Font size
Worksheetslatihan soal klas XI
Total questions: 151
Worksheet time: 4hrs 22mins
Koefisien dari reaksi MnO2 + HCl → MnCl2 + H2O + Cl2 secara berturut-turut dari kiri ke kanan adalah ...
1, 2, 4, 2, 1
1, 2, 2, 2, 1
1, 4, 1, 2, 1
2, 1, 4, 2, 1
2, 4, 2, 4, 1
Persamaan berikut memperlihatkan penguraian timbal(II)nitrat yang dipanaskan xPb(NO3)2 → yPbO + zNO2 + O2. Harga x,y,z adalah ...
2, 3, 4
2, 2, 4
1, 1, 2
1, 2, 2
1, 2, 1
Serbuk tembaga (II) oksida larut dalam asam klorida membentuk tembaga (II) klorida dan air. Persamaan reaksi setara dan lengkap dari reaksi tersebut adalah ....
Cu2O (s) + HCl (aq) → Cu2Cl (aq) + H2O (l)
Cu2O (s) + 2 HCl (aq) → 2 Cu2Cl (aq) + H2O (l)
CuO (s) + HCl (aq) → CuCl (aq) + H2O (l)
CuO (s) + 2 HCl (aq) → CuCl2 (aq) + H2O (l)
Cu2O (s) + 4 HCl (aq) → 2 CuCl2 (aq) + 4 H2O (l)
Aluminium bereaksi dengan asam klorida menghasilkan larutan aluminium klorida dan gas hidrogen.
Al (s) + 4 HNO3 (aq) → Al(NO3)3 (aq) + NO (g) + 2 H2O (l)
Jika 2 mol HNO3 bereaksi dengan aluminium, berapa mol gas NO yang dihasilkan adalah ....
8 mol
4 mol
2 mol
1 mol
0,5 mol
C + O2 → CO2
Sebanyak 6 gram padatan karbon direaksikan
dengan 32 gram gas oksigen dan diketahui
menghasilkan gas karbon dioksida. Berapakah
massa gas karbon dioksida yang dapat
terbentuk? (Ar C=12; O=16)
11
22
33
44
55
2,8 gram gas etena dibakar sempurna menurut reaksi :
2C2H4(g) + 6O2(g) → 4CO2(g) + 4H2O(l)
voluime gas karbon dioksida yasng dihasilkan pada keadaan STP adalah....
7,46 liter
4,48 liter
2,75 liter
2,24 liter
1,12 liter
Volume dari 8 gram SO3 (Ar S = 32 dan O = 16) pada suhu 30 °C dan tekanan 1 atm (R = 0,082) adalah ... .
1,24 liter
6,12 liter
5,24 liter
4,48 liter
2,48 liter
Massa KOH padat (Mr = 56) yang harus ditimbang untuk membuat 250 mL larutan KOH 0,4 M adalah …
56,0 gram
11,2 gram
22,4 gram
5,6 gram
2,8 gram
Volume dari 8 gram SO3 (Ar S = 32 dan O = 16) pada suhu 30 °C dan tekanan 1 atm (R = 0,082) adalah ... .
4,48 liter
6,12 liter
5,24 liter
2,48 liter
1,24 liter
Pernyataan yang paling benar mengenai hukum Lavoisier adalah....
Massa molekul zat pereaksi sama dengan massa molekul zat hasil reaksi
Massa pereaksi sama dengan massa hasil reaksi
Perbandingan unsur senyawa pereaksi dan hasil reaksi tetap
Volume zat pereaksi sama dengan volume zat hasil reaksi
Jumlah mol pereaksi sama dengan jumlah mol hasil reaksi
A dan B bereaksi membentuk dua senyawa. Untuk senyawa pertama 1,4 gram A bereaksi dengan 3,2 gram B. Untuk senyawa kedua 0,7 gram A bereaksi dengan 0,4 gram B. Berapakah perbandingan unsur A dalam senyawa pertama terhadap unsur A dalam senyawa kedua?
1:1
2:1
1:2
1:4
4:1
Perbandingan massa karbon dan oksigen dalam karbon monoksida adalah 3: 4 . jika 9 gram karbon direaksikan dengan 16 gram oksigen maka setelah reaksi adalah....
Tersisa oksigen 7 gram dan terbentuk karbon monoksida 18 gram
Tersisa oksigen 4 gram dan terbentuk karbon monoksida 21 gram
Hanya terdapat 21 gram karbonmonoksida
Hanya terdapat 25 gram karbonmonoksida
Tersisa karbon 4 gram dan terbentuk karbon monoksida 21 gram
Jika hidrat tembaga (II) sulfat dipanaskan
terbentuk tembaga (II) sulfat anhidrat dan
massanya berkurang 36%.
CuSO4 xH2O(g) → CuSO4(g) + xH2O(g)
Nilai x dalam rumus tembaga (II) hidrat itu
adalah ...
1
2
5
7
10
Suatu senyawa terdiri dari 75% C, sisanya
hidrogen. Jika diketahui massa atom relatif
H=1 dan C=12, maka rumus empiris
senyawa itu adalah ...
CH
CH2
CH3
CH4
C2H3
Susunan elektron valensi gas mulia di bawah ini adalah oktet, kecuali ….
Ar
Ne
Kr
Xe
He
Perhatikan rumus elektron senyawa H2SO4 berikut....
Ikatan kovalen koordinasi ditunjukan oleh nomor......
1
2
3
4
5
jika 13A dan 17B berikatan maka jenis ikatan dan rumus kimia yang terbentuk adalah.....
AB3
A3B
A2B
AB2
AB
Diantara senyawa berikut yang berikatan kovalen adalah...
NaCl
CH4
K2S
KI
MgCl2
Dua buah unsur memiliki notasi 11X dan 17Y. Bila kedua unsur tersebut berikatan maka senyawa yang dihasilkan adalah ….
XY2
XY3
X2Y
XY
X2Y
kovalen non polar, logam, ion
kovalen non polar, ion, kovalen polar
kovalen polar, ion, logam
kovalen non polar, ion, logam
kovalen non polar, ion, ion
Kelompok senyawa berikut ini yang semuanya merupakan senyawa yang berikatan kovalen adalah . . .
