wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Diabetes

Total questions: 93

Worksheet time: 47mins

Name
Class
Date
1.

Pria 40 tahun, mengkonsultasikan hasil medical check up nya. Pemeriksaan fisik dalam batas normal. GDP 118 mg/dL, GD 2 jam pp 134 mg/dL. Bagaimana interpretasi yang tepat hasil laboratorium tersebut?

a)

Pre diabetes

b)

DM

c)

TGT

d)

Normal

e)

Gula darah puasa terganggu

2.

Seorang laki 49 th, telah menderita diabetes selama 7 tahun. Saat ini penderita dirawat dengan Covid 19 disertai gejala ringan. Pasien saat ini mengeluh mual mulai hebat, kadang disertai muntah. Dari Hasil laboratorium didapatkan GD Puasa: 121 mg/dL, GD 2 jam 257 mg/dL. Obat diabetes yang selama ini dikonsumsi : metformin 2x1000 mg, glimepiride 1x2 mg. Apa obat yang tepat buat kendali gula darah pasien tersebut?

a)

Metformin dan glimepiride distop, diganti insulin

b)

Obat metformin dan glimepiride dilanjutkan

c)

Metformin distop, diganti DPP-4 inhibitor, glimepiride dilanjutkan.

d)

Metformin lanjut, glimepiride diganti DPP-4 inhibitor

e)

Metformin dan glimepiride dilanjutkan ditambah DPP-4 inhibitor

3.

Seorang laki-laki berusia 25 tahun. mengeluhkan penurunan BB dalam 4 bulan terakhir. Sering kencing, dan nafsu makan meningkat. Pemeriksaan laboratorium didapatkan GDP 234 mg/dL, HbA1c 10,5%. BMI 23,5 kg/m2. Pemeriksaan C peptide normal. Tidak ada Riwayat DM pada keluarga. Apakah diagnosis yang mungkin pada pasien tersebut?

a)

DM tipe lain

b)

DM tipe 2

c)

DM tipe 1

d)

MODY

e)

LADA

4.

Seorang perempuan 19 tahun, datang dengan keluhan lemas, pasien juga mengeluhkan berat badan turun drastis sejak 4 bulan ini, pada pemeriksaan GDS 306 mg/dL. Apakah pemeriksaan tambahan yang tepat untuk menegakkan diagnose pasien ini?

a)

HOMA IR

b)

HOMA B

c)

C-Peptide

5.

Seorang wanita 46 th dikonsulkan ke Poli IPD dengan Diagnosa TB Paru. Hasil Laboratorium didapatkan hasil GDS 450 mg/dL, HBA1C: 11,2%. Apakah obat yang tepat untuk kendali gula darah pasien tersebut?

a)

Kombinasi Metformin dan Basal Insulin

b)

Basal Bolus Insulin

c)

Acarbose

d)

Metformin

e)

Basal Insulin

6.

Seorang wanita usia 45 tahun datang ke IGD karena merasa lemas. Pasien mengalami penurunan berat badan meski sering makan dan haus, serta sering terbangun malam hari untuk BAK. Pasien mengalami pankreatitis sekitar 2 bulan yang lalu. GDS 220 mg/dL. Diagnosis pasien tersebut?

a)

DM tipe 1

b)

DM tipe 2

c)

KAD

d)

DM tipe lain

e)

HHS

7.

Laki-laki usia 70 tahun diantar keluarga ke IGD karena tidak sadarkan diri sejak 3 jam sebelumnya. RPS 3 hari ini pasien mengeluh demam dan batuk-batuk serta tidak nafsu makan namun tetap menyuntik insulin yang diberikan oleh dokter karena pasien mengidap diabetes 5 tahun ini. Pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran somnolen, TD 90/70 suhu 38 C FN 105 x/menit dan RR 24 x/m. Apakah kemungkinan yang menyebabkan kesadaran pasien menurun?

a)

Krisis tiroid

b)

Hipoglikemia berat

c)

Hipoglikemia sedang

d)

Hipoglikemia ringan

e)

Asidosis metabolik

8.

Laki-laki usia 70 tahun diantar keluarga ke IGD karena tidak sadarkan diri sejak 3 jam sebelumnya. RPS 3 hari ini pasien mengeluh demam dan batuk-batuk serta tidak nafsu makan namun tetap menyuntik insulin yang diberikan oleh dokter karena pasien mengidap diabetes 5 tahun ini. Pemeriksaan fisik : kesadaran somnolen, TD 90/70 suhu 38 C , FN 105 x/menit dan RR 24 x/m. Apakah tindakan yang harus diberikan kepada pasien tersebut?

a)

Menyuntikan cairan gula intravena

b)

Menyuntikan bikarbonat

c)

Memberi makan pasien

d)

Memberikan insulin

e)

Memberi minum sirup

9.

Seorang laki-laki, 45 tahun dibawa ke UGD dalam keadaan kesadaran menurun. Pemeriksaan fisik menunjukkan kesadaran somnolent, TD 80/60 mmHg, FI NA 140/menit, irama reguler, RR 24/menit, suhu 38,2°C. Laboratorium Hb 17,3 g/dl, hematokrit 54%, GDS 996 mg/dl, kreatinin serum 1,6 mg/dL, elektrolit darah Na 165 meq/L, K 2,8 meq/L, Cl 127 meq/L. Analisa gas darah pH 7,34; pCO2 23 mmHg; HCO3 22 meq/L; BE -2,4; saturasi O2 95%. Apakah diagnosis yang paling tepat untuk pasien di atas?

a)

Hyperosmolar Hyperglycemic State

b)

Diabetes insipidus

c)

Pankreatitis akut

d)

Insufisiensi adrenal

e)

Ketoasidosis DM

10.

