wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

ACLS Mediko

Total questions: 13

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki, usia kira-kira 65 tahun sedang makan di kantin rumah sakit tiba-tiba ia berteriak kesakitan, memegang dada kiri, berkeringat, dan jatuh pingsan. Setelah pasien ditempatkan di lokasi yang aman, anda mengecek kesadaran, dan segera memanggil bantuan. Anda tidak menemukan denyut nadi dan napas spontan dalam 10 detik. Langkah selanjutnya adalah…

a)

Lakukan rescue breathing tiap 6 detik sekali

b)

Lakukan kompresi dada dan bantuan napas dengan perbandingan 30:2

c)

Tunggu hingga tim ACLS datang

d)

Lakukan kompresi dada saja dengan kecepatan 60-80x/menit

2.

Setelah tim datang dan dipasang monitor, gambaran EKG menujukkan gambaran sebagai berikut:

a)

Berikan syok defibrillator sebesar 200 J bifasik

b)

Berikan syok defibrillator sebesar 100 J bifasik

c)

Berikan epinefrin 1 mg IV bolus dan flush dengan NaCl 0,9% 20 cc

d)

Lanjutkan RJP selama 5 siklus

3.

Setelah syok defibrilasi diberikan, langkah selanjutnya adalah

a)

Lihat monitor EKG untuk memastikan irama jantung sudah normal

b)

Cek pulsasi dan napas

c)

Lanjutkan Resusitasi Jantung Paru selama 5 siklus, pasang IV line dan amankan jalan napas

d)

Lihat monitor EKG, bila irama masih sama, berikan syok yang kedua

4.

Setelah RJP dilanjutkan selama 5 siklus, akses vena dipasang dan jalan napas telah aman, RJP dihentikan sesaat dan monitor EKG menunjukkan gambaran sebagai berikut dan tidak ada denyut nadi, apa yang dilakukan?

a)

Lanjutkan RJP 5 siklus sambil anggota tim memasukkan epinefrin 1 mg IV bolus dan flush dengan NaCl 0,9% 20 cc

b)

Berikan defibrilasi 200 J bifasik, dilanjutkan dengan RJP sambil anggota tim melakukan intubasi dan memasukkan epinefrin 1 mg IV bolus, flush dengan NaCl 0,9% 20 cc

c)

Lanjutkan RJP 5 siklus sambil anggota tim memasukkan amiodarone 300 mg IV bolus lambat

d)

Berikan defibrilasi 200 J bifasik, dilanjutkan dengan RJP sambil anggota tim melakukan intubasi dan memasukkan amiodarone 300 mg IV bolus lambat

5.

Seorang perempuan, 32 tahun, datang ke IGD dengan keluhan rasa berdebar-debar di dada. Dari hasil anamnesis dan PF pasien menunjukkan kondisi hemodinamik stabil. Tekanan darah 130/80 mmHg, nadi 150 x/menit reguler. Monitor EKG menunjukkan gambaran EKG seperti berikut

a)

Lakukan manuver vagal bila tidak ada kontraindikasi

b)

Lakukan kardioversi 50 J synchronized

c)

Berikan ATP 10 mg IV

d)

Berikan beta-blocker oral

6.

Setelah dilakukan manuver vagal sebanyak 2 kali, denyut nadi pasien tidak turun. Monitor EKG tidak berubah. Kondisi pasien masih stabil. TD 120/80 mmHg, nadi 150 x/menit regular. Apa langkahselanjutnya?

a)

Lakukan manuver vagal ketiga bila tidak adakontraindikasi

b)

Lakukan kardioversi 50 J synchronized

c)

Siapkan three way, berikan adenosin 6 mg IV bolus cepat dan flush dengan NS 20 cc

d)

Siapkan three way, berikan adenosin 12 mg IV bolus cepat dan flush dengan NS 20 cc

7.

Pasien saat ini tampak gelisah, mengeluh tiba-tiba nyeri dada seperti ditekan benda berat. Kemudian, pasien mulai tampak bingung. Tekanan darah menjadi 100/70 mmHg. Langkah berikutnya adalah…

a)

Berikan ATP 20 mg IV bolus cepat dengan flush NS 20 cc

b)

Bolus lambat amiodarone 150 mg IV

c)

Siapkan sedasi dan resusitasi kit. Lakukan kardioversi 50 J synchronized

d)

Bolus prokainamid 150 mg IV

8.

