Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

09. Diagnostik Tumor Paru dan Mediastinum

Total questions: 36

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Karakteristik radiologis yang membedakan tumor paru primer dengan metastasis adalah?

a)

Ukuran lesi

b)

Lokasi lesi

c)

Jumlah lesi

d)

Batas lesi

e)

Densitas lesi

2.

Pada kasus tumor mediastinum, pemeriksaan penunjang yang paling tepat untuk mengevaluasi invasi ke struktur vaskular dan neural adalah?

a)

MRI

b)

Ultrasonografi

c)

Foto toraks

d)

PET Scan

e)

CT Scan

3.

Seorang laki-laki berusia 20 tahun datang ke IGS RS dengan keluhan sesak napas yang memberat 2 hari. Sesak napas tidak berbunyi mengi dan tidak dipengaruhi aktivitas, pasien tidak dapat berbaring karena sesak. Tidak ada riwayat asma pada pasien, pasien tidak merokok. Pemeriksaan fisik pada pasien : tekanan darah 120/80 mmHg, denyut nadi 110x/menit, frekuensi napas 38x/menit, suhu badan 36,8°C. Muka pasien tampak bengkak dengan tanda-tanda kolateral vena superfisial di daerah dinding dada. Apakah kemungkinan diagnosis dari kasus diatas?

a)

Karsinoma paru sel besar

b)

Asma persisten berat

c)

Adenokarsinoma paru dengan SVCS

d)

PPOK grade D

e)

Tumor mediastinum dengan SVCS

4.

Kriteria resektabilitas yang paling penting pada tumor mediastinum adalah?

a)

Status KGB

b)

Invasi struktur vital

c)

Ukuran tumor

d)

Histologi tumor

e)

Lokasi tumor

5.

Indikasi penggunaan core needle biopsy dibandingkan FNA pada tumor paru adalah?

a)

Lesi lebih kecil dari 2 cm

b)

Prosedur lebih cepat

c)

Kebutuhan analisis molekuler

d)

Lokasi tumor lebih superfisial

e)

Risiko perdarahan lebih rendah

6.

Pada pemeriksaan bronkoskopi dengan EBUS, keunggulan teknik ini dibandingkan bronkoskopi konvensional adalah?

a)

Lebih mudah dilakukan

b)

Dapat mencapai lesi perifer

c)

Yield diagnostik lebih tinggi untuk lesi KGB

d)

Risiko komplikasi lebih rendah

e)

Tidak memerlukan anestesi

7.

Mekanisme terjadinya pneumonia post-obstruktif pada tumor paru adalah?

a)

Imunosupresi

b)

Metastasis limfatik

c)

Infiltrasi pleura

d)

Invasil langsung ke parenkim

e)

Obstruksi bronkus

8.

Pada pemeriksaan histopatologi tumor paru, ditemukan karakteristik sel: tumor dengan diferensiasi skuamosa yang berlokasi di sentral paru. Faktor risiko yang paling berkaitan dengan tipe histologi ini adalah?

a)

Paparan radiasi

b)

Merokok pasif

c)

Merokok aktif

d)

Paparan radon

e)

Paparan asbes

9.

Pada kasus efusi pleura ganas, teknik diagnostik dengan sensitivitas tertinggi adalah?

a)

Biopsi pleura tertutup

b)

Analisis sitologi

c)

Pleurosdesis diagnostik

d)

Torakoskopi

e)

Needle pleural biopsy

10.

Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan utama sesak napas sejak 1 minggu terakhir. Sesak tidak dipengaruhi oleh aktivitas. Pasien juga mengeluh sulit berbicara, sulit menelan dan lemas pada lengan dan kaki. Pemfis ditemukan suara napas pada kedua paru normal. Hasil EMG menunjukkan Myasthenic reaction positif. Foto toraks memperlihatkan pelebaran pada daerah mediastinum. Manajemen apakah yang selanjutnya yang anda lakukan sebagai dokter umum?

a)

Pemeriksaan tumor marker

b)

CT scan thorax dengan kontras dan pemeriksaan tumor marker

c)

Pemeriksaan sitologi sputum

d)

Pemeriksaan darah rutin, foto thorax dan pem. Spirometri

e)

Merujuk ke dokter spesialis paru

11.

Seorang wanita 35 tahun yang tidak pernah merokok mengeluh batuk kronis dan nyeri dada. CT Scan menunjukkan massa di perifer paru. Diagnosis yang paling mungkin adalah?

a)

Carcinoid tumor

b)

Small cell carcinoma

c)

Squamous cell carcinoma

d)

Adenocarcinoma

e)

Large cell carcinoma

12.