Laki-laki 75 tahun datang ke IGD diantar keluarganya karena tidak sadar. Pemeriksaan fisik menunjukkan kesadaran comatous, TD 120/80, suhu 38°C, GDS 55 mg/dL. Pasien diberikan bolus Dx40% intra vena dan infuse dextrose 5%, tetapi setelah 10 menit belum sadar juga. Apakah kemungkinan terbesar penyebab kesadaran menurun pasien ini?

a)

Koma hiperosmolar hiperglikemik non ketotik

b)

Penurunan kesadaran akibat prolong hipoglikemia

c)

Septicemia

d)

Stroke iskemik

e)

Stroke hemoragik

11.

Obat-obat di bawah yang sering menyebabkan hipoglikemi adalah:

a)

dpp4 inhibitor

b)

Insulin

c)

Metimazole

d)

Acarbose

e)

Dexametason

12.

Pemeriksaan yang dapat dilakukan pada pasien dengan neuropati diabetikum diantaranya adalah sebagai berikut:

a)

Benar semua

b)

Pinprick test

c)

Monofilament

d)

Garf tala

e)

Palu refleks

13.

Gastroparesis diabetic termasuk jenis neuropati:

a)

Nerve entrapment

b)

Autonomic neuropathy

c)

Peripheral neuropathy

d)

Focal neuropathy

e)

Sensorimotor neuropathy

14.

Pernyataan berikut berkaitan dengan pengobatan statin:

a)

Atorvastatin 20 mg termasuk golongan high intensity statin

b)

Statin bekerja dengan menghambat kerja Lipoprotein Lipase

c)

Statin menurunkan kadar HDL

d)

Statin digunakan untuk pengobatan hipertrigliserida

e)

Pemakaian statin jangka panjang bisa mengurangi timbulnya atherosclerosis.

15.

Seorang laki laki 46 th, datang ke poliklinik dengan keluhan sering nyeri dada sebelah kiri, Riwayat merokok 15 th, ayahnya meninggal karena serangan jantung. Dari hasil pemeriksaan didapatkan T 160/100 mmHG, GDS 258 mg/dL, LDL 243 mg/dL. EKG menunjukkan hasil OMI (old myocardial infarction) inferior. Obat lipid yang tepat untuk pasien ini adalah:

a)

Fenofibrate 300 mg

b)

Rosuvastatin 20 mg

c)

Simvastatin 20 mg

d)

Simvastatin 40 mg

e)

Atorvastatin 20 mg

16.

Seorang laki laki mengeluh susah buang air besar, suaranya menjadi serak, mudah mengantuk dan Lelah. Berat badan cenderung bertambah. Pemeriksaan laboratorium apa yang anda usulkan untuk mencari diagnosis pasien?

a)

Cortisol

b)

TSH

c)

Testosterone

d)

Gula darah puasa dan 2 jam setelah makan

e)

Lipid profile

17.

Tn. B usia 58 tahun adalah penderita DM yang terdiagnosis sejak 7 tahun yang lalu. Saat melakukan cek rutin kimia darah didapatkan kadar LDL 50 mg/dL dan trigliserida 350 mg/dL. Apakah terapi yang tepat diberikan untuk Tn. Bayuanggga?

a)

Fibrat

b)

Niasin dan Statin

c)

Statin dan Fibrat

d)

Niasin

e)

Statin

18.

Seorang wanita 24 tahun datang dengan keluhan sering berdebar – debar, sering berkeringat, dan nafsu makan baik tetapi mengalami penurunan berat badan, pasien tidak ada keluhan terhadap udara panas. Vital sign dalam batas normal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan eksoftalmus, tremor dan benjolan pada leher. Untuk memastikan diagnose tersebut dilakukan:

a)

FNAB

b)

USG thyroid

c)

Pemeriksaan kimia darah

d)

test fungsi thyroid

e)

CT scan

19.

Laki-laki 50 th, datang ke tempat praktek dengan keluhan nyeri di seluruh badan, nafsu makan berkurang, dan berkulit warna kemerahan. Pada pemeriksaan tampak moon face, perut mencembung, dan striae di perut. Apakah pemeriksaan screening yang dapat digunakan untuk mengetahui peningkatan hormon yang menyebabkan gejala pasien di atas?

a)

Benar semua

b)

High dose dexamethasone suppression test

c)

Single dose dexamethasone suppression test

d)

CRH tes

e)

Pengecekan serum ACTH

20.

Perempuan usia 35 tahun datang dengan keluhan mengalami peningkatan berat badan 8 kg dalam 6 bulan terakhir. Pasien juga mengeluh muncul garis-garis merah keunguan di perut dan sekitar paha. 6 bulan terakhir menstruasi tidak teratur. Pasien juga mengeluh mudah lelah dan cepat lupa. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 180/100 mmHg, nadi 80 x/menit, napas 20 x/menit, suhu afebris, TB 165 m, BB 90 kg, wajah moon face dan pada abdomen tampak striae warna kemerahan. Pasien memiliki riwayat asma 10 dan rutin menggunakan obat asma dan kortikosteroid selama 5 tahun. Apakah penyebab gejala klinis yang dialami pasien?

a)

Adenoma hipofisis

b)

Penggunaan kortikosteroid jangka panjang

c)

Ca pancreas

d)

McCune Albright syndrome

e)

Neuroblastoma

21.

