Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kimia Farmasi I

Total questions: 40

Worksheet time: 57mins

Name
Class
Date
1.
Name
4 lines
2.
NIM
4 lines
3.
Asetaminofen merupakan analgetika non narkotika turunan dari....
a)
aniline dan p-aminofenol
b)
5-pirazolon
c)
asam salisilat
d)
N-arilantranilat
4.
Senyawa yang dapat menekan sistem saraf pusat secara selektif dan digunakan untuk mengatasi nyeri hebat disebut ....
a)
analgetika-antipiretika
b)
analgetika narkotika
c)
analgetika non narkotika
d)
antiradang
5.
Modifikasi terhadap analgetika narkotika turunan morfin yang dapat menurunkan aktivitas analgesik adalah ....
a)
metilasi gugus fenolik OH
b)
hidrogenasi ikatan rangkap pada C7-C8
c)
penutupan gugus alkohol
d)
Pengubahan konfigurasi hidroksil pada C6
6.
Modifikasi terhadap analgetika narkotika turunan morfin yang dapat meningkatkan aktivitas analgesik adalah
a)
pemecahan jembatan eter antara C4 dan C5
b)
substansi pada cincin aromatik
c)
penggantian gugus hidroksil alcohol dengan halogen atau hidrogen
d)
pembukaan cincin piperidin
7.
Berikut ini adalah bagian dari struktur kimia turunan morfin yang penting bagi efek analgesik ....
a)
cincin B
b)
cincin B dan C
c)
cincin B,C dan D
d)
cincin E
8.
Senyawa-senyawa morphinan yang dihasilkan dari penghilangan cincin D kecuali ....
a)
4-phenylpiperidin
b)
N-metilmorphinan
c)
Levopropanol
d)
Levallorphan
9.
Modifikasi pada analgetika non narkotika turunan asam salisilat yang dapat meningkatkan aktivitas analgesik, kecuali ....
a)
substitusi pada gugus hidroksil
b)
modifikasi pada gugus karboksil dan hidroksil
c)
memasukkan gugus hidroksi pada cincin aromatik
d)
esterifikasi gugus hidroksil
10.
Aspirin merupakan analgetika non narkotika turunan ....
a)
aniline dan p-aminofenol
b)
5-pirazolon
c)
asam salisilat
d)
N-arilantranilat
11.
Gambar berikut ini merupakan struktur morfin, bagian E disebut
a)
Gugus N tersier
b)
Gugus fenol
c)
Jembatan Eter
d)
Gugus hiddroksi alkohol
12.
Gambar berikut ini merupakan struktur morfin, bagian A disebut
a)
Cincin piperidin
b)
fenol
c)
hikdroksi alkohol
d)
N tersier
13.
Gambar berikut ini merupakan struktur morfin, bagian B disebut
a)
Atom C yang tidak mengikat atom H
b)
Alisiklik tidak jenuh
c)
Jembatan Eter
d)
Gugus N tersier
14.
Gambar berikut ini merupakan struktur morfin, bagian F disebut
a)
Gugus Fenol
b)
Gugus Hidroksi alkohol
c)
Gugus N tersier
d)
CIncin piperidin
15.
Antibiotik yang menghambat sintesis protein dengan cara berikatan pada subunit ribosom 50S adalah ....
a)
Amoksisilin
b)
Tetrasiklin
c)
Kloramfenikol
d)
Gentamisin
e)
Siprofloksasin
16.
Golongan antibiotik yang bekerja dengan menghambat sintesis asam nukleat (DNA) adalah ....
a)
Aminoglikosida
b)
Sulfonamida
c)
Kuinolon
d)
Makrolida
e)
Penisilin
17.
Antibiotik beta-laktam, seperti penisilin dan sefalosporin, bekerja dengan mekanisme menghambat
a)
Sintesis protein
b)
Sintesis asam nukleat
c)
Sintesis dinding sel
d)
Fungsi membran sel
e)
Metabolisme sel
18.
