Font size
WorksheetsSoal Ujian Semester 2 Kelas 6
Total questions: 24
Worksheet time: 19mins
Gambar di atas menunjukkan gerakan ….
Gambar di satas menunjukkan gerakan bertumpu menggunakan ….
Salah satu manfaat melakukan olahraga bergantung ialah ….
Membentuk tubuh bagian kepala
Membentuk tubuh bagian kaki
Membentuk tubuh bagian lengan
Membentuk bagian panggul
Bayu adalah seorang siswa kelas 6 yang sangat antusias dengan kegiatan ekstrakurikuler senam ritmik. Saat latihan rutin, pelatihnya memberikan beberapa kombinasi gerakan.
Manakah di bawah ini yang kemungkinan besar menjadi bagian dari kombinasi gerakan yang dilatih Bayu?
Langkah kaki silang di depan dan ayunan satu lengan ke atas.
Lompat kangkang melewati peti lompat sambil membawa gada.
Langkah kaki ke samping diikuti ayunan kedua lengan ke samping.
Gerakan meroda dilanjutkan dengan sikap lilin.
Langkah rapat maju mundur dengan ayunan kedua lengan ke depan dan belakang.
Sinta dan teman-temannya sedang merancang koreografi untuk pentas seni sekolah dengan tema senam ritmik. Mereka ingin gerakan yang mereka tampilkan memiliki unsur keindahan dan keserasian dengan musik.
Faktor-faktor apa saja yang perlu mereka perhatikan dalam menyusun koreografi tersebut?
Variasi gerakan langkah dan ayunan lengan.
Penggunaan alat bantu seperti tali dan simpai.
Kekuatan fisik setiap anggota tim untuk melakukan gerakan sulit.
Kesesuaian gerakan dengan tempo dan ritme musik.
Kostum yang menarik dan sesuai dengan tema.
Hubungkanlah deskripsi gerakan dengan nama gerakan yang sesuai.
Ayunan lengan ke atas bawah
Langkah biasa
Langkah rapat
Ayunan lengan melingkar ke atas
Kebugaran Jasmani SD Inpres Perumnas
Suatu pagi, saat pelajaran olahraga, Pak Zain menjelaskan tentang kebugaran jasmani. "Anak-anak," serunya dengan semangat, "tubuh yang bugar itu seperti mesin yang prima. Kita butuh daya tahan agar tidak mudah lelah, kekuatan untuk melakukan berbagai gerakan, dan kelincahan agar bergerak dengan cepat dan tepat."
Pak Zain kemudian memberikan contoh latihan sederhana. Untuk daya tahan, mereka berlari mengelilingi lapangan beberapa putaran. Risa merasa kakinya mulai berat di putaran kedua. Untuk melatih kekuatan, mereka mencoba gerakan squat dan push-up di tembok. Risa merasakan otot pahanya mulai bergetar. Terakhir, untuk kelincahan, mereka bermain bolak-balik melewati beberapa kun. Risa merasa sedikit kesulitan mengubah arah dengan cepat.
Melihat Risa yang tampak kesulitan, Pak Zain menghampirinya dengan senyum ramah. "Risa, tidak apa-apa. Semua butuh proses. Yang penting kamu mau mencoba dan melakukannya secara rutin."
Kata-kata Pak Zain menyemangati Risa. Sejak saat itu, setiap pagi sebelum sekolah, Risa mulai membiasakan diri untuk berlari kecil di sekitar rumahnya. Ia juga mengajak adiknya untuk bermain lompat tali. Sore harinya, ia mencoba melakukan beberapa gerakan squat dan push-up di tembok seperti yang diajarkan Pak Zain. Awalnya hanya beberapa kali, namun lama kelamaan ia bisa melakukannya lebih banyak. Saat bermain dengan teman-temannya, Risa berusaha untuk bergerak lebih cepat dan tanggap.
Beberapa minggu berlalu. Saat pelajaran olahraga, Pak Zain kembali mengajak mereka berlari mengelilingi lapangan. Kali ini, Risa merasa lebih kuat dan tidak mudah kehabisan napas. Ia bahkan bisa berlari sambil bercanda dengan teman-temannya. Saat latihan kekuatan, ia terkejut karena bisa melakukan squat dan push-up dengan lebih mudah. Dan saat bermain melewati kun, gerakannya terasa lebih ringan dan lincah.
