wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

OFPR Radiokimia

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Inti atom tersusun dari

a)

partikel β-, β+, α, dan sinar-γ

b)

partikel β-, β+, α, dan elektron

c)

proton, neutron

d)

proton, neutron, dan electron

2.

Jumlah proton suatu atom sama dengan

a)

jumlah neutron yang ada di inti atom

b)

jumlah β- yang dipancarkan inti atom

c)

jumlah elektron dan neutron yang ada di inti atom

d)

nomor atom dari atom tersebut

3.

Nomor atom Technetium adalah 43, dapat diartikan bahwa

a)

jumlah neutron yang berada di dalam inti atom tersebut adalah 43

b)

jumlah neutron dan proton di dalam inti atom adalah 43

c)

jumlah proton, neutron dan electron seluruhnya adalah 43

d)

jumlah proton dalam inti atom adalah 43

4.

Nuklida adalah suatu 99mTc43 inti atom yang dicirikan oleh

a)

jumlah proton dan jumlah elektron

b)

jumlah neutron dan jumlah elektron

c)

jumlah proton, jumlah neutron, dan jumlah electron

d)

nomor atom dan nomor massa

5.

Radionuklida 90Sr38 sudah dapat diperkirakan akan memancarkan

a)

partikel α

b)

partikel β+

c)

partikel β-

d)

sinar-γ

6.

Nuklida tidak stabil atau radionuklida berusaha mencapai tingkat yang stabil melalui peluruhan dengan memancarkan

a)

Neutron, proton, dan electron

b)

Sinar x yang disertai electron konversi

c)

Partikel α, β, dan sinar-γ

d)

Sinar X

7.

Nuklida 99Tc43 dan 99mTc43 nuklida merupakan

a)

isoton

b)

isobar

c)

isotop

d)

isomer

8.

Nuklida tidak stabil atau radionuklida berusaha mencapai tingkat yang stabil melalui peluruhan dengan memancarkan

a)

Neutron, proton, dan electron

b)

Sinar x yang disertai electron konversi

c)

Partikel α, β, dan sinar-γ

d)

Sinar X

9.

Kestabilan nuklida sangat ditentukan oleh

a)

perbandingan jumlah elektron terhadap jumlah proton

b)

perbandingan jumlah electron terhadap jumlah neutron

c)

perbandingan jumlah neutron terhadap jumlah proton

d)

perbandingan jumlah nucleon teradap jumah elektron

10.

Nuklida tidak stabil yang memiliki jumlah proton sangat sedikit bila dibandingkan dengan jumlah neutron yang dimilikinya, akan meluruh dengan memancarkan

a)

partikel β-

b)

partikel β+

c)

partikel α

d)

sinar-x

11.

Radionuklida yang memiliki jumlah neutron yang sedikit bila dibandingkan dengan jumlah protonnya, tetapi perbedaan energi nuklida induk dan nuklida adalah <1.02 MeV, akan meluruh dengan cara

a)

memancarkan partikel β-

b)

memancarkan partikel β+

c)

memancarkan partikel α

d)

tangkapan elektron (electron capture)

12.

Radionuklida yang meluruh dengan memancarkan partikel b- akan memberikan nuklida hasil peluruhannya yang memiliki

a)

nomor atom yang lebih kecil satu satuan dari radionuklida semula

b)

nomor atom yang lebih besar satu satuan dari radionuklida semula

c)

nomor atom yang sama dengan radionuklida semula

d)

nomor massa yang lebih besar satu satuan dari radionuklida semula

13.

Proses anihilasi, yaitu bergabungnya positron dengan elektron, selalu dikuti dengan memancarkan

a)

dua partikel b yang bergerak berlawanan arah

b)

dua sinar γ yang bergerak berlawanan arah masing-masing dengan energi 511 keV

c)

dua sinar x yang berlawanan arah

d)

elektron konversi

14.

Radionuklida pemancar sinar γ murni merupakan radionuklida yang meluruh melalui

a)

pemancaran α

b)

pemancaran β-

c)

pemancaran β+

d)

transisi isomerik atau tangkapan electron

15.

Peluruhan transisi isomerik umumnya terjadi apabila suatu isomer inti dalam keadaan metastabil meluruh kekadaan dasar dengan memancarkan

a)

Sinar X yang menyertai partikel β-

b)

Sinar γ

c)

Sinar γ yang menyertai partikel β-

d)

Sinar γ yang menyertai partikel β+