wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Zxas

Total questions: 46

Worksheet time: 23mins

Name
Class
Date
1.

Apabila pada sediaan infus tertentu dilakukan proses sterilisasi akhir, maka proses pembuatan sediaan dilakukan pada ruang bersih dengan kelas....

a)

Kelas B

b)

Kelas A

c)
Kelas C
d)
Kelas A atau B
e)
Kelas E
2.

Apakah yang terjadi jika sediaan large volume parenteral yang diformulasikan terlalu kental?

a)

Efek terapi menjadi lambat

b)

Kelarutan semakin besar

c)

Sediaan mudah menetes

d)

Lebih nyaman digunakan

e)

Distribusi obat dalam darah menjadi cepat

3.

Apakah semua sediaan steril injeksi volume besar harus selalu dilakukan penetapan potensi antibiotik?

a)

Selalu dilakukan, untuk bahan aktif antibiotik maupun non-antibiotik

b)

Tidak, karena bukan merupakan syarat evaluasi sediaan injeksi volume besar

c)

Ya, karena merupakan syarat evaluasi sediaan injeksi volume besar

d)

Tidak dilakukan, karena merupakan syarat sediaan injeksi volume kecil

e)

Tidak selalu, apabila bahan aktif bukan merupakan antibiotik

4.

Apoteker di bagian produksi sedang melakukan sterilisasi dengan metode bioburden sterilization.

Bagaimanakah karakteristik bahan aktif yang dapat disterilisasi menggunakan metode tersebut....

a)

Bahan yang mudah teroksidasi

b)

Bahan yang mudah melebur

c)

Bahan mudah rusak oleh bakteri

d)

Mudah menguap

e)

Mudah terdegradasi

5.

Apoteker di bagian produksi sedang melakukan sterilisasi injeksi wadah ampul 5,0 mL. Bagaimana cara sterilisasi wadah ampul tersebut?

a)

Direbus menggunakan air pada suhu 100°C selama 30 menit

b)

Menggunakan sinar gamma selama 24 jam

c)

Panaskan dalam oven pada suhu 160-170 °C selama 1 jam

d)

Menggunakan autoklaf pada suhu 121°C selama 15 menit

e)

Menggunakan sinar UV selama 24 jam

6.

Apoteker di bagian Quality Control pabrik ABC ingin melakukan pemeriksaan laboratorium atas parameter-parameter dari sediaan produk jadi Injeksi suspensi sebelum memberikan keterangan release dan produk siap dipasarkan. Dibawah ini adalah salah satu parameter dari sediaan injeksi suspensi, yaitu...

a)

Kadar partikel padat < 10%

b)

Zat aktif larut dalam pembawa

c)

Diameter partikel 5-10 mikrometer

d)

Laju sedimentasi partikel tersuspensi kurang baik

e)

Tidak dapat digunakan sebagai depo

7.

Apoteker di bagian R & D sedang melakukan penimbangan vitamin C untuk pembuatan sediaan injeksi dalam ampul.

Berapakah kelas ruang penimbangan senyawa aktif tersebut berdasarkan СРОВ?

a)

A/C

b)

A/B

c)

C

d)

E

e)

D

8.

Apoteker di bagian RnD sedang melakukan penimbangan Laktat dalam wadah kantong plastik tertutup rapat dan kedap, untuk pembuatan sediaan infus. Penimbangan bahan tersebut dilakukan pada ruang bersih dengan kelas?

a)

A/C

b)

A/B

c)

C

d)

E

e)

D

9.

Apoteker di bagian RnD suatu industri akan melakukan proses sterilisasi untuk wadah pengemas primer sebelum digunakan. Dalam pemilihan metode sterilisasi untuk wadah pengemas primer yang tepat adalah

a)

Cara filtrasi

b)

Panas kering atau oven suhu 150 oC

c)

Cara kimia

d)

Autoklaf suhu 115-116 OC

e)

Radiasi cahaya

10.

Aspek CPOB yang menjamin proses produksi obat berkualitas, bermutu dan aman disebut aspek....

a)

Personalia

b)

Sanitasi dan Hygiene

c)

Produksi

d)

Dokumentasi

e)

Manajemen Mutu

11.

