wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Assesment Sumatif Akhir Semester Genap

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 20mins

Name
Class
Date
1.

Sistem pemerintahan yang diterapkan pada masa Demokrasi Liberal adalah …

a)
Sistem federal
b)
Sistem totaliter
c)
Sistem monarki
d)
Sistem otoriter
e)
Sistem parlementer
2.

Siapakah tokoh yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri di masa Demokrasi Liberal?

a)
Soekarno dan Suharto
b)
B.J. Habibie dan Megawati
c)
Abdurrahman Wahid dan Joko Widodo
d)
Soeharto dan Gus Dur
e)
Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir
3.

Salah satu tantangan politik yang dihadapi diIndonesia pada masa Demokrasi Liberal adalah....

a)
Kestabilan pemerintahan yang tinggi.
b)
Ketidakstabilan pemerintahan akibat pergantian kabinet yang sering.
c)
Peningkatan partisipasi politik masyarakat.
d)
Penguatan lembaga legislatif yang kuat.
e)
Pembangunan ekonomi yang pesat.
4.

Analisis faktor utama yang menyebabkan ketidakstabilan politik pada masa Demokrasi Liberal di Indonesia. Manakah di bawah ini yang paling tepat menggambarkan penyebabnya?

a)
Stabilitas ekonomi yang tinggi
b)
Konflik antar partai politik dan lemahnya institusi politik.
c)
Partisipasi masyarakat yang luas
d)
Konsensus antar partai politik
e)
Penguatan lembaga legislatif
5.

Bagaimana peran parlemen pada masa Demokrasi Liberal mempengaruhi pembentukan kabinet yang efektif?

a)
Parlemen tidak memiliki pengaruh terhadap kabinet.
b)
Kabinet sepenuhnya ditentukan oleh presiden tanpa campur tangan parlemen.
c)
Parlemen berperan dalam menentukan komposisi kabinet, mendorong inklusivitas dan responsivitas, tetapi juga dapat menyebabkan ketidakstabilan.
d)
Kabinet dibentuk tanpa mempertimbangkan suara parlemen.
e)
Parlemen hanya berfungsi sebagai lembaga pengawas tanpa peran dalam kabinet.
6.

Dalam konteks internal, bagaimana konflik ideologi antar partai pada masa Demokrasi Liberal menghambat upaya pembangunan nasional?

a)
Konflik ideologi memperkuat kerjasama antar partai.
b)
Partai-partai bersatu untuk mencapai tujuan pembangunan.
c)
Konflik ideologi tidak berpengaruh pada pembangunan.
d)
Pembangunan nasional berjalan lancar tanpa gangguan politik.
e)
Konflik ideologi antar partai menghambat pembangunan nasional dengan menciptakan ketidakstabilan politik dan mengalihkan fokus dari pembangunan ke pertikaian.
7.

Evaluasi dampak jangka panjang pengalaman Demokrasi Liberal terhadap sistem politik Indonesia pasca periode tersebut. Manakah pernyataan berikut yang paling menggambarkan pengaruhnya?

a)
Demokrasi Liberal menghapuskan semua bentuk korupsi di Indonesia.
b)
Demokrasi Liberal tidak mempengaruhi partisipasi politik masyarakat.
c)
Demokrasi Liberal hanya membawa dampak positif tanpa tantangan apapun.
d)
Demokrasi Liberal memperkuat partisipasi politik dan pluralisme, tetapi juga menimbulkan tantangan seperti polarisasi dan korupsi.
e)
Demokrasi Liberal sepenuhnya menghilangkan polarisasi di kalangan partai politik.
8.

Apa alasan utama Presiden Soekarno memberlakukan Demokrasi Terpimpin pada tahun 1959?

a)
Untuk meningkatkan hubungan internasional.
b)
Untuk mendemokratisasi pemilihan umum.
c)
Untuk mengurangi pengaruh militer dalam pemerintahan.
d)
Untuk memperkenalkan sistem ekonomi baru.
e)
Untuk mengatasi ketidakstabilan politik dan memperkuat kekuasaan.
9.