Seorang pasien dengan tumor paru menunjukkan gejala clubbing finger dan hiperkalsemia. Tipe histologi yang paling mungkin adalah?

a)

SCLC

b)

Adenocarcinoma

c)

Large cell carcinoma

d)

Squamous cell carcinoma

e)

Carcinoid tumor

13.

Pada kasus SCLC dengan sindrom paraneoplastik SIADH, manifestasi laboratorium yang paling mungkin ditemukan adalah?

a)

Normonatremia dan hipokalemia

b)

Hiponatremia dan normokalemia

c)

Hipernatremia dan hipokalemia

d)

Hipernatremia dan hiperkalemia

e)

Hipernatremia dan normokalemia

14.

Pada kasus tumor paru dengan metastasis otak multiple, manifestasi neurologis yang paling sering muncul pertama kali adalah?

a)

Gangguan keseimbangan

b)

Perubahan mental

c)

Sakit kepala

d)

Defisit fokal

e)

Kejang

15.

Seorang pasien laki-laki 45 tahun datang dengan keluhan batuk darah, nyeri dada, dan penurunan berat badan. Pemeriksaan sitologi sputum menunjukkan sel-sel dengan sitoplasma kecil tanpa nukleoli yang jelas. Mutasi gen yang paling mungkin ditemukan pada kasus ini adalah?

a)

P16

b)

EGFR

c)

ALK

d)

MYC

e)

KRAS

16.

Faktor prognostik yang paling penting pada SCLC limited disease adalah?

a)

Response rate

b)

Usia pasien

c)

Jenis kemoterapi

d)

Status performance

e)

Timing radioterapi

17.

Pada kasus NSCLC stadium 3A, kriteria inoperabilitas yang paling penting adalah?

a)

Ukuran tumor

b)

Invasi mediastinum

c)

Status performance

d)

Status KGB N2 bulky

e)

Fungsi paru

18.

Karakteristik molekuler yang membedakan SCLC dengan NSCLC adalah?

a)

Mutasi EGFR

b)

Mutasi BRAF

c)

Amplifikasi MYC

d)

Mutasi KRAS

e)

Mutasi ALK

19.

Pada pemeriksaan CT Scan tumor mediastinum, karakteristik yang membedakan timoma dari limfoma adalah?

a)

Kalsifikasi

b)

Invasi struktur sekitar

c)

Enhancement pattern

d)

Ukuran tumor

e)

Lokasi tumor

20.

Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan utama sesak napas sejak 1 minggu terakhir. Sesak tidak dipengaruhi oleh aktivitas. Pasien juga mengeluh sulit berbicara, sulit menelan dan lemas pada lengan dan kaki. Pemfis ditemukan daerah napas pada kedua paru normal. Hasil EMG menunjukkan Myasthenic reaction positif. Foto toraks memperlihatkan pelebaran pada daerah mediastinum. Bagaimanakah hasil pemeriksaan spirometri pada kasus di atas?

a)

Volume residual >500ml

b)

Volume ekspirasi paksa detik pertama <70% nilai prediksi

c)

Volume tidal >500 ml

d)

Volume vital <80% nilai prediksi

e)

Volume ekspirasi paksa detik pertama / Kapasitas vital paksa <70%

21.

Pada kasus tumor mediastinum dengan sindrom vena kava superior, tindakan awal yang paling tepat adalah?

a)

Pemasangan stent vaskular

b)

Antikoagulasi

c)

Pemberian kortikosteroid

d)

Pemberian diuretik

e)

Radioterapi emergensi

22.

Seorang pasien dengan tumor paru menunjukkan gejala ptosis, miosis, dan anhidrosis unilateral. Lokasi tumor yang paling mungkin adalah?

a)

Hilus paru

b)

Lobus medius

c)

Lobus inferior

d)

Area mediastinum

e)

Apeks paru

23.

Mekanisme terjadinya suara serak pada tumor paru yang menginvasi mediastinum paling tepat dijelaskan oleh?

a)

Kompresi nervus frenkus

b)

Kompresi nervus vagus

c)

Invasi langsung ke laring

d)

Paralisis diafragma

e)

Kompresi nervus laryngeus rekurens

24.

Pada kasus timoma, manifestasi paraneoplastik yang paling sering ditemukan adalah?

a)

Hiponatremia

b)

Sindrom Cushing

c)

Sindrom Lambert-Eaton

d)

Hiperkalsemia

e)

Myasthenia gravis

25.

