Font size
WorksheetsSOAL LATIHAN KSN KIMIA 2023
Total questions: 100
Worksheet time: 50mins
Dalam suasana basa, logam kobalt (Co) dapat mengalami reaksi oksidasi menjadi Co(OH)3 sementara natrium hipoklorit, NaOCl, dapat direduksi menjadi NaCl. Apabila reaksi tersebut disetarakan maka koefisien reaksi kobalt dan NaOCl masing-masing adalah .....
2 dan 3
1 dan 3
3 dan 2
1 dan 2
3 dan 1
Massa CaCl2 yang dibutuhkan untuk membuat 500 mL larutan CaCl2 yang konsentrasinya 0,200 M adalah .....
0,100 g
0,200 g
5,550 g
11,100 g
22,20 g
Di antara kelompok senyawa berikut ini, yang merupakan senyawa ionik adalah .....
N2O4 , NH3, NH4Cl
NH4Cl, NaCl, Na2O2
NF3, (NH4)2SO4 , PCl3
AsH3, AlCl3, PCl3
NCl3, NaCl, CaC2
Asam sulfat, H2SO4 , dibuat dengan mereaksikan 400 g SO2, 175 g O2 , dan 125 g H2O. Reaksi berlangsung menurut persamaan reaksi (belum setara)
SO2 + O2 + H2O → H2SO4
Pernyataan yang tidak benar adalah .....
Jika reaksi berlangsung sempurna, maka 6,25 mol SO2 berubah menjadi 612,5 g H2SO4
SO2 merupakan pereaksi pembatas
Air terdapat dalam jumlah berlebih
Pada proses ini dihasilkan 700 g H2SO4
Pada akhir reaksi terdapat sisa oksigen 75 g
Bila nilai ∆Ho untuk reaksi: Mg(s) + Cl2 (g) → 2MgCl2 (s) adalah –1283,6 kJ, maka entalpi pembentukan standar, ∆Hfo , magnesium klorida adalah .....
0 kJ/mol
–321 kJ/mol
–641,8 kJ/mol
1283,6 kJ/mol
–1283,6 kJ/mol
Berdasarkan data kalor pembentukan H2O(g) = –241,8 kJ/mol, kalor disosiasi H2(g) = +436 kJ/mol, dan kalor disosiasi O2(g) = +498 kJ/mol, maka energi ikatan O–H adalah .....
221,6 kJ/mol
443,2 kJ/mol
463,4 kJ/mol
587,9 kJ/mol
926,8 kJ/mol
Di antara serial bilangan kuantum berikut, yang menjelaskan orbital 4f adalah .....
n = 2, l = 0, ml = 0
n = 3, l = 1, ml = –1
n = 3, l = 2, ml = –1
n = 4, l = 2, ml = +1
n = 4, l = 3, ml = +2
Di antara unsur berikut, yang dapat membentuk ion bermuatan +2 dengan konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 adalah ....
K
Si
Zn
Ca
Ge
Di antara molekul atau ion berikut ini: SO3, CO2, NO2+, dan ClO2–, yang isoelektronik adalah ....
SO3 dan CO2
NO2+ dan ClO2–
CO2 dan NO2+
NO2+ dan SO3
CO2 dan ClO2–
Berdasarkan geometri molekulnya, di antara ion atau molekul berikut yang mempunyai momen dipol paling besar adalah ....
NO3–
SO2
SiH4
BF4–
PCl5
Urutan yang benar mengenai peningkatan ukuran radius ion Na+, Mg2+, dan Al3+ adalah ....
Na+ < Mg2+ < Al3+
Mg2+ < Al3+ < Na+
Al3+ < Na+ < Mg2+
Al3+ < Mg2+ < Na+
Na+ < Al3+ < Mg2+
Di antara senyawa ion berikut, yang mempunyai energi kisi paling kecil adalah ....
NaI
LiF
KBr
NaCl
CsI
Jenis orbital hibrida atom C yang diberi tanda pada senyawa berikut ini adalah ....
(atom C ke 1, 2, 3, 4)
sp2 sp3 sp sp2
sp sp3 sp sp
sp sp3 sp2 sp
sp2 sp3 sp2 sp
sp3 sp3 sp sp2
Pada 298 K, perubahan entalpi pembentukan standar dan perubahan entropi standar dari reaksi berikut : C(s) + ½O2(g) + 2H2(g) ⇌ CH3OH(g) berturut-turut adalah –205 kJ/mol dan 240 J/mol.K. Maka nilai ln Kp untuk reaksi tersebut adalah ....
