Font size
WorksheetsBatch 1 Try Out 2
Total questions: 100
Worksheet time: 2hrs 40mins
Manfaat melakukan evaluasi penyuluhan
Mengumpulkan angka kredit
Untuk mencari bukti apakah perubahan yang terjadi sesuai tujuan dan sasaran yang diinginkan
Meningkatkan skala usaha
Membuktikan kinerja penyuluh
Menjadi dasar memperoleh bantuan
Persyaratan alat ukur untuk evaluasi penyuluhan pertanian adalah
Dapat dilihat
Objektif dan dapat dipercaya
Dapat terjangkau
Dapat diubah
Evaluasi untuk mengukur perilaku sasaran menyangkut perubahan PSK yaitu
Pengetahuan, sikap dan keterampilan
Pengetahuan, sikap dan kinerja
Pengetahuan, sifat dan keterampilan
Pengalaman, sifat dan keterampilan
Pengetahuan, sikap dan keahlian
Penggunaan instrumen evaluasi yang sudah tersedia, harus disesuaikan dengan
Tujuan evaluasi yang ingin dicapai
Teori yang diperoleh
Kepentingan atasan
Pesanan pimpinan
Evaluasi Penyuluhan Pertanian adalah proses
Alur cerita penyuluhan
Proses Pengumpulan data dan informasi penyuluhan
Tujuan Penyuluhan
Target Penyuluhan
Sasaran Penyuluhan
Tahap awal pelaksanaan evaluasi penyuluhan adalah
Menyusun rencana evaluasi
Mengumpulkan data
Menganalisis data
Mentabulasi data
Instrumen atau kuesioner evaluasi harus praktis, maknanya
Mudah dan bersifat efektif untuk menganalisis
Subyektif
Rumit
Jumlah pertanyaan banyak
Pertanyaannya panjang
Saling mengenal, akrab dan saling percaya diantara sesama anggota pelaku utama adalah ciri dari
Kelompoktani
KTNA
Organisasi Profesi
Asosiasi Komoditas
Dewan Komoditas
Informasi atau data untuk kajian yang diambil langsung dari sumber data/responden dan belum diolah disebut data
Sekunder
Primer
data mentah
data setengah diolah
data sederhana
Cara pengumpulan data dengan cara menggunakan instrumen disebut
Peta Jalan
Peta Dinding
Wawancara, observasi
Poster
Menyadur kajian yang sudah dilaksanakan
Kepanjangan dari RDK
Rencana dana kelompok
Rencana definitif kelompok tani
Rencana dukungan kelompok
Rancangan definitif kelompok tani
Rancangan dana kelompok
Kelembagaan penyuluhan yang ada di tingkat Desa /Kelurahan
Gapoktan
KWT
Kelompok tani
BPP
Posluhdes
Kelas kemampuan kelompok paling rendah
Pemula
Lanjut
Madya
Pertama
Fungsi dari kelembagaan penyuluhan swadaya
Membantu petani di sekitarnya untuk memperoleh bantuan
Mitra kelembagaan penyuluhan pertanian pemerintah untuk memperkuat fungsi penyuluhan pertanian
Wadah aktualisasi petani maju
Sarana berkumpul dan berinteraksinya para petani innovator
Wakil petani biasa
Contoh bentuk Kelembagaan Ekonomi Petani
Koperasi
Gapoktan
Poktan
KWT
Taruna Tani
Salah satu fungsi kelompok dalam pengembangan usaha adalah
Wahana kerja sama
Sebagai unit produksi
Sebagai kelas belajar
Sebagai anjang sana
Dalam melakukan evaluasi peningkatan kapasitas kelompoktani, dilakukan evaluasi usaha kelompok yang meliputi
Evaluasi perencanaan dan pelaksanaan usaha kelompoktani
Evaluasi administrasi pembukuan
Evaluasi struktur srganisasi
Evaluasi aturan dan norma
Evaluasi pertemuan rutin
Evaluasi kemampuan kelompoktani dalam mengembangkan kepemimpinan, dengan cara
Pengembangan kapasitas SDM dan pengkaderan pengurus kelompoktani
Pengembangan usahatani kelompoktani
Pemupukan modal kelompoktani
