wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

TO UKOM NERS STASE MATERNITAS KLS REG A DI RS DUSTIRA 2025-2026

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

1.     Seorang perempuan usia 20 tahun, P1A0 postpartum 1 minggu  datang kepoli KB untuk konsultasi kontrasepsi. Hasil pengkajian, pasien mengatakan ingin menggunakan kontrasepsi dan ingin menyusui bayinya secara ekslusif. TD 120/70 mmHg, frekuensi nadi 80 x/menit.

Apakah  kontrasepsi yang tepat pada pasien tersebut?

 

a)

Pil kombinasi

b)

Suntik 3 bulan

c)

Suntik 1 bulan

d)

Tubektomi

2.

Sepasang suami istri datang ke Puskesmas untuk konsultasi KB. Perempuan berusia 40 tahun P5A0, dan suaminya umur 45 tahun. Pasangan suami istri merencanakan tidak akan memiliki anak lagi dan bersepakat suami yang akan menggunakan kontrasepsi.

     Apakah jenis kontrasepsi yang tepat pada pasangan tersebut?

a)

Vasektomi

b)

Tubektomi

c)

Kondom

d)

Implant

3.

Seorang perempuan usia 34 tahun datang ke puskesmas untuk  konsultasi KB . Hasil pengkajian pasien memiliki 7 orang anak dengan usia 14 tahun, 12 tahun, 10 tahun,  8 tahun, 6 tahun, 3 tahun  anak terkecil berusia 6 bulan.

 

 Apa jenis kontrasepsi yang tepat untuk pasien?

a)

Pil

b)

IUD

c)

Kondom

d)

Tubektomi

4.

Seorang perempuan usia 23 tahun dirawat diruang bersalin dengan keluhan mulas-mulas mau melahirkan. Hasil pemeriksaan didapatkan kontraksi uterus 4x dalam 10 menit lama 20 detik, denyut jantung janin teratur 145 x/menit.

 

Bagaimana penulisan hasil kontraksi pada partograf?

a)

Tiga kotak di hitamkan

b)

Empat kotak di arsir

c)

Empat kotak di hitamkan

d)

Empat  kotak di titik titik

5.

Seorang perempuan usia 25 tahun dirawat diruang bersalin dengan keluhan mulas-mulas mau melahirkan. Hasil pemeriksaan didapatkan kontraksi uterus 3x dalam 10 menit lama 45 detik, denyut jantung janin teratur 142 x/menit. Hasil periksa dalam portio tipis, pembukaan 8 cm, selaput ketuban utuh.

Bagaimana penulisan hasil pemeriksaan ketuban pada partograf?

 

a)

D

b)

U

c)

K

d)

J

6.

Seorang perempuan usia 22 tahun dirawat diruang bersalin  dengan keluhan mules mules mau melahirkan.  Hasil periksa dalam , portio tipis, pembukaan serviks 8,  sutura berhimpit ringan,  penurunan kepala  di bawah spina ischiadica dengan arah oksiput jam 10 di kanan depan dan selaput ketuban utuh.

Berapa nilai sutura yang diperoleh dari hasil pemeriksaan tersebut?

a)

0

b)

1

c)

2

d)

3

7.

Perempuan 25 tahun di ruang bersalin, 2 jam setelah melahirkan. Perawat melakukan observasi pemantauan keadaan umum pasien dilakukan secara ketat. Apakah masalah utama kemungkinan yang  beresiko pada kala IV persalinan?

a)

Retensi urin

b)

Resiko tinggi infeksi

c)

Resiko perdarahan

d)

gangguan rasa nyamn nyeri

8.

Seorang ibu  baru saja melahirkan bayi perempuan. Suntikan oksitosin diberikan dipaha luar pasien dan kontraksi uterus kuat.

Apakah intervensi keperawatan selanjutnya?

a)

Mengecek adanya pendarahan

b)

Melahirkan plasenta

c)

Memberikan vitamin K pada bayi

d)

Mengukur TTV

9.

Seorang ibu  baru saja melahirkan bayi perempuan. Saat ini sedang dilakukan peregangan tali  pusat terkendali, setelah 10 menit plasenta lahir.

 

Apakah yang paling utama di periksa pada plesenta tersebut?

a)

Kelengkapan kotiledon

b)

Bau dan warna plasenta

c)

Ukuran plasenta

d)

Panjang tali pusat

10.

