NEW
Font size
WorksheetsSOAL HSP
Total questions: 40
Worksheet time: 30mins
Seorang pengawas sanitasi menemukan potongan plastik pada hidangan sup yang siap disajikan di kafetaria kampus. Meskipun pecahan tersebut tidak mengandung bakteri, penemuan ini diklasifikasikan sebagai risiko sanitasi serius. Jenis tindakan pencegahan primer yang paling tepat untuk kasus ini adalah
Kontrol visual diperketat
Pengecekan bahan baku secara berkala
kepatuhan penjamah makanan terhadap penggunaan APD
penggunaan disinfektan kimia untuk membersihkan peralatan
memastikan batas maksimum cemaran pestisida tidak terlampaui
Salah satu krisis kesehatan global terbesar terkait pangan disebabkan oleh mikroorganisme patogen seperti Salmonella. Apa dampak kesehatan terhadap penyakit bawaan makanan yang disebabkan oleh bakteri tersebut?
Diare akut dan tipes
Kolera dan enterobiasis
Risiko kanker dan kerusakan saraf
Cedera fisik dan trauma psikologis
Gangguan kronis pernapasan
Zat pewarna tekstil yang dilarang dan wajib negatif pada pangan olahan siap saji berwarna merah, yang paparan jangka panjangnya dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker hati dan kanker kandung kemih, adalah...
Boraks
Tartrazin
Rhodamin B
Natrium Benzoat
Sunset Yellow FCF
Penjamah makanan di sekitar industri menggunakan wadah dan alat angkut tertutup untuk melakukan pengangkutan makanan. Hal ini
dilakukan untuk mengurangi adanya kontaminasi debu asbes selama perjalanan.
Tergolong jenis kontaminasi apa pada kasus tersebut?
Fisik
Kimia
Biologi
Mekanis
Partikel
Untuk mengamankan pasokan pangan dari bahaya Kontaminasi Kimia, pemerintah menerapkan regulasi standar baku mutu kesehatan lingkungan pada SBMKL Pangan Olahan Siap Saji dalam Permenkes No, 2 Tahun 2023, yang fokus pada pengawasan di tempat (seperti restoran dan jasa boga) untuk bahan-bahan berbahaya yang dilarang, Apa nama empat parameter wajib tersebut?
Formalin, Boraks, Metanil Yellow, Rhodamin B
Arsen, Kadmium, Timbal, dan Merkuri
Residu Pestisida, Timbal, Kadmium, dan Zat Aditif
pH, Total Coliform, Suhu, dan Klorin Bebas
Sianida, Klorin, Nitrat, dan Nitrit
Tim Pengawasan Mutu Pangan mengambil sampel ikan asin dari pasar tradisional dan menguji kandungan bahan kimianya di laboratorium. Hasil uji menunjukkan sampel tersebut positif mengandung Formalin (Formaldehid) dalam kadar signifikan. Formalin adalah zat yang dilarang keras digunakan dalam pangan.
Mengapa Formalin sering disalahgunakan oleh pedagang atau produsen pada produk pangan, seperti ikan asin atau mie basah?
Untuk meningkatkan rasa gurih pada produk pangan
Untuk mempercepat proses pengeringan pada produk pangan
Untuk meningkatkan warna alami dan aroma pada produk pangan
Untuk mengawetkan dan mencegah pembusukan pada produk pangan
Untuk mengurangi kadar air dalam produk sehingga dapat disimpan di suhu ruang
Seorang Sanitarian melakukan inspeksi rutin di dapur sebuah hotel bintang empat setelah adanya laporan keracunan makanan ringan. Ditemukan bahwa juru masak menggunakan talenan berwarna merah untuk memotong daging ayam mentah, dan setelah itu menggunakan talenan yang sama (dicuci tanpa di disinfeksi) untuk mengiris sayuran segar yang akan digunakan sebagai garnish (makanan siap saji tanpa dimasak lagi). Hasil pemeriksaan menemukan bakteri Salmonella pada garnish sayuran.
