wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Diamol UTS RB

Total questions: 40

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.
Sepasang Primer disebut unik dan spesifik jika:….
a)
GC content: 40-60%
b)
Perbedaan suhu annealing antara Primer Forward dan Reverse adalah 2°C
c)
Tm berkisar antara 55-65°C
d)
Panjang primer sekitar 18-25 basa
e)
Pada template DNA target, hanya melekat pada satu region saja
2.

Susunan kodon GGG membentuk asam amino….

a)

Glysine

b)

Methionine

c)

Alanine

d)

Serine

e)

Tyrosine

3.

Salah satu kekurangan penggunaan SYBR green dalam realtime PCR dibanding probe taqman adalah….

a)

Nilai ct tidak terbaca

b)

Tidak ada sinyal fluorescence

c)

Tidak dapat membedakan target dengan non-specific DNA binding

d)

Tidak berikatan dengan DNA

e)

Tidak membentuk kurva sigmoid

4.

Grafik di bawah ini adalah salah satu contoh analisis pada realtime PCR SYBR green yaitu….

a)

Ct value

b)

Melting curve

c)

Kurva sigmoid

d)

Denaturasi

e)

DTm

5.
Primer adalah oligonukleotida sintetis yang memiliki urutan sekuens spesifik dengan template DNA. Susunan sekuens primer tersebut harus bersifat : ….
a)
Reverse dengan template DNA
b)
Complement dengan template DNA
c)
Reverse complement dengan template DNA
d)
Forward dengan template DNA
e)
Membentuk dimer dengan template DNA
6.

Perhitungan Tm dari primer dilakukan dengan menggunakan rumus Tm = 4(G+C) + 2(A+T). Tm dari primer berikut: 5’ CTCGAGAGCAAAAGCAGG 3’ menggunakan rumus di atas adalah….

a)

55°C

b)

56°C

c)

57°C

d)

58°C

e)

59°C

7.

Pada gambar hasil elektroforesis di atas, panah menunjukkan pembentukan struktur sekunder yang disebut sebagai: ….

a)

Tm

b)

Dimer

c)

non-specific band (pita amplifikasi tidak spesifik)

d)

hairpin

e)

Sisa primer

8.

Hal yang perlu diperhatikan selain nilai ct dalam pembacaan hasil realtime PCR, yaitu….

a)

Bentuk kurva sigmoid

b)

Panjang band amplicon

c)

Warna fluorescence

d)

Suhu annealing

e)

Lama siklus

9.

Suhu annealing optimum untuk PCR dari primer dengan Tm 60°C adalah….

a)

55°C

b)

56°C

c)

57°C

d)

58°C

e)

60°C

10.

Berdasarkan grafik berikut, sampel yang menunjukan hasil negative ditunjukkan oleh kurva nnomer….

a)

1

b)

2

c)

3

d)

5

e)

7

11.

Berikut adalah contoh setting protokol pada thermal cycler. Berdasarkan contoh tersebut dapat disimpulkan bahwa protokol di atas merupakan contoh aplikasi dari metode? ….

a)

PCR

b)

two-step RT-PCR

c)

one-step RT-PCR

d)

Realtime PCR

e)

Realtime RT-PCR

12.

Yang merupakan pernyataan yang benar mengenai multiplex PCR yaitu : ….

a)

Hanya memerlukan 1 pasangan primer dan probe

b)

Desain, dan optimasi lebih simple

c)

Interpretasi mudah

d)

Hanya bisa mendeteksi 1 target

e)

Dapat mendeteksi lebih dari 1 target dalam waktu bersamaan

13.

Salah satu kemungkinan tidak terbentuknya amplifikasi dalam PCR yaitu karena berikut ….

a)

Menggunakan RNAse/DNAse away

b)

Suhu annealing tidak optimal

c)

Suhu denaturasi 95°C

d)

Mastermix reagen dilakukan di dalam laminar airflow

e)

Menggunakan positif control dan negative control

14.

Berikut ini merupakan pernyataan yang benar mengenai singleplex PCR, yaitu….

a)

Menggunakan lebih dari 1 pasangan primer, probe

b)

Desain dan optimasi menjadi lebih complex

c)

Hanya bisa mendeteksi 1 target

d)

Kemungkinan ada primer-primer competition

e)

Dapat mendeteksi lebih dari 1 target dalam waktu bersamaan

15.

Berdasarkan table fluorophore di atas, dalam tahap design multiplek dengan 2 pasang primer dan probe, pada probe pertama telah digunakan probe dengan flurophore JOE, maka untuk probe kedua tidak menggunakan probe dengan warna yang sama. Probe yang memiliki flurophore yang sama dengan JOE adalah….

a)

TAMRA

b)

FAM

c)

Cy 5

d)

ROX

e)

VIC

16.

