Font size
WorksheetsLatihan PSAJ Kimia Kelas 12
Total questions: 144
Worksheet time: 34hrs 20mins
Pernyataan yang benar tentang sifat koligatif larutan adalah ....
Titik beku larutan elektrolit lebih tinggi dari titik beku larutan nonelektrolit dengan konsentrasi yang sama
Titik didih larutan lebih tinggi dari titik didih pelarutnya
Titik beku larutan lebih tinggi dari titik beku Pelarutnya
Tekanan uap larutan lebih tinggi dari tekanan uap pelarutnya
Tekanan osmotik larutan elektrolit sama dengan tekanan osmotik larutan nonelektrolit dengan konsentrasi yang sama
Berikut ini beberapa contoh penerapan sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Penyerapan air oleh akar tanaman
2. Penambahan garam dalam pembuatan es putar
3. Penambahan garam untuk mencairkan salju
4. Penggunaan garam untuk membunuh lintah
5. Menambahkan etilen glikol pada radiator mobil
Penerapan tekanan osmotik terdapat pada peristiwa ….
1 dan 3
1 dan 4
2 dan 5
4 dan 5
3 dan 4
Perhatikan beberapa gambaran molekuler partikel tak sebenarnya antara zat terlarut dan zat pelarut dalam suatu larutan seperti pada gambar di atas.
Larutan yang mempunyai tekanan uap paling besar adalah gambar nomor ....
1
2
3
4
3
Fraksi mol air dalam suatu larutan pada suhu 20oC dengan tekanan uap jenuh air 24 mmHg adalah 0,6 maka pada suhu tersebut akan terjadi penurunan tekanan uap sebesar….
4,8 mmHg
12,6 mmHg
0,01 mmHg
9,6 mmHg
14,4 mmHg
.Urutan kenaikan titik didih dari yang terendah dari senyawa KCl, H2SO4, dan Alkohol adalah …..
KCl - H2SO4 - Alkohol
H2SO4 - Alkohol - KCl
Alkohol - KCl - H2SO4
H2SO4 - KCl - Alkohol
Alkohol - H2SO4 - KCl
Diberikan senyawa berikut:
NaCl, K2SO4, CO(NH4)2 dan glukosa
Urutan kenaikan titik didih dari yang terendah adalah.....
glukosa - CO(NH4)2 - NaCl - K2SO4
NaCl - K2SO4 - CO(NH4)2- glukosa
CO(NH4)2 - glukosa - K2SO4- NaCl
K2SO4- NaCl - glukosa - CO(NH4)2
NaCl - glukosa - K2SO4 - CO(NH4)2
Jika 5 gram protein dilarutkan ke dalam air hingga volume larutan 500 mL sehingga pada suhu 270C tekanan osmotik larutan 0,012 atm. Berdasarkan pada data ini massa rumus protein dapat ditentukan sebesar…. ( R=0,082 )
25000
20000
20100
20300
20500
Larutan yang isotonik dengan 0,3 M larutan glukosa pada temperatur yang sama adalah….
0,30 M NaCl (α = 1)
0,20 M KOH (α = 1)
0,15 M Na2SO4 (α = 1)
0,10 M Al2(SO4)3 (α = 0,5)
0,05 M HNO2 ( α = 0,75)
Perhatikan diagram PT di atas, daerah proses membeku larutan ditunjukkan oleh ....
KL
KS
LR
RM
SN
Pada konsentrasi yang sama dengan larutan gula; manakah larutan di bawah ini yang akan mempunyai kenaikan titik didihnya tiga kali lebih tinggi dari larutan gula ?
NaCl (α = 1)
C6H12O6 (α=0)
CO(NH2)2 (α=0)
Mg(OH)2 (α = 0,75)
K2SO4 (α = 1)
15 gram zat nonelektrolit dilarutkan dalam 100 gram air menghasilkan larutan dengan titik didih 101,30C. Massa molar zat tersebut adalah…(Kb air = 0,52).
30
40
60
120
180
Sebanyak 120 gram NaCl (Mr = 58.5gr/mol) dilarutkan dengan aquadest hingga volume 400 ml. Berapa molaritas larutan NaCl?
0,15 M
0,51 M
1,50 M
5,10 M
5,15 M
Sebanyak 0,8 mol MgCl2 dilarutkan dalam 500 mL air. Larutan tersebut akan mendidih pada suhu (Kb air = 0,52 oC/m, ρ air = 1 gr/ml)
101,5 oC
102,5 oC
103,5 oC
104,5 oC
106,5 oC
Jika Kf = 1,86 berapakah titik beku larutan CaCl2 0,54 molal jika titik beku pelarut murni 0oC ?
4,0
3,0
-2,7
-3,0
-5,0
Fraksi mol urea dalam air adalah 0,2. Tekanan uap jenuh air murni pada suhu 20˚C sebesar 17,5 mmHg. Maka tekanan uap jenuh larutan pada suhu itu adalah …
3,5
14
17,5
17,7
21
Berikut ini dua buah contoh peristiwa kimia :
(1) pemakaian urea untuk mencairkan salju
(2) produksi air tawar dari air laut
Contoh tersebut berkaitan dengan sifat koligatif larutan secara berurutan yaitu:
penurunan titik beku dan tekanan osmotic
tekanan osmotic dan penurunan titik beku
Kenaikan titik didih dan penurunan titik beku
Penurunan titik beku dan kenaikan titik didih
tekanan osmotic dan kenaikan titik didih
Berikut beberapa contoh penerapan sifat koligatif dalam kehidupan sehari-hari :
(1) Desalinasi air laut menjadi air tawar
(2) Penggunaan etilen glikol pada radiator mobil
(3) Cairan infus yang dimasukkan ke dalam tubuh
(4) Pemberian garam pada lintah
(5) Pemberian garam dapur pada pembuatan es putar
Contoh penerapan sifat koligatif yang merupakan proses penurunan titik beku adalah ….