Pelaksanaan unit sarana kelompoktani
Pelayanan informasi kelompoktani
Kelas kemampuan kelompoktani, sebagai berikut
Pemula, lanjut, madya, utama
Pemula, muda
Muda, madya
Muda, utama
Lanjut, utama
Kelembagaan ekonomi petani yang telah berbadan hukum yaitu
Koperasi Tani
Kelompok tani
Gabungan kelompok tani
P3A
Kelompok Usaha Bersama
Hasil validasi penilaian kelas kemampuan kelompok tani,dilaporkan paling lambat pada minggu ke II bulan
kapan saja
Desember
Menunggu di minta
Bila diperlukan
Disaat musim tanam
Sebagai unit usaha pengolahan, gapoktan harus memiliki kemampuan
Menyusun rencana budidaya
Menjalin kerjasama kemitraan usaha dengan pihak penyedia peralatan pertanian dan penyedia saprodi
Menentukan komoditas yang akan ditanam
Menghitung kebutuhan pupuk
menghitung kebutuhan benih
Sebagai unit usaha pemasaran, gapoktan harus memiliki kemampuan
Menentukan kebutuhan peralatan
Mencari kemitraan dengan tengkulak
Merencanakan kebutuhan pasarberdasarkan sumberdaya yang dimiliki gapoktan
Mencari modal
Menyusun kebutuhan benih
Gapoktan mempunyai fungsi sebagai penyedia sarana dan prasarana produksi antara lain gapoktan harus mampu melayani seluruh anggota untuk memenuhi kebutuhan
Sertifikat lahan usaha tani
Pupuk dan benih unggul
Kios penjualan
Lumbung pangan
Modal
Kemampuan kelompok tani dalam melaksanakan fungsinya sebagai kelas belajar ditunjukkan dengan
Adanya AD/ART
Adanya iuran anggota
Tingkat kehadiran anggota dalam pembelajaran
Adanya uang kas
Adanya mesin milik kelompok
KEP singkatan dari
Komite Ekonomi Pemerintah
Koordinasi Ekonomi Petani
Kelompok Ekonomi Petani
Kemampuan Ekonomi Pemerintah
Kelembagaan Ekonomi Petani
Kelas kemampuan kelompok paling tinggi
Pemula
Lanjut
Muda
Madya
Utama
Penyuluh Pertanian Swadaya adalah…
Tenaga bantu penyuluhan yang direkrut Kementerian Pertanian
Penyuluh yang berasal dari dunia usaha
Tokoh masyarakat
Tokoh agama
Pelaku Utama yang mampu menjadi penyuluh
Salah satu prinsip penumbuhan Poktan adalah keswadayaan, maknanya
aMemperhatikan aspirasi
Memiliki keinginan bersama
Memiliki kepentingan bersama
Kekompakan
Kemampuan menggali potensi setiap anggota dalam penyediaan dana, saprodi
Dalam penyusunan RDK dan RDKK Penyuluh Pertanian berperan sebagai
Pendamping
Penyusun
Evaluator
Motivator
Badan Usaha Milik Petani (BUMP) dapat berbentuk
Asosiasi Karet
Koperasi dan Perseroan Terbatas (PT)
Kelompok Tani
Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA)
Unit Pengelola Jasa Alsintan
Hasil evaluasi pendapatan usahatani digunakan sebagai
Bahan rencana usaha tani selanjutnya
Tidak perlu dilakukan evaluasi
Bahan laporan ke Kepala Desa
Bahan laporan pada rembug
Bahan angka kredit penyuluh
Kegiatan evaluasi penyuluhan bertujuan untuk
Memperoleh angka kredit bagi penyuluh
Memperoleh modal
Mengukur tingkat pencapaian tujuan penyuluhan
Memperoleh pinjaman koperasi
Bahan pertemuan rembug tani
Makna prinsip obyektif pada pelaksanaan evaluasi petani yang telah berbadan hukum
Evaluasi sesuai keinginan penyuluh
Evaluasi sesuai keinginan petani
Evaluasi sesuai kemampuan petani
Evaluasi sesuai dengan keinginan pemimpin daerah
Evaluasi dilaksanakan berdasarkan fakta