Pada kasus tumor mediastinum posterior, temuan yang paling sering ditemukan adalah?

a)

Neurogenic tumor

b)

Timoma

c)

Limfoma

d)

Teratoma

e)

Tumor tiroid ektopik

26.

Mekanisme resistensi terhadap terapi target EGFR-TKI yang paling sering adalah?

a)

Mutasi T790M

b)

Mutasi PIK3CA

c)

Amplifikasi MET

d)

Aktivasi bypass pathway

e)

Transformasi SCLC

27.

Seorang pasien dengan tumor paru stadium 4A menunjukkan metastasis tunggal di otak. Pendekatan terapi yang paling tepat adalah?

a)

Kemoterapi saja

b)

Terapi target + radioterapi otak

c)

Pembedahan tumor primer

d)

Kemoterapi + imunoterapi

e)

Radioterapi saja

28.

Faktor risiko yang paling berperan dalam perkembangan adenokarsinoma paru pada perokok pasif adalah?

a)

Nitrosamine

b)

Radon

c)

Benzo(a)pyrene

d)

Polisiklik aromatik hidrokarbon

e)

Arsenik

29.

Pada kasus tumor paru dengan sindrom Pancoast, struktur yang paling sering terlibat adalah?

a)

Pleksus servikalis

b)

Ganglia simpatis

c)

Pleksus brakialis

d)

Nervus frenikus

e)

Nervus vagus

30.

Seorang pasien didiagnosis dengan NSCLC stadium 1B. Karakteristik tumor yang sesuai dengan stadium ini adalah?

a)

Tumor 4-5 cm dengan metastasis KGB

b)

Tumor dengan metastasis pleura

c)

Tumor diatas 5 cm tanpa metastasis KGB

d)

Tumor 3-4 cm tanpa metastasis KGB

e)

Tumor ≤ 3 cm tanpa metastasis KGB

31.

Mekanisme terjadinya sindrom vena kava superior pada tumor mediastinum anterior paling tepat dijelaskan oleh?

a)

Trombosis in situ

b)

Infiltrasi langsung ke pembuluh darah

c)

Metastasis hematogen

d)

Kompresi eksternal pada vena

e)

Invasi ke pleura

32.

Pada kasus adenokarsinoma paru dengan mutasi EGFR positif, faktor prognostik yang paling penting adalah?

a)

Usia pasien

b)

Stadium tumor

c)

Kadar CEA serum

d)

Jenis mutasi EGFR

e)

Status performance

33.

Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan utama sesak napas sejak 1 minggu terakhir. Sesak tidak dipengaruhi oleh aktivitas. Pasien juga mengeluh sulit berbicara, sulit menelan dan lemas pada lengan dan kaki. Pemeriksaan ditemukan suara napas pada kedua paru normal. Hasil EMG menunjukkan Myasthenic reaction positif. Foto toraks memperlihatkan pelebaran pada daerah mediastinum. Apakah kemungkinan diagnosisnya?

a)

Teratoma matur

b)

Teratoma Immatur

c)

tyroid tumor

d)

Limfoma maligna

e)

Timoma

34.

Seorang laki-laki 20 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan utama sesak napas yang memberat sejak 2 hari yang lalu. Tidak memberat dengan aktivitas. Tidak ada riwayat merokok. Pemeriksaan tanda tanda vital TD 120/80 mmHg, frekuensi napas 38 x/ menit, nadi 100x/ menit, suhu 36,8 derajat celcius. Muka terlihat bengkak dan terdapat tanda tanda kolateral vena superfisialis di dinding dada. Pemeriksaan penunjang apa yang cocok untuk membantu penegakan diagnosisnya?

a)

Foto torak AP dan lateral

b)

CT Scan Thorax Kontras

c)

Pemeriksaan uji bronkodilator

d)

Pemeriksaan Spirometri

e)

Pemeriksaan uji metakolin

35.

Indikasi dilakukannya pemeriksaan PET-CT pada tumor paru adalah?

a)

Evaluasi respon terapi

b)

Follow-up rutin

c)

Skrining awal

d)

Konfirmasi diagnosis

e)

Staging pre-operatif

36.

Pada kasus tumor mediastinum dengan myasthenia gravis, timing pembedahan yang paling tepat adalah?

a)

Bersamaan dengan timektomi

b)

Segera setelah diagnosis

c)

Setelah radioterapi

d)

Setelah kemoterapi

e)

Setelah stabilisasi gejala MG