Perempuan  usia 38 tahun mengeluh perdarahan pada setiap setelah melakukan hubungan seksual disertai nyeri yang menjalar ke bagian pinggang. Sebelum keluar darah ibu mengeluh keputihan yang banyak disertai bau busuk, gatal, dan berwarna hijau.

Apakah  pemeriksaan penunjang yang tepat pada pasien?

 

a)

USG

b)

pap smear

c)

CTG

d)

EKG

11.

1Seorang perempuan berusia 48 tahun dirawat diruang onkologi dengan diagnosa Ca cerviks. Hasil pengkajian: TD 90/60 mmHg, R 22x/menit, N 100x/menit, S 36,2ºC, klien mengeluh mual dan terkadang muntah, klien makan 3x sehari habis 1/3 porsi yang disediakan RS.

Apakah masalah keperawatan pada pasien tersebut?

a)

Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

b)

Kurang volumen darah intravaskuler

c)

Gangguan pernapasan

d)

Gangguan rasa nyaman nyeri

12.

Perempuan 38 tahun di rawat di RS dengan diagnosa kanker serviks. Hasil pengkajian Menarche usia 13 tahun dengan lama haid 7 hari, jumlah perdarahan banyak pada hari 1-3 dengan 5 kali ganti pembalut, siklus haid tidak teratur 25- 35  hari, tidak ada nyeri haid. Klien menikah umur 17 tahun. Memiliki anak saat usia 20 tahun.

 

Apakah faktor yang meningkatkan kejadian kanker serviks pada pasien?

a)

Siklus haid tidak teratur

b)

Menikah usia 17 tahun

c)

Menarche usia 13 tahun

d)

Usia saat ini 38 tahun

13.

perempuan usia 25 tahun datang ke poli Ginekologi karena adanya keluhan nyeri pada payudara dari hasil pemeriksaan fisik didapatkan data sebagai berikut : Payudara berubah bentuk atau besar sebelah, adanya lelehan busuk keluar dari puting payudara, terdapat perebakan atau kulit terkoyak pada dinding sekitar payudara dan puting mengecut ke dalam, dan badan panas dingin/menggigil. Apakah prioritas masalah keperawatan berdasarkan kasus di atas ?

a)

Gangguan integritas kulit

b)

Gangguan harga diri rendah

c)

gangguan rasa nyaman nyeri

d)

Gangguan body image

14.

1.     Seorang perempuan berusia 48 tahun dirawat diruang onkologi dengan diagnosa Ca cerviks. Hasil pengkajian: TD 90/60 mmHg, R 22x/menit, N 100x/menit, S 36,2ºC, klien mengeluh mual dan terkadang muntah, klien makan 3x sehari habis 1/3 porsi yang disediakan RS.

Apakah masalah keperawatan pada pasien tersebut?

a)

Gangguan rasa nyaman nyeri

b)

Kurang volumen darah intravaskuler

c)

perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

d)

gangguan rasa nyaman nyeri

15.

Seorang perempuan berusia 25 tahun  hamil 38 minggu, datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri dan keluar lendir darah dari jalan lahir. Hasil pemeriksaan: pembukaan serviks 10 cm,  perineum menonjol, vulva membuka, dan selaput ketuban sudah pecah.

Apakah intervensi keperawatan pada kasus tersebut?

a)

melakukan pimpinan meneran

b)

Melakukan periksa dalam.

c)

Mengukur tanda-tanda vital.

d)

Menghubungi keluarga pasien.

16.

Seorang perempuan usia 30 tahun dirawat di ruang bersalin baru saja melahirkan, saat ini sedang dilakukan pelepasan plasenta terkendali, 5 menit kemudian plasenta lahir.

 

Apakah tindakan selanjutnya yang tepat pada pasien tersebt?

 

a)

Potong tali pusat

b)

Lakukan IMD

c)

Cek laserasi pada perineum dan jalan lahir

d)

masase uterus

17.

Perempuan 20 tahun dirawat di ruang bersalin. Saat dilakukan pemeriksaan dalam didapatkan pembukaan lengkap dan selaput ketuban utuh.

Apakah tindakan selanjutnya?

a)

Menyiapkan alat persalinan

b)

memecahka selaput ketuban

c)

Memimpin ibu mengedan

d)

Melahirkan kepala

18.