CO2, BF3, CH4, NH3
SO2, NH4Cl, MgCl2, KI
CO, NO, HI, NaI
NaCl, MgCl2, KI, CaO
XeF2, N2O3, K2S, FeCl3
Pernyataan berikut yang benar tentang ikatan kovalen adalah . . .
Terjadi akibat perpindahan elektron antara atom satu kepada atom yang lain dari atom-atom yang berikatan
Adanya pemakaian bersama pasangan elektron yang berasal dari kedua atom yang berikatan
Adanya pemakaian bersama pasangan elektron yang berasal dari salah satu atom yang berikatan
Terjadinya pemakaian elekron valensi secara bersama-sama yang mengakibatkan terjadinya dislokalisasi elektron
Inti atom dari atom-atom yang beikatan dikelilingi oleh elektron dari semua atom yang berikatan
Pasangan molekul berikut yang berikatan kovalen polar adalah . . .
Cl2 dan N2
Cl2 dan HCl
HCl dan H2O
H2O dan CO2
CO2 dan SO2
Molekul dengan orbital hibrida sp3d2 memiliki bentuk orbital . . .
Linear
Segitiga datar
Segitiga piramida
Tetrahedral
Oktahedral
Bentuk molekul bipiramida trigonal memiliki orbital hibrida . . .
sp
sp2
sp3
sp3d
sp3d2
Diantara senyawa-senyawa berikut yang memiliki gaya London adalah . . .
NaCl dan CHCl3
H2O dan H2O
H2O dan CH4
CH4 dan O2
HF dan H2O
Gaya yang terjadi antara molekul HCl dengan molekul H2O disebut . . .
Gaya dipol dipol
Gaya ion dipol
Gaya London
Ikatan hidrogen
Gaya dipol-dipol terinduksi
Gaya ion dipol terjadi di antara . . .
Ion dengan ion
Ion dengan kovalen polar
Ion dengan kovalen non polar
Ion kovalen polar dengan ion kovalen polar
Ion kovalen non polar dengan ion kovalen non polar
Berikut ini adalah senyawa yang memiliki ikatan hidrogen paling kuat adalah . . .
HF
H2O
NH3
HBr
CH4
Kekhasan atom karbon yang menyebabkan unsur karbon mempunyai banyak ragam senyawa adalah…….
Merupakan zat pada yang sangat stabil pada suhu kamar
Ikatan kovalen dari keempat elektron valensinya membentuk molekul tetrahedron
Mempunyai konfigurasi elektron yang belum stabil seperti gas mulia
Dapat membentuk rantai karbon dengan berbagai bentuk
Mempunyai 4 elektron valensi yang bisa digunakan berikatan kovalen
Untuk mengenali adanya senyawa karbon dalam suatu bahan dapat dilakukan dengan cara membakar bahan tersebut, dengan harapan bila bahan tersebut mengandung senyawa karbon akan mengahasilkan……
uap air
Gas karbon dioksida
Gas karbon monoksida
Air kapur
Endapan kapur
Di bawah ini, yang merupakan rantai karbon cabang jenuh adalah ……
Kerangka karbon dari suatu senyawa alkana di tulis seperti di samping, terdapat :
7 atom C primer, 2 atom C sekunder, 4 atom C tersier, dan 1 atom kuarterner
7 atom C primer, 1 atom C sekunder, 5 atom C tersier, dan 1 atom kuarterner
8 atom C primer, 1 atom C sekunder, 4 atom C tersier, dan 1 atom kuarterner
8 atom C primer, 1 atom C sekunder, 3 atom C tersier, dan 2 atom kuarterner
8 atom C primer, 1 atom C sekunder, dan 5 atom C tersier
senyawa di bawah ini yang tidak termasuk alkana adalah........
C4H10
CH4
C2H6
C5H12
C2H5
Di antara sifat kimia alkana terdapat reaksi cracking. Reaksi tersebut bertujuan untuk……
Memperpanjang rantai karbon
Membuat alkana semakin stabil
Memperpendek rantai karbon
Membuat alkana semakin reaktif
Membuat alkana secara umum
Senyawa di samping yang termasuk alkena adalah ........
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 5
2 dan 4
3 dan 4
Rumus umum alkena yang memiliki 4 buah ikatan rangkap dua adalah……
CnHn
CnH2n
CnH2n–2
CnH2n–4
CnH2n–6
Rumus umum alkil adalah……
CnH2n
CnH2n+1
CnH2n+2
CnH2n–4
CnH2n–6
Rumus struktur dari senyawa pentana adalah…..
CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3
CH3 – CH2 – CH2 –CH2 – CH3
CH3 – CH2 – CH2 – CH3
CH3 – CH2 – CH3
CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH2 – CH3
Rumus molekul yang menyatakan hidrokarbon jenuh adalah ....
C3H4
C3H6
C3H6
C4H8
C4H10
Pernyataan berikut yang sesuai dengan sifat-sifat senyawa alkana adalah ...
Sangat mudah bereaksi
Mudah larut dalam pelarut organik
Sedikit larut dalam air
Berwujud gas yang tak berwarna
Berbau khas
Kegunaan dari senyawa hidrokarbon berikut ini adalah sebagai bahan bakar untuk prose pengelasan, pemotongan besi dan logam serta membantu proses pematangan buah. Senyawa hidrokarbon yang sesuai dengan pernyataan di atas adalah ...
Pentana
Pentena
Etena
Butana
Etuna ( Asetilena )
Senyawa yang berbeda tetapi mempunyai rumus molekul sama adalah....
Isomer
Isotop
Isobar
Isoton
Isoelektron
Jumlah isomer C5H12 adalah....
2
4
3
5
6
Yang mempunyai titik didih tertinggi adalah...
Metana
Etana
Propana
Butana
Pentana
Reaksi penggantian gugus adalah reaksi....
Substitusi
Eliminasi
Oksidasi
Adisi
Reduksi
Pembakaran sempurna senyawa hidrokarbon menghasilkan...
Karbon dan Hidrogen
Karbon dioksida dan Hidrogen
Hidrogen dan Oksigen
Karbon dioksida dan uap air
Hidrogen dan uap air
Isomer cis-trans terdapat pada senyawa ....
