ZPD).

c)

C. Bahasa tidak memiliki peran dalam perkembangan kognitif.

d)

D. Semua siswa harus diajar materi yang sama tanpa mempertimbangkan level kognitif.

41.

Metode Komunikasi & Komponen Komunikasi

Pilihlah pernyataan yang benar mengenai efektivitas komunikasi dalam konteks pembelajaran!

a)

A. Dalam komunikasi Transaksional, guru dan siswa bertindak sebagai pengirim dan penerima secara bergantian.

b)

B. Noise (Gangguan) hanya berupa gangguan fisik (suara bising).

c)

C. Penggunaan Bahasa tubuh (non-verbal) guru adalah bagian dari encoding pesan.

d)

D. Komunikasi yang efektif selalu menghasilkan kesepahaman makna antara guru dan siswa.

42.

Manakah tindakan yang selaras dengan prinsip Pendekatan Restoratif dan Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) dalam penanganan bullying?

a)

A. Membantu pelaku dan korban mengembangkan kesadaran sosial (empati).

b)

B. Fokus pada ganti rugi (restitusi) yang dilakukan pelaku kepada korban.

c)

C. Menghindari dialog antara pelaku dan korban agar konflik tidak berlanjut.

d)

D. Menggunakan kesempatan ini untuk mengajarkan keterampilan pengelolaan emosi kepada pelaku.

43.

Reading (Intensive-Extensive) & Kind of Text

Manakah pasangan antara jenis kegiatan membaca dan jenis teks yang paling sesuai?

a)

A. Membaca Ekstensif → Membaca Novel dengan cepat.

b)

B. Membaca Intensif → Menganalisis struktur argumen dalam Teks Eksposisi.

c)

C. Membaca Ekstensif → Mencari tanggal spesifik (scanning) dalam Teks Laporan.

d)

D. Membaca Intensif → Membaca resep makanan (Teks Prosedur) untuk mencari langkah detail.

44.

Direct Method & Teori Behaviorism

Manakah prinsip pembelajaran bahasa yang dapat ditemukan dalam Direct Method dan memiliki akar kuat dari Teori Behaviorisme?

a)

A. Pengulangan (Repetition) pola kalimat.

b)

B. Fokus pada pembelajaran meaning melalui form.

c)

C. Koreksi kesalahan secara langsung dan segera.

d)

D. Penggunaan reinforcement (pujian/hadiah) untuk jawaban yang benar.

45.

Unsur Modul Ajar & CP ATP

Pilihlah komponen yang WAJIB ada dan menjadi inti dari dokumen Modul Ajar di Kurikulum Merdeka.

a)

A. Capaian Pembelajaran (CP)

b)

B. Kegiatan Pembelajaran

c)

C. Asesmen (diagnostik, formatif, sumatif)

d)

D. Profil Pelajar Pancasila

46.

Penentuan Tujuan Pembelajaran & KKO

Seorang guru ingin membuat Tujuan Pembelajaran (TP) yang melatih HOTS. Manakah rumusan TP yang paling efektif untuk mencapai hal tersebut?

a)

A. Siswa dapat menyebutkan definisi dari Fotosintesis (KKO LOTS).

b)

B. Siswa dapat mengevaluasi kelemahan dan kelebihan dua model atom yang berbeda.

c)

C. Siswa dapat menciptakan sebuah poster kampanye ramah lingkungan yang persuasif.

d)

D. Siswa dapat menjelaskan tahapan daur air (KKO LOTS).

47.

Asesmen as, of, for Learning & Sumatif/Formatif

Manakah pernyataan yang benar mengenai peran dan waktu pelaksanaan Asesmen Formatif?

a)

A. Dilakukan di tengah atau selama proses pembelajaran berlangsung.

b)

B. Tujuannya adalah untuk perbaikan proses belajar mengajar (Asesmen for Learning).

c)

C. Hasilnya digunakan untuk penetapan nilai akhir (Asesmen of Learning).

d)

D. Dapat berupa self-assessment atau peer-assessment (Asesmen as Learning).

48.

