wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL LATIHAN KSN KIMIA 2023

Total questions: 100

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Dalam suasana basa, logam kobalt (Co) dapat mengalami reaksi oksidasi menjadi Co(OH)3 sementara natrium hipoklorit, NaOCl, dapat direduksi menjadi NaCl. Apabila reaksi tersebut disetarakan maka koefisien reaksi kobalt dan NaOCl masing-masing adalah .....

a)

2 dan 3

b)

1 dan 3

c)

3 dan 2

d)

1 dan 2

e)

3 dan 1

2.

Massa CaCl2 yang dibutuhkan untuk membuat 500 mL larutan CaCl2 yang konsentrasinya 0,200 M adalah .....

a)

0,100 g

b)

0,200 g

c)

5,550 g

d)

11,100 g

e)

22,20 g

3.

Di antara kelompok senyawa berikut ini, yang merupakan senyawa ionik adalah .....

a)

N2O4 , NH3, NH4Cl

b)

NH4Cl, NaCl, Na2O2

c)

NF3, (NH4)2SO4 , PCl3

d)

AsH3, AlCl3, PCl3

e)

NCl3, NaCl, CaC2

4.

Asam sulfat, H2SO4 , dibuat dengan mereaksikan 400 g SO2, 175 g O2 , dan 125 g H2O. Reaksi berlangsung menurut persamaan reaksi (belum setara)

SO2 + O2 + H2O → H2SO4

Pernyataan yang tidak benar adalah .....

a)

Jika reaksi berlangsung sempurna, maka 6,25 mol SO2 berubah menjadi 612,5 g H2SO4

b)

SO2 merupakan pereaksi pembatas

c)

Air terdapat dalam jumlah berlebih

d)

Pada proses ini dihasilkan 700 g H2SO4

e)

Pada akhir reaksi terdapat sisa oksigen 75 g

5.

Bila nilai ∆Ho untuk reaksi: Mg(s) + Cl2 (g) → 2MgCl2 (s) adalah –1283,6 kJ, maka entalpi pembentukan standar, ∆Hfo , magnesium klorida adalah .....

a)

0 kJ/mol

b)

–321 kJ/mol

c)

–641,8 kJ/mol

d)

1283,6 kJ/mol

e)

–1283,6 kJ/mol

6.

Berdasarkan data kalor pembentukan H2O(g) = –241,8 kJ/mol, kalor disosiasi H2(g) = +436 kJ/mol, dan kalor disosiasi O2(g) = +498 kJ/mol, maka energi ikatan O–H adalah .....

a)

221,6 kJ/mol

b)

443,2 kJ/mol

c)

463,4 kJ/mol

d)

587,9 kJ/mol

e)

926,8 kJ/mol

7.

Di antara serial bilangan kuantum berikut, yang menjelaskan orbital 4f adalah .....

a)

n = 2, l = 0, ml = 0

b)

n = 3, l = 1, ml = –1

c)

n = 3, l = 2, ml = –1

d)

n = 4, l = 2, ml = +1

e)

n = 4, l = 3, ml = +2

8.

Di antara unsur berikut, yang dapat membentuk ion bermuatan +2 dengan konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 adalah ....

a)

K

b)

Si

c)

Zn

d)

Ca

e)

Ge

9.

Di antara molekul atau ion berikut ini: SO3, CO2, NO2+, dan ClO2, yang isoelektronik adalah ....

a)

SO3 dan CO2

b)

NO2+ dan ClO2

c)

CO2 dan NO2+

d)

NO2+ dan SO3

e)

CO2 dan ClO2

10.

Berdasarkan geometri molekulnya, di antara ion atau molekul berikut yang mempunyai momen dipol paling besar adalah ....

a)

NO3

b)

SO2

c)

SiH4

d)

BF4

e)

PCl5

11.

Urutan yang benar mengenai peningkatan ukuran radius ion Na+, Mg2+, dan Al3+ adalah ....

a)

Na+ < Mg2+ < Al3+

b)

Mg2+ < Al3+ < Na+

c)

Al3+ < Na+ < Mg2+

d)

Al3+ < Mg2+ < Na+

e)

Na+ < Al3+ < Mg2+

12.

Di antara senyawa ion berikut, yang mempunyai energi kisi paling kecil adalah ....

a)

NaI

b)

LiF

c)

KBr

d)

NaCl

e)

CsI

13.

Jenis orbital hibrida atom C yang diberi tanda pada senyawa berikut ini adalah ....

(atom C ke 1, 2, 3, 4)

a)

sp2 sp3 sp sp2

b)

sp sp3 sp sp

c)

sp sp3 sp2 sp

d)

sp2 sp3 sp2 sp

e)

sp3 sp3 sp sp2

14.