Pada kasus keracunan darah (sepsis) yang disebabkan oleh bakteri Gram-negatif, digunakan antibiotik yang bekerja dengan cara merusak integritas membran sitoplasma, menyebabkan isi sel bakteri bocor dan akhirnya sel mati. Antibiotik yang memiliki mekanisme kerja demikian adalah ....
a)
Sefalosporin
b)
Vankomisin
c)
Sulfonamida
d)
Linezolid
e)
Daptomisin
19.
Terapi kombinasi kotrimoksazol merupakan gabungan dari dua antibiotik, yaitu sulfametoksazol dan trimetoprim. Kombinasi ini sangat sinergis karena kedua obat tersebut bekerja pada tahap yang berurutan dalam proses yang sama, yaitu ....
a)
Sintesis dinding sel
b)
Sintesis protein
c)
Sintesis membran sel
d)
Sintesis asam folat
e)
Sintesis DNA
20.
Zat yang menjadi dasar modifikasi untuk menghasilkan berbagai turunan sefalosporin yang digunakan dalam terapi hingga saat ini adalah...
a)
Sefalexin
b)
Sefalosporin C
c)
Sefuroksim
d)
Sefaklor
e)
Sefalotin
21.
Berdasarkan pengelompokan klinis awal, salah satu contoh sefalosporin yang diberikan secara oral adalah...
a)
Sefamandol
b)
Sefuroksim
c)
Sefaklor
d)
Sefoksitin
e)
Sefazedon
22.
Ciri utama dari Sefalosporin Generasi I adalah...
a)
Memiliki aktivitas tinggi terhadap bakteri gram negatif.
b)
Memiliki aktivitas tinggi terhadap bakteri gram positif dan rendah terhadap gram negatif.
c)
Stabil terhadap semua jenis β-laktamase.
d)
Hanya dapat diberikan melalui jalur oral.
e)
Termasuk golongan yang tidak stabil secara metabolis.
23.
Perhatikan Struktur obat berikut ini, Struktur obat tersebut merupakan struktur umum dari
a)
Sefalosporin
b)
Penisilin
c)
Eritromisin
d)
Kloramfenikol
e)
kuinolon
24.
Sefalosporin Generasi II ini lebih aktif terhadap bakteri gram negatif dan tidak terlalu aktif terhadap bakteri gram positif, daftar obat berikut ini yang mana yang termasuk sefalosporin generasi II
a)
Cheparin
b)
Chefalexin
c)
Cefadroxil
d)
Cefoxitin
e)
Cefazolin
25.
Berdasarkan hubungan struktur-aktivitas, modifikasi rantai samping pada posisi C7 dari inti sefalosporin terutama bertujuan untuk...
a)
Meningkatkan stabilitas asam
b)
Mengubah spektrum aktivitas antibakteri
c)
Memperbaiki sifat kelarutan
d)
Meningkatkan waktu paruh dalam tubuh
e)
Mengurangi efek samping
26.
Strategi modifikasi struktur untuk meningkatkan ketahanan sefalosporin terhadap enzim β-laktamase adalah dengan...
a)
Menambahkan gugus pendorong elektron pada posisi C3
b)
Mengganti atom S pada cincin dihidrotiazin dengan atom O
c)
Mensubstitusi gugus metoksi pada posisi C7
d)
Memodifikasi gugus karboksilat pada posisi C4
e)
Menambahkan rantai samping aromatik pada posisi C2
27.
Turunan sefalosporin yang memiliki spektrum antibakteri lebih luas dan dihasilkan dari pergantian isosterik atom S dengan atom O pada cincin intinya disebut...
a)
Sefamisin
b)
Sefem
c)
Karbapenem
d)
Oksasefam atau oksasefem
e)
Monobaktam
28.
Antibiotika turunan apa yang merupakan turunan oktahidronaftasen yang terbentuk oleh gabungan 4 buah cincin, serta memiliki 5 atau 6 pusat atom C asimetrik seperti pada gambar?
a)
Sefalosporin
b)
Tetrasiklin
c)
Aminoglikosida
d)
Makrolida
e)
Penicilin
29.
Struktur dasar yang menjadi ciri khas dari antibiotik makrolida adalah...
a)
Cincin beta-laktam
b)
Cincin lakton beranggota 14 atau 15
c)
Cincin tetrasiklin
d)
Rantai samping aminoglikosida
e)
Struktur kuinolon karboksilat
30.