CBr=CHO
CH2=CH2
CCl2=CCl2
CH3CH=CHCH3
C2H5CH=CH2
3-etil 2,3,4-trimetil pentana merupakan isomer dari....
n-pentana
n-heksana
n-heptana
n-oktana
n-dekana
Senyawa yang tidak dapat mengalami reaksi adisi adalah....
Pentana
2 metil butena
3 etil heksuna
3 metil 1 heptena
2 pentuna
Perhatikan beberapa karakteristik senyawa organik dan anorganik berikut !
1) Titik didih dan titik leleh tinggi
2) Ikatannya bersifat kovalen
3) Di alam di temukan sebagai garam mineral
4) Hasil pembakarannya menghasilkan air dan karbon dioksida
5) Ikatannya bersifat ionik
Sifat senyawa organik ditunjukkan oleh nomor…..
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 4
3 dan 5
4 dan 5
Bensin premium memiliki bilangan oktan 80, berarti bensin tersebut mengandung …
80% heptana dan 20% butana
80% isooktana dan 20% butana
80% butana dan 20% isooktana
80% normal heptana dan 20% isooktana
80% isooktana dan 20% normal heptana
Sepuluh gram heptana pada keadaan STP memiliki volume sebanyak … liter (Ar C = 12 g/mol, H = 1 g/mol)
2,24
4,48
22,4
44,8
224
Oleh karena tersusun atas hidrokarbon, bensin menghasilkan gas karbon dioksida dan air saat dibakar. Pembakaran tidak sempurna menghasilkan gas karbon monoksida atau karbon. Selain itu bahan tambahan dalam bensin mencemari lingkungan. Untuk mengurangi dampak negatif bahan bakar minyak terhadap lingkungan dapat dilakukan dengan cara …
Meningkatkan nilai bilangan oktan bensin
Menurunkan nilai bilangan oktan bensin
Menambahkan zat aditif TEL ke dalam bensin
Menggunakan bahan biofuel sebagai campuran bensin
Menggunakan bensin yang memiliki nilai oktan tinggi
Jumlah atom C primer, C sekunder, C tertier dan C kuartener dari senyawa 3-etil-2,2,3,4,5 pentametil – heptana berturut-turut adalah... .
A. 6,1,2,2
B. 7,2,2,2
C. 8,1,2,2
D. 8,2,2,2
E. 3, 1, 6, 5
Banyak jumlah atom C pada senyawa hidrokarbon maka titik didihnya akan.....
semakin tinggi
semakin rendah
turun kemudian naik
naik kemudian turun
tetap
Reaksi substitusi senyawa etana bereaksi dengan gas klorin menghasilkan senyawa ... dan asam klorida
1- kloro etana
2- kloro etana
3-kloro etana
Etena
etuna
Reaksi eliminasi senyawa etanol menghasilkan senyawa ... dan molekul H2O.
Etena
Etana
n-Propana
1-Propena
Propil etana
Pernyataan yang benar tentang reaksi endoterm adalah...
entalpi awal lebih besar dari entalpi akhir dan ΔH > 0
entalpi awal lebih kecil dari entalpi akhir dan ΔH > 0
entalpi awal lebih besar dari entalpi akhir dan ΔH < 0
entalpi awal lebih kecil dari entalpi akhir dan ΔH < 0
entalpi awal sama dengan entalpi akhir dan ΔH = 0
Jika satu sendok serbuk seng dimasukkan ke dalam gelas kimia yang berisi larutan HCl, ternyata terbentuk gelembung gas dan dasar tabung terasa panas. Reaksi ini dapat digolongkan :
Eksoterm, energi berpindah dari sistem ke lingkungan
Eksoterm, energi berpindah dari lingkungan ke sistem
Endoterm, energi berpindah dari sistem ke lingkungan
Endoterm, energi berpindah dari lingkungan ke sistem
Endoterm, energi tidak berpindah
Perhatikan gambar berikut ini !
Reaksi tersebut termasuk ke dalam reaksi ....
eksoterm, karena H pereaksi < H hasil reaksi, ΔH = -
endoterm, karena H pereaksi < H hasil reaksi, ΔH = +
eksoterm, karena H pereaksi > H hasil reaksi, ΔH = +
endoterm, karena H pereaksi > H hasil reaksi, ΔH = -
endoterm, karena H pereaksi = H hasil reaksi, ΔH = +
Perubahan entalpi reaksi :
2C(s) + 3H2(g) ⟶ C2H6(g) ΔH = - 83,36 kJ
dapat juga disebut ....
kalor pembentukan standar C2H6
kalor pembentukan standar H2
kalor pembentukan standar C dan H2
Kalor pembakaran standar C
Kalor penguraian standar C2H6
Dalam suatu kalorimeter direaksikan belerang dengan oksigen membentuk belerang dioksida dan menaikkan suhu 1 kg air dalam kalorimeter sebesar 2oC. Jika kalor jenis air = 4,2 J/g.oC, perubahan entalpi reaksi tersebut adalah ….
– 840 kJ
– 8,4 kJ
+ 0,84 kJ
+ 8,4 kJ
8.400 kJ
Diagram tahap reaksi pembentukan gas SO3 adalah sebagai berikut !
Berdasarkan diagram tersebut, ΔH1 adalah … kJ
790,4
593,8
116,6
– 593,8
– 116,6
Ke dalam tabung reaksi yang berisi air dilarutkan urea padat. Ternyata jika dipegang pada tabung reaksi terasa dingin. Yang dimaksud dengan sistem pada peristiwa ini adalah .....
Urea
Air
Urea dan Air
Urea, air dan tabung reaksi
Tangan dan tabung reaksi
Siklus suatu reaksi ditunjukkan dengan diagram di atas ....
Dari siklus di atas harga ∆H1 adalah . . .