Risa tersenyum lebar. Ia merasakan perbedaan yang signifikan pada tubuhnya. Sekarang, ia bisa bermain kejar-kejaran lebih lama tanpa merasa lelah, ia bisa membantu mengangkat buku-buku tanpa kesulitan, dan ia bisa bergerak dengan lebih lincah saat bermain. Risa mengerti, kebugaran jasmani bukanlah sesuatu yang instan, tetapi hasil dari latihan yang tekun dan semangat untuk menjadi lebih baik. Ia berterima kasih kepada Pak Zain yang telah mengenalkannya pada pentingnya daya tahan, kekuatan, dan kelincahan, yang kini membuatnya semakin menikmati setiap aktivitasnya di SD Inpres Perumnas.
Risa menyadari bahwa untuk meningkatkan kebugaran jasmaninya, ia perlu melakukan latihan secara rutin. Jika Risa hanya fokus pada satu jenis latihan saja, misalnya hanya berlari, kemungkinan besar ia akan mengalami peningkatan yang paling signifikan pada komponen kebugaran ....
kekuatan otot lengan
kelenturan tubuh
daya tahan kardiovaskular
kelincahan gerakan
Pak Zain memberikan contoh latihan squat dan push-up di tembok untuk melatih kekuatan. Mengapa latihan-latihan tersebut efektif dalam meningkatkan kekuatan otot?
Karena gerakan tersebut dilakukan dengan cepat dan berulang-ulang.
Karena gerakan tersebut melibatkan kontraksi otot melawan beban tubuh sendiri.
Karena gerakan tersebut melatih koordinasi antara tangan dan kaki.
Karena gerakan tersebut meningkatkan fleksibilitas persendian.
Setelah beberapa minggu berlatih, Risa merasa lebih lincah saat bermain. Bagaimana kelincahan dapat membantunya dalam aktivitas sehari-hari di sekolah, selain saat bermain?
Memudahkan dalam mengerjakan soal matematika yang rumit.
Membantu membawa banyak buku sekaligus tanpa terjatuh.
Memungkinkan bergerak cepat dan aman di area sekolah yang ramai.
Meningkatkan kemampuan mengingat pelajaran dengan lebih baik.
Bayangkan jika Risa ingin meningkatkan daya tahan dan kelincahannya secara bersamaan. Kombinasi latihan mana yang paling efektif untuk mencapai kedua tujuan tersebut?
Lari jarak pendek dan angkat beban berat.
Bersepeda jarak jauh dan melakukan peregangan statis.
Lari interval (cepat dan lambat bergantian) dan latihan agility drill (misalnya lari zig-zag).
Senam lantai dengan gerakan lambat dan latihan keseimbangan.
Soal Menjodohkan (Hubungkan pernyataan di kolom A dengan jawaban yang sesuai di kolom B):
Lompat tali
Squat
daya tahan
kebugaran jasmani
Kelincahan
Setelah berlatih secara rutin, perubahan positif apa saja yang dirasakan oleh Risa?
(pilihlah beberapa jawaban, karena jawaban lebih dari 1)
Menjadi lebih pendiam di kelas.
Tidak mudah merasa lelah saat berlari.
Mampu mengangkat benda yang lebih berat.
Kesulitan bergerak.
Perubahan positif apa saja yang dirasakan oleh Risa?
Menjadi lebih pendiam di kelas.
Tidak mudah merasa lelah saat berlari.
Mampu mengangkat benda yang lebih berat.
Kesulitan bergerak dengan cepat.
Gerakannya menjadi lebih ringan dan lincah.
Kebugaran Jasmani SD Inpres Perumnas
Suatu pagi, saat pelajaran olahraga, Pak Zain menjelaskan tentang kebugaran jasmani. "Anak-anak," serunya dengan semangat, "tubuh yang bugar itu seperti mesin yang prima. Kita butuh daya tahan agar tidak mudah lelah, kekuatan untuk melakukan berbagai gerakan, dan kelincahan agar bergerak dengan cepat dan tepat."
Pak Zain kemudian memberikan contoh latihan sederhana. Untuk daya tahan, mereka berlari mengelilingi lapangan beberapa putaran. Risa merasa kakinya mulai berat di putaran kedua. Untuk melatih kekuatan, mereka mencoba gerakan squat dan push-up di tembok. Risa merasakan otot pahanya mulai bergetar. Terakhir, untuk kelincahan, mereka bermain bolak-balik melewati beberapa kun. Risa merasa sedikit kesulitan mengubah arah dengan cepat.
Melihat Risa yang tampak kesulitan, Pak Zain menghampirinya dengan senyum ramah. "Risa, tidak apa-apa. Semua butuh proses. Yang penting kamu mau mencoba dan melakukannya secara rutin."
