wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Kesehatan Bank

Total questions: 99

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan kesehatan bank?

a)

Kemampuan bank untuk menghasilkan keuntungan besar tanpa memperhatikan peraturan.

b)

Kemampuan bank untuk melakukan kegiatan operasional secara normal dan memenuhi kewajibannya sesuai peraturan yang berlaku.

c)

Kemampuan bank untuk mengurangi jumlah karyawan demi efisiensi.

d)

Kemampuan bank untuk menghindari pajak dan meningkatkan pendapatan.

2.

Apa yang dimaksud dengan kesehatan bank?

a)

Kemampuan bank untuk menghasilkan keuntungan besar tanpa memperhatikan peraturan.

b)

Kemampuan bank untuk melakukan kegiatan operasional secara normal dan memenuhi kewajibannya sesuai peraturan yang berlaku.

c)

Kemampuan bank untuk mengurangi jumlah karyawan demi efisiensi.

d)

Kemampuan bank untuk menghindari pajak dan meningkatkan pendapatan.

3.

Apa ciri-ciri bank yang sehat?

a)

Dapat menjaga dan memelihara kepercayaan masyarakat

b)

Tidak menjalankan fungsi intermediasi

c)

Tidak mendukung aktivitas kegiatan moneter

d)

Tidak menjaga lalu lintas pembayaran

4.

Apa tujuan dari menilai kesehatan bank?

a)

Menentukan apakah bank dalam kondisi sehat, cukup sehat, kurang sehat, atau tidak sehat

b)

Menentukan jumlah nasabah bank

c)

Menentukan lokasi cabang bank

d)

Menentukan jenis layanan yang diberikan bank

5.

Siapa yang berperan sebagai pengawas dan pembina bank di Indonesia?

a)

Bank Indonesia

b)

Kementerian Keuangan

c)

Otoritas Jasa Keuangan

d)

Bursa Efek Indonesia

6.

Apa yang dapat dilakukan Bank Indonesia jika suatu bank tidak sehat?

a)

Memberikan arahan atau petunjuk bagaimana bank tersebut harus dijalankan

b)

Menutup semua cabang bank

c)

Mengubah nama bank

d)

Mengurangi jumlah karyawan bank

7.

Apa dasar hukum yang diatur dalam UU No. 10 Tahun 1998?

a)

Undang-Undang Perbankan

b)

Undang-Undang Bank Sentral

c)

Surat Edaran BI No. 6/23/DPNP

d)

Peraturan BI No. 6/10/PBI/2004

8.

UU No. 3 Tahun 2004 mengatur tentang apa?

a)

Undang-Undang Perbankan

b)

Undang-Undang Bank Sentral

c)

Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank

d)

Surat Edaran BI

9.

Surat Edaran BI No. 6/23/DPNP 31 Mei 2004 ditujukan kepada siapa?

a)

Semua bank umum

b)

Bank Sentral

c)

Bank Perkreditan Rakyat

d)

Bank Syariah

10.

Peraturan BI No. 6/10/PBI/2004 mewajibkan bank umum melakukan penilaian tingkat kesehatan bank pada bulan apa saja?

a)

Januari, April, Juli, Oktober

b)

Maret, Juni, September, Desember

c)

Februari, Mei, Agustus, November

d)

April, Juli, Oktober, Januari

11.

Apa saja prinsip umum yang harus diperhatikan oleh manajemen bank dalam menilai Tingkat Kesehatan Bank?

a)

Proposionalitas, Berorientasi Risiko, Materialitas dan Signifikansi, Komprehensif dan Terstruktur

b)

Proposionalitas, Berorientasi Risiko, Transparansi, dan Efisiensi

c)

Berorientasi Risiko, Materialitas dan Signifikansi, Efisiensi, dan Akuntabilitas

d)

Proposionalitas, Efisiensi, Transparansi, dan Akuntabilitas

12.