-225 kJ
+105 kJ
-135 kJ
+225 kJ
-105 kJ
Diketahui :
2NO(g) + O2(g) --> N2O4(g) ΔH = a kJ
NO(g) + O2(g) --> NO2(g) ΔH = b kJ
Besarnya ΔH untuk reaksi :
2NO2(g) --> N2O4(g) adalah …
(a + b) kJ
(a – 2b) kJ
(a + 2b) kJ
(2a + b) kJ
(-a + 2b) kJ
Perhatikan persamaan reaksi termokimia di bawah ini:
1. ½ N2 (g) + ½ O2 (g) → NO (g) ΔH = +kJ/mol
2. NO2 (g) → ½ N2 (g) + O2 (g) ΔH = −kJ/mol
3. CO2 (g) → C (s) + O2 (g) ΔH = +kJ/mol
4. C2H5OH + 3O2 → 2CO2 + 3H2O ΔH = −kJ/mol
5. Na (s) + ½ Cl2 (g) → NaCl ΔH = −kJ/mol
Pasangan persamaan reaksi yang merupakan ΔHfo, ΔHdo, dan ΔHco adalah ….
(3), (4), dan (5)
(2), (4), dan (5)
(1), (3), dan (5)
(1), (2), dan (4)
(1), (2), dan (3)
Bila data entalpi pembentukan standar:
C3H8 (g) = – 104 kJ mol–1
CO2 (g) = – 394 kJ mol–1
H2O (g) = – 286 kJ mol–1
maka harga ΔH reaksi :
C3H8(g) + 5O2(g) → 3CO2(g) + 4H2O(l) adalah …
–1.024 kJ
–1.121 kJ
–1.134 kJ
–2.222 kJ
–2.232 kJ
Bila diketahui energi ikatan rata-rata :
N-H = 391 kJ/mol,
H-H = 435 kJ/mol,
N≡N = 946 kJ/mol,
maka entalpi pembentukan gas NH3 menurut reaksi :
1/2 N2(g) + 3/2 H2(g) → NH3(g) adalah….
- 95 kJ/mol
- 47,5 kJ/mol
95 kJ/mol
47,5 kJ/mol
50 kJ/mol
Berdasarkan reaksi :
H2 + CI2 → 2HCI ∆H = -112 kJ/mol
Dapat dinyatakan bahwa pada penguraian 1 mol HCI kalor reaksinya ….
endoterm, 56 kJ
endoterm, 112 kJ
eksoterm, 56 kJ
eksoterm, 112 kJ
eksoterm, 224 kJ
Diketahui :
entalpi pembentukan C2H5OH = - 277,7 KJ/mol,
maka perubahan entalpi untuk penguraian 2 mol C2H5OH adalah ….
+ 138,85 KJ
– 277,70 KJ
+ 277,70 KJ
-555,40 KJ
+ 555,40 KJ
Diagram di atas adalah diagram dari reaksi….
Entalpi
Endoterm
Eksoterm
Sistem
Lingkungan
Jika reaksi antara logam Magnesium dengan Asam Klorida encer di campurkan kedalam tabung reaksi yang tersumbat dengan rapat, gas Hidrogen yang dihasilkan di dalam sistem tidak dapat meninggalkan sistem. Akan tetapi perambatan kalor meninggalkan sistem tetap terjadi melalui dinding pada tabung reaksi. Pada percobaan ini termasuk ke dalam…
Sistem terbuka
Sistem tertutup
perubahan entalpi
energy dalam
Sistem terisolasi
Pembakaran 1 mol larutan metanol membentuk karbon dioksida dan uap air menghasilkan kalor sebesar 638 kJ. Persamaan termokimia yang tepat untuk menyatakan reaksi tersebut adalah ............
CH3OH(l) + O2(g) --> CO2(g) + 2 H2O(g) ∆H = -638 kJ
CH3OH(l) + ½ O2(g) --> CO2(g) + 2 H2O(g) ∆H = +638 kJ
CH3OH(l) + 1½ O2(g) --> CO2(g) + 2 H2O(g) ∆H = -638 kJ
1½ CH3OH(l) + 1½ O2(g) --> CO2(g) + 2 H2O(g) ∆H = -638 kJ
CH3OH(l) + 1½ O2(g) --> CO2(g) + 2 H2O(g) ∆H = +638 kJ
Reaksi : P(g) + Q(g) → R(g) + S(g) + T(g) pernyataan berikut yang tidak benar tentang laju reaksi tersebut adalah ...
kecepatan berkurangnya konsentrasi P per satuan waktu
kecepatan berkurangnya konsentrasi Q per satuan waktu
kecepatan berkurangnya konsentrasi R per satuan waktu
kecepatan bertambahnya konsentrasi S per sataun waktu
kecepatan bertambahnya konsentrasi T per satuan waktu
perubahan berikut yang tidak dapat digunakan untuk mengamati laju reaksi adalah perubahan ....
warna
suhu
volume
bau
konsentrasi
perubahan berikut yang tidak dapat digunakan untuk mengamati laju reaksi adalah perubahan ....
warna
suhu
volume
bau
konsentrasi
tahap reaksi yang menentukan laju suatu reaksi kimia adalah tahap .....
awal
kedua
akhir
paling cepat
paling lambat
laju reaksi dalam reaksi kimia adalah ...
dapat diukur dengan kecepatan terbentuknya zat-zat hasil reaksi
berbanding terbalik dengan zat-zat yang bereaksi
pada suhu tetap mempunyai nilai tetap
tidak dipengaruhi oleh keadaan zat-zat yang bereaksi
berbanding lurus dengan perubahan waktu
faktor berikut yang tidak mempengahi laju reaksi adalah ...
suhu
luas permukaan
katalisator
konsentrasi pereaksi
konsentrasi hasil reaksi
reaksi : 2NO(g) + Br2(g)→ 2NOBr(g) mempunyai rumus laju reaksi berikut. r = k[NO]2[Br2] reaksi tersebut adalah reaksi tingkat ...