Perempuan usia 35 tahun datang dengan keluhan mengalami peningkatan berat badan 8 kg dalam 6 bulan terakhir. Pasien juga mengeluh muncul garis-garis merah keunguan di perut dan sekitar paha. 6 bulan terakhir menstruasi tidak teratur. Pasien juga mengeluh mudah lelah dan cepat lupa. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 180/100 mmHg, nadi 80 x/menit, napas 20 x/menit, suhu afebris, TB 165 m, BB 90 kg, wajah moon face dan pada abdomen tampak striae warna kemerahan. Pasien memiliki riwayat asma 10 dan rutin menggunakan obat asma dan kortikosteroid selama 5 tahun. Tatalaksana yang harus dilakukan pada pasien ini?

a)

Menghentikan atau mengurangi dosis steroid

b)

Unilateral adrenalektomi

c)

Menurunkan berat badan

d)

Bilateral adrenalektomi

e)

Kemoterapi

22.

Seorang anak laki-laki 18 tahun datang dengan keluhan suara seperti anak kecil (high pitch), penisnya kecil, testis tidak teraba, tidak ada rambut di sekitar pubis. Pemeriksaan apa yang diusulkan untuk mengevaluasi pasien tersebut?

a)

FSH

b)

Testosteron dan LH

c)

Testosteron dan FSH

d)

Pemeriksaan kadar E2U

23.

Anak laki-laki 18 th dibawa ibunya karena tinggi badan tidak bertambah sejak umur 11th, rambut ketiak dan pubis belum tumbuh. Penisnya kecil dan tidak teraba testis. Apa diagnosis yang mungkin?

a)

Hipertiroid

b)

Hipogonadisme

c)

Obesitas

d)

Hipotiroidisme

e)

Stunting

24.

Pada laki-laki, testosteron sangat diperlukan untuk:

a)

Pembentukan organ sex sekunder

b)

Pembentukan organ sex primer

c)

Pertumbuhan payudara

d)

Penentuan jenis kelamin janin

e)

Pertumbuhan rambut yang botak

25.

Ny S usia 78 tahun datang ke puskesmas diantar anak dengan keluhan batuk disertai sesak nafas yang memberat. Riwayatnya satu tahun yang lalu pernah stroke, kemudian berulang 3 bulan yang lalu. Sejak itu pasien hanya berbaring di tempat tidur dan sering menangis sendiri di malam hari merasa hidupnya tidak berguna. Makan, minum, BAB, dan BAK masih baik. Pada pemeriksaan fisik didapatkan ulcus decubitus di pantat. Nilai Activity of Daily Living (ADL) indeks Barthel 7. Leukosit pasien 14000/uL. Hasil rontgen didapatkan infiltrat di basal kanan. Apakah sindrom geriarti yang dialami pasien tersebut?

a)

Infeksi, Inkontinentia, ulcus decubitus, isolasi

b)

Infeksi, immobilisasi, inaniasi, inkontinentia

c)

Infeksi, immobilisasi, isolasi, ulcus decubitus

d)

Infeksi, inkontinentia, malnutrisi, ulcus decubitus

e)

Infeksi, inkontinentia, isolasi, ulcus decubitus

26.

Seorang laki-laki usia 72 tahun berobat ke poliklinik dengan keluhan sering lupa sejak 2 bulan terakhir. Pasien menderita hipertensi sejak 10 tahun, dan jarang berobat. Apakah sindroma geriarti pada pasien ini?

a)

Isolasi

b)

Instability

c)

Cognitive impairment

d)

Imunologi

e)

Impecuniti

27.

Yang bukan merupakan karakteristik pasien usia lanjut:

a)

Perubahan status fungsional

b)

Multipatologi

c)

Gejala penyakit khas

d)

Imunologi

28.

Yang bukan merupakan sindroma geriatrik adalah:

a)

Isolasi

b)

Impotensi

c)

Impecuniti

d)

Imunologi

e)

Instability

29.

Berikut adalah kemungkinan yang terjadi jika seseorang mengalami tumor kelenjar hipofisis posterior:

a)

Cushing disease

b)

Prolactinoma

c)

Acromegali

d)

Diabetes insipidus central

e)

Dwarfisme

30.

Hormon-hormon berikut dihasilkan oleh hipofisis anterior kecuali:

a)

MSH

b)

ACTH

c)

LH

d)

FH

e)

ADH

31.

Seorang laki-laki usia 20 tahun datang dengan keluhan lemas dan kejang-kejang, kedua tangan tampak spasme corpopedal dan didapatkan pemeriksaan chvostek sign positif. Hasil rekam jantung pemanjangan gelombang QT interval. Hormon yang mungkin mengalami defisiensi adalah:

a)

Growth Hormone

b)

Thyroid hormone

c)

Parathyroid hormone

d)

ACTH

e)

Cortisol

32.

Seorang laki-laki usia 20 tahun datang dengan keluhan lemas dan kejang-kejang, kedua tangan tampak spasme corpopedal dan didapatkan pemeriksaan chvostek sign positif. Dengan rekam jantung pemanjangan gelombang QT interval. Kemungkinan organ yang mengalami permasalahan pada pasien ini adalah:

a)

Ginjal

b)

Tulang

c)

Paratiroid

d)

Usus

e)

Paru-paru

33.

Penampakan yang paling sering ditemukan pada hiperparatiroid primer adalah:

a)

Anuria

b)

Osteitis fibrosa kistik

c)

Ricketsia

d)

Hypomagnesemia

e)

Penurunan serum kreatinin

34.

Seorang laki-laki usia 38 tahun mengeluhkan sering membeli sepatu/sandal dalam 1 tahun terakhir karena kaki nya bertambah besar. Pasien juga mengeluh sering sakit kepala dan kadang-kadang pandangan menjadi dua. Jari-jari tangan juga tampak semakin membesar sehingga kesulitan bila memegang benda. Apakah diagnosa yang mungkin pada pasien diatas:

a)

Sheehan syndrome

b)

Gigantism

c)

Craniofaringioma

d)

Acromegali

e)

Prolaktinemia

35.