Pada 298 K, perubahan entalpi pembentukan standar dan perubahan entropi standar dari reaksi berikut : C(s) + ½O2(g) + 2H2(g) ⇌ CH3OH(g) berturut-turut adalah –205 kJ/mol dan 240 J/mol.K. Maka nilai ln Kp untuk reaksi tersebut adalah ....

a)

28,9

b)

53,9

c)

111,6

d)

133,5

e)

2931,6

15.

Perhatikanlah grafik energi reaksi hipotetis berikut : A + B → C + D,

Nilai energi yang mengalami perubahan bila ditambahkan katalis adalah ....

a)

Hanya I

b)

Hanya II

c)

I dan II

d)

I dan III

e)

I, II, dan III

16.

Perhatikan reaksi kesetimbangan hipotetis berikut ini:

A(g) + 2B (g) ⇌ 3C (g) + D(g)

Sebanyak 5 mol A dan 3 mol B ditempatkan dalam suatu wadah dan kemudian didiamkan. Setelah terjadi kesetimbangan, ternyata terdapat 1 mol B. Jumlah mol A, C dan D pada kesetimbangan adalah ....

a)

1,0 mol A, 3,0 mol C, 1,0 mol D

b)

4,0 mol A, 3,0 mol C, 1,0 mol D

c)

1,0 mol A, 6,0 mol C, 1,0 mol D

d)

3,0 mol A, 2,0 mol C, 2,0 mol D

e)

4,0 mol A, 3,0 mol C, 4,0 mol D

17.

Senyawa aktif dalam aspirin adalah asam asetilsalisilat, HC9H7O4, yang mempunyai nilai tetapan kesetimbangan asam, Ka 3,3 × 10–4. Agar larutan mempunyai pH 3,0, maka perbandingan konsentrasi ion asetilsalisilat terhadap asam asetilsalisilat dalam larutan haruslah sama dengan ....

a)

0,03

b)

0,13

c)

0,23

d)

0,33

e)

0,43

18.

Larutan Fe(NO3)3 dielektrolisis dengan elektroda platina hingga diperoleh endapan besi seberat 24,2 gram. Pada elektrolisis ini, volume gas yang dihasilkan pada suhu 0 °C dan tekanan 1 atmosfer adalah ....

a)

1,68 L

b)

2,24 L

c)

3,36 L

d)

4,48 L

e)

7,26 L

19.

Hasil kali kelarutan MgF2 dalam air murni adalah 7,4 × 10–11. Kelarutan MgF2 dalam larutan NaF 0,1 M adalah ....

a)

7,4 × 10–9 M

b)

7,4 × 10–13 M

c)

7,4 × 10–15 M

d)

2,6 × 10–4 M

e)

2,6 × 10–9 M

20.

Elektrolisis umum digunakan untuk mendapatkan logam murni dari ion-ionnya. Suatu percobaan dilakukan dengan memberikan arus sebesar 3 A selama 2 jam terhadap larutan ion logam X yang memiliki muatan +2. Di akhir percobaan, diperoleh logam X sebanyak 7,11 g. Logam X tersebut adalah ....

a)

Ba

b)

Ni

c)

Sr

d)

Cu

e)

Zn

21.

Kelarutan molar magnesium hidroksida (Ksp = 8 × 10–12) dalam suatu larutan penyangga dengan pH = 11 adalah ....

a)

1,7 × 10–4 M

b)

1,0 × 10–11 M

c)

8,0 × 10–12 M

d)

8,0 × 10–9 M

e)

8,0 × 10–6 M

22.

Tatanama yang paling tepat untuk senyawa organik berikut adalah ....

a)

(E)-1-sikloheksilbut-2-en-1-ol

b)

(Z)-1-sikloheksilbut-2-en-1-ol

c)

(E)-4-sikloheksil-4-ol-but-2-ena

d)

(Z)-4-sikloheksil-4-ol-but-2-ena

e)

((Z)-1-ol-but-2-enil)sikloheksana

23.

Urutan keasaman senyawa turunan asam asetat berikut mulai dari yang paling asam adalah ....

a)

I > II > III

b)

I > III > II

c)

II > III > I

d)

II > I > III

e)

III > II > I

24.

Di antara oksidator di bawah ini yang paling sesuai digunakan untuk mengoksidasi senyawa propena menjadi 1,2-propanadiol, adalah ....

I. KMnO4(dingin)

II. KMnO4(panas)

III. Ozon (O3)

IV. OsO4

a)

I dan II

b)

I dan IV

c)

Hanya III

d)

III dan IV

e)

Hanya II

25.

Pernyataan yang tidak benar mengenai senyawa berikut adalah....

a)

Mempunyai delapan ikatan σ-antar atom karbon dan empat ikatan rangkap dua yang terkonjugasi.

b)

Nama senyawa tersebut adalah 4-vinil-1,3,5-heptatriena

c)

Dapat mengikat delapan atom klor jika direaksikan dengan Cl2/CCl4 berlebih

d)

Mempunyai empat ikatan π (pi) dengan nama 4-propenil-1,3,5-heksatriena

e)

Mempunyai delapan ikatan σ antaratom karbon, dapat mengalami reaksi adisi elektrofilik jika direaksikan dengan larutan HBr dalam air

26.