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(2) dan (4)
(2) dan (5)
(3) dan (4)
Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa penurunan titik beku bergantung pada ….
jenis zat terlarut
konsentrasi molal larutan
jenis pelarut
jenis partikel zat terlarut
jumlah partikel zat terlarut
Untuk membuat larutan NaOH 2 molal diperlukan....(Mr NaOH = 40)
8 gram NaOH dan 92 gram H2O
8 gram NaOH dan 100 gram H2O
10 gram NaOH dan 90 mL H2O
4 gram NaOH dan 100 mL H2O
80 gram NaOH dan 2 Liter H2O
Harga fraksi mol metanol dalam larutan air mengandung 80% metanol adalah ….
0,2
0,3
0,5
0,69
0,9
Larutan CuCl2 (Ar Cu=63,5) dielektrolisis menggunakan elektrode karbon dengan arus sebesar 5 ampere selama 30 menit, logam Cu yang diendapkan di katode sebanyak ....gram
29,6
14,8
2,96
1,48
0,74
Suatu arus listrik dialirkan melalui larutan Cu2+ menghasilkan 15,9 gram logam Cu(Ar Cu=63,5, Ar Ag =108). Dengan jumlah arus yang sama massa Ag dari larutan Ag+... gram
54
27
5,4
2,7
1,8
Pada elektrolisis leburan NaCl, logam yang mengendap di katoda adalah...
Na
C
Cu
Pt
Zn
Massa tembaga yang dapat dibebaskan oleh arus 10 ampere yang dialirkan selama 965 detik ke dalam larutan CuSO4 (Ar Cu = 63,5) adalah...
3,175 gram
31,75 gram
63,50 gram
6,350 gram
96,5 gram
Jika kita ingin melapisi sendok oleh perak melalui reaksi elektrolisis, maka kita harus menempatkan sendok di...
Anoda
Katoda
Jembatan garam
elektroda
sumber arus
Berikut ini kegunaan sel elektrolisis dalam kehidupan sehari-hari, kecuali...
Pelapisan Logam
Pembuatan zat kimia di industri dan laboratorium
Pemurnian logam
Pembuatan Alumunium melalui cara Hall-Heroult
Baterai habis pakai
Perhatikan gambar diatas!
Reaksi yang terjadi di katoda adalah ....
K+(aq) + e → K(s)
4OH−(aq) → 2H2O(l) + O2(g) + 4e
2I−(aq) → I2(s) + 2e
2H2O(l) + 2e → H2(g) + 2OH−(aq)
2H+(aq) + 2e- → H2(g)
Pada reaksi elektrolisis larutan NiSO4 dengan elektroda Au. Reaksi yang terjadi pada anoda adalah ….
Ni2+(aq) + 2e -----> Ni(s)
Au(aq) ------> Au2+(aq) + e
Ni(s) -----> Ni2+(aq)+ 2e
2 H2O(l) + 2e ------> H2(g)+ 2 OH–(aq)
2 H2O(l) -------> 4 H+(aq) + O2(g) + 4e
Pada proses elektrolisis larutan CdSO4 dengan elektroda inert, reaksi yang terjadi pada elektroda positif adalah ....
Cd2+ + 2e -----> Cd
2H2O + 2e ------> 2OH- + H2
2H2O ------> 4H+ + O2 + 4e
Ni ------> Ni2+ + 2e
4OH- -----> 2H2O + O2 + 4e
Pada elektrolisis larutan H2SO4dengan elektroda Pt, reaksi yang berlangsung di anoda adalah ….
H(g) ------ H+(aq) + e-
H2(g) ------ 2H+(aq) + 2e-
2H+(aq) + 2e- ------- H2(g)
2H2O(l) ------- 4H+(aq) + O2(g) + 4e-
2H2O(l) + 2e- H2(g) + 2OH-(aq)
Elektrolisis larutan AgNO3 selama 1 jam dengan kuat arus 2 ampere akan mengendapkan perak sebanyak? (Ar Ag = 108)
7,9 gram
8,06 gram
81,9 gram
108 gram
819 gram
Suatu sel volta ditulis dalam diagram sel sebagai berikut:
Cr (s)| Cr3+(aq) ∥ Cu2+ (aq)|Cu (s)
Persamaan reaksi dari notasi sel di atas adalah....
Cu2+(aq) + Cr (s) → Cu (s) + Cr3+ (aq)
Cu (s) + Cr3+ (aq) → Cu2+(aq) + Cr (s)
3 Cu2+(aq) + 2 Cr (s) → 3 Cu (s) + 2 Cr3+ (aq)
Cu2+(aq) + Cr (s) → Cu (s) + Cr2+ (aq)
3Cu2+(aq) + Cr (s) → Cu (s) + Cr2+ (aq)
Perhatikan gambar berikut!
