wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz ke 2

Total questions: 85

Worksheet time: 43mins

Name
Class
Date
1.

Tujuan utama fiksasi pada jaringan histopatologi adalah...

a)

Membekukan jaringan

b)

Menghentikan proses autolisis dan pembusukan

c)

Memberi warna dasar jaringan

d)

Memudahkan pemotongan dengan mikrotom

e)

Mengurangi kadar air jaringan

2.

Fiksatif standar yang paling sering digunakan pada histopatologi adalah...

a)

Alkohol 70%

b)

Formalin 10% netral buffered

c)

Xylol

d)

Metanol

e)

Air suling

3.

Ketebalan potongan jaringan pada mikrotom untuk pemeriksaan rutin adalah...

a)

1–2 µm

b)

3–5 µm

c)

7–10 µm

d)

15–20 µm

e)

>30 µm

4.

Fiksasi apusan Pap smear sebaiknya dilakukan...

a)

Setelah 5 menit pengeringan

b)

Segera setelah dibuat apusan

c)

Setelah dimasukkan ke kulkas

d)

Setelah dicuci air mengalir

e)

Setelah direndam xylol

5.

Pewarnaan dasar pada histopatologi adalah...

a)

Giemsa

b)

Wright

c)

H&E (Hematoxylin & Eosin)

d)

Ziehl–Neelsen

e)

Gram

6.

Alat yang digunakan untuk memotong jaringan setelah embedding adalah...

a)

Centrifuge

b)

Cryostat

c)

Mikrotom

d)

Cytospin

e)

Vortex

7.

Rasio volume jaringan dengan fiksatif formalin adalah...

a)

01:01:00

b)

01:05:00

c)

01:10:00

d)

01:20:00

e)

01:50:00

8.

Pada sitologi cairan tubuh, langkah konsentrasi sel dilakukan dengan...

a)

Infiltrasi parafin

b)

Dehidrasi bertahap

c)

Sentrifugasi

d)

Pewarnaan langsung

e)

Inkubasi

9.

Cold ischemia time pada jaringan sebaiknya...

a)

< 1 jam

b)

2–3 jam

c)

6 jam

d)

12 jam

e)

Tidak terbatas

10.

Media khusus pada teknik Liquid-Based Cytology (LBC) berfungsi untuk...

a)

Membekukan sel

b)

Mengencerkan sel

c)

Mengawetkan & menyaring sel

d)

Menyerap lemak

e)

Mengurangi kadar air

11.

Keuntungan penggunaan cytospin pada sitologi adalah...

a)

Menghasilkan potongan jaringan tipis

b)

Menghasilkan deposit sel pada area kecil

c)

Mempercepat pewarnaan

d)

Mengurangi kebutuhan reagen

e)

Mengganti proses dehidrasi

12.

Clearing pada histopatologi biasanya menggunakan...

a)

Alkohol 70%

b)

Xylol

c)

Air suling

d)

Formalin 10%

e)

Eosin

13.

Pewarnaan Romanowsky (misalnya Giemsa) paling cocok untuk...

a)

Biopsi jaringan

b)

Histopatologi rutin

c)

Apusan darah tepi & sitologi kering

d)

Pewarnaan bakteri tahan asam

e)

Pewarnaan jaringan ikat

14.

Jika jaringan terlalu tebal (>3 mm) saat difiksasi, akibatnya...

a)

Warna jaringan lebih tajam

b)

Inti sel lebih jelas

c)

Fiksasi tidak merata, bagian tengah rusak

d)

Parafin lebih cepat meresap

e)

Jaringan jadi elastis

15.

Fiksasi berlebihan dapat mengganggu pemeriksaan imunohistokimia karena...

a)

Warna lebih cerah

b)

Antigen hilang atau tertutupi

c)

Parafin jadi stabil

d)

Sel jadi lebih besar

e)

Jaringan lebih kuat

16.