Toluena dapat mengalami reaksi substitusi elektrofilik. Di antara kelima pereaksi di bawah ini yang akan menghasilkan produk pada posisi orto dan para toluena adalah ....

a)

CH3MgBr

b)

CH3COCl, FeCl3

c)

Zn(Hg), HCl, H2O

d)

H2N-NH2

e)

KMnO4, H2O

27.

Di antara pereaksi di bawah ini yang dapat digunakan untuk membedakan antara fenol dan asam benzoat adalah ....

a)

CH3Cl, FeCl3

b)

HNO3, H2SO4

c)

CH3COCl, FeCl3

d)

Cl2, FeCl3

e)

NaHCO3

28.

Pereaksi I dan II yang paling tepat digunakan pada tahapan reaksi di bawah ini adalah ....

a)

I. KCN.H2O

II. KMnO4

b)

I. HCN

II. K2Cr2O7

c)

I. HCN

II. H+, H2O

d)

I. HCN

II. KMnO4

e)

I. NaCN

II. H2O

29.

Senyawa trikloretena banyak dipakai sebagai bahan pembersih, di antara pereaksi berikut yang ketika bereaksi dengan trikloretena dapat menghasilkan senyawa yang mempunyai satu atom karbon yang asimetris adalah ....

a)

Br2

b)

H2

c)

HCl

d)

NaOH

e)

NaCN

30.

Di antara pereaksi berikut yang paling tepat untuk mensintesis etana dari etil alkohol seperti pada tahapan reaksi berikut.

adalah ....

a)

I.SOCl2

II.Mg

III.H2O, H+

b)

I.Cl2

II.Mg

III.KMnO4

c)

I.SOCl2

II.Mg

III.H2SO4

d)

I. NaCl

II.Mg

III.H2O2

e)

I.SnCl2

II.Mg

III.H2O, H+

31.

Sebanyak 1,50 g sampel suatu bijih yang mengandung perak dilarutkan. Semua Ag yang larut diubah menjadi 0,124 Ag2S. Persen massa Ag dalam bijih tersebut adalah

a)

4,15%

b)

6,41%

c)

7,20%

d)

8,27%

e)

10,8%

32.

Muscovite adalah salah satu dari mineral mika dengan rumus senyawa KAl2(Si3AlO10)(OH)2. Hasil analisis sejumlah sampel muscovite menunjukkan kandungan Si sebanyak 0,42 g. Massa sampel muscovite yang dianalisis adalah

a)

4,20 g

b)

2,98 g

c)

1,99 g

d)

1,53 g

e)

1,26 g

33.

Sebanyak 1,5 mL sampel larutan asam sulfat dari suatu baterai mobil dititrasi dengan 23,7 mL larutan NaOH 1,47 M menggunakan indikator fenolftalein untuk menentukan titik akhir titrasi. Konsentrasi (dalam satuan molaritas) sampel larutan asam sulfat tersebut adalah

a)

0,36 M

b)

3,15 M

c)

6,30 M

d)

11,6 M

e)

23,2 M

34.

Di laboratorium gas klor dapat dibuat dari reaksi antara HCl dengan MnO2. Persamaan reaksi setara adalah: MnO2(s) + 4 HCl(aq) → Cl2(g) + MnCl2(aq) + 2H2O(l)

Bila reaksi berlangsung sempurna, massa larutan HCl pekat (36,0% berat) yang diperlukan untuk menghasilkan Cl2 sebanyak 2,50 g adalah

a)

5,2 g

b)

9,6 g

c)

14,3 g

d)

19,4 g

e)

26,4 g

35.

Dari persamaan reaksi berikut ini:

SnO2(s) + 2H2(g) → Sn(s) + 2H2O(l)

Volume gas hidrogen (diukur pada 1 atm dan 273 K) yang dibutuhkan untuk bereaksi sempurna dengan 2,00 g SnO2 adalah

a)

13,3 mL

b)

26,5 mL

c)

145 mL

d)

298 mL

e)

595 mL

36.

Suatu sampel gas sebanyak 0,238 g dalam 100 mL wadah pada temperatur 14 oC memberikan tekanan sebesar 600 mmHg gas tersebut adalah

a)

Nitrogen

b)

Argon

c)

Klor

d)

Xenon

e)

Kripton

37.

Entalpi pembentukan standar (∆Hfo) timbel(II) karbonat adalah –699 kJ/mol. Pernyataan persamaan termokimia yang paling tepat untuk proses tersebut adalah

a)

Pb(s) + C(s) + O2(g) → PbCO3(s) ; ∆Hfo = +699 kJ/mol

b)

Pb(s) + C(s) + 3/2 O2(g) → PbCO3(s) ; ∆Hfo = –699 kJ/mol

c)

2Pb(s) + 2C(s) + 3 O2(g) → 2PbCO3(s) ; ∆Hfo = –1398 kJ/mol

d)

PbCO3(s) → Pb(s) + C(s) + 3/2 O2(g) ; ∆Hfo = –699 kJ/mol

e)

2PbCO3(s) → 2Pb(s) + 2C(s) + 3O2(g) ; ∆Hfo = +1398 kJ/mol

38.