28,9
53,9
111,6
133,5
2931,6
Perhatikanlah grafik energi reaksi hipotetis berikut : A + B → C + D,
Nilai energi yang mengalami perubahan bila ditambahkan katalis adalah ....
Hanya I
Hanya II
I dan II
I dan III
I, II, dan III
Perhatikan reaksi kesetimbangan hipotetis berikut ini:
A(g) + 2B (g) ⇌ 3C (g) + D(g)
Sebanyak 5 mol A dan 3 mol B ditempatkan dalam suatu wadah dan kemudian didiamkan. Setelah terjadi kesetimbangan, ternyata terdapat 1 mol B. Jumlah mol A, C dan D pada kesetimbangan adalah ....
1,0 mol A, 3,0 mol C, 1,0 mol D
4,0 mol A, 3,0 mol C, 1,0 mol D
1,0 mol A, 6,0 mol C, 1,0 mol D
3,0 mol A, 2,0 mol C, 2,0 mol D
4,0 mol A, 3,0 mol C, 4,0 mol D
Senyawa aktif dalam aspirin adalah asam asetilsalisilat, HC9H7O4, yang mempunyai nilai tetapan kesetimbangan asam, Ka 3,3 × 10–4. Agar larutan mempunyai pH 3,0, maka perbandingan konsentrasi ion asetilsalisilat terhadap asam asetilsalisilat dalam larutan haruslah sama dengan ....
0,03
0,13
0,23
0,33
0,43
Larutan Fe(NO3)3 dielektrolisis dengan elektroda platina hingga diperoleh endapan besi seberat 24,2 gram. Pada elektrolisis ini, volume gas yang dihasilkan pada suhu 0 °C dan tekanan 1 atmosfer adalah ....
1,68 L
2,24 L
3,36 L
4,48 L
7,26 L
Hasil kali kelarutan MgF2 dalam air murni adalah 7,4 × 10–11. Kelarutan MgF2 dalam larutan NaF 0,1 M adalah ....
7,4 × 10–9 M
7,4 × 10–13 M
7,4 × 10–15 M
2,6 × 10–4 M
2,6 × 10–9 M
Elektrolisis umum digunakan untuk mendapatkan logam murni dari ion-ionnya. Suatu percobaan dilakukan dengan memberikan arus sebesar 3 A selama 2 jam terhadap larutan ion logam X yang memiliki muatan +2. Di akhir percobaan, diperoleh logam X sebanyak 7,11 g. Logam X tersebut adalah ....
Ba
Ni
Sr
Cu
Zn
Kelarutan molar magnesium hidroksida (Ksp = 8 × 10–12) dalam suatu larutan penyangga dengan pH = 11 adalah ....
1,7 × 10–4 M
1,0 × 10–11 M
8,0 × 10–12 M
8,0 × 10–9 M
8,0 × 10–6 M
Tatanama yang paling tepat untuk senyawa organik berikut adalah ....
(E)-1-sikloheksilbut-2-en-1-ol
(Z)-1-sikloheksilbut-2-en-1-ol
(E)-4-sikloheksil-4-ol-but-2-ena
(Z)-4-sikloheksil-4-ol-but-2-ena
((Z)-1-ol-but-2-enil)sikloheksana
Urutan keasaman senyawa turunan asam asetat berikut mulai dari yang paling asam adalah ....
I > II > III
I > III > II
II > III > I
II > I > III
III > II > I
Di antara oksidator di bawah ini yang paling sesuai digunakan untuk mengoksidasi senyawa propena menjadi 1,2-propanadiol, adalah ....
I. KMnO4(dingin)
II. KMnO4(panas)
III. Ozon (O3)
IV. OsO4
I dan II
I dan IV
Hanya III
III dan IV
Hanya II
Pernyataan yang tidak benar mengenai senyawa berikut adalah....
Mempunyai delapan ikatan σ-antar atom karbon dan empat ikatan rangkap dua yang terkonjugasi.
