NEW
Font size
WorksheetsDIAGNOSTIK REDOKS XII
Total questions: 20
Worksheet time: 15mins
Berikut ini pernyataan yang tepat mengenai
reaksi reduksi adalah ….
1) Reaksi penangkapan elektron
2) Reaksi penangkapan oksigen
3) Reaksi penurunan bilangan oksidasi
4) Reaksi pelepasan elektron
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
Pernyataan yang benar mengenai reduktor adalah …
1) Zat yang mengalami reduksi
2) Zat yang mengalami oksidasi
3) Zat yang mengalami penurunan biloks
4) Zat yang mengalami kenaikan biloks
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
2 dan 4
Perhatikan contoh peristiwa berikut.
1) Baterai jam dinding
2) Peluruhan zat radioaktif
3) Reaksi asam basa
4) Charge handphone
Yang termasuk contoh reaksi redoks adalah ….
1 dan 2
3 dan 2
1 dan 4
3 dan 4
Di antara reaksi-reaksi tersebut di bawah ini yang merupakan contoh reaksi redoks adalah ….
AgNO3(aq) + NaCl(aq) --> AgCl(s) + NaNO3(aq)
2KI(aq) + Cl2(aq) --> I2(s) + 2KCI(aq)
NH3(aq) + H2O(l) --> NH4+(aq) + OH-(aq)
NaOH(aq) + CH3COOH(aq) --> CH3COONa(aq) + H2O(l)
Al2O3(S) + 2NaOH(aq) --> 2NaAlO2(aq) + H2O(l)
Perhatikan persamaan reaksi :
K2Cr2O (s) + 14HCl (aq) --> 2KCl(aq) + 2CrCl3(aq) + 3Cl2 (g) + 7H2O(l).
Unsur-unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi pada persamaan reaksi tersebut adalah ….
Cr dan Cl
K dan Cl
Cr dan H
H dan O
O dan Cl
Perhatikan persamaan reaksi redoks berikut:
2HBr + H2SO4 --> Br2 + SO2 + 2H2O
Zat yang merupakan reduktor adalah….
HBr
H2SO4
Br2
SO2
H2O
Perhatikan reaksi redoks berikut.
3 Cl2 + 6 NaOH → 5 NaCl + NaClO3 + 3 H2O
Pernyataan berikut yang benar adalah....
Cl2 mengalami oksidasi, biloks berubah dari 0 menjadi +1
Cl2 mengalami reduksi, biloks berubah dari +1 menjadi 0
Cl2 mengalami autoredoks, biloks berubah dari 0 menjadi -1 dan +3
Cl2 mengalami autoredoks, biloks berubah dari 0 menjadi -1 dan +5
NaOH mengalami reduksi, bilok turun dari +1 menjadi 0
Perhatikan reaksi-reaksi berikut ini :
(1) C (s) + O2 (g) → CO2 (g)
(2) MgO (s) → Mg (s) + ½ O2 (g)
(3) 2S (s) + 3O2 (g) → SO3 (g)
(4) H2O (l) → H2 (g) + ½ O2 (g)
Di antara reaksi-reaksi di atas yang merupakan reaksi reduksi adalah….
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(1) dan (3)
(1) dan (2)
(2) dan (4)
Yang bukan merupakan reaksi redoks adalah…
(NH4)2Cr2O7→ N2 + 4H2O + Cr2O3
CuCO3 + H2SO4→ CuSO4 + H2O + CO2
H2S + 2H2O + 3Cl2→ SO2 + 6HCl
Mg + CuSO4→ MgSO4 + Cu
3CH3CHOHCH3 + 2CrO3→ 3CH3COCH3+ 2Cr(OH)3
Berikut ini diberikan lima persamaan reaksi oksidasi atau reduksi yang belum setara.
(1) MnO4- → Mn2+
(2) C2O42- → CO2
(3) Mg2+ + 2e- → Mg
(4) C2H4 → C2H6
(5) FeO → Fe2O3
Kelompok persamaan reaksi yang merupakan proses reduksi ditunjukkan oleh ....
1, 2 dan 3
1, 3 dan 4
2, 3 dan 4
2, 3 dan 5
2, 4 dan 5
Perhatikan wacana berikut!