Pehatikan persamaan termokimia berikut:

2H2(g) + 2Cl2(g) → 4HCl(g) ; ∆Ho = –92,4 kJ

Di antara pernyataan berikut yang tidak benar mengenai persamaan termokimia di atas adalah

a)

Bila persamaan tersebut dibalik nilai ∆Ho adalah +92,4 kJ

b)

Empat ikatan HCl lebih kuat dibandingkan empat ikatan dalam H2 dan Cl2

c)

Nilai ∆Ho adalah juga –92,4 kJ bila HCl yang dihasilkan berwujud cair

d)

Sebanyak 23,1 kJ kalor akan dilepaskan bila dihasilkan 1 mol gas HCl

e)

Nilai ∆Ho pembentukan gas HCl adalah 23,1 kJ/mol

39.

Senyawa diklorodifluorometana, CCl2F2 banyak dipakai sebagai aerosol propelan atau pendingan pada pengatur temperatur ruangan (AC), dan bersifat inert (sukar bereaksi). Di antara pernyataan berikut yang benar mengenai senyawa inert tersebut adalah

a)

Energi ikatan karbon – fluor besar

b)

Ikatan karbon – fluor polaritasnya rendah

c)

Karbon memiliki keelektronegatifan tinggi

d)

Senyawa fluor tidak mudah terbakar

e)

Gaya van der Waals antar fluor lemah

40.

Reaksi antara gas NO dan gas O2 menghasilkan gas NO2 adalah reaksi orde kedua terhadap gas NO, dan orde pertama terhadap gas O2. Jika konsentrasi kedua reaktan dinaikkan dua kali, maka peningkatan laju reaksi adalah

a)

Tidak berubah (tetap)

b)

Dua kali

c)

Empat kali

d)

Enam kali

e)

Delapan kali

41.

Untuk reaksi pembentukan ozon:

3O2 (g) → 2O3 (g) urip.info

Laju pembentukan O3 = 2,0 × 10–7 mol.L–1.detik–1. Laju hilangnya gas O2 dalam mol.L–1.detik–1 adalah

a)

1,0 × 10–7

b)

1,3 × 10–7

c)

2,0 × 10–7

d)

3,0 × 10–7

e)

4,5 × 10–7

42.

Larutan 0,2 M natrium klorobenzoat (C7H4ClO2Na) memiliki pH 8,65. pH larutan 0,2 M asam klorobenzoat (C7H5ClO2) adalah

a)

5,35

b)

8,65

c)

2,35

d)

3,45

e)

3,25

43.

Suatu larutan penyangga (bufer) yang dibuat dengan cara mencampurkan NH3 dan NH4Cl mempunyai pH 10. Di antara prosedur berikut yang dapat digunakan untuk menurunkan pH larutan bufer tersebut adalah

1. Menambah larutan dengan HCl

2. Menambah larutan dengan NH3

3. Menambah larutan dengan NH4Cl

a)

Hanya 1

b)

Hanya 2

c)

Hanya 3

d)

Hanya 1 dan 3

e)

Hanya 2 dan 3

44.

Di dalam pelarut air, HCN adalah asam lemah (Ka = 6,2 × 10–10), sedangkan NH3 adalah basa lemah (Kb = 1,8 × 10–5). Sifat larutan 1,0 M NH4CN adalah

a)

Asam kuat

b)

Basa Kuat

c)

Netral

d)

Asam lemah

e)

Basa Lemah

45.

Konsentrasi I minimum yang diperlukan untuk mengendapkan ion Ag+ dalam suatu larutan yang mengandung campuran ion Ag+ (0,1 M) dan Pb2+ (0,1 M) adalah

(Diketahui Ksp AgI = 8,3 × 10–17 dan Ksp PbI2 = 7,9 × 10–9)

a)

8,30 × 10–16 M

b)

9,11 × 10–9 M

c)

7,90 × 10–8 M

d)

2,80 × 10–4 M

e)

1,99 × 10–3 M

46.

Dalam suasana basa, logam kolbat (Co) dapat mengalami reaksi oksidasi menjadi Co(OH)3, sementara natrium hipoklorit, NaOCl, dapat direduksi menjadi NaCl. Apabila reaksi tersebut disetarakan, maka koefisien reaksi kobalt dan NaOCl adalah

a)

2 dan 3

b)

1 dan 3

c)

3 dan 2

d)

1 dan 2

e)

3 dan 1

47.
a)

+2,37 V

b)

+1,01 V

c)

–1,71 V

d)

–1,01 V

e)

+1,71 V

48.