Kata-kata Pak Zain menyemangati Risa. Sejak saat itu, setiap pagi sebelum sekolah, Risa mulai membiasakan diri untuk berlari kecil di sekitar rumahnya. Ia juga mengajak adiknya untuk bermain lompat tali. Sore harinya, ia mencoba melakukan beberapa gerakan squat dan push-up di tembok seperti yang diajarkan Pak Zain. Awalnya hanya beberapa kali, namun lama kelamaan ia bisa melakukannya lebih banyak. Saat bermain dengan teman-temannya, Risa berusaha untuk bergerak lebih cepat dan tanggap.
Beberapa minggu berlalu. Saat pelajaran olahraga, Pak Zain kembali mengajak mereka berlari mengelilingi lapangan. Kali ini, Risa merasa lebih kuat dan tidak mudah kehabisan napas. Ia bahkan bisa berlari sambil bercanda dengan teman-temannya. Saat latihan kekuatan, ia terkejut karena bisa melakukan squat dan push-up dengan lebih mudah. Dan saat bermain melewati kun, gerakannya terasa lebih ringan dan lincah.
Risa tersenyum lebar. Ia merasakan perbedaan yang signifikan pada tubuhnya. Sekarang, ia bisa bermain kejar-kejaran lebih lama tanpa merasa lelah, ia bisa membantu mengangkat buku-buku tanpa kesulitan, dan ia bisa bergerak dengan lebih lincah saat bermain. Risa mengerti, kebugaran jasmani bukanlah sesuatu yang instan, tetapi hasil dari latihan yang tekun dan semangat untuk menjadi lebih baik. Ia berterima kasih kepada Pak Zain yang telah mengenalkannya pada pentingnya daya tahan, kekuatan, dan kelincahan, yang kini membuatnya semakin menikmati setiap aktivitasnya di SD Inpres Perumnas.
Jenis-jenis latihan apa saja yang dicontohkan oleh Pak Zain dalam cerita diatas ?
Bermain bola basket.
Berlari mengelilingi lapangan.
Melakukan gerakan squat.
Bermain bolak-balik melewati kun.
Melakukan gerakan push-up di tembok.
(Benar / Salah) Awalnya, Risa merasa sangat mudah melakukan gerakan squat dan push-up.
Benar
Salah
(Benar / Salah) Tujuan dari latihan kelincahan adalah agar tubuh mudah bergerak dengan bebas.
Benar
Salah
Cara Mencegah Penggunaan Narkoba di Lingkungan Keluarga
Keluarga yang harmonis adalah impian dari seluruh orang. Tetapi jika lingkungan keluarga salah satunya sudah terlibat dengan narkoba, bagaimana cara mencegah penyalahgunaan napza pada keluarga?
Dikutip dari Kemenkes, keluarga adalah garda pertama dalam pencegahan narkoba. Orang tua memiliki peran penting dalam proses tumbuh dan berkembangnya anak. Melalui keluarga, anak belajar mengenai nilai-nilai dari usia kecil.
1. Orang tua tidak perlu segan dalam berkomunikasi dengan anak. Komunikasi memang menjadi hal yang sangat krusial, apalagi bila dihadapkan pada posisi sang anak yang tengah beranjak remaja. Komunikasi intens antara orang tua dan anak sangat penting untuk memberikan pemahaman terhadap anaknya.
2. Orang tua harus menjadi pendengar yang baik bagi anak-anaknya. Memasuki usia remaja, problematika hidup mulai dirasakan oleh anak. Di sinilah peran orang tua harus hadir dan siap memberikan solusi atas masalah yang dihadapi
3. Pengawasan dari orang tua dalam berkembangnya anak. Dengan menjadi teman baik bagi anak, orang tua tentunya dapat lebih mudah dengan memberikan pemahaman tentang narkoba. Kesadaran anak terbentuk dari pengawasan dan perhatian orang tua yang telah diberikan.
Pencegahan Narkoba di Lingkungan Masyarakat
Lingkungan masyarakat adalah salah satu seringnya penyebaran narkoba terjadi. Jika lingkungan masyarakat tidak sehat, maka kita sering menemukan napza yang telah menjadi gaya hidup mereka. Tentunya kita tidak ingin terjadi kepada kita karena salah pergaulan, maka bagaimana cara mencegah penyalahgunaan napza di lingkungan masyarakat?
1. Tokoh masyarakat diharapkan berperan penting untuk menggerakan perilaku masyarakat dalam memberikan pengaruh positif terhadap kelangsungan program pencegahan penyalahgunaan narkoba.
2. Tokoh masyarakat harus merangkul semua elemen masyarakat mulai dari orang tua, anak-anak, remaja, sekolah hingga organisasi sosial masyarakat.
