wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Pilihan Ganda Pajak Daerah

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Pajak daerah dikatakan sebagai instrumen penting dalam pelaksanaan otonomi daerah karena memiliki karakteristik tertentu. Manakah argumentasi paling tepat yang menunjukkan keterkaitan pajak daerah dengan prinsip desentralisasi fiskal?

a)

Pajak daerah dipungut berdasarkan undang-undang pusat dan disetorkan ke kas negara

b)

Pajak daerah digunakan langsung untuk membiayai kebutuhan pemerintah daerah sesuai potensi lokal

c)

Pajak daerah memiliki tarif yang sama di seluruh wilayah Indonesia

d)

Pajak daerah hanya dikenakan kepada badan usaha besar

e)

Pajak daerah bersifat sukarela dan fleksibel dalam pemungutannya

2.

Perbedaan mendasar antara subjek pajak dan wajib pajak dalam Pajak Parkir sebagaimana dijelaskan dalam makalah adalah:

a)

Subjek pajak adalah pemerintah daerah, wajib pajak adalah pengguna parkir

b)

Subjek pajak adalah pengguna parkir, wajib pajak adalah penyelenggara parkir

c)

Subjek dan wajib pajak selalu pihak yang sama

d)

Subjek pajak adalah pemilik kendaraan, wajib pajak adalah pemilik lahan

e)

Subjek pajak adalah pemilik gedung, wajib pajak adalah pemerintah

3.

Pajak Rokok digolongkan sebagai pajak provinsi dan dipungut bersamaan dengan cukai. Implikasi kebijakan fiskal dari mekanisme ini adalah:

a)

Pajak rokok tidak memerlukan dasar hukum daerah

b)

Beban pajak sepenuhnya ditanggung produsen

c)

Pemerintah daerah bergantung pada mekanisme pemungutan pusat

d)

Konsumen menjadi pihak yang secara ekonomi menanggung pajak

e)

Pajak rokok tidak berpengaruh pada PAD

4.

Pengecualian Pajak Air Permukaan untuk kebutuhan rumah tangga dan pertanian rakyat mencerminkan prinsip:

a)

Efisiensi fiscal dan keadilan sosial

b)

Keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan

c)

Optimalisasi penerimaan pajak

d)

Sentralisasi fiscal dan keberlanjutan lingkungan

e)

Netralitas pajak

5.

Tarif Pajak Hiburan yang dapat mencapai 75% pada jenis hiburan tertentu menunjukkan bahwa pajak daerah juga berfungsi sebagai:

a)

Sarana pengendalian konsumsi

b)

Sumber pendapatan utama negara

c)

Pengurang beban pajak pusat

d)

Pendorong investasi daerah

6.

Pembatasan jenis pajak daerah yang boleh dipungut pemerintah daerah sebagaimana diatur dalam undang-undang bertujuan utama untuk:

a)

Mengurangi pendapatan asli daerah untuk pajak pusat

b)

Menyeragamkan struktur ekonomi daerah

c)

Mencegah tumpang tindih pajak dan menjamin kepastian hukum

d)

Mengalihkan kewenangan fiskal ke pusat

e)

Membatasi kreativitas pemerintah daerah

7.

Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) digolongkan sebagai pajak tidak langsung karena:

a)

Dipungut langsung oleh pemerintah pusat

b)

Beban pajaknya dapat dialihkan kepada konsumen akhir

c)

Tidak memiliki objek pajak yang jelas

d)

Tidak memerlukan pelaporan pajak

e)

Tidak berkontribusi terhadap PAD

8.

Perbedaan mendasar antara PPh Pasal 22 dan PPh Pasal 23 terletak pada…

a)

Tarif pajaknya

b)

Jenis SPT yang digunakan

c)

Subjek pajak yang dikenakan

d)

Karakter transaksi yang dikenai pajak

e)

Tahun pajak pelaporannya

9.