Elektrolisis umum digunakan untuk mendapatkan logam murni dari ion-ionnya. Suatu percobaan dilakukan dengan memberikan arus sebesar 3 A selama 2 jam terhadap larutan ion logam X yang bermuatan +2. Di akhir percobaan, diperoleh logam X sebanyak 7,11 g. Logam X tersebut adalah

a)

Ba

b)

Ni

c)

Sr

d)

Cu

e)

Zn

49.

Kelarutan molar magnesium hidroksida (Ksp = 8 × 10–12) dalam suatu larutan penyangga dengan pH = 11 adalah

a)

1,7 × 10–4 M

b)

1,0 × 10–11 M

c)

8,0 × 10–12 M

d)

8,0 × 10–9 M

e)

8,0 × 10–6 M

50.

Jumlah isomer C2H2Cl2 yang termasuk isomer geometri cis-trans adalah

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

51.

Oksidator yang dapat digunakan untuk mengoksidasi metilbenzena menjadi asam benzoat adalah

a)

Klor

b)

Campuran asam nitrat pekat dan asam sulfat

c)

Hidrogen peroksida

d)

Larutan Iod dan NaOH

e)

Larutan kalium permanganat

52.

Produk minor yang penting dari reaksi antara natrium sianida dengan 2-iodopentana dalam aseton anhidrat adalah

a)

1-pentena

b)

2-pentena

c)

2-pentanol

d)

2-pentanon

e)

4,5-dimetiloktana

53.

Di antara pernyataan berikut yang benar tentang ikatan C-C dalam benzena adalah

a)

Ikatannya lebih lemah dari ikatan tunggal C-C

b)

Mempunyai energi ikatan yang lebih kecil daripada ikatan C=C

c)

Ikatannya lebih pendek daripada ikatan C=C

d)

Tidak semua ikatannya mempunyai panjang yang sama

e)

Ikatan tunggal dan ganda berselang-seling

54.

Suatu senyawa Y dapat menghilangkan warna brom jika ditambahkan dengan Br2 /CCl4 . Senyawa Y tersebut adalah

a)

Benzena

b)

Sikloheksana

c)

Metilbenzena

d)

Pentana

e)

Pentena

55.

Senyawa trikloroetena banyak dipakai sebagai bahan pembersih. Di antara pereaksi berikut yang dapat bereaksi dengan trikloroetena menghasilkan produk khiral adalah

a)

H2

b)

Br2

c)

HCl

d)

NaOH

e)

NaCN

56.

Di antara unsur berikut yang memiliki ion dengan muatan +2 dengan konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 adalah

a)

K

b)

Si

c)

Zn

d)

Ca

e)

Ge

57.

Rumus molekul suatu garam adalah XCl2. Ion X dalam garam ini mempunyai 27 elektron, maka logam X adalah

a)

Ni

b)

Co

c)

Fe

d)

Cu

e)

Zn

58.

Larutan natrium sulfat dapat bereaksi dengan larutan barium klorida sesuai persamaan reaksi yang setara berikut:


Na2SO4(aq) + BaCl2(aq) → 2NaCl(aq) + BaSO4(s)


Seorang siswa mencampurkan larutan yang mengandung 10,0 g Na2SO4 dicampurkan dengan larutan yang mengandung 10,0 g BaCl2, dan diperoleh 12,0 g BaSO4. Persen hasil (rendemen) dari reaksi ini adalah

a)

60,0%

b)

73,1%

c)

82,4%

d)

93,3%

e)

>100%, karena endapan barium sulfat yang diperoleh masih basah

59.

Di antara larutan dalam air berikut ini yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah

a)

1,0 m asam asetat, CH3COOH

b)

1,0 m asam klorida, HCl

c)

1,0 m asam sulfat, H2SO4

d)

1,0 m asam fosfat, H3PO4

e)

1,0 m glukosa, C6H12O6

60.

Di antara larutan garam dengan konsentrasi 0,1 M berikut yang memberikan nilai pH paling tinggi adalah

a)

NaCl

b)

NaNO3

c)

NaClO4

d)

NaHSO4

e)

NaHCO3

61.

Di antara larutan dalam air berikut:

i. 0,2 M HF

ii. 1,5 M CH3COONa

iii. 3,0 M NH4Br

iv. 0,5 M NH3

v. 0,85 M FeCl3

yang mempunyai pH di bawah 7,0 adalah

a)

i, iii, v

b)

ii, iv

c)

i, ii, iii

d)

hanya i

e)

tidak ada, semua bersifat basa

62.

Ke dalam alr HCl 4 M ditambahkan padatan berikut:

i. Zn

ii. Cu

iii. Na2SO3

iv. Na2SO4

Padatan yang akan menghasilkan gas ketika ditambahkan ke dalam larutan HCl 4 M adalah

a)

hanya i

b)

hanya ii

c)

Hanya i dan iii

d)

i, ii, dan iii

e)

Tidak ada reaksi yang menghasilkan gas

63.