Yang bukan termasuk contoh sel Volta yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah ....
Dalam suatu sel volta terjadi reaksi:
Cu + 2Ag+ ---> Cu2+ + 2Ag.
Jika diketahui:
E0 Cu2+/Cu = +0,34 volt
E0 Ag+/Ag = +0,80 volt,
maka potensial standar sel tersebut adalah…
1,74 volt
0,66 volt
0,53 volt
0,46 volt
0,94 volt
Perhatikan Gambar tentang sel volta tersebut!
Diketahui harga potensial reduksi berikut:
Ag+ + e → Ag E ° = 0,80 volt
Zn2+ + 2e → Zn E ° = -0,76 volt
Berdasarkan gambar di atas, harga potensial sel (E° Sel) adalah...........
—1,56 volt
—0,84 volt
+0,04 volt
+0,84 volt
+1,56 volt
Perhatikan data persamaan reaksi di bawah ini!
Al3+(aq) + 3e ---> Al(s) Eo = -1,66 volt
Zn2+(aq) + 2e ---> Zn(s) Eo = -0,76 volt
Notasi sel yang mungkin adalah ....
Zn/Zn2+//Al3+/Al
Al3+/Al//Zn/Zn2+
Al/Al3+//Zn2+/Zn
Zn2+/Zn//Al3+/Al
Al/Al3+//Zn/Zn2+
Suatu reaksi redoks :
aBr2 (aq) + bOH– (aq) → cBrO3– (aq) + dBr–(aq) + eH2O (l)
Harga a, b, c dan a berturut-turut agar reaksi redoks di atas setara adalah ….
3, 6, 5, 1, 3
6, 1, 3, 5, 3
3, 6, 1, 5, 3
1, 5, 3, 6, 3
2, 4, 1, 3, 3
MnO2 + 4HCl → MnCl2 + 2H2O + Cl2
Yang bertindak sebagai Reduktor adalah . . .
HCl
MnCl2
MnO2
2H2O
Cl2
Diketahui elektroda :
E0= 0,79 volt
E0= -2,34 volt
Maka notasi sel yang terbentuk adalah … .
Ag+ / Ag // Mg2+ / Mg
Mg2+ / Mg // Ag / Ag+
Ag / Ag+ // Mg / Mg2+
Mg / Mg2+ // Ag+ / Ag
Ag+ / Ag // Mg /Mg2+
Diketahui data potential standar berikut :
Zn2+ + 2e → Zn Eo = -076 Volt
Cu2+ + 2e →Cu Eo = +076 Volt
Mg2+ + 2e → Mg Eo = -2,34 Volt
Cr3+ + 3e → Cr Eo = -0,74 Volt
Harga potensial sel yang paling besar terdapat pada … .
Zn /Zn2+ // Cu2+ / Cu
Cr /Cr3+ // Cu2+ / Cu
Zn /Zn2+ // Cr3+ / Cr
Mg /Mg2+ // Cu2+ / Cu
Mg /Mg2+ // Cr3+ / Cr
Jika diketahui:
Zn + Cu2+ ↔ Zn2+ + Cu Eo = +1,10 volt
Mg2+ + 2e ↔ Mg Eo = -2,37 volt
Cu2+ + 1e ↔ Cu Eo = +0,34 volt
Maka potensial standar bagi reaksi
Zn2+ + Mg ↔ Zn + Mg2+ adalah ... .
-1,61 volt
+1,61 volt
-1,27 volt
+1,27 volt
+2,37 volt
Diketahui harga potensial elektrode standar (E°) dari beberapa logam sebagai berikut :
Al3+(aq) / Al(s) E° = -1,66 Volt
Fe2+(aq) / Fe(s) E° = -0,44 Volt
Cu2+(aq) / Cu(s) E° = +0,34 Volt
Ag+(aq) / Ag(s) E° = +0,80 Volt
Dari data tersebut reaksi di bawah ini yang berlangsung spontan adalah … .
Fe + Ag+ → Fe2+ + Ag
Cu + Fe2+ → Cu2+ + Fe
Cu + Al3+ → Cu2+ + Al
Ag + Al3+ → Ag+ + Al
Ag + Cu2+ → Ag+ + Cu
Diketahui data potensial elektrode standard :
Ag+(aq) + e → Ag(s) E° = +0,80 volt
Cu2+(aq) + 2e → Cu(s) E°=+0,34 volt
Zn2+(aq) + 2e → Zn(s) E° = -0,76 volt
Mg2+(aq) + 2e → Mg(s) E° = -2,37 volt
Reaksi redoks berikut yang dapat berlangsung spontan adalah … .
Ag(s) + Cu2+(aq) → Ag+ (aq) + Cu(s)
Cu(s) + Zn2+(aq) → Cu2+ (aq) Zn(s)
Zn(s) + Ag+ (aq) → Zn2+ (aq) + Ag(s)
Zn(s) + Mg2+ (aq) → Zn2+ (aq) + Mg(s)
Ag(s) + Mg2+ (aq) → Ag+ (aq) + Mg(s)
Diketahui
Ni2+ + 2e → Ni Eo = -0,25 Volt
Pb2+ + 2e → Pb Eo = -0,13 Volt
Potensial standar sel volta yang terdiri dari elektroda Ni dan Pb adalah... .
