NEW
Font size
WorksheetsUAS ANATOMI
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Ilmu yang mempelajari bentuk, struktur, dan letak organ dalam tubuh, melalui pengamatan atau pembedahan, adalah definisi dari:
Fisiologi
Histologi
Patologi
Anatomi
Sitologi
Istilah anatomi yang mengacu pada arah menuju atau lebih dekat ke kepala adalah:
Inferior (Kaudal)
Posterior
Lateral
Anterior
Kranial (Superior)
Rongga ventral (anterior) tubuh yang berisi organ vital seperti jantung dan paru-paru dan dipisahkan oleh diafragma dari rongga di bawahnya adalah:
Rongga Abdominal
Rongga Pelvis
Rongga Vertebralis
Rongga Kranial
Rongga Toraks
Sistem organ yang berfungsi mengatur pertumbuhan, metabolisme, dan reproduksi melalui sekresi hormon yang disalurkan melalui darah adalah:
Sistem Saraf
Sistem Kardiovaskular
Sistem Integumen
Sistem Endokrin
Sistem Perkemihan
Sub-bidang anatomi mikroskopik yang secara spesifik mempelajari jaringan tubuh (kumpulan sel yang sejenis) adalah:
Fisiologi
Sitologi
Embriologi
Patofisiologi
Histologi
Pemasukan makanan ke dalam tubuh melalui mulut, yang merupakan fungsi pertama dari sistem pencernaan, disebut:
Absorpsi
Digesti
Defekasi
Ingesti
Peristaltik
Proses pemecahan makanan secara mekanik dan kimiawi menjadi molekul yang lebih kecil agar dapat diserap oleh tubuh disebut:
Absorpsi
Defekasi
Ingesti
Digesti
Peristaltik
Enzim yang memulai pencernaan kimiawi karbohidrat (amilum) di rongga mulut adalah:
Pepsin
Lipase
Tripsin
Maltase
Amilase Saliva (Ptialin)
Fungsi utama esofagus dalam proses pencernaan adalah:
Pencernaan kimiawi protein
Produksi asam lambung
Penyerapan nutrisi
Mengangkut bolus ke lambung melalui gerakan peristaltik
Pembentukan feses
Struktur tulang rawan yang menutup laring (saluran napas) saat proses menelan (deglutisi) terjadi, mencegah makanan masuk ke paru-paru, adalah:
Uvula
Palatum
Tonsil
Epiglotis
Sfingter
Sfingter yang berfungsi mencegah aliran balik (refluks) asam lambung kembali ke esofagus adalah:
Sfingter Pilorus
Sfingter Ileocekal
Sfingter Anus Interna
Sfingter Kardiak (Esofagus Inferior)
Sfingter Esofagus Superior
Proses penyerapan nutrisi yang telah dicerna ke dalam aliran darah paling efisien terjadi di:
Lambung
Esofagus
Usus Halus
Usus Besar (Kolon)
Rektum
Struktur yang berfungsi melipatgandakan luas permukaan absorpsi nutrisi di usus halus adalah:
Sfingter Pilorus
Papila Pengecap
Pankreas
Vili dan Mikrovili
Bolus
Panjang total saluran pencernaan yang memanjang dari mulut hingga anus pada orang dewasa diperkirakan adalah sekitar:
1 meter
3 meter
5 meter
7 meter
9 meter
Organ utama dalam sistem perkemihan yang bertanggung jawab untuk menyaring darah dan membentuk urine adalah:
Ureter
Uretra
Kandung Kemih (Vesica Urinaria)
Ginjal (Ren)
Nefron
Unit fungsional terkecil dari ginjal, tempat terjadinya pembentukan urine, adalah:
Pelvis Renalis
Piramide Ginjal
Korteks Renalis
Glomerulus
Nefron
Tahap pertama pembentukan urine yang terjadi di Glomerulus, di mana air dan zat terlarut kecil disaring dari darah, disebut:
Sekresi
Reabsorpsi
Ekskresi
Defekasi
Filtrasi
Zat yang seharusnya tidak melewati membran filtrasi di glomerulus dan masuk ke filtrat urine pada ginjal yang sehat adalah:
Glukosa
Urea
Air
Asam amino
Protein besar (Albumin)
Proses di tubulus ginjal, di mana zat-zat yang masih berguna seperti glukosa dan air diserap kembali ke dalam aliran darah, disebut:
Filtrasi
Augmentasi
Sekresi
Reabsorpsi
Ekskresi
Pigmen yang berasal dari bilirubin yang memberikan warna kuning khas pada urine adalah:
Urea
Kreatinin
Asam Urat
Urobilin
Bilirubin
Saluran tipis berotot yang berfungsi mengalirkan urine dari Ginjal menuju Kandung Kemih adalah:
Uretra
Nefron
Tubulus Kolektivus
Ureter
Lengkung Henle
Pada akhir kehamilan (trimester III), keluhan sering BAK pada ibu disebabkan oleh:
Peningkatan produksi urine ginjal
Penurunan absorpsi air di usus
Tekanan kepala janin pada kandung kemih
Peningkatan hormon Prolaktin
Penurunan aliran darah ke ginjal
Edukasi pencegahan Infeksi Saluran Kemih (ISK) yang paling benar terkait kebersihan perineum adalah:
Mencuci dengan sabun antibakteri yang kuat.
Membersihkan dari belakang ke depan.
Menggunakan panty liner sepanjang hari.
Membersihkan dari depan ke belakang.
Membatasi minum air.
Kelenjar Endokrin disebut sebagai kelenjar tanpa saluran karena hormon yang dihasilkannya disekresikan langsung ke dalam:
Saluran Eksokrin
Jaringan Limfatik
Jaringan Saraf
Cairan Serebrospinal
Aliran Darah
Kelenjar yang terletak di atas ginjal dan bertanggung jawab menghasilkan hormon stres seperti Kortisol dan Epinefrin (Adrenalin) adalah:
Kelenjar Tiroid
Pankreas
Hipofisis
Kelenjar Adrenal
Kelenjar Pineal
Struktur sentral di otak yang menjadi pusat integrasi dan 'master control' yang menghubungkan sistem saraf dan sistem endokrin adalah:
Talamus
Medulla Oblongata
Serebelum
Hipotalamus
Korteks Serebri
Hormon yang dilepaskan oleh Hipotalamus secara pulsatil untuk merangsang kelenjar Pituitari anterior melepaskan FSH dan LH adalah:
Prolaktin
Oksitosin
TSH
GnRH (Gonadotropin-Releasing Hormone)
ACTH
Hormon yang diproduksi oleh Pituitari Anterior dan berfungsi utama untuk produksi ASI setelah melahirkan adalah:
Oksitosin
LH
Progesteron
Estrogen
Prolaktin
Hormon yang diproduksi oleh korpus luteum dan plasenta, berfungsi utama untuk mempertahankan kehamilan dan menghambat kontraksi miometrium, adalah:
FSH
Estrogen
Progesteron
Prolaktin
GnRH
Kelenjar endokrin yang terletak di leher dan menghasilkan hormon yang mengatur metabolisme tubuh (Tiroksin) adalah:
Kelenjar Adrenal
Kelenjar Pankreas
Kelenjar Paratiroid
Kelenjar Tiroid
Kelenjar Pituitari
Mekanisme regulasi hormon di mana produk akhir dari suatu jalur (misalnya Progesteron) menghambat sekresi hormon di awal jalur (misalnya FSH dan LH) disebut:
Sekresi Tonic
Mekanisme Umpan Balik Positif
Mekanisme Umpan Balik Negatif
Sekresi Autokrin
Sekresi Parakrin
Bagian kelenjar Pituitari yang melepaskan Prolaktin, FSH, dan LH adalah:
Pituitari Posterior
Neurohipofisis
Adenohipofisis (Pituitari Anterior)
Hipotalamus
Kelenjar Pineal
Selain menghasilkan Kortisol, Kelenjar Adrenal juga menghasilkan hormon yang berfungsi mengatur keseimbangan air dan elektrolit (Natrium dan Kalium) di ginjal, yaitu:
Epinefrin
Estrogen
Aldosteron
TSH
Vasopresin (ADH)
Bagian uterus yang merupakan bagian paling atas, melengkung, dan terletak di atas pintu masuk Tuba Fallopi adalah:
Serviks Uteri
Ostium Uteri Internum
Isthmus Uteri
Korpus Uteri
Fundus Uteri
Lapisan terdalam uterus yang melapisi rongga rahim, yang mengalami penebalan dan peluruhan setiap bulan saat menstruasi, adalah:
Perimetrium
Miometrium
Endometrium
Tunika Muskularis
Serosa
Tempat paling umum terjadinya fertilisasi (pembuahan) pada sistem reproduksi wanita adalah:
Infundibulum Tuba Fallopi
Ostium Uteri Eksternum
Isthmus Uteri
Ampula Tuba Fallopi
Kavum Uteri
Lipatan kulit tebal, berambut (setelah pubertas), yang terletak di genitalia eksterna dan membentang dari Mons Pubis ke perineum adalah:
Klitoris
Labia Minora
Vestibulum
Labia Mayora
Himen
Flora bakteri normal yang menjaga pH vagina tetap asam ( 3.8 - 4.5 ), memberikan perlindungan alami terhadap infeksi adalah:
Escherichia coli
Staphylococcus
Gardnerella
Lactobacillus
Candida
Selain menghasilkan sel telur, fungsi utama ovarium yang sangat penting dalam siklus menstruasi dan kehamilan adalah:
Menghasilkan TSH
Menghasilkan hormon Kortisol
Menghasilkan hormon Insulin
Menghasilkan hormon Estrogen dan Progesteron
Menghasilkan Oksitosin
Tulang panggul terbesar yang membentuk 'sayap' panggul yang lebar dan diraba saat melakukan pelvimetri luar adalah:
Iskium
Pubis
Sacrum
Koksigeus
Ilium
Bidang bulat atau oval yang merupakan batas atas panggul kecil (Pelvis Minor) dan merupakan pintu masuk kepala janin saat mulai masuk panggul adalah:
Pintu Bawah Panggul (PBP)
Rongga Panggul (Cavum Pelvis)
Spina Iliaka
Pintu Atas Panggul (PAP / Inlet)
Arcus Pubis
Fase siklus ovarium yang ditandai dengan pertumbuhan folikel-folikel ovarium di bawah pengaruh hormon FSH adalah:
Fase Menstruasi
Fase Proliferasi
Fase Sekretori
Fase Ovulasi
Fase Folikuler
Peningkatan tajam hormon LH (LH surge) secara mendadak memicu peristiwa pelepasan sel telur, yang disebut:
Menstruasi
Fertilisasi
Implantasi
Ovulasi
Luteinization
Pada siklus uterus, fase yang ditandai dengan penebalan lapisan endometrium setelah menstruasi di bawah pengaruh hormon Estrogen adalah:
Fase Sekretori
Fase Luteal
Fase Proliferasi
Fase Menstruasi
Fase Folikuler
Hormon yang dominan pada Fase Luteal (setelah ovulasi) yang berfungsi mempersiapkan endometrium secara optimal untuk implantasi embrio adalah:
Estrogen
Progesteron
LH
FSH
Prolaktin
Rata-rata siklus menstruasi pada wanita berlangsung selama... hari, tetapi variasi antara 21 hingga 35 hari dianggap normal.
7
14
21
28
35
Fungsi utama dari Oksitosin, hormon yang dilepaskan oleh hipofisis posterior, yang sangat penting saat persalinan dan menyusui adalah:
Produksi ASI
Menghambat kontraksi uterus
Merangsang ovulasi
Kontraksi otot polos (uterus dan pengeluaran ASI)
Merangsang pertumbuhan folikel
Bagian tulang panggul yang memiliki sedikit mobilitas (dapat bergerak ke belakang) saat persalinan untuk memberikan sedikit ruang tambahan bagi kepala janin saat melewati jalan lahir adalah:
Ilium
Iskium
Pubis
Sacrum
Koksigeus
Lingkungan cairan lambung (asam klorida/HCl) yang diperlukan untuk mengaktifkan enzim pepsin dan memiliki fungsi antiseptik, dijaga pada rentang pH yang sangat asam, yaitu sekitar:
Ph 7.0 - 8.0 (Netral hingga Basa)
pH 4.5 - 6.0(Asam Lemah
pH 1.5 - 3.5 (Sangat Asam)
pH 8.0 - 9.0 (Basa Kuat)
pH 8.0 - 9.0 (Basa Kuat)
Organ dalam sistem perkemihan yang memiliki fungsi utama sebagai tempat penyimpanan urine sementara sebelum dikeluarkan dari tubuh adalah:
Ureter
Ginjal
Uretra
Vesica Urinaria
Pelvis Renalis