Nama senyawa tersebut adalah 4-vinil-1,3,5-heptatriena
Dapat mengikat delapan atom klor jika direaksikan dengan Cl2/CCl4 berlebih
Mempunyai empat ikatan π (pi) dengan nama 4-propenil-1,3,5-heksatriena
Mempunyai delapan ikatan σ antaratom karbon, dapat mengalami reaksi adisi elektrofilik jika direaksikan dengan larutan HBr dalam air
Toluena dapat mengalami reaksi substitusi elektrofilik. Di antara kelima pereaksi di bawah ini yang akan menghasilkan produk pada posisi orto dan para toluena adalah ....
CH3MgBr
CH3COCl, FeCl3
Zn(Hg), HCl, H2O
H2N-NH2
KMnO4, H2O
Di antara pereaksi di bawah ini yang dapat digunakan untuk membedakan antara fenol dan asam benzoat adalah ....
CH3Cl, FeCl3
HNO3, H2SO4
CH3COCl, FeCl3
Cl2, FeCl3
NaHCO3
Pereaksi I dan II yang paling tepat digunakan pada tahapan reaksi di bawah ini adalah ....
I. KCN.H2O
II. KMnO4
I. HCN
II. K2Cr2O7
I. HCN
II. H+, H2O
I. HCN
II. KMnO4
I. NaCN
II. H2O
Senyawa trikloretena banyak dipakai sebagai bahan pembersih, di antara pereaksi berikut yang ketika bereaksi dengan trikloretena dapat menghasilkan senyawa yang mempunyai satu atom karbon yang asimetris adalah ....
Br2
H2
HCl
NaOH
NaCN
Di antara pereaksi berikut yang paling tepat untuk mensintesis etana dari etil alkohol seperti pada tahapan reaksi berikut.
adalah ....
I.SOCl2
II.Mg
III.H2O, H+
I.Cl2
II.Mg
III.KMnO4
I.SOCl2
II.Mg
III.H2SO4
I. NaCl
II.Mg
III.H2O2
I.SnCl2
II.Mg
III.H2O, H+
Sebanyak 1,50 g sampel suatu bijih yang mengandung perak dilarutkan. Semua Ag yang larut diubah menjadi 0,124 Ag2S. Persen massa Ag dalam bijih tersebut adalah
4,15%
6,41%
7,20%
8,27%
10,8%
Muscovite adalah salah satu dari mineral mika dengan rumus senyawa KAl2(Si3AlO10)(OH)2. Hasil analisis sejumlah sampel muscovite menunjukkan kandungan Si sebanyak 0,42 g. Massa sampel muscovite yang dianalisis adalah
4,20 g
2,98 g
1,99 g
1,53 g
1,26 g
Sebanyak 1,5 mL sampel larutan asam sulfat dari suatu baterai mobil dititrasi dengan 23,7 mL larutan NaOH 1,47 M menggunakan indikator fenolftalein untuk menentukan titik akhir titrasi. Konsentrasi (dalam satuan molaritas) sampel larutan asam sulfat tersebut adalah
0,36 M
3,15 M
6,30 M
11,6 M
23,2 M
Di laboratorium gas klor dapat dibuat dari reaksi antara HCl dengan MnO2. Persamaan reaksi setara adalah: MnO2(s) + 4 HCl(aq) → Cl2(g) + MnCl2(aq) + 2H2O(l)
Bila reaksi berlangsung sempurna, massa larutan HCl pekat (36,0% berat) yang diperlukan untuk menghasilkan Cl2 sebanyak 2,50 g adalah
5,2 g
9,6 g
14,3 g
19,4 g
26,4 g
Dari persamaan reaksi berikut ini:
SnO2(s) + 2H2(g) → Sn(s) + 2H2O(l)
Volume gas hidrogen (diukur pada 1 atm dan 273 K) yang dibutuhkan untuk bereaksi sempurna dengan 2,00 g SnO2 adalah
13,3 mL
26,5 mL
145 mL
298 mL
595 mL
Suatu sampel gas sebanyak 0,238 g dalam 100 mL wadah pada temperatur 14 oC memberikan tekanan sebesar 600 mmHg gas tersebut adalah
Nitrogen
Argon
Klor
Xenon
Kripton