Dalam melakukan evaluasi melibatkan sejumlah petani menjadi sumber informasi yang disebut sebagai
Responden
Narasumber
Enumerator
Pengumpul data
Data skunder
Kegiatan evaluasi dampak pelaksanaan penyuluhan dilakukan pada saat
Sebelum kegiatan penyuluhan berlangsung
Setelah kegiatan IPW
Bersamaan pada saat penyuluhan berlangsung
Setelah beberapa bulan/tahun kegiatan penyuluhan dilaksanakan
Setelah menyusun programa
Evaluasi adalah suatu proses pengumpulan data dan informasi dengan menggunakan instrumen untuk pengambilan suatu
Kesalahan
Kepercayaan
Ketidak pastian
Keharusan
Keputusan
Indikator kemampuan Psikomotorik adanya perubahan
Informasi sasaran
Penambahan SDM
Program yang berubah
Keterampilan untuk mengerjakan suatu aktivitas
Melihat kenyataan
Evaluasi penyuluhan pertanian yang dilakukan setelah beberapa bulan/tahun kegiatan penyuluhan dilaksanakan disebut
Evaluasi pengetahuan
Evaluasi nilai
Evaluasi pelaksanaan
Evaluasi dampak
Evaluasi sebelum
Evaluasi penyelenggaraan penyuluhan tingkat kecamatan dilakukan oleh…
Dinas Pendapatan Kecamatan
Kantor Kecamatan
Babinsa tingkat Kecamatan
Dinas Pertanian Kecamatan
BPP Kecamatan
Dalam penilaian kelas kemampuan poktani indikator kemampuan merencanakan meliputi
Merencanakan evaluasi dan diskusi
Merencanakan pengolahan data dan widyawisata
Merencanakan kegiatan belajar dan merencanakan usaha
Merencanakan pengolahan tanah dan tanam
Merencanakan pembukuan dan kegiatan
Dalam penilaian kelas kemampuan poktani /gapoktan Indikator kemampuan mengorganisasikan meliputi
Melakukan pertemuan secara rutin
Struktur organisasi, aturan dan norma, administrasi pembukuan
Merencanakan belajar
Merencanakan bimtek
Merencanakan usaha
Peran BPP Kostratani sebagai pusat pembelajaran dilaksanakan dalam bentuk…
Demplot, sekolah lapang, implementasi inovasi teknologi, dan Bimtek/teleconference
Sosialisasi
Display produk
Diskusi petani
Sarasehan
Gabungan kelompoktani merupakan kelembagaan petani yang berada diwilayah...
Kecamatan
Desa/Kelurahan
Kabupaten
Kota
Provinsi
Penetapan jadwal pertemuan rutin kelompoktani ditentukan oleh
Ketua kelompoktani
Beberapa anggota kelompoktani
Kepala desa
Penyuluh
Hasil musyawarah anggota kelompoktani
Arah peningkatan kemampuan Poktan sebagai unit produksi
mengambil keputusan dalam menentukan pengembangan produksi yang menguntungkan
Menyusun rencana pertemuan
Menyusun AD/ART
Menyusun rencana pembelajaran
Meningkatkan kemampuan dalam mengelola budidaya tanaman pangan
Kelompok tanaman dari komoditas buah-buahan, sayuran
Planologi
Hortikultura
Akuakultura
Fisiologi
Biologi
Komoditas sayuran yang sering menimbulkan permasalah dan sering diperbincangkan karena terjadi fluktuasi harga dan menimbulkan inflasi adalah
Aneka Cabai
Kopi
Sayuran buah
Aneka tanaman hias
Buah
Petani perorangan atau kelompok tani dalam usahanya hanya sebagai perbanyakan, penyedia dan penjualan benih tanaman, disebut
Distributor benih
OPT Perbenihan
Persilangan benih
Transplantasi anakan
Penangkar benih
SIWAB singkatan dari
Sapi indukan wajib terpelihara
Susu Sapi Indukan Wajib Beli
Sapi Indukan Wajib Bunting
Sapi Indukan Wajib Beli
Sapi Indukan Wilayah Baru
Tujuan pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) adalah...