–0,38 V
+0,38 V
+0,25 V
–0,12 V
+0,12 V
Dalam 150 mL Larutan H2SO4 0,1 M memiliki Konsentrasi ion H+ sebanyak...
0,1 M
0,15 M
0,2 M
0,25 M
0,45 M
pH larutan Ba(OH)2 0,005 M sebesar
2
8
10
12
13
pH larutan NH4OH 0,1 M ( Kb = 10-5)...
3
8
11
12
13
pH larutan 250 mL HF 0,1 M ( Ka = 9 x 10-5) adalah...
3 - log 3
6 - log 3
3 + log 3
6 + log 3
3 - log 6
Suatu indikator memberikan warna merah jika diteteskan pada larutan NaOH. Larutan di bawah ini akan menghasilkan warna yang sama jika diteteskan indikator yang sejenis, kecuali ….
Larutan sabun
Larutan soda kue
Larutan amoniak
Larutan cuka
Larutan deterjen
Di bawah ini yang termasuk asam bervalensi dua adalah ….
Asam asetat
Asam klorat
Asam sulfat
Asam fosfat
Asam formiat
Diketahui beberapa asam lemah dengan harga Ka nya masing-masing Ka (HA) = 1,8.10-4; Ka (HB) = 1,8.10-5; Ka (HC) = 6,5.10-4. Urutan penurunan kekuatan asam di atas adalah ....
HA, HB, HC
HA, HC, HB
HC, HA, HB
HC, HB, HA
HB, HC, HA
100 mL larutan HCl 0,1 M dicampurkan dengan 100 mL larutan Ba(OH)2 0,05 M, dan pH larutan adalah….
5
6
7
8
9
Sebanyak 3,4 gram Ba(OH)2 (Ar: Ba = 136, O = 16, H = 1) dilarutkan dalam 250 mL larutan, maka harga pOH larutan tersebut adalah ….
13 + log 1,6
12 + log 8
2 - log 16
2 - log 8
13 - log 1,6
Dari trayek pH perubahan warna beberapa indicator sebagai berikut:
Indikator Warna Trayek pH
Bromtimol Biru : Kuning-Biru 6,0 – 7,6
Metil Merah : Merah-Kuning 4,4 – 6,2
Fenolftalein : Tidak berwarna-Merah 8,3 – 10,0
Suatu larutan diuji dengan beberapa indikator tersebut dan menghasilkan pH 4,4<pH 6,0. Warna yang terjadi pada indicator tersebut adalah…
Metil Merah = merah
Metil Merah = Jingga
Bromtimol Biru = Biru
Bromtimol Biru = Hijau
Fenolftalein = Merah
Dari hasil pengujian air limbah suatu industri makanan, diperoleh data bahwa air limbah menjadi berwarna merah setelah ditetesi indikator metil jingga, berwarna kuning setelah ditetesi BKH dan berwarna kuning setelah ditetesi BTB. Dapat disimpulkan bahwa pH air limbah tersebut adalah…
pH ≥ 7,6
pH ≤ 6,0
pH ≤ 3,1
5,4 ≤ pH ≤ 7,6
4,4 ≤ pH ≤ 5,4
I, II, III
Diketahui trayek perubahan warna
indikator sebagai berikut
Hasil analisis air hujan menunjukkan:
- Terhadap indikator metil merah
memberi warna kuning.
- Terhadap indikator bromtimol
biru memberi warna biru.
- Terhadap indikator fenolftalein
tak berwarna.
Hasil analisis ini menunjukkan bahwa
pH air hujan itu adalah ....
lebih kecil dari 3,1
terletak antara pH 4,4–6,0
lebih kecil dari 7,6
terletak antara 7,6–8,0
lebih besar dari 10,0
Suatu larutan harga pH-nya sebesar 1. Massa NaOH (Mr = 40) yang harus ditambahkan pada satu liter larutan agar pH-nya naik menjadi 3 (penambahan
volume diabaikan) adalah ...
0,04 gram
0,40 gram
3,96 gram
4,0 gram
7,96 gram
Besarnya pH larutan 0,74 gram Ca(OH)2 (Ar Ca = 40, O = 16, dan H = 1) dalam
500 mL larutan adalah … .
2 – log 4
2 + log 4
11 + log 4
12 – log 4
12 + log 4
Perhatikan larutan-larutan di bawah ini!
1. air kapur
2. air jeruk
3. air sabun
4. air suling
5. larutan detergen
Larutan yang dapat merubah warna kertas lakmus biru menjadi merah adalah...
1
2
1 dan 2
3 dan 4
4 dan 5
pH suatu larutan asam lemah dengan konsentrasi 0,01 M adalah ... (α = 0,01)
1
2
3
4
5
Suatu larutan KOH diuji dengan indikator universal menunjukkan warna pada pH = 11, maka konsentrasi ion OH- yang terdapat di dalamnya adalah ....
1 x 10-11
1 x 10-1
1 x 10-13
1 x 10-3
1 x 10-2
Suatu larutan diuji dengan MJ memberikan warna kuning, dengan MM berwarna jingga, dengan BTB berwarna hijau, dengan PP tak berwarna. Berdasarkan data trayek pH dapat diprediksi bahwa larutan tersebut mempunyai pH ....
