WorksheetsPemeriksaan kesehatan (medical check-up)
Total questions: 48
Worksheet time: 24mins
Apa pengertian dari pemeriksaan kesehatan (medical check-up)?
Merupakan pemeriksaan tubuh secara menyeluruh.
Merupakan pengobatan penyakit tertentu.
Merupakan pemberian vaksinasi secara rutin.
Merupakan tindakan operasi darurat.
Apa tujuan dari pemeriksaan kesehatan (medical check-up)?
Memastikan kondisi kesehatan (termasuk mengetahui penyakit yang mungkin diderita) dan mengantisipasi masalah kesehatan/adanya penyakit.
Menambah berat badan secara signifikan.
Mengurangi kebutuhan tidur setiap hari.
Meningkatkan kemampuan berolahraga tanpa batas.
Sebutkan salah satu jenis/komponen pemeriksaan kesehatan (medical check-up)!
Fisik
Matematika
Sejarah
Geografi
Sebutkan salah satu jenis/komponen pemeriksaan kesehatan (medical check-up)!
Fungsi organ.
Membaca puisi.
Menggambar pemandangan.
Belajar matematika.
Apa pengertian dari pemeriksaan fisik?
Satu prosedur yang biasa dilakukan dokter untuk mendiagnosis penyakit. Hasil pemeriksaan ini kemudian digunakan untuk merencanakan perawatan lanjutan.
Sebuah metode pengobatan tradisional tanpa menggunakan alat medis.
Pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui kadar gula darah.
Proses pemberian obat kepada pasien secara langsung.
Sebutkan komponen pemeriksaan fisik!
Kondisi fisik (head to toe) dan tanda-tanda vital (suhu, denyut nadi, frekuensi pernapasan (RR; respiration rate), dan tekanan darah).
Riwayat keluarga dan alergi makanan.
Pemeriksaan laboratorium dan radiologi.
Pemberian obat dan tindakan operasi.
Apa saja cara pemeriksaan fisik?
inspeksi, palpasi, auskultasi, dan perkusi.
inspeksi, irigasi, ekspirasi, dan intubasi.
palpasi, irigasi, ekspirasi, dan intubasi.
auskultasi, irigasi, ekspirasi, dan intubasi.
Apa tujuan dari inspeksi dalam pemeriksaan fisik?
Untuk melihat bagian tubuh dan menentukan apakah seseorang mengalami kondisi tubuh normal atau abnormal.
Untuk mendengarkan suara yang dihasilkan oleh organ tubuh.
Untuk merasakan suhu tubuh dengan tangan.
Untuk mengukur tekanan darah secara langsung.
Inspeksi dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Sebutkan contoh inspeksi langsung!
Penglihatan, pendengaran, dan penciuman.
Pengukuran suhu dengan alat.
Analisis data laboratorium.
Pemeriksaan dokumen administrasi.
Palpasi adalah pemeriksaan fisik lanjutan dengan cara _______ tubuh.
menyentuh
melihat
mendengar
mencium
Apa tujuan dari palpasi dalam pemeriksaan fisik?
Untuk mengecek kelembutan, kekakuan, massa, suhu, posisi, ukuran, kecepatan, dan kualitas nadi perifer pada tubuh.
Untuk mendengarkan suara jantung dan paru-paru.
Untuk mengukur tekanan darah secara langsung.
Untuk menilai refleks dan koordinasi otot.
Auskultasi dilakukan dengan cara mendengarkan suara yang dihasilkan tubuh untuk membedakan suara normal dan abnormal. Alat bantu yang digunakan adalah...
Termometer
Stetoskop
Sfigmomanometer
Otoskop
Suara yang didengarkan saat auskultasi berasal dari sistem...
Kardiovaskuler, respirasi, dan gastrointestinal
Saraf dan otot
Tulang dan sendi
Kulit dan rambut
Apa tujuan dari perkusi dalam pemeriksaan fisik?
Mengetahui bentuk, lokasi, dan struktur di bawah kulit.
Menilai warna kulit pasien.
Mengukur tekanan darah secara langsung.
Mendeteksi adanya nyeri tekan pada otot.
Perkusi bisa dilakukan secara langsung dan tidak langsung.
Benar
Salah
Sebutkan lima jenis suara yang dihasilkan dari perkusi!