Berdasarkan kasus tersebut, apakah mekanisme kontaminasi silang yang paling utama dan menjadi penyebab langsung temuan bakteri Salmonella pada makanan siap saji?
Kontaminasi dari tangan juru masak yang tidak mencuci tangan
Kontaminasi dari air yang digunakan untuk mencuci sayuran segar
Kontaminasi dari udara terbuka akibat debu yang membawa bakteri
Kontaminasi dari peralatan (food contact surface) yang digunakan bergantian
Kontaminasi dari penyimpanan makanan matang yang berdekatan dengan bahan mentah
Penemuan rambut dalam makanan siap santap diakibatkan oleh kelalaian penjamah makanan dikategorikan sebagai kontaminasi Fisik. Tindakan pencegahan primer yang paling efektif untuk mengeliminasi risiko kontaminasi fisik yang bersumber dari penjamah makanan adalah:
Pemasangan alat pendeteksi logam pada lini produksi
Penambahan jam pelatihan tentang hygiene perorangan
Peningkatan intensitas pengujian cemaran kimia pada bahan baku.
Pengurangan jumlah karyawan di dapur untuk meminimalkan interaksi
Kepatuhan penjamah makanan dalam mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap
Seorang pengawas higiene industri katering sedang melatih juru masak baru mengenai prosedur pencucian dan sanitasi alat masak. Ia menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan setelah peralatan dicuci menggunakan air dan deterjen, yaitu bilas, sanitasi (desinfeksi), dan keringkan. Juru masak baru tersebut menanyakan, "Mengapa peralatan harus dibilas hingga bersih setelah proses sanitasi menggunakan larutan klorin?"
Apa alasan utama Sanitarian mewajibkan pembilasan terakhir setelah penggunaan larutan desinfektan berbasis klorin?
Untuk menghindari korosi (karat) pada peralatan masak berbahan logam berat
Untuk memastikan alat benar-benar kering dan mencegah pertumbuhan jamur
Untuk menghilangkan sisa klorin yang dapat menyebabkan iritasi kulit juru masak
Untuk mengurangi konsentrasi klorin di udara dapur dan meningkatkan kualitas udara
Untuk menghilangkan residu klorin yang dapat mencemari makanan dan mengganggu rasa
Peraturan sanitasi mewajibkan seluruh penjamah makanan, baik di rumah sakit maupun industri, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala. Tujuan utama dari pemeriksaan kesehatan berkala bagi penjamah makanan dalam konteks pengendalian risiko sanitasi pangan adalah:
Untuk memberikan sertifikasi kompetensi dalam bidang gizi klinis.
Untuk memastikan bahwa penjamah makanan memiliki kondisi fisik yang prima
Untuk mengidentifikasi penjamah makanan sebagai carrier (pembawa) penyakit menular
Untuk menilai tingkat kemampuan penjamah makanan dalam merespons situasi darurat
Untuk mendeteksi residu pestisida atau logam berat yang mungkin terkandung dalam tubuh penjamah.
Di sebuah perusahaan katering besar, ditemukan bahwa 20% staf penjamah makanan tidak mencuci tangan dengan benar setelah dari toilet. Meskipun perusahaan sudah memasang instruksi cuci tangan di wastafel, masalah ini masih terus terjadi. Apa dampak risiko sanitasi yang paling signifikan dari kelalaian higiene personal tersebut?
Peningkatan kegagalan sertifikasi mutu HACCP
Tingginya kontaminasi bakteri indikator fekal
Makanan menjadi tidak memenuhi standar organoleptik
Peningkatan kontaminasi silang (cross-contamination) dari penjamah
Meningkatnya risiko kerugian ekonomi akibat penarikan produk massal.
Seorang penjamah makanan di dapur katering diketahui mengalami gejala flu ringan, termasuk batuk dan pilek. Meskipun merasa tidak enak badan, ia tetap bekerja karena kekurangan staf. Saat menyiapkan salad, ia secara tidak sengaja bersin ke arah bahan makanan siap saji yang tidak tertutup. Jenis kontaminasi apa yang paling mungkin terjadi dalam kasus ini?
