wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS TARIKH TASYRI' SM. GANJIL 25/26

Total questions: 60

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Dalam konteks sejarah, apa yang dimaksud dengan Tarikh Tasyri'?

a)

Sejarah penetapan hukum

b)

Ilmu yang membahas sejarah perkembangan hukum Islam

c)

Sejarah pertumbuhan hukum Islam

d)

Ilmu yang menjelaskan perjalanan hukum Islam

2.

Siapa yang mendefinisikan Tarikh Tasyri' sebagai "ilmu yang membahas hukum-hukum syariat Islam"?

a)

Subhi al-Mahmasani

b)

Muhammad Abu Zahrah

c)

Abdul Wahhab Khallaf

d)

Definisi Kontemporer

3.

Apa yang dimaksud dengan fungsi kritis dalam konteks hukum Islam?

a)

Memahami metodologi ijtihad

b)

Membedakan hukum tetap dan dinamis

c)

Menjadi pijakan hukum positif

d)

Membantu dalam ijtihad kontemporer

4.

Apa tujuan dari fungsi praktis dalam hukum Islam?

a)

Mengkritisi teks hukum

b)

Menunjukkan interaksi fiqh dan syariah dengan masyarakat

c)

Memberi kerangka spiral periodik

d)

Memahami metodologi ijtihad

5.

Dalam konteks periodisasi spiral Tarikh Tasyri’, apa yang menjadi ciri khas utama dari masa Khulafa’ Rasyidin?

a)

Wahyu sebagai sumber utama hukum

b)

Ijtihad sahabat dalam mengisi ruang yang tidak ada nash

c)

Kodifikasi hadis

d)

Pembentukan ushul fikih

6.

Bagaimana metode tasyrī’ yang diterapkan pada Periode Makkah?

a)

Detail legislasi hukum

b)

Penguatan aqidah dan dakwah secara sembunyi-sembunyi

c)

Pembentukan komunitas politik yang solid

d)

Penerapan hukum sosial-politik

7.

Bagaimana karakteristik hukum yang berlaku pada Periode Madinah?

a)

Hukum masih bersifat umum

b)

Dasar-dasar prinsip hukum

c)

Hukum yang terperinci dan mendetail

d)

Belum terdapat banyak aturan teknis

8.

Dalam konteks karakteristik Tasyri' pada masa Rasulullah, apa yang dimaksud dengan "Sumber langsung wahyu"?

a)

Hukum yang bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah

b)

Hukum yang diturunkan secara bertahap

c)

Hukum yang menjawab permasalahan aktual

d)

Hukum yang bersifat edukatif

9.

Bagaimana sifat hukum yang bersifat "tadarruj"?

a)

Hukum diturunkan bertahap sesuai konteks masyarakat

b)

Hukum berasal dari Al-Qur'an dan Sunnah

c)

Hukum menjawab kasus aktual

d)

Hukum bersifat edukatif

10.

Dalam konteks hukum, apa yang menjadi tujuan utama dari hukum yang bersifat "ta'līmi" (edukatif)?

a)

Memberikan pendidikan moral kepada masyarakat

b)

Menjawab dan menyelesaikan kasus-kasus aktual yang dihadapi

c)

Menurunkan hukum secara bertahap untuk pemahaman yang lebih baik

d)

Menyediakan hukum yang bersifat kekal dan tidak berubah

11.

Dalam konteks hukum Islam, apa yang dimaksud dengan Ijtihad?

a)

Proses penjelasan dan penguatan hukum baru yang relevan

b)

Merupakan sumber utama dalam penetapan hukum

c)

Situasi di mana tidak ada wahyu langsung, dan Rasulullah melakukan ijtihad

d)

Aktivitas membaca dan memahami ayat-ayat Al-Qur'an

12.

Dalam konteks Muamalah, apa saja contoh legislasi yang diterapkan pada masa Nabi Muhammad?

a)

Shalat 5 waktu

b)

Larangan riba

c)

Aturan waris

d)

Piagam Madinah

13.