0
1
2
3
4
Mg(s) + 2HCl(l)→ 2MgCl2(aq)+H2(g) diketahui reaksi berikut.
gas H2 semakin cepat terbentuk jika logam magnesium dalam bentuk ...
bongkahan
lempengan
serbuk halus
butiran sebesar pasir
butiran sebesar kerikil
CaCO3(s) + 2HCl(aq) → CaCl2(s)+ H2O(l) + CO2(g) diketahui reaksi berikut.
pada pemanasan diketahui bahwa gas CO2 dihasilkan lebih cepat jika CaCO3 dalam bentuk serbuk. berdasarkan hal tersebut, laju reaksi dipengaruhi oleh ....
penambahaan HCl yang terus-menerus
penambahan HCl sebagai katalis
luas permukaan dari CaCO3
kondisi tekanan percobaan
kondisi suhu percobaan
pada percobaan 1 dan 3, laju reaksi dipengaruhi oleh ....
konsentrasi
sifat zat
suhu
luas permukaan
katalis
sebanyak 0,1 gram pita magnesium direaksikan dengan 20 mL HCl 1 M pada suhu 18oC dan tekanan atmosfer. volume total gas yang dihasilkan di ukur setiap setengah menit. sehingga menunjuukan kenaikan volume hidrogen seiring dengan kenaikkan waktu.
berikut faktor yang tidak meningkatkan laju dari reaksi tersebut adalah ....
menggunakan magnesium dalam bentuk serbuk
melakukan reaksi pada suhu 30oC
menggunakan 0,2 g pita magnesium
menggunakan 40 mL HCl 2M
melakukan pengenceran
Reaksi : P(g) + Q(g) → R(g) + S(g) + T(g) pernyataan berikut yang tidak benar tentang laju reaksi tersebut adalah ...
kecepatan berkurangnya konsentrasi P per satuan waktu
kecepatan berkurangnya konsentrasi Q per satuan waktu
kecepatan berkurangnya konsentrasi R per satuan waktu
kecepatan bertambahnya konsentrasi S per sataun waktu
kecepatan bertambahnya konsentrasi T per satuan waktu
perubahan berikut yang tidak dapat digunakan untuk mengamati laju reaksi adalah perubahan ....
warna
suhu
volume
bau
konsentrasi
tahap reaksi yang menentukan laju suatu reaksi kimia adalah tahap .....
awal
kedua
akhir
paling cepat
paling lambat
laju reaksi dalam reaksi kimia adalah ...
dapat diukur dengan kecepatan terbentuknya zat-zat hasil reaksi
berbanding terbalik dengan zat-zat yang bereaksi
pada suhu tetap mempunyai nilai tetap
tidak dipengaruhi oleh keadaan zat-zat yang bereaksi
berbanding lurus dengan perubahan waktu
faktor berikut yang tidak mempengahi laju reaksi adalah ...
suhu
luas permukaan
katalisator
konsentrasi pereaksi
konsentrasi hasil reaksi
reaksi : 2NO(g) + Br2(g)→ 2NOBr(g) mempunyai rumus laju reaksi berikut. r = k[NO]2[Br2] reaksi tersebut adalah reaksi tingkat ...
0
1
2
3
4
Mg(s) + 2HCl(l)→ 2MgCl2(aq)+H2(g) diketahui reaksi berikut.
gas H2 semakin cepat terbentuk jika logam magnesium dalam bentuk ...
bongkahan
lempengan
serbuk halus
butiran sebesar pasir
butiran sebesar kerikil
CaCO3(s) + 2HCl(aq) → CaCl2(s)+ H2O(l) + CO2(g) diketahui reaksi berikut.
pada pemanasan diketahui bahwa gas CO2 dihasilkan lebih cepat jika CaCO3 dalam bentuk serbuk. berdasarkan hal tersebut, laju reaksi dipengaruhi oleh ....
penambahaan HCl yang terus-menerus
penambahan HCl sebagai katalis
luas permukaan dari CaCO3
kondisi tekanan percobaan
kondisi suhu percobaan
Zn(s) + 2HCl(aq) → ZnCl2(aq) + H2(g) zink dapat bereaksi dengan larutan asam klorida menurut reaksi berikut. salah satu langkah yang ditempuh untuk mempercepat pembentukan gas H2 adalah ...
zink berbeentuk lempeng
zink berbentuk serbuk
konsentrasi larutan HCl diperkecil
suhunya diusahakan tetap
ditambah gas oksigen
pada percobaan 1 dan 3, laju reaksi dipengaruhi oleh ....
konsentrasi
sifat zat
suhu
luas permukaan
katalis
sebanyak 0,1 gram pita magnesium direaksikan dengan 20 mL HCl 1 M pada suhu 18oC dan tekanan atmosfer. volume total gas yang dihasilkan di ukur setiap setengah menit. sehingga menunjuukan kenaikan volume hidrogen seiring dengan kenaikkan waktu.
berikut faktor yang tidak meningkatkan laju dari reaksi tersebut adalah ....
menggunakan magnesium dalam bentuk serbuk
melakukan reaksi pada suhu 30oC
menggunakan 0,2 g pita magnesium
menggunakan 40 mL HCl 2M
melakukan pengenceran
sejumlah magnesium dengan massa sama bereaksi dengan asam sulfat dengan jumlah yang sama pula. kondisi berikut yang menghasilkan reaksi tercepat adalah ...
pita magnesium + 1 M asam sulfat pada suhu 80oC
serbuk magnesium + 0,5 M asam sulfat pada suhu 20oC
pita magnesium + 0,5 M asam sulfat pada suhu 80oC
sebuk magnesium + 1 M asam sulfat pada suhu 20oC
serbuk magnesium + 1 M asam sulfat pada suhu 80oC
tumbukkan antarmolekul di dalam suatu reaksi kimia ....
tidak selalu menghasilkan reaksi kimia
berkurang dengan naiknya suhu
berukurang dengan memperkecil partikel pereaksi
berkurang dengan penambahan konsentrasi
selalu menyebabkan terjadinya reaksi kimia
penambahan katalisator akan mempercepat laju reaksi. hal ini disebabkan ...
konsentrasi zat bertambah
energi aktivasi berkurang
energi aktivasi bertambah
energi kinetik pereaksi berkurang
energi kinetik pereaksi bertambah
kenaikkan suhu akan mempercepat laju reaksi karena kenaikkan suhu akan memperbesar ...
energi kinetik molekul pereaksi
tekanan molekul pereaksi
energi aktivasi zat yang bereaksi
Konsentrasi zat yang bereaksi
luas permukaaan zat pereaksi
energi aktivasi adalah energi yang ....
diperlukan pada saat reaksi sangan lambat
diperlukan pada reaksi bolak-balik
diperlukan pada reaksi endoterm
diperlukan pada reaksi eksoterm
diperlukan agar reaksi dapat berlangsung
tindakan berikut yang akan mengubah energi aktivasi adalah....