4,4 ≤ pH ≤ 6,0
4,2 ≤ pH ≤ 8,0
4,4 ≤ pH ≤ 6,2
4,2 ≤ pH ≤ 6,0
6,0 ≤ pH ≤ 6,2
Suatu larutan diuji dengan bayam merah memberikan warna kuning, dengan kunyit berwarna merah, dengan bunga mawar merah berwara hijau. Berdasarkan data tabel dapat diprediksi bahwa larutan tersebut mempunyai harga pH ....
7
<7
>7
≤ 7
≥ 7
Berdasarkan data dapat diprediksi warna yang terjadi jika larutan indikator diteteskan pada larutan sabun adalah . . . .
Metil jingga berwarna kuning, PP tak berwarna
Metil merah berwarna merah, PP berwarna merah
Brom timol biru berwarna biru, Metil jingga berwarna kuning
Brom timol biru berwarna kuning, PP tak berwarna
Brom timol biru berwarna kuning, Metil merah berwarna merah
Diketahui trayek perubahan warna beberapa indikator terlampir.
Sampel larutan X bila diuji dengan :
*Indikator MO dan MR berwarna kuning,
*Indikator BTB berwarna biru, dan
*Indikator PP tidak berwarna
Maka harga pH larutan X tersebut adalah :
Di antara 4,4 dan 6,2
Di atas 6,2
Di antara 6,0 dan 7,6
Di atas 7,6
Di antara 7,6 dan 8,3
Basa M(OH)2 memiliki massa 3,16 gram dilarutkan ke dalam air. Larutan tersebut dapat dinetralkan oleh 100 mL larutan HBr 0,4 M. Tentukan Ar unsur M!
110
124
138
141
152
Campuran dibuat dari 100 mL larutan HBr 0,1 M dengan 100 mL larutan H2SO4 0,1 M. Volume KOH 0,2 M yang dibutuhkan untuk menetralkan larutan tersebut sebesar..... (mol H+ = mol OH-)
110 mL
120 mL
130 mL
140 mL
150 mL
Jika pada 1 L larutan HCl 0,01 M ditambahkan 99 L air, pH larutan :
Di bawah 1
Lebih dari 2
Naik dari 2 ke 4
Naik dari 2 ke 3
Lebih dari 4
Nomor atom suatu unsur ialah 58 dan nomor massa 140. Maka jumlah Proton, Elektron dan neutron dalam atom tersebut....
58p, 58e, 140n
140p, 58e, 58n
58p, 140e,58n
82p, 58e, 58n
58p, 58e, 82n
Atom terdiri atas inti atom yang bermuatan positif dengan elektron-elektron yang bermuatan negatif beredar mengelilingi inti pada tingkat energi tertentu. Teori ini dikemukakan oleh ....
Dalton
Thomson
Niels Bohr
Rutherford
Meyer
Konfigurasi elektron unsur yang bernomor atom 23 adalah….
1s22s22p63s23p64s24p3
1s22s22p63s23p64s23d24p1
1s22s23s23p64s5
1s22s22p63s23p64s23d3
1s22s22p63s23p63d5
Diketahui nomor atom unsur Ca=20. Konfigurasi elektron ion Ca2+ adalah….
1s22s22p22p63s2
1s22s22p63s23p6
1s22s22p63s13p4
1s22s22p63s13p6
1s22s22p63s13p64s23d3
Suatu logam transisi memiliki konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d6. Periode dari logam transisi tersebut adalah.....
Periode 4
Periode 5
Periode 6
Periode 3
Periode 7
Salah satu logam memiliki konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d104p6 5s1. Logam tersebut terletak pada golongan....
Golongan VII A
Golongan I A
Golongan V A
Golongan II A
Golongan III A
Konfigurasi dari suatu unsur yang terletak pada golongan VI B periode 4 adalah....
1s2 2s2 2p6 3s23p6 4s2 4d5
1s2 2s2 2p6 3s23p6 4s2 3d5
1s2 2s2 2p6 3s24p6 4s2 3d6
1s2 2s2 2p6 3s24p6 4s3 4d3
1s2 2s2 2p6 3s23p6 4s1 3d5
Atom kalium mempunyai jumlah proton, neutron dan elektron berturut-turut sebanyak ….
19, 19, dan 19
20, 19, dan 20
19, 39, dan 20
20, 19, dan 39
19, 20, dan 19
jumlah proton, elektron, dan neutron 15P31 pada atom berturut-turut adalah...
16, 15, dan 16
15, 16, dan 16
15, 15, dan 16
15, 16, dan 15
16, 16, dan 15
Perhatikan beberapa pernyataan berikut!
(1) Hanya mampu menjelaskan spektrum atom hidrogen
(2) Tidak mampu menjelaskan sepektrum atom-atom berelektron banyak
(3) Tidak dapat menerangkan alasan elektron tidak jatuh ke dalam inti
(4) Bertentangan dengan teori gelombang elektromagnetik Maxwell
(5) Jarak elektron dengan inti terlalu jauh sehingga tidak ada gaya sentripetal
Kelemahan teori atom Rutherford ditunjukkan oleh angka ….
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 5
3 dan 4
2 dan 4
Ide utama dari teori atom J.J. Thomson yaitu menjelaskan bahwa ....