Di antara pernyataan di bawah ini yang benar adalah

a)

Energi kisi MgF2 lebih kecil dibandingkan MgCl2

b)

Energi kisi NaCl lebih kecil dibandingkan KCl

c)

Energi kisi KCl lebih kecil dibandingkan MgCl2

d)

Energi kisi MgO lebih kecil dibandingkan CaS

e)

Energi kisi NaF lebih kecil dibandingkan NaCl

64.
a)

-934 kJ.mol-1

b)

-858kJ.mol-1

c)

-510 kJ.mol-1

d)

-429 kJ.mol-1

e)

-255 kJ.mol-1

65.

Diketahui energi ikatan:

C=C = 614 kJ/mol; C–Cl = 328 kJ/mol; C–C = 348 kJ/mol

Cl–Cl = 244 kJ/mol; C–H = 413 kJ/mol

Perubahan entalpi bagi reaksi berikut adalah

H2C=CH2(g) + Cl2(g) → ClH2C-CH2Cl(g)

a)

-32 kJ

b)

-62 kJ

c)

-93 kJ

d)

-124 kJ

e)

-146 kJ

66.

Perhatikan reaksi berikut:

A + B + C → D Laju = k[A][B]2

Di antara pernyataan berikut yang tidak meningkatkan laju reaksi adalah

a)

Menaikkan konsentrasi A

b)

Menaikkan konsentrasi B

c)

Menaikkan konsentrasi C

d)

Menambah katalis ke dalam campuran reaksi

e)

Temperatur reaksi dinaikkan

67.
a)

Al dan Mn

b)

Al3+ dan Mn2+

c)

Cr3+ dan Fe2+

d)

Hanya Cr3+

e)

Hanya Fe2+

68.

Proses hidrometalurgi untuk pemurnian emas melibatkan pembentukan selektif senyawa komples emas yang larut dalam air. Spesi yang direduksi dan dioksidasi dalam reaksi berikut adalah

4Au(s) + CN(aq) + O2(g) + 2H2O(l) → 4 Au(CN)2(aq) + 4 OH (aq)

a)

CN mengalami oskidasi dan Au(s) mengalami reduksi

b)

Au(s) mengalami oskidasi dan CN mengalami reduksi

c)

O2 mengalami oskidasi dan Au(s) mengalami reduksi

d)

Au(s) mengalami oskidasi dan O2 mengalami reduksi

e)

Reaksi ini bukan reaksi reduksi-oskidasi

69.

Perhatikan reaksi kesetimbangan berikut:

2NOBr(g) ⇌ 2NO(g) + Br2 (g) Keq = 0,064

Pada kesetimbangan, wadah tertutup yang volumenya 1,00 L mengandung 0,030 mol NOBr dan 0,030 mol NO. Jumlah mol Br2 dalam wadah tersebut adalah

a)

0,0019

b)

0,030

c)

0,064

d)

0,470

e)

0,090

70.

Asam lemah HA mempunyai nilai tetapan disosiasi Ka = 1,0 × 10–7. Di antara pernyataan berikut yang benar untuk larutan 0,30 M HA dalam air adalah

i. [A] << [HA]

ii. [H+] = (Ka[HA])½

iii. [OH] >> [A]

a)

hanya i

b)

hanya ii

c)

hanya i dan ii

d)

hanya ii dan iii

e)

semua betul i, ii, dan iii

71.

Diketahui nilai Kb NH3 = 1,8 x. 10–5 dan Ka HC2H3O2 = 1,8 × 10–5. nilai pH dari larutan amonium asetat, NH4C2H3O2 0,065 M adalah

a)

1,19

b)

2,96

c)

7,00

d)

11,06

e)

12,81

72.

Di antara senyawa berikut ini yang kelarutannya paling besar di dalam air adalah

a)

MnS, Ksp = 2,3 × 10–13

b)

CoCO3, Ksp = 1,0 × 10–10

c)

Fe(OH)2, Ksp = 7,9 × 10–16

d)

Ag2CrO4, Ksp = 1,2 × 10–12

e)

Al(OH)3, Ksp = 1,2 × 10–33

73.

Semua senyawa berikut adalah isomer dari siklopetanon, kecuali

a)

2-metil siklobutanon

b)

2-etil siklopropanon

c)

2,3-dimetil siklo propena

d)

metil-butil-eter

e)

1-pentena-3-on

74.
a)

G-2-metil pentana

b)

G-3-metil pentana

c)

E-4-metil heksana

d)

Trans-2-metil heksana

e)

Trans-3-metil heksana

75.

Untuk mendapatkan senyawa jenuh, yaitu senyawa yang tidak memiliki ikatan rangkap, dapat dilakukan reaksi-reaksi berikut, kecuali

a)

hidrogenasi sikloheksena dengan katalis logam

b)

reduksi aseton dengan hidrida logam

c)

reaksi alkohol dalam larutan asam sulfat pekat

d)

adisi asam halida pada propena

e)

pembuatan polietilena

76.

