Worksheetsinfeksi tropis
Total questions: 48
Worksheet time: 24mins
An.R, 10 tahun, dilarikan ke IGD karena demam tinggi sejak 3 hari SMRS. Gusi pasien sering berdarah saat menggosok gigi & saat ini timbul bercak merah pada lengan tangan. Pada PF, kesadaran CM, TD 100/60 mmHg, HR 101x/menit, suhu 38.5 C, petekie (+). Pemeriksaan laboratorium menunjukkan hasil Hb 10 gr/dL, hematokrit 45%, WBC 3.700, dan trombosit 85.000. apa diagnosis pasien?
Dengue fever
DHF grade I
DHF grade II
DHF grade III
DHF grade IV
Seorang laki-laki usia 24 tahun datang ke dokter dengan keluhan demam sejak 4 hari yang lalu. Keluhan disertai mual, muntah, nyeri sendi dan otot. PF pasien kesadaran baik, nadi 98 x/menit, napas 14 x/menit, suhu 38,9 C. Rumple leed (+). Pemeriksaan lab Hb 12.6, leukosit 3.000, trombosit 65.000. Apa pemeriksaan penunjang yang tepat?
A. Hapusan darah tepi
B. Swab tenggorok
C. IgG IgM anti dengue
D. Widal
E. NS1
Seorang anak perempuan usia 8 tahun datang diantar ibunya ke dokter karena demam sudah sejak 4 hari lalu. Demam tinggi terus menerus hanya turun setelah diberikan obat penurun panas. Keluhan disertai dengan nyeri sendi dan timbul bintik-bitnik kemerahan pada kedua lengan pasien. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/60mmHg, HR 135x/menit, RR 24x/menit, T 38 C, akral teraba dingin, nadi teraba lemah. Tatalaksana yang tepat untuk diberikan pada pasien adalah?
a. Infus RL 30 cc/kgbb dalam 20 menit
b. Infus RL 20 cc/kgbb dalam 60 menit
c. Infus RL 30 cc /kgbb dalam 1 jam
d. Infus RL 20 cc/kgbb dalam 50 meni
e. Infus RL 7cc/kgbb/jam
Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun datang diantar ibunya dengan keluhan demam sejak 5 hari yang lalu, demam tinggi terus menerus, pada pemeriksaan fisik didapatkan TD: 100/60 mmHg, Nadi: 80x/menit, RR: 20 x/menit, Suhu: 38,5°C. Didapatkan hasil uji tourniquet (+), stomatitis, riwayat epistaksis (+) kemarin, dan riwayat BAB berwarna hitam seperti kopi (+) sejak kemarin. Pemeriksaan penunjang apakah yang sebaiknya dokter lakukan?
a. NS-1
b. Hapusan darah tebal dan tipis
c. Widal
IgG dan IgM anti-dengue
e. ASTO
Seorang anak perempuan usia 11 tahun, datang dibawa keluarganya ke IGD dengan keluhan lemas yang memberat sejak 3 jam yang lalu. Sebelumnya, pasien mengalami demam sejak 5 hari yang lalu. Pada pemeriksaan, didapatkan TD 100/50 mmHg, HR 120x/menit cepat dan lemah, RR 25x/menit, Suhu 38C, akral dingin, rumple leed (+). Pada pemeriksaan penunjang ditemukan Hb 12 g/dL, Ht 50%, trombosit 66.000 sel/mm3, IgM anti dengue (+). Berikut merupakan tanda yang dapat menjadi warning sign pada penyakit ini, kecuali..
Hepatomegali
Demam turun namun keadaan anak memburuk
Oliguria
Muntah persisten
Penurunan hematokrit
Seorang laki laki berusia 28 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan demam tinggi sejak 3 hari yang lalu. Sudah minum penurun panas tetapi masih demam. Makan dan minum mau. Pada pemeriksaan fisik dijumpai TD 120/80, HR 80, RR 20, T 39. Pemeriksaan serologi hb 11, hct 35, trombosit 140.000, leukosit 5000. Tatalaksana yang tepat pada pasien ini adalah?
Rajal, obat simptomatik, cek lab ulang tiap 24 jam
Rajal, obat simptomatik, cek lab ulang tiap 12 jam
Ranap, resusitasi cairan 3cc/kg/jam
Ranap, resusitasi cairan 5cc/kg/jam
Ranap, resusitasi cairan 7cc/kg/jam
Seorang laki laki berusia 12 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan lemas, makan minum berkurang. Pasien demam sejak 3 hari yang lalu. Tadi pagi saat sikat gigi pasien mengeluhkan gigi berdarah. Pada pemeriksaan fisik dijumpai TD 120/80, HR 80, RR 20, T 39. Pemeriksaan awal yang tepat untuk menentukan tatalaksana pasien ini adalah?