. Teori Piaget & Scaffolding

Pilihlah pernyataan yang benar yang membandingkan pandangan Piaget dan konsep Scaffolding Vygotsky.

a)

A. Piaget menekankan peran interaksi sosial dalam perkembangan kognitif siswa.

b)

B. Vygotsky memperkenalkan Zona Perkembangan Proksimal (ZPD).

c)

C. Scaffolding paling efektif ketika siswa sudah berada pada tahap Operasional Formal (Piaget).

d)

D. Kedua teori mengakui bahwa siswa adalah pembelajar aktif.

49.

. Komponen Komunikasi & Kalimat Eksplisit

Seorang guru sedang menjelaskan materi. Manakah yang merupakan contoh Noise (Gangguan) dan Decoding (Penafsiran) yang tepat?

a)

A. Siswa melamun saat guru berbicara (Noise Psikologis).

b)

B. Guru menggunakan bahasa yang terlalu teknis dan tidak dipahami siswa (Noise Semantik).

c)

C. Siswa merespons pertanyaan guru (Decoding).

d)

D. Guru sedang menyusun kalimat (Encoding).

50.

Leadership & Tugas Kepala Sekolah

Manakah yang merupakan tugas manajerial Kepala Sekolah dalam konteks Kepemimpinan Transaksional?

a)

A. Memberikan imbalan yang jelas atas pencapaian target kinerja guru.

b)

B. Menetapkan visi masa depan sekolah yang menginspirasi.

c)

C. Melakukan Management by Exception (intervensi hanya jika terjadi penyimpangan dari standar).

d)

D. Memberikan coaching individual untuk pengembangan karir guru.

51.

5S (Seiri, Seiso) & Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara

Pilihlah pernyataan yang menunjukkan penerapan filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara dalam menciptakan lingkungan belajar yang efisien (terkait 5S).

a)

A. Menciptakan kelas yang rapi (Seiton / Tertata) sehingga guru dapat menjadi Tut Wuri Handayani (memberi dorongan belajar).

b)

B. Guru menjadi Ing Ngarso Sung Tulodo (teladan) dengan menjaga kebersihan kelasnya sendiri (Seiso / Bersih).

c)

C. Menggunakan prinsip Seiri (Memilah) untuk hanya menyimpan alat-alat yang mendukung Ing Madyo Mangun Karso (membangun semangat).

d)

D. Menerapkan disiplin berkelanjutan (Shitsuke / Kebiasaan) sebagai bagian dari pendidikan karakter.

52.

CP ATP & Penentuan Tujuan Pembelajaran

Manakah pernyataan yang benar mengenai hubungan antara CP, ATP, dan TP dalam Kurikulum Merdeka?

a)

A. CP dapat langsung digunakan sebagai Tujuan Pembelajaran tanpa perlu diuraikan.

b)

B. TP dirumuskan dengan menggabungkan dua unsur utama: Kompetensi dan Konten.

c)

C. ATP adalah rangkaian logis dari TP yang disusun untuk mencapai CP di akhir fase.

d)

D. Setiap TP harus selalu dirumuskan dengan KKO level C6 (Mencipta).

53.

Opini Fakta & Kalimat Eksplisit

Pilihlah pernyataan yang merupakan Fakta dan disajikan dalam bentuk Kalimat Eksplisit.

a)

A. Gedung sekolah yang baru terlihat lebih baik daripada yang lama.

b)

B. Jumlah siswa kelas X IPA 1 adalah 32 orang pada tanggal 10 November 2025.

c)

C. Sekolah kita harus segera melakukan renovasi total karena sudah tidak layak.

d)

D. Air mendidih pada suhu 100 derajat Celsius pada tekanan atmosfer standar.

54.

Penggunaan AI dalam Pembelajaran & HOTS

Bagaimana penggunaan Generative AI dapat mendukung guru dalam merancang pembelajaran yang berfokus pada HOTS?

a)

A. AI dapat digunakan untuk membuat draf soal pilihan ganda LOTS yang masif dalam waktu cepat.

b)

B. AI dapat menyajikan berbagai sudut pandang (argumen) yang dapat dianalisis dan dievaluasi siswa.

c)

C. AI dapat menghasilkan ide-ide proyek baru yang menuntut siswa untuk mencipta (C6).

d)

D. Guru dapat meminta AI membuatkan rubrik penilaian untuk mengukur kemampuan mengevaluasi siswa.

55.