PPh Pasal 22 atas penjualan BBM bersifat final karena…

a)

Dipungut oleh bendahara pemerintah

b)

Tidak boleh dilaporkan dalam SPT

c)

Tidak dapat dikreditkan pada akhir tahun

d)

Tarifnya lebih kecil

e)

Berlaku untuk WP luar negeri

10.

Pengecualian pemungutan PPh Pasal 22 atas transaksi bernilai kecil bertujuan untuk…

a)

Mengurangi penerimaan negara

b)

Memberi keringanan pajak UMKM

c)

Efisiensi administrasi perpajakan

d)

Menghindari pajak berganda

e)

Mempercepat restitusi

11.

Dalam PPh Pasal 23, pihak yang menerima penghasilan disebut sebagai…

a)

Pemotong pajak

b)

Wajib setor pajak

c)

Subjek pajak

d)

Objek pajak

e)

Penyelenggara kegiatan

12.

PPh Pasal 22 atas penjualan barang sangat mewah berfungsi sebagai…

a)

Pajak konsumsi

b)

Pajak progresif

c)

Instrumen pengendali konsumsi

d)

Pajak pengganti PPN

e)

Subsidi silang

13.

Jika PPh Pasal 23 telah dipotong, maka hak Wajib Pajak adalah…

a)

Mengajukan restitusi

b)

Mengkreditkan dalam SPT Tahunan

c)

Tidak melaporkan penghasilan

d)

Menghapus kewajiban pajak lain

e)

Menolak bukti potong

14.

Berdasarkan UU No. 42 Tahun 2009, PPN dikenakan atas …

a)

Seluruh transaksi perdagangan internasional

b)

Konsumsi barang dan jasa di luar negeri

c)

Konsumsi barang dan jasa di dalam Daerah Pabean

d)

Seluruh penghasilan wajib pajak

15.

Yang dimaksud dengan PPnBM adalah …

a)

Pajak tambahan yang dikenakan atas seluruh barang impor

b)

Pajak atas jasa tertentu yang bernilai tinggi

c)

Pajak tambahan atas Barang Kena Pajak yang tergolong mewah

d)

Pajak daerah atas barang konsumsi

16.

PPN disebut sebagai pajak “multiple stage” karena …

a)

Dikenakan pada banyak jenis tarif

b)

Dipungut pada setiap tahap produksi dan distribusi

c)

Hanya berlaku untuk barang impor

d)

Dipungut oleh banyak instansi

17.

Mekanisme yang mencegah terjadinya pajak berganda dalam PPN adalah …

a)

Pengenaan tarif tunggal

b)

Sistem self assessment

c)

Pengkreditan Pajak Masukan dengan Pajak Keluaran

d)

Pengenaan pajak final

18.

Media pemungutan PPN yang sah dan menjadi bukti pemungutan pajak adalah …

a)

Surat Setoran Pajak

b)

Bukti Potong

c)

Faktur Pajak

d)

Nota Penjualan

19.

Salah satu karakteristik utama PPnBM adalah …

a)

Dapat dikreditkan seperti PPN

b)

Dipungut berulang di setiap jalur distribusi

c)

Dipungut hanya satu kali

d)

Berlaku untuk semua Barang Kena Pajak

20.

Yang termasuk objek PPN adalah …

a)

Barang kebutuhan pokok

b)

Jasa pendidikan formal

c)

Impor Barang Kena Pajak

d)

Jasa pelayanan kesehatan

21.

Barang berikut yang tidak dikenai PPN adalah …

a)

Perhiasan emas

b)

Beras dan gabah

c)

Elektronik

d)

Kendaraan bermotor

22.

Berdasarkan UU No. 10 Tahun 2020, Bea Materai dikategorikan sebagai …

a)

Pajak langsung yang dipungut secara berkala

b)

Pajak tidak langsung yang dipungut secara insidentil atas dokumen

c)

Retribusi daerah atas transaksi perdata

d)

Pajak penghasilan atas dokumen bernilai ekonomi

23.

Fungsi utama Bea Materai menurut ketentuan perundang-undangan adalah …

a)

Menentukan sah atau tidaknya perjanjian

b)

Memberikan legalitas mutlak suatu dokumen

c)

Sebagai pajak atas dokumen dan sumber penerimaan negara

d)

Menggantikan fungsi akta autentik

24.