Apa yang diatur dalam Piagam Madinah?

a)

Sistem hukum keluarga

b)

Relasi Muslim-non-Muslim

c)

Syarat pembuktian ketat

d)

Penetapan hukum baru

14.

Siapa yang pernah menuduh Al-Qur'an sebagai sihir dan dongeng yang tidak berharga?

a)

Penyair Quraisy yang skeptis

b)

Walid bin al-Mughirah, seorang pemimpin Quraisy

c)

An-Nadr bin Harits, penentang keras Islam

d)

Abu Lahab, musuh Nabi Muhammad

15.

Bagaimana Abu Bakr as-Siddiq merespons munculnya nabi palsu dalam sejarah Islam?

a)

Menyebarkan Al-Qur'an

b)

Memerangi nabi palsu dan pengikutnya

c)

Menulis Piagam Madinah

d)

Mengajarkan nilai keadilan

16.

Bagaimana pandangan Abu Zahrah mengenai masa Rasulullah?

a)

Masa yang dipenuhi dengan konflik

b)

Masa tasyrī’ yang murni

c)

Masa di mana hukum mulai dikodifikasi

d)

Masa penaklukan yang signifikan

17.

Dalam konteks Piagam Madinah, apa yang dimaksud dengan "respon terhadap realitas sosial"?

a)

Menghapus tradisi suku

b)

Menetapkan aturan damai antara Muslim, Yahudi, dan Nasrani

c)

Menetapkan hukum baru

d)

Mengajarkan nilai-nilai keadilan

18.

Dalam konteks sejarah, apa yang menjadi sumber utama hukum Islam pada masa Nabi Muhammad SAW?

a)

Al-Qur'an dan penjelasan Rasulullah

b)

Ijtihad sahabat

c)

Keputusan khalifah

d)

Hukum adat

19.

Bagaimana cara Rasulullah ﷺ melakukan ijtihad ketika tidak ada wahyu?

a)

Dengan berdoa

b)

Dengan berijtihad sendiri

c)

Dengan meminta pendapat sahabat

d)

Dengan menunggu wahyu turun

20.

Dalam konteks ijtihad, apa yang dimaksud dengan istilah 'Ra'yu'?

a)

Pertimbangan akal sehat yang digunakan dalam pengambilan keputusan

b)

Kesepakatan yang dicapai oleh para sahabat Nabi

c)

Metode analogi dalam penetapan hukum

d)

Petunjuk yang diterima melalui wahyu

21.

Bagaimana Rasulullah ﷺ berperan dalam mengedukasi sahabat-sahabatnya melalui ijtihad?

a)

Melatih sahabat berijtihad

b)

Menggantikan wahyu

c)

Mengubah hukum

d)

Menghindari kesalahan

22.

Bagaimana perbedaan mendasar antara ijtihad yang dilakukan pada masa Rasulullah ﷺ dan ijtihad yang kita lihat saat ini dalam konteks ekonomi?

a)

Pasar Madinah vs Fintech

b)

Larangan riba vs Keadilan

c)

Surat diplomasi vs AI

d)

Bioetika vs hifz al-nafs

23.

Dalam konteks "Menghidupkan Semangat Piagam Madinah", apa yang menjadi pendorong utama?

a)

Eksklusivitas

b)

Perdamaian dan penghormatan perbedaan

c)

Dominasi budaya

d)

Isolasi sosial

24.

Menurut QS. Al-Ma'idah [5]: 3, apa yang telah disempurnakan pada hari ini?

a)

Ilmu pengetahuan

b)

Agama

c)

Kesehatan

d)

Ekonomi

25.

Bagaimana kita memahami pengertian fatwa yang dikeluarkan oleh sahabat Rasulullah?

a)

Fatwa yang diberikan oleh sahabat Rasulullah sebagai jawaban hukum

b)

Fatwa yang bersumber dari Al-Qur'an

c)

Fatwa yang berasal dari Hadis

d)

Fatwa yang dikeluarkan oleh ulama kontemporer

26.