Pekak, Redup, Sonor, Hipersonor, Timpani
Tinggi, Rendah, Sedang, Lembut, Keras
Cepat, Lambat, Panjang, Pendek, Keras
Serak, Jernih, Lembut, Keras, Tajam
Perkusi secara langsung dilakukan dengan cara:
Mengetukkan jari tangan langsung pada permukaan tubuh
Menempatkan jari tengah tangan non-dominan di permukaan tubuh
Menggunakan alat khusus
Menekan permukaan tubuh tanpa mengetuk
Perkusi secara tidak langsung dilakukan dengan cara ________ di permukaan tubuh yang akan diperiksa, kemudian mengetuk jari tengah tangan dominan di atas jari tengah tangan non-dominan untuk menghasilkan suara.
menempatkan jari tengah tangan non-dominan
mengepal tangan di atas permukaan tubuh
meletakkan telapak tangan di atas dada
menggenggam kedua tangan bersama-sama
Metode pemeriksaan fisik terdiri dari:
Inspeksi, Palpasi, Perkusi, Auskultasi
Inspeksi, Palpasi, Injeksi, Auskultasi
Inspeksi, Palpasi, Sonor, Timpani
Inspeksi, Palpasi, Hipersonor, Redup
Suara timpani pada perkusi biasanya menggambarkan kondisi organ tubuh bagian ________.
dalam
luar
atas
bawah
Sebutkan salah satu aspek yang dinilai dalam kondisi fisik menurut daftar berikut: Pemeriksaan tanda-tanda vital (TTV), Tingkat kesadaran, Pemeriksaan head to toe.
Tinggi/panjang dan berat badan
Riwayat keluarga
Status ekonomi
Minat belajar
Sebutkan salah satu aspek yang dinilai dalam kondisi fisik menurut daftar berikut: Tinggi/panjang dan berat badan, Pemeriksaan tanda-tanda vital (TTV), Tingkat kesadaran, Pemeriksaan head to toe.
Pemeriksaan tanda-tanda vital (TTV)
Riwayat keluarga
Status ekonomi
Pendidikan terakhir
Sebutkan salah satu aspek yang dinilai dalam kondisi fisik menurut daftar berikut: Tinggi/panjang dan berat badan, Pemeriksaan tanda-tanda vital (TTV), Tingkat kesadaran, Pemeriksaan head to toe.
Tingkat kesadaran
Riwayat keluarga
Status ekonomi
Pendidikan terakhir
Sebutkan salah satu aspek yang dinilai dalam kondisi fisik menurut daftar berikut: Tinggi/panjang dan berat badan, Pemeriksaan tanda-tanda vital (TTV), Tingkat kesadaran, Pemeriksaan head to toe.
Pemeriksaan head to toe
Riwayat keluarga
Status ekonomi
Pendidikan terakhir
Berdasarkan gambar, apa rumus untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT)?
Berat Badan (Kg) / (Tinggi Badan (m) x Tinggi Badan (m))
Berat Badan (Kg) x Tinggi Badan (m)
Berat Badan (Kg) + Tinggi Badan (m)
Berat Badan (Kg) - Tinggi Badan (m)
Kategori IMT manakah yang termasuk dalam rentang 18,5 - 25,0 menurut gambar?
Kurus
Normal
Gemuk
Obesitas
Isi titik-titik berikut: IMT didefinisikan sebagai ... seseorang dalam kilogram dibagi dengan kuadrat tinggi badan dalam meter (kg/m²).
berat badan
usia
tekanan darah
lingkar pinggang
Batas normal pemeriksaan suhu tubuh untuk kategori 'Normal' adalah ________ °C.
36,6°C - 37,2°C
35,0°C - 36,0°C
37,5°C - 38,5°C
38,6°C - 39,5°C
Batas normal pemeriksaan suhu tubuh untuk kategori 'Febris' adalah ________ °C.
38°C - 40°C
36°C - 37°C
35°C - 36°C
40°C - 42°C
Tekanan darah normal pada bayi adalah ________ mmHg.
70-90/50 mmHg
100-120/80 mmHg
120-140/90 mmHg
60-70/40 mmHg
Nadi normal pada dewasa adalah ________ x/menit.
70-80 x/menit
40-50 x/menit
90-100 x/menit
110-120 x/menit
Pernapasan normal pada anak adalah ________ x/menit.
20-30 x/menit
10-15 x/menit
35-45 x/menit
50-60 x/menit
Hipotermi terjadi jika suhu tubuh kurang dari:
36°C
37°C
38°C
40°C
Hipertensi Stadium 2 terjadi jika tekanan darah lebih dari ________ mmHg.
160/100 mmHg
140/90 mmHg
120/80 mmHg
180/120 mmHg
Catatan pada pemeriksaan suhu, suhu oral (mulut) adalah ________ lebih rendah dari suhu rektal.
0,2°C - 0,5°C
0,6°C - 1,0°C
1,0°C - 1,5°C
0,05°C - 0,1°C
Bradikardia adalah kondisi di mana nadi di bawah normal, yaitu kurang dari ________ x/menit.