Metode Buzz Group, Think Pair Share & Asesmen Formatif

Manakah pernyataan yang benar mengenai peran guru saat menerapkan Think Pair Share (TPS) yang bertujuan sebagai Asesmen Formatif?

a)

A. Mengamati dan mencatat interaksi siswa saat Pair untuk mengidentifikasi kesalahpahaman.

b)

B. Melakukan penilaian Sumatif langsung pada hasil diskusi Share.

c)

C. Berjalan berkeliling untuk memberikan feedback segera (just-in-time) kepada setiap pasangan.

d)

D. Memastikan setiap siswa mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan ide mereka.

56.

Teori behaviorism & PSE

Meskipun Teori Behaviorisme fokus pada perilaku yang dapat diamati, manakah aplikasi Behaviorisme yang relevan dalam konteks Pembelajaran Sosial Emosional (PSE)?

a)

A. Menggunakan reinforcement (pujian) ketika siswa menunjukkan Self-Management yang baik (misalnya, berhasil mengatur emosinya).

b)

B. Membentuk habit (kebiasaan) positif (misalnya, antre) melalui pengulangan dan penguatan.

c)

C. Mendorong siswa untuk merefleksikan perasaannya sendiri (Pendekatan Kognitif).

d)

D. Menghilangkan perilaku bullying melalui positive punishment (pemberian sanksi yang tidak menyakitkan).

57.

. TaRL & Asesmen Diagnostik

Mengapa Asesmen Diagnostik (terutama kognitif) memegang peran krusial dalam implementasi Teaching at the Right Level (TaRL)?

a)

A. Untuk membagi siswa ke dalam kelompok sesuai level kemampuan aktual mereka.

b)

B. Untuk memastikan semua siswa diajar di kelas sesuai usianya.

c)

C. Untuk mengukur hasil akhir (sumatif) pembelajaran TaRL.

d)

D. Untuk mengidentifikasi gap antara kemampuan siswa dengan tuntutan kurikulum.

58.

PBL dan PjBL

Manakah pernyataan yang merupakan karakteristik khas dari Project-Based Learning (PjBL)?

a)

A. Berorientasi pada produk atau artefak yang harus diselesaikan.

b)

B. Memerlukan durasi waktu yang lebih panjang daripada PBL.

c)

C. Guru bertindak sebagai fasilitator dan mentor.

d)

D. Siswa bekerja sama untuk memecahkan satu masalah tunggal dan mencari solusi teoritisnya.

59.

LOTS dan HOTS & Tes Subjektif dan Objektif

Pilihlah pasangan yang benar antara jenis soal dan kemampuan berpikir yang diukur.

a)

A. Soal Pilihan Ganda Objektif → Cenderung mengukur LOTS (C1-C3).

b)

B. Soal Uraian Terbatas Subjektif → Mampu mengukur HOTS (C4-C6).

c)

C. Soal Uraian Bebas Subjektif → Sangat efektif untuk mengukur C6 (Mencipta).

d)

D. Tes Jawaban Singkat Objektif → Cenderung mengukur C4 (Menganalisis).

60.

Asesmen Objektif, Subjektif & Reliabilitas

Mengapa Tes Objektif sering kali dianggap lebih unggul dalam hal reliabilitas penilaian dibandingkan Tes Subjektif?

a)

A. Tes Objektif lebih mudah disusun oleh guru.

b)

B. Jawaban tes objektif hanya ada satu yang benar, sehingga tidak memerlukan interpretasi penilai.

c)

C. Tes Objektif tidak dipengaruhi oleh suasana hati atau bias penilai (rendahnya rater subjectivity).

d)

D. Tes Objektif memiliki kemampuan yang lebih baik untuk mengukur kemampuan mencipta siswa.

61.

Self Asesmen, Peer Asesmen & Asesmen as Learning

Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan tujuan utama dari pelaksanaan Self-Assessment dan Peer-Assessment?

a)

A. Memberikan beban kerja penilaian kepada siswa.

b)

B. Mendorong siswa untuk merefleksikan dan memantau proses belajar mereka (metakognisi).

c)

C. Mengurangi subjektivitas dalam penilaian akhir.

d)

D. Mengembangkan tanggung jawab dan Kesadaran Diri (PSE) siswa sebagai pembelajar.

62.