Mengapa sahabat memiliki dasar legitimasi yang kuat dalam memberikan fatwa?

a)

Karena mereka adalah orang yang paling dekat dengan Rasulullah dan memahami konteks turunnya wahyu

b)

Karena mereka adalah orang yang paling berani

c)

Karena mereka adalah orang yang paling kaya

d)

Karena mereka adalah orang yang paling tua

27.

Bagaimana tindakan Umar bin Khattab terhadap pelaksanaan hukuman potong tangan bagi pencuri di tengah masa paceklik?

a)

Menunda pelaksanaan hukuman potong tangan

b)

Melaksanakan hukuman potong tangan segera

c)

Mengabaikan hukuman potong tangan

d)

Mengganti hukuman potong tangan dengan hukuman lain

28.

Dalam situasi darurat, prinsip hukum apa yang diterapkan oleh Umar bin Khattab untuk mengevaluasi tindakan pencurian?

a)

Dar’ al-hudud bi al-syubuhat

b)

Prinsip keadilan mutlak

c)

Prinsip kekuatan hukum

d)

Prinsip ketegasan hukum

29.

Bagaimana pandangan Ibnu Abbas mengenai talak tiga sekaligus?

a)

Tetap berpegang pada praktik masa Nabi, talak tiga sekaligus dihitung satu talak

b)

Menganggap talak tiga sekaligus sebagai tiga talak

c)

Mengabaikan talak tiga sekaligus

d)

Menghitung talak tiga sekaligus sebagai dua talak

30.

Apakah alasan utama di balik Fatwa Umar bin Khattab yang menetapkan talak tiga sekaligus?

a)

Untuk menjaga keutuhan rumah tangga

b)

Sebagai kebijakan administratif

c)

Untuk mengikuti praktik Nabi

d)

Sebagai landasan fikih faraidh

31.

Dalam konteks hukum Islam, apa yang dimaksud dengan "ijtihad"?

a)

Usaha untuk menemukan hukum dari sumber-sumber syariah

b)

Proses pengumpulan hadis

c)

Penetapan hukum oleh pemerintah

d)

Analisis terhadap teks-teks klasik

32.

Siapa yang dikenal sebagai "Bapak Ijtihad" dalam sejarah Islam?

a)

Imam Malik

b)

Imam Abu Hanifah

c)

Imam Syafi'i

d)

Imam Ahmad

33.

Dalam konteks hukum Islam pada masa Khulafa' Rasyidin, apa yang menjadi perhatian utama dalam penegakan nilai-nilai keadilan?

a)

Pengaturan hubungan antar agama

b)

Penegakan keadilan sosial

c)

Pengembangan ekonomi

d)

Pembentukan komunitas Muslim

34.

Apa yang dimaksud dengan "fatwa" dalam konteks hukum Islam?

a)

Proses ijtihad yang dilakukan oleh masyarakat

b)

Keputusan hukum yang dikeluarkan oleh ulama

c)

Penjelasan dari Al-Qur'an

d)

Hukum yang ditetapkan oleh pemerintah

35.

Siapa yang dikenal sebagai "Imam Mujtahid" dalam sejarah hukum Islam?

a)

Imam Abu Hanifah

b)

Imam Syafi'i

c)

Imam Ahmad

d)

Imam Malik

36.

Apa yang menjadi fokus utama dalam ijtihad kontemporer?

a)

Menjaga tradisi hukum Islam

b)

Menetapkan hukum baru tanpa dasar

c)

Mengulangi hukum-hukum klasik

d)

Menjawab isu-isu modern dengan prinsip syariah

37.

Siapa yang dikenal sebagai "Imam Terbesar" dalam sejarah hukum Islam?

a)

Imam Malik

b)

Imam Ahmad

c)

Imam Abu Hanifah

d)

Imam Syafi'i

38.