Widal
NS 1
IgM dengue
darah rutin
IgG dengeu
Seorang anak 18 bulan dibawa ke IGD oleh orang tuanya dengan keluhan demam tinggi sejak 3 hari yg lalu. Keluhan disertai diare cair dengan ampas tanpa lendir darah 1-2x/hari dan muncul bintik kemerahan sejak kemarin. Pada pemeriksaan didapatkan compos mentis, HR 113 x/menit, RR 46 x/menit, suhu 40°C. Pada pemeriksaan lab ditemukan trombositopeni (95.000) dan hemokonsentrasi (HCT meningkat 25%). Apakah diagnosis yang tepat pada pasien?
Diare dengan dehidrasi ringan sedang
Campak
DHF derajat I
DHF derajat II
DHF derajat III
Seorang laki-laki usia 20 tahun datang ke praktek dokter dengan keluhan demam mendadak sejak 2 hari SMRS. Demam disertai bercak kemerahan pada kedua lengan atas juga terdapat nyeri kepala, nyeri otot, nyeri sendi. Pemeriksaan fisik didapatkan RR 20 x/menit, N 88 x/menit, TD 120/70 mmHg, suhu 38,80C. Apakah saran pemeriksaan penunjang selanjutnya yang tepat dilakukan?
Darah rutin dan IgG anti dengue
Darah rutin dan IgM anti Dengue
darah rutin dan NS1
darah rutin dan IgM anti salmonella
darah rutin dan IgM-IgG anti dengue
Seorang pria usia 45 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan demam sejak 4 hari 00 yang lalu. Demam dirasa naik turun. Pasien juga mengeluhkan sering menggigil dan & ~ 6 & M = & berkeringat. Pasien mengaku telah bepergian ke NTT 2 minggu yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran CM, TD 110/70 mmHg, nadi 85 x/menit, suhu 38.5 C, RR 20 x/menit. Pada pemeriksaan apusan darah tipis didapatkan hasil sebagai berikut:-- Apakah penyebab kasus tersebut?
Plasmodium malariae
Plasmodium falciparum
Plasmodium vivax
Plasmodium ovale
Plasmodium knowlesi
Seorang Wanita berusia 27 tahun datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan perjalanan dinas ke Papua. Pasien diketahui akan berangkat 2 minggu lagi dan akan bertugas selama 2 bulan. Pasien saat ini sedang hamil trimester kedua. Pasien khawatir karena daerah tersebut merupakan daerah endemis malaria. Profilaksis yang tepat diberikan pada pasien adalah?
Atoquine/proguanil 1 tablet/hari dimininum 2 hari sebelum berangkat sampai 1 minggu setelah keluar
Mefloquine 250 mg tiap minggu, diminum 2 minggu sebelum berangkat sampai 4 minggu setelah keluar
Doksisiklin 100 mg/hari, diminum 2 hari sebelum berangkat sampai 4 minggu setelah keluar
Kina 10 mg/kgBB diminum setiap hari saat tiba hingga 4 minggu setelah kembali
Piperakuin 4 mg, 1 minggu sebelum berangkat sampai 2 minggu setelah kembali
Seorang pria usia 53 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan demam tinggi sejak 7 hari SMRS. Demam muncul setiap 2 hari disertai dengan menggigil. Keluhan juga disertai nyeri kepala, nyeri otot dan sendi, dan badan lemas. Pasien baru saja pulang dari dinas di Nabire. Pemeriksaan tanda vital didapatkan RR 20 x/menit, N 100 x/menit, TD 120/80 mmHg,suhu 39,5 C. Pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva pucat (+/+), hepar dan lien tidak teraba. Pemeriksaan apusan darah tepi didapatkan schuffner dot. Apakah tatalaksana yang tepat pada pasien tersebut?
DHP 3hari + primakuin 1 hari
DHP 3hari + primakuin 14 hari
DHP 3hari
Pil kina + klindamisin
Doksisiklin
Seorang pria usia 47 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan penurunan kesadaran. Pasien sebelumnya mengalami demam tinggi disertai menggigil sejak 5 hari SMRS. Keluhan juga disertai nyeri kepala, nyeri otot dan sendi, badan lemas, dan badan tampak kuning. Pasien baru saja pulang dari dinas di Jayapura. Pemeriksaan fisik didapatkan GCS E3M6V4, KU lemas, RR 24 x/menit, N 100 x/menit, TD 90/60 mmHg, suhu 39,2 C. Pemeriksaan apusan darah tepi didapatkan parasit berbentuk bulan sabit. Apakah tatalaksana yang tepat pada pasien tersebut?