Entalpi pembentukan standar (∆Hfo) timbel(II) karbonat adalah –699 kJ/mol. Pernyataan persamaan termokimia yang paling tepat untuk proses tersebut adalah
Pb(s) + C(s) + O2(g) → PbCO3(s) ; ∆Hfo = +699 kJ/mol
Pb(s) + C(s) + 3/2 O2(g) → PbCO3(s) ; ∆Hfo = –699 kJ/mol
2Pb(s) + 2C(s) + 3 O2(g) → 2PbCO3(s) ; ∆Hfo = –1398 kJ/mol
PbCO3(s) → Pb(s) + C(s) + 3/2 O2(g) ; ∆Hfo = –699 kJ/mol
2PbCO3(s) → 2Pb(s) + 2C(s) + 3O2(g) ; ∆Hfo = +1398 kJ/mol
Pehatikan persamaan termokimia berikut:
2H2(g) + 2Cl2(g) → 4HCl(g) ; ∆Ho = –92,4 kJ
Di antara pernyataan berikut yang tidak benar mengenai persamaan termokimia di atas adalah
Bila persamaan tersebut dibalik nilai ∆Ho adalah +92,4 kJ
Empat ikatan HCl lebih kuat dibandingkan empat ikatan dalam H2 dan Cl2
Nilai ∆Ho adalah juga –92,4 kJ bila HCl yang dihasilkan berwujud cair
Sebanyak 23,1 kJ kalor akan dilepaskan bila dihasilkan 1 mol gas HCl
Nilai ∆Ho pembentukan gas HCl adalah 23,1 kJ/mol
Senyawa diklorodifluorometana, CCl2F2 banyak dipakai sebagai aerosol propelan atau pendingan pada pengatur temperatur ruangan (AC), dan bersifat inert (sukar bereaksi). Di antara pernyataan berikut yang benar mengenai senyawa inert tersebut adalah
Energi ikatan karbon – fluor besar
Ikatan karbon – fluor polaritasnya rendah
Karbon memiliki keelektronegatifan tinggi
Senyawa fluor tidak mudah terbakar
Gaya van der Waals antar fluor lemah
Reaksi antara gas NO dan gas O2 menghasilkan gas NO2 adalah reaksi orde kedua terhadap gas NO, dan orde pertama terhadap gas O2. Jika konsentrasi kedua reaktan dinaikkan dua kali, maka peningkatan laju reaksi adalah
Tidak berubah (tetap)
Dua kali
Empat kali
Enam kali
Delapan kali
Untuk reaksi pembentukan ozon:
3O2 (g) → 2O3 (g) urip.info
Laju pembentukan O3 = 2,0 × 10–7 mol.L–1.detik–1. Laju hilangnya gas O2 dalam mol.L–1.detik–1 adalah
1,0 × 10–7
1,3 × 10–7
2,0 × 10–7
3,0 × 10–7
4,5 × 10–7
Larutan 0,2 M natrium klorobenzoat (C7H4ClO2Na) memiliki pH 8,65. pH larutan 0,2 M asam klorobenzoat (C7H5ClO2) adalah
5,35
8,65
2,35
3,45
3,25
Suatu larutan penyangga (bufer) yang dibuat dengan cara mencampurkan NH3 dan NH4Cl mempunyai pH 10. Di antara prosedur berikut yang dapat digunakan untuk menurunkan pH larutan bufer tersebut adalah
1. Menambah larutan dengan HCl
2. Menambah larutan dengan NH3
3. Menambah larutan dengan NH4Cl
Hanya 1
Hanya 2
Hanya 3
Hanya 1 dan 3
Hanya 2 dan 3
Di dalam pelarut air, HCN adalah asam lemah (Ka = 6,2 × 10–10), sedangkan NH3 adalah basa lemah (Kb = 1,8 × 10–5). Sifat larutan 1,0 M NH4CN adalah
Asam kuat
Basa Kuat
Netral
Asam lemah
Basa Lemah
Konsentrasi I– minimum yang diperlukan untuk mengendapkan ion Ag+ dalam suatu larutan yang mengandung campuran ion Ag+ (0,1 M) dan Pb2+ (0,1 M) adalah
(Diketahui Ksp AgI = 8,3 × 10–17 dan Ksp PbI2 = 7,9 × 10–9)
8,30 × 10–16 M
9,11 × 10–9 M
7,90 × 10–8 M
2,80 × 10–4 M
1,99 × 10–3 M
Dalam suasana basa, logam kolbat (Co) dapat mengalami reaksi oksidasi menjadi Co(OH)3, sementara natrium hipoklorit, NaOCl, dapat direduksi menjadi NaCl. Apabila reaksi tersebut disetarakan, maka koefisien reaksi kobalt dan NaOCl adalah
