WorksheetsLeadership Quiz
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Dalam filosofi kepemimpinan, terdapat dua pandangan utama tentang asal-usul seorang pemimpin. Pandangan pertama menyatakan bahwa pemimpin dilahirkan dengan bakat tertentu, sedangkan pandangan kedua menekankan bahwa kepemimpinan dapat dibentuk melalui pendidikan dan pelatihan. Apa istilah yang tepat untuk kedua pandangan tersebut?
Leaders are trained dan Leaders are gifted
Leaders are strong dan Leaders are powerful
Leaders are born dan Leaders are made
Leaders are natural dan Leaders are artificial
Dalam filosofi kepemimpinan, seorang pemimpin memiliki peran penting yang mencerminkan nilai-nilai moral dan tanggung jawab sosial. Berikut ini manakah yang bukan termasuk filosofi seorang pemimpin?
Pemimpin adalah panutan yang memberi teladan bagi para pengikutnya
Pemimpin adalah penyelaras yang mampu menyatukan berbagai kepentingan
Pemimpin adalah pemberdaya yang mendorong partisipasi seluruh pihak
Pemimpin adalah penguasa yang menuntut kepatuhan tanpa mempertimbangkan aspirasi
Menurut Ordway Tead, kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai…
Aktivitas mempengaruhi orang-orang agar mau bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama
Kemampuan mengarahkan dan mengendalikan orang lain dengan kekuasaan penuh
Proses menetapkan visi dan misi organisasi oleh manajer puncak
Kegiatan mengatur sumber daya manusia agar bekerja sesuai prosedur
Seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan di suatu bidang sehingga mampu mempengaruhi orang lain untuk bekerja sama mencapai tujuan disebut…
Manajer
Pemimpin
Motivator
Fasilitator
Dalam konteks organisasi, seorang pemimpin memiliki tiga peran utama yang mencakup hubungan dengan orang lain, penyampaian informasi, serta proses menentukan kebijakan. Ketiga peran tersebut adalah…
Peran administratif, teknis, dan operasional
Peran strategis, evaluatif, dan supervisi
Peran interpersonal, informasional, dan pengambilan keputusan
Peran pengawasan, koordinasi, dan negosiasi
Peran pemimpin yang bersifat interpersonal menekankan kemampuan berhubungan dengan orang lain. Dalam peran ini, pemimpin harus memiliki keterampilan untuk membangun hubungan, memotivasi bawahan, serta menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. Kemampuan tersebut disebut…
Technical skill
Conceptual skill
Analytical skill
Human skill
Dalam peran kepemimpinan yang bersifat informasional, seorang pemimpin berfungsi sebagai pemantau, penyebar, dan juru bicara informasi organisasi. Tujuan utama dari peran ini adalah…
Menetapkan target dan strategi jangka panjang organisasi
Memastikan arus informasi berjalan efektif untuk mendukung pengambilan keputusan
Mengawasi aktivitas teknis agar sesuai prosedur
Mengatur jadwal kerja bawahan agar lebih disiplin
Dalam perannya sebagai pengambil keputusan (decisional role), seorang pemimpin menjalankan beberapa fungsi penting, seperti menjadi wirausahawan organisasi, peredam gangguan, pembagi sumber daya, dan perunding. Tujuan utama dari peran ini adalah…
Menjaga hubungan baik dengan seluruh stakeholder
Mengelola informasi agar organisasi tetap transparan
Mengambil keputusan strategis untuk menjaga efektivitas dan stabilitas organisasi
Mengarahkan bawahan agar mematuhi semua peraturan organisasi
Sejak tahun 1950-an, muncul beberapa teori kepemimpinan yang menjelaskan bagaimana seseorang menjadi pemimpin yang efektif. Teori-teori tersebut meliputi…
rait theory, Motivation theory, Path-goal theory, dan Learning theory
