Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Latihan 3 - Tim Lomba Cerdas Cermat UPGRK 2023

Total questions: 50

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.
Pembagian wilayah kerja bekerja di ketinggian sesuai Permenaker No. 09 tahun 2016 yaitu, kecuali :
a)
Wilayah bahaya
b)
Wilayah waspada
c)
Wilayah aman
d)
Wilayah emergency
2.
Daerah pergerakan Tenaga Kerja dan barang untuk bergerak vertikal, bergerak horizontal, dan titik penambatan disebut :
a)
Wilayah bahaya
b)
Wilayah waspada
c)
Wilayah aman
d)
Tidak ada jawaban benar
3.
Sebutkan regulasi yang mengatur tentang K3 Pesawat Angkut jenis Conveyor di Indonesia :
a)
PerMenaker No. 05/MEN/1985
b)
PerMenaker No. 09/MEN/2010
c)
PerMenaker No. 08/MEN/2020
d)
PerMenaker No. 09/MEN/2020
4.
Berapa rata-rata kandungan volume oksigen dalam udara normal dalam atmosfer?
a)

15 %

b)

20 %

c)

21 %

d)

25 %

5.
Lembar data keselamatan bahan berisikan keterangan :
a)
Identitas bahan dan perusahaan
b)
Tenaga kerja
c)
Kualitas bahan kimia
d)
Kantor Departemen/Dinas Tenaga Kerja
6.
Kriteria bahan kimia berbahaya meliputi :
a)
Bahan beracun
b)
Bahan mudah terbakar dan gangguan pernapasan
c)
Gas mudah terbakar
d)
Semua jawaban benar
7.

Pengendalian bahan kimia berbahaya meliputi :

a)

Penyediaan lembar data dalam keselamatan bahan (LDKB) dan label 

b)

Penunjukan Ahli K3 spesialis kimia

c)

Penunjukan Ahli K3 umum 

d)