Berikut hasil elektroforesis amplifikasi gen E pada virus dengue dengan ukuran target pita DNA adalah 511bp. Elektroforesis dilakukan pada 1,5% agarose, 110 Volt, 40 menit. Nomor 1 sampai dengan 4 adalah sampel, NC adalah kontrol negatif, PC adalah kontrol positif dan M adalah 100bp Marker. Intepretasi hasil sampel nomor 2 adalah? ….

a)

Tes Invalid

b)

Negatif virus dengue

c)

Positif virus dengue

d)

Kontaminasi

e)

Non-specific band

17.

Salah satu metode sekuensing yang menggunakan cara enzimatis, adalah….

a)

Maxam Gilbert

b)

Sanger

c)

Nested

d)

Elektroforesis

e)

PCR polymerase

18.

Kurva standard biasanya digunakan untuk menghitung konsentrasi sampel dalam PCR. Metode PCR yang menggunakan kurva standard adalah….

a)

Nested PCR

b)

Kualitatif PCR

c)

Real time PCR

d)

Quantitative PCR

e)

RT PCR

19.

Pembentukan struktur sekunder tersebut di atas disebut: ….

a)

hairpin

b)

melting temperature

c)

reverse

d)

complement

e)

dimer

20.

Salah satu kriteria dalam merancang primer untuk PCR adalah pemilihan asam nukleat pada ujung 3’. Kriteria tersebut yaitu: ….

a)

Pemilihan 2 basa G dan C (CC, GG atau GC) di ujung 5’

b)

Pemilihan 2 basa T dab A (TA, TT, atau AA) di ujung 3’

c)

Pemilihan 2 basa G dan C (CC, GG atau GC) di ujung 3’

d)

Pemilihan 2 basa T dab A (TA, TT, atau AA) di ujung 5’

e)

Persentase basa G dan C sebesar 40-60%

21.

Tujuan penggunaan Random hexamer pada RT-PCR untuk virus Dengue: ….

a)

Enzim yang berfungsi untuk membentuk untai DNA baru

b)

Sebagai buffer dalam reaksi PCR

c)

Sebagai fluorescent dye

d)

Sebagai kofaktor enzim

e)

Membentuk complementary DNA dari RNA template

22.

Berikut adalah contoh setting protokol pada thermal cycler Berdasarkan contoh tersebut, dapat disimpulkan bahwa protokol di atas merupakan contoh aplikasi dari : ….

a)

PCR

b)

One-Step RT-PCR

c)

Two-step RT-PCR

d)

Realtime PCR dengan Sybr-Green

e)

Realtime RT-PCR dengan Sybr-Green

23.

Virus Hepatitis B merupakan virus DNA untai ganda (partial) yang termasuk pada famili Hepadnaviridae. Berdasarkan hal tersebut amplifikasi DNA virus Hepatitis B menggunakan prinsip dari….

a)

PCR

b)

RT-PCR

c)

DNA sequencing

d)

qRT-PCR dengan Taqman Probe

e)

qRT-PCR dengan Sybr-green

24.

Berikut ini merupakan pernyataan yang benar mengenai Sanger Sekuensing yaitu : ….

a)

Kimiawi

b)

Automasi

c)

Double stranded DNA atau single stranded DNA

d)

Tidak perlu DNA sintesis

e)

Memutus DNA pada nukleotida yang berbeda

25.

Perhatikan gambar berikut! Jenis Primer tersebut adalah: ….

a)

Random Hexamer

b)

Gene-specific primer

c)

Forward

d)

Reverse

e)

Oligo dT

26.

Pada gambar, apabila target amplifikasi yang diinginkan memiliki melt temperature 77.36°C (kurva merah), sedangkan sampel B ditunjukkan dengan kurva berwarna biru, maka dapat disimpulkan ….

a)

Suhu denaturasi kurang tinggi

b)

Amplifikasi sampel B tidak spesifik

c)

Sampel B sesuai dengan target PCR

d)

Ct value 78

e)

PCR mix kekurangan primer

27.

Tahap akhir dari proses perancangan primer adalah….

a)

Download sekuens target dari public data GenBank, EMBL-EBI

b)

Melakukan alignment (penjajaran) sekuens target dari GenBank dengan ClustalW

c)

Melakukan pengecekan primer: adanya pembentukan struktur sekunder, %GC, panjang primer, Tm dan BLAST

d)

Memilih target atau lokasi penempelan primer pada template DNA

e)

Menggunakan software/program Primer3 ataupun Primer-BLAST

28.