Tarif Bea Materai yang berlaku sejak diberlakukannya UU No. 10 Tahun 2020 adalah …

a)

Rp6.000 dan Rp3.000

b)

Rp5.000 dan Rp10.000

c)

Tarif progresif berdasarkan nilai transaksi

d)

Tarif tunggal Rp10.000

25.

Dokumen yang dikenakan Bea Materai berdasarkan ketentuan terbaru adalah dokumen yang memuat nominal uang …

a)

Di atas Rp1.000.000

b)

Di atas Rp2.500.000

c)

Di atas Rp5.000.000

d)

Tanpa batasan nilai nominal

26.

Prinsip “satu dokumen hanya terutang satu Bea Materai” berarti bahwa …

a)

Setiap tanda tangan dikenakan Bea Materai tersendiri

b)

Jumlah halaman menentukan jumlah Bea Materai

c)

Satu dokumen dikenai satu Bea Materai meskipun bertanda tangan banyak

d)

Setiap rangkap dokumen bebas Bea Materai

27.

Dokumen rangkap atau tindasan yang ikut ditandatangani dikenakan Bea Materai karena …

a)

Tidak memiliki kekuatan hukum

b)

Ikut ditandatangani sehingga memiliki kekuatan hukum yang sama dengan dokumen asli

c)

Hanya sebagai salinan

d)

Tidak perlu ditandatangani

28.

Dasar hukum utama pengenaan Bea Materai yang berlaku saat ini adalah …

a)

UU No. 13 Tahun 1985

b)

PP No. 24 Tahun 2000

c)

UU No. 10 Tahun 2020

d)

KUHPerdata

29.

Meterai Elektronik (e-Materai) memiliki kedudukan hukum …

a)

Lebih rendah dari meterai tempel

b)

Hanya berlaku untuk dokumen privat

c)

Sama sahnya dengan meterai tempel

d)

Tidak dapat digunakan sebagai alat bukti

30.

Salah satu asas pemungutan Bea Materai yang bertujuan menciptakan ketertiban dan kejelasan aturan adalah asas …

a)

Kemanfaatan

b)

Efisiensi

c)

Kesederhanaan

d)

Kepastian hukum

31.

Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dikategorikan sebagai pajak yang bersifat kebendaan karena …

a)

Besarnya pajak ditentukan oleh kondisi ekonomi wajib pajak

b)

Pajak dipungut berdasarkan objek berupa bumi dan/atau bangunan

c)

Pengenaan pajak bergantung pada domisili wajib pajak

d)

Pajak ditentukan oleh jumlah penghasilan pemilik tanah

32.

Yang dimaksud dengan “bumi” dalam ketentuan PBB adalah …

a)

Tanah permukaan yang dapat ditanami

b)

Tanah dan bangunan yang telah bersertifikat

c)

Permukaan bumi dan tubuh bumi di bawahnya

d)

Tanah yang memiliki nilai ekonomis tinggi

33.

Seseorang dapat ditetapkan sebagai wajib pajak PBB meskipun bukan pemilik tanah apabila ia …

a)

Menjadi ahli waris sementara

b)

Menguasai dan memanfaatkan objek pajak

c)

Menyewakan kembali objek pajak

d)

Mendaftarkan objek pajak

34.

Dasar utama penetapan besarnya PBB terutang adalah …

a)

Luas tanah dan bangunan

b)

Harga pasar sementara

c)

Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)

d)

Kemampuan membayar wajib pajak

35.

Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP) berfungsi untuk …

a)

Menentukan tarif pajak maksimum

b)

Mengurangi beban pajak masyarakat berpenghasilan rendah

c)

Menambah objek pajak baru

d)

Menentukan subjek pajak

36.

Rumus umum perhitungan PBB terutang adalah …

a)

Tarif × NJOP

b)

Tarif × NJKP

c)

Tarif × (NJOP – NJOPTKP) × NJKP

d)

NJOP – NJOPTKP

37.