Trait theory, Behaviour styles theory, Situational theory, dan Transformational theory
Classical theory, Bureaucratic theory, Human relation theory, dan Contingency theory
Behaviour theory, Power theory, Communication theory, dan Innovation theory
Teori sifat (trait theory) menjelaskan bahwa seseorang dapat menjadi pemimpin yang baik karena memiliki sifat bawaan tertentu. Fokus utama dari teori ini adalah…
Pola perilaku pemimpin dalam menghadapi situasi yang berbeda
Sifat-sifat alami seperti kecerdasan, daya tarik, dan kharisma yang membentuk kemampuan memimpin
Kemampuan pemimpin dalam menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan kondisi lingkungan
Upaya pemimpin untuk mentransformasi visi menjadi tindakan nyata
Berbagai faktor dapat memengaruhi sikap dan perilaku seseorang, termasuk dalam konteks kepemimpinan. Faktor-faktor yang memengaruhi tersebut antara lain…
Gaya berpakaian, status sosial media, dan tren populer
Latar belakang keluarga, tingkat pendidikan, lingkungan sosial, kepentingan pribadi, serta kebiasaan sehari-hari
Faktor ekonomi negara, kebijakan pemerintah, dan situasi politik global
Hanya pengalaman kerja dan posisi jabatan di organisasi
Menurut Gordon (1997:345), terdapat lima tipe pemimpin berdasarkan gaya kepemimpinannya. Tipe-tipe pemimpin tersebut adalah…
Transformasional, Transaksional, Visioner, Situasional, dan Strategis
Tradisional, Modern, Liberal, Inovatif, dan Kolektif
Otoriter, Paternalistik, Laissez faire, Demokratik, dan Kharismatik
Otoriter, Manipulatif, Delegatif, Rasional, dan Inspiratif
Seorang pemimpin otoriter biasanya memiliki ciri khas dalam menjalankan kepemimpinannya. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan tipe pemimpin otoriter?
Terbuka terhadap kritik dan mendorong partisipasi bawahan dalam pengambilan keputusan
Mengutamakan kerja sama tim dan membangun suasana demokratis dalam organisasi
Menonjolkan diri sebagai penguasa tunggal, tidak suka pesaing, dan menetapkan disiplin yang keras
Memberikan kebebasan penuh kepada bawahan tanpa campur tangan dalam keputusan
Pemimpin tipe paternalistik memiliki gaya kepemimpinan yang menyerupai hubungan orang tua dengan anak. Ciri khas dari tipe pemimpin ini adalah…
Memberi kebebasan penuh kepada bawahan untuk berinovasi dan mengambil keputusan sendiri
Mendelegasikan seluruh wewenang kepada bawahan tanpa pengawasan
Bersikap keras, kaku, dan tidak memberi kesempatan bagi bawahannya untuk berbicara
Senang menonjolkan diri sebagai sosok yang paling tahu, bersikap menggurui, dan melindungi bawahannya
Pemimpin dengan tipe laissez-faire cenderung memiliki gaya kepemimpinan yang pasif dan santai. Ciri khas dari tipe pemimpin ini adalah…
Mendorong partisipasi aktif bawahan dalam setiap pengambilan keputusan
Sering menggurui bawahan dan merasa paling mengetahui segala hal
Bersikap santai, gemar melimpahkan wewenang kepada bawahan, dan jarang memberikan sanksi keras
Bersifat otoriter, disiplin tinggi, dan selalu ingin mengendalikan seluruh keputusan organisasi
Pemimpin dengan tipe demokratik memiliki gaya kepemimpinan yang menghargai partisipasi dan tanggung jawab bersama. Ciri utama dari tipe pemimpin ini adalah…
Menghargai pendapat bawahan, mendorong kreativitas, dan melimpahkan wewenang secara terarah
Memusatkan seluruh keputusan pada diri sendiri tanpa melibatkan bawahan
Bersikap pasif dan membiarkan bawahan bekerja tanpa pengawasan
Menetapkan aturan keras dan memberikan hukuman tegas atas setiap kesalahan