Metode deteksi realtime PCR dengan menggunakan SYBR green memiliki kelemahan yaitu kurang spesifik karena SYBR green menempel tidak hanya pada amplicon spesifik tetapi juga pada semua double stranded DNA. Salah satu metode analisis tambahan yang dapat dilakukan untuk melihat spesifik atau tidak nya hasil amplifikasi yaitu dengan….

a)

Melt curve

b)

Ct value

c)

Kurva sigmoid

d)

Suhu annealing

e)

Nested PCR

29.

Pembentukan non-specific band (pita amplifikasi tidak spesifik) dapat terjadi apabila….

a)

GC content primer: 40-60%

b)

Perbedaan suhu annealing antara Primer Forward dan Reverse adalah 2°C

c)

Tm berkisar antara 55-65°C

d)

Panjang primer sekitar 18-25 basa

e)

suhu annealing primer maupun Tm primer terlalu rendah

30.

Yang merupakan salah satu kelebihan realtime PCR dibanding konvensional PCR adalah….

a)

Tidak memerlukan annealing

b)

Dapat mendeteksi dua atau lebih target PCR secara bersamaan

c)

Tidak memerlukan enzim

d)

Hasil dapat dideteksi selama proses berlangsung

e)

Mengurangi primer dimer

31.
Berikut ini yang merupakan pernyataan yang sesuai tentang nested PCR yaitu….
a)
pembacaan analisis berupa kurva sigmoid yang dideteksi langsung oleh alat/computer. Dapat digunakan untuk kuantifikasi, sehingga sering disebut sebagai qPCR
b)
dapat digunakan untuk meningkatkan sensitifitas, dengan cara mengamplifikasi hasil PCR lagi dengan set primer yang berbeda
c)
mampu mendeteksi beberapa target di saat bersamaan, dengan menggunakan probe yang berbeda
d)
Produk amplifikasi dapat dideteksi sekaligus dikuantifikasi pada saat proses berlangsung sehingga tidak memerlukan perlakukan post-PCR
e)
Teknik pemisahan molekul berdasarkan perbedaan tingkat migrasinya dalam sebuah medan listrik
32.

Berdasarkan grafik berikut, berapakah perkiraan nilai Ct dari sampel dengan kurva berwarna hijau….

a)

10

b)

19

c)

29

d)

32

e)

22

33.
Kriteria perancangan primer yang baik yaitu: ….
a)
Basa pada ujung 3’ adalah AAAAAA
b)
Perbedaan suhu annealing antara Primer Forward dan Reverse adalah 10°C
c)
Tm berkisar antara 55-65°C
d)
Panjang primer sekitar 40-60 basa
e)
Persentase basa G dan C sebesar 70-80%
34.

Virus Influenza A subtipe H3N2 merupakan virus RNA untai tunggal yang termasuk ke dalam famili Orthomyxoviridae dengan ukuran genom sepanjang 13.588bp Berdasarkan hal tersebut deteksi virus influenza A subtipe H3N2 menggunakan prinsip dari: ….

a)

PCR

b)

RT-PCR

c)

DNA Sequencing

d)

qPCR dengan Taqman Probe

e)

qPCR dengan Sybr-Green

35.

Yang merupakan kelebihan Next Generation Sequencing (NGS) dibanding sanger sekuensing adalah….

a)

Sampel yang dibutuhkan lebih banyak

b)

Waktu lebih lama

c)

Dilakukan cloning

d)

Waktu lebih cepat

e)

Dilakukan dengan kimiawi

36.

Gambar berikut ini adalah salah satu contoh dari aplikasi sekuensing ….

a)

Phylogenetic tree

b)

Taxonomy tree

c)

Phenotypic tree

d)

Amplification tree

e)

RFLP

37.

Berikut aplikasi RT-PCR yang paling tepat….

a)

Genotyping bakteri Mycobacterium tubersulosis

b)

Amplifikasi gen penyandi protein 16s rRNA pada bakteri

c)

Identifikasi Candida albicans melalui amplifikasi intron Gen CaYST1

d)

Identifikasi gen E virus dengue pada serum pasien tersangka DBD

e)

Identifikasi bakteri Salmonella typhi dengan Qpcr

38.

Start codon atau methionine disusun dari 3 basa nukleotida, yaitu

a)

AUG

b)

CCC

c)

GCG

d)

AAC

e)

GTA

39.
Key mutation pada SARS COV2 yaitu N501Y, E484K, D614G, terjadi pada gen yang mengkode protein ?
a)
NS3
b)
Spike
c)
Nucleoprotein
d)
Orf1b
e)
Orf1a
40.

Hairpin adalah salah satu bentuk dari struktur sekunder dari primer oligonukleotida yang terbentuk dalam reaksi PCR dan perlu dihindari pada saat merancang suatu primer. Bentuk struktur sekunder hairpin yaitu:

a)
b)
c)
d)
e)