memperbesar luas permukaan zat pereaksi
menambah konsentrasi zat pereaksi
menambah katalis
menurunkan suhu
menurunkan tekanan
pernyataan mengenai katalis berikut yang tidak benar adalah ...
katalis dapat menyebabkan reaksi berlangsung melalui mekanisme yang baru
katalis dapat dihasilkan kembali setelah reaksi selesai
katalis dapat mengubah jumlah tahap reaksi
katalis tidak mengubah jumlah zat dan struktur zat yang terjadi
katalis tidak mengambil bagian di dalam satu tahap atau lebih tahap reaksi
makanan lebih tahan lama jika disimpan dalam udara dingin. hal itu disebabkan ....
laju pertumbuhan bakteri dapat dihambat
berhentinya proses tumbukan dalam bahan makanan
menurunkan laju pertumbuhan energi kinetik dalam bahan makanan
bakteri membeku
energi aktivasi bahan makanan turun dengan drastis
kenaikan suhu akan memperbesar laju reaksi. hal ini berlaku ...
hanya pada reaksi eksoterm
hanya pada reaksi endoterm
hanya pada gas saja
pada semua reaksi kimia
hanya pada reaksi yang partikelnya sama
Berikut adalah data percobaan reaksi: A2 + 2C→ 2AC
Persamaan laju reaksi untuk reaksi tersebut adalah
. r = k [A2][C]
r = k [A2]0[C]2
.r = k [A2][C]2
r = k [A2]2[C]
r = k [A2][C]0
Data percobaan reaksi: A + 2B → AB2, menunjukkan bahwa apabila konsentrasi A dinaikkan 2 kali sedang konsentrasi B tetap, laju reaksinya naik 2 kali. Bila konsentrasi A tetap dan konsentrasi B dinaikkan 2 kali, maka laju reaksinya naik 2 kali pula. Persamaan laju reaksinya dapat dituliskan
r = k [A]2 [B]3
r = k [A]2 [B]2
r = k [A] [B]2
r = k [A]2 [B
r = k [A] [B]
Reaksi: 2 NO(g) + Cl2(g) 2 NOCl(g) Pada suhu tertentu mempunyai persamaan laju reaksi r = k [NO]2[Cl], maka reaksi tersebut merupakan reaksi tingkat ….
0
1
2
3
4
Pada reaksi penguraian: AB2 A + 2 B, diketahui bahwa reaksi tersebut berorde Duaterhadap AB2. Grafik di bawah ini yang menyatakan hubungan laju reaksi dengan
konsentrasi AB2 adalah
Energi minimum yang diperlukan untuk dapat berlangsungnya suatu reaksi disebut energi .…
potensial
kinetik
Aktivasi
Kimia
Nuklir
Reaksi dalam kesetimbangan dinamakan reaksi....
Reversibel
Irreversibel
Spontan
Eksoterm
Endoterm
Suatu reaksi kesetimbangan:
2 CO(g) + O2(g) ⇄ 2 CO2(g) ΔH = –x kJ/mol
Agar kesetimbangan bergeser ke kanan, hal-hal di bawah ini perlu dilakukan, kecuali … .
pada suhu tetap, konsentrasi gas CO ditambah
pada suhu tetap, volume diturunkan
pada suhu tetap, tekanan sistem diturunkan
pada suhu tetap, konsentrasi gas oksigen ditambah
suhu diturunkan
Suatu reaksi kesetimbangan:
2 CO(g) + O2(g) ⇄ 2 CO2(g) ΔH = –x kJ/mol
Agar kesetimbangan bergeser ke kanan, hal-hal di bawah ini perlu dilakukan, kecuali … .
pada suhu tetap, konsentrasi gas CO ditambah
pada suhu tetap, volume diturunkan
pada suhu tetap, tekanan sistem diturunkan
pada suhu tetap, konsentrasi gas oksigen ditambah
suhu diturunkan
Pada pembakaran batu kapur berikut:
CaCO3(s) ↔ CaO(s) + CO2(g) tetapan kesetimbangan adalah....
K = [CaO][ CO2]
[CaCO3]
K = [CaO][ CO2]
K = [CaCO3]
[CaO][ CO2]
K = [CO2]
K = [CaCO3]
Pada reaksi kesetimbangan:
PCl5(g) ⇌ PCl3(g) + Cl2(g)
Pada suhu 27oC mempunyai nilai Kc = 0,04. nilai Kp pada kesetimbangan tersebut adalah....
0,0885
0,0984
0,885
0,984
1,080
Kesetimbangan yang berlangsung secara terus menerus dengan laju kearah kanan dan kiri sama, merupakan ciri kesetimbangan....
dinamis
statis
tak tentu
periodik
Tetapan kesetimbangan untuk reaksi homogen dirumuskan sebagai berikut.
Kc = [CO2] [H2]
[CO] [H2O]
reaksi kesetimbangan yang sesuai adalah ....
2CO(g) + H2O(g) ↔ 2CO2(g) + H2(g)
CO(g) + H2O(g) ↔ CO2(g) + 2H2(g)
CO(g) + H2O(g) ↔ CO2(g) + H2(g)
CO2(g) + H2O(g) ↔ CO(g) + H2O(g)
CO2(g) + H2(g) ↔ CO(g) + H2O(g)
Reaksi kesetimbangan bersifat dinamis jika ....
reaksi terus berlangsung dua arah berlawanan secara mikroskopis
reaksi terus berlangsung dua arah berlawanan secara makroskopis
jumlah mol di ruas kiri sama dengan jumlah mol di ruas kanan
reaksi dari kiri selalu sama dengan reaksi dari kanan
perubahan reaksi kesetimbangan pada kedua arah reaksi berlangsung terus menerus
Reaksi penting pada pembuatan asam sulfat menurut proses kontak ialah
2SO2(g) + O2(g)⇌ 2SO3(g)∆H = –188,2 kJ.
Kesetimbangan tersebut akan lebih cepat tercapai apabila ….
tekanan diperbesar
volum diperbesar
zat A ditambah
suhu dinaikkan
ditambah katalis
Gas N2O5 terurai menurut kesetimbangan di atas.