Pemimpin kharismatik dikenal memiliki kemampuan luar biasa dalam memengaruhi dan menginspirasi pengikutnya. Ciri khas dari tipe pemimpin kharismatik adalah…
Bersikap pasif dan hanya berperan sebagai pendengar dalam setiap keputusan
Percaya diri tinggi, memiliki visi yang jelas, dan mampu menyesuaikan gaya kepemimpinannya dengan situasi organisasi
Menyerahkan seluruh tanggung jawab kepada bawahan tanpa arahan
Selalu mengandalkan aturan formal dan kekuasaan jabatan semata
Untuk dapat memimpin orang lain secara efektif, seorang pemimpin perlu memiliki kompetensi tertentu. Kompetensi yang dimaksud meliputi…
Kecerdasan emosional, kemampuan analisis data, dan keterampilan negosiasi bisnis
Kemampuan teknis, keuangan, dan administrasi
Ketegasan, kekuasaan, dan kemampuan memerintah bawahan
Komunikasi interpersonal, menghargai keberagaman, dan kemampuan mengembangkan orang lain
Salah satu manfaat utama dari penerapan gaya kepemimpinan demokratik dalam organisasi adalah…
Karyawan menjadi lebih bergantung pada pemimpin dalam setiap keputusan
Karyawan menjadi pasif karena keputusan diambil secara sepihak
Karyawan dapat merasa diberdayakan, dihargai, dan disatukan
Karyawan bekerja tanpa arahan dan tanpa evaluasi dari pemimpin
Salah satu tantangan dari penerapan gaya kepemimpinan demokratis dalam organisasi adalah…
Proses pengambilan keputusan dapat menjadi lambat karena banyaknya diskusi dan masukan
Karyawan tidak merasa dihargai karena semua keputusan diambil secara sepihak
Pemimpin terlalu berfokus pada hasil tanpa melibatkan tim
Kurangnya partisipasi anggota dalam setiap rapat dan keputusan
Gaya kepemimpinan transformasional ditandai dengan kemampuan pemimpin untuk menginspirasi dan memotivasi timnya. Kriteria utama dari gaya kepemimpinan ini adalah…
Berfokus pada kontrol dan kedisiplinan bawahan secara ketat
Menekankan komunikasi yang jelas, motivasi, kreativitas, dan komitmen terhadap tujuan organisasi
Memberikan kebebasan penuh kepada bawahan tanpa pengarahan
Mengandalkan kekuasaan jabatan untuk menegakkan keputusan
Dalam pandangan Islam, kepemimpinan tidak hanya bersifat duniawi, tetapi juga spiritual. Menurut Imam al-Mawardi, tugas utama seorang pemimpin dalam Islam meliputi…
Melaksanakan misi kenabian untuk menjaga agama dan mengatur urusan dunia secara seimbang
Mengatur kegiatan ekonomi dan politik tanpa memperhatikan nilai-nilai agama
Memimpin hanya untuk mencapai kesejahteraan material masyarakat
Menjalankan kekuasaan secara penuh tanpa mempertimbangkan prinsip keadilan
Dalam Islam, manusia dihadirkan ke bumi dengan dua peran utama yang tidak dapat dipisahkan, yaitu sebagai ‘abdullah dan khalifatullah fi al-ardh. Makna dari kedua peran tersebut adalah…
Sebagai abdullah hanya berfokus pada hubungan dengan manusia, sedangkan khalifah pada hubungan dengan Allah
Sebagai abdullah berarti beribadah kepada Allah, sedangkan sebagai khalifah berarti mengelola alam dan memimpin sesama manusia
Sebagai abdullah berarti menjadi pemimpin dunia, sedangkan khalifah berarti menjadi pengikut
Sebagai abdullah dan khalifah memiliki peran yang berbeda dan tidak saling berkaitan
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar, Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap orang adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya. Makna utama hadis ini adalah…
Kepemimpinan hanya berlaku bagi pemimpin pemerintahan dan pejabat negara
Kepemimpinan hanya berlaku bagi laki-laki dalam lingkup keluarga
Kepemimpinan tidak perlu disertai rasa tanggung jawab asalkan memiliki kekuasaan
