NEW
Font size
WorksheetsUji Pemahamam JKN 01
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Berapa kali maksimal dilakukan pelayanan fisioterapi OT dan TW dalam satu minggu atau sebulan?
2x seminggu / 8x sebulan
3x seminggu / 12x sebulan
4x seminggu / 12x sebulan
6x seminggu / 15x sebulan
Dikatakan fragmentasi jika kunjungan rajal berulang pada poliklinik dengan diagnosis dan terapi yang sama dalam waktu:
≤ 7 hari
≤ 14 hari
≤ 21 hari
≤ 1 bulan
Ny.A kontrol rutin ke poli penyakit dalam dengan diagnosis CKD stg V. Saat kunjungan di Poli Penyakit Dalam, Ny. A mengeluhkan gatal-gatal di bagian punggung sejak 1 hari yang lalu. Lalu DPJP penyakit dalam memberikan konsul internal ke Poli Kulit dan Kelamin. Apakah yang dilakukan DPJP penyakit dalam sudah benar?
Benar, karena pasien ada keluhan gatal
Salah, karena tidak ada hubungan CKD dg kulit yang gatal
Benar, karena di RS ada layanan Poli Kulit Kelamin
Salah, karena kunjungan masih <7 hari
Yang BUKAN bagian dari janji layanan JKN di FKRTL adalah:
Menerima NIK/KTP/KIS Digital untuk pendaftaran pelayanan
Meminta dokumen fotokopi kepada peserta sebagai syarat pendaftaran pelayanan
Memberikan pelayanan tanpa biaya tambahan diluar ketentuan
Tidak melakukan pembatasan hari rawat Pasien (sesuai indiaksi medis)
Ny. T berobat di Poli Kebidanan dengan DPJP dr. Budi RS tipe C dengan diagnosa susp. Ca ovarium. Disini pasien dilakukan pemeriksaan USG ginekologi. Lalu dr. Budi merujuk Ny. T ke RS tipe B dengan diagnosa yang sama dan dilakukan pemeriksaan USG Ginekologi kembali. Di RS tipe B, Ny T dirawat oleh dr. Budi. Manakah pernyataan dibawah ini yang SALAH:
Ny. T boleh dirujuk ke RS tipe B atas indikasi sarana prasarana yg kurang di RS tipe C
Ny. T boleh dilakukan pemeriksaan USG kembali di RS Tipe B tanpa mempertimbangkan hasil USG sebelumnya
Ny. T boleh dirujuk ke RS Tipe B jika kondisi medis pasien tidak memungkinkan untuk ditindak di RS tipe C
dr. Budi boleh merujuk ke dirinya sendiri, jika pasien memang harus dirujuk dan tidak ada dokter lain dengan spesialisasi yang sama dengannya di RS rujukan
Berikut yang BUKAN merupakan indikasi STT untuk dilakukan dengan narkose umum adalah:
Deep soft tissue tumor
Meluas ke struktur vital
Ukuran dimensi salah satu >4 cm
Tidak perlu rekonstruksi
Manakah dibawah ini STT yang TIDAK BISA dilakukan di rawat inap?
Lokasi : head & Neck
Perlu rekonstruksi
Tumor di bawah fascia / tumor menginfiltrasi
tumor terletak di atas dari fascia tanpa ada infiltrasi
Jika tidak ada indikasi medis, berapa kali pasien boleh kontrol pasca rawat inap dengan tindakan bedah?
1 kali
2 kali
3 kali
4 kali
Mr. R datang ke IGD dengan keluhan demam tinggi disertai sakit kepala hebat. Pasien juga mengeluhkan dada sedikit sesak. lemas (+)
Pemfis: TD:120/80 mmHg, RR: 23x/menit, HR:85x/menit, T:40 C, VAS: 3
Manakah yang termasuk kondisi kegawatdaruratan pada pasien?
demam tinggi (T:40 C)
sakit kepala hebat (VAS: 3)
Sesak nafas (RR:23x/menit)
Hemodinamik stabil (TD: 120/80 mmHg)
Manakah dari dibawah ini yang termasuk Fraud yang dilakukan oleh pasien?
Tindakan yang dilakukan extraksi of tooth, tapi dientrikan sebagai odontektomi, dengan maksud mendapatkan top up plafon
Pasien berobat menggunakan kartu peserta lain
Dengan sengaja mengganti diagnosis dengan tujuan menaikkan severity level, sehingga nilai plafon lebih tinggi
mengentrikan tindakan USG, padahal tindakan ini tidak dilakukan, dengan harapan mendapatkan top up plafon
Pasien bisa melahirkan spontan, tapi dicarikan indikasi untuk dapat dilakukan SC, dengan tujuan mendapatkan plafon yang lebih tinggi.
Apa jenis fraud yang sesuai dengan pernyataan tersebut?
Cancelled services
No medical value
Standar of care
Unnecessary treatment
Mana pernyataan berikut yang menjelaskan tentang readmisi?
Dokter yang sama merujuk pasien ke RS lain
Kunjungan rawat inap berulang di FKRTL yang sama dengan diagnosis utama yang sama dari episode rawat inap sebelumnya dalam waktu kurang atau sama dengan 30 hari
Verifikator BPJS Kesehatan menurunkan standar verifikasi dokumen klaim
Klaim yang diulang dalam kasus yang sama
Manakah dibawah ini yang BUKAN bagian dari Komitmen Fasilitas Kesehatan:
Bersedia melakukan pengelolaan pelayanan rawat jalan di FKRTL
Bersedia untuk pengelolaan episode pelayanan prosedur atau terapi yang berkelanjutan
Bersedia melakukan pengelolaan kasus kegawatdaruratan pada IGD sesuai dengan ketentuan perundangan
Pelayanan kesehatan yang tidak sesuai dengan ketentuan perundangan merupakan manfaat yang dijamin pada Program JKN
Berikut adalah pelayanan kesehatan yang tidak dijamin oleh BPJS Kesehatan, KECUALI:
Pelayanan kesehatan untuk tujuan estetik
Pelayanan kesehatan untuk mengatasi infertilitas
Pelayanan meratakan gigi / ortodonsi
Pelayanan obstetri dan ginekologi
Pengelolaan pelayanan rawat jalan di FKRTL dapat dilakukan melalui hal-hal berikut, KECUALI:
Pelaksaan kontrol internal dilakukan untuk melengkapi diagnosa utama yang menjadi rujukan dari FKTP dan bukan merupakan pelayanan non spesialistik
Rangkaian konsultasi persiapan operasi dihitung sebagai espisode terpisah pelayanan rawat jalan
Melaksanakan sistem rujukan berjenjang sesuai dengan indikasi medis, SDM serta sarana prasarana yang tersedia di FKRTL
Tidak melakukan pemecahan pelayanan konsultasi internal maupun pemeriksaan penunjang