3. Meninggalkan lingkungan yang membawa dampak negatif bagi diri sendiri.
4. Melakukan pengawasan secara berkala oleh tokoh keamanan lingkungan.
5. Membatasi aktivitas jam malam di lingkungan agar tidak terjadinya peredaran narkoba.
6. Ketua lingkungan harus bekerjasama dengan pihak kepolisian agar lingkungan masyarakat aman dan terbebas dari penggunaan narkoba.
Menurut teks, siapakah yang menjadi garda pertama dalam pencegahan narkoba?
Sekolah
Masyarakat
Keluarga
Kepolisian
Cara Mencegah Penggunaan Narkoba di Lingkungan Keluarga
Keluarga yang harmonis adalah impian dari seluruh orang. Tetapi jika lingkungan keluarga salah satunya sudah terlibat dengan narkoba, bagaimana cara mencegah penyalahgunaan napza pada keluarga?
Dikutip dari Kemenkes, keluarga adalah garda pertama dalam pencegahan narkoba. Orang tua memiliki peran penting dalam proses tumbuh dan berkembangnya anak. Melalui keluarga, anak belajar mengenai nilai-nilai dari usia kecil.
1. Orang tua tidak perlu segan dalam berkomunikasi dengan anak. Komunikasi memang menjadi hal yang sangat krusial, apalagi bila dihadapkan pada posisi sang anak yang tengah beranjak remaja. Komunikasi intens antara orang tua dan anak sangat penting untuk memberikan pemahaman terhadap anaknya.
2. Orang tua harus menjadi pendengar yang baik bagi anak-anaknya. Memasuki usia remaja, problematika hidup mulai dirasakan oleh anak. Di sinilah peran orang tua harus hadir dan siap memberikan solusi atas masalah yang dihadapi
3. Pengawasan dari orang tua dalam berkembangnya anak. Dengan menjadi teman baik bagi anak, orang tua tentunya dapat lebih mudah dengan memberikan pemahaman tentang narkoba. Kesadaran anak terbentuk dari pengawasan dan perhatian orang tua yang telah diberikan.
Pencegahan Narkoba di Lingkungan Masyarakat
Lingkungan masyarakat adalah salah satu seringnya penyebaran narkoba terjadi. Jika lingkungan masyarakat tidak sehat, maka kita sering menemukan napza yang telah menjadi gaya hidup mereka. Tentunya kita tidak ingin terjadi kepada kita karena salah pergaulan, maka bagaimana cara mencegah penyalahgunaan napza di lingkungan masyarakat?
1. Tokoh masyarakat diharapkan berperan penting untuk menggerakan perilaku masyarakat dalam memberikan pengaruh positif terhadap kelangsungan program pencegahan penyalahgunaan narkoba.
2. Tokoh masyarakat harus merangkul semua elemen masyarakat mulai dari orang tua, anak-anak, remaja, sekolah hingga organisasi sosial masyarakat.
3. Meninggalkan lingkungan yang membawa dampak negatif bagi diri sendiri.
4. Melakukan pengawasan secara berkala oleh tokoh keamanan lingkungan.
5. Membatasi aktivitas jam malam di lingkungan agar tidak terjadinya peredaran narkoba.
6. Ketua lingkungan harus bekerjasama dengan pihak kepolisian agar lingkungan masyarakat aman dan terbebas dari penggunaan narkoba.
Salah satu cara orang tua mencegah penyalahgunaan narkoba pada anak remaja menurut teks adalah...
Memberikan kebebasan penuh tanpa pengawasan.
Membatasi semua aktivitas anak di luar rumah.
Berkomunikasi secara intens dengan anak.
Menghukum anak jika bergaul dengan teman yang salah.
Peran penting tokoh masyarakat dalam pencegahan narkoba.
Meninggalkan lingkungan yang membawa dampak negatif.
Menggerakkan perilaku masyarakat dalam memberikan pengaruh positif.
Tindakan individu untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di masyarakat.
Meninggalkan lingkungan yang membawa dampak negatif.
Menggerakkan perilaku masyarakat dalam memberikan pengaruh positif.
Menurut teks, membatasi aktivitas jam malam di lingkungan masyarakat dapat membantu mencegah peredaran narkoba.
Benar
Salah
Menurut teks, satu-satunya cara efektif bagi orang tua untuk mencegah anaknya terlibat narkoba adalah dengan memberikan hukuman yang berat jika anak melakukan kesalahan.
Benar
Salah
Siswa dapat menentukan kebenaran pernyataan tentang pengaruh pembatasan jam malam terhadap peredaran narkoba.
Benar
Salah
Siswa dapat menentukan kebenaran pernyataan tentang satu-satunya cara efektif pencegahan narkoba oleh orang tua.
Benar
Salah