Senyawa aktif pada pemutih adalah senyawa natrium hipoklorit (NaClO). Untuk menghitung kadar NaClO dalam pemutih digunakan reaksi iodometri, yaitu:
NaClO(l) + 2KI(aq) + 2 HCl (aq) → NaCl(aq) + 2KCl(aq) + I2(l) + H2O(l) I2(l) + 2Na2S2O3(aq) → 2NaI(ag) + Na2S4O6(aq)
Berdasarkan wacana tersebut, sifat kimia senyawa yang terdapat dalam pemutih adalah …
katalisator
reduktor
emulgator
oksidator
inhibitor
Dalam senyawa manakah mangan memiliki bilangan oksidasi tertinggi?
MnO2
K2MnO4
MnO
KMnO4
Mn2O3
Setengah reaksi reduksi NO3– menjadi N2O adalah sebagai berikut.
a NO3–(aq) + b H+ + 8 e– ⎯⎯→ c N2O(g) + d H2O(l)
Nilai a dan b yang cocok adalah ….
2, 5
2, 10
, 1, 4
1, 5
3, 5
Pernyataan yang tepat tentang hasil penyetaraan dengan cara biloks dalam suasana basa dari reaksi berikut :
a MnO4− +b C2O42− → c CO2 +d Mn2+
adalah ....
Jumlah OH− yang dihasilkan adalah 16 di kanan
Jumlah H2O yang dihasilkan adalah 16 di kiri
Perbandingan koefisien dari CO2 dan Mn2+ adalah 2 : 5
Reduktor adalah MnO4− dan hasil reduksi adalah CO2
Koefisien dari a, b, c, d adalah 2, 5, 5, 2
Salah satu proses pembuatan fosfor dapat dilakukan melalui reaksi:
aCa3(PO4)2 + bSiO2 + C → cCaSiO3 + P4 + dCO
Harga a, c, dan d yang paling tepat untuk reaksi tersebut adalah ....
1,1, dan 5
1,3, dan 6
2, 2, dan 6
2, 3, dan 10
2, 6, dan 10
Persamaan reaksi redoks:
aFe2+ + bMnO4- + cH+ → Fe3+ + Mn2+ + dH2O
Harga koefisien a, b, c, dan d berturut-turut adalah ....
5, 1,4, dan 2
5, 1,8, dan 4
5, 1,4, dan 8
5, 1,2, dan 4
4, 8,1, dan 5
Pada reaksi
Zn + HNO3 → Zn(NO3)2 + NH4 NO3 + H2O
banyaknya elektron yang diterima adalah...
2
3
5
6
8
H2S dapat dioksidasi oleh KMnO4 menghasilkan antara lain K2SO4 dan MnO2.
Dalam reaksi tersebut setiap mol H2S melepaskan . . . .
2 mol elektron
4 mol elektron
5 mol elektron
7 mol elektron
8 mol elektron
Logam M bereaksi dengan gas halogen (X2) membentuk senyawa ionik dengan rumus empiris MX2. Senyawa MBr2 dapat diubah secara sempurna menjadi MCl2 jika direaksikan dengan Cl2 sesuai persamaan reaksi:
MBr2 + Cl2 → MCl2 + Br2
Jika 2,00 gram MBr2 (Ar Br=80) yang direaksikan dengan Cl2 menghasilkan 1,11 gram MCl2 (Ar Cl=35,5), maka massa atom relatif logam M adalah ....
17,8
20,1
40,0
89,0
137,3
Seorang siswa hendak melakukan praktikum untuk mengetahui kadar vitamin C pada suatu produk suplemen makanan berbentuk tablet menggunakan metode titrasi iodimetri. Alur kerja praktikum adalah sebagai berikut:
a. Satu tablet suplemen makanan ditimbang dan diperoleh hasil massa sebesar 1,2 gram
b. Tablet suplemen makanan ditumbuk hingga halus dan ditambahkan 50 mL air (H2O) dan 1 mL larutan kanji sehingga terbentuk larutan sampel berwarna putih
c. Larutan sampel dipindahkan ke dalam erlenmeyer dan direaksikan dengan larutan I2 0,2 molar hingga larutan sampel berubah warna menjadi biru tua, diperoleh larutan I2 yang diperlukan sebanyak 25mL. dengan reaksi berikut:
C6H8O6 (aq) + I2 (aq) → C6H6O6 (aq) + HI (aq)
Berdasarkan hasil nomor (4) tentukanlah kadar (%-massa) vitamin C dalam tablet suplemen makanan!
29%
73%
87%
92%
95%