2 dan 3
1 dan 3
3 dan 2
1 dan 2
3 dan 1
+2,37 V
+1,01 V
–1,71 V
–1,01 V
+1,71 V
Elektrolisis umum digunakan untuk mendapatkan logam murni dari ion-ionnya. Suatu percobaan dilakukan dengan memberikan arus sebesar 3 A selama 2 jam terhadap larutan ion logam X yang bermuatan +2. Di akhir percobaan, diperoleh logam X sebanyak 7,11 g. Logam X tersebut adalah
Ba
Ni
Sr
Cu
Zn
Kelarutan molar magnesium hidroksida (Ksp = 8 × 10–12) dalam suatu larutan penyangga dengan pH = 11 adalah
1,7 × 10–4 M
1,0 × 10–11 M
8,0 × 10–12 M
8,0 × 10–9 M
8,0 × 10–6 M
Jumlah isomer C2H2Cl2 yang termasuk isomer geometri cis-trans adalah
1
2
3
4
5
Oksidator yang dapat digunakan untuk mengoksidasi metilbenzena menjadi asam benzoat adalah
Klor
Campuran asam nitrat pekat dan asam sulfat
Hidrogen peroksida
Larutan Iod dan NaOH
Larutan kalium permanganat
Produk minor yang penting dari reaksi antara natrium sianida dengan 2-iodopentana dalam aseton anhidrat adalah
1-pentena
2-pentena
2-pentanol
2-pentanon
4,5-dimetiloktana
Di antara pernyataan berikut yang benar tentang ikatan C-C dalam benzena adalah
Ikatannya lebih lemah dari ikatan tunggal C-C
Mempunyai energi ikatan yang lebih kecil daripada ikatan C=C
Ikatannya lebih pendek daripada ikatan C=C
Tidak semua ikatannya mempunyai panjang yang sama
Ikatan tunggal dan ganda berselang-seling
Suatu senyawa Y dapat menghilangkan warna brom jika ditambahkan dengan Br2 /CCl4 . Senyawa Y tersebut adalah
Benzena
Sikloheksana
Metilbenzena
Pentana
Pentena
Senyawa trikloroetena banyak dipakai sebagai bahan pembersih. Di antara pereaksi berikut yang dapat bereaksi dengan trikloroetena menghasilkan produk khiral adalah
H2
Br2
HCl
NaOH
NaCN
Di antara unsur berikut yang memiliki ion dengan muatan +2 dengan konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 adalah
K
Si
Zn
Ca
Ge
Rumus molekul suatu garam adalah XCl2. Ion X dalam garam ini mempunyai 27 elektron, maka logam X adalah
Ni
Co
Fe
Cu
Zn
Larutan natrium sulfat dapat bereaksi dengan larutan barium klorida sesuai persamaan reaksi yang setara berikut:
Na2SO4(aq) + BaCl2(aq) → 2NaCl(aq) + BaSO4(s)
Seorang siswa mencampurkan larutan yang mengandung 10,0 g Na2SO4 dicampurkan dengan larutan yang mengandung 10,0 g BaCl2, dan diperoleh 12,0 g BaSO4. Persen hasil (rendemen) dari reaksi ini adalah
60,0%
73,1%
82,4%
93,3%
>100%, karena endapan barium sulfat yang diperoleh masih basah
Di antara larutan dalam air berikut ini yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah
1,0 m asam asetat, CH3COOH
1,0 m asam klorida, HCl
1,0 m asam sulfat, H2SO4
1,0 m asam fosfat, H3PO4
1,0 m glukosa, C6H12O6
Di antara larutan garam dengan konsentrasi 0,1 M berikut yang memberikan nilai pH paling tinggi adalah
NaCl
NaNO3
NaClO4
NaHSO4
NaHCO3
Di antara larutan dalam air berikut:
i. 0,2 M HF
ii. 1,5 M CH3COONa
iii. 3,0 M NH4Br
iv. 0,5 M NH3
v. 0,85 M FeCl3
yang mempunyai pH di bawah 7,0 adalah