Seorang laki-laki, 66 tahun, datang dengan keluhan benjolan leher samping kiri dan kanan, membesar disertai sengau dan hidung tersumbat, tinnitus. Pada pemeriksaan terdapat massa tumor colli bilateral, padat keras, permukaan rata, terfiksir. Telah dilakukan biopsy FNAB dengan hasil metastasis carcinoma. Bagaimanakah informed consent yang sesuai untuk penderita tersebut?

a)

Benjolan leher merupakan anak sebar dari kelenjar gondok

b)

Merupakan kanker kelenjar getah bening yang perlu operasi

c)

Akan dilakukan pengobatan dengan antibiotik dosis tinggi.

d)

Merupakan kanker kelenjar getah bening stadium 4

e)

Benjolan leher merupakan KGB metastasis dari nasofaring

36.

Wanita, 36 tahun, mengeluh terdapat benjolan leher kanan sebesar bola pingpong, sejak 2,5 tahun yang lalu, tidak nyeri. Pada pemeriksaan terdapat massa tumor tiroid dekstra, padat kenyal, bulat, batas tegas, bergerak saat menelan, nyeri, ukuran 4x4x3cm. Pemeriksaan penunjang apakah yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis?

a)

USG Tiroid dan FNAB

b)

USG colli dan tumor marker

c)

Thorax foto dan Foto cervical

d)

CT scan kepala

e)

USG colli dan foto thorax

37.

Ny. S, 28 tahun, datang untuk konsultasi memilih alat kontrasepsi. Memiliki anak 1 usia 1 tahun, sudah tidak menyusu. Pasien berencana menunda kehamilan sampai 3 tahun ke depan. Pasien memiliki riwayat hamil di luar rahim. Pemeriksaan fisik TD 120/80 mmHg. Apakah alat KB yang paling tepat disarankan kepada pasien?

a)

Suntik 3 bulan

b)

Implan

c)

Suntik 1 bulan

d)

Pil KB

e)

IUD

38.

Kontraindikasi pemberian preparat progesteron adalah

a)

Hipoplasia genital

b)

Kontrasepsi

c)

Perdarahan uterus disfungsional

d)

Gangguan haid

e)

Karsinoma mammae

39.

Pada pemakaian kontrasepsi, perlu dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan panggul pada kontrasepsi yang berupa:

a)

AKDR

b)

Suntik

c)

Pil

d)

Pantang berkala

e)

Implan

40.

Pemberian estrogen dapat menyebabkan:

a)

Menekan ovulasi

b)

Timbul atrofi pada endometrium

c)

Terjadinya hiperplasi endometrium

d)

Penekanan pada fungsi FSH dan LH

e)

Terjadi pengentalan lendir serviks

41.

Penggunaan hormon progesteron adalah pada:

a)

Pengobatan mastitis

b)

Pada perangsangan / stimulasi kontraksi uterus

c)

Memperlancar haid

d)

Pengobatan atrofi endometrium

e)

Merangsang timbulnya ovulasi

42.

Preparat estrogen dapat digunakan untuk mengatasi:

a)

Perdarahan post partum

b)

Untuk pengobatan dismenorea sekunder

c)

Endometriosis

d)

Perdarahan disfungsional (PUD)

e)

Memperlancar laktasi post partum

43.

Untuk menghindari terjadinya resiko kanker endometrium pada pemberian obat / preparat estrogen perlu pemberian:

a)

Obat penekan estrogen

b)

Obat penekan progesteron

c)

Preparat kombinasi progesteron dan estrogen

d)

Preparat progesteron

e)

Obat pencegah kanker endometrium

44.

Yang termasuk metode kontrasepsi barier adalah:

a)

Metode amenorea laktasi

b)

Pemberian spermicid

c)

KB alamiah

d)

Pil

e)

Suntik

45.

Yang tidak menggunakan metode amenorea laktasi (MAL) adalah:

a)

Bayi berumur 5 bulan

b)

Ibu menyusui secara eksklusif

c)

Belum haid pasca bersalin

d)

Bekerja dan terpisah dari bayi lebih dari 6 jam

e)

Bayi berumur 3 bulan

46.

Defisiensi vitamin A (xeropthalmia) disebut subklinis apabila pada pemeriksaan hanya ditemukan:

a)

Bitot's spot

b)

keratomalacia < 1/3 kornea

c)

xerosis konjungtiva

d)

xerosis kornea

e)

kadar serum retinol < 0,70 µmol/l

47.

Seorang laki-laki 57 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan penglihatan kabur sejak 3 bulan yang lalu. Pasien memiliki riwayat DM sejak 10 tahun yang lalu dan tidak terkontrol. Pemeriksaan oftalmologi didapatkan gambatan awan pada kedua lensa mata. Patogenesis yang tepat pada kasus ini adalah:

a)

Peningkatan galaktosa darah

b)

Penurunan aktivitas aldose reduktase

c)

Peningkatan produksi sorbitol

d)

Peningkatan oksidasi crystalline

e)

Penurunan aktivitas aldose reduktase

48.

Kelainan mata akibat kekurangan vitamin A (KVA) berikut ini digunakan sebagai penentuan prevalensi KVA pada masyarakat:

a)

Xerosis konjungtiva (X 1-a)

b)

Niktalopia (XN)

c)

Bitot's spot (X 1-B)

d)

Xerosis kornea (X 2)

e)

keratomalacia < 1/3 kornea (X 3-A)

49.

Salah satu DD mata merah seperti mata bengkak, khemosis konjungtiva, edema kornea, BMD dangkal, TIO tinggi, mata kabur, dan cekot cekot, muntah, maka penderita tersebut menderita:

a)

Glaukoma kronis

b)

Keratitis Nummularis

c)

Glaukoma akut kongestif

d)

Uveitis

e)

Konjungtivitis

50.