Seorang perempuan berusia 39 tahun, G2P1A0 Hamil 34 minggu. pasien mengalami kontraksi dini, disertai pengeluaran lendir dan flek dari jalan lahir sejak satu hari sebelum masuk rumah sakit.

Apakah tindakan perawat pada kasus tersebut?

a)

observasi denyut jantung janin

b)

anjurkan tirah birang

c)

anjurkan ibu miring kiri

d)

observasi tanda vital ibu

19.

Seorang perempuan berusia 27 tahun datang ke poliklinik obstetri dengan keluhan perdarahan pervaginam. Darah berwarna merah segar. Hasil pemeriksaan didapatkan data bahwa pasien sedang hamil usia 12 minggu, darah berwarna merah segar, nyeri perut bagian bawah, tekanan darah 100/80 mmHg, nadi 80x/menit, respirasi 20x/menit.

Apakah tindakan perawat pada kasus tersebut?

                       

a)

kolaborasi pemberian infus

b)

anjurkan tirah barin

c)

kolaborasi pemberian tranfusi darah

d)

monitoring tekanan darah dan nadi

20.

Seorang perempuan berusia 38 tahun, G2P0A0 di rawat di rumah sakit pada tanggal 13 November 2020 post partum hari ke-1 dengan persalinan intra uteri fetal death (IUFD). berdasarkan data anamnesa dan temuan obektif diketahui ibu mengalami fase berduka setelah kehilangan anak ke duanya ini ditandai dengan gejala menarik diri terhadap keluarga dan petugas kesehatan.

Apakah tindakan perawat pada kasus tersebut?

a)

Menyampaikan temuan data pada ahli jiwa

b)

Memberikan dukungan emosional pada klien dan keluarganya

c)

Merencanakan pasien pulang

d)

Menyampaikan masalah pada suaminya

21.

Seorang perempuan berusia 26 tahun datang ke sebuah poliklinik kebidanan rujukan dari rumah sakit daerah dengan dignosis kehamilan dengan tuberkulosis multi drug resistance TB-MDR. berat badan ibu selama hamil mengalami penurunan dari 44 kg (sebelum hamil) menjadi 38 Kg (saat hamil) dan mengalami gangguan nafas yang semakin berat ditandai dengan pernafasan 28 x/mnt, TD : 100/80 mmHg, S: 38.2°C

Apakah tindakan perawat prioritas pada kasus tersebut?

a)

Menempatkan pada posisi semi fowler

b)

Mengobservasi denyut jantung janin

c)

Memberikan oksigenasi

d)

Mencegah infeksi nosokomial

22.

Seorang perempuan berusia 23 tahun, datang ke poli klinik Obgin dengan keluhan gatal di area kemaluan dan vagina disertai keputihan banyak, hijau dan berbau dan sudah terjadi selama satu tahun.

Apakah tindakan perawat pada kasus tersebut?

a)

pemeriksaan IVA test

b)

Pemeriksaan Pap Smear

c)

edukasi genital higiene

d)

edukasi nutrisi

23.

Seorang perempuan berusia 32 tahun dengan status obstetric G3P2A0H36 minggu, dikirim dari UGD untuk rawat inap di ruang perawatan kehamilan dengan keluhan merasakan demam selama satu minggu, kontraksi uterus dan menderita herpes simplek di lengan, punggung dan bagian pinggang. Klien juga adalah penderita HBSAg (+).

Apakah diagnosis keperawatan utama untuk ibu tersebut adalah…

a)

Cemas bd proses penyakit

b)

resiko infeksi berhubungan dengan penurunan imun

c)

Risiko gawat janin bd  infeksi virus

d)

Gangguan keseimbangan cairan bd peningkatan suhu tubuh signifikan

24.

Seorang perempuan usia 19 tahun datang ke poliklinik kandungan dengan keluhan nyeri pada perut bagian bawah. Hasil pemeriksaan fisik didapatkan hasil perut membesar dengan TFU 3 jari di bawah pusat serta teraba lunak dengan balotemen negatif. Pasien  mengatakan belum pernah menstruasi dan setiap bulan merasakan nyeri siklik lebih kurang 5 hari.

Apa etiologi pembesaran perut yang dirasakan pasien?

a)

Adanya cairan di rongga perut

b)

Tertumpuknya darah di uterus

c)

Adanya tumor jinak

d)

Penebalan dinding endometrium

25.