i, iii, v
ii, iv
i, ii, iii
hanya i
tidak ada, semua bersifat basa
Ke dalam alr HCl 4 M ditambahkan padatan berikut:
i. Zn
ii. Cu
iii. Na2SO3
iv. Na2SO4
Padatan yang akan menghasilkan gas ketika ditambahkan ke dalam larutan HCl 4 M adalah
hanya i
hanya ii
Hanya i dan iii
i, ii, dan iii
Tidak ada reaksi yang menghasilkan gas
Di antara pernyataan di bawah ini yang benar adalah
Energi kisi MgF2 lebih kecil dibandingkan MgCl2
Energi kisi NaCl lebih kecil dibandingkan KCl
Energi kisi KCl lebih kecil dibandingkan MgCl2
Energi kisi MgO lebih kecil dibandingkan CaS
Energi kisi NaF lebih kecil dibandingkan NaCl
-934 kJ.mol-1
-858kJ.mol-1
-510 kJ.mol-1
-429 kJ.mol-1
-255 kJ.mol-1
Diketahui energi ikatan:
C=C = 614 kJ/mol; C–Cl = 328 kJ/mol; C–C = 348 kJ/mol
Cl–Cl = 244 kJ/mol; C–H = 413 kJ/mol
Perubahan entalpi bagi reaksi berikut adalah
H2C=CH2(g) + Cl2(g) → ClH2C-CH2Cl(g)
-32 kJ
-62 kJ
-93 kJ
-124 kJ
-146 kJ
Perhatikan reaksi berikut:
A + B + C → D Laju = k[A][B]2
Di antara pernyataan berikut yang tidak meningkatkan laju reaksi adalah
Menaikkan konsentrasi A
Menaikkan konsentrasi B
Menaikkan konsentrasi C
Menambah katalis ke dalam campuran reaksi
Temperatur reaksi dinaikkan
Al dan Mn
Al3+ dan Mn2+
Cr3+ dan Fe2+
Hanya Cr3+
Hanya Fe2+
Proses hidrometalurgi untuk pemurnian emas melibatkan pembentukan selektif senyawa komples emas yang larut dalam air. Spesi yang direduksi dan dioksidasi dalam reaksi berikut adalah
4Au(s) + CN–(aq) + O2(g) + 2H2O(l) → 4 Au(CN)2–(aq) + 4 OH– (aq)
CN– mengalami oskidasi dan Au(s) mengalami reduksi
Au(s) mengalami oskidasi dan CN– mengalami reduksi
O2 mengalami oskidasi dan Au(s) mengalami reduksi
Au(s) mengalami oskidasi dan O2 mengalami reduksi
Reaksi ini bukan reaksi reduksi-oskidasi
Perhatikan reaksi kesetimbangan berikut:
2NOBr(g) ⇌ 2NO(g) + Br2 (g) Keq = 0,064
Pada kesetimbangan, wadah tertutup yang volumenya 1,00 L mengandung 0,030 mol NOBr dan 0,030 mol NO. Jumlah mol Br2 dalam wadah tersebut adalah
0,0019
0,030
0,064
0,470
0,090
Asam lemah HA mempunyai nilai tetapan disosiasi Ka = 1,0 × 10–7. Di antara pernyataan berikut yang benar untuk larutan 0,30 M HA dalam air adalah
i. [A–] << [HA]
ii. [H+] = (Ka[HA])½
iii. [OH–] >> [A–]
hanya i
hanya ii
hanya i dan ii
hanya ii dan iii
semua betul i, ii, dan iii
Diketahui nilai Kb NH3 = 1,8 x. 10–5 dan Ka HC2H3O2 = 1,8 × 10–5. nilai pH dari larutan amonium asetat, NH4C2H3O2 0,065 M adalah
1,19
2,96
7,00
11,06
12,81
Di antara senyawa berikut ini yang kelarutannya paling besar di dalam air adalah
MnS, Ksp = 2,3 × 10–13
CoCO3, Ksp = 1,0 × 10–10
Fe(OH)2, Ksp = 7,9 × 10–16
Ag2CrO4, Ksp = 1,2 × 10–12
Al(OH)3, Ksp = 1,2 × 10–33
Semua senyawa berikut adalah isomer dari siklopetanon, kecuali
2-metil siklobutanon
2-etil siklopropanon
2,3-dimetil siklo propena
metil-butil-eter
1-pentena-3-on
G-2-metil pentana
G-3-metil pentana
E-4-metil heksana
Trans-2-metil heksana
Trans-3-metil heksana
