NEW
Font size
WorksheetsOFPR Radiokimia
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Inti atom tersusun dari
partikel β-, β+, α, dan sinar-γ
partikel β-, β+, α, dan elektron
proton, neutron
proton, neutron, dan electron
Jumlah proton suatu atom sama dengan
jumlah neutron yang ada di inti atom
jumlah β- yang dipancarkan inti atom
jumlah elektron dan neutron yang ada di inti atom
nomor atom dari atom tersebut
Nomor atom Technetium adalah 43, dapat diartikan bahwa
jumlah neutron yang berada di dalam inti atom tersebut adalah 43
jumlah neutron dan proton di dalam inti atom adalah 43
jumlah proton, neutron dan electron seluruhnya adalah 43
jumlah proton dalam inti atom adalah 43
Nuklida adalah suatu 99mTc43 inti atom yang dicirikan oleh
jumlah proton dan jumlah elektron
jumlah neutron dan jumlah elektron
jumlah proton, jumlah neutron, dan jumlah electron
nomor atom dan nomor massa
Radionuklida 90Sr38 sudah dapat diperkirakan akan memancarkan
partikel α
partikel β+
partikel β-
sinar-γ
Nuklida tidak stabil atau radionuklida berusaha mencapai tingkat yang stabil melalui peluruhan dengan memancarkan
Neutron, proton, dan electron
Sinar x yang disertai electron konversi
Partikel α, β, dan sinar-γ
Sinar X
Nuklida 99Tc43 dan 99mTc43 nuklida merupakan
isoton
isobar
isotop
isomer
Nuklida tidak stabil atau radionuklida berusaha mencapai tingkat yang stabil melalui peluruhan dengan memancarkan
Neutron, proton, dan electron
Sinar x yang disertai electron konversi
Partikel α, β, dan sinar-γ
Sinar X
Kestabilan nuklida sangat ditentukan oleh
perbandingan jumlah elektron terhadap jumlah proton
perbandingan jumlah electron terhadap jumlah neutron
perbandingan jumlah neutron terhadap jumlah proton
perbandingan jumlah nucleon teradap jumah elektron
Nuklida tidak stabil yang memiliki jumlah proton sangat sedikit bila dibandingkan dengan jumlah neutron yang dimilikinya, akan meluruh dengan memancarkan
partikel β-
partikel β+
partikel α
sinar-x
Radionuklida yang memiliki jumlah neutron yang sedikit bila dibandingkan dengan jumlah protonnya, tetapi perbedaan energi nuklida induk dan nuklida adalah <1.02 MeV, akan meluruh dengan cara
memancarkan partikel β-
memancarkan partikel β+
memancarkan partikel α
tangkapan elektron (electron capture)
Radionuklida yang meluruh dengan memancarkan partikel b- akan memberikan nuklida hasil peluruhannya yang memiliki
nomor atom yang lebih kecil satu satuan dari radionuklida semula
nomor atom yang lebih besar satu satuan dari radionuklida semula
nomor atom yang sama dengan radionuklida semula
nomor massa yang lebih besar satu satuan dari radionuklida semula
Proses anihilasi, yaitu bergabungnya positron dengan elektron, selalu dikuti dengan memancarkan
dua partikel b yang bergerak berlawanan arah
dua sinar γ yang bergerak berlawanan arah masing-masing dengan energi 511 keV
dua sinar x yang berlawanan arah
elektron konversi
Radionuklida pemancar sinar γ murni merupakan radionuklida yang meluruh melalui
pemancaran α
pemancaran β-
pemancaran β+
transisi isomerik atau tangkapan electron
Peluruhan transisi isomerik umumnya terjadi apabila suatu isomer inti dalam keadaan metastabil meluruh kekadaan dasar dengan memancarkan
Sinar X yang menyertai partikel β-
Sinar γ
Sinar γ yang menyertai partikel β-
Sinar γ yang menyertai partikel β+