Semua jawaban benar

8.
Dokumen pengendalian potensi bahaya besar berisikan :
a)
Identifikasi bahaya, penilaian dan pengendalian resiko
b)
Kegiatan pembinaan tenaga kerja sektoral
c)
Melakukan identifikasi bahaya
d)
Semua jawaban benar
9.
Yang dimaksud penggerak mula oleh permenaker No.38/Men/2016 antara lain :
a)
Generator, Turbin, Tanur
b)
Generator, Motor Listrik, Mesin Produksi
c)
Motor Diesel, Turbin Uap, Turbin Air, Turbin Gas, dan Turbin Angin
d)
Mesin Perkakas dan Mesin Produksi
10.
Yang termasuk potensi bahaya yang ada pada bidang Mekanik adalah, kecuali :
a)
Gas buang
b)
Kebisingan
c)
Bagian yang berputar
d)
Mesin Perkakas dan Mesin Produksi
11.
Teknisi dan Operator K3 bidang Pesawat Tenaga dan Produksi harus memiliki syarat sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.38/Men/2016, yaitu :
a)
Kemampuan dan Pengetahuan
b)
Kompetensi dan Kewenangan
c)
Lisensi dan kewenangan
d)
Keterampilan dan keahlian
12.
Menurut Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No.38/Men/2016, ada 4 jenis pemeriksaan dan/ atau pengujian, yaitu :
a)
Pertama, kedua, khusus, umum
b)
Pertama, khusus, ulang, akhir
c)
Pertama, berkala, khusus, ulang
d)
Pertama, kedua, berkala, ulang
13.
Pemeriksaan berkala pesawat tenaga dan produksi ditentukan :
a)
Selambat-lambatnya 6 bulan sekali
b)
6 bulan sekali
c)
5 tahun sekali
d)
Paling lama 1 tahun sekali
14.
Setiap pesawat tenaga dan produksi menurut peraturan perundangan yang mengaturnya wajib memiliki pelat nama (name plate), hal ini diatur pada pasal :
a)
Pasal 9
b)
Pasal 28
c)
Pasal 15
d)
Pasal 141
15.
Jenis tali sling sebagaima diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 08 Tahun 2020 diatur dalam Pasal adalah :
a)
Sling tali kawat baja, sling rantai, sling sabuk dan sling tali serat.
b)
Sling tali kawat baja, sling roda gigi, sling tali serat, sling sabuk
c)
Sling roda gigi, sling rantai, sling tali serat, sling sabuk
d)
Sling roda gigi, sling rantai, sling tali serat, sling tali kawat baja
16.
Macam-macam alat kelengkapan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 08 Tahun 2020 adalah :
a)
Shackle, turnbuckle, eyebolt, master link, clamp
b)
Carabiner, turnbuckle, eyebolt, master link, clamp
c)
Shackle, turnbuckle, carabiner, master link, clamp
d)
Shackle, turnbuckle, eyebolt, master link, carabiner
17.
Berikut ini termasuk Pesawat Angkut kecuali :
a)
Forklift
b)
Excavator
c)
Overhead Crane
d)
Loader
18.
Crane dengan kapasitas 120 ton harus dioperasikan oleh operator yang berlisensi :
a)
Kelas I
b)
Kelas II
c)
Kelas III
d)
Kelas IV
19.
Peraturan yang mengatur tentang kewajiban penerapan SMK3 adalah :
a)
a. Permenaker No. 26 Tahun 2014
b)
b. PP No.50 Tahun 2012
c)
c. UU No.13 Tahun 2003 Pasal 86
d)
d. Jawaban a dan b adalah benar
20.
Jelaskan tentang sifat penerapan SMK3 bagi perusahaan?
a)
Perusahaan wajib melaksanakan
b)
Perusahaan tidak wajib melaksanakan
c)
Perusahaan wajib melaksanakan apabila telah memiliki karyawan dengan jumlah tertentu.
d)
Perusahaan wajib melaksanakan bila hasil produksinya di ekspor
21.
Pemimpin tertinggi perusahaan harus membuat komitmen tentang K3. Bentuk komitmen tersebut adalah :
a)
Tertulis dan disebarluaskan ke karyawan
b)
Secara lisan disampaikan kepada karyawan
c)
Tertulis, bertanggal dan ditandatangani pimpinan dan disebarluaskan kepada karyawan
d)
Tertulis dan di tandatangani manajer safety dan disebarluaskan kepada karyawan
22.
Penerapan SMK3 di tempat kerja bersifat :
a)
Wajib bagi tenaga kerja
b)
Wajib bagi setiap perusahaan
c)
Sukarela bagi perusahaan yang berorientasi ekspor
d)
Wajib bagi perusahaan besar dan berisiko tinggi
23.
Sistem Manajemen K3 saat ini diperlukan untuk diterapkan di Indonesia karena :
a)
a. Kecelakaan kerja disebabkan kesalahan faktor manajemen, manusia dan teknis masih tinggi
b)
b. Dengan penerapan SMK3 dapat mengan-tisipasi hambatan non-teknis dalam era perdagangan bebas
c)
c. Belum terintegrasi dengan sistem mana-jemen perusahaan
d)
d. Jawaban a dan b adalah benar
24.
Yang harus diperhatikan dalam usaha pem-bangunan dan pemeliharaan komitmen Sistem Manajemen K3 adalah :
a)
a. Keterlibatan dan konsultasi dengan tenaga kerja
b)
b. Komitmen yang kuat dari pimpinan perus-ahaan
c)
c. Jawaban a dan b adalah benar
d)
d. Tidak ada jawaban yang benar
25.
Pelaksanaan 5 langkah penerapan Sistem Manajemen K3 meliputi :
a)
Perencanaan K3, Penetapan kebijakan K3, pelaksanaan rencana K3, peninjauan dan peningkatan kinerja SMK3, pemantauan dan evaluasi kinerja K3
b)
Penetapan kebijakan K3, perencanaan K3, pelaksanaan rencana K3, peman-tauan dan evaluasi kinerja K3, penin-jauan dan peningkatan kinerja SMK3
c)
Penetapan kebijakan K3, perencanaan K3, pelaksanaan rencana K3, peninjauan dan peningkatan kinerja SMK3, pemantauan dan evaluasi kinerja K3
d)
Semua jawaban benar
26.
Pelaksanaan Sistem Manajemen K3 berkaitan dengan :
a)
12 kriteria, 166 elemen, 5 prinsip
b)
12 elemen, 5 kriteria, 166 prinsip
c)
5 langkah, 166 kriteria, 12 elemen
d)
Semua jawaban benar
27.
Tujuan penerapan Sistem Manajemen K3 adalah :
a)
Meningkatkan efektivitas perlindungan K3 di perusahaan
b)
Mencegah dan mengurangi kecelakaan ker-ja dan PAK
c)
Menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman dan efisien
d)
Semua jawaban benar
28.
Yang dimaksud kecelakaan kerja adalah :
a)