Apa yang dimaksud dengan prinsip "Berorientasi Risiko" dalam konteks penilaian Tingkat Kesehatan Bank?

a)

Fokus pada pengelolaan risiko yang relevan dengan operasional bank

b)

Menekankan efisiensi dalam operasional bank

c)

Mengutamakan transparansi dalam laporan keuangan

d)

Mengelola struktur organisasi bank secara terperinci

13.

Prinsip "Komprehensif dan Terstruktur" dalam penilaian Tingkat Kesehatan Bank bertujuan untuk:

a)

Menjamin bahwa semua aspek penilaian dilakukan secara menyeluruh dan sistematis

b)

Menekankan efisiensi dalam operasional bank

c)

Mengutamakan transparansi dalam laporan keuangan

d)

Mengelola risiko yang relevan dengan operasional bank

14.

Apa kepanjangan dari akronim CAMEL dalam teknik penilaian kinerja bank?

a)

Capital, Asset, Management, Earning, Liquidity

b)

Capital, Asset, Marketing, Earning, Liability

c)

Cash, Asset, Management, Earning, Liquidity

d)

Capital, Accounting, Management, Earning, Liquidity

15.

Apa tujuan utama dari teknik penilaian kinerja bank menggunakan prinsip CAMEL?

a)

Menilai efisiensi operasional bank

b)

Menentukan tingkat likuiditas dan manajemen bank

c)

Mengukur kinerja keuangan dan stabilitas bank

d)

Menentukan strategi pemasaran bank

16.

Apa tujuan utama dari metode CAMEL dalam penilaian tingkat kesehatan bank?

a)

Menilai tingkat kesehatan bank secara kualitatif dan kuantitatif berdasarkan aspek-aspek tertentu.

b)

Menentukan strategi pemasaran bank.

c)

Mengukur kepuasan pelanggan bank.

d)

Menilai kinerja pegawai bank.

17.

Aspek apa saja yang dinilai dalam metode CAMEL?

a)

Capital, asset, management, earning, liquidity.

b)

Modal, pemasaran, manajemen, laba, likuiditas.

c)

Keuangan, aset, manajemen, pendapatan, stabilitas.

d)

Modal, aset, manajemen, laba, stabilitas.

18.

Apa fokus utama dari metode CAMEL dalam menganalisa kesehatan bank?

a)

Hanya membahas dari sisi finansialnya saja.

b)

Menilai semua aspek operasional bank.

c)

Mengukur kepuasan pelanggan bank.

d)

Menentukan strategi investasi bank.

19.

Apa yang digunakan untuk menilai tingkat kesehatan bank dari aspek modal?

a)

Loan to Deposit Ratio (LDR)

b)

Capital Adequacy Ratio (CAR)

c)

Non-Performing Loan (NPL)

d)

Return on Assets (ROA)

20.

Apa yang dimaksud dengan Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)?

a)

Modal yang tersedia untuk bank

b)

Perhitungan risiko dari aset yang berisiko

c)

Proyeksi keuntungan bank

d)

Rasio antara modal dan aset

21.

Komponen apa saja yang dinilai dalam aspek permodalan bank?

a)

Kecukupan, komposisi, dan proyeksi permodalan

b)

Rasio keuntungan dan kerugian

c)

Likuiditas dan efisiensi operasional

d)

Pertumbuhan aset dan laba bersih

22.

Apa kemampuan yang harus dimiliki bank dalam aspek permodalan?

a)

Memperluas jaringan cabang

b)

Mengcover aset bermasalah

c)

Meningkatkan jumlah nasabah

d)

Menurunkan biaya operasional

23.

Apa yang digunakan untuk menghitung rasio kecukupan modal?

a)

Modal dibagi dengan total aset

b)

Modal dibagi dengan Aktiva Tertimbang Menurut Risiko

c)

Modal dikurangi dengan liabilitas

d)

Modal ditambah dengan pendapatan

24.

Berapa bobot yang digunakan dalam perhitungan nilai kredit?

a)

10%

b)

25%

c)

50%

d)

75%

25.

Apa yang terjadi jika CAR = 0% atau negatif?

a)

Nilai kredit = 100

b)

Nilai kredit = 50

c)

Nilai kredit = 0

d)

Nilai kredit = 25

26.