Setiap individu memiliki tanggung jawab kepemimpinan sesuai perannya dalam kehidupan
Dalam QS. An-Nisa ayat 59, Allah memerintahkan agar kaum beriman menaati Allah, Rasul, dan ulil amri. Berdasarkan ayat tersebut, prinsip utama dalam kepemimpinan Islam adalah…
Setiap kelompok bebas menentukan aturan sendiri tanpa merujuk pada Al-Qur’an dan Sunnah
Kepemimpinan harus dilandasi ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, serta dijalankan dengan tanggung jawab
Pemimpin berhak membuat keputusan tanpa mempertimbangkan nilai agama
Ketaatan kepada pemimpin bersifat mutlak, meskipun bertentangan dengan syariat
Dalam QS. Al-Māidah ayat 51, Allah melarang orang beriman menjadikan Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin. Makna utama dari ayat tersebut adalah…
Pemimpin boleh dipilih berdasarkan kepentingan pribadi, bukan nilai keimanan
Umat Islam tidak boleh bekerja sama dengan siapa pun yang berbeda agama
Umat Islam harus berhati-hati dalam memilih pemimpin agar tidak menjadikan orang kafir sebagai panutan dalam urusan keagamaan
Semua hubungan sosial antara Muslim dan non-Muslim harus dihindari
Dalam kepemimpinan Rasulullah SAW, terdapat dua standar utama yang menjadi teladan bagi pemimpin Islam, yaitu Al-Amin dan Uswah. Makna dari kedua istilah tersebut adalah…
Al-Amin berarti pemimpin yang pandai berbicara, sedangkan Uswah berarti pemimpin yang tegas dalam menghukum bawahan
Al-Amin adalah pemimpin yang berkuasa secara politik, sedangkan Uswah adalah pemimpin dalam bidang sosial
Al-Amin menggambarkan pemimpin yang dapat dipercaya dan visioner, sedangkan Uswah menggambarkan pemimpin yang berintegritas dan menjadi teladan bagi pengikutnya
Al-Amin dan Uswah menggambarkan pemimpin yang hanya fokus pada urusan duniawi
Umat Islam saat ini menghadapi krisis kepemimpinan akibat melemahnya nilai keimanan dan munculnya penyakit hubb ad-dunya (cinta dunia). Berdasarkan konteks ini, apa peran utama dunia pendidikan Islam dalam menghadapi krisis tersebut?
Membatasi pembelajaran hanya pada aspek akademik dan teknologi
Mempersiapkan kader pemimpin yang berakhlak, berintegritas, dan berjiwa Al-Amin serta Uswah
Menyerahkan pembentukan karakter sepenuhnya kepada lingkungan sosial
Mengutamakan persaingan individu daripada pembinaan moral dan spiritual
Model kepemimpinan Islam menekankan bahwa seorang pemimpin harus selalu berlandaskan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Hal ini menunjukkan bahwa kepemimpinan dalam Islam berorientasi pada…
Kekuatan politik dan kekuasaan duniawi
Prinsip spiritual dan moral sesuai ajaran agama
Kepentingan pribadi dan kelompok
Strategi diplomasi internasional
Salah satu sifat utama pemimpin dalam Islam adalah tabligh, yang berarti…
Cerdas dalam mengambil keputusan
Aktif menyampaikan kebenaran dan aspiratif terhadap rakyatnya
Memiliki kekuasaan penuh dalam memutuskan kebijakan
Menyimpan informasi penting untuk menjaga wibawa
Dalam pandangan Islam, pemimpin harus memiliki integritas dan tanggung jawab sosial. Salah satu bentuk tanggung jawab tersebut adalah…
Menghindari kerja sama agar tidak berbagi kekuasaan
Memanfaatkan jabatannya untuk keuntungan pribadi
Memberantas kezaliman dan menegakkan keadilan bagi rakyat
Memusatkan keputusan pada diri sendiri tanpa melibatkan orang lain
Dalam kepemimpinan modern, banyak pemimpin yang dihadapkan pada tantangan korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan rendahnya kompetensi. Berdasarkan prinsip kepemimpinan Islam, bagaimana penerapan nilai amanah dan fathonah dapat menjadi solusi terhadap masalah tersebut?