Seorang perempuan berusia 38 Tahun, G1P0A0H33 minggu datang ke unit gawat darurat dengan keluhan mules, keluar darah dan lendir melalui kemaluannya. Perawat melakukan pemeriksaan kehamilan dan hasilnya DJJ 140x/menit dan kontraksi uterus terjadi 2 kali dalam 60 menit dengan durasi 10 detik.

Apakah tindakan yang prioritas di lakukan pada pasien tersebut?

a)

Melakukan pemecahan ketubah dengan setengah kocher steril

b)

Menganjurkan pasien untuk bed rest

c)

Melakukan observasi tanda-tanda persalinan kala II

d)

Melakukan periksa dalam untuk mengetahui kemajuan persalinan

26.

Seorang perempuan berusia 24 tahun dengan status obstetri G2P1A0 H 34 minggu, datang ke poliklinik kebidanan untuk pemeriksaan kehamilan. Hasil pemeriksaan fisik diketahui TFU 26 cm. 

Taksiran berat janin berdasarkan TFU tersebut adalah…

a)

2015 gram

b)

2000 gram

c)

2100 gram

d)

2150 gram

27.

Seorang perempuan usia 20 tahun dengan G1P0A0,  hamil 39 minggu mengeluh mules-mules dan setiap kali mules tampak kesakitan atau meringis. Perawat melakukan observasi terhadap DJJ dengan menggunakan monoaural didapatkan hasil 12, 11, 12.

Berapakah jumlah DJJ padapasientersebut?

a)

120

b)

140

c)

135

d)

123

28.

Seorang perempuan berusia 35 Tahun, G1P1A0H33 minggu datang ke UGD suatu rumah sakit dengan keluhan mules-mules, keluar darah dan lendir melalui kemaluannya. Perawat melakukan pemeriksaan kehamilan dan hasilnya DJJ 140x/menit dan kontraksi uterus terjadi 2 kali dalam 60 menit dengan durasi 10 detik.

Apakah tindakan yang prioritas di lakukan pada pasien tersebut?

a)

Melakukan periksa dalam untuk mengetahui kemajuan persalinan

b)

Melakukan observasi tanda-tanda persalinan kala II

c)

AMelakukan observasi tanda-tanda persalinan kala II

d)

menganjurkan K agar bedrest

29.

Seorang perempuan usia 28 tahun  G1P0A0 di rawat di RS  dengan keluhan mengalami perdarahan dari vagina sejak tiga bulan terakhir hingga menggunakan pembalut tiga sampai dengan empat kali per hari. Saat ini kien mengeluh lemas, tidak selera makan dan hasil lab darah Hb : 8 klien di pasang infus.  

Apakah diagnosa keperawatan yang muncul  untuk kasus di atas?

a)

Gangguan Kelemahan fis

b)

Gangguan cairan elektrolit

c)

Gangguan pola makan

d)

Ganguuan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

30.

seorang pasien berusia 28 tahun di ruang nifas satu hari setelah melahirkan anak pertama dengan keluhan payudara sakit, bengkak, kerasa panas. Klien saat menggerakkan tangannya tampak meringis.  Dari hasil pengkajian ibu blm menyusui bayinya, keluar rembesan ASI , tekanan darah 120/80 mmhg, nadi 88 x/menit, respirasi 25x/menit.

Apakah tindakan yang dilakukan perawat  pada kasus diatas?

a)

Menganjurkan Mengompres hangat

b)

Menganjurkan Mengompres dingin

c)

Menganjurkan Memijat payudara

d)

Menganjurkan Mengompres hangat

31.

Seorang perempuan usia 42 tahun G7P6A0 H 34 minggu  diantar anak pertamanya yang berusia 20 tahun ke poliklinik kebidanan untuk memeriksakan kehamilan anaknya yang ke lima. Berdasarkan anamnesa ibu tidak menggunakan kontrasepsi.

Apakah implementasi  untuk kasus di atas?

a)

Melakukan pemeriksaan kehamilan

b)

  Melakukan konseling kontrasepsi

c)

Melakukan persiapan persalinan

d)

Melakukan persiapan persalinan

32.