Setiap kenaikan 0,1% pada CAR akan menambah nilai kredit sebesar berapa?

a)

0,5

b)

1

c)

2

d)

5

27.

Apa yang dimaksud dengan NPL (Non-Performing Loan)?

a)

Kredit yang tidak menghasilkan pendapatan bagi bank.

b)

Kredit yang memiliki tingkat bunga tinggi.

c)

Kredit yang diberikan kepada nasabah prioritas.

d)

Kredit yang memiliki jaminan aset besar.

28.

Apa dampak dari semakin kecilnya NPL bagi suatu bank?

a)

Mengurangi jumlah modal dan pendapatan bank.

b)

Meningkatkan kualitas kredit dan pendapatan bank.

c)

Menurunkan tingkat bunga kredit.

d)

Mengurangi risiko kredit macet.

29.

Komponen apa saja yang dinilai dalam penilaian kualitas aset produktif?

a)

Konsentrasi eksposur risiko kredit, perkembangan aktiva produktif bermasalah, dan kecukupan penyisihan penghapusan aktiva produktif (PPAP).

b)

Tingkat bunga kredit, jumlah modal, dan pendapatan bank.

c)

Jaminan aset, tingkat bunga, dan risiko kredit.

d)

Pendapatan bank, modal, dan tingkat bunga kredit.

30.

Apa yang dimaksud dengan BDR (Bad Debt Ratio)?

a)

Rasio antara total aktiva produktif dan total aktiva tidak produktif

b)

Rasio antara aktiva produktif yang diklasifikasikan dan total aktiva produktif

c)

Rasio antara total aktiva produktif dan total utang

d)

Rasio antara aktiva tidak produktif dan total aktiva produktif

31.

Bagaimana rumus untuk menghitung BDR?

a)

Total Aktiva Produktif ÷ Aktiva Produktif yang Dikelola x 100%

b)

Aktiva Produktif yang Dikelola ÷ Total Aktiva Produktif x 100%

c)

Aktiva Produktif yang Dikelola ÷ Total Utang x 100%

d)

Aktiva Produktif yang Dikelola ÷ Total Aktiva Tidak Produktif x 100%

32.

Apa yang terjadi jika nilai BDR ≥ 15,5%?

a)

Nilai kredit menjadi 100

b)

Nilai kredit menjadi 50

c)

Nilai kredit menjadi 0

d)

Nilai kredit bertambah 1

33.

Berapa nilai kredit maksimum yang dapat dicapai jika terjadi penurunan BDR sebesar 0,15%?

a)

50

b)

75

c)

100

d)

150

34.

Apa tujuan utama pembentukan CAD (Cadangan)?

a)

Mengatasi kemungkinan penurunan kualitas aktiva produktif.

b)

Meningkatkan jumlah kredit yang diberikan.

c)

Mengurangi jumlah rekening yang macet.

d)

Menambah nilai kredit secara maksimal.

35.

Berapa persen cadangan wajib dibentuk untuk kategori kredit "Kurang Lancar"?

a)

5% X Besar rekening tersebut.

b)

15% X Besar rekening tersebut.

c)

50% X Besar rekening tersebut.

d)

100% X Besar rekening tersebut.

36.

Jika nilai kredit naik sebesar 1%, berapa nilai yang ditambahkan sesuai perhitungan CAD?

a)

1 dengan maksimum 50.

b)

1 dengan maksimum 100.

c)

5 dengan maksimum 100.

d)

10 dengan maksimum 100.

37.

Apa kategori kredit yang memiliki cadangan wajib sebesar 0% X Besar rekening tersebut?

a)

Perhatian Khusus.

b)

Lancar.

c)

Diragukan.

d)

Macet.

38.

Berapa jumlah dari seluruh nilai cadangan yang dihitung dalam tabel?

a)

10.

b)

12.

c)

15.

d)

20.

39.