Seorang anak laki-laki umur 4 tahun datang dengan keluhan rabun senja. Pasien juga menderita malnutrisi kalori protein. Pada pemeriksaan oftalmologis visus kedua mata 6/6 dengan Snellen gambar. Pada konjungtiva mata sebelah kiri terdapat bercak keputihan. Pemeriksaan kadar serum retinol < 0,70 µmol/l. Apakah diagnosis pada pasien ini?

a)

Miopia

b)

Pterigium

c)

Retinopati of prematurity (ROP)

d)

Retinitis pigmentosa

e)

Xerophthalmia

51.

Seorang anak laki-laki umur 4 tahun datang dengan keluhan rabun senja. Pasien juga menderita malnutrisi kalori protein. Pada pemeriksaan oftalmologis visus kedua mata 6/6 dengan Snellen gambar. Pada konjungtiva mata sebelah kiri terdapat bercak keputihan. Pemeriksaan kadar serum retinol < 0,70 µmol/l. Apakah penatalaksanaan pada kasus ini?

a)

Vitamin A dosis 100.000 IU per oral segera hari 1, hari 2 dan 4 minggu berikutnya

b)

Tetes mata Kloramfenicol 3x OS

c)

Vitamin A dosis 200.000 IU per oral segera hari 1, hari 2 dan 4 minggu berikutnya

d)

Eksisi

e)

Vitamin A 100.000 IU tiap 3-4 bulan

52.

Seorang anak perempuan berusia 3 tahun di bawa ke Puskesmas dengan keluhan sering tebenur dan tersandung di sore hari. Keluhan tersebut disertai sering mengucek mata. Pada pemeriksaan oftalmologi didapatkan keratinisasi pada konjungtiva bagian interpalpebra. Terapi apakah yang paling mungkin untuk diberikan pada kasus ini?

a)

Tetes mata asam fusidat

b)

Suplemen vitamin A

c)

Tetes mata ciprofloxacin

d)

Salep mata tetrasilkin

e)

Salep mata eritromicin

53.

Wanita 31 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kedua mata perih dan terasa kering. Pandangan kabur tidak ada tapi ada melihat dobel dalam 1 bulan ini. Pasien rutin mengkonsumsi obat PTU 1x 10 mg dari spesialis penyakit dalam sejak 1 tahun yang lalu. Pada pemeriksaan fisik tanda vital tekanan darah 120/70 mmHg, nadi 100 kali/menit, frekuensi napas 20 kali/menit, suhu 36,8 derajat celcius. Daerah coli, tampak massa di midline coli anterior 8 x 6 cm, ikut bergerak saat menelan, bentuk difus, permukaan rata, nyeri (-), hiperemis (-), konsistensi padat kenyal. Tangan tremor +. Eksoftalmus + okuli dextra dan sinistra, proptosis + okuli dextra dan sinistra. Apakah diagnosis pasien?

a)

Grave oftalmologi class 3

b)

Grave oftalmologi class 5

c)

Grave oftalmologi class 4

d)

Grave oftalmologi class 2

e)

Grave oftalmologi class 6

54.

Wanita berusia 46 tahun datang ke poli mata di RS Tipe A dengan keluhan sulit melihat jauh, mata sangat berair di siang hari, dan tampak cahaya berkilat ketika melihat lampu. Pasien mengalami keluhan tersebut sejak 6 bulan yang lalu. Pasien telah memeriksakan diri untuk memakai kaca mata, namun penglihatan pasien tidak membaik. Pada pemeriksaan fisik pada kedua mata ditemukan kekeruhan putih di area subkapsuler, iris shadow (+). Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan GDP = 220 mg/dL dan HbA1C 9,8%. Apakah diagnosis pasien tersebut?

a)

Kelainan Refraksi

b)

Uveitis Anterior

c)

Katarak Komplikata

d)

Glaukoma

e)

Ablasio Retina

55.

Wanita berusia 46 tahun datang ke poli mata di RS Tipe A dengan keluhan sulit melihat jauh, mata sangat berair di siang hari, dan tampak cahaya berkilat ketika melihat lampu. Pasien mengalami keluhan tersebut sejak 6 bulan yang lalu. Pasien telah memeriksakan diri untuk memakai kaca mata, namun penglihatan pasien tidak membaik. Pada pemeriksaan fisik pada kedua mata ditemukan kekeruhan putih di area subkapsuler, iris shadow (+). Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan GDP = 220 mg/dL dan HbA1C 9,8%. Apakah jenis operasi yang tepat untuk pasien ini?

a)

Vitrektomi

b)

Trabekulektomi

c)

enukleasi bulbi

d)

Facoemulsifikasi

e)

mullerectomy

56.

Ny A, usia 45 tahun dengan kegiatan sebagai ibu rumah tangga, tidak pernah olahraga dan tidak mempunyai asisten rumah tangga. Tinggi Badan 160 cm dan BB 67 kg. Data laboratorium: K-LDL 160 mg/dl, K-HDL 24 mg/dl, Trigliserida 170 mg/dl. Berapa kebutuhan energi total setelah dilakukan koreksi?

a)

1500 kkal

b)

1600 kkal

c)

1700 kkal

d)

1900 kkal

e)

1800 kkal

57.

Ny A, usia 45 tahun dengan kegiatan sebagai ibu rumah tangga, tidak pernah olahraga dan tidak mempunyai asisten rumah tangga. Tinggi Badan 160 cm dan BB 67 kg. Data laboratorium: K-LDL 160 mg/dl, K-HDL 24 mg/dl, Trigliserida 170 mg/dl. Berapa kebutuhan energi total setelah dilakukan koreksi?

a)

1600 kkal

b)

1800 kkal

c)

1500 kkal

d)

1700 kkal

e)

1900 kkal

58.