Kontaminasi Kimia
Kontaminasi Fisik
Kontaminasi Mikroba
Kontaminasi Jamur
Kontaminasi Benda Asing
Pencegahan merupakan kunci utama dalam menjaga kualitas sanitasi pangan dan melindungi kesehatan masyarakat. Manakah dari strategi mitigasi berikut yang secara langsung berfokus pada peningkatan kompetensi dan praktik aman bagi penjamah makanan?
Pemanfaatan Teknologi Digital untuk monitoring kualitas
Kolaborasi Lintas Sektor (pemerintah, swasta, akademisi)
Pelatihan rutin dan sertifikasi higiene bagi penjamah makanan
Peningkatan Fasilitas Sanitasi dan pengujian mikrobiologi berkala
Kampanye Edukasi Konsumen tentang praktik penyimpanan yang benar
Petugas Epidemiologi Lapangan di Puskesmas menerima laporan 30 kasus diare dan muntah dalam waktu 12 jam yang dialami warga setelah menghadiri pesta hajatan. Hasil wawancara menemukan bahwa semua kasus memiliki riwayat mengonsumsi makanan yang sama, yaitu gulai kambing. Gulai tersebut diketahui dimasak 6 jam sebelum acara dan dibiarkan di suhu ruang hingga disajikan
Berdasarkan kasus diatas, apa tindakan epidemiologi lanjutan yang paling tepat dan segera harus dilakukan oleh Sanitarian?
Menghubungi pengelola catering untuk memastikan sertifikat laik hygiene
Menghitung Incidence Rate (Angka Insidensi) dan membuat kurva epidemi.
Mengambil sampel sisa gulai kambing dan muntahan pasien untuk pemeriksaan laboratorium.
Segera melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) dengan wawancara seluruh tamu yang hadir.
Memberikan edukasi tentang pentingnya mencuci tangan sebelum makan kepada seluruh warga desa.
Sistem manajemen keamanan pangan yang berfokus pada pencegahan bahaya dengan mengidentifikasi titik-titik kritis dalam proses, daripada hanya mengandalkan deteksi setelah kontaminasi terjadi, dikenal sebagai?
Total Quality Management (TQM)
Good Manufacturing Practices (GMP)
Standard Operating Procedures (SOP)
International Organization for Standardization (ISO)
Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP)
Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) merupakan sistem manajemen keamanan pangan yang berfokus pada pencegahan proaktif. Salah satu prinsip intinya adalah memastikan semua bahaya terkendali pada titik-titik krusial. Elemen sentral dari sistem HACCP yang secara langsung menentukan lokasi dan prosedur untuk mencegah bahaya adalah:
Critical Control Points (CCP)
Good Manufacturing Practices (GMP)
Standard Operating Procedures (SOP)
Food Safety Management System (FSMS)
Tim Konsultan Keamanan Pangan sedang merancang alur proses HACCP di sebuah pabrik es krim rasa cokelat. Tahapan proses meliputi: Pencampuran Bahan Baku, Pemanasan (Pasteurisasi) hingga 85oC selama 15 detik, Pendinginan Cepat, Pembekuan, Pengemasan Penyimpanan Dingin. Proses pasteurisasi bertujuan membunuh bakteri patogen seperti Salmonella dan Listeria yang mungkin ada dalam bahan baku susu.
Berdasarkan alur proses tersebut, tahapan manakah yang paling tepat ditetapkan sebagai Critical Control Point (CCP) untuk mengendalikan bahaya biologis (Salmonella dan Listeria)?
Pencampuran Bahan Baku
Pemanasan (Pasteurisasi) hingga 85oC
Pendinginan Cepat
Pembekuan
Pengemasan
Proses pencucian alat makan merupakan hal penting yang menentukan kualitas alat makan. Proses pencucian yaitu dengan cara membilas alat makan dengan alir mengalir. Proses ini dilakukan pada tahap keempat.