Atom terdiri dari elektron – elektron
Elektron sebagai penyusun utama atom
Atom sebagai bola masif yang hanya berisi elektron
Atom sebagai bola masif bermuatan positif yang di dalamnya tersebar elektron sehingga keseluruhannya bersifat netral
Atom diselimuti oleh awan elektron yang menghantarkan listrik
Perhatikan pernyataan - pernyataan berikut :
1) Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak pernah jatuh ke dalam inti
2) Tidak dapat menjelaskan spektrum warna dari atom-atom yang memiliki banyak elektron
3) Hanya dapat menjelaskan atom-atom yang memiliki elektron tunggal seperti hidrogen
4) Tidak dapat menjelaskan hubungan antara larutan senyawa dan daya hantar arus listrik
5) Belum dapat menjelaskan bagaimana susunan muatan positif dan jumlah elektron dalam bola
Pernyataan yang sesuai dengan kekurangan teori atom Niels Bohr adalah ….
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
3 dan 4
2 dan 4
Gambar model atom di atas dikemukan oleh ....
John Dalton
J.J. Thomson
Ernest Rutherford
Niels Bohr
Mekanika Kuantum
Diantara sifat periodik berikut, sifat yang benar dalam satu golongan dari atas ke bawah adalah....
Jari-jari atom makin pendek
Keelektronegatifan makin besar
energi ionisasi makin rendah
Afinitas elektron makin tinggi
sifat logam makin berkurang
hal yang tidak tepat mengenai perubahan dari kiri ke kanan dalam satu periode untuk golongan utama adalah....
energi ionisasi makin bertambah
jari jari atom makin besar
jumlah elektron valensi bertambah
keelektronegatifan bertambah
kecenderungan membentuk ion negatif bertambah
Pernyataan yang benar untuk unsur 17X dan 11Y
Jari Jari atom X >Y
Keelektronegatifan Y > X
Energi Ionisasi X > Y
Afinitas Elektron Y> X
Sifat Logam X > Y
Urutkan Jari-jari atom 8P, 11Q, 17S, dan 19T adalah....
T > S, >Q > O
T > Q > S > P
Q > P > T > S
P > S > Q > T
Q > S > T > P
Diantara unsur 19K, 32Ge, 34Se dan 35Br, manakah unsur yang memiliki afinitas elektron terbesar …
K
Ge
Se
Br
Mg
Sejumlah logam besi dipijarkan dengan 3,2 gram belerang menghasilkan 8,8 gram senyawa besi (II) sulfida, berapa gram logam besi yang bereaksi?
12 gram
5,6 gram
56 gram
28,16 gram
12,6 gram
Di dalam senyawa CaS, perbandingan massa Ca : S = 5 : 4. Jika 10 gram kalsium direaksikan dengan 9 gram belerang, maka berapakah massa CaS yang terbentuk?
18 gram
19 gram
9 gram
96 gram
28 gram
Sebanyak 18 gram glukosa dibakar dengan oksigen menghasilkan 26,4 gram gas karbon dioksida dan 10,8 gram uap air. Berapa gram oksigen yang telah bereaksi pada pembakaran tersebut?
55,2 gram
2,4 gram
33,6 gram
19,2 gram
22,6 gram
Jika di dalam senyawa FeS perbandingan massa Fe : S = 7 : 4, maka untuk menghasilkan 4,4 gram senyawa FeS diperlukan Fe dan S berturut-turut?
2,8 dan 1,6 gram
2,9 dan 1,5 gram
1,6 dan 2,8 gram
2,4 dan 2,0 gram
1,5 gram dan 2,9 gram
pada senyawa I terdapat 3,2 gram unsur P dan 3,2 gram unsur Q. Pada senyawa II terdapat 0,8 gram unsur P dan 1,2 gram unsur Q. Menurut hukum perbandingan berganda dari Dalton, perbandingan massa Q pada senyawa I dan massa Q pada senyawa II adalah
2:3
2:5
1:3
1:1
3:1
Jumlah molekul CH4 yang terdapat dalam 4 gram gas CH4 (Mr = 16) adalah…. ( bilangan Avogadro = 6 x 10 23
1,5 x 10 22
3,01 x 10 22
1,5 x 10 23
3,01 x 10 23
6,02 x 10 23
Volume 11 gram gas CO2 pada keadaan standar adalah…. (Ar C = 12, dan O = 16)
1, 12 liter
2,8 liter
5,6 liter
11,2 liter
22, 4 liter
Aluminium bereaksi dengan asam klorida menghasilkan larutan aluminium klorida dan gas hidrogen.
Al (s) + 4 HNO3 (aq) --> Al(NO3)3 (aq) + NO (g) + 2 H2O (l)
Jika 2 mol HNO3 bereaksi dengan aluminium, berapa mol gas NO yang dihasilkan adalah ....
8 mol
4 mol
2 mol
1 mol
0,5 mol
Jika 38 gram MgSO4.xH2O dipanaskan, dihasilkan 20 gram garam anhidrat sesuai dengan persamaan reaksi:
MgSO4.xH2O --> MgSO4 + xH2O
Jika diketahui Mr MgSO4 = 120, nilai x adalah ....
2
3
4
5
6
Diketahui suatu logam Natrium (Na) memiliki massa 46 gram. Tentukanlah jumlah molnya jika diketahui Ar Na = 23!