Dengan memusatkan semua kekuasaan pada pemimpin agar keputusan lebih cepat diambil
Dengan menjaga kepercayaan publik melalui kejujuran dan menggunakan kecerdasan untuk membuat kebijakan yang adil dan bermanfaat
Dengan menyerahkan seluruh tanggung jawab kepada bawahan agar pemimpin tidak disalahkan
Dengan membatasi transparansi agar citra pemimpin tetap baik di mata masyarakat
Mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan dituntut untuk meneladani nilai-nilai kepemimpinan Islam seperti siddiq, amanah, tabligh, dan fathonah. Dalam konteks kehidupan kampus, bagaimana penerapan nilai-nilai tersebut dapat mencerminkan kepemimpinan Islami yang sejati?
Dengan menunjukkan ketegasan tanpa mempertimbangkan pendapat teman sekelompok
Dengan jujur, bertanggung jawab atas tugas bersama, menyampaikan aspirasi dengan santun, dan menggunakan kecerdasan untuk menyelesaikan masalah
Dengan mendominasi setiap kegiatan agar terlihat sebagai pemimpin yang kuat
Dengan memprioritaskan prestasi pribadi di atas kerja sama tim
Pendekatan perilaku (behavioral approach) menjelaskan bagaimana lingkungan dan pengalaman memengaruhi tindakan seseorang. Dalam konteks pendidikan atau organisasi, penerapan pendekatan ini terlihat ketika…
Guru memberi kebebasan penuh tanpa umpan balik terhadap hasil belajar
Atasan atau guru menggunakan penguatan positif dan hukuman untuk membentuk perilaku yang diinginkan
Pemimpin hanya menilai kinerja berdasarkan kepribadian bawahan
Siswa atau karyawan bertindak tanpa mempertimbangkan konsekuensi dari perilakunya
Pendekatan perilaku (behavioral approach) dalam kepemimpinan menekankan bahwa kemampuan memimpin bukan bawaan lahir, melainkan hasil dari proses belajar dan latihan. Fokus utama dari pendekatan ini adalah…
Karakter dan sifat alami yang dimiliki seseorang sejak lahir
Tindakan nyata dan perilaku pemimpin dalam melaksanakan tugas dan berinteraksi dengan bawahan
Kondisi situasional yang menentukan efektivitas kepemimpinan
Hubungan kekuasaan dan struktur formal dalam organisasi
Dalam pendekatan perilaku (behavioral approach), kepemimpinan dibagi menjadi dua dimensi utama: perilaku berorientasi pada tugas dan perilaku berorientasi pada orang. Tujuan utama keseimbangan kedua dimensi ini adalah…
Agar pemimpin dapat mencapai efisiensi kerja tanpa memperhatikan kesejahteraan bawahan
Untuk menciptakan lingkungan kerja yang produktif sekaligus harmonis
Supaya bawahan hanya fokus pada hasil kerja tanpa memperhatikan hubungan sosial
Agar pemimpin dapat memusatkan perhatian sepenuhnya pada hubungan pribadi
Salah satu keunggulan utama dari pendekatan perilaku (behavioral approach) dalam kepemimpinan adalah…
Menilai kepemimpinan berdasarkan sifat bawaan yang tidak dapat diubah
Memberikan panduan praktis tentang perilaku nyata yang dapat dikembangkan dan diterapkan dalam memimpin
Mengabaikan hubungan interpersonal demi fokus pada hasil kerja semata
Menekankan teori dan konsep abstrak tanpa penerapan nyata
Seorang pemimpin menghadapi tim kerja yang mulai kehilangan semangat dan sering terjadi konflik internal. Berdasarkan prinsip pendekatan perilaku, apa langkah yang paling tepat dilakukan pemimpin untuk meningkatkan motivasi dan kinerja timnya?