Untuk mendapatkan senyawa jenuh, yaitu senyawa yang tidak memiliki ikatan rangkap, dapat dilakukan reaksi-reaksi berikut, kecuali
hidrogenasi sikloheksena dengan katalis logam
reduksi aseton dengan hidrida logam
reaksi alkohol dalam larutan asam sulfat pekat
adisi asam halida pada propena
pembuatan polietilena
Di antara reaksi-reaksi di bawah ini yang tidak dapat digunakan untuk membuat CH3CH2Cl adalah
CH2=CH2 + HCl
CH2=CHCl + H2
CH3CH2OH + HCl
CH3CH2OH + Cl2
CH3CH2OH + PCl3
Di antara senyawa oksida nitrogen berikut ini, yang mengandung 36,4% massa oksigen adalah:
NO
N2O
N2O3
N2O4
N2O5
Untuk mengoksidasi 25 gram cuplikan FeSO4 (Mr = 152), diperlukan 6,125 gram K2Cr2O7 (Mr = 294). Pada reaksi ini ion dikromat berubah menjadi Cr3+, sedangkan Fe2+ berubah menjadi Fe3+. Kadar FeSO4 dalam cuplikan di atas adalah
19%
38%
48%
76%
92%
Volume larutan H3PO4 0,1 M yang tepat bereaksi dengan larutan 50 mL Ba(OH)2 0,25 M adalah
50 mL
83,3 mL
125 mL
150 mL
250 mL
Di antara konfigurasi elektron berikut yang menunjukkan unsur logam adalah
1s2 2s2 2p5
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d2 4s2
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p1
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6
Di antara senyawa alkana berikut ini yang mempunyai interaksi van der Waals paling tinggi adalah
CH3CH2CH2CH2CH2CH3
CH3CH2CH3
CH3CH2C(CH2)4CH3
CH3CH2CH2CH3
CH3 (CH2)3CH3
Jika NaBr larut dalam air, maka jenis gaya antarmolekul yang harus diputuskan adalah
Gaya ion-ion
Ikatan-Hidrogen
Gaya ion-dipol
Gaya ion-ion dan ikatan-Hidrogen
Dipol-dipol
Di antara teknik teknik berikut ini yang tidak dapat digunakan untuk menghitung ΔHreaksi adalah
Menggunakan panas pembentukan reaktan dan produk
Menggunakan titik leleh reaktan dan produk.
Hukum Hess
Menggunakan energi ikatan reaktan dan produk
Kalorimetri
Jika diketahui data energi ikatan sebagai berikut: H-H = 436 kJ/mol, O-O = 142 kJ/mol, O=O = 499 kJ/mol dan H-O = 460 kJ/mol, maka entalpi reaksi pembentukan H2O2 adalah
–127
– 209
– 484
– 841
+127
Di antara padatan berikut ini, yang memiliki interaksi antarmolekul hanya melalui gaya van der Waals adalah
CO2
SiO2
Cu
MgO
CH3CH2OH
Jika tekanan osmotik darah adalah 7,65 atm pada 37 ºC, maka massa (dalam gram) glukosa (C6H12O6, massa molar = 180,2 g/mol) yang dibutuhkan untuk membuat 1,00 liter larutan injeksi intravenous yang tekanan osmotiknya sama dengan tekanan osmotik darah adalah
3,00 g
4,44 g
25,4 g
45,3 g
56,0 g
. Larutan aseton dibuat dengan cara melarutkan 0,50 mol aseton (Po = 345 torr) dalam 1,00 mol etanol (Po = 59,8 torr) pada 25 oC. Fraksi mol aseton dalam fasa uap di atas larutan tersebut adalah
0,26
0,33
0,50
0,67
0,74
Untuk reaksi fasa gas 3H2 + N2 2NH3, maka laju hilangnya H2 dibandingkan terhadap laju pembentukan NH3 adalah
Laju awalnya sama
Laju hilangnya H2 adalah 1/2 laju munculnya NH3.
Laju hilangnya H2 adalah 3/2 laju munculnya NH3
Laju hilangnya H2 adalah 2/3 laju munculnya NH3.
Laju hilangnya H2 adalah 1/3 laju munculnya NH3.