ACT 3 hari + primakuin 14 hari PO
Kina + primakuin 7 hari PO
ACT 3 hari + primakuin dosis tunggal PO
Artemeter injeksi IM
Artemeter injeksi IV
Seorang Wanita usia 29 tahun datang ke IGD RS karena keluhan demam sejak 7 hari SMRS. Pasien juga mengeluhkan rasa nyeri di seluruh otot dan sendi terutama pada betis. Pasien sehari-hari bekerja di sawah tanpa menggunakan alas kaki. Pemeriksaan tanda vital didapatkan RR 20 x/menit, Nadi 95x/menit, TD 110/60 mmHg, suhu 39,5 C. Pemeriksaan fisik sklera ikterik (+/+), conjungtival suffusion (+/+), hepatomegali (+), nyeri tekan otot gastroknemius (+/+). Pemeriksaan laboratorium didapatkan serum kreatinin 2,4. Apakah diagnosis yang tepat pada pasien tesebut?
Hepatitis
Leptospirosis
Schistosomiasis
Amoebiasis
Weil’s disease
Seorang Wanita berusia 28 tahun G1P0A0 usia kehamilan 22 minggu datang ke RSUD dengan keluhan demam sejak 7 hari lalu. Keluhan disertai nyeri otot dan mual muntah. Pasien bekerja sebagai cleaning service di sebuah perusahaan. Pemeriksaan fisik TD 100/70 mmHg, HR 98 x/menit, RR 22 x/menit, suhu 38.7°C. Terdapat nyeri tekan pada musculus gastrocnemius kanan dan kiri. Pemeriksaan lab didapatkan leukositosis dengan peningkatan neutrofil. Apakah tatalaksana yang tepat untuk pasien saat ini?
Ampiciln 4x500 mg selama 7 hari
Doksisiklin 2x100 mg selama 7 hari
Penisilin G intravena 1.5 juta unit / 6 jam selama 7 hari
Metronidazol 3x500 mg selama 5 hari
Ciprofloxacin 2x500 mg selama 5 hari
Seorang perempuan 56 tahun datang ke IGD RS karena keluhan demam sejak 7 hari SMRS. Pasien juga mengeluhkan nyeri perut, mual, muntah, dan linu pada betis. Pasien merupakan seorang petani, jarang menggunakan alas kaki ketika di sawah. Pemeriksaan fisik didapatkan RR 18 x/menit, N 65 x/menit, TD 110/70 mmHg, suhu 38,50C, sklera ikterik (+/+), conjungtival suffusion (+/+), hepatomegali (+), nyeri tekan otot gastroknemius (+/+). Pemeriksaan laboratorium didapatkan kreatinin serum 3,1. Diantara manifestasi klinis diatas, tanda dan gejala apakah yang mengarahkan diagnosis pasien menjadi weil’s disease?
Nyeri tekan otot gastroknemius
Conjungtival suffusion
Sklera ikterik
. Nyeri perut
Demam
Tn. A, 27 tahun dilarikan ke IGD akibat tak sadarkan diri & mengalami kejang di rumah. Pasien mengalami demam, menggigil, berkeringat dingin sejak 1 minggu yang lalu. Pada PF pasien tampak letargis, TD 90/70 mmHg, nadi 105x/menit, suhu 39.5 C, RR 24x/menit. Pada PF neurologis kaku kuduk (-). Pada pemeriksaan mikroskopik ditemukan gametosit berbentuk pisang. Diagnosis pasien tersebut adalah..
Meningoensefalitis TB
Malaria tropikana
Malaria serebral
Toxoplasma encephalitis
Syok sepsis
Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan demam hilang timbul selama 1 minggu. Pasien mengatakan bahwa dirinya baru kembali bertugas dari daerah Kalimantan 1 bulan yang lalu. Ketika di Kalimantan, pasien sempat terjangkit malaria dan telah diobati. Pada pemeriksaan laboratorium ditemukan gametosit vivax (+). Apakah terapi diberikan untuk mengatasi penyakitnya secara tuntas?
Primakuin 14 hari dan Klorokuin 3 hari
Primakuin 1 hari dan ACT 3 hari
Primakuin 14 hari dan Amodiaquine 7 hari
Primakuin 1 hari dan Doksisiklin 5 hari
Primakuin 14 hari dan DHP 3 hari
Seorang laki laki berusia 32 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan demam sejak 2 minggu yang lalu. Demam dirasakan hilang timbul disertai dengan badan panas dingin dan menggigil. Keluhan muncul paska pasien kembali dari Maluku untuk mengunjungi saudara. Pemeriksaan fisik TD 110/60, HR 60, RR 20, T 38,0. Pada apusan darah tepi ditemukan Gambaran seperti bunga. Etiologi penyebab keluhan pasien di atas?