Memenuhi kebutuhan sandang keluarga
Memenuhi kebutuhan protein keluarga
Memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga
Memenuhi kebutuhan papan keluarga
Memenuhi kebutuhan kalori keluarga
Program utama kementan yang berkaitan dengan peternakan, disebut
BEKERJA
SIWAB
SIKOMANDAN
SIBAHTERA
SIBAHAGIA
Komando strategi pembangunan pertanian ditingkat kecamatan
KOSTRACA
KOSTRATANI
KOSTRADA
KOSTRAWIL
KOSTRANAS
KATAM singkatan dari...
Kalender Tambah Tanam
Kalender Tanam
Keadaan Tanaman
Keadaan Tambah Tanam
Keadaan Kalender Tambah Tanam
Komoditas pertanian dalam arti luas mencakup
Tanaman Pangan dan Hortikultura
Tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan
Tanaman pangan dan perkebunan
Tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan
Tanaman pangan, hortikultura, dan peternakan
Salah satu tujuan dari dibentuknya kelembagaan ekonomi petani
Meningkatkan skala usaha
Meningkatkan produksi
Meningkatkan nilai tambah
Meningkatkan modal
Meningkatkan kemitraan
BUMP singkatan dari
Badan Usaha Milik Petani
Badan Urusan Manajemen Petani
Bagian Urusan Material Petani
Bukan Usaha Milik Petani
Bisnis Utuk Masyarakat Pertanian
Sesuatu cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi kedalam produk atau proses produksi, disebut
Inovasi
Isolasi
Adopsi
Urgensi
Difusi
Kumpulan petani/peternak/pekebun yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan dan keakraban untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha anggota adalah...
Kontak tani
Kelompoktani
Gabungan Kelompoktani
Arisantani
Usahatani
Pelayanan jasa alsintan dalam Poktan/Gapoktan dikenal dengan istilah
UPJA
UPSUS
UPAS
UPAL
USUS
Percepataan tanam merupakan peran BPP sebagai Kostratani dalam hal
Data dan informasi
Konsultasi agribisnis
Pembelajaran
Pengembangan jejaring kemitraan
Gerakan pembangunan pertanian
Semua biaya yang dikeluarkan dalam berusaha tani untuk menghasilkan produk, disebut
Biaya Total
Biaya Usaha
Biaya tetap
Biaya tidak tetap
Biaya pengeluaran
Program utama kementerian pertanian untuk melaksanakan gerakan tiga kali ekspor, disebut
Graties
Prakties
Gratieks
Tatieks
Matrieks
Program utama Kementerian Pertanian untuk melaksanakan gerakan peningkatan produksi dan nilai tambah dan daya saing perkebunan, disebut
Kreasi
Gratis
Garansi
Grasida
Graha
Program dari Dirjen Hortikultura yang bermakna Gerakan Mendorong Produksi, Daya Saing, Ramah Lingkungan Hortikultura adalah
GEDORHORTI
KEDOKHORTI
KESOHOR
GEDONGJUANG
TERORHORTI
Program utama Kementerian Pertanian untuk melaksanakan gerakan sapi kerbau komoditas andalan negeri
SIKANCIL
SISKAMLING
SIKOBRA
SIKOMANDAN
SIKOMANDO
Untuk meningkatkan produktivitas padi melalui penerapan teknologi yang sesuai dengan kondisi setempat merupakan tujuan dari
Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT)
Pengendalian Hama Terpadu (PHT
Pengairan berselang
Penggunaan benih unggul
Pemumupkan berimbang
Bagian dari tanaman cabai yang digunakan untuk perbanyakan tanaman adalah