Seorang perempuan post partum spontan invaginam hari ke dua mengeluh nyeri perineum karena luka episiotomi grade  dua pada saat dilakukan pemeriksaan fisik diketahui redness (+), ekimosis (-), discharge (-), Apoximate (-)

Apakah implementasi  untuk kasus di atas?

a)

Melakukan pemeriksaan perineum

b)

Melakukan perawatan perineum

c)

Melakukan pemeriksaan keadaan umum

d)

Memberikan edukasi genital higiene

33.

Perempuan usia 27 tahun dating ke poli kebidanan untuk melakukan pemeriksaan ANC. Hasil pemeriksaan usia kehamilan 39 minggu, ibu mengatakan anak pertama sekarang berusia 5 tahun pernah mengalami keguguran pada kehamilan kedua, anak ketiga meninggal pada usia kehamilan 37 minggu.

Manakah status obstetric yang benar berdasarkan kasus diatas?

a)

G4 P2 A1H 39 Minggu

b)

G4 P3 A0 H 37 minggu

c)

G4 P2 A0 H 39 Minggu

d)

G4 P3 A1 H 37 Minggu

34.

Perempuan 30 tahun, G2P1A0 datang ke poliklinik untuk memeriksa kehamilannya. Hasil pengkajian  HPHT 27 April 2017, siklus 28 hari

Kapan taksiran persalinan pasien?

a)

  2 Januari 2018

b)

3 Februari 2018

c)

3 Januari 2018

d)

1 Januari 2018

35.

Seorang perempuan berusia 27 tahun,  status obstetri GIP0A0,   hamil  24  minggu, datang ke poli kebidanan untuk memeriksakan kehamilannya. Hasil pemeriksaan diperoleh data: TD 120/70 mmHg, frekuensi nadi 76x/menit, frekuensi nafas 16x/menit, TB 160 cm BB 68 kg

Berapakah seharusnya Tinggi Fundus Uteri (TFU) pada kasus tersebut?

a)

Pertengahan prosesus xifoideus – pusat.

b)

3 Jari di atas pusat.

c)

Setinggi pusat

d)

Setinggi prosesus xifoideus

36.

Seorang perempuan, berusia 26 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan spoting selama 2 bulan setelah pemasangan kontrasepsi implan di lengan kirinya. Pemeriksaan fisik diketahui TD 100/70 mmHg, N 84 x/mnt, Suhu 35,4◦C, Pernafasan 22 x/mnt. Hasil lab Hb 7 sat/mgdl

Apakah intervensi yang prioritas pada kasus tersebut?

 

a)

Kaji pengetahuan tentang pilihan kontrasepsi

b)

Berikan edukasi tentang pilihan kontrasepsi

c)

Anjurkan melepaskan kontrasepsi implant

d)

Anjurkan mengganti kontrasepsi implant

37.

Seorang perempuan berusia 25 tahun, G1P0A0 Hamil 35 minggu, datang ke poliklinik dengan keluhan kesulitan tidur di malam hari dan sering mengantuk di siang hari.  Pemeriksaan diketahui berat badan ibu hamil 72 Kg, tekanan darah 110/90 mmHg, frekuensi nadi 86 x/menit, frekuensi pernafasan 22 x/menit, suhu 36◦, tinggi fundus uteri 25 cm, teraba kepala di fundus, janin tunggal punggung kanan, denyut jantung janin 120 x/mnt

a)

Gangguan pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur b.d proses kehamilan

b)

Perubahan pola istirahat dan tidur b.d proses kehamilan

c)

Deprivasi tidur b.d lingkungan tidur tidak nyaman

d)

Kesiapan untuk meningkatkan tidur

38.

Seorang perempuan berusia 25 tahun, G1P0A0 Hamil 32 minggu, datang ke poliklinik dengan keluhan merasakan nyeri pinggang terutama setelah beraktifitas. tekanan darah 110/90 mmHg, frekuensi nadi 86 x/menit, frekuensi pernafasan 22 x/menit, suhu 36◦, tinggi fundus uteri 25 cm, teraba kepala di fundus, janin tunggal punggung kanan, denyut jantung janin 120 x/mnt, bagian presentasi teraba belum masuk pintu atas panggul

Apakah intervensi yang prioritas pada kasus tersebut?

a)

Anjurkan masase bagian punggung yang sakit

b)

Anjurkan membatasi kegiatan melelahkan

c)

Anjurkan istirahat baring miring kanan di sela sela kegiatan

d)

Anjurkan istirahat baring miring kiri di sela sela kegiatan

39.