Apa yang menjadi dasar dari ijtihad dalam hukum Islam?

a)

Fatwa sahabat

b)

Tradisi masyarakat

c)

Al-Qur'an dan Sunnah

d)

Keputusan pemerintah

39.

Siapa yang berperan penting dalam pengembangan ushul fikih?

a)

Imam Abu Hanifah

b)

Imam Malik

c)

Imam Ahmad

d)

Imam Syafi'i

40.

Bagaimana ijtihad berperan dalam menghadapi tantangan zaman dan perkembangan hukum Islam?

a)

Menetapkan hukum yang tidak berubah

b)

Menjawab tantangan zaman

c)

Menetapkan hukum berdasarkan konsensus

d)

Menjaga tradisi tanpa perubahan

41.

Siapa yang dikenal sebagai "Imam Hujjah" dalam sejarah hukum Islam?

a)

Imam Syafi'i

b)

Imam Ahmad

c)

Imam Malik

d)

Imam Abu Hanifah

42.

Apa yang dimaksud dengan "ijtihad kolektif" dalam konteks hukum Islam?

a)

Proses ijtihad yang melibatkan banyak ulama

b)

Proses ijtihad yang tidak memerlukan konsensus

c)

Proses ijtihad yang dilakukan oleh satu orang

d)

Proses ijtihad yang hanya berdasarkan Al-Qur'an

43.

Apa urgensi mempelajari tarikh tasyri’, kecuali?

a)

Mengetahui pertumbuhan ilmu dan tahapan pensyariatan pada zaman dan perputaran fikih Islam

b)

Mengetahui terkait sumber pensyariatan dan jejaknya dalam menjelaskan fikih Islam

c)

Mengetahui tentang para sahabat dan tabi’in yang telah mendampingi Nabi semasa hidupnya

d)

Mengetahui tentang para ulama dan imam yang telah berijtihad dalam masalah-masalah fikih

44.

Di antara kebutuhan manusia terkait hukum-hukum syariah, kecuali?

a)

Menjaga manusia dari kebinasaan dan kejahilan

b)

Menjaga manusia dari kecenderungan syahwat yang tanpa batas

c)

Menjaga manusia dari akal yang membawa kepada kemaslahatan

d)

Menjaga manusia untuk beribadah kepada Allah

45.

Di antara sebab-sebab perubahan dalam suatu syariat, Kecuali?

a)

Perbedaan Nabi dan Rasul yang diutus antar suatu umat

b)

Pertanyaan terkait hukum syariat tersebut

c)

Syariat diturunkan sesuai keadaan dan kebiasaan dari suatu kaum itu

d)

Datangnya Nabi untuk memperbaiki kerusakan manusia

46.

Bagaimana kondisi sosial masyarakat Arab sebelum kedatangan Islam?

a)

Terorganisir dalam negara yang kuat

b)

Menjalankan hukum yang adil dan merata

c)

Berbasis pada sistem suku yang terpecah-pecah

d)

Memiliki sistem pemerintahan yang demokratis

47.

Apa yang menjadi status perempuan dalam masyarakat Arab pra-Islam?

a)

Memiliki peran penting dalam kepemimpinan

b)

Dianggap sebagai aset dan sering diperdagangkan

c)

Diizinkan untuk berpartisipasi dalam pertempuran

d)

Memiliki hak penuh dalam warisan

48.

Bagaimana penegakan hukum dilakukan di kalangan masyarakat Arab sebelum Islam?

a)

Melalui sistem peradilan yang formal

b)

Dengan mengandalkan tradisi dan adat istiadat

c)

Melalui keputusan pemimpin suku yang adil

d)

Dengan adanya lembaga hukum yang terpisah

49.