Di antara reaksi-reaksi di bawah ini yang tidak dapat digunakan untuk membuat CH3CH2Cl adalah

a)

CH2=CH2 + HCl

b)

CH2=CHCl + H2

c)

CH3CH2OH + HCl

d)

CH3CH2OH + Cl2

e)

CH3CH2OH + PCl3

77.

Di antara senyawa oksida nitrogen berikut ini, yang mengandung 36,4% massa oksigen adalah:

a)

NO

b)

N2O

c)

N2O3

d)

N2O4

e)

N2O5

78.

Untuk mengoksidasi 25 gram cuplikan FeSO4 (Mr = 152), diperlukan 6,125 gram K2Cr2O7 (Mr = 294). Pada reaksi ini ion dikromat berubah menjadi Cr3+, sedangkan Fe2+ berubah menjadi Fe3+. Kadar FeSO4 dalam cuplikan di atas adalah

a)

19%

b)

38%

c)

48%

d)

76%

e)

92%

79.

Volume larutan H3PO4 0,1 M yang tepat bereaksi dengan larutan 50 mL Ba(OH)2 0,25 M adalah

a)

50 mL

b)

83,3 mL

c)

125 mL

d)

150 mL

e)

250 mL

80.

Di antara konfigurasi elektron berikut yang menunjukkan unsur logam adalah

a)

1s2 2s2 2p5

b)

1s2 2s2 2p6 3s2 3p6

c)

1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d2 4s2

d)

1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p1

e)

1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6

81.

Di antara senyawa alkana berikut ini yang mempunyai interaksi van der Waals paling tinggi adalah

a)

CH3CH2CH2CH2CH2CH3

b)

CH3CH2CH3

c)

CH3CH2C(CH2)4CH3

d)

CH3CH2CH2CH3

e)

CH3 (CH2)3CH3

82.

Jika NaBr larut dalam air, maka jenis gaya antarmolekul yang harus diputuskan adalah

a)

Gaya ion-ion

b)

Ikatan-Hidrogen

c)

Gaya ion-dipol

d)

Gaya ion-ion dan ikatan-Hidrogen

e)

Dipol-dipol

83.

Di antara teknik teknik berikut ini yang tidak dapat digunakan untuk menghitung ΔHreaksi adalah

a)

Menggunakan panas pembentukan reaktan dan produk

b)

Menggunakan titik leleh reaktan dan produk.

c)

Hukum Hess

d)

Menggunakan energi ikatan reaktan dan produk

e)

Kalorimetri

84.

Jika diketahui data energi ikatan sebagai berikut: H-H = 436 kJ/mol, O-O = 142 kJ/mol, O=O = 499 kJ/mol dan H-O = 460 kJ/mol, maka entalpi reaksi pembentukan H2O2 adalah

a)

–127

b)

– 209

c)

– 484

d)

– 841

e)

+127

85.

Di antara padatan berikut ini, yang memiliki interaksi antarmolekul hanya melalui gaya van der Waals adalah

a)

CO2

b)

SiO2

c)

Cu

d)

MgO

e)

CH3CH2OH

86.

Jika tekanan osmotik darah adalah 7,65 atm pada 37 ºC, maka massa (dalam gram) glukosa (C6H12O6, massa molar = 180,2 g/mol) yang dibutuhkan untuk membuat 1,00 liter larutan injeksi intravenous yang tekanan osmotiknya sama dengan tekanan osmotik darah adalah

a)

3,00 g

b)

4,44 g

c)

25,4 g

d)

45,3 g

e)

56,0 g

87.

. Larutan aseton dibuat dengan cara melarutkan 0,50 mol aseton (Po = 345 torr) dalam 1,00 mol etanol (Po = 59,8 torr) pada 25 oC. Fraksi mol aseton dalam fasa uap di atas larutan tersebut adalah

a)

0,26

b)

0,33

c)

0,50

d)

0,67

e)

0,74

88.

Untuk reaksi fasa gas 3H2 + N2  2NH3, maka laju hilangnya H2 dibandingkan terhadap laju pembentukan NH3 adalah

a)

Laju awalnya sama

b)

Laju hilangnya H2 adalah 1/2 laju munculnya NH3.

c)

Laju hilangnya H2 adalah 3/2 laju munculnya NH3

d)

Laju hilangnya H2 adalah 2/3 laju munculnya NH3.

e)

Laju hilangnya H2 adalah 1/3 laju munculnya NH3.

89.

. Dalam suatu ruang tertutup pada suhu tertentu terdapat 0,02 mol gas N2; 0,06 mol gas H2 dan 0,05 mol gas NH3 dalam keadaan setimbang. Jika ke dalam ruang dimasukkan 0,1 mol Cr2O3 sebagai katalis, maka:

a)

Jumlah mol N2 menjadi kurang dari 0,02

b)

Jumlah mol NH3 menjadi 0,06 mol

c)

Kesetimbangan bergeser ke kiri

d)

Harga tetapan kesetimbangan K menjadi lebih besar

e)

Susunan kesetimbangan tidak berubah

90.