Bagaimana cara untuk mengatasi bahan aktif yang tidak stabil pada cahaya?

a)

Ditambahkan peningkat tonisitas

b)

Ditambahkan dapar

c)

Ditambahkan pengawet

d)

Disimpan pada suhu rendah

e)

Dikemas dalam wadah coklat

12.

Bagaimanakah mekanisme pemusnahan mikroorganisme jika menggunakan sterilisasi panas basah?

a)

Proses oksidasi pada mikroorganisme

b)

Memfiltrasi mikroorganisme

c)

Asam organik berpenetrasi ke dalam sel

d)

Memecahkan mikroorganisme

e)

Denaturasi protein pada mikroorganisme

13.

Bahan tambahan yang tidak perlu ada dalam sediaan parenteral adalah...

a)

Pengisi

b)

Pendapar

c)

Pengawet

d)

Pengisotonis

e)

Pengkhelat

14.

Berapa volume sediaan injeksi yang digolongkan dalam small volume parenteral (SVP)?

a)

Kurang dari 50 ml

b)

Kurang dari 100 ml

c)

Kurang dari 20 ml

d)

Kurang dari 10 ml

e)

Kurang dari 1000 ml

15.

Berikut ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi sistem produksi large volume parenteral adalah.......

a)

Tekanan Uap

b)

Tegangan permukaan

c)

Semua Benar

d)

Viskositas

e)

Bobot jenis

16.

Berikut ini yang bukan merupakan antioksidan yang digunakan dalam formulasi large volume parenteral adalah.....

a)

Natrium formaldehida sulfoksilat

b)

Asam askrobat

c)

Tiourea

d)

Natrium bisulfit

e)

Argon

17.

Berikut ini yang tidak termasuk indikasi penggunaan large volume parenteral adalah.....

a)

Pengatur tekanan osmosis cairan tubuh

b)

mengatur keseimbangan keasaman dan kebasaan obat dalam darah.

c)

Penambah nutrisi bagi pasien yang tidak dapat makan secara oral.

d)

Berfungsi sebagai dialisa pada pasien gagal ginjal

e)

Tubuh yang kekurangan air, elektrolit, karbohidrat, nutrisi

18.

Berikut ini yang tidak termasuk parameter fisikokimia dalam konsep pembuatan large volume parenteral adalah...

a)

Kelarutan

b)

Wadah

c)

Organoleptis

d)

pH

e)

Viskositas

19.

Berikut ini yang tidak termasuk ruang lingkup sanitasi dan hygiene adalah...

a)

Pencemaran Produk

b)

Personil

c)

Perlengkapan

d)

Bangunan

e)

Peralatan

20.

Bila dalam pengujian kebocoran wadah, hanya terdapat satu wadah yang mengalami kebocoran dari keempat botol yang diuji, maka kesimpulan hasil pengujian adalah

a)

Dilakukan pengujian sebanyak 2x sampel awal

b)

Tidak lulus uji

c)

Lulus uji

d)

Harus dilakukan pengujian ulang

e)

Dilakukan pengujian sebanyak 4x sampel awal

21.

CPOB adalah bagian dari pemastian mutu yang memastikan bahwa obat dibuat dan dikendalikan secara konsisten. Apakah capaian yang diinginkan dari hal tersebut?

a)

Standar Mutu Produk

b)

Spesifikasi Produk

c)

Penggunaan

d)

Persyaratan Uji

e)

Izin Edar

22.

Faktor farmasetika yang mempengaruhi sediaan injeksi parenteral adalah ....

a)

Semua benar

b)

Bentuk sediaan injeksi dan komponen formulasi

c)

Karakteristik pembawa

d)

pH dan osmolalitas larutan injeksi

e)

Kelarutan obat dan volume injeksi

23.

Instansi yang menerapkan pelaksanaan CPOB adalah

a)

Instalasi Farmasi dan PBF

b)

Industri Farmasi dan Puskesmas

c)

Industri Farmasi dan Apotek

d)

Apotek dan Instalasi Farmasi

e)

Industri Farmasi dan Instalasi Farmasi

24.