Wucheria brancoftti
Plasmodium vivax
Plasmodium falciparum
Plasmodium ovale
Plasmodium malariae
Seorang wanita berusia 40 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan pasca kejang 20 menit SMRS, sebelumnya pasien demam menggigil sejak 3 hari yang lalu. Pasien memiliki riwayat bepergian ke Papua 3 minggu lalu. Pada pemeriksaan didapatkan kesadaran somnolen, TD 100/70 mmHg, HR 98 x/menit, RR 20 x/menit, suhu, 40°C. Apakah pemeriksaan penunjang yang tepat dilakukan untuk menegakkan diagnosis atau mengetahui etiologi pada kasus tersebut?
Electroencephalography (EEG)
Pemeriksaan apusan darah tepi
CT-scan kepala dengan kontras
Pemeriksaan LCS
Pemeriksaan darah rutin
Seorang laki-laki usia 26 tahun datang ke IGD dibawa oleh kelurganya dengan penurunan kesadaran. Pasien dikeluhkan demam sejak seminggu yang lalu dengan periode tidak panas diantaranya. Keluhan disertai mual muntah, menggigil, dan berkeringat. Pasien baru pulang dari Papua. Pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran GCS E2M4V3, TD 100/80 mmHg, nadi 100 x/menit, suhu 39°C, RR 22 x/menit, konjungtiva anemis, sklera ikterik, hepar teraba 3 cm di bawah arcus costa. Pemeriksaan penunjang laboratorium didapatkan Hb 6 g/ dL, Leukosit 5600 /mm3, Trombosit 112.000/mm3, SGOT 102 U/L, SGPT 154 U/L, GDS 60 mg/dl. Pada pemeriksaan hapusan darah tepi ditemukan parasit berbentuk cresent dengan mauer dot (+). Terapi yang diberikan pada pasien adalah?
A. Artesunat IV 2,4 mg/kgBB/8 jam hari 1
B. Artemeter IV 3,2 mg/kgBB pada hari 1
C. Artemeter IM 1,6 mg/kgBB pada hari 1
D. Artesunat IV 2,4 mg/kgBB/24 jam hari 1
E. Artesunat IM 2,4 mg/kgBB/24 jam hari 1
Seorang laki laki berusia 40 tahun datang ke dengan keluhan demam sejak 1 minggu. Demam tinggi belum membaik dengan penurun demam. Demam disertai dengan nyeri sendi otot seluruh tubuh dan rasa mual. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/70, HR 82, RR 24 dan T 38,9, nyeri tekan otot gatroknemius +/+. Pemeriksaan gold standard untuk pasien di atas?
Tes widal
tes tubex
kultur darah
MAT (microscopic aglutination test)
NS1
Tn. A, usia 37 tahun datang dengan demam dan mata kuning sejak 1 minggu yang lalu. Pasien juga mengeluhkan adanya nyeri pada betis. Rumah pasien baru saja mengalami kebanjiran 1 minggu lalu. Pada PF, TD 120/80 mmHg, N:85x/menit, S: 38 C, RR:20x/menit, icterus (+), terdapat nyeri tekan m. gastrocnemius. Apakah terapi profilaksis yang dapat diberikan pada penyakit ini?
Amoksisilin 4x500 mg
Doksisiklin 2x100 mg
Doksisiklin 200 mg/minggu
Amoksisilin 1 gram/6 jam (IV)
Penicillin G 1,5 juta unit/6 jam (IV)
Seorang laki laki berusia 19 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan demam sejak 12 hari yang lalu. Awalnya demam meningkat pada malam hari tetapi sudah beberapa hari ini demam dirasakan terus menerus. Keluhan disertai dengan mual dan BAB cair. Pemeriksaan fisik TD 110/60, HR 60, RR 20, T 38,0, lidah kotor, nyeri tekan epigastrium. Sampel yang dapat diambil untuk pemeriksaan standar baku pasien di atas adalah?
Darah
Urin
Feses
Cairan lambung
Swab anal
Seorang laki-laki, berusia 30 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan nyeri betis pada betis. Pasien juga mengeluhkan demam tinggi sejak 2 hari yang lalu. Pasien memiliki riwayat berenang di danau dekat rumahnya. Pada pemeriksaan fisik TD 100/75 mmHg, HR 56 x/menit, RR 24 x/menit, suhu, 38.8°C, injeksi konjungtiva (+), ikterus (+), nyeri penekanan gastrocnemius. Apakah diagnosis yang sesuai pada pasien?