Stek batang
Akar tunggang
Tunas tanaman
Biji
Kelopak batang
Pupuk yang ramah lingkungan dan berasal dari bahan alami disebut sebagai
Biofertilizer
Pupuk adonan
Pupuk Urea
Pupuk AB Mix
Fertilizer nano
Rice Transplanter merupakan salah satu alsintan yang dipergunakan untuk
Mengolah tanah
Merontok padi
Menanam benih padi
Menyiang tanaman padi
Memanen tanaman padi
Cara memperbanyak tanaman dengan menempelkan mata tunas pada tanaman induk disebut
Okulasi
Menyetek
Mencangkok
Sambung pucuk
Kultur jaringan
Hasil evaluasi programa penyuluhan pertanian digunakan sebagai bahan
Mimbar Sarasehan
Menyusun rencara pembangunan pertanian kedepan
Menyusun rencana kegiatan gapoktan
Pelaksanaan PRA
Pelaksanaan IPW
3 (tiga) aspek yang perlu dievaluasi dalam penyuluhan yaitu
Finansial, sosial, dan kognitif
Kognitif, afektif, dan psikomotor
Kognitif, psikomotor dan finansial
Kelayakan usaha, kognitif dan efaktif
Kelayakan usaha, kognitif dan psikomotorik
Penyuluh menyebarkan, mengajarkan dan merekomendasikan suatu teknologi inovasi bertujuan agar petani dan keluarganya dapat
Menikmati Hasil
Meningkatkan usaha
Bertani lebih baik dan lebih menguntungkan
Memperoleh Pendapatan Tetap
Memberikan Daya Saing
Perlakuan pasca panen dengan cara memindahkan hasil panen ke tempat yang lebih aman dimaksudkan untuk
Membuang produk yang cacat.
Meminimalisasi terjadinya susut/kerusakan.
Meningkatkan respirasi produk
Penerapan manajemen packing house
Adanya reject quality
Biaya yang dikeluarkan dalam usaha tani tetapi tidak habis dipakai untuk satu kali siklus produksi dan diperhitungkan biaya penyusutannya disebut
Biaya Usaha
Biaya Tetap
Biaya Tidak Tetap
Biaya Total
Biaya pengeluaran
Salah satu indikasi adanya residu kimia pada bahan pangan ditunjukkan dengan adanya
Produk sayuran dan buah memar
Produk sayuran dan buah lecet
Kandungan residu melebihi MRL (Maximum Residue Limit).
Penjualan dilakukan pada pagi hari
Terjadi pemalsuan. +K17
Gabungan kelompoktani adalah kumpulan beberapa kelompoktani yang bergabung dan bekerjasama untuk
Meningkatkan skala ekonomi dan efisiensi usaha
Memudahkan pelaksanaan penyuluhan
Memperbanyak anggota
Modal Pinjaman
Meningkatkan nilai tambah
Validasi data dengan cara diskusikan/panel dengan teman atau pihak lain yang dianggap pakar dalam bidangnya. Validasi semacam ini disebut
Validasi empiric
Validasi musyawarah
Validasi petugas
Validasi diskusi
Validitas narasi
Pertemuan antara petani dengan pemerintah untuk mencapai kesepakatan dalam pelaksanaan program pembangunan pertanian disebut
Temu Tugas
Focus Group Disscusion (FGD)
Mimbar Sarasehan
Rembug Tani
Workshop
Pengukuran unsur hara tanah kering dapat dilakukan dengan menggunakan PUTK, merupakan singkatan dari
Perangkat uji tanah sawah
Perangkat uji tanah kering
Perangkat ujian tertulis dan kompleks
Pengujian umum tanah kering
Pengujian Untuk Tanah Kota
Jenis tanaman perkebunan yang termasuk tanaman tahunan antara lain ...