Apa yang mencerminkan kualitas manajemen dalam bekerja, pendidikan, dan pengalaman?

a)

Kualitas SDM dalam menangani berbagai kasus

b)

Jumlah karyawan yang bekerja

c)

Tingkat keuntungan perusahaan

d)

Jumlah proyek yang diselesaikan

40.

Komponen apa saja yang dinilai dalam aspek kualitas manajemen?

a)

Kualitas manajemen umum dan penerapan manajemen risiko

b)

Jumlah cabang perusahaan

c)

Tingkat kepuasan pelanggan

d)

Jumlah modal yang dimiliki

41.

Apa yang menjadi fokus kepatuhan bank dalam aspek kualitas manajemen?

a)

Kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku dan komitmen kepada Bank Indonesia

b)

Kepatuhan terhadap peraturan pajak

c)

Kepatuhan terhadap kebijakan internal perusahaan

d)

Kepatuhan terhadap standar internasional

42.

Apa tujuan utama dari penggunaan "Management" dalam konteks yang dijelaskan?

a)

Menilai kualitas manajemen.

b)

Menentukan jumlah kredit yang diberikan kepada bank.

c)

Menghitung nilai kredit total maksimal 250.

d)

Menyediakan pertanyaan untuk nasabah bank.

43.

Berapa nilai kredit yang diperoleh untuk setiap pertanyaan yang dijawab "ya"?

a)

0.25

b)

0.4

c)

1.0

d)

100

44.

Berapa bobot untuk penilaian manajemen dalam perhitungan ini?

a)

50%

b)

25%

c)

75%

d)

100%

45.

Berapa jumlah maksimal nilai kredit total yang dapat dicapai?

a)

250

b)

100

c)

0.4

d)

25

46.

Berapa jumlah pertanyaan yang disediakan oleh BI untuk menilai tingkat kesehatan bank?

a)

100

b)

250

c)

25

d)

400

47.

Apa yang dimaksud dengan ROA (Return on Assets)?

a)

Rasio yang digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan modal sendiri.

b)

Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan bank menghasilkan keuntungan relatif terhadap total asetnya.

c)

Rasio yang digunakan untuk membandingkan laba dengan ekuitas pemegang saham.

d)

Rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat likuiditas bank.

48.

Apa yang terjadi jika ROA suatu bank semakin besar?

a)

Tingkat keuntungan yang dicapai bank semakin kecil.

b)

Posisi bank dari segi penggunaan aset semakin buruk.

c)

Tingkat keuntungan yang dicapai bank semakin besar dan posisi bank semakin baik.

d)

Tidak ada perubahan pada posisi bank.

49.

Apa yang dimaksud dengan ROE (Return on Equity)?

a)

Rasio yang digunakan untuk mengukur efisiensi usaha bank.

b)

Rasio yang digunakan untuk membandingkan laba dengan total aset.

c)

Rasio yang digunakan untuk membandingkan laba dengan ekuitas pemegang saham.

d)

Rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat likuiditas bank.

50.

Apa yang dimaksud dengan earning/rentabilitas?

a)

Kemampuan dalam menghasilkan laba

b)

Rasio antara laba dan total aktiva

c)

Nilai kredit maksimum

d)

Perhitungan nilai kredit berdasarkan ROA

51.

Apa rumus untuk menghitung ROA?

a)

ROA = Laba setelah pajak x 100% / Total aktiva

b)

ROA = Laba sebelum pajak x 100% / Total aktiva

c)

ROA = Total aktiva x 100% / Laba sebelum pajak

d)

ROA = Laba sebelum pajak x Total aktiva / 100%

52.

Berapa nilai kredit jika ROA sebesar 100%?

a)

100

b)

50

c)

0

d)

10

53.

Setiap kenaikan ROA sebesar 0,015%, berapa nilai kredit yang ditambahkan?

a)

2

b)

1

c)

0,5

d)

0,015

54.

Apa yang dimaksud dengan Loan Deposit Ratio (LDR) dalam penilaian aspek likuiditas bank?

a)

Rasio antara aktiva dan pasiva likuid

b)

Indikator efisiensi operasional bank

c)

Proyeksi cash flow bank

d)

Rasio antara kewajiban dan aset bank

55.