Hepatitis
Leptospirosis
Kolesistitis
Kolangitis
Weil’s disease
Seorang pria berusia 50 tahun datang dengan keluhan utama demam sejak 1 minggu SMRS. Keluhan ini disertai sakit kepala, mual dan muntah, kulit yang tampak kuning, serta nyeri otot, terutama di area betis. Pasien tinggal di daerah yang rawan banjir. Pada pemeriksaan fisik, ditemukan frekuensi napas 24 kali per menit, denyut nadi 110 kali per menit, tekanan darah 130/90 mmHg, suhu tubuh 38°C, sklera kuning (ikterik), konjungtiva kemerahan, dan nyeri tekan pada otot betis. Apakah antibiotik yang tepat untuk diberikan pada kasus ini?
A. Ceftriaxone 1 gram/24 jam IV selama 7 hari
B. Ciprofloxacin 2x500 mg PO selama 14 hari
C. Doksisiklin 2x100 mg PO selama 7 hari
D. Ampicilin 4x500 mg PO selama 7 hari
E. Amoxicilin 4x500 mg PO selama 7 hari
Seorang laki laki berusia 19 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan demam sejak 12 hari yang lalu. Awalnya demam meningkat pada malam hari tetapi sudah beberapa hari ini demam dirasakan terus menerus. Keluhan disertai dengan mual dan BAB cair. Pemeriksaan fisik TD 110/60, HR 60, RR 20, T 38,0, lidah kotor, nyeri tekan epigastrium. Sampel yang dapat diambil untuk pemeriksaan standar baku pasien di atas adalah?
Darah
Urin
Feses
Swab anal
Cairan lambung
Ny. R, 27 tahun, datang ke puskesmas dengan keluhan utama demam sejak 6 hari SMRS. Demam naik turun, terutama sore hingga malam hari. Pasien juga mengalami mual, namun tidak ada muntah. Pasien juga sulit BAB. Nafsu makan menurun. Pada PF TD 130/90 mmHg, HR 90x/menit, RR 24x/ menit, suhu 38.1 C, lidah berselaput putih, dan terdapat nyeri epigastrium. Pemeriksaan lab menunjukkan Hb 13.3 g/dL, leukosit 2.500, trombosit 190.000. Apakah diagnosis dan pemeriksaan baku emas yang tepat?
Malaria, pemeriksaan apusan darah tipis
Demam dengue, IgM anti-dengue
Tifoid, pemeriksaan TUBEX
Tifoid, pemeriksaan kultur darah di minggu 1
Tifoid, pemeriksaan kultur darah di minggu 3
Seorang perempuan berusia 23 tahun datang dengan keluhan demam 6 hari. Sifat demam naik turun sepanjang hari, terutama lebih tinggi pada malam hari. Tidak batuk pilek dan bab normal. Pada pemeriksaan fisik: suhu tubuh 40oC, tensi 120/80 mmHg, nadi 88 kali per menit. Lidah tampak putih, hepato splenomegali ringan. Dari hasil pemeriksaan didapatkan Widal S. Typhi 0 1/80 +, S. typhi H 1/640 +, Apakah tata laksana pilihan utama bagi kasus ini?
Kloramfenikol 4 x 500 mg/hari selama 10 hari
Kotrimoksazol 1 x 960 mg/hari selama 2 minggu
Siprofloksasin 2 x 500 mg/hari selama 1 minggu
Seftriakson 3 x 1 gram/hari selama 1 minggu
Amoksisilin 1 x 1 gram/hari selama 1 minggu
Seorang anak berusia 9 tahun dibawa ke IGD oleh ibunya dengan keluhan demam sejak 4 hari SMRS. Demam dikeluhkan naik saat malam hari dan turun saat pagi menjelang siang hari. Pasien juga mengalami kesulitan BAB sejak 3 hari yang lalu serta nyeri perut. Tubex test (+). Apakah terapi farmakologis utama yang tepat diberikan?