Memperketat aturan kerja dan memberikan sanksi bagi anggota yang tidak disiplin
Mengabaikan konflik agar tim belajar menyelesaikannya sendiri
Membangun komunikasi yang terbuka, memberikan dukungan, dan memperkuat hubungan interpersonal dalam tim
Menetapkan target yang lebih tinggi tanpa memperhatikan kondisi emosional tim
Pendekatan perilaku menyadari bahwa tidak ada satu gaya kepemimpinan yang cocok untuk semua situasi. Oleh karena itu, efektivitas kepemimpinan bergantung pada kemampuan pemimpin untuk…
Menjalankan satu gaya kepemimpinan yang tetap agar organisasi lebih stabil
Menyesuaikan perilakunya dengan konteks, budaya organisasi, dan karakteristik bawahan
Mengabaikan kondisi lingkungan agar tetap fokus pada hasil akhir
Mengandalkan kekuasaan jabatan tanpa memperhatikan kebutuhan tim
Pemimpin yang task-oriented (berorientasi pada tugas) menekankan efisiensi dan pencapaian target. Ciri utama dari tipe pemimpin ini adalah…
Mengutamakan hubungan interpersonal dan kesejahteraan anggota tim
Fokus pada perencanaan, pengorganisasian, dan pengawasan untuk mencapai hasil kerja yang optimal
Memberikan kebebasan penuh kepada anggota tim tanpa pengawasan
Mengutamakan suasana kerja yang santai tanpa tekanan terhadap hasil
Pemimpin yang people-oriented (berorientasi pada orang) menekankan pentingnya hubungan interpersonal dan kesejahteraan anggota tim. Ciri utama dari tipe pemimpin ini adalah…
Fokus pada pengawasan ketat dan pencapaian target organisasi
Mengutamakan efisiensi kerja tanpa memperhatikan perasaan bawahan
Peduli terhadap motivasi, kepuasan, dan hubungan harmonis dengan anggota tim
Menetapkan aturan dan standar kerja secara kaku tanpa melibatkan bawahan
Perbedaan utama antara pemimpin task-oriented dan people-oriented dapat dilihat dari cara mereka menghadapi masalah. Bagaimana perbedaan tersebut terlihat dalam praktiknya?
Pemimpin task-oriented fokus pada penyelesaian praktis dan cepat, sedangkan pemimpin people-oriented mempertimbangkan dampak sosial dan emosional terhadap tim
Pemimpin task-oriented lebih memperhatikan kesejahteraan bawahan, sedangkan pemimpin people-oriented menekankan efisiensi kerja
Keduanya sama-sama hanya berfokus pada pencapaian hasil tanpa memperhatikan hubungan tim
Pemimpin people-oriented selalu menolak mengambil keputusan sulit demi menjaga suasana kerja
Seorang pemimpin menghadapi situasi di mana target proyek harus segera diselesaikan, namun sebagian anggota tim merasa lelah dan kehilangan motivasi. Berdasarkan konsep task-oriented dan people-oriented leadership, langkah terbaik yang seharusnya dilakukan pemimpin adalah…
Memaksa tim bekerja lembur agar target segera tercapai tanpa memperhatikan kondisi mereka
Menghentikan pekerjaan sepenuhnya demi memberi waktu istirahat panjang bagi seluruh tim
Menyeimbangkan tuntutan pencapaian target dengan memberikan dukungan moral dan perhatian terhadap kondisi tim
Menyerahkan seluruh tanggung jawab proyek kepada bawahan tanpa pengawasan
Seorang pemimpin diharapkan mampu menyesuaikan gaya kepemimpinannya sesuai dengan kondisi tim dan situasi kerja. Berdasarkan prinsip kepemimpinan situasional, langkah yang paling efektif untuk melatih kemampuan tersebut adalah…
Mempertahankan satu gaya kepemimpinan agar tim terbiasa dengan rutinitas
Melatih kepekaan terhadap situasi melalui refleksi diri, simulasi, dan pengalaman lintas peran
Mengandalkan kekuasaan jabatan untuk mengatur semua keputusan
Menghindari perubahan gaya kepemimpinan agar terlihat konsisten
Dalam organisasi yang dinamis, perubahan kondisi kerja sering terjadi secara tiba-tiba — misalnya perubahan target, rotasi anggota tim, atau tekanan dari lingkungan eksternal. Berdasarkan prinsip kepemimpinan situasional, bagaimana seharusnya pemimpin mengambil keputusan yang efektif dalam kondisi seperti ini?