Karena cairan injeksi atau infus langsung kontak dengan organ sensitif maka salah satu syarat sediaan parenteral adalah isotonis. Jika suatu sediaan yang dibuat hipotonis, maka saat dipakai dapat mengakibatkan

a)

Sel mengkerut bersifat reversible

b)

Sel akan mengalami oksidasi

c)

Sel pecah bersifat reversible

d)

Sel pecah bersifat irreversible

e)

Sel mengkerut bersifat irreversible

25.

Keuntungan dari sediaan injeksi adalah

a)

Sukar digunakan oleh pasien sendiri

b)

Bahaya terkena infeksi kuman (harus steril)

c)

Mudah diberikan pada pasien yang tidak sadarkan diri (pingsan)

d)

Harganya relatif mahal dan nyeri

e)

Bahaya merusak pembuluh darah atau saraf jika suntikan tidak

26.

Kondisi pemrosesan yang mempengaruhi formulasi large volume parenteral adalah.....

a)

Isotonis dan isohidris

b)

Semua benar

c)

Steril dan bebas pirogen

d)

Dikemas dalam wadah dosis tunggal

e)

Bebas dari bahan partikulat atau jernih

27.

Mekanisme pembunuhan mikroba dapat melalui perusakan mikroorganisme dengan mendenaturasi protein penting untuk pertumbuhan dan/atau reproduksi mikroorganisme. Uap mempunyai aktivitas pembunuhan yang tinggi dan dapat membunuh semua jenis mikroorganisme termasuk spora yang resisten dalam waktu 15 menit pada temperatur 121 OC. Sterilisasi yang dimaksud adalah

a)

Sterilisasi dengan mekanik

b)

Sterilisasi panas kering

c)

Sterilisasi dengan radiasi

d)

Sterilisasi dengan panas lembab

e)

Sterilisasi secara kimia

28.

Metode sterilisasi yang tepat untuk sterilisasi wadah infus dengan bahan plastik tidak tahan panas adalah...

a)

Autoklaf

b)

Radiasi

c)

Desinfeksi dengan alkohol

d)

Filtrasi

e)

Oven

29.

Metode sterilisasi yang tepat untuk wadah obat salep mata dengan bahan tahan panas adalah ....

a)

Sinar gamma

b)

Radiasi

c)

Desinfeksi dengan alkohol

d)

UV

e)

Oven

30.

Pada proses depirogenasi menggunakan karbon aktif, mengapa memerlukan pemanasan pada suhu 60-70°C?

a)

Untuk mencegah karbon aktif menyerap bahan aktif

b)

Karena karbon aktif stabil pada suhu 60-70°C

c)

Untuk meningkatkan kelarutan karbon aktif dalam air

d)

Untuk meningkatkan kapasitas penjerapan karbon aktif

e)

Untuk meningkatkan kelarutan bahan aktif dalam air

31.

Pada proses sterilisasi menggunakan autoklaf, kondisi sterilisasi yang tepat adalah.....

a)

Suhu 121 °C selama 15 menit

b)

Suhu 160 °C selama 2 jam

c)

Suhu 160 °C selama 1 jam

d)

Suhu 134 °C selama 1 jam

e)

Suhu 121 °C selama 30 menit

32.

Pada saat pembuatan sediaan menggunakan alat presisi dan non-presisi. Metode Sterilisasi yang tepat untuk alat-alat presisi adalah

a)

Fisika dengan panas lembap

b)

Dengan menggunakan senyawa kimia

c)

Dengan panas kering

d)

Secara mekanik

e)

Secara radiasi cahaya

33.

Pada saat pembuatan sediaan steril ada salah satu langkah yang dilakukan yaitu penambahan carboadsorben. Apa kegunaan penambahan zat tersebut?

a)

Menyerap senyawa pirogen

b)

Menjernihkan cairan

c)

Menghilangkan bau

d)

Menghilangkan warna cairan

e)

Mematikan bakteri patogen

34.

Pada suhu berapa inkubasi sediaan uji yang menggunakan media soybean casein digest?

a)

20-30°C

b)

30-35°C

c)

20-25°C

d)

40-45°C

e)

40-50 °C

35.