Kloramfenikol
prednisone
gentamisin
paracetamol
zinc
Seorang anak usia 14 tahun datang karena demam yang sudah 7 hari tidak membaik. Demam dirasakan tidak pernah turun dan selalu meningkat setiap harinya . Pasien juga merasa nafsu makan menurun , nyeri perut , mual dan muntah serta sembelit . Pada PF didapatkan TD 110/70, HR 85, RR 22, Suhu 38,8 celcius . Pemeriksaan penunjang Gold standard untuk pasien adalah…
widal test
kultur darah
tubex test
kultur feses
kultur urin
Seorang Perempuan berusia 40 tahun datang ke dengan keluhan borok di kepala yang tidak sembuh sembuh sejak 6 bulan yang lalu. Sudah berobat beberapa kali tetapi belum membaik. Pasien juga mengeluh berat badan semakin turun. Pasien bekerja sebagai pemandu karaoke. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 100/70, HR 82, RR 24 dan T 37,0, dermatitis seboroik. Pemeriksaan HIV reaktif. Dokter akan memberikan obat kepada pasien, salah satunya obat HIV yang memiliki efek samping ke ginjal. Obat tersebut adalah?
Efaviren
Zidovudine
Lamivudine
Tenofovir
Nevirapin
Seorang laki-laki berusia 28 tahun mengeluhkan rasa lemas & adanya penurunan berat badan sejak 1,5 bulan terakhir. Pasien mengaku terdapat demam sejak 1 bulan yang lalu, dengan keringat malam, dan juga batuk berdahak yang kadang disertai darah sejak 2 bulan terakhir. Pemeriksaan Fisik menunjukkan adanya oral thrush (+) dan ronki basah kasar di kedua paru. Pada pemeriksaan lab, Anti-HIV reaktif, CD4<100, TCM (+). Apakah diagnosis & derajat penyakit yang diderita pasien ini?
HIV stadium 1
HIV stadium 2
HIV stadium 3
HIV stadium 4
HIV stadium 5
Tn A, 27 tahun, datang dengan keluhan sering sariawan sejak 4 bulan lalu dan sulit sembuh. Pasien juga sering batuk pilek, terkadang terdapat demam, dan ada penurunan BB. PF: TD 110/75 mmHg, N: 80x/menit, RR: 17x/menit, S: 36.5 C. Pemeriksaan penunjang: CD 4 300. Terapi yang tepat adalah..
A. Lamivudin, tenofovir, zidovudin
B. Lamivudin, tenofovir, nevirapine
C. Zidovudin, efavirenz, nevirapine
D. Lamivudin, efavirenz, nevirapine
E. Tenofovir, efavirenz, nevirapine
Seorang laki-laki, 40 tahun, datang dibawa ke UGD karena penurunan kesadaran sejak 2 jam yang lalu. Pasien juga dikatakan sempat kejang sebanyak 1 kali di rumah yang berhenti dengan sendirinya. Sejak 2 bulan yang lalu, pasien sering terlihat lemas, dan mengalami penurunan berat badan yang tampak drastis. Pasien juga mengeluh menderita batuk berdahak sejak 2 bulan, terkadang disertai darah. Pasien juga mengalami demam yang tidak turun sejak 1 bulan yang lalu, disertai keringat pada malam hari. Pada PF, didapatkan kesadaran delirium, kaku kuduk (+), oral thrush (+), ronki basah kasar di kedua paru. Dilakukan pemeriksaan laboratorium, didapatkan Anti-HIV (+), CD4 <100, BTA (+). Diagnosis yang tepat adalah...
HIV stadium 1
HIV stadium 2
HIV stadium 3
HIV stadium 4
HIV stadium 5
Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke dokter dengan keluhan diare yang tak kunjung sembuh selama 1 bulan terakhir. Keluhan disertai dengan berat badan pasien yang turun dari 70 kg menjadi 60 kg dalam satu bulan. Selain itu pasien sering mengalami sariawan yang berulang. Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD: 120/80 mmHg, N: 96x/menit, S: 37,10C, RR: 20x/menit Dari pemeriksaan fisik didapatkan bercak putih di mukosa bucal dan lidah. Hasil pemeriksaan penunjang CD4 125 dan anti HIV reaktif. Tatalaksana yang tepat diberikan kepada pasien adalah?
Zidovudine, efavirenz, nevirapine
Lamivudin, efavirenz, nevirapine
Lamivudin, zidovudine, tenofovir
Lamivudine, efavirenz, tenofovir
Lamivudin, zidovudine, emtricitabine
Pada pasien TB dengan HIV, terapi kombinasi TB harus diberikan minimal 2 minggu sebelum memulai pengobatan ARV. Apa alasan melakukan strategi pengobatan ini?
A. Urgensi TB sebagai penyakit yang lebih mengancam jiwa dibandingkan HIV berdasarkan patofisiologinya
B. Mencegah Immune reconstitution inflammatory syndrome (IRIS)
C. Interaksi obat antara terapi kombinasi TB dengan obat ARV pada fase awal
D. Untuk mencegah reaksi alergi ARV yang lebih parah dengan memeriksakan alergi obat TB terlebih dahulu, karena terdapat reaksi alergi silang antara obat TB dan obat ARV.