Dalam praktik laboratorium, mengapa penting memberi label identitas pada pot spesimen?

a)

Agar reagen tidak tercampur

b)

Untuk memudahkan pembersihan alat

c)

Mencegah tertukar dan menjamin validitas hasil

d)

Mempercepat proses pemotongan

e)

Agar jaringan tidak cepat rusak

17.

Pada apusan sitologi urine, mengapa perlu diproses segera?

a)

Supaya cepat dikirim ke dokter

b)

Agar sedimen tidak mengendap terlalu lama

c)

Untuk mencegah lisis sel epitel dan leukosit

d)

Agar tidak berubah warna

e)

Agar hemat reagen

18.

Pada pemeriksaan frozen section (bedah), tujuan utamanya adalah...

a)

Menyimpan jaringan lama

b)

Diagnosis cepat intraoperatif

c)

Pewarnaan permanen

d)

Melihat bakteri

e)

Mencegah autolisis

19.

Seorang analis menemukan jaringan tidak menempel baik pada slide saat pemotongan. Penyebab tersering adalah...

a)

Parafin terlalu panas

b)

Slide tidak diberi perekat (adhesive)

c)

Potongan terlalu tipis

d)

Fiksasi berlebihan

e)

Xylol terlalu banyak

20.

Dalam praktik sitologi aspirasi jarum halus (FNAB), keuntungan metode ini adalah...

a)

Menghasilkan jaringan utuh

b)

Tidak memerlukan mikroskop

c)

Minim invasif, cepat, dan bisa diulang

d)

Tidak perlu fiksasi

e)

Selalu menghasilkan diagnosis pasti

21.

Spesimen darah untuk pemeriksaan hematologi sebaiknya menggunakan tabung dengan antikoagulan…

a)

Heparin

b)

EDTA

c)

Sitrat

d)

Fluorida

e)

Tanpa antikoagulan

22.

Urin untuk pemeriksaan rutin sebaiknya dikumpulkan dengan metode…

a)

Kateterisasi

b)

Midstream clean-catch

c)

Suprapubik

d)

Urin 24 jam

e)

Spontan bebas

23.

Sputum yang baik untuk pemeriksaan laboratorium adalah…

a)

Air liur

b)

Mukus dari mulut

c)

Cairan postnasal drip

d)

Dahak dari paru-paru

e)

Ludah bercampur darah

24.

Wadah yang digunakan untuk pengumpulan feses harus…

a)

Tabung EDTA

b)

Botol kultur darah

c)

Wadah bersih dan kering

d)

Tabung vakum

e)

Botol infus

25.

Cairan serebrospinal (CSF) untuk pemeriksaan mikrobiologi harus…

a)

Disimpan di kulkas 2–8 °C

b)

Disimpan di freezer –20 °C

c)

Dibiarkan pada suhu ruang

d)

Dijaga tetap hangat 35–37 °C

e)

Dicampur formalin 10%

26.

Serum diperoleh dari darah dengan cara…

a)

Menggunakan EDTA

b)

Menggunakan sitrat

c)

Membiarkan darah membeku lalu disentrifugasi

d)

Dicampur heparin lalu disentrifugasi

e)

Disimpan dalam kulkas

27.

Feses untuk pemeriksaan darah samar harus…

a)

Segar dan kering

b)

Dicampur formalin

c)

Disimpan 24 jam

d)

Dibiarkan terbuka

e)

Dibekukan

28.

Urin untuk pemeriksaan kultur bakteri sebaiknya…

a)

Disimpan lama pada suhu ruang

b)

Dicampur formalin

c)

Dimasukkan ke media transport

d)

Dibiarkan terbuka

e)

Dimasukkan tabung EDTA

29.

Antikoagulan yang digunakan untuk pemeriksaan koagulasi adalah…

a)

EDTA

b)

Heparin

c)

Sitrat

d)

Fluorida

e)

Oksalat

30.

Sputum untuk pemeriksaan TB sebaiknya dikumpulkan…

a)

Malam hari sebelum tidur

b)

Pagi hari sebelum makan

c)

Setelah minum air manis

d)

Setelah olahraga

e)

Setiap saat

31.