Komponen apa saja yang dinilai dalam aspek likuiditas bank?

a)

Rasio aktiva/pasiva likuid, potensi maturity mismatch, kondisi Loan Deposit Ratio (LDR), proyeksi cash flow, dan konsentrasi pendanaan

b)

Rasio aktiva/pasiva likuid, efisiensi operasional, dan kebijakan pengelolaan aset

c)

Proyeksi cash flow, efisiensi operasional, dan rasio kewajiban terhadap aset

d)

Kebijakan pengelolaan aset, maturity mismatch, dan efisiensi operasional

56.

Apa tujuan utama dari penilaian aspek likuiditas bank?

a)

Menilai efisiensi operasional bank

b)

Menilai kemampuan bank melunasi kewajiban jangka pendek tepat waktu

c)

Menilai rasio kewajiban terhadap aset bank

d)

Menilai proyeksi cash flow bank

57.

Apa tujuan utama dari pengukuran likuiditas bank?

a)

Menilai kemampuan bank dalam menjaga likuiditas

b)

Menentukan jumlah kredit yang diberikan

c)

Menghitung modal inti bank

d)

Menentukan rasio laba terhadap kerugian

58.

Apa rumus untuk menghitung LDR (Loan to Deposit Ratio)?

a)

Jumlah kredit yang diberikan / Dana pihak ketiga + KLBI + Modal inti x 100%

b)

Dana pihak ketiga / Jumlah kredit yang diberikan x 100%

c)

Modal inti / Jumlah kredit yang diberikan x 100%

d)

Jumlah kredit yang diberikan / Modal inti x 100%

59.

Apa nilai kredit jika rasio LDR lebih besar atau sama dengan 110%?

a)

0

b)

50

c)

100

d)

110

60.

Apa nilai kredit jika rasio LDR kurang dari 110%?

a)

100

b)

0

c)

50

d)

110

61.

Apa faktor yang memiliki bobot penilaian tertinggi dalam penilaian tingkat kesehatan bank?

a)

Permodalan (Capital)

b)

Kualitas Aktifa Produktif (Asset)

c)

Manajemen (Management)

d)

Likuiditas (Liquidity)

62.

Berapa bobot penilaian untuk faktor Manajemen (Management) dalam penilaian tingkat kesehatan bank?

a)

10%

b)

25%

c)

30%

d)

5%

63.

Komponen apa saja yang termasuk dalam faktor Likuiditas (Liquidity)?

a)

Rasio modal dan manajemen likuiditas

b)

Rasio pinjaman terhadap dana pihak ketiga dan rasio call money terhadap aktifa lancar

c)

Rasio aktifa produktif dan cadangan penghapusan

d)

Rasio laba sebelum pajak dan rasio beban operasional

64.

Faktor apa yang memiliki komponen "Rasio laba sebelum pajak terhadap total aset"?

a)

Permodalan (Capital)

b)

Kualitas Aktifa Produktif (Asset)

c)

Rentabilitas (Earnings)

d)

Manajemen (Management)

65.

Berapa bobot penilaian untuk faktor Likuiditas (Liquidity)?

a)

5%

b)

10%

c)

25%

d)

30%

66.

Apa saja indikator penilaian kesehatan bank menggunakan metode RGEC?

a)

Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning, dan Capital

b)

Risk Profile, Governance, Revenue, dan Capital

c)

Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning, dan Cash Flow

d)

Risk Management, Good Corporate Governance, Earning, dan Capital

67.

Apa yang dinilai dalam indikator "Risk Profile" pada metode RGEC?

a)

Profil risiko

b)

Pendapatan

c)

Permodalan

d)

Tata kelola perusahaan

68.

Apa kepanjangan dari GCG dalam metode RGEC?

a)

Good Corporate Governance

b)

General Corporate Governance

c)

Good Company Governance

d)

General Company Governance

69.