3 mol
2 mol
4 mol
6 mol
12 mol
Senyawa berikut yang mempunyai massa molekul relatif (Mr) terbesar adalah... (Ar N = 14, H = 1, O = 16, C = 12, dan S = 32)
CO2
H2SO4
H2SO3
H2O
CO(NH2)2
Diketahui persamaan reaksi:
C (s) + 2 H2 (g) --> CH4 (g)
Jika sejumlah karbon tepat bereaksi dengan 2,24 L gas H2 pada STP, jumlah partikel gas CH4 yang dihasilkan adalah .... molekul
3,01 x 1020
3,01 x 1021
3,01 x 1022
6,02 x 1024
12,04 x 1024
Seorang peneliti menemukan suatu senyawa yang mengandung 6 gram unsur H, 320 gram unsur S dan 64 gram unsur O. Jika Ar H = 1, S = 32, O = 16, maka rumus molekul senyawa tersebut adalah ....
C3H5O
C6H10O2
CH32O16
C6H10O4
C2H5O
Molaritas 16,2 gram HBr dalam tabung dengan volume 0,05 L adalah ....
1 M
2 M
3 M
4 M
5 M
Volume 100 gram X2(g) yang diukur pada suhu 31oC dan tekanan 2,25 atm jika diketahu Ar X = 12,5 adalah ....
44,32 liter
4,43 liter
4,52 liter
45,2 liter
88,64 liter
Sebanyak 4 gram serbuk NaOH direaksikan dengan 100 mL H2SO4 0,1 M sehingga terjadi reaksi berikut:
NaOH (s) + H2SO4 (aq) → Na2SO4 (aq) + H2O (l)
(reaksi belum setara)
Jika volume larutan dianggap tetap, konsentrasi larutan Na2SO4 yang terbentuk adalah...
(Ar Na = 23 g/mol; O = 16 g/mol; H = 1 g/mol)
0,4 M
0,3 M
0,2 M
0,1 M
0,5 M
Logam aluminium yang massanya 5,4 gram direaksikan dengan asam sulfat encer menurut reaksi:
Al (s) + H2SO4 (aq) → Al2(SO4)3 (aq) + H2 (g)
Volume gas hidrogen yang dihasilkan pada keadaan standar adalah...
(Ar Al = 27)
0,2 liter
3,2 liter
6,5 liter
6,72 liter
10,5 gram
Reaksi adisi 1-pentena dengan HCl menurut aturan Markovnikov akan menghasilkan senyawa ....
Jenis reaksi di atas adalah ....
pembakaran
adisi
polimerisasi
eliminasi
subsitusi
Senyawa yang merupakan isomer dari 2-heksena adalah ....
4-heksena
2-metil-1-heksena
3-metil-1-heksena
2-metil-1-pentena
2,2-dimetil-1-pentena
Nama yang tepat untuk senyawa berikut adalah....
3-metil heksana
2-metil heksana
4-metil heksana
3-metil pentana
4-metil heptana
Nama yang tepat untuk senyawa berikut adalah.... (Perhatikan: Cari rantai yang terpanjang!)
3-etil-5-metil heptana
2-etil-4-metil heksana
3,5-dimetil heptana
5-etil-3-metil heksana
3,5-dietil heptana
Nama yang tepat dari senyawa berikut adalah.... (Perhatikan rantai terpanjang dan alkil harus urut abjad!)
4-etil-3,5,7-trimetil heptana
4,5-dietil-2,3-dimetil heksana
4-etil-2,3,5-trimetil heptana
3,5,6-trimetil heptana
2,3-dimetil-3,5-dietil heksana
Nomor yang menunjukkan jenis atom C-sekunder dan C-kuarterner secara berturut-turut adalah....
(1) dan (2)
(2) dan (4)
(3) dan (4)
(4) dan (1)
(5) dan (3)
2-etil propanal
2-etil 1-propanal
2-metil butanal
3-metil butanal
2-etil butanal
3-isopropil-2-metil-2-pentanol
2-metil-3-isopropil-2-pentanol
2,4-dimetil-3-etil-2-pentanol
3-etil-2,4-dimetil-2-pentanol
2-etil-1,1,3-trimetil-1-butanol
Rumus umum suatu senyawa adalah CnH2nO Senyawa tersebut dengan larutan perak nitrat amoniakal menghasilkan endapan perak. Gugus fungsi senyawa tersebut adalah….
–OH-
–CO-
–CHO-
–COOH-
–O-
3-metil-2-butanol
3-metil-3-butanol
4-metil-3-butanol
2-metil-2-butanol
2-etil-2-butanol
2,4-dimetil-3-heksanon
2-etil-5-metil-3-pentanon
2,4-dimetil-3-pentanon
3,6-dimetil-3-heksanon
2,5-dimetil-2-heksanon
Untuk mengidentifikasi senyawa aldehida dapat dioksidasi dengan pereaksi Tollens. Pereaksi yang digunakan adalah…..
AgNO3 dalam NaOH
CuO dalam NaOH
AgNO3 dalam HCl
CuO dalam HCl
Cu2O
Senyawa karbon berikut yang memiliki rumus molekul C3H6O adalah....
ester
asam karboksilat
alkohol
eter
aldehid
Suatu senyawa dengan rumus CH3COOH merupakan senyawa....
alkohol
eter
asam karboksilat
aldehid
keton
Suatu senyawa dengan rumus molekul CH3CH2CHO merupakan senyawa....
ester
asam karboksilat
aldehid
alkohol
eter
Senyawa dengan rumus molekul CH3CH2COCH3 termasuk senyawa....
alkohol
eter
aldehid
keton
asam karboksilat
Senyawa karbon berikut yang memiliki rumus molekul C2H5Cl adalah kelompok senyawa....
alkohol
eter
haloalkana
aldehid
keton
Perhatikan rumus struktur senyawa berikut:
Senyawa tersebut mempunyai nama...