Seorang perempuan berusia 25 tahun, G1P0A0 Hamil 37 minggu, datang ke poliklinik dengan keluhan mengalami edema di kedua tungkai kaki dan hemoroid yang membesar. tekanan darah 110/90 mmHg, frekuensi nadi 86 x/menit, frekuensi pernafasan 22 x/menit, suhu 36◦, tinggi fundus uteri 25 cm, teraba kepala di fundus, janin tunggal punggung kanan, denyut jantung janin 120 x/mnt, bagian presentasi janin teraba belum masuk pintu atas panggul

Apakah implementasi pada kasus tersebut?

a)

    Menganjurkan diet nutrisi rendah garam dan tinggi serat

b)

    Menganjurkan konsumsi air putih harian secara cukup

c)

Melakukan kolaborasi medis untuk pemberian obat

d)

     Menganjurkan tirah baring dengan posisi kaki lebih tinggi dari pada badan

40.

Seorang perempuan, berusia 32 tahun, G2P1A0 H 40 minggu, datang ke UGD bersalin dengan keluhan merasa mules dan akan melahirkan. Hasil pemeriksaan diketahui kontraksi uterus 10’x4x30”, DJJ 148 x/m, TD 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 x/m, frekuensi napas 20 x/m. pada periksa dalam diketahui pembukaan 8 cm, porsio tidak teraba, penurunan kepala 1/5, Perawat telah melakukan pengkajian persalinan

Apakah evaluasi keperawatan yang dimaksud?

a)

Persalinan fase aktif

b)

Denyut jantung janin dalam batas normal

c)

Tanda tanda vital dalam batas normal

d)

Presentasi janin adalah kepala

41.

Seorang perawat berdinas di ruang bersalin RS A, ia melakukan pemeriksaan dan hasilnya diketahui kontraksi uterus 10’x4x30”, DJJ 148 x/m, TD 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 x/m, frekuensi napas 20 x/m. pada periksa dalam diketahui pembukaan 8 cm, porsio tidak teraba, penurunan kepala 1/5.  

 Apakah prinsip etik yang mendasari tindakan perawat tersebut?

a)

otonomy

b)

legalitas

c)

beneficiensi

d)

privacy

42.

Seorang perawat berdinas di ruang bersalin RS A, ia menempatkan pasien di ruang tertutup, menutup sampiran dan melakukan pemeriksaan dan hasilnya diketahui kontraksi uterus 10’x4x30”, DJJ 148 x/m, TD 120/80 mmHg, frekuensi nadi 80 x/m, frekuensi napas 20 x/m. pada periksa dalam diketahui pembukaan 8 cm, porsio tidak teraba, penurunan kepala 1/5. 

Apakah prinsip etik yang mendasari tindakan perawat tersebut?

a)

otonomy

b)

legalitas

c)

privacy

d)

beneficiensi

43.

Seorang perempuan berusia 38 tahun hamil 37 minggu datang ke poli kandungan untuk memeriksakan kehamilannya. Hasil pengkajian didapatkan riwayat persalinan 2003 mengalami perdarahan dan dilakukan kuretase, lalu pada tahun 2004 melahirkan anak laki-laki dan 2007 melahirkan anak kembar laki-laki 2 orang.

Bagaimana penulisan status obstetric pada ibu tersebut

a)

G3P3A1H 37 minggu

b)

G3P2A1H 37 minggu

c)

G3P1A1H 37 minggu

d)

G4P2A1H 37 minggu

44.

Seorang perempuan dirawat di ruang post partum hari pertama, ibu mengeluh payu dara terasa nyeri karena bendungan ASI dan kesulitan menyusukan karena bayi dirawat di incubator. Perawat membantu melakukan pumping ASI.

Apakah pengkajian selanjutnya setelah tindakan perawat tersebut?

a)

Jumlah ASI yang berhasil di pumping

b)

Nyeri yang dirasakan ibu tersebut

c)

Gejala penyerta kejadian bendungan ASI

d)

Efektifitas intervensi yang dilakukan

45.