Tahap apa yang dimaksud?
Scrapping
Sanitizing
Flushing
Washing
Rinsing
Anda adalah seorang manajer sanitasi yang bertugas menerapkan sistem Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) di sebuah pabrik roti. Sebelum memulai proses identifikasi bahaya, terdapat beberapa langkah persiapan dasar yang harus diselesaikan untuk membangun fondasi sistem. Manakah dari langkah-langkah berikut yang merupakan langkah persiapan awal yang wajib dilakukan sebelum tim Anda dapat melakukan Analisis Bahaya (Hazard Analysis)?
Melakukan audit internal dan eksternal untuk menilai keefektifan sistem
Menetapkan Batas Kritis (Critical Limit) dan menentukan Prosedur Monitoring.
Mengembangkan Tindakan Koreksi dan menetapkan Prosedur Rekaman/Pencatatan
Menentukan potensi bahaya (Biologis, Kimia, Fisik) dan menilai tingkat keparahannya
Membentuk Tim HACCP dan membuat Deskripsi Produk, Diagram Alir Proses, serta Verifikasi di tempat
Seorang sanitarian melakukan pemeriksaan salmonella pada sampel makanan. Pada tahap identifikasi, media yang digunakan adalah triple sugar iron agar (TSIA). Hasil yang diperoleh pada tahap identifikasi menggunakan media tersebut adalah terdapat noda hitam pada media.
Bagaimana interpretasi hasil pemeriksaan tersebut?
Negatif bakteri salmonella
Positif bakteri salmonella
Jumlah salmonella 1/25gr
Jumlah salmonella 1/gram
Jumlah salmonella 1/100 ml
Seorang laki-laki (28 thn) menderita sakit perut dengan gejala diare warna putih keruh dan muntah-muntah kagang-kadang dehidrasi. Infeksi terjadi beberapa jam sampai 5 hari. Penularan melalui makanan, air minum yang terkontaminasi muntah penderita. Jenis bakteri penyebab penyakit tersebut yang terdapat dalam makanan atau air minum adalah ?
Kholera
Thypus
Disentri
Hepatitis A
Poliomelitis
Seorang sanitarian di wilayah kerjanya menemukan seorang anak yang mengalami diare disertai mual dan muntah. Hasil investigasi menunjukkan bahwa anak tersebut setelah satu atau dua jam telah mengkonsumsi makanan yang tidak higienis sehingga anak tersebut mengalami penyakit bawaan makanan (Foodborne Diseases). Apakah istilah yang lebih tepat untuk menggambarkan gejala-gejala penyakit pada kasus tersebut?
Foodborne Infectius
Foodborne Intoxication
Foodborne Illness
Food Poisoning
Food Alergic
Dilakukan pemeriksaan bahan tambahan pangan pada tahu yang dijajakan oleh pedagang kaki lima (PKL). Pemeriksaan sampel yang dilakukan menggunakan KMnO4. Pada saat pemeriksaan, warna pink pada sampel berubah menjadi bening Bahan tambahan apakah yang terdapat pada tahu tersebut?
Pink Rose
Boraks
Formalin
Sianida
Rodhamin B
Konsumen perlu melakukan penilaian mutu jual jenis makanan atau minuman. Untuk itu perlu dilakukan analisis terhadap makanan/minuman tersebut agar dapat ditentukan masa simpannya. Ada analisis atau pendekatan yang dapat dilakukan oleh konsumen tsb. Analisis apakah yang dapat dilakukan dalam pemeriksaan tersebut ?
Analisis Kimia
Analisis Mikrobiologis
Analisis Fisik
Analisis Mekanik
Analisis Organoleptik
Masyarakat di desa X yang berada di kaki sebuah pegunungan, sebagian
masyarakatnya sangat menyukai ikan asin sebagai lauknya. Tanpa mereka sadari ikan
asin tersebut sering ditambah produsen bahan pengawet supaya lebih tahan lama.