. Dalam suatu ruang tertutup pada suhu tertentu terdapat 0,02 mol gas N2; 0,06 mol gas H2 dan 0,05 mol gas NH3 dalam keadaan setimbang. Jika ke dalam ruang dimasukkan 0,1 mol Cr2O3 sebagai katalis, maka:
Jumlah mol N2 menjadi kurang dari 0,02
Jumlah mol NH3 menjadi 0,06 mol
Kesetimbangan bergeser ke kiri
Harga tetapan kesetimbangan K menjadi lebih besar
Susunan kesetimbangan tidak berubah
Pernyataan berikut ini yang tidak benar adalah…
amonia akan terdisosiasi tidak sempurna di dalam air
pKb dari ammonia lebih kecil dari pKb NaOH
larutan bufer dapat dibuat dari asam lemah dan garamnya
larutan bufer akan tahan terhadap perubahan pH
pH ekivalen dari reaksi asam kuat dan basa kuat sama dengan 7
Berikut ini yang bukan termasuk pasangan larutan bufer adalah…
KH2PO4/H3PO4
NaClO4/HClO4
CH3COONa/CH3COOH
C5H5N/C5H5NHCl
tidak ada jawaban di atas
Jika AgNO3 ditambahkan perlahan-lahan ke dalam larutan Cl– 0,02 M dan Br– 0,02 M, maka pernyataan berikut ini yang tidak benar adalah…(Ksp AgBr = 7,7×10–13, Ksp AgCl = 1,6×10–10)
AgBr akan mengendap lebih dahulu daripada AgCl
konsentrasi AgNO3 yang ditambahkan harus lebih besar daripada 3,9×10–11 untuk mengendapkan AgBr
konsentrasi AgNO3 yang ditambahkan harus lebih besar daripada 8,0×10–9 untuk mengendapkan AgCl
untuk mengendapkan AgBr tapi tidak AgCl, maka konsentrasi AgNO3 lebih besar daripada 8,0×10–9
tidak ada jawaban yang benar
Persamaan reaksi: 2CO + O2 → 2CO2 +136 kkal, menyatakan bahwa pada pembakaran 1 mol CO terjadi perubahan entalpi sebesar ...
+136 kkal
–68 kkal
+68 kkal
–136 kkal
–272 kkal
Laju reaksi pada setiap saat dari persamaan reaksi 2A + 2B → 5C + 2D dapat dinyatakan sebagai...
penambahan konsentrasi A setiap satuan waktu.
penambahan konsentrasi B setiap satuan waktu
penambahan konsentrasi D setiap satuan waktu
penambahan konsentrasi A dan B setiap satuan waktu
penambahan konsentrasi B dan C setiap satuan waktu.
Persamaan laju reaksi untuk P + 2Q → C adalah v = k[P]2[Q]. Jika konsentrasi zat P dan Q mula-mula adalah 1 M dan 2 M, maka laju reaksi pada saat konsentrasi P tinggal 3/4 mol/L adalah ...
9/8 k
3/16 k
1/16 k
9/16 k
27/16 k
Pada persamaan kesetimbangan kimia berikut:
2SO3(g) ⇌ 2SO2(g) + O2 (g) ΔH = 380 kJ/mol
Jika suhu diturunkan, maka konsentrasi ...
SO3 tetap
SO3 bertambah
SO3 dan O2 tetap
SO2 tetap
O2 bertambah
Dari reaksi eksotermis berikut ini:
4NH3(g) + 7O2(g) ⇌ 4NO2(g) + 6H2O(g)
untuk meningkatkan kuantitas NO2 dapat dilakukan dengan cara…
menaikkan temperatur
menurunkan volume wadah
menambah Ne(g)
menambah H2O(g)
memberi katalis
Pada suhu tertentu dalam wadah tertutup 1,5 L terjadi reaksi dapat balik sebagai berikut:
2NO2(g) ⇌ 2NO(g) + O2(g)
Jika pada keseimbangan, terdapat 3 mol NO, 4,5 mol O2 dan 15 mol NO2, maka nilai Kc untuk reaksi tersebut adalah…
0,12
0,18
0,90
1,11
8,33
Pernyataan yang benar terkait alkana adalah…
1. Bersifat nonpolar
2.Tidak larut dalam air
3.Tidak bereaksi dengan larutan asam atau basa
4.Tidak bereaksi dengan hidrogen
1 dan 3
1 dan 2
2 dan 4
2 dan 3
semua benar
Molekul berikut yang bersifat optis aktif, kecuali…
2,4-dimetil-3-pentanol
2,3-dimetil-1-pentanol
3,4-dimetil-2-pentanol
3,4-dimetil-1-pentanol
2,3-dimetilpentanadiol