Seorang laki-laki, 32 tahun, perokok berat, datangke IGD RS Anda dengan keluhan rasa lemas, hingga hampir pingsan sejak 6 jam SMRS. Sebelumnya pasien sempat mengeluhkan nyeri dada kiri khas iskemik. Dari triage ditemukan bahwaTD 90/60 mmHg, HR 40x/menit, RR spontan18x/menit, saturasi oksigen 96%. Monitor EKG menunjukkan gambaran berikut, interpretasi?

a)

AV blok derajat 1

b)

AV blok derajat 2 tipe 1

c)

AV blok derajat 2 tipe 2

d)

AV blok derajat 3

9.

Pasien laki-laki 52 tahun datang ke IGD dengan keluhan nyeri dada kiri seperti tertindih benda berat dan menjalar kelengan kanan sejak 4 jam yll. Dilakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik lengkap. Hasil EKG 12 lead sebagai berikut

a)

Berikan aspilet 320 mg per oral dan ISDN 5 mg sublingual apabila tidak ada kontraindikasi

b)

Konsultasi ke kardiologis untuk tatalaksanaselanjutnya

c)

Berikan aspilet 320 mg dan clopidogrel 600 mg per oral

d)

Pertimbangkan primary PCI segera

10.

Anda ingin melakukan primary PCI pada pasien dengan namun RS tempat Anda bekerja tidak memiliki fasilitas PCI. Apa yang selanjutnya Anda lakukan?

a)

Konsultasi ke kardiologis untuk tatalaksana selanjutnya karena onset >12 jam

b)

Rujuk ke RS lain yang berjarak 100 km namun memiliki fasilitas PCI

c)

Lakukan fibrinolitik dengan streptokinase bila tidak ada kontraindikasi

d)

Diperbolehkan pulang karena nyeri dada sudah menghilang

11.

(cont) Pada saat diberikan fibrinolitik, tekanan darah pasien turun menjadi 70/40 mmHg, akral dingin, HR 101 bpm. Monitor EKG menunjukkan sinus rhythm. Pasien mengeluhkan lemas dan sedikit sesak nafas. SaO2 94%. Kesadaran masih compos mentis, ronki minimal di basal. Langkah selanjutnya adalah

a)

Berikan furosemide intravena

b)

Berikan fluid challenge dengan normal saline 2-4 mL/kgBB IV

c)

Berikan infus dopamine titrasi mulai dari dosis 5 mcg/kgBB/menit

d)

Berikan norepinefrin titrasi mulai dari dosis 0,1 mcg/kgBB/menit

12.

Apabila setelah diberikan fluid challenge, TD turun menjadi 60 mmHg per palpasi, nadi naik menjadi 120 kali/menit, akral teraba dingin. Maka yang selanjutnya dilakukan adalah

a)

Berikan infus vasopressin 40 IU intravena

b)

Berikan infus dobutamine titrasi mulai dari dosis2 mcg/kgBB/menit

c)

Berikan infus dopamine titrasi mulai dari dosis 5 mcg/kgBB/menit

d)

Berikan norepinefrin titrasi mulai dari dosis 0,1 mcg/menit

13.

Apabila setelah diberikan norepinefrin, pasien mengeluhkan sesak nafas yang memberat ketika berbaring. TD 150/100 mmHg, HR 85 bpm. Monitor EKG menunjukkan sinus rhythm. SaO2 85%. Kesadaran masih compos mentis, namun terdapat ronki basah halus di seluruh lapang paru. Langkah selanjutnya adalah…

a)

Berikan oksigen dengan NRM 15 l/menit

b)

Berikan oksigen dengan NRM, nitrat sublingual, furosemide IV, morfin intravena, dan nitrat intravena jika tidak ada kontraindikasi

c)

Berikan nitrat intravena

d)

Hentikan pemberian norepinephrine IV, ganti dengan dopamine IV