Ny. A usia 25 tahun sedang hamil anak pertama. Saat kontrol kehamilan yang pertama di fasilitas kesehatan, diketahui bahwa tinggi badan 150 cm, kadar Hb nya = 12 gr/dL dan LILA nya 22 cm. Apakah diagnosis gangguan gizi untuk Ny. A?

a)

anemia aplastic

b)

anemia defisiensi besi

c)

kurang energi kronis

d)

underweight

e)

panggul sempit

59.

Pada pasien gout, yang harus dibatasi adalah bahan makanan yang mengandung purin yang tinggi, kebanyakan bersumber dari:

a)

Karbohidrat

b)

Protein Hewani

c)

Sayuran

d)

Lemak

e)

Protein Nabati

60.

Laki-laki 52 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan nyeri di jempol kaki. Pemeriksaan lokal menunjukkan kadar asam urat darah 10 mg/dL. Apakah anjuran diet untuk pasien ini?

a)

Rendah purin

b)

Rendah garam

c)

Tinggi karbohidrat

d)

Tinggi protein

e)

Rendah lemak

61.

Sumber lemak yang paling dianjurkan pada pasien hiperlipidemia adalah:

a)

Lemak Jenuh

b)

Omega 6

c)

Omega 3

d)

Omega 9

e)

Lemak Trans

62.

Tn. B usia 51 tahun, bekerja sebagai karyawan bank, terdiagnosis diabetes sejak 2 tahun yang lalu. Jarang berolahraga dan suka sarapan dengan kue saja. Data antropometrinya TB 165 cm dan BB 75 kg, GDP 120 mg/dl dan GD2pp 350 mg/dl. Fungsi ginjal normal. Bagaimana status gizi Tn B?

a)

Normal

b)

Obesitas

c)

Kurus

d)

Buruk

e)

Overweight

63.

Tn. B usia 51 tahun, bekerja sebagai karyawan bank, terdiagnosis diabetes sejak 2 tahun yang lalu. Jarang berolahraga dan suka sarapan dengan kue saja. Data antropmetrinya TB 165 cm dan BB 75 kg, GDP 120 mg/dl dan GD2pp 350 mg/dl Fungsi ginjal normal Berapakah energi basal yang diperlukan oleh Tn B?

a)

2500 kkal

b)

1875 kkal

c)

2550 kkal

d)

24000

64.

Dinas Kesehatan Kabupaten A melakukan survei gizi di daerah yang sangat jauh dari pantai. Hasil survei menunjukkan kadar iodium dalam urine anak-anak sekolah di bawah 25 ug/L. Pada ibu hamil ditemukan adanya pembesaran kelenjar leher grade II sebanyak 4 orang dan grade II sebanyak 2 orang. Pada anak balita ditemukan tanda-tanda hipotiroidisme, cebol, dan gangguan psikomotor. Bagaimanakah prioritas koreksi pada daerah tersebut?

a)

Waspada

b)

Kritis

c)

Siaga

d)

Penting

e)

Segera

65.

Dinas Kesehatan Kabupaten A melakukan survei gizi di daerah yang sangat jauh dari pantai. Hasil survei menunjukkan kadar iodium dalam urine anak-anak sekolah di bawah 25 ug/L. Pada anak balita ditemukan tanda-tanda hipotiroidisme, cebol, dan gangguan psikomotor. Apakah tindakan intervensi yang harus dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan daerah tersebut?

a)

Memberikan minyak beriodium pada penduduk setiap 3, 6 dan 12 bulan

b)

Merujuk anak balita yang mengalami hipotiroidisme ke RS kelas A

c)

Memberikan garam beriodium 10-25 mg/Kg pada anak sekolah

d)

Memberikan edukasi pada ibu hamil

e)

Memberikan suntikan iodium pada ibu hamil

66.

Provinsi A memiliki data tentang kejadian stunting sebesar 30% untuk tahun 2019. Pemerintah membentuk Tim Percepatan Penanganan Stunting yang berasal dari seluruh komponen perangkat daerah. Tim yang dibentuk diharapkan dapat menurunkan kejadian stunting hingga memenuhi target WHO pada tahun 2024 mendatang. Identifikasi faktor risiko awal adalah tingginya angka kemiskinan. Strategi intervensi manakah yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi A pada skenario?

a)

Intervensi gizi komprehensif

b)

Pendataan keluarga miskin

c)

Intervensi gizi spesifik

d)

Intervensi gizi sensitif

e)

Penetapan keluarga rawan pangan dan gizi

67.

Provinsi A memiliki data tentang kejadian stunting sebesar 30% untuk tahun 2019. Pemerintah membentuk Tim Percepatan Penanganan Stunting yang berasal dari seluruh komponen perangkat daerah. Tim yang dibentuk diharapkan dapat menurunkan kejadian stunting hingga memenuhi target WHO pada tahun 2024 mendatang. Berdasarkan skenario, berapa persenkah penurunan kasus yang diperlukan untuk mencapai target WHO?

a)

10%

b)

15%

c)

20%

d)

14%

e)

30%

68.

Provinsi A memiliki data tentang kejadian stunting sebesar 30% untuk tahun 2019. Pemerintah membentuk Tim Percepatan Penanganan Stunting yang berasal dari seluruh komponen perangkat daerah. Tim yang dibentuk diharapkan dapat menurunkan kejadian stunting hingga memenuhi target WHO pada tahun 2024 mendatang. Identifikasi faktor risiko awal adalah tingginya angka kemiskinan. Sektor manakah yang akan menjadi langkah awal penanganan pada scenario tersebut?

a)

Ketahanan pangan

b)

Pendidikan

c)

Sosial

d)

Kesehatan

e)

Lingkungan hidup

69.

Provinsi A memiliki data tentang kejadian stunting sebesar 30% untuk tahun 2019. Pemerintah membentuk Tim Percepatan Penanganan Stunting yang berasal dari seluruh komponen perangkat daerah. Tim yang dibentuk diharapkan dapat menurunkan kejadian stunting hingga memenuhi target WHO pada tahun 2024 mendatang. Identifikasi faktor risiko awal adalah tingginya angka kemiskinan. Intervensi awal apakah yang akan diberikan sesuai sektor yang terkait faktor risiko di provinsi A?

a)

Pemberian makanan tambahan

b)

Pembuatan jamban keluarga

c)

Distribusi pangan

d)

Bantuan sosial

e)

Wajib belajar 9 tahun

70.

Provinsi A memiliki data tentang kejadian stunting sebesar 30% untuk tahun 2019. Pemerintah membentuk Tim Percepatan Penanganan Stunting yang berasal dari seluruh komponen perangkat daerah. Tim yang dibentuk diharapkan dapat menurunkan kejadian stunting hingga memenuhi target WHO pada tahun 2024 mendatang. Identifikasi faktor risiko awal adalah tingginya angka kemiskinan. Berapa persentase peluang keberhasilan dari tim yang dibentuk pemerintah provinsi A?

a)

70%

b)

100%

c)

Belum dapat diprediksi

d)

0%

e)

30%

71.

Manakah di bawah ini yang merupakan faktor virulensi berupa endotoksin?

a)

Cytotoxin

b)

Kapsul

c)

Tetanus toxin

d)

Lipopolisakarida

e)

Enterotoxin

72.

Seorang perempuan berusia 19 tahun, mahasiswa, dirawat di bangsal penyakit dalam karena mengalami dehidrasi akibat diare dan muntah sejak 3 hari lalu. Mahasiswa tersebut menceritakan bahwa dia tinggal di pinggir sungai dan menggunakan air sungai untuk kegiatan MCK. Tiga hari sebelum sakit, pasien mengonsumsi jajanan yang dijual oleh tetangganya yang juga menggunakan air sungai yang sama. Saat ini debit air berkurang dan mendangkal. Perempuan tersebut sebelumnya jarang sakit dan tidak mempunyai penyakit yang berat. Apakah sumber infeksi yang tepat?

a)

Nosocomial infection

b)

Opportunistic infection

c)

Zoonotic infection

d)

Endogenous infection

e)

Exogenous infection

73.

An.B, 15 tahun dibawa ibunya ke praktek dokter dengan keluhan akhir-akhir ini mudah lemas dan pingsan beberapa kali. Berat badan pasien juga menurun, padahal makan banyak, pasien juga banyak kencing malam hari.

a)

Diabetes mellitus tipe 1

b)

defisiensi insulin absolut

c)

Hipoglikemia

d)

Sindrom metabolik

e)

Insulinoma

74.

Bagaimana kadar K-LDL pasien tersebut?

a)

Batas tinggi

b)

Mendekati optimal

c)

Tinggi

d)

Sangat tinggi

e)

Optimal

75.

Apakah patogenesis yang mendasari penyakit Ny. L?

a)

Hiperglikemi

b)

Autoimun

c)

Infeksi

d)

Resistensi insulin

e)

Defisiensi insulin absolut

76.

Pemeriksaan laboratorium apakah untuk memastikan diagnosis pasien Ny. MA?

a)

Glukosa 2 jam PP

b)

HbA1c

c)

GDP

d)

TTGO

e)

GDS

77.

Apakah pemeriksaan laboratorium untuk memantau lebih dini komplikasi ginjal pasien ini?

a)

Ureum

b)

Kreatinin

c)

Mikroalbuminuria

d)

Asam urat

e)

Protein urin

78.

Pria, 53 tahun melakukan medical check up rutin tahunan oleh perusahaan. Pemeriksaan fisik TB: 88 kg, TB: 175 cm. TD : 150/90 mmHg. Laboratorium: Kolesterol total 210 mg/dL, Trigliserida 100 mg/dL, K-HDL 23 mg/dL. Berapakah kadar K-LDL pasien?

a)

147 mg/dL

b)

130 mg/dL

c)

137 mg/dL

d)

167 mg/dL

e)

150 mg/dL

79.

Seorang laki-laki, 58 tahun, dengan riwayat DM sejak 11 tahun yang lalu datang ke praktek dokter dengan tujuan kontrol penyakit DM. Tanda vital dalam batas normal. Hasil glukosa puasa 126 mg/dL, HbA1c 9%. Apakah interpretasi yang paling tepat terhadap hasil kadar glukosa pasien?

a)

Tidak terkontrol baik dalam 3 minggu

b)

Terkontrol buruk

c)

Terkontrol baik

d)

Tidak terkontrol baik dalam 3 bulan

e)

Cukup/sedang

80.

Wanita, 25 tahun datang ke dokter dengan keluhan suara serak dan rambut rontok. Pasien juga sedang menjalani pengobatan penurunan lemak darah (kolesterol dan K-LDL tinggi) sudah dilakukan 1 bulan dan perbaikan diet tetapi kadar lipid darah pasien tetap tinggi. Hasil TSH 2x batas atas normal dan fT4 pasien rendah. Apakah penyebab dislipidemia pasien?

a)

Obat tidak tepat

b)

Akibat hipertiroid

c)

Akibat hipotiroid

d)

Genetik

e)

Dislipidemia primer

81.

Manakah sediaan obat di bawah ini yang tidak mengandung etilen glikol?

a)

Unibebi cough syrup

b)

Citoprim suspensi

c)

Samcodryl syrup

d)

Amoksisillin dry syrup

82.

Kita umur 2 tahun berat badan 10 kg dibawa ibunya ke tempat dokter praktek karena badannya panas sudah 2 hari, batuk berdahak. Dahak berwarna kehijauan. Oleh dokter diberi obat amoksisilin dengan dosis 125 mg/kali, paracetamol 100 mg/kali, klorfeniramin maleat 1 mg/kali dan gliseril guaiakolat 35 mg/kali. Berapa lama Amoksisilin syrup yang telah ditambahkan air masih bisa digunakan?

a)

12 hari

b)

5 hari

c)

7 hari

d)

10 hari

e)

3 hari

83.

Salah satu faktor menentukan bentuk sediaan obat adalah rasa dari obat itu sendiri. Manakah bahan obat yang tidak bisa menjadi puyer karena rasanya sangat pahit?

a)

Ibuprofen

b)

Ciprofloxacin

c)

Amoksisilin

d)

Paracetamol

e)

Kloramfenikol

84.

Seorang ibu bernama Ny. R, umur 35 tahun, datang ke Poli Penyakit Dalam RSU Ulin dengan keluhan: mual-mual dan muntah sejak 2 hari sebelumnya. Muntah terjadi bila makan, sedangkan mual terjadi di antara waktu makan. Muntah tidak bersifat proyektil, kepala dan punggung leher terasa nyeri. Dokter memberi antasida tablet kunyah dan cimetidin. Mengapa antasida diberikan dalam bentuk tablet kunyah?

a)

Rasa menyenangkan

b)

Obat mengalami "first pass effect"

c)

Memberikan efek sustained release

d)

Lebih cepat diabsorpsi

e)

Lebih cepat menimbulkan efek

85.

Seorang pasien umur 6 bulan datang ke dokter praktek swasta dengan keluhan panas baru satu hari. Oleh dokter diberikan obat penurun panas paracetamol. Apa bentuk sediaan yang paling tepat untuk anak tersebut?

a)

Kapsul

b)

Puyer

c)

Syrup

d)

Oral Drop (guttae)

e)

Tablet

86.

Tn. R umur 40 tahun, datang ke klinik jam 09.00 pagi dengan keluhan: nyeri dada sejak 1 minggu yang lalu, nyeri dada hilang timbul. Nyeri dada muncul siang atau sore hari. Nyeri hanya berlangsung sebentar, tapi begitu dibawa istirahat, nyeri hilang sendiri. Kadang kalau nyeri sekali, nyeri terasa tembus ke punggung dan menjalar ke lengan kiri. Dokter memberi obat isosorbid dinitrat. Apa bentuk sediaan obat untuk isosorbid dinitrat bila diinginkan efek cepat?

a)

Tablet biasa

b)

Tablet sublingual

c)

Tablet effervescent

d)

Kapsul

e)

Syrup

87.

Pada resep magistralis, apabila ingin menuliskan cera peracikan maka ditulis:

a)

da in lagenam septem

b)

extended termiter usus externus

c)

da in capsulae numero decem

d)

misce fac lage artis numero decem

e)

ter de die pulveres unum

88.

Salah satu alasan penggunaan bahasa Latin pada penulisan resep adalah:

a)

Agar pasien dapat mengartikan sendiri

b)

Seluruh orang di dunia mengerti bahasa Latin

c)

Dapat menuliskan banyak maksud dengan hanya 1 kata

d)

Gampang dipelajari

e)

Merupakan bahasa yang tidak berkembang

89.

Suatu resep berisi obat-obat generik berbentuk sediaan jadi, disebut formula:

a)

Remedium

b)

Vehikulum

c)

Spesialisis

d)

Officinalis

e)

Magistralis

90.

Suatu resep dikatakan Tepat Penderita bila:

a)

Obat tersebut dihambat oleh adanya makanan, maka obat tersebut diberikan sebelum makan

b)

Pasien usia 25 th BB 55 kg diberikan dosis dewasa

c)

Pasien demam diberikan antipiretik

d)

Untuk obat-obat yang frekuensi pemberiannya satu kali, maka lebih baik diberikan dengan melihat cara kerja dan efeknya

e)

Pemilihan ekspektoran untuk ibu hamil didasarkan atas kategori resiko kehamilan

91.

Seorang laki-laki berusia 30 tahun dibawa ibunya ke poliklinik RS dengan keluhan pembengkakan di leher, penurunan berat badan, mata menonjol, tremor, tidak tahan cuaca panas, diare, dan jantung berdebar-debar. Tekanan darah normal, takikardi saat istirahat (130 x/menit), eksoftalmos ringan, ptosis, dan pembesaran kelenjar tiroid difus. Kadar FT4 meningkat, serta TSH menurun. Apakah terapi spesifik yang tepat diberikan?

a)

Glutetimid

b)

Metimazol

c)

Levotiroksin

d)

Amiodaron

e)

Propanolol

92.

Seorang laki-laki berusia 46 tahun menderita Cushing’s syndrome karena tumor adrenal. Manakah obat yang bisa menurunkan tanda dan gejala penyakit pasien ini?

a)

Fludrocortisone

b)

Triamcinolone

c)

Ketoconazole

d)

Betamethasone

e)

Cortisol

93.

Seorang perempuan berusia 24 tahun mengalami hipertiroidisme ringan karena Graves’ disease. Dibuat keputusan untuk memulai terapi dengan metimazol. Metimazol menurunkan kadar T3 serum terutama dengan mekanisme:

a)

Menghambat proteolysis thyroid-binding globulin

b)

Mempercepat metabolisme T3 perifer

c)

Menghambat sekresi TSH

d)

Menghambat uptake iodide oleh sel pada kelenjar tiroid

e)

Mencegah penambahan iodine pada residu tirosin pada tiroglobulin