Penyimpanan darah utuh dengan EDTA untuk hematologi maksimal…

a)

1 jam suhu ruang

b)

2 jam suhu ruang

c)

4–6 jam suhu ruang

d)

24 jam suhu ruang

e)

1 minggu di kulkas

32.

Pada pemeriksaan urin 24 jam, penting untuk…

a)

Mengambil hanya sampel pagi

b)

Membuang seluruh urin pertama lalu kumpulkan sisanya 24 jam

c)

Menyimpan urin di suhu ruang

d)

Hanya mengumpulkan urin malam

e)

Menambahkan formalin 10%

33.

Spesimen feses untuk kultur Salmonella harus…

a)

Dimasukkan tabung EDTA

b)

Dimasukkan media Cary-Blair

c)

Dicampur alkohol

d)

Dibekukan segera

e)

Dicampur formalin 10%

34.

Plasma berbeda dengan serum karena…

a)

Plasma tidak mengandung fibrinogen

b)

Serum masih mengandung fibrinogen

c)

Plasma dihasilkan dari darah beku

d)

Serum dihasilkan dari darah segar

e)

Plasma diperoleh dari darah dengan antikoagulan

35.

CSF untuk pemeriksaan kimia harus…

a)

Disimpan pada suhu ruang

b)

Dijaga tetap hangat

c)

Disimpan 2–8 °C bila tertunda

d)

Dibekukan –20 °C

e)

Dicampur formalin

36.

Pemeriksaan mikroskopis sedimen urin dilakukan setelah…

a)

Disentrifugasi

b)

Dibekukan

c)

Dicampur formalin

d)

Dipanaskan

e)

Didinginkan

37.

Penyebab hasil glukosa darah menurun jika serum terlambat dipisahkan adalah…

a)

Lisis sel darah merah

b)

Aktivitas leukosit

c)

Glikolisis oleh sel darah

d)

Hemolisis

e)

Faktor koagulasi

38.

Pada cairan sinovial, pemeriksaan kristal harus menggunakan antikoagulan…

a)

EDTA

b)

Heparin

c)

Sitrat

d)

Fluorida

e)

Tanpa antikoagulan

39.

Jika urin tidak diperiksa dalam 2 jam, komponen yang cepat berubah adalah…

a)

Kadar protein

b)

Kadar glukosa dan pH

c)

Warna

d)

Volume

e)

Berat jenis

40.

Sputum yang mengandung banyak sel epitel skuamosa menunjukkan…

a)

Sputum baik

b)

Kontaminasi saliva

c)

Infeksi paru

d)

Hasil optimal

e)

Lendir saluran bawah

41.

Bila darah untuk kimia klinik tidak segera dipisahkan, maka kalium akan meningkat karena…

a)

Peningkatan osmolalitas

b)

Lisis eritrosit

c)

Aktivitas leukosit

d)

Penurunan fibrinogen

e)

Faktor pembekuan

42.

CSF harus segera diperiksa terutama untuk…

a)

Kimia klinik

b)

Sitologi

c)

Mikrobiologi

d)

Serologi

e)

Hematologi

43.

Kesalahan pra-analitik pada urin 24 jam adalah…

a)

Pengumpulan urin awal dibuang

b)

Semua urin 24 jam dikumpulkan

c)

Urin disimpan di suhu ruang tanpa pengawet

d)

Diberi pengawet boric acid

e)

Disimpan dalam kulkas

44.

Penggunaan fluorida pada tabung darah bertujuan untuk…

a)

Menjaga sel tetap utuh

b)

Menghambat pembekuan

c)

Menghambat glikolisis

d)

Menjaga protein tetap stabil

e)

Mengawetkan enzim

45.

Bila feses untuk parasitologi tidak segera diperiksa, maka harus diawetkan dengan…

a)

Alkohol 70%

b)

Formalin 10%

c)

Boric acid

d)

Sitrat

e)

Gliserol

46.