Bagaimana tanda-tanda fisik yang harus diketahui masyarakat tersebut bahwa ikan
tersebut mengandung zat pengawet ?
Dicicipi
Berwarna putih bersih
Jika dibiarkan lalat datang
Jika dibiarkan lalat tidak Hinggap
Dicium
Dalam proses pengolahan makanan pengubahan bentuk dari bahan mentah menjadi
makanan yang siap santap, keamanannya sangat tergantung dari Penjamah makanan
mulai dari persiapan, mengolah, menyimpan, mengangkut maupun dalam penyajian
makanan.
Syarat-syarat penjamah makanan adalah :
Meja peracikan bersih dan permukaannya kuat/tahan goresan irisan
Tungku dilengkapi dengan alat penangkap asap
Menjaga kebersihan tangan, rambut, kuku dan pakaian
Lantai, dinding dan ruangan bersih dan terpelihara
Peralatan yang sudah retak, gompel atau pecah
Persyaratan kesehatan gudang harus memperhatikan . tempat penyimpanan bahan
makanan agar bahan makanan tersebut tidak cepat rusak. Salah satunya karena faktor
kelembaban yang disebabkan oleh jarak antara bahan makanan dengan lantai, dinding
dan langit-langit pada rak penyimpanan bahan makanan.
Berapakah persyaratan jarak rak tempat penyimpanan bahan makanan dengan lantai
dan dinding?
Lantai 15 cm dan dinding 5 cm
Lantai 5 cm dan dinding 15 cm
Lantai 10 cm dan dinding 10 cm
Lantai 10 cm dan dinding 5 cm
Lantai 20 cm dan dinding 5 cm
Sari buah dapat menghasilkan rasa dan bau alkohol; ketela pohon dan ketan akan
menghasilkan bau alcohol dan asam (tape); susu akan menghasilkan bau dan rasa
Apakah proses yang terjadi pada bahan tersebut?
Sterilisasi
Pasteurisasi
Fermentasi
Reboisasi
Fiksasi
Bakteri EPEC, bakteri ETEC, bakteri EIEC, bakteri EHEC merupakan bakteri dari famili
Escherichia coli. Bakteri EHEC memiliki reservoir / sumber terutama ternak sapi, bakteri
EPEC dan bakteri ETEC reservoirnya yaitu manusia.
Yang manakah Reservoir utama dari bakteri EIEC?
Unggas
Air
Sapi
Tanah
Manusia
Seorang sanitarian melakukan pengambilan sampel usap alat makan pada salah satu
Tempat Pengolahan Makanan. Alat makan yang pertama yang akan dilakukan usap alat
adalah gelas
Bagaimanakah cara pengambilan sampel usap alat makan pada peralatan makan
tersebut ?
Melakukan usap pada permukaan gelas bagian luar
Melakukan usap pada permukaan gelas bagian dalam dan luar
Melakukan usap pada usap semua bagian dalam gelas
Melakukan usap pada usap semua bagian dalam dan luar gelas
Melakukan usap pada permukaan gelas bagian dalam
Ketika melakukan inspeksi sanitasi di kantin sekolah dasar, seorang sanitarian
menemukan banyak makanan jajanan dan minuman seperti es yang menggunakan
pewarna yang sangat berlebihan.
Apa ciri khas zat pewarna yang dilarang pemerintah jika dilihat secara fisik ?
Berwarna mencolok
Berwarna putih netral
Berwarna coklat
Berwarna hitam
Berwarna ungu
Sebuah perusahaan minuman menambahkan bahan tambahan makanan yang bertujuan
meningkatkan aroma untuk produknya dengan tetap mempertimbangkan aspek
kesehatan.
Apakah nama bahan tambahan makanan tersebut?
Etil-butirat
Kalium glukonat
Kalsium aluminium silikat
Anato
Kapsaisin
Sanitarian puskesmas memberikan penyuluhan kepada petani sayuran di suatu desa.