Reading (Intensive-Extensive) & Kind of Text

Seorang guru meminta siswa membaca Teks Naratif (cerita pendek) untuk menemukan konflik, tokoh utama, dan latar cerita. Tindakan ini termasuk…

a)

A. Membaca Ekstensif

b)

B. Membaca Intensif

c)

C. Membaca Kritis

d)

D. Analisis Struktur Teks

63.

Metode Komunikasi & Kepemimpinan Transformasional

Bagaimana Kepala Sekolah yang menganut Kepemimpinan Transformasional menggunakan Komunikasi Transaksional untuk memajukan sekolah?

a)

A. Membangun hubungan personal yang terbuka (Interpersonal) dengan guru.

b)

B. Menggunakan narasi dan visi yang kuat untuk menginspirasi guru (Inspirational Motivation).

c)

C. Menggunakan feedback tertulis untuk memberikan coaching secara pribadi (Individualized Consideration).

d)

D. Menggunakan reward (Contingent Reward) atas pencapaian target kinerja.

64.

Unsur Modul Ajar & KKO

Seorang guru ingin memasukkan unsur diferensiasi pembelajaran dalam Modul Ajarnya. Manakah komponen yang harus dioptimalkan untuk memuat unsur diferensiasi?

a)

A. Kompetensi Awal.

b)

B. Kegiatan Pembelajaran (terutama di bagian Inti).

c)

C. Asesmen Diagnostik.

d)

D. Glosarium dan Daftar Pustaka.

65.

Teori Behaviorism & TaRL

Manakah strategi pembelajaran yang memiliki landasan kuat dari Behaviorisme dan dapat digunakan dalam implementasi TaRL (fokus pada keterampilan dasar)?

a)

A. Drill and Practice (Latihan dan Pengulangan) untuk menguatkan penguasaan materi dasar.

b)

B. Pemberian token (poin) atau reward atas setiap keberhasilan siswa dalam mencapai level berikutnya.

c)

C. Pemberian kasus nyata (Problem) yang menuntut siswa untuk berhipotesis.

d)

D. Pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan kerja kelompok.

66.

Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara & PSE

Manakah pernyataan yang menghubungkan Filosofi Ki Hajar Dewantara dengan tujuan Pembelajaran Sosial Emosional (PSE)?

a)

A. Konsep Tut Wuri Handayani selaras dengan upaya membangun Kemandirian (Pengelolaan Diri) siswa.

b)

B. Pendidikan harus menciptakan manusia yang Merdeka batin dan lahir (selaras dengan tujuan PSE).

c)

C. Ing Ngarso Sung Tulodo menuntut guru menjadi teladan dalam menunjukkan Kesadaran Diri dan Pengelolaan Emosi yang baik.

d)

D. Pendidikan hanya fokus pada aspek kognitif untuk mencerdaskan bangsa.

67.

Asesmen Sumatif dan Formatif

Manakah instrumen asesmen yang dapat berfungsi sebagai Asesmen Formatif sekaligus sebagai Asesmen Sumatif (tergantung konteks penggunaannya)?

a)

A. Tes Pilihan Ganda

b)

B. Kuis/Ulangan Harian

c)

C. Portofolio Karya Siswa

d)

D. Tes Uraian/Esai

68.

Leadership & Tugas Kepala Sekolah

Prinsip delegasi tugas yang profesional oleh Kepala Sekolah harus mencakup hal-hal berikut.

a)

A. Memberikan tugas sesuai dengan kompetensi dan beban kerja guru.

b)

B. Memberikan tujuan dan batas waktu yang jelas.

c)

C. Memberikan support dan sumber daya yang diperlukan.

d)

D. Melakukan micro-management untuk memastikan setiap detail pekerjaan sudah benar.

69.

TaRL & LOTS/HOTS

Dalam implementasi TaRL, mengapa fokus awal pengajaran seringkali berupa penguatan konsep dasar (LOTS), dan bagaimana TaRL dapat mengarah pada HOTS?

a)

A. Penguatan LOTS adalah prasyarat untuk memahami konsep kompleks (HOTS).

b)

B. TaRL tidak pernah mencapai HOTS, hanya fokus pada literasi dasar.

c)

C. Setelah siswa mencapai level dasar, materi TaRL dapat disesuaikan untuk memasukkan kegiatan HOTS (misalnya, membuat kesimpulan dari bacaan).

d)

D. TaRL membebaskan siswa dari materi kelas formal, memungkinkan mereka berfokus pada apa yang mereka butuhkan.

70.