Modifikasi struktur eritromisin dengan melakukan metilasi pada gugus hidroksil di posisi C-6 menghasilkan turunan makrolida yang lebih stabil dalam suasana asam, yaitu...
a)
Eritromisin Estolat
b)
Azitromisin
c)
Klaritromisin
d)
Roxitromisin
e)
Telitromisin
31.
Gugus fungsional pada struktur makrolida yang berperan penting untuk afinitas mengikat ribosom dan penetrasi ke dalam sel bakteri adalah...
a)
Cincin lakton saja
b)
Rantai samping asam alifatik
c)
Gugus keton pada C-9
d)
Gugus hidroksil pada C-12
e)
Gugus gula (desosamin dan kladinos)
32.
Kelemahan utama eritromisin sebagai antibiotik makrolida alami adalah...
a)
Ketidakstabilan dalam suasana asam lambung
b)
Toksisitas yang sangat tinggi pada ginjal
c)
Spektrum aktivitas yang sangat sempit
d)
Tidak dapat diserap melalui saluran cerna
e)
Hanya efektif terhadap bakteri Gram-positif
33.
Struktur kimia dasar yang menjadi ciri khas antibiotik aminoglikosida adalah...
a)
Cincin lakton makrolida beranggota 14
b)
Cincin beta-laktam
c)
Inti kuinolon dengan gugus karboksilat
d)
Satu atau lebih gula amino yang terhubung ke cincin aminosiklisitol
e)
Struktur steroid dengan rantai samping kompleks
34.
Aminoglikosida pertama yang berhasil diisolasi dan menjadi pionir golongan ini adalah...
a)
Gentamisin
b)
Neomisin
c)
Tobramisin
d)
Streptomisin
e)
Amikasin
35.
Berdasarkan hubungan struktur-aktivitas, modifikasi dengan melakukan sustitusi metil pada posisi C6' dari gula amino bertujuan untuk...
a)
Meningkatkan aktivitas terhadap bakteri gram positif
b)
Meningkatkan resistensi terhadap enzim inaktifasi bakteri
c)
Memperpanjang waktu paruh dalam tubuh
d)
Mengurangi toksisitas pada ginjal
e)
Meningkatkan stabilitas dalam suasana asam lambung
36.
Strategi modifikasi struktur untuk menghasilkan senyawa yang tahan terhadap enzim asetilase bakteri adalah dengan...
a)
Menambahkan gugus metoksi pada cincin lakton
b)
Melakukan asetilasi pada posisi C1 cincin aminosiklisitol
c)
Menghilangkan atom O dari gugus 5-OH
d)
Mengganti gula amino dengan gugus aromatik
e)
Menambahkan rantai samping ester
37.
Berdasarkan spektrum aktivitasnya, aminoglikosida umumnya lebih aktif dalam melawan...
a)
Bakteri gram positif
b)
Bakteri gram negatif
c)
Virus
d)
Jamur
e)
Parasit
38.
Modifikasi pada analgetika non narkotika turunan asam salisilat yang dapat meningkatkan aktivitas analgesik, kecuali ....
a)
Substitusi pada gugus hidroksil fenolik
b)
Modifikasi pada gugus karboksil dan hidroksil secara bersamaan
c)
Memasukkan gugus hidroksi tambahan pada cincin aromatik
d)
Esterifikasi gugus hidroksil fenolik
e)
Pembentukan garam pada gugus karboksil
39.
Modifikasi berikut ini dapat memperpanjang masa kerja obat turunan asam salisilat, yaitu ....
a)
Adanya gugus aril pada posisi 5
b)
Pemasukan gugus metil pada posisi 3
c)
Adanya gugus amino pada posisi 4
d)
Adanya gugus difluorofenil pada posisi meta dari gugus karboksilat
e)
Adanya gugus para-klorobenzoil pada posisi 5
40.
Aspirin merupakan analgetika non narkotika turunan ....
a)
Anilin dan p-aminofenol
b)
5-pirazolon
c)
Asam salisilat
d)
N-arilantranilat
e)
Arylalkanoat