E. Berdasarkan bukti, pasien, dengan terapi kombinasi TB diikuti obat ARV, menunjukkan penurunan resistensi TB dan HIV HIV
Seorang laki-laki usia 23 tahun diantar oleh temannya ke IGD RS dengan keluhan kejang 3 hari yang lalu, diawali dengan kesulitan membuka mulut, kaku pada keempat anggota gerak, pasien tetap sadar. Kaki pasien tertusuk paku 10 hari yang lalu tetapi tidak ke dokter, hanya diobati sendiri. Riwayat kejang sebelumnya disangkal. PF kesadaran CM, tanda vital dbn. Ditemukan trismus dan opistotonus. Apa terapi empiris yang tepat?
Metronidazole IV
Levofloksasin IV
Sefepim IV
Baclofen IV
Dantrolene IV
Seorang anak perempuan usia 12 tahun datang diantar orangtuanya ke IGD RS dengan keluhan demam yang sudah 12 hari tidak membaik. Demam dirasakan tidak pernah turun dan selalu meningkat setiap harinya . Pasien juga merasa nafsu makan menurun , nyeri perut , mual, muntah serta susah BAB. Pada pemeriksaan didapatkan TD 100/70, HR75, RR20, Suhu 38,5 derajat celcius. Pemeriksaan penunjang Gold standard pada kasus pasien adalah…
a. NS 1
c. Kultur Sumsum Tulang
d. Kultur Feces
e. Kultur Urin
b. Kultur Darah
Seorang anak Perempuan usia 5 tahun datang diantar ibunya ke Klinik Pratama dengan keluhan demam terutama menjelang malam sejak 4 hari yang lalu. Keluhan disertai sulit BAB selama 3 hari. Anak tersebut sering jajan makanan di pinggir jalan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan nadi 85 x/menit, RR 18 x/menit, suhu 38,5°C. Pada pemeriksaan fisik tidak didapatkan sklera ikterik. Pada pemeriksaan lab didapatkan Hb 12 g/dL, AL 4.000, AT 200.000. Tatalaksana yang tepat diberikan kepada pasien adalah…
a. Amoksisilin
b. Sefadroksil
c. Kloksasilin
d. Kloramfenikol
e. Klindamisin
Seorang pria berusia 29 tahun datang ke klinik Pratama mengeluhkan demam terutama saat sore hari sejak 5 hari yang lalu. Pasien juga mengeluhkan tidak BAB sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan didapatkan lidah kotor (+). Tes widal titer O 1/320, H 1/320. Apakah gejala klinis lain apakah yang mungkin ditemukan pada pasien?
a. Hipoglikemi
b. Takipneu
c. Bradipneu
d. Takikardi
e. Bradikardi relatif
Seorang Wanita berusia 24 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan diare yang tak kunjung sembuh selama 1 bulan terakhir. Keluhan disertai dengan penurunan berat badan dari 70 kg menjadi 60 kg dalam satu bulan. Selain itu pasien sering mengalami sariawan yang berulang. Pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 100/75 mmHg, N 85 x/menit, RR 20 x/menit, suhu 37,6⁰C. Dari pemeriksaan fisik didapatkan bercak putih di mukosa bucal dan lidah. Hasil pemeriksaan penunjang CD 4 225 dan anti HIV reaktif. Apakah terapi farmakologis yang tepat untuk pasien?
a. Zidovudine, efavirenz, nevirapine
b. Lamivudin efavirenz, nevirapine
c. Lamivudin zidovudine, tenofovir
d. Lamivudine, efavirenz, tenofovir
e. Lamivudin zidovudine, emtricitabine
Seorang pasien laki-laki usia 35 tahun datang ke klinik dengan keluhan diare sejak 1,5 bulan yang lalu. Keluhan juga disertai penurunan berat badan ekstrim, sariawan yang tak kunjung sembuh, serta batuk lama disertai demam yang menetap. Pemeriksaan fisik didapatkan RR 22 x/menit, N 90 x/menit, TD 110/70 mmHg, suhu 36,80C. Pada pemeriksaan kavum oral tampak bercak putih multipel. Pada pemeriksaan rontgen thorax didapatkan adanya bercak putih kecil yang tersebar merata. Pasien pernah menjalani VCT dan hasilnya positif. Dibawah ini merupakan stadium perjalanan penyakit, kecuali…
a. Serokonversi
b. Infektif
c. Asimptomatik
d. Simptomatik
e. AIDS
Seorang pasien laki-laki usia 35 tahun datang ke klinik dengan keluhan diare sejak 1,5 bulan yang lalu. Keluhan juga disertai penurunan berat badan ekstrim, sariawan yang tak kunjung sembuh, serta batuk lama disertai demam yang menetap. Pemeriksaan fisik didapatkan RR 22 x/menit, N 90 x/menit, TD 110/70 mmHg, suhu 36,80C. Pada pemeriksaan kavum oral tampak bercak putih multipel. Pada pemeriksaan rontgen thorax didapatkan adanya bercak putih kecil yang tersebar merata. Pasien pernah menjalani VCT dan hasilnya positif. Apakah yang dimaksud dengan pemeriksaan VCT yang dilakukan pasien?