Seorang perempuan berusia 35 tahun G1P0A0 hamil 32 minggu datang ke poliklinik KIA untuk memeriksakan kehamilannya. Kilen mengeluh poliuri, polidipsi, berat badan menurun dan  polifagia Hasil pengkajian diketahui klien menderita diabetes mellitus tidak terkontrol sejak sebelum hamil. Hasil Pengkajian diketahui TTV dalam batas normal, BB sebelum hamil 80 Kg dan BB saat ini 77 Kg

Tindakan keperawatan yang tepat pada kasus diatas adalah

a)

pantau TTV

b)

lakukan glucose challenge test (50 g) 1 jam

c)

kolaborasi ahli gizi untuk menentukan jumlah kalori dan gizi

d)

kolaborasi pemberian cairan intravena

46.

Seorang perempuan usia 28 tahun G2P0A1 hamil 35 minggu datang ke poli kandungan dengan keluhan sering BAK. Hasil pemeriksaan leopold didapatkan presentasi kepala dan sudah masuk pintu atas panggul. Pemeriksaan tanda-tanda vital tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 84 x/m, frekuensi nafas 20 x/m.

Apakah intervensi keperawatan yang dimaksud perawat tersebut?

a)

Anjurkan memakai pampers

b)

Ajarkan Latihan otot panggul

c)

Ajarkan Latihan kegel exercise

d)

Anjurkan untuk tidak menahan BAK

47.

Seorang perempuan usia 35 tahun G2P1A0 hamil 35 minggu datang ke poli kandungan dengan keluhan keluar darah dari vagina berwarna merah segar dan tidak disertai nyeri pada abdomen. Hasil pemeriksaan leopold presentasi kepala belum masuk PAP, pada periksa dalam didapatkan serviks tidak membuka. Pemeriksaan tanda-tanda vital tekanan darah 130/80 mmHg, frekuensi nadi 84 x/m, frekuensi nafas 20 x/m.

Apakah implementasi keperawatan yang tepat pada kasus tersebut?

a)

    Mempertahankan bed rest selama perdarahan

b)

Membatasi asupan cairan bila terjadi konstipasi

c)

Melakukan pengukuran suhu secara rekral

d)

Membatasi makanan yang bervitamin K

48.

Seorang perempuan usia 25 tahun P1A0 post partum spontan hari ke 2 berada di ruang nifas dengan keluhan ASI tidak menetes. Hasil pemeriksaan didapatkan adanya lecet dan bengkak pada kedua payudara, bayi menagis saat disusui, BAK bayi kurang dari 8 kali dalam 24 jam. Pemeriksaan tanda-tanda vital tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 84 x/m, frekuensi nafas 20 x/m, suhu tubuh 36 0C.

Apkah diagnose keperawatan yang muncul pada kasus tersebut?

a)

Nyeri akut b.d payudara bengkak

b)

Defisit nutrisi b.d asupan nutrisi ASI kurang

c)

Menyusui tidak efektif b.d payudara bengkak

d)

Risiko deficit nutrisi pada bayi b.d asupan ASI kurang

49.

Seorang perempuan usia 35 tahun G3P2A0 hamil 37 minggu mengeluh keluar cairan jernih dari vagina. Hasil pemeriksaan didapatkan janin mudah teraba dan belum masuk PAP. Pemeriksaan tanda-tanda vital tekanan darah 120/80 mmHg, frekuensi nadi 84 x/m, frekuensi nafas 20 x/m, suhu tubuh 36 0C, DJJ 127-128 x/m.Perawat telah memberikan tindakan untuk mengurangi risiko cedera pada janin.

Apakah evaluasi keperawatan yang dimaksud?

 Serviks membuka

 

a)

Serviks membuka

b)

DJJ dalam batas normal

c)

Intake cairan ibu adekuat

d)

Cairan ketuban tidak berkurang

50.

Seorang perempuan usia 25 tahun G1P0A0 inpartu berada di ruang bersalin sedang masuk pada kala II persalinan mengeluh kelelahan. Hasil pemeriksaan didapatkan tampak keringat berlebihan, wajah kemerahan.Tanda-tanda vital tekanan darah 110/80 mmHg, frekuensi nadi 88 x/m, dan frekuensi nafas 20x/m.

Apakah rencana tindakan yang tepat kasus tersebut?

a)

Observasi DJJ

b)

Observasi TTV

c)

Observasi kontraksi uterus

d)

Observasi kemajuan persalinan