Tetap menggunakan satu gaya kepemimpinan agar organisasi terlihat konsisten
Menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan tingkat kesiapan, kemampuan, dan kebutuhan tim dalam menghadapi perubahan
Menghindari perubahan strategi agar tidak membingungkan anggota tim
Menyerahkan seluruh keputusan kepada bawahan agar mereka belajar mandiri
Pendekatan situasional yang dikembangkan oleh Hersey dan Blanchard menekankan bahwa pemimpin dinilai efektif apabila mampu menyesuaikan gaya kepemimpinannya dengan tingkat kesiapan (maturity) bawahan, yang terdiri dari kemampuan dan kemauan dalam menyelesaikan tugas. Berdasarkan model tersebut, terdapat empat gaya kepemimpinan, yaitu…
Direktif, otoriter, demokratis, dan partisipatif
Telling, Selling, Participating, dan Delegating
Transaksional, transformasional, karismatik, dan visioner
Coaching, mentoring, supervising, dan controlling
Seorang pemimpin memimpin tim baru yang memiliki kemampuan rendah dalam pekerjaan dan juga kurang percaya diri dalam menyelesaikan tugas. Berdasarkan Situational Leadership Theory Hersey & Blanchard, gaya kepemimpinan yang paling tepat digunakan adalah…
Telling, karena bawahan membutuhkan arahan jelas dan petunjuk langkah demi langkah
Selling, karena bawahan sudah percaya diri tetapi belum kompeten
Participating, karena bawahan mampu tetapi tidak mau terlibat
Delegating, karena bawahan memiliki kompetensi dan motivasi tinggi
Seorang manajer memiliki tim yang kompeten dalam tugasnya, percaya diri, dan memiliki motivasi tinggi. Namun, tim meminta lebih banyak ruang untuk mengambil keputusan sendiri. Gaya kepemimpinan yang paling sesuai dalam situasi ini adalah…
Telling, agar pemimpin tetap menjaga kontrol penuh dalam setiap keputusan
Selling, agar pemimpin dapat membujuk tim agar mengikuti arahan
Participating, agar pemimpin terlibat aktif dan mengarahkan proses
Delegating, karena bawahan siap diberi tanggung jawab penuh dengan pengawasan minimal
Seorang pemimpin menghadapi bawahan yang memiliki minat dan kemauan tinggi, namun belum cukup kompeten dalam menyelesaikan tugas secara mandiri. Berdasarkan model Situational Leadership Theory, gaya kepemimpinan yang paling tepat adalah…
Telling, karena bawahan harus diberi instruksi yang sangat detail
Selling, karena pemimpin perlu memberikan arahan sekaligus memotivasi bawahan agar percaya diri
Participating, karena bawahan sudah kompeten dan siap mengambil keputusan
Delegating, karena bawahan sudah mampu bekerja tanpa pengawasan
Seorang pemimpin memiliki tim yang kompeten secara teknis namun kurang percaya diri dalam membuat keputusan. Untuk meningkatkan keterlibatan dan rasa memiliki terhadap tugas, pemimpin sebaiknya menggunakan gaya…
Telling, dengan memberikan instruksi rinci kepada bawahan
Selling, dengan menjelaskan alasan dan manfaat tugas secara persuasif
Participating, dengan melibatkan bawahan dalam proses pengambilan keputusan dan memberikan dukungan emosional
Delegating, dengan menyerahkan seluruh tanggung jawab tanpa pendampingan