Penyelesaian Kasus Bullying & Komponen Komunikasi

Dalam Pendekatan Restoratif untuk kasus bullying, peran guru sebagai Fasilitator Komunikasi harus meliputi…

a)

A. Memastikan noise emosional (ketakutan, kemarahan) dapat dikelola oleh semua pihak.

b)

B. Memberikan hukuman yang setimpal (bukan peran fasilitator komunikasi).

c)

C. Memastikan pesan (cerita, perasaan) dari korban dan pelaku tersampaikan dan dipahami (Decoding & Encoding yang efektif).

d)

D. Menekankan bahwa komunikasi harus selalu satu arah (linear) agar fokus.

71.

Kind of Text & Kalimat Eksplisit/Implisit

Seorang guru meminta siswa menganalisis Teks Naratif yang memiliki pesan moral tersembunyi.

a)

A. Pesan moral tersebut adalah Kalimat Eksplisit.

b)

B. Pesan moral tersebut adalah Kalimat Implisit.

c)

C. Siswa harus menggunakan keterampilan inferring (menyimpulkan).

d)

D. Teks tersebut bertujuan memberikan langkah-langkah kerja (Teks Prosedur).

72.

Asesmen as, of, for Learning (Integrasi)

Pilihlah situasi yang termasuk dalam Asesmen as Learning (Penilaian sebagai Pembelajaran).

a)

A. Siswa menetapkan tujuan belajar pribadi di awal semester.

b)

B. Siswa membuat peta konsep yang meninjau ulang pemahaman mereka tentang topik.

c)

C. Guru memberikan nilai akhir yang masuk dalam rapor.

d)

D. Siswa menggunakan rubrik untuk menilai pekerjaan temannya (Peer-Assessment).

73.

PBL dan PjBL (Integrasi)

Manakah pernyataan yang benar mengenai persamaan antara Problem-Based Learning (PBL) dan Project-Based Learning (PjBL)?

a)

A. Keduanya berpusat pada siswa (Student-centered).

b)

B. Keduanya menggunakan masalah atau pertanyaan nyata sebagai pemicu pembelajaran.

c)

C. Keduanya sangat efektif untuk mengukur kemampuan HOTS siswa.

d)

D. Keduanya harus selalu diselesaikan secara berkelompok.

74.

Scaffolding & Teori Vygotsky

Agar scaffolding efektif, guru harus…

a)

A. Mengidentifikasi Zona Perkembangan Proksimal (ZPD) siswa.

b)

B. Menggunakan bantuan (perancah) yang terlalu mudah agar siswa tidak frustrasi.

c)

C. Memberikan bantuan secara bertahap dan menariknya saat siswa mandiri.

d)

D. Menghindari interaksi verbal dan hanya menggunakan instruksi tertulis.

75.

Listening (Top-down) & Reading (Bottom-up)

Pilihlah pernyataan yang benar mengenai strategi literasi Top-down dan Bottom-up.

a)

A. Strategi Bottom-up (membaca) dimulai dari pengenalan unit terkecil (huruf, kata).

b)

B. Strategi Top-down (mendengarkan) mengandalkan prediksi berdasarkan konteks/skema.

c)

C. Pembelajar yang lemah sering mengandalkan strategi Top-down secara berlebihan.

d)

D. Keduanya harus diajarkan secara terintegrasi untuk mencapai pemahaman yang komprehensif

76.

. KKO & HOTS

Manakah KKO yang paling tinggi tingkatannya (HOTS) berdasarkan Taksonomi Bloom (revisi)?

a)

A. Menyimpulkan

b)

B. Membandingkan

c)

C. Mencipta

d)

D. Mengevaluasi

77.

Leadership & Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara

Manakah pernyataan yang menunjukkan penerapan filosofi Ki Hajar Dewantara dalam Kepemimpinan Kepala Sekolah?

a)

A. Kepala sekolah menjadi Ing Ngarso Sung Tulodo dengan selalu datang paling awal dan menyelesaikan tugas administrasi tepat waktu.

b)

B. Kepala sekolah memfasilitasi guru untuk melakukan refleksi dan inovasi (Ing Madyo Mangun Karso).

c)

C. Kepala sekolah mendelegasikan tugas tanpa pengawasan (Kepemimpinan Laissez-Faire).

d)

D. Kepala sekolah memberikan reward kepada guru yang berprestasi (Tut Wuri Handayani dalam konteks dukungan).

78.