Dalam wadah 1 L dimasukkan 0,25 mol gas N2O5. Saat kesetimbangan tercapai, terdapat 0,1 mol NO2. Tetapan keseimbangan Kc, untuk reaksi tersebut adalah…
1,11 x 10-4
6,25 x 10-3
6,25 x 10-5
6,67 x 10-6
4,25 x 10-5
Diantara reaksi kesetimbangan berikut yang tergolong reaksi kesetimbangan heterogen adalah . . . .
Pada tempat tertutup dengan volume 1 liter dimasukkan 6 mol gas NH3. Setelah beberapa lama terjadi kesetimbangan : 2 NH3(g) ⇄ N2(g) + 3H2(g). Jika saat setimbang terdapat 2 mol gas N2serta tekanan total 8 atm, Nilai Kpreaksi tersebut adalah ....
110,59 atm2
69,12 atm2
3,00 atm2
0,04 atm2
0,014 atm2
Pembuatan gas amonia menurut proses Haber Bosch
berlangsung menurut kesetimbangan berikut:
N2(g) + 3H2(g) ↔ 2NH3(g) ΔH = - 93 kkal
Gas amonia yang dihasilkan akan bertambah jika….
Gas H2 dikurangi
Tekanan diperkecil
Volume diperbesar
Ditambah katalis
Temperatur diturunkan
Bila dalam kesetimbangan dilakukan aksi, maka sistem akan mengadakan reaksi dengan mengurangi pengaruh aksi tersebut. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh …
Henri Louis Le Chatelier
Carl Bosch
Fritz Haber
Wihelm Ostwald
Suatu reaksi kesetimbangan
Diketahui reaksi kesetimbangan:
2 CO(g) + O2(g) ⇄ 2 CO2(g)
Dalam ruang 2 liter direaksikan 5 mol CO dan 5 mol O2. Jika pada saat setimbang terdapat 4 mol gas CO2, maka besarnya Kc adalah … .
0,09
1,067
9
10,67
90
Dalam ruang 1 liter terdapat reaksi kesetimbangan:
2 HI(g) ⇄ H2(g) + I2(g)
Bila mula-mula terdapat 0,4 mol HI, dan diperoleh 0,1 mol gas hidrogen pada saat setimbang, maka besarnya derajat disosiasi HI adalah … .
0,25
0,50
0,60
0,75
0,80
3. Perhatikan grafik di atas. Berdasarkan grafik tersebut, kesetimbangan tercapai apabila…..
A. Reaksi berlangsung dalam dua arah dengan laju yang berbeda
B. Sebagian SO3 mulai terurai kembali menjadi SO2 dan O2
C. Pada t1 konsentrasi pereaksi dan hasil reaksi tidak berubah lagi terhadap waktu
D. Pada to konsentrasi SO2 dan O2 menurun
E. SO2 dan O2 bereaksi dan mulai terbentuk produk serupa SO3
Diketahui reaksi kesetimbangan :
2SO3(g) ↔ 2SO2(g) + O2(g) ∆H = +p kJ mol-1
Pada suhu tetap, volume tetap, dan katalis ditambahkan, hal yang terjadi adalah ….
oksigen akan terurai
kesetimbangan akan bergeser ke kanan
kesetimbangan akan bergeser ke kiri
kesetimbangan tidak bergeser
terjadi pembentukan belerang
Berikut ini adalah reaksi kesetimbangan (reversibel) yang terjadi pada reaksi:
Fe3+(aq) + SCN- (aq) ⇄ FeSCN2-(aq)
(Kuning) (Tak berwarna) (Coklat tua)
Jika pada reaksi tersebut ditambahkan 1 tetes larutan KSCN pekat, maka sistem ....
tidak bergeser warna tidak berubah
bergeser ke kiri warna akan berubah kuning
bergeser ke kanan warna akan berubah coklat muda
bergeser ke kanan warna akan bertambah lebih coklat tua
bergeser ke kiri warna akan semakin kuning tua
Suatu reaksi kesetimbangan:
2 CO(g) + O2(g) ⇄ 2 CO2(g) ΔH = –x kJ/mol
Agar kesetimbangan bergeser ke kanan, hal-hal di bawah ini perlu dilakukan, kecuali … .
pada suhu tetap, konsentrasi gas CO ditambah
pada suhu tetap, volume diturunkan
pada suhu tetap, tekanan sistem diturunkan
pada suhu tetap, konsentrasi gas oksigen ditambah
suhu diturunkan
Berikut ini adalah ciri-ciri terjadinya reaksi kesetimbangan, kecuali … .
reaksi reversibel
terjadi dalam ruang tertutup
laju reaksi ke kiri sama dengan laju reaksi ke kanan
reaksinya tidak dapat balik
tidak terjadi perubahan makroskopis
Suatu reaksi kesetimbangan:
2 CO(g) + O2(g) ⇄ 2 CO2(g) ΔH = –x kJ/mol
Agar kesetimbangan bergeser ke kanan, hal-hal di bawah ini perlu dilakukan, kecuali … .
pada suhu tetap, konsentrasi gas CO ditambah
pada suhu tetap, volume diturunkan
pada suhu tetap, tekanan sistem diturunkan
pada suhu tetap, konsentrasi gas oksigen ditambah
suhu diturunkan
Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan,kecuali … .
konsentrasi
katalisator
suhu
tekanan
volume
Reaksi kesetimbangan hidrolisis ester sebagai berikut.
C2H5COOCH3(aq) + H2O(l) ⇄ CH3OH(aq) + CH3COOH(aq)
Hal berikut ini memenuhi kaidah pergeseran kesetimbangan, kecuali … .
penambahan CH3OH dapat menambah C2H5COOCH3
pengambilan CH3OH dapat menambah CH3COOH
pengambilan C2H5COOCH3 dapat menambah CH3OH
penambahan air menyebabkan C2H5OH bertambah
penambahan C2H5COOCH3 dapat menambah CH3OH
Dalam ruang tertutup terdapat reaksi kesetimbangan:
H2(g) + Cl2(g) ⇄ 2 HCl(g) ΔH = –92 kJ/mol
Jika suhu dinaikkan, maka kesetimbangan akan bergeser ke arah … .
kiri, harga K bertambah
kiri, harga K berkurang
kiri, harga K tetap
kanan, harga K bertambah
kanan, harga K tetap
Diketahui beberapa reaksi:
1) H2(g) + I2(g) ⇄ 2 HI(g)
2) N2(g) + 3 H2(g) ⇄2 NH3(g)
3) PCl3(g) + Cl2(g) ⇄ PCl5(g)
4) N2O4(g) ⇄ 2 NO2(g)
5) 2 SO2(g) + O2(g) ⇄ 2 SO3(g)
Dari reaksi-reaksi di atas, jika pada suhu tetap dan tekanan diperbesar, maka produknya akan bertambah terjadi pada reaksi … .