60 x/menit
80 x/menit
100 x/menit
120 x/menit
Berdasarkan deskripsi berikut, isilah nama tingkat kesadaran yang sesuai: Yaitu kesadaran normal, sadar sepenuhnya, dapat menjawab semua pertanyaan tentang keadaan sekelilingnya.
Compos Mentis (conscious)
Somnolen
Stupor
Koma
Berdasarkan deskripsi berikut, isilah nama tingkat kesadaran yang sesuai: Yaitu keadaan kesadaran yang segan untuk berhubungan dengan sekitarnya, sikapnya acuh tak acuh.
Apatis
Euforia
Delirium
Somnolen
Berdasarkan deskripsi berikut, isilah nama tingkat kesadaran yang sesuai: Penurunan tingkat kesadaran seseorang yang disertai kekacauan motorik dan siklus tidur bangun yang terganggu. Pengidapnya akan tampak gelisah, kacau, disorientasi, dan meronta-ronta.
Delirium
Stupor
Koma
Somnolen
Berdasarkan deskripsi berikut, isilah nama tingkat kesadaran yang sesuai: Kondisi ini ditandai dengan mengantuk yang masih dapat dipulihkan bila diberi rangsangan. Namun, saat rangsangan dihentikan, orang tersebut akan tertidur lagi. Pada somnolen, jumlah jam tidur meningkat dan reaksi psikologis menjadi lambat.
Somnolen (letargi, obtundasi, dan hipersomnia)
Stupor
Koma
Delirium
Berdasarkan deskripsi berikut, isilah nama tingkat kesadaran yang sesuai: Keadaan mengantuk yang dalam. Pengidapnya masih bisa dibangunkan dengan rangsangan kuat. Namun, mereka tidak terbangun sepenuhnya dan tidak dapat memberi jawaban verbal yang baik. Pada soporous/stupor, refleks kornea dan pupil baik, tetapi BAB dan BAK tidak terkontrol. Stupor disebabkan oleh disfungsi serebral organik difus.
Sopor atau stupor
Koma
Delirium
Somnolen
Berdasarkan deskripsi berikut, isilah nama tingkat kesadaran yang sesuai: Tingkatan penurunan kesadaran selanjutnya. Penurunan kesadaran ini terjadi ketika seseorang tidak bisa memberi respons terhadap rangsangan verbal dan tidak dapat dibangunkan sama sekali. Namun, refleks kornea dan pupilnya masih baik.
Semi koma (soporotus-coma)
Stupor
Somnolen
Koma
Berdasarkan deskripsi berikut, isilah nama tingkat kesadaran yang sesuai: Berbeda dengan semi koma, koma merupakan penurunan kesadaran yang terjadi sangat dalam. Pada tubuh pengidapnya tidak ada gerakan spontan dan tak ada respon terhadap nyeri yang dirasakan.
Koma
Stupor
Delirium
Somnolen
Sebutkan tujuan dari pengujian atau pemeriksaan hematologi!
Untuk mengetahui kualitas dan kuantitas dari sel darah merah, sel putih, trombosit, dan berbagai hal mengenai sel serta organ pembentuk darah.
Untuk mengukur kadar gula darah secara spesifik.
Untuk mendeteksi adanya infeksi virus tertentu saja.
Untuk menentukan golongan darah pasien.
Apa tujuan dari tes urine dalam pemeriksaan laboratorium?
Untuk mengetahui kandungan dalam urine, seperti warna, pH, protein atau albumin, gula, bilirubin, dan darah.
Untuk mengukur tekanan darah secara langsung.
Untuk mendeteksi adanya infeksi pada saluran pernapasan.
Untuk mengetahui golongan darah pasien.
Jelaskan tujuan dari pemeriksaan tinja!
Untuk mengetahui warna dan konsistensi.
Untuk mengukur tekanan darah.
Untuk mendeteksi kadar gula darah.
Untuk memeriksa fungsi hati.
Untuk apa dilakukan foto Röntgen dalam pemeriksaan laboratorium?
Untuk mengetahui kondisi organ dalam padat.
Untuk mengukur tekanan darah.
Untuk mendeteksi kadar gula dalam darah.
Untuk mengetahui golongan darah.
Apa tujuan dari analisa sperma dalam pemeriksaan laboratorium?
Untuk mengetahui volume, hitung jenis, morfologi, dan motilitas sel sperma.
Untuk mendeteksi kadar gula darah dalam tubuh.
Untuk mengetahui fungsi hati secara menyeluruh.
Untuk mengidentifikasi infeksi bakteri pada saluran kemih.