a. Pelayanan yang dikhususkan terhadap orangtua yang terinfeksi HIV
b. Pelayanan pemeriksaan darah untuk mengetahui status HIV seseorang berdasarkan pada inisiatif atau rekomendasi dari petugas kesehatan
c. Pelayanan terkait dengan pemberian dukungan kepada orang yang telah berstatus HIV
d. Pelayanan tes individu dengan sukarela untuk mengetahui status HIV seseorang
e. Pelayanan pemeriksaan HIV setelah sebelumnya terkena tracing
Seorang perempuan usia 22 tahun datang ke IGD RSUD diantar keluarganya dengan keluhan kejang. Keluhan disertai dengan mulut yang tidak dapat membuka dan perut tampak tegang sejak kemarin. Dari alloanamnesis dengan keluarga didapatkan riwayat 2 hari sebelumnya pasien pernah menginjak paku. Pada pemeriksaan fisik didapatkan trismus (+) dan opistotonus (+). Apa tatalaksana yang tepat diberikan pada pasien?
a. ATS SD + metronidazole+diazepam
b. ATS SD +metronidazole+ diazepam+ TT
c. ATS 7 hari+ metronidazole+ diazepam+ TT
d. HTIG SD + metronidazole+ diazepam+ TT
e. HTIG 7 hari + metronidazole+ diazepam+ TT
Seorang pria usia 56 tahun datang ke IGD RS mengeluhkan kekakuan pada rahang sejak 2 hari yang lalu disertai sulit menelan dan demam. Riwayat tertusuk paku 12 hari yang lalu saat bekerja sebagai kuli bangunan namun tidak diperiksakan ke dokter. Riwayat vaksin tetanus terakhir pasien tidak ingat. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 120/80mmHg, nadi 100x/menit, RR 34x/menit, suhu 38,5 C. Pada pemeriksaan didapatkan trismus dan kekakuan di seluruh tubuh. Bagaimana karakteristik bakteri penyebab penyakit pada pasien?
a. Bakteri gram negatif seperti biji kopi
b. Bakteri gram positif seperti drumstick
c. Bakteri gram positif tahan asam
d. Bakteri gram negative seperti spiral
e. Bakteri gram negative seperti koma
Seorang Wanita usia 27 tahun datang ke IGD dengan keluhan diare berlendir dan berdarah sejak 5 hari yang lalu. Keluhan disertai mual dan muntah, serta keram perut. Pada pemeriksaan fisik, pasien compos mentis, GCS E4M6V5, TD 120/80 mmHg, nadi 75 x/menit, RR 18 x/menit, suhu 38,5°C. Pada pemeriksaan abdomen ditemukan bising usus meningkat. Dari pemeriksaan feses lengkap ditemukan Entamoeba hystolytica. Terapi yang tepat untuk pasien adalah…
a. Rehidrasi, anti motilitas
b. Metronidazole 3x500 mg
c. Anti motilitas, metronidazole 3x500 mg
d. Rehidrasi, anti motilitas, metronidazole 3x500 mg
e. Rehidrasi, anti motilitas, ciprofloxacin 2x500 mg
Seorang Wanita usia 23 tahun datang ke IGD RSUD dengan keluhan BAB cair sejak 2 hari yang lalu. BAB lebih dari 10 kali sehari berjumlah sangat banyak, berwarna pucat seperti air cucian beras. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan TD 90/60mmHg, HR 105 kali/menit, RR 20 kali/menit, suhu 36,8 C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan mukosa mulut kering disertai dengan turgor kulit yang melambat. Pada pemeriksaan feses ditemukan bakteri gram negatif. Apakah tatalaksana yang tepat?
a. Tetrasiklin 4 x 500mg
b. Metronidazole 3 x 500mg
c. Doxycycline 1 x 500mg
d. Siprofloksasin 2 x 500mg
e. Kotrimoksazole 2x960mg