Salah satu kebijakan ekonomi yang diterapkan pada masa Demokrasi Terpimpin adalah…

a)
Subsidi pertanian
b)
Privatisasi total
c)
Kebijakan fiskal ketat
d)
Sistem ekonomi liberal
e)
Sistem ekonomi terpimpin
10.

Lembaga yang dibentuk untuk menggantikan peran partai politik dan mewakili berbagai golongan dalam masyarakat adalah…

a)
Dewan Perwakilan Daerah (DPD)
b)
Partai Politik Nasional
c)
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
d)
Lembaga Swadaya Masyarakat
e)
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
11.

Peristiwa Konfrontasi Malaysia yang terjadi pada masa Demokrasi Terpimpin bertujuan untuk…

a)
Mendukung pembentukan Malaysia.
b)
Menjaga hubungan baik dengan Inggris.
c)
Menguatkan posisi Indonesia di Asia Tenggara.
d)
Menentang pembentukan Malaysia.
e)
Meningkatkan kerjasama ekonomi dengan Malaysia.
12.

Salah satu dampak negatif dari penerapan Demokrasi Terpimpin adalah…

a)
Peningkatan kesejahteraan ekonomi.
b)
Kebebasan pers yang lebih luas.
c)
Peningkatan partisipasi masyarakat dalam politik.
d)
Penguatan hak asasi manusia.
e)
Pembatasan kebebasan berpendapat dan berorganisasi.
13.

Pada masa Demokrasi Terpimpin, pemerintah Indonesia menerapkan sistem ekonomi yang sangat bergantung pada intervensi negara, termasuk kebijakan Devisa Bebas yang kemudian dicabut pada tahun 1960. Salah satu dampak negatif dari pencabutan kebijakan ini adalah …

a)
Pengurangan peran pemerintah dalam ekonomi.
b)
Stabilitas harga barang di pasar domestik.
c)
Peningkatan investasi asing di Indonesia.
d)
Peningkatan ekspor tanpa batasan.
e)
Kesulitan dalam mendapatkan valuta asing untuk perdagangan internasional.
14.

Pada masa Demokrasi Terpimpin, Indonesia semakin mendekat ke blok Timur dan menjauh dari negara-negara Barat. Salah satu akibat dari kebijakan ini adalah …

a)
Peningkatan hubungan dengan negara-negara Barat dan penurunan ketergantungan pada blok Timur.
b)
Perubahan sistem pemerintahan menjadi monarki.
c)
Penurunan hubungan dengan negara-negara Barat dan peningkatan ketergantungan pada blok Timur.
d)
Penguatan posisi Indonesia sebagai negara netral di dunia internasional.
e)
Peningkatan kerjasama ekonomi dengan negara-negara Barat.
15.

Salah satu kebijakan luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Soekarno adalah konfrontasi dengan Malaysia dalam kampanye Ganyang Malaysia. Menurut Anda, apa dampak jangka panjang dari kebijakan ini terhadap posisi internasional Indonesia?

a)
Meningkatnya kerjasama dengan negara-negara ASEAN.
b)
Peningkatan investasi asing di Indonesia.
c)
Perubahan kebijakan luar negeri yang lebih agresif.
d)
Dampak jangka panjangnya adalah isolasi diplomatik dan perubahan persepsi internasional terhadap Indonesia.
e)
Pengakuan internasional terhadap kedaulatan Indonesia.
16.

Pada masa Demokrasi Terpimpin, kondisi ekonomi Indonesia memburuk dengan inflasi yang sangat tinggi. Berdasarkan analisis Anda, faktor utama yang menyebabkan inflasi ekstrem tersebut adalah …

a)
Kenaikan harga bahan baku internasional
b)
Peningkatan produksi pertanian yang berlebihan
c)
Stabilitas politik yang tinggi
d)
Pengurangan pajak untuk perusahaan besar
e)
Kebijakan ekonomi yang tidak stabil dan pengeluaran pemerintah yang berlebihan.
17.

Lembaga yang dibentuk untuk mengendalikan stabilitas politik dan keamanan pada masa Orde Baru adalah...

a)
MPR
b)
Kepolisian
c)
ABRI
d)
DPR
e)
Pancasila
18.