Pada suhu berapakah inkubasi sediaan uji yang menggunakan media tioglikolat?

a)

20-30°C

b)

30-35°C

c)

20-25°C

d)

40-45°C

e)

40-50 °C

36.

Patofisiologi fever of unknown origin (FUO), berhubungan dengan peningkatan kadar prostaglandin E2 (PGE2) pada hipotalamus sehingga memicu peningkatan set point suhu tubuh sehingga terjadi demam. Zat yang menyebabkan demam dinamakan.....

a)

Endogenetic

b)

Sitokin

c)

Makrofak

d)

Heksogen

e)

Pirogen

37.

Pembuatan sediaan tetes mata harus steril sebagai salah satu persyaratannya. Untuk bahan aktif yang tidak tahan terhadap pemanasan pada suhu tinggi dapat disterilkan dengan cara...

a)

Autoklaf suhu 115-116 OC

b)

Panas kering atau oven suhu 150 0C

c)

Sinar Radiasi

d)

Filtasi

e)

Kimia

38.

Pengambilan sampel, spesifikasi dan pengujian merupakan bagian CPOB yang termasuk dalam aspek apakah?

a)

Pemastian mutu

b)

Pengawasan mutu

c)

Perbaikan mutu

d)

Manajemen resiko mutu

e)

Pengkajian mutu

39.

Pengkajian mutu produk dilakukan setiap...

a)

5 tahun sekali

b)

1 tahun sekali

c)

2 tahun sekali

d)

3 tahun sekali

e)

4 tahun sekali

40.

Perhitungan isotonis menurut Farmakope Indonesia adalah menggunakan rumus....

a)

Krioskopi

b)

White vinvent

c)

Penurunan titik beku (PTB)

d)

Ekivalensi NaCl

e)

Perhitungan Berat molekul (BM)

41.

Perlakuan untuk menjadikan suatu bahan atau benda bebas dari mikroorganisme disebut....

a)

Bebas pirogen

b)

Sediaan steril

c)

Steril

d)

Sterilisasi

e)

Bebas dari mikroba

42.

Pernyataan berikut yang bukan termasuk ke dalam penerapan aspek-aspek CPOB adalah.....

a)

Bangunan dan fasilitas

b)

Pelayanan

c)

Personalia

d)

Sanitasi dan higienis

e)

Peralatan

43.

Pirogen eksogen adalah pirogen yang berasal dari luar tubuh dan menginduksi kenaikan suhu ketika diinjeksikan kepada manusia atau hewan. Di bawah ini adalah jenis-jenis pirogen eksogen, kecuali.....

a)

Fraksi plasma

b)

Fungi

c)

TNF-a

d)

Muarmil dipeptida

e)

Bakteri gram positif dan negatif

44.

Rute pemberian obat secara parenteral yang umumnya meliputi pemberian secara intramuskular, intravena, subkutan, intradermal, dan intra artikular. Diantara rutepemberian tersebut, manakah rute pemberian dengan cara menyuntikkan obat kedalam jaringan yang longgar di bawah kulit atau dermis?

a)

Intravena

b)

Intramuskular

c)

Subkutan

d)

Intradermal

e)

Intraartikular

45.

Salah satu kriteria pelulusan akhir produk yang benar adalah...

a)

Mengemas produk ruahan menjadi produk jadi

b)

Pengemasan dan penandaaan memenuhi persyaratan pengawasan mutu

c)

Rekonsiliasi bahan pengemas cetak dan dapat diterima

d)

Pengujian residu dan menggunakan label status kebersihan pada alat

e)

Produk memenuhi persyaratan mutu meliputi spesifikasi pengolahan dan pengemasan

46.

Sebuah industri farmasi ingin memproduksi sediaan parenteral injeksi volume kecil, zat aktif yang digunakan tahan pemanasan, tidak mudah terhidrolisa. Metode sterilisasi yang digunakan untuk pembuatan sediaan tersebut adalah ….

a)

Sterilisasi dengan panas kering

b)

Sterilisasi dengan panas uap

c)

Sterilisasi dengan ultraviolet

d)

Sterilisasi dengan gas kimia

e)

Sterilisasi dengan kimia