Lada
Jagung
Nilam
Kapas
Vanili
Evaluasi adalah suatu proses pengumpulan data dan informasi dengan menggunakan instrumen untuk pengambilan suatu
Kesalahan
Kepercayaan
Ketidak pastian
Keharusan
Keputusan
Dampak negatif pengendalian hama penyakit menggunakan pestisida kimia secara berlebihan adalah
Melestarikan musuh alami
Membuat hama kebal
Menurunkan populasi penyakit
Meningkatkan produksi
Meningkatkan populasi tanaman
Dalam Pengembangan kawasan pertanian berbasis korporasi petani harus memperhatikan prinsip fokus lokasi, maknanya
kondisi petani
Memperhatikan kebijakan pemerintah
Memperhatikan kemampuan penyuluh yang mendampingi
Sesuai dengan arah pengembangan wilayah dan memperhatikan agro ecological zone
Memperhatikan tingkat kemajuan kelompok tani
Organisme yang berperan menekan hama pada tanaman dan tidak mengganggu tanaman dikenal dengan
Organisme pengganggu tanaman
Organisme yang tidak memiliki peran pada tanaman
Organisme yang menjadi teman petani
Musuh Alami
Organisme yang meracuni musuh alami
Penggunaan alat dan mesin Pertanian harus memenuhi persyaratan
Teknis
Kesehatan
Efisien
Ekonomi
Sosial
Panen yang tidak tepat waktu dapat mengakibatkan kehilangan hasil yang tinggi dan mutu beras yang
Sangat tinggi
Tinggi
Sedang
Rendah
Buruk
Pengendalian hama dan penyakit pada tanaman yang ramah lingkungan dilakukan dengan menggunakan
Pestisida
Herbisida
Racun kontak
Agensi hayati
Fungisida
Cara memperbanyak tanaman dengan cara menempelkan mata tunas pada tanaman induk disebut
Mencangkok
Okulasi
Menyetek
Sambung pucuk
Sambung samping
Salah satu tanaman perkebunan yang memerlukan naungan adalah
Kelapa
Kopi
Tebu
Tembakau
Karet
Hand Sprayer merupakan salah satu alsintan yang dipergunakan untuk
Memangkas ranting
Menyemprot Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)
Mengendalikan penyakit tanaman
Menyebar benih
Memfermentasi kakao
Pupuk yang berasal dari limbah tanaman, kotoran hewan dan bahan organik lainnya yang telah diproses, berbentuk padat atau cair di sebut
Pupuk berimbang
Pupuk Kimia
Pupuk organic
Pupuk Urea
Pupuk An Organik
Rice Transplanter merupakan salah satu alsintan yang dipergunakan untuk
Menanam benih padi
Mengolah tanah
Merontokan padi
Menyiang tanaman hortikultura
Mengeruk lahan
Untuk meningkatkan produktivitas padi melalui penerapan teknologi yang sesuai dengan kondisi setempat merupakan tujuan dari
Pengendalian Hama Terpadu (PHT)
Pengairan berselang
Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT)
Pemupukan
Penggunaan benih unggul
Bagian dari tanaman cabai yang digunakan untuk perbanyakan tanaman adalah
Stek batang
Tunas tanaman
Akar Serabut
Kelopak bunga
Kelompok tanaman dari komoditas buah-buahan, sayuran, tanaman hias dan/ atau tanaman obat disebut dengan
Planologi
Hortikultura
Planetorium
Akuakultura
Fisiologi
Arah pembinaan wanita tani dalam pengembangan usaha pertanian lebih difokuskan kepada
Peningkatan peranan usaha wanita tani
Memajukan persamaan hak
Peningkatan pendidikan wanita tani
Wawasan kemitrasejajaran gender
Optimalisasi hak wanita tani
Bagian tanaman kentang dan bawang merah yang ditanam adalah
Biji-bijian
Akar serabut
Gagang
Umbi
Bonggol
Berikut ini merupakan musuh alami yang berada di ekosistem sawah
Keong, capung, belalang
Katak, tomcat, ular, kelinci
Ulat, walang sangit, belalang
Laba laba, cacing, tikus
Laba-laba, Belalang sembah, dan ular