Pembangunan ekonomi pada masa Orde Baru dilakukan melalui program...

a)
Program Keluarga Harapan
b)
Program Pemberdayaan Masyarakat
c)
Program Transmigrasi
d)
Program Pembangunan Nasional
e)
Program Pembangunan Lima Tahun (Pelita)
19.

Apa nama program pemerintah Orde Baru yang bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian?

a)
Program Intensifikasi Pertanian (PIP)
b)
Program Pengembangan Pertanian Berkelanjutan
c)
Program Pembangunan Pertanian
d)
Program Modernisasi Pertanian
e)
Program Swasembada Pangan
20.

Organisasi yang berperan dalam stabilitas keamanan dan politik selama Orde Baru adalah...

a)
Badan Intelijen Negara
b)
ABRI
c)
Polri
d)
Kementerian Dalam Negeri
e)
TNI
21.

Pada masa Orde Baru, media massa dikontrol ketat oleh pemerintah melalui...

a)
Sensor dan pengawasan ketat oleh pemerintah.
b)
Hanya ada satu saluran TV yang diizinkan
c)
Media massa dikelola oleh swasta sepenuhnya
d)
Pemerintah tidak terlibat dalam media
e)
Kebebasan pers tanpa batas
22.

Pada masa Orde Baru, hanya terdapat tiga partai politik yang diakui pemerintah, yaitu...

a)
PKB, PAN, NasDem
b)
Demokrat, Hanura, Gerindra
c)
PBB, PSI, Golkar
d)
PDI, PPP, Partai Berkarya
e)
Golkar, PPP, PDI
23.

Salah satu pencapaian Indonesia dalam bidang pertanian pada masa Orde Baru adalah...

a)
Penerapan teknologi pertanian tradisional
b)
Swasembada pangan, terutama beras.
c)
Pembangunan irigasi modern
d)
Penggunaan pupuk organik secara luas
e)
Peningkatan ekspor kopi
24.

Faktor utama yang menyebabkan runtuhnya Orde Baru adalah...

a)
Kebangkitan militer
b)
Peningkatan investasi asing
c)
Perubahan iklim
d)
Krisis ekonomi dan tuntutan reformasi.
e)
Krisis kesehatan global
25.

Salah satu aksi demonstrasi besar yang terjadi sebelum jatuhnya Orde Baru adalah...

a)
Aksi demonstrasi 1996
b)
Demonstrasi mahasiswa 2000
c)
Aksi protes 1997
d)
Demonstrasi mahasiswa 1998
e)
Demonstrasi buruh 1999
26.

Setelah runtuhnya Orde Baru, sistem pemerintahan Indonesia mengalami perubahan dengan diterapkannya...

a)
Sistem pemerintahan militer.
b)
Sistem pemerintahan teokrasi.
c)
Sistem pemerintahan monarki.
d)
Sistem pemerintahan otoriter.
e)
Sistem pemerintahan demokrasi.
27.

Apa penyebab utama terjadinya Reformasi 1998 di Indonesia?

a)
Kenaikan harga bahan pokok
b)
Perubahan iklim yang ekstrem
c)
Krisis ekonomi dan tuntutan reformasi politik.
d)
Pemberontakan militer
e)
Krisis kesehatan masyarakat
28.

Peristiwa Reformasi 1998 banyak dipimpin oleh kelompok …

a)
mahasiswa dan aktivis pro-demokrasi
b)
media massa dan jurnalis
c)
militer dan aparat keamanan
d)
seniman dan budayawan
e)
pengusaha dan politisi
29.

Salah satu perubahan politik setelah Reformasi 1998 adalah …

a)
Kembalinya pemerintahan otoriter.
b)
Penghapusan semua partai politik.
c)
Penerapan sistem demokrasi yang lebih terbuka.
d)
Penerapan sistem monarki absolut.
e)
Penerapan sistem ekonomi terpusat.
30.

Apa dampak dari Reformasi 1998 terhadap sistem pemerintahan Indonesia?

a)
Reformasi 1998 menguatkan kekuasaan presiden secara otoriter.
b)
Reformasi 1998 memperkenalkan sistem pemerintahan monarki.
c)
Reformasi 1998 tidak berpengaruh pada sistem pemerintahan.
d)
Reformasi 1998 membawa Indonesia menuju sistem pemerintahan yang lebih demokratis dan desentralisasi kekuasaan.
e)
Reformasi 1998 menghapuskan semua partai politik di Indonesia.
31.