Bagaimana proses legislasi hukum Islam pada masa Rasulullah ﷺ mempengaruhi perkembangan syariat di Makkah?

a)

Dengan penetapan hukum yang ketat

b)

Melalui penguatan aqidah dan dakwah

c)

Melalui pengabaian tradisi lokal

d)

Dengan mengedepankan prinsip-prinsip keadilan

50.

Apa yang menjadi ciri khas dari tasyri’ pada periode Madinah dibandingkan dengan periode Makkah?

a)

Penekanan pada dakwah secara sembunyi-sembunyi

b)

Pengabaian terhadap hukum sosial

c)

Fokus pada penguatan aqidah

d)

Lebih banyaknya aturan yang terperinci

51.

Siapa yang berperan dalam menyusun Piagam Madinah dan apa dampaknya terhadap tasyri’ pada masa itu?

a)

Umar bin Khattab, yang menegakkan hukum

b)

Abu Bakar, yang mengatur ekonomi

c)

Rasulullah ﷺ, yang menciptakan kerukunan antar umat

d)

Ali bin Abi Talib, yang mengembangkan pendidikan

52.

Apa saja faktor yang mendukung kodifikasi hukum Islam pada periode Tadwin?

a)

Adanya kebutuhan untuk menyatukan berbagai pendapat

b)

Perkembangan teknologi informasi

c)

Pengaruh budaya asing

d)

Perpecahan di kalangan umat Islam

53.

Bagaimana aliran pemikiran dalam fikih mempengaruhi perkembangan hukum Islam di masa lalu?

a)

Dengan menciptakan perdebatan yang konstruktif

b)

Dengan menolak semua bentuk ijtihad

c)

Dengan mengabaikan sumber-sumber hukum

d)

Dengan memperkuat otoritas pemerintah

54.

Dalam konteks kodifikasi hukum Islam, apa yang dimaksud dengan "Tasyri’"?

a)

Proses penetapan hukum berdasarkan wahyu

b)

Pengumpulan dan pengorganisasian hukum yang ada

c)

Metode analisis hukum

d)

Proses penghapusan hukum yang tidak relevan

55.

Siapa di antara sahabat yang dikenal dengan kebijaksanaannya dalam memberikan fatwa di masa Rasulullah ﷺ?

a)

Ali bin Abi Talib

b)

Umar bin Khattab

c)

Abu Bakar as-Siddiq

d)

Abu Hurairah

56.

Apa yang menjadi penyebab utama perbedaan pendapat di kalangan sahabat dalam menetapkan hukum Islam?

a)

Semua jawaban benar

b)

Pengaruh budaya lokal

c)

Perbedaan pemahaman terhadap Al-Qur'an

d)

Perbedaan latar belakang pendidikan

57.

Dalam konteks fatwa sahabat, apa yang menjadi prinsip utama dalam pengambilan keputusan hukum?

a)

Referensi kepada Al-Qur'an dan Sunnah

b)

Analisis rasional (ra'y)

c)

Konsensus (ijma')

d)

Pengalaman pribadi

58.

Apa yang menjadi perbedaan utama antara hukum yang ditetapkan di Makkah dan di Madinah dalam konteks syariat Islam?

a)

Hukum di Madinah lebih terperinci dan spesifik

b)

Hukum di Makkah lebih bersifat umum

c)

Hukum di Madinah tidak mengatur aspek sosial

d)

Hukum di Makkah tidak melibatkan masyarakat

59.

Dalam konteks penegakan hukum pada masa Umar bin Khattab, apa yang menjadi prinsip utama dalam pengambilan keputusan?

a)

Prinsip ketegasan hukum

b)

Prinsip keadilan sosial

c)

Prinsip musyawarah

d)

Prinsip kebebasan individu

60.

Bagaimana cara sahabat Nabi memahami dan menerapkan hukum yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis?

a)

Dengan melakukan ijtihad berdasarkan konteks

b)

Dengan mengandalkan akal semata

c)

Dengan merujuk pada konsensus ulama

d)

Dengan mengamalkan secara langsung tanpa tafsir