Pernyataan berikut ini yang tidak benar adalah…

a)

amonia akan terdisosiasi tidak sempurna di dalam air

b)

pKb dari ammonia lebih kecil dari pKb NaOH

c)

larutan bufer dapat dibuat dari asam lemah dan garamnya

d)

larutan bufer akan tahan terhadap perubahan pH

e)

pH ekivalen dari reaksi asam kuat dan basa kuat sama dengan 7

91.

Berikut ini yang bukan termasuk pasangan larutan bufer adalah…

a)

KH2PO4/H3PO4

b)

NaClO4/HClO4

c)

CH3COONa/CH3COOH

d)

C5H5N/C5H5NHCl

e)

tidak ada jawaban di atas

92.

Jika AgNO3 ditambahkan perlahan-lahan ke dalam larutan Cl 0,02 M dan Br 0,02 M, maka pernyataan berikut ini yang tidak benar adalah…(Ksp AgBr = 7,7×10–13, Ksp AgCl = 1,6×10–10)

a)

AgBr akan mengendap lebih dahulu daripada AgCl

b)

konsentrasi AgNO3 yang ditambahkan harus lebih besar daripada 3,9×10–11 untuk mengendapkan AgBr

c)

konsentrasi AgNO3 yang ditambahkan harus lebih besar daripada 8,0×10–9 untuk mengendapkan AgCl

d)

untuk mengendapkan AgBr tapi tidak AgCl, maka konsentrasi AgNO3 lebih besar daripada 8,0×10–9

e)

tidak ada jawaban yang benar

93.

Persamaan reaksi: 2CO + O2 → 2CO2 +136 kkal, menyatakan bahwa pada pembakaran 1 mol CO terjadi perubahan entalpi sebesar ...

a)

+136 kkal

b)

–68 kkal

c)

+68 kkal

d)

–136 kkal

e)

–272 kkal

94.

Laju reaksi pada setiap saat dari persamaan reaksi 2A + 2B → 5C + 2D dapat dinyatakan sebagai...

a)

penambahan konsentrasi A setiap satuan waktu.

b)

penambahan konsentrasi B setiap satuan waktu

c)

penambahan konsentrasi D setiap satuan waktu

d)

penambahan konsentrasi A dan B setiap satuan waktu

e)

penambahan konsentrasi B dan C setiap satuan waktu.

95.

Persamaan laju reaksi untuk P + 2Q → C adalah v = k[P]2[Q]. Jika konsentrasi zat P dan Q mula-mula adalah 1 M dan 2 M, maka laju reaksi pada saat konsentrasi P tinggal 3/4 mol/L adalah ...

a)

9/8 k

b)

3/16 k

c)

1/16 k

d)

9/16 k

e)

27/16 k

96.

Pada persamaan kesetimbangan kimia berikut:

2SO3(g) ⇌ 2SO2(g) + O2 (g) ΔH = 380 kJ/mol

Jika suhu diturunkan, maka konsentrasi ...

a)

SO3 tetap

b)

SO3 bertambah

c)

SO3 dan O2 tetap

d)

SO2 tetap

e)

O2 bertambah

97.

Dari reaksi eksotermis berikut ini:

4NH3(g) + 7O2(g) ⇌ 4NO2(g) + 6H2O(g)

untuk meningkatkan kuantitas NO2 dapat dilakukan dengan cara…

a)

menaikkan temperatur

b)

menurunkan volume wadah

c)

menambah Ne(g)

d)

menambah H2O(g)

e)

memberi katalis

98.

Pada suhu tertentu dalam wadah tertutup 1,5 L terjadi reaksi dapat balik sebagai berikut:

2NO2(g) ⇌ 2NO(g) + O2(g)

Jika pada keseimbangan, terdapat 3 mol NO, 4,5 mol O2 dan 15 mol NO2, maka nilai Kc untuk reaksi tersebut adalah…

a)

0,12

b)

0,18

c)

0,90

d)

1,11

e)

8,33

99.

Pernyataan yang benar terkait alkana adalah…

1. Bersifat nonpolar

2.Tidak larut dalam air

3.Tidak bereaksi dengan larutan asam atau basa

4.Tidak bereaksi dengan hidrogen

a)

1 dan 3

b)

1 dan 2

c)

2 dan 4

d)

2 dan 3

e)

semua benar

100.

Molekul berikut yang bersifat optis aktif, kecuali…

a)

2,4-dimetil-3-pentanol

b)

2,3-dimetil-1-pentanol

c)

3,4-dimetil-2-pentanol

d)

3,4-dimetil-1-pentanol

e)

2,3-dimetilpentanadiol