wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS KEP PALIATIF 5A

Total questions: 50

Worksheet time: 38mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perawat sedang memberikan edukasi kepada pasien kanker paru stadium IIA yang baru didiagnosis. Pasien bertanya, "Apakah perawatan paliatif itu hanya untuk orang yang akan meninggal?" Apa jawaban yang paling tepat?

a)

Ya, perawatan paliatif hanya dimulai ketika semua pengobatan kuratif dihentikan.

b)

Tidak, perawatan paliatif dapat diberikan bersamaan dengan pengobatan kuratif sejak diagnosis penyakit serius ditegakkan.

c)

Perawatan paliatif hanya berfokus pada dukungan spiritual, bukan pengobatan.

d)

Perawatan paliatif hanya untuk penyakit terminal, bukan stadium awal.

2.

Menurut definisi WHO, fokus utama Perawatan Paliatif adalah pencegahan dan pengurangan penderitaan melalui identifikasi dini, penilaian yang cermat, serta penanganan nyeri dan masalah lain. Tujuan fundamental dari pendekatan ini adalah...

a)

Memperpanjang usia harapan hidup pasien semaksimal mungkin.

b)

Menyiapkan pasien untuk proses kematian.

c)

Meningkatkan kualitas hidup pasien dan keluarga mereka.

d)

Menggantikan terapi kuratif setelah dinyatakan tidak efektif.

3.

Tn. B didiagnosis gagal ginjal kronis stadium akhir. Karakteristik utama yang akan memandu tim paliatif dalam memberikan perawatan adalah...

a)

Hanya melibatkan dokter dan perawat.

b)

Hanya berfokus pada aspek fisik.

c)

Berfokus pada kualitas hidup dan melibatkan tim multidisiplin.

d)

Berfokus pada upaya kuratif untuk penyembuhan.

4.

Siapakah tokoh yang memprakarsai gerakan ini di Inggris?

a)

Cicely Saunders

b)

Florence Nightingale

c)

Elizabeth Blackwell

d)

Mary Seacole

5.

Perawatan paliatif tidak hanya menangani nyeri fisik. Masalah lain yang juga menjadi fokus utama dalam penanganan penderitaan pasien adalah masalah...

a)

Ekonomi dan hukum.

b)

Fisik, psikososial, dan spiritual.

c)

Nutrisi dan mobilisasi saja.

d)

Hanya masalah fisik yang terlihat.

6.

Tim Perawatan Paliatif harus memastikan bahwa perawatan yang diberikan mencakup semua aspek kebutuhan pasien, mulai dari tubuh, pikiran, hingga jiwa. Prinsip ini dikenal sebagai...

a)

Otonomi pasien.

b)

Pendekatan kuratif.

c)

Pendekatan holistik menyeluruh.

d)

Kolaborasi tim.

7.

Kapan WHO secara resmi mempublikasikan definisi formal Perawatan Paliatif yang menjadi acuan global?

a)

Era 1960-an.

b)

Era 1990-an.

c)

Era 2000-an.

d)

Era Modern.

8.

Tn. K, 65 tahun, menderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) stadium lanjut. Fokus perawatan paliatif padanya adalah...

a)

Pengobatan yang mempercepat kematian.

b)

Pengobatan yang menunda kematian.

c)

Pencegahan dan pengurangan penderitaan.

d)

Pengobatan kuratif agresif.

9.

Perawatan paliatif seringkali disalahartikan sebagai "perawatan akhir hayat". Hal ini berbeda karena perawatan paliatif adalah sebuah...

a)

Standar medis.

b)

Filosofi perawatan.

c)

Produk farmasi.

d)

Prosedur bedah.

10.

Integrasi perawatan paliatif dengan perawatan kuratif mulai berkembang pada era...

a)

1960-an.

b)

1990-an.

c)

2000-an.

d)

Modern.

11.

Ny. S menderita nyeri kronis akibat kanker tulang. Tujuan spesifik Perawatan Paliatif yang relevan dengan kasus Ny. S adalah...

a)

Memperpanjang harapan hidup 5 tahun.

b)

Kontrol nyeri yang optimal.

c)

Mencapai kedamaian spiritual saja.

d)

Mengurangi kecemasan keluarga.

12.

Selama perawatan, suami Ny. S menunjukkan tanda-tanda stres, kecemasan, dan kelelahan. Tujuan Perawatan Paliatif untuk keluarga dalam kasus ini adalah...

a)

Menghilangkan penyakit Ny. S.

b)

Hanya menyediakan bantuan praktis.

c)

Memberikan dukungan emosional, spiritual, dan praktis.

d)

Menghindari diskusi tentang prognosis.