Apa tujuan utama dari metode RGEC dalam penilaian kesehatan bank?

a)

Menilai indikator risiko dan keuangan

b)

Menilai tata kelola perusahaan saja

c)

Menilai pendapatan perusahaan

d)

Menilai modal perusahaan saja

70.

Apa saja komponen utama dari metode RGEC?

a)

Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital

b)

Risk Profile, Good Corporate Governance, Efficiency, Capital

c)

Risk Profile, Governance, Earnings, Credit

d)

Risk Profile, Governance, Efficiency, Capital

71.

Apa arti dari singkatan GCG dalam metode RGEC?

a)

Good Corporate Governance

b)

General Corporate Governance

c)

Good Capital Growth

d)

General Capital Governance

72.

Apa istilah dalam bahasa Indonesia untuk "Earnings" dalam metode RGEC?

a)

Rentabilitas

b)

Pendapatan

c)

Keuntungan

d)

Modal

73.

Apa istilah dalam bahasa Indonesia untuk "Capital" dalam metode RGEC?

a)

Permodalan

b)

Modal

c)

Investasi

d)

Keuangan

74.

Apa yang dimaksud dengan profil risiko dalam aktivitas operasional bank?

a)

Penilaian terhadap risiko inheren dan kualitas penerapan Manajemen Risiko

b)

Penilaian terhadap keuntungan operasional bank

c)

Penilaian terhadap efisiensi operasional bank

d)

Penilaian terhadap strategi pemasaran bank

75.

Berapa jenis risiko yang wajib dinilai dalam profil risiko operasional bank?

a)

6 jenis

b)

7 jenis

c)

8 jenis

d)

9 jenis

76.

Manakah dari berikut ini yang termasuk dalam jenis risiko yang wajib dinilai dalam profil risiko operasional bank?

a)

Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional

b)

Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Keuangan, Risiko Operasional

c)

Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Pemasaran

d)

Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Keuangan, Risiko Hukum

77.

Apa yang dimaksud dengan risiko kredit?

a)

Risiko akibat kegagalan debitur atau pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada bank.

b)

Risiko yang timbul akibat fluktuasi nilai tukar mata uang.

c)

Risiko yang terjadi karena perubahan suku bunga.

d)

Risiko yang disebabkan oleh bencana alam.

78.

Apa yang digunakan untuk menghitung persentase jumlah kredit bermasalah yang dihadapi oleh bank?

a)

Rasio Non Performing Loan (NPL).

b)

Rasio Likuiditas.

c)

Rasio Suku Bunga.

d)

Rasio Modal.

79.

Apa kepanjangan dari NPL dalam konteks risiko kredit?

a)

Non Performing Loan.

b)

Non Payment Liability.

c)

Non Profit Loan.

d)

Non Performing Liability.

80.

Apa rumus untuk menghitung Non Performing Loan (NPL)?

a)

Kredit Bermasalah / Total Kredit x 100%

b)

Total Kredit / Kredit Bermasalah x 100%

c)

Kredit Bermasalah x Total Kredit x 100%

d)

Total Kredit x Kredit Bermasalah x 100%

81.

Berdasarkan tabel, bagaimana kriteria kesehatan kredit jika Rasio NPL kurang dari 2%?

a)

Sangat sehat

b)

Sehat

c)

Cukup sehat

d)

Tidak sehat

82.

Jika Rasio NPL berada di antara 5% hingga 8%, apa peringkat dan keterangannya?

a)

Peringkat 3, Cukup sehat

b)

Peringkat 2, Sehat

c)

Peringkat 4, Kurang sehat

d)

Peringkat 5, Tidak sehat

83.

Apa kriteria kesehatan kredit untuk Rasio NPL lebih dari atau sama dengan 12%?

a)

Tidak sehat

b)

Kurang sehat

c)

Cukup sehat

d)

Sehat

84.

Menurut tabel, pada Rasio NPL 8% hingga 12%, bagaimana kriteria kesehatan kredit?

a)

Kurang sehat

b)

Cukup sehat

c)

Sehat