Alasan urin pagi lebih baik untuk pemeriksaan kehamilan adalah…

a)

Lebih sedikit volume

b)

Lebih jernih

c)

Mengandung hCG lebih pekat

d)

Tidak terkontaminasi

e)

Mengandung protein lebih tinggi

47.

Pada pemeriksaan cairan tubuh, pembagian tabung dilakukan agar…

a)

Semua pemeriksaan dalam satu tabung

b)

Mengurangi volume sampel

c)

Mencegah kontaminasi silang antar pemeriksaan

d)

Menambah daya simpan

e)

Mempermudah transportasi

48.

Faktor yang paling memengaruhi kualitas sputum adalah…

a)

Warna

b)

Bau

c)

Kandungan leukosit dan sel epitel

d)

Volume

e)

Waktu pengambilan

49.

Jika feses bercampur urine, maka…

a)

Aman untuk kultur

b)

Masih bisa dipakai untuk semua pemeriksaan

c)

Tidak layak untuk pemeriksaan mikrobiologi

d)

Hanya bisa untuk kimia

e)

Lebih baik untuk parasitologi

50.

Sentrifugasi darah dilakukan dengan kecepatan dan waktu…

a)

500 × g, 5 menit

b)

1.000 × g, 30 menit

c)

1.300–2.000 × g, 10–15 menit

d)

3.000 × g, 1 menit

e)