Direct Method & KKO

Jika tujuan utama Direct Method adalah menggunakan bahasa target secara alami dan langsung, KKO manakah yang paling mungkin diukur dalam asesmennya?

a)

A. Menerjemahkan kata sulit (KKO terlarang).

b)

B. Mendemonstrasikan sebuah tindakan (KKO Psikomotor).

c)

C. Menceritakan ulang sebuah kejadian (KKO Kognitif/C2).

d)

D. Menghafal peraturan tata bahasa (KKO LOTS).

79.

PSE (Pembelajaran Sosial Emosional)

Manakah yang merupakan kompetensi yang harus dikuasai oleh siswa dalam domain Kesadaran Sosial pada PSE?

a)

A. Memahami sudut pandang orang lain (Empati).

b)

B. Mengenali perasaannya sendiri.

c)

C. Mampu menyelesaikan konflik secara konstruktif.

d)

D. Menghargai keragaman latar belakang dan budaya.

80.

Opini Fakta & Asesmen Objektif/Subjektif

Mengapa soal yang mengukur Opini (Subjektif) sering menggunakan Tes Uraian (Subjektif) daripada Pilihan Ganda (Objektif)?

a)

A. Tes Uraian lebih mudah mengukur kedalaman argumen dan justifikasi.

b)

B. Tes Pilihan Ganda tidak dapat mengakomodasi jawaban yang bervariasi.

c)

C. Opini secara alami memerlukan ruang untuk elaborasi dan alasan.

d)

D. Tes Uraian bebas dari subjektivitas guru dalam penilaian.

81.

Studi Kasus: Integrasi PBL, HOTS, Asesmen Formatif, dan AI

Skenario:

Ibu Rina, seorang guru Biologi kelas XI, ingin mengajarkan topik “Dampak Pencemaran Lingkungan” melalui model Problem-Based Learning (PBL) untuk mencapai HOTS. Ia menyadari bahwa materi ini kompleks dan membutuhkan keterampilan Analisis (C4) dan Mengevaluasi (C5). Ia juga berencana memanfaatkan AI Generatif sebagai alat bantu, dan menggunakan Asesmen Formatif di tengah proses.

Pertanyaan:

 * Rumuskan satu Tujuan Pembelajaran (TP) untuk kasus ini yang secara eksplisit mencakup KKO level HOTS dan cocok untuk PBL.

 * Jelaskan langkah-langkah implementasi PBL yang memungkinkan Ibu Rina menggunakan AI Generatif dan Asesmen Formatif (AforL) secara efektif.

 * Berikan contoh satu pertanyaan Asesmen Formatif (AforL) yang dapat digunakan Ibu Rina untuk mengecek pemahaman siswa di pertengahan proses.

4 lines
82.

Studi Kasus: Konflik Nilai dan Kepemimpinan KHD

Skenario:

Sekolah tempat Anda menjadi Kepala Sekolah sedang berhadapan dengan dilema. Anda harus memilih antara dua opsi:

 * Opsi A: Mengadopsi kurikulum berstandar internasional yang sangat ketat, menekankan hasil akademik (kognitif) tinggi dan efisiensi waktu, untuk meningkatkan peringkat sekolah dan menarik siswa dari kalangan mampu.

 * Opsi B: Memprioritaskan implementasi Kurikulum Merdeka secara penuh, fokus pada penguatan PSE (Pembelajaran Sosial Emosional), pengembangan karakter, dan pembelajaran berdiferensiasi (TaRL), meskipun berpotensi menurunkan nilai rata-rata UN/asesmen standar di tahun pertama.

Pertanyaan:

 * Sebagai Kepala Sekolah, bagaimana Anda akan menjustifikasi pilihan Anda (A atau B) berdasarkan Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara?

 * Jika Anda memilih Opsi B, jelaskan dua tindakan nyata yang mencerminkan peran Anda sebagai pemimpin Ing Ngarso Sung Tulodo dan Ing Madyo Mangun Karso dalam mengimplementasikan PSE dan TaRL di kalangan guru.

4 lines