1, 3, dan 4
2, 4, dan 5
2, 3, dan 4
2, 3, dan 5
1, 2, dan 5
Tetapan kesetimbangan untuk reaksi:
2 SO2(g) + O2(g) ⇄ 2 SO3(g) adalah … .
K =[SO3]2 / [SO2]2 [O2]2.
K =[SO3]2 / [SO2]2 [O2]
K =[SO3 ]2 / [SO2][O2]
K =[SO2]2 [O2 ] / [SO ]
K =[SO2]2 [O2] / [SO3]2
Dalam volume 5 liter terdapat 4,0 mol asam iodida, 0,5 mol yodium dan o,5 mol hidrogen dalam suatu kesetimbangan. Maka tetapan kesetimbangan untuk reaksi pembentukan asam iodida dari iodium dan hidrogen adalah … .
50
54
56
60
64
Tetapan kesetimbangan untuk reaksi:
CaCO3(s) ⇄ CaO(s) + CO2(g)
adalah …
K = [CO2 ][CaO] / [CaCO3]
K =[CO2]2 [CaO]2 / [CaCO3 ]3
K = [CaCO3] / [CO2 ][CaO]
K =[CaCO3 ]2 / [CO2 ]2 [CaO]2
K = [CO2]
Diketahui reaksi kesetimbangan:
2 CO(g) + O2(g) ⇄ 2 CO2(g)
Dalam ruang 2 liter direaksikan 5 mol CO dan 5 mol O2. Jika pada saat setimbang terdapat 4 mol gas CO2, maka besarnya Kc adalah … .
0,09
1,067
9
10,67
90
Dalam ruang 1 liter terdapat reaksi kesetimbangan:
2 HI(g) ⇄ H2(g) + I2(g)
Bila mula-mula terdapat 0,4 mol HI, dan diperoleh 0,1 mol gas hidrogen pada saat setimbang, maka besarnya derajat disosiasi HI adalah … .
0,25
0,50
0,60
0,75
0,80
Dalam ruang 2 liter dicampurkan 1,4 mol gas CO dan 1,4 mol gas hidrogen menurut reaksi:
CO(g) + 3 H2(g) ⇄ CH4(g) + H2O(g).
Jika pada saat setimbang terdapat 0,4 mol gas CH4, maka harga Kc adalah … .
0,2
0,8
1,25
8
80
Harga Kc untuk reaksi:
2 A2B(g) ⇄ 2 A2(g) + B2(g)
adalah 16. Pada suhu 27 °C, besarnya Kp untuk reaksi tersebut adalah … .
35,4
246
300,3
393,6
412
Pada suhu tinggi, besi(III) hidrogen karbonat terurai menurut reaksi:
Fe(HCO3) ⇄ FeO(s) + H2O(g) + 2 CO(g)
Jika tekanan total sebesar 3 atm, maka pada saat kesetimbangan tercapai, tetapan kesetimbangan tekanan (Kp) adalah … .
1
1,5
3
4
6
Dalam ruang 1 liter dicampur 4 mol zat A dan 5 mol zat B. Reaksi kesetimbangan:
A(g) + 2 B(g) ⇄ C(g)
Jika pada saat setimbang diperoleh 2 mol C dan tekanan total 10 atm, maka besarnya Kp adalah … .
0,05
0,25
0,50
0,60
0,80
Pada suhu T K, nilai Kc dan Kp yang sama ditunjukkan pada reaksi kesetimbangan … .
2 SO2(g) + O2(g) ⇄ 2 SO3(g)
H2(g) + Cl2(g) ⇄ 2 HCl(g)
N2(g) + 3 H2(g) ⇄ 2 NH3(g)
N2O4(g) ⇄ 2 NO2(g)
2 NO(g) + O2(g) ⇄ 2 NO2(g)
Pada suhu tertentu, campuran gas hidrogen dan karbon dioksida mula-mula berbanding 1 : 2. Pada saat 25% karbon dioksida bereaksi, dalam ruang 1 liter tercapai kesetimbangan menurut reaksi:
H2(g) + CO2(g) ⇄ H2O(g) + CO(g)
Tetapan kesetimbangan untuk reaksi tersebut adalah … .
1/5
.1/3
0,5
3
5
Dalam ruang 4 liter terdapat reaksi kesetimbangan:
NO2 (g) + CO(g) ⇄ NO(g) +CO2 (g)
Jika pada saat setimbang terdapat gas NO2 dan gas CO masing-masing 0,2 mol, dan gas NO serta CO2 masing-masing 0,4 mol, maka besarnya tetapan kesetimbangan pada suhu tersebut adalah … .
0,25
0,5
1
2
4
Pada suhu tinggi, besi(III) hidrogen karbonat terurai menurut reaksi:
Fe(HCO3)2(s) ⇄ FeO(s) + H2O(g) + 2 CO2(g)
Tetapan kesetimbangan untuk reaksi di atas adalah … .
K =[CO2]2 [H2O][FeO] / [Fe (HCO3)2 ]
K = [CO2][H2O][FeO] / [Fe(HCO3)2]
K = [CO2]2[H2O]
K = [CO2]-1 [H2O]-1
K = [FeO] / [Fe (HCO3)2]
Pada reaksi kesetimbangan:
CO(g) + 3 H2(g) ⇄ CH4(g) + H2O(g)
tetapan kesetimbangan untuk reaksi tersebut adalah … .
K = [CO][H2] / [CH4][H2O]
K =[CO][H2]3 / [CH4][H2O]
K = [CO][H2O] / [H2]3[CH4]
K = [CH4][H2O] / [CO][H2]3
K = [CH4][3H2] / [H2O][CO]