2-butanol
2-metil-2-pentanol
2-etil-2-propanol
2-metil-2-butanol
2-pentanol
Nama IUPAC dari senyawa berikut adalah . . .
3-metil-2-pentanal
2-metil-3-pentanal
2-metil-3-pentanon
3-metil-2-pentanon
2-metil-3-pentanol
Dietil eter atau etoksi etana digunakan sebagai obat bius yang mengandung gugus fungsi....
− OH
− O −
− C OOH
− CO −
− COOR
Nama senyawa CH3(CH2)3CH2OH adalah ....
2-metil butanol
1-pentanol
2-2-dimetil propana
3,3-dimetil-propanol
2-metil-propanol
Gugus fungsi eter, aldehida, dan ester berturut-turut adalah ...
— O —; — COOH; — CO —
— OH; — O —; — COO —
— O —; — CHO; — COO —
— O —; — CHO; — COOH —
— CO —; — COH; — O —
Perhatikan rumus berikut:
1) CH3CH(OH)CH3
2) CH3COCH3
3) CH3CH2CH2CHO
4) CH3CH2CH2COOH
5) HCOOCH2CH2CH3
Pasangan yang berisomer fungsi adalah….
3 dan 5
4 dan 5
3 dan 4
1 dan 3
1 dan 2
Diberikan beberapa jenis alkohol sebagai berikut:
1) 2-propanol
2) 2-metil-2-propanol
3) 3-pentanol
4) 2,2-dimetil-1-propanol
Alkohol yang manakah jika dioksidasi dapat menghasilkan suatu alkanon?
1 dan 3
1 dan 4
2 dan 4
1 dan 2
2 dan 3
Untuk mengidentifikasi senyawa aldehida dapat dioksidasi dengan pereaksi Tollens. Pereaksi yang digunakan adalah…..
AgNO3 dalam NaOH
CuO dalam NaOH
AgNO3 dalam HCl
CuO dalam HCl
Cu2O
Rumus umum suatu senyawa adalah CnH2nO Senyawa tersebut dengan larutan perak nitrat amoniakal menghasilkan endapan perak. Gugus fungsi senyawa tersebut adalah….
–OH-
–CO-
–CHO-
–COOH-
–O-
Senyawa X dengan rumus umum CnH2n+2O dapat bereaksi dengan logam Na menghasilkan gas hidrogen. Senyawa tersebut memiliki gugus fungsi….
-OH
-O-
-COOH
-CO-
-CHO
Perhatikan rumus berikut:
1) CH3CH(OH)CH3
2) CH3COCH3
3) CH3CH2CH2CHO
4) CH3CH2CH2COOH
5) HCOOCH2CH2CH3
Pasangan yang berisomer fungsi adalah….
3 dan 5
4 dan 5
3 dan 4
1 dan 3
1 dan 2
Senyawa karbon berikut yang memiliki rumus molekul C2H5Cl adalah kelompok senyawa....
alkohol
eter
haloalkana
aldehid
keton
Suatu senyawa dengan rumus molekul CH3CH2CHO merupakan senyawa....
ester
asam karboksilat
aldehid
alkohol
eter
Senyawa dengan rumus molekul CH3CH2COOCH3 termasuk senyawa....
alkohol
ester
aldehid
keton
asam karboksilat
Senyawa karbon berikut yang memiliki rumus molekul C3H6O adalah....
ester
asam karboksilat
alkohol
eter
aldehid
Senyawa karbon berikut yang memiliki rumus molekul C4H8O2 adalah....
alkohol
eter
keton
asam karboksilat
aldehid
Hasil reaksi identifikasi senyawa dengan rumus molekul C3H6O sebagai berikut:
- Dengan pereaksi Fehling menghasilkan endapan merah bata;
- Oksidasi dengan suatu oksidator menghasilkan senyawa yang dapat memerahkan lakmus biru.
Gugus fungsi senyawa karbon tersebut ….
-CHO
-CO
-COO
-COOH
-OH
Nama IUPAC dari senyawa tersebut adalah.....
2-etoksi butana
1,2,4-trimetil heksanol
2,3,4 trimetil pentanal
Etil pentanoat
2,4 dimetil – 3- Heksanon
Nama IUPAC dari senyawa tersebut adalah.....
etoksi butana
3,5 dimetil 2 heptanol
2,3,4 trimetil pentanal
Etil pentanoat
2,4 dimetil – 3- Heksanon
Nama IUPAC dari senyawa tersebut adalah.....
etoksi butana
1,2,4-trimetil heksanol
2,3,4 trimetil pentanal
Etil pentanoat
2,4 dimetil – 3- Heksanon
Nama IUPAC dari senyawa tersebut adalah.....
etoksi butana
1,2,4-trimetil heksanol
2,3,4 trimetil pentanal
Etil pentanoat
2,4 dimetil – 3- Heksanon
Nama IUPAC dari senyawa tersebut adalah.....
etoksi butana
1,2,4-trimetil heksanol
2,3,4 trimetil pentanal
Etil pentanoat
2,4 dimetil – 3- Heksanon