Tingkat bahaya dari suatu kondisi dimana atau kapan munculnya sumber bahaya yang teah dapat dikendalikan ke tingkat yang memadai

b)

Kecelakaan kerja adalah kecelakaan yang terjadi dalam hubungan kerja, termasuk kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerja atau sebaliknya dan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja

c)

Suatu kejadian yang tidak diinginkan, bilamana pada saat itu sedikit saja ada perubahan maka dapat mengakibatkan terjadinya accident

d)

Terganggunya proses pekerjaan/ produksi walaupun tidak terjadi korban yang cidera maupun kerusakan peralatan

29.
Kewajiban pengurus untuk melaporkan kecelakaan kerja yang terjadi di tempat kerja diatur dalam :
a)

Pasal 5 Undang-Undang No. 1 Tahun 1970

b)

Pasal 10 Undang-Undang No. 1 Tahun 1970

c)

Pasal 11 Undang-Undang No. 1 Tahun 1970

d)

Pasal 12 Undang-Undang No. 1 Tahun 1970

30.
Peraturan yang mengatur mengenai tatacara pelaporan kecelakaan kerja adalah :
a)
Permenaker No. 3 Tahun 1988
b)
Permenaker No. 2 Tahun 1992
c)
Permenaker No. 3 Tahun 1998
d)
Permenaker No. 5 Tahun 1998
31.
Kecelakaan yang terjadi berhubungan dengan temperatur, tekanan udara, getaran, radiasi, suara, cahaya termasuk tipe kecelakaan :
a)
Terbentur
b)
Terpukul
c)
Terpapar
d)
Terjjepit
32.
Telah terjadi kecelakaan kerja di suatu perusahaan, dimana kecelakaan tersebut terjadi dikarenakan Alat Pelindung Diri yang disediakan tidak aman. Faktor penyebab langsung kecelakaan kerja tersebut adalah :
a)
Unsafe action
b)
Perbuatan yang tidak aman
c)
Kondisi yang tidak aman
d)
Unsafe action dan unsafe condition
33.
Bagaimana cara menghitung tingkat kekerapan terjadinya kecelakaan kerja (frequency rate) adalah :
a)
Jumlah Kecelakaan x 1.000 Jumlah Jam Kerja Orang
b)
Jumlah Kecelakaan x 10.000 Jumlah Jam Kerja Orang
c)
Jumlah Kecelakaan x 100.000 Jumlah Jam Kerja Orang
d)
Jumlah Kecelakaan x 1.000.000 Jumlah Jam Kerja Orang
34.
Bagaimanakah cara menghitung tingkat keparahan terjadinya kecelakaan kerja (Severity Rate) adalah :
a)
Jumlah Hari Hilang x 1.000 Jumlah Jam Kerja Orang
b)
Jumlah Hari Hilang x 10.000 Jumlah Jam Kerja Orang
c)
Jumlah Hari Hilang x 100.000 Jumlah Jam Kerja Orang
d)
Jumlah Hari Hilang x 1.000.000 Jumlah Jam Kerja Orang
35.

Faktor yang perlu diperhatikan dalam penyediaan fasilitas P3K di tempat kerja, kecuali :

a)

Jumlah pekerja

b)

Nama perusahaan

c)

Faktor risiko di tempat kerja

d)

Ukuran dan lay out perusahaan

36.

Rasio jumlah petugas P3K dengan pekerja dan faktor risiko di tempat kerja adalah :

a)

1 orang petugas untuk setiap 150 pekerja dengan risiko kecelakaan tinggi

b)

1 orang petugas untuk jumlah pekerja ≤ 100 dengan risiko kecelakaan tinggi

c)

1 orang petugas untuk 25 - 150 pekerja dengan risiko kecelakaan tinggi

d)

1 orang petugas untuk 25 - 100 pekerja dengan risiko kecelakaan rendah

37.