Salah satu kebijakan penting yang dikeluarkan B.J. Habibie terkait reformasi politik adalah...

a)
Penutupan media massa independen.
b)
Pelarangan partai politik baru.
c)
Peningkatan kontrol pemerintah terhadap pemilu.
d)
Pembebasan pers dan pemilihan umum yang lebih demokratis.
e)
Pemberian hak suara kepada militer.
32.

Salah satu warisan penting dari masa pemerintahan B.J. Habibie dalam bidang ekonomi adalah...

a)
Penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam industri.
b)
Peningkatan produksi pertanian
c)
Pembangunan infrastruktur jalan raya
d)
Penurunan pajak penghasilan
e)
Privatisasi perusahaan negara
33.

Dalam upaya reformasi politik, B.J. Habibie mengesahkan undang-undang yang berkaitan dengan pemilu, yaitu …

a)
Undang-Undang No. 3 Tahun 1999 tentang Pemilihan Umum
b)
Undang-Undang No. 12 Tahun 2001 tentang Pemilihan Umum
c)
Undang-Undang No. 10 Tahun 2004 tentang Pemilihan Umum
d)
Undang-Undang No. 2 Tahun 2000 tentang Pemilihan Umum
e)
Undang-Undang No. 5 Tahun 1998 tentang Pemilihan Umum
34.

Salah satu kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh B.J. Habibie untuk memulihkan ekonomi Indonesia pasca-krisis 1998 adalah …

a)
Pemberian subsidi besar-besaran kepada BUMN
b)
Deregulasi dan privatisasi ekonomi.
c)
Pengetatan kontrol pemerintah terhadap pasar
d)
Peningkatan pajak untuk semua sektor
e)
Pengurangan investasi asing
35.

Salah satu faktor yang menyebabkan B.J. Habibie tidak mencalonkan diri kembali sebagai presiden adalah …

a)
Dorongan dari masyarakat untuk mencalonkan diri lagi
b)
Kekhawatiran akan krisis ekonomi
c)
Kurangnya dukungan politik dan keinginan untuk memberi kesempatan kepada pemimpin baru.
d)
Keinginan untuk memperpanjang masa jabatannya
e)
Tingginya dukungan dari partai politik
36.

Salah satu kebijakan Abdurrahman Wahid yang terkenal dalam bidang agama adalah…

a)
Pemisahan total antara agama dan negara.
b)
Peningkatan pengaruh agama tertentu dalam pemerintahan.
c)
Penegakan hukum syariah secara ketat.
d)
Pelarangan semua bentuk agama.
e)
Pengakuan terhadap pluralisme dan toleransi antaragama.
37.

Salah satu keputusan kontroversial yang dilakukan Abdurrahman Wahid saat menjabat sebagai presiden adalah…

a)
Menghapus semua anggota militer dari pemerintahan.
b)
Mengangkat anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) ke posisi pemerintah.
c)
Mendukung gerakan separatis di Indonesia.
d)
Mengizinkan pengembalian kekuasaan kepada raja-raja daerah.
e)
Menetapkan undang-undang yang melarang kebebasan berpendapat.
38.

Abdurrahman Wahid pernah membubarkan dua lembaga pemerintahan, yaitu…

a)
Badan Pusat Statistik (BPS)
b)
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
c)
Departemen Kesehatan
d)
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)
e)
Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) dan Departemen Penerangan
39.

Krisis politik yang terjadi pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid berujung pada…

a)
Peningkatan dukungan terhadap Abdurrahman Wahid.
b)
Perubahan konstitusi untuk memperkuat kekuasaan presiden.
c)
Pembentukan partai politik baru oleh Abdurrahman Wahid.
d)
Pemberian otonomi daerah yang lebih luas.
e)
Pemecatan Abdurrahman Wahid sebagai presiden.
40.

Setelah lengser dari jabatan presiden, Abdurrahman Wahid tetap aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan politik melalui organisasi…

a)
PKB
b)
Partai Golkar
c)
Gerindra
d)
Muhammadiyah
e)
Nahdlatul Ulama (NU)