Saat yang menentukan PBB terutang menurut undang-undang adalah …

a)

Saat diterbitkannya SPPT

b)

Tanggal 31 Desember tahun pajak

c)

Tanggal 1 Januari tahun pajak

d)

Saat dilakukan transaksi jual beli

38.

Tempat PBB terutang ditentukan berdasarkan …

a)

Domisili wajib pajak

b)

Lokasi kantor pajak terdekat

c)

Lokasi objek pajak berada

d)

Tempat diterbitkannya SPPT

39.

Jangka waktu pelunasan PBB setelah diterimanya SPPT adalah paling lambat …

a)

3 bulan

b)

6 bulan

c)

9 bulan

d)

12 bulan

40.

Salah satu tujuan utama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) adalah …

a)

Mengurangi kepemilikan tanah pribadi

b)

Membatasi pembangunan properti

c)

Meningkatkan pendapatan daerah untuk pembangunan

d)

Menghapus ketimpangan sosial secara langsung

41.

Tujuan utama pengaturan Pajak Penghasilan Pasal 24 adalah untuk …

a)

Meningkatkan penerimaan pajak dari transaksi internasional

b)

Menghindari terjadinya pajak berganda internasional

c)

Menyamakan tarif pajak dalam dan luar negeri

d)

Memberikan pembebasan pajak bagi penghasilan luar negeri

42.

PPh Pasal 26 dikenakan atas penghasilan yang …

a)

Diperoleh Wajib Pajak Dalam Negeri

b)

Bersumber dari luar negeri

c)

Bersumber dari Indonesia dan diterima Wajib Pajak Luar Negeri

d)

Bersifat final bagi semua wajib pajak

43.

Tarif umum PPh Pasal 26 atas penghasilan bruto adalah …

a)

5%

b)

10%

c)

15%

d)

20%

44.

Tarif PPh Pasal 26 dapat lebih rendah dari 20% apabila …

a)

Penghasilan kurang dari PTKP

b)

Wajib Pajak Luar Negeri mengajukan keberatan

c)

Berlaku Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B)

d)

Pajak dibayar secara sukarela

45.

Pihak yang wajib memotong PPh Pasal 26 adalah …

a)

Wajib Pajak Luar Negeri

b)

Wajib Pajak Dalam Negeri

c)

Pemerintah

d)

Bank Indonesia

46.

Salah satu objek PPh Pasal 26 adalah …

a)

Warisan

b)

Dividen yang diterima Wajib Pajak Dalam Negeri

c)

Royalti yang dibayarkan kepada perusahaan luar negeri

d)

Zakat

47.

Wajib Pajak Luar Negeri yang memiliki Bentuk Usaha Tetap (BUT) di Indonesia …

a)

Tetap dikenai PPh Pasal 26

b)

Dikecualikan dari seluruh pajak penghasilan

c)

Dikenai pajak sebagaimana Wajib Pajak Dalam Negeri

d)

Hanya dikenai pajak final

48.

Perbedaan mendasar antara PPh Pasal 25 dan PPh Pasal 26 terletak pada …

a)

Jenis tarif pajak

b)

Subjek pajak dan mekanisme pemungutannya

c)

Tahun pajak yang digunakan

d)

Dasar hukum internasional

49.

PHTB diklasifikasikan sebagai pajak daerah karena …

a)

Dipungut oleh pemerintah pusat dan dibagikan ke daerah

b)

Menjadi kewenangan kabupaten/kota sejak berlakunya UU No. 28 Tahun 2009

c)

Berkaitan langsung dengan pajak penghasilan masyarakat

d)

Ditetapkan sepenuhnya oleh peraturan menteri keuangan

50.

Yang dimaksud dengan perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan adalah …

a)

Pemanfaatan tanah tanpa perubahan kepemilikan

b)

Tindakan hukum yang mengakibatkan berpindahnya hak atas tanah dan/atau bangunan

c)

Pemanfaatan tanah negara untuk kepentingan umum

d)

Pendaftaran ulang sertifikat tanah