10.000 × g, 5 menit

51.
Tujuan utama dari manajemen pengiriman spesimen adalah…
a)
Mempercepat pemeriksaan laboratorium
b)
Menjaga integritas spesimen dan keselamatan petugas
c)
Mengurangi biaya transportasi
d)
Memperbanyak jumlah spesimen yang dikirim
e)
Menyingkat prosedur laboratorium
52.
Sistem pengemasan spesimen yang benar sesuai standar adalah…
a)
Dua lapis kemasan
b)
Triple packaging
c)
Plastik biasa berlabel
d)
Wadah tunggal dengan segel
e)
Kotak kardus tanpa pelapis
53.
Suhu penyimpanan untuk spesimen dahak TB selama pengiriman adalah…
a)
Suhu ruang (15–25°C)
b)
Panas (30–40°C)
c)
Dingin (2–8°C)
d)
Dibekukan ≤ −70°C
e)
Tidak perlu dijaga suhunya
54.
Label UN3373 digunakan untuk…
a)
Spesimen laboratorium dengan risiko sangat rendah
b)
Spesimen diagnostik kategori B
c)
Zat kimia berbahaya
d)
Spesimen kategori A
e)
Reagen laboratorium
55.
Dokumen yang harus dilampirkan saat pengiriman spesimen adalah…
a)
Resep dokter
b)
Surat keterangan sakit
c)
Formulir permintaan dan manifest
d)
Hasil pemeriksaan sebelumnya
e)
Sertifikat uji kompetensi
56.
Spesimen akan ditolak bila…
a)
Label sesuai dengan formulir
b)
Volume cukup dan wadah utuh
c)
Wadah bocor atau label tidak cocok
d)
Tersimpan dalam suhu sesuai
e)
Dikirim dengan dokumen lengkap
57.
Apa fungsi kemasan sekunder dalam sistem triple packaging?
a)
Menjadi pelapis luar agar terlihat rapi
b)
Menyerap cairan bila tumpah
c)
Menampung wadah primer agar tidak bocor keluar
d)
Menjadi pendingin spesimen
e)
Sebagai dokumen pendukung
58.
Alasan utama dilakukan rujukan sampel ke laboratorium lain adalah…
a)
Agar biaya pasien lebih murah
b)
Agar petugas tidak bekerja terlalu banyak
c)
Karena pemeriksaan tidak tersedia di laboratorium asal
d)
Supaya spesimen lebih banyak diperiksa
e)
Untuk mengurangi jumlah pasien
59.
Perjanjian kerja sama (MoU/PKS) dengan laboratorium rujukan diperlukan agar…
a)
Pasien bisa memilih lab mana saja
b)
Ada kepastian tarif, jenis pemeriksaan, dan alur rujukan
c)
Petugas tidak perlu mengisi dokumen
d)
Semua spesimen otomatis diterima
e)
Tidak perlu menggunakan triple packaging
60.
Permenkes yang mengatur tentang perjanjian penggunaan material biologis (MTA) adalah…
a)
Permenkes 657/2009
b)
Permenkes 45/2015
c)
Permenkes 85/2020
d)
Permenkes 32/2012
e)
Permenkes 90/2017
61.
Berikut yang benar mengenai pengiriman dengan dry ice adalah…
a)
Wadah harus kedap rapat
b)
Tidak memerlukan label tambahan
c)
Wadah harus memiliki ventilasi untuk pelepasan gas
d)
Tidak boleh digunakan untuk spesimen beku
e)
Bisa dipakai untuk semua spesimen
62.
Yang termasuk kategori A dalam klasifikasi bahan biologis adalah…
a)
Spesimen dengan risiko sangat rendah
b)
Spesimen diagnostik umum
c)
Zat infeksius yang berpotensi menyebabkan penyakit parah
d)
Spesimen darah biasa
e)
Swab untuk kultur bakteri normal
63.
Langkah pertama dalam alur kerja pengiriman sampel rujukan adalah…
a)
Verifikasi penerimaan di lab tujuan
b)
Registrasi dan verifikasi sampel di lab asal
c)
Melaporkan hasil ke pasien
d)
Melakukan pelabelan ulang di lab rujukan
e)
Membekukan semua sampel sebelum dikirim
64.
Bila laboratorium ingin merujuk sampel ke luar negeri, maka harus…
a)
Cukup menghubungi kurir ekspedisi
b)
Menggunakan MTA dengan persetujuan Menteri Kesehatan
c)
Menyimpan spesimen cadangan
d)
Mengirim tanpa label UN3373
e)
Menggunakan suhu ruang saja
65.
Untuk menjamin mutu hasil pemeriksaan rujukan, salah satu strategi yang paling tepat adalah…
a)
Menyimpan spesimen lebih lama sebelum dikirim
b)
Mengemas segera setelah koleksi dan menjaga rantai dingin
c)
Mengirim tanpa dokumen agar lebih cepat
d)
Menggunakan wadah tunggal agar lebih hemat
e)
Mengurangi jumlah tanda tangan serah-terima
66.
Tujuan utama fiksasi pada jaringan histopatologi adalah...
a)
Membekukan jaringan
b)
Menghentikan proses autolisis dan pembusukan
c)
Memberi warna dasar jaringan
d)
Memudahkan pemotongan dengan mikrotom
e)
Mengurangi kadar air jaringan
67.
Fiksatif standar yang paling sering digunakan pada histopatologi adalah...
a)
Alkohol 70%
b)
Formalin 10% netral buffered
c)
Xylol
d)
Metanol
e)
Air suling
68.
Ketebalan potongan jaringan pada mikrotom untuk pemeriksaan rutin adalah...
a)
1–2 µm
b)
3–5 µm
c)
7–10 µm
d)
15–20 µm
e)
>30 µm
69.
Fiksasi apusan Pap smear sebaiknya dilakukan...
a)
Setelah 5 menit pengeringan
b)
Segera setelah dibuat apusan
c)
Setelah dimasukkan ke kulkas
d)
Setelah dicuci air mengalir
e)
Setelah direndam xylol
70.
Pewarnaan dasar pada histopatologi adalah...
a)
Giemsa
b)
Wright
c)
H&E (Hematoxylin & Eosin)
d)
Ziehl–Neelsen
e)
Gram
71.
Alat yang digunakan untuk memotong jaringan setelah embedding adalah...
a)
Centrifuge
b)
Cryostat
c)
Mikrotom
d)
Cytospin
e)
Vortex
72.
Rasio volume jaringan dengan fiksatif formalin adalah...
a)
01:01:00
b)
01:05:00
c)
01:10:00
d)
01:20:00
e)
01:50:00
73.
Pada sitologi cairan tubuh, langkah konsentrasi sel dilakukan dengan...
a)
Infiltrasi parafin
b)
Dehidrasi bertahap
c)
Sentrifugasi
d)
Pewarnaan langsung
e)
Inkubasi
74.
Cold ischemia time pada jaringan sebaiknya...
a)
< 1 jam
b)
2–3 jam
c)
6 jam
d)
12 jam
e)
Tidak terbatas
75.
Media khusus pada teknik Liquid-Based Cytology (LBC) berfungsi untuk...
a)
Membekukan sel
b)
Mengencerkan sel
c)
Mengawetkan & menyaring sel
d)
Menyerap lemak
e)
Mengurangi kadar air
76.
Keuntungan penggunaan cytospin pada sitologi adalah...
a)
Menghasilkan potongan jaringan tipis
b)
Menghasilkan deposit sel pada area kecil
c)
Mempercepat pewarnaan
d)
Mengurangi kebutuhan reagen
e)
Mengganti proses dehidrasi
77.
Clearing pada histopatologi biasanya menggunakan...
a)
Alkohol 70%
b)
Xylol
c)
Air suling
d)
Formalin 10%
e)
Eosin
78.
Pewarnaan Romanowsky (misalnya Giemsa) paling cocok untuk...
a)
Biopsi jaringan
b)
Histopatologi rutin
c)
Apusan darah tepi & sitologi kering
d)
Pewarnaan bakteri tahan asam
e)
Pewarnaan jaringan ikat
79.
Jika jaringan terlalu tebal (>3 mm) saat difiksasi, akibatnya...
a)
Warna jaringan lebih tajam
b)
Inti sel lebih jelas
c)
Fiksasi tidak merata, bagian tengah rusak
d)
Parafin lebih cepat meresap
e)
Jaringan jadi elastis
80.
Fiksasi berlebihan dapat mengganggu pemeriksaan imunohistokimia karena...
a)
Warna lebih cerah
b)
Antigen hilang atau tertutupi
c)
Parafin jadi stabil
d)
Sel jadi lebih besar
e)
Jaringan lebih kuat
81.
Dalam praktik laboratorium, mengapa penting memberi label identitas pada pot spesimen?
a)
Agar reagen tidak tercampur
b)
Untuk memudahkan pembersihan alat
c)
Mencegah tertukar dan menjamin validitas hasil
d)
Mempercepat proses pemotongan
e)
Agar jaringan tidak cepat rusak
82.
Pada apusan sitologi urine, mengapa perlu diproses segera?
a)
Supaya cepat dikirim ke dokter
b)
Agar sedimen tidak mengendap terlalu lama
c)
Untuk mencegah lisis sel epitel dan leukosit
d)
Agar tidak berubah warna
e)
Agar hemat reagen
83.
Pada pemeriksaan frozen section (bedah), tujuan utamanya adalah...
a)
Menyimpan jaringan lama
b)
Diagnosis cepat intraoperatif
c)
Pewarnaan permanen
d)
Melihat bakteri
e)
Mencegah autolisis
84.
Seorang analis menemukan jaringan tidak menempel baik pada slide saat pemotongan. Penyebab tersering adalah...
a)
Parafin terlalu panas
b)
Slide tidak diberi perekat (adhesive)
c)
Potongan terlalu tipis
d)
Fiksasi berlebihan
e)
Xylol terlalu banyak
85.
Dalam praktik sitologi aspirasi jarum halus (FNAB), keuntungan metode ini adalah...
a)
Menghasilkan jaringan utuh
b)
Tidak memerlukan mikroskop
c)
Minim invasif, cepat, dan bisa diulang
d)
Tidak perlu fiksasi
e)
Selalu menghasilkan diagnosis pasti