WorksheetsProfesi Kepelatihan
Total questions: 20
Worksheet time: 11mins
Yang bukan merupakan tugas dan peran seorang pelatih olahraga adalah:
Menyusun menu latihan olahraga
Membimbing seseorang untuk meningkatkan kemampuan fisik, kekuatan otot dan sebagainya.
Memantau dan meningkatkan kinerja atlet atau orang yang dia latih
Mengajarkan keterampilan teknik dan taktik.
Kerugian seorang pelatih olahraga Kecuali :
Gajinya tidak setinggi yang diinginkan banyak orang
Adanya perjalanan yang melibatkan biaya perjalanan dan kelelahan dalam jangka waktu perjalanan yang lama.
Menjadi Saksi Kecemerlangan dan Prestasi
Kalau atlet gagal maka pelatih yang bertanggung jawab
Tugas seorang pelatih, terbagi 2 yaitu Saat latihan dan tanding serta saat di luar kegiatan latihan & tanding. Dibawah ini yang bukan tugas pelatih saat latihan dan tanding?
Menyusun dan melaksanakan rencana latihan
Pelatih sebagai guru
Membentuk Sifat dan kepribadian atlet
Mengevaluasi keterampilan atlet
Dibawah yang bukan tugas pelatih saat atlet sedang bertanding, yaitu:
Sebagai ahli dalam taktik dan strategi
Sebagai psikolog
Sebagai pengamat
Sebagai pembentuk dan pengembang kinerja atlet
Ciri dari suatu profesi, yaitu kecuali
Pelatih yang kemampuannya berasal dari pengalamannya sebagai atlet berprestasi top(pengalaman sebagai atlet)
Profesi itu harus diperoleh melalui masa latihan dan atau pendidikan dalam waktu yang cukup lama.
Memiliki landasan ilmu pengetahuan sehingga praktek layanannya dapat dipertanggung jawabkan
Profesi harus memiliki etika profesi yang mengutamakan pembinaan layanan kepada khalayak.
Sifat-sifat yang harus dimiliki seorang pelatih, kecuali
Kepemimpinan, merupakan individu yang dinamis, yang dapat memimpin & memberikan motivasi kepada anak asuhnya maupun asistennya
Pengetahuan dan keterampilan yang tinggi
Perilaku harus bebas dari perbuatan tercela
Menanamkan kepribadian yg baik & perilaku etis pada atlet-atletnya
Dibawah yang bukan hal pokok yang menunjang suksesnya
pelatih :
Latar belakang pendidikannya dalam ilmu-ilmu yang erat hubunganya dengan Olahraga
Menghargai wasit dan tim tamu
Pengalaman dalam bidang Olahraga, baik sebagai atlet top maupun sebagai pelatih
Motivasinya untuk senantiasa memperkaya diri dgn ilmu & pengetahuan yang mutakhir mengenai Olahraga
Ciri-ciri kepemimpinan gaya otoriter dalam kepelatihan yaitu :
Menentukan sendiri tugas-tugas yang akan dilaksanakan
Mendengar suara atlet
Tidak banyak memberikan instruksi atau perintah
Komunikasi lebih baik dengan atlet yang bimbang atau gelisah
Kelebihan dari seorang pelatih yang
Otoriter, kecuali
Atlet memiliki disiplin yang tinggi
Timnya terorganisir dengan baik
Timnya agresif, semangat tinggi, keyakinan
Mudah timbul perselisihan dalam tim bila
timnya kalah
Dibawah ini ciri-ciri pelatih yang baik hati (Nice Guy Coach), yaitu
Sangat luwes dalam membuat rencana latihan, meskipun kadang-kadang tidak jelas sehingga dapat menimbulkan kesangsian atlet kepada pelatih.
Tim kadang-kadang diluar dugaan bisa menghasilkan prestasi yang baik
Kalah bukan masalah
Tidak begitu tegang, karena kalahpun tidak dihukum
Dibawah ini yang bukan ciri-ciri pelatih pemacu (Intense atau DrivenCoach)
Selalu mendramatisasi situasi, suka berteriak, menyerang wasit
Mempunyai informasi yang lengkap dan pengetahuan tentang segala sesuatu tentang cabang olahraganya
Kekalahan dianggap sebagai malapetaka
Condong memandang rendah lawan
Kelebihan dari Tipe Pelatih yang santai yaitu
Komunikasi antar alet dan pelatih lancar
Dalam suasana panik ia tetap tenang
Tidak pernah membuat jadwal secara rinci
Pelatih tipe ini memberi kesan dingin
Kelemahan dari Tipe Pelatih yang santai, kecuali
Tekun mengikuti kemajuan dan kemunduran atlet
Tak ada rencana jadwal yg menyeluruh
Atlet yang serius tidak memperoleh banyak manfaat
Atlet tidak banyak bergantung pada pelatih, tetapi sering tidak yakin apa yang harus dilakukannya
Diawah ini, yang bukan tujuan orang melakukan kegiatan olahraga
bermacam-macam tergantung pada kondisi,
situasi, kebutuhan, dari masing–masing
individu, yaitu
Untuk mencapai
prestasi
Untuk menjaga kesehatan
Untuk hubungan sosial
Untuk pendidikan/ pembinaan
Untuk dapat melakukan tugas dan peran
dengan baik pelatih harus memperhatikan hal-
hal sebagai berikut, yaitu
Menciptakan
komunikasi yang sebaik-baiknya antara
pelatih dengan atlet
Bagaimanapun
hebatnya seorang pelatih tidak akan dapat
membina atlet dengan baik
Memahami
watak, sifat-sifat, kebutuhan dan minat
Memiliki stabilisasi
emosi dalam situasi apapun
Seorang pelatih dalam menjalankan
profesinya memerlukan falsafah, agar mampu
membina dan membentuk karakter dan mental atlet, yaitu kecuali
Memiliki stabilisasi emosi dalam situasi
apapun
Pelatih harus mampu menjadi motivator
Sportif, tekun dan disiplin
Mampu mengembang-
kan fungsi otot dan faal
Dasar hukum dari profesi pelatih diatur dalam :
UU Keolahragaan No.11 tahun 2022
UU Sistem Keolahragaan Nasional No 5 tahun 2007
PP no 16 tahun 2007
PP N0 17 tahun 2007
Dibawah ini yang bukan karakteristik profesi yaitu
Memiliki asosiasi profesional
Memiliki Lisensi
Memiliki Kode etik
Latar belakang pendidikan
Menurut Harsono,1988 menyebutkan ada tiga hal
yang dapat menunjang kesuksesan pelatih
olahraga, kecuali
Bidang keahlian
Latar belakang pendidikan
Pengalaman dalam olahraga
Motivasi
Keberhasilan program untuk mencapai prestasi olahraga harusdilaksanakan oleh pelatih profesional yang direkrut dengan baik danmempunyai kriteria, kecuali
Pengalaman dalam olahraga dan diutamakan mantan atlet
Latar belakang pendidikan dan diutamakan dari kepelatihan olahraga/olahraga.
Pengalaman dalam kepelatihan olahraga dan diutamakan pelatih yang telah menjalankan kepelatihan olahraga pada klub olahraga/ top organisasi/sekolah olahraga/kelas olahraga daerah, nasional
tenaga keolahragaan yang utamadalam proses peningkatan prestasi olahraga terhadap pembinaanolahraga