Materi yang disampaikan adalah tentang kerusakan yang terjadi pada sayuran akibat
proses pembusukan yang disebabkan oleh reaksi-reaksi metabolisme secara alamiah.
Apakah jenis kerusakan yang terjadi seperti pada pernyatan tersebut?
Radioaktif
Mekanis
Biologis
Kimia
Fisiologis
Pelancong dari negara tetangga mengalami diare dan muntah-muntah setelah mengkonsumsi makanan yang dibeli di daerah wisata yang baru dikunjungi. Setelah dilakukan investigasi diduga makanan tersebut mengandung E.Coli jenis Entero Toxic Genic (ETEC). Apakah jenis kesakitan yang dimaksud?
Food infection
Food intoxication
Food contamination
Food parasitic infection
Food borne virus infection
Sumber kontaminasi makanan dapat berasal dari daging, sea food, kulit telor, binatang piaraan, tanah, makanan hewan dan tubuh manusia. Bakteri yang sering ditemukan pada makanan adalah clostridium botulinum dan clostridium perfringens.
Dimanakah bakteri tersebut ditemukan?
Binatang piaraan
Makanan hewan
Kulit telor
Tanah
Daging
Banyak masyarakat yang tidak tahu tentang bahaya jamur yang ada pada bahan makanan. Bahan makanan yang ditumbuhi jamur dapat menyebabkan keracunan, dan beberapa jenis jamur bisa menghasilkan toksin misalnya aflatoksin
Manakah yang menghasilkan toksin seperti contoh diatas?
Rhizophus oligosporus
Aspergillus flavus
Monilia sitophila
Trichoderma
Mucor
Proses pengolahan makanan dapat membunuh mikroorganisme pada bahan pangan atau hanya memperlambat pertumbuhan, tetapi proses ini juga mampu menambah keragaman mikroorganisme yang ada sehingga makanan menjadi rusak atau busuk.
Apakah penyebab dari rusaknya/ busuknya makanan tersebut?
Pengolahan yang tidak hygiene atau adanya penambahan bahan pangan yang terkontaminasi.
Pengolahan melalui pasteurisasi dengan panas bahan pangan yang diawetkan dengan menggunakan garam
Pengolahan yang terlalu lama dengan sistem pemanasan yang terlalu tinggi
Bahan makanan yang terlalu disimpan dalam frizer
Bahan pangan yang diberi kadar gula tinggi
Seperti diketahui bahwa pembusukan makanan terjadi karena proses penyimpanan yang tidak sesuai dengan persyaratan. Menurut Supardi dan Sukamto (1999:58) beberapa mikroorganisme yang umumnya berhubungan dengan pembusukan adalah bahan pangan produk susu.
Mikroorganisme apakah yang terdapat pada produk makanan tersebut?
Streptococcus, lactobacillus, mycobacterium
Achromobacter, pseudomonas, plavobacterium
Micrococcus, debaryomiceus, penicillium
Pseudomonas, chladosporium, salmonella
Vibrio parahaemolyticus, proteus sp
. Dalam melaksanakan pengawasan keamanan makanan pada warung makan atau rumah makan, kegiatan yang dilakukan seperti pemeriksaan sanitasi dan pengambilan sampel makanan, sampel usap alat, sampel usap dubur. Parameter Bakteriologis yang diperiksa berupa sampel usap alat makan untuk mengetahui kualitas proses pencucian dan penyimpanan alat makan
Apakah parameter yang dimaksud pada kegiatan diatas ?
Most Probable Number Coliform (MPN Coliform)
Total plate count (TPC)
Vibrio cholera
Salmonella
Coli tinja
Seorang warga Desa melaksanakan acara syukuran atas kelahiran anaknya yang kedua. Para undangan dipersilakan mencicipi hidangan pukul 13.00. Tiba-tiba pukul 13.30, lima orang undangan mengalami muntah-muntah dan pusing yang sangat hebat.
Apakah penyebab keracunan dari kasus di atas ?
Kimia
Fisik
Biologi
Mekanik
Mikrobiologis