CSMS (Contractor Safety Management System) bertujuan :

a)

Proyek berjalan dengan lancar

b)

Memberi kenyamanan terhadap Pekerja Proyek

c)

Mencegah kecelakaan kerja di proyek

d)

Semua jawaban benar

38.
Proyek konstruksi bangunan wajib mempekerjakan personil ahli k3 konstruksi, apabila
a)
Lama pelaksanaan proyek 3 bulan
b)
Proyek memiliki nilai kontrak 500 juta
c)
Proyek merupakan milik Pemerintah
d)
Proyek memiliki potensi resiko bahaya besar
39.
Untuk mengetahui bahwa pelaksanaan konstruksi betul-betul sudah menerapkan ketentuan K3 dapat dipelajari dari K3 dapat dipelajari dari :
a)
Metode kerja dan instruksi kerja
b)
Gambar kerja
c)
Spesifikasi
d)
Semua jawaban benar
40.
Metode pelaksanaan konstruksi mencakup pemilihan dan penetapan yang berkaitan dengan keseluruhan segi pekerjaan termasuk :
a)
a. Sistem manajemen mutu/ K3/ Lingkungan
b)
b. Penetapan sarana/ prasarana termasuk peralatan
c)
c. Gabungan jawaban a dan b
d)
c. Semua jawaban benar
41.
Hal yang penting perlu perhatian dalam penerapan K3 pada pemasangan perancah adalah :
a)
Standar/ jenis pekerjaan yang menggunakan perancah
b)
Metode pelaksanaan, pengawasan dan pemeliharaan pemasangan
c)
Tidak boleh dilupakan waktu pembongkaran
d)
Semua jawaban benar
42.
Tugas Ahli K3 Konstruksi yang terkait tentang metoda pelaksanaan pekerjaan konstruksi adalah :
a)
Membuat metode pelaksanaan berbasis K3
b)
Mempelajari/ memeriksa/ meneliti metoda kerja sudah berbasis K3 atau belum
c)
Menyetujui atau mengetahui dokumen metoda pelaksanaan
d)
Semua jawaban benar
43.
Tugas Ahli K3 dalam proyek konstruksi yaitu untuk :
a)
Memastikan bahwa Rencana K3 yang sudah disusun dapat diimplementasikan
b)
Menyusun tata letak yang efisien plan efektif pemanfaatannya
c)
Menjamin rasa aman, selamat dan sehat dalam melaksanakan tugas pekerjaannya
d)
Semua jawaban benar
44.
Dalam pelaksanaan konstruksi yang menimbulkan kebisingan dan getaran harus dijaga :
a)
Tidak melebihi ketentuan nilai ambang batas yang berlaku
b)
Tidak boleh secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu harus diistirahatkan
c)
Bila perlu disekat atau diisolasi dengan cara yang tepat
d)
Semua jawaban benar
45.
Pengelolaan K3 Konstruksi Bangunan mulai dilaksanakan pada tahap :
a)
Perencanaan
b)
Pelaksanaan
c)
Monitoring/ Evaluasi
d)
Semua jawaban benar
46.
Siapakah yang bertanggung jawab dalam melaksanakan K3 dalam proyek konstruksi bangunan :
a)
Pemilik proyek
b)
Ahli K3
c)
Kontraktor/ Pelaksana
d)
Konsultan perencana
47.
Berapa Nilai Ambang Batas (NAB) Kebisingan selama 30 menit ?
a)
80 dBA
b)
87 dBA
c)
95 dBA
d)
97 dBA
48.
Standar pencahayaan untuk pekerjaan yang membutuhkan ketelitian seperti pekerjaan kantor yang berganti-ganti menulis dan membaca, pekerjaan arsip dan seleksi surat-surat adalah :
a)
200 Lux
b)
250 Lux
c)
300 Lux
d)
350 Lux
49.
Beban kerja fisik yang diberikan kepada tenaga kerja tidak boleh melebihi :
a)
10 – 15 % dari kemampuan kerja maksimum
b)
25 – 30 % dari kemampuan kerja maksimum
c)
30 – 40 % dari kemampuan kerja maksimum
d)
30 – 50 % dari kemampuan kerja maksimum
50.

Kriteria tinggi meja yang dianjurkan bagi pekerjaan yang memerlukan ketelitian pada sikap kerja duduk adalah :

a)

Setinggi siku

b)

Sedikit lebih tinggi dari siku

c)

Sedikit lebih rendah dari siku

d)

Semua jawaban salah