13.

Seorang pasien paliatif sering bertanya tentang makna penderitaannya dan mencari kedamaian batin. Dimensi holistik Perawatan Paliatif yang harus dipenuhi adalah...

a)

Fisik.

b)

Psikologis.

c)

Sosial.

d)

Spiritual.

14.

Tn. D merasa cemas dan depresi setelah menerima prognosis penyakitnya. Perawat paliatif perlu memfasilitasi komunikasi terbuka dan mendukung otonomi pasien. Tujuan spesifik ini termasuk dalam aspek...

a)

Fisik.

b)

Psikososial.

c)

Sosial.

d)

Spiritual.

15.

Keluarga Ny. L sering mengajukan pertanyaan yang sama berulang kali tentang kondisi, prognosis, dan pilihan pengobatan. Jenis dukungan untuk keluarga yang paling dibutuhkan adalah...

a)

Bantuan Praktis.

b)

Dukungan Berduka.

c)

Edukasi dan Informasi.

d)

Dukungan Emosional.

16.

Salah satu tujuan utama perawatan paliatif adalah membantu pasien menjalani hidup sepenuhnya. Hal ini dicapai dengan...

a)

Isolasi dari lingkungan sosial.

b)

Mengurangi gejala yang mengganggu dan meningkatkan kenyamanan fisik serta emosional.

c)

Hanya fokus pada terapi kuratif.

d)

Mempercepat proses kematian.

17.

Selama beberapa bulan, keluarga Tn. H telah merawatnya di rumah dan menunjukkan kelelahan fisik dan emosional. Dukungan yang diberikan perawat berupa konseling untuk mengatasi stres dan antisipasi kehilangan, yang disebut...

a)

Dukungan Berduka.

b)

Bantuan Praktis.

c)

Dukungan Emosional.

d)

Dukungan Fisik.

18.

Perawat paliatif membantu keluarga Tn. A mengatur jadwal kunjungan dokter dan mengakses sumber daya kesehatan untuk perawatan di rumah. Jenis dukungan ini dikenal sebagai...

a)

Dukungan Berduka.

b)

Bantuan Praktis.

c)

Dukungan Spiritual.

d)

Edukasi Informasi.

19.

Pasien kanker stadium IV mengalami kelelahan ekstrem dan nafsu makan berkurang. Upaya perawat untuk meningkatkan nutrisi dan mempertahankan fungsi/mobilitas termasuk dalam tujuan spesifik aspek...

a)

Psikososial.

b)

Spiritual.

c)

Fisik.

d)

Sosial.

20.

Perawatan paliatif harus membantu pasien untuk mempertahankan hubungan dan peran sosialnya selama sakit. Ini adalah bagian dari dimensi holistik...

a)

Fisik.

b)

Psikologis.

c)

Sosial.

d)

Spiritual.

21.

Ny. R baru saja didiagnosis penyakit autoimun serius. Tim medis segera memasukkan perawatan paliatif ke dalam rencana perawatannya bersamaan dengan pengobatan imunosupresif. Klasifikasi berdasarkan waktu pemberian ini disebut...

a)

Perawatan Akhir Hayat.

b)

Paliatif Lanjutan.

c)

Paliatif Dini.

d)

Perawatan Kuratif Agresif.

22.

Tn. P, penderita gagal jantung, sudah tidak merespons terhadap obat-obatan standar dan dokter menghentikan terapi untuk memperbaiki fungsi jantung. Fokus perawatan saat ini beralih sepenuhnya ke kenyamanan dan manajemen gejala. Klasifikasi waktu yang sesuai adalah...

a)

Paliatif Dini.

b)

Paliatif Lanjutan.

c)

Perawatan Akhir Hayat.

d)

Perawatan Holistik.

23.

Ny. L, pasien kanker stadium IV, diprediksi memiliki harapan hidup hanya dalam hitungan hari. Tim perawatan berfokus memberikan kenyamanan maksimal dan dukungan spiritual intensif. Klasifikasi waktu yang paling tepat adalah...

a)

Paliatif Dini.

b)

Paliatif Lanjutan.

c)

Perawatan di Rumah.

d)

Perawatan Akhir Hayat.

24.

Kriteria penentuan kapan Perawatan Akhir Hayat dimulai adalah...

a)

Saat pasien menolak pengobatan.

b)

Saat pengobatan kuratif pertama dihentikan.

c)

Dalam minggu atau hari terakhir kehidupan pasien.

d)

Ketika pasien pertama kali dirawat di rumah sakit.

25.

Pasien A didiagnosis penyakit degeneratif (ALS). Tim perawatan paliatif segera diaktifkan untuk manajemen gejala dini seperti kelemahan otot dan sesak napas, meskipun pengobatan untuk ALS masih terus diberikan. Ini adalah contoh dari...

a)

Paliatif Dini.

b)

Paliatif Lanjutan.

c)

Perawatan di Rumah.

d)

Hospice Care.

26.

Dalam tahapan Paliatif Lanjutan, prioritas utama tim perawatan adalah...

a)

Mencari pengobatan kuratif baru yang belum dicoba.

b)

Fokus sepenuhnya pada kenyamanan dan manajemen gejala.

c)

Mempercepat kematian pasien.

d)

Memaksimalkan terapi rehabilitasi fisik.

27.

Fase perawatan yang paling intensif dalam memberikan dukungan spiritual dan kenyamanan fisik bagi pasien dan keluarga adalah...

a)

Paliatif Dini.

b)

Paliatif Lanjutan.

c)

Perawatan Akhir Hayat.

d)

Perawatan Home Care.

28.

Apa yang membedakan Paliatif Dini dengan Paliatif Lanjutan dalam konteks pengobatan kuratif?

a)

Paliatif Dini tidak memiliki batasan waktu, sedangkan Lanjutan memiliki batasan waktu.

b)

Paliatif Dini masih berjalan bersama pengobatan kuratif, Lanjutan fokus sepenuhnya ke kenyamanan.

c)

Paliatif Dini hanya dilakukan di rumah, Lanjutan di rumah sakit.

d)

Paliatif Dini hanya untuk nyeri, Lanjutan untuk semua gejala.

29.

Seorang pasien dengan kanker hati stadium akhir mengalami perburukan gejala. Meskipun masih menjalani kemoterapi dosis ringan, dokter meningkatkan dosis obat nyeri dan anti-mual. Perawatan ini bergerak dari Paliatif Dini menuju...

a)

Perawatan Hospis.

b)

Paliatif Lanjutan.

c)

Perawatan Kuratif Intensif.

d)

Perawatan di Rumah.

30.

Ketika pasien berada dalam Perawatan Akhir Hayat, jenis dukungan yang krusial untuk keluarga adalah...

a)

Bantuan Finansial.

b)

Edukasi tentang pengobatan kuratif.

c)

Dukungan spiritual dan pendampingan selama masa berduka.

d)

Perencanaan liburan.

31.

Tn. G mengalami nyeri hebat yang sulit dikendalikan dan memerlukan penyesuaian dosis opioid yang ketat serta pengawasan 24 jam oleh tim multidisiplin. Lokasi perawatan yang paling sesuai adalah...

a)

Rumah (Home Care)

b)

Hospis

c)

Rumah Sakit (Unit Paliatif Khusus)

d)

Klinik Rawat Jalan

32.

32. Ny. I, yang ingin menghabiskan sisa hidupnya di lingkungan yang familiar dengan kedekatan keluarga dan fleksibilitas dalam rutinitas harian, memilih perawatan di rumah. Model perawatan ini disebut...

a)

Hospice Care.

b)

Home-Based Care (Rumah).

c)

Hospital-Based Care.

d)

Klinik Rawat Jalan.

33.

Fasilitas khusus yang menyediakan lingkungan tenang dan dukungan spiritual dan emosional intensif, umumnya untuk pasien yang telah menghentikan pengobatan kuratif dan fokus pada kenyamanan akhir hayat, disebut...

a)

Rumah Sakit.

b)

Puskesmas.

c)

Klinik Rawat Jalan.

d)

Hospis.

34.

Keuntungan utama perawatan paliatif yang diberikan di Rumah Sakit adalah...

a)

Lingkungan seperti rumah.

b)

Kedekatan dengan keluarga tanpa kunjungan tim.

c)

Akses ke teknologi medis canggih dan konsultasi spesialis tersedia.

d)

Fleksibilitas rutinitas harian yang tinggi.

35.

Layanan paliatif dasar di tingkat komunitas, termasuk kunjungan rumah dan koordinasi dengan rumah sakit rujukan, diselenggarakan oleh...

a)

Rumah Sakit Rujukan Nasional.

b)

Puskesmas.

c)

Hospis.

d)

Klinik Rawat Jalan.

36.

Ny. R, dengan kanker ovarium, masih aktif dan sering bepergian, tetapi membutuhkan follow-up rutin untuk manajemen gejala. Lokasi perawatan yang paling praktis dan efisien untuknya adalah...

a)

Rumah Sakit.

b)

Hospis.

c)

Klinik Rawat Jalan Paliatif.

d)

Home Care.

37.

Jika pasien Home Care mengalami perburukan gejala yang memerlukan penyesuaian obat atau prosedur medis kompleks, mereka harus segera dirujuk ke...

a)

Hospis.

b)

Rumah Sakit.

c)

Puskesmas.

d)

Klinik Fisioterapi.

38.

Salah satu keunggulan Hospis sebagai lokasi perawatan adalah penyediaan...

a)

Pengobatan kuratif agresif.

b)

Dukungan spiritual dan emosional intensif.

c)

Konsultasi bedah darurat.

d)

Perawatan hanya untuk hari terakhir.

39.

Program Home Care untuk perawatan paliatif harus didukung oleh...

a)

Hanya anggota keluarga.

b)

Kunjungan rutin dari tim paliatif.

c)

Perawat dan dokter yang tinggal di rumah pasien.

d)

Fisioterapis saja.

40.

Unit paliatif khusus di rumah sakit dengan tim multidisiplin lengkap dan kemampuan menangani kasus kompleks sering disebut sebagai...

a)

Puskesmas.

b)

Rumah Sakit Rujukan Nasional (Pusat Keunggulan).

c)

Fasilitas Home Care.

d)

Klinik Rawat Jalan.

41.

Pasien pasca-stroke mengalami nyeri kronis, sesak napas, dan kesulitan tidur. Jenis layanan paliatif yang menangani keluhan ini secara terintegrasi adalah...

a)

Dukungan Psikososial.

b)

Perencanaan Perawatan Lanjutan.

c)

Manajemen Gejala Komprehensif.

d)

Dukungan Spiritual.

42.

Tim paliatif melakukan diskusi dengan Ny. F tentang nilai-nilai dan harapannya, serta membimbingnya dalam menyusun Advance Care Planning (ACP). Layanan ini termasuk dalam...

a)

Dukungan Psikososial.

b)

Perencanaan Perawatan Lanjutan.

c)

Manajemen Gejala.

d)

Dukungan Keluarga.

43.

Tn. E, seorang pasien paliatif, menyatakan bahwa dia khawatir tentang tujuan hidupnya dan akhirat. Layanan yang paling relevan untuknya adalah...

a)

Konseling nutrisi.

b)

Fisioterapi.

c)

Dukungan Spiritual.

d)

Dukungan Praktis.

44.

Pasien B mengalami kecemasan tingkat tinggi dan depresi ringan karena kondisi penyakitnya. Layanan paliatif yang harus diutamakan tim adalah...

a)

Manajemen nyeri fisik.

b)

Dukungan Psikososial.

c)

Dukungan Berduka.

d)

Perawatan Akhir Hayat.

45.

Lingkup Perawatan Paliatif berdasarkan kondisi penyakit mencakup...

a)

Hanya pasien kanker stadium akhir.

b)

Kanker, Penyakit Kronis (Gagal Jantung, PPOK), Penyakit Neurologis (ALS, Demensia), dan HIV/AIDS stadium lanjut.

c)

Hanya penyakit menular.

d)

Hanya pasien dengan prognosis kurang dari 6 bulan.

46.

Intervensi non-farmakologis seperti terapi musik atau relaksasi, yang digunakan untuk mengurangi gejala fisik yang tidak nyaman, termasuk dalam lingkup layanan...

a)

Dukungan Spiritual.

b)

Manajemen Gejala Komprehensif.

c)

Perencanaan Lanjutan.

d)

Dukungan Psikososial.

47.

Salah satu aspek penting dari Perencanaan Perawatan Lanjutan (Advance Care Planning) adalah...

a)

Memutuskan pengobatan kuratif yang akan dilakukan.

b)

Diskusi tentang tujuan perawatan dan keputusan akhir hayat.

c)

Konseling finansial.

d)

Pemilihan diet tanpa nasi.

48.

Ketika tim paliatif membantu keluarga untuk mengatasi stres dan antisipasi kehilangan, mereka sedang menyediakan layanan...

a)

Dukungan Berduka.

b)

Dukungan Psikososial.

49.

Perawatan yang bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada keluarga selama proses berduka sebelum dan setelah kehilangan termasuk dalam layanan...

a)

Dukungan Berduka.

b)

Dukungan Spiritual.

c)

Edukasi Informasi.

d)

Perawatan Kuratif.

50.

Semua layanan paliatif harus didasarkan pada..

a)

Keinginan dokter.

b)

Tujuan dan nilai-nilai pasien.

c)

Keterbatasan sumber daya.

d)

Protokol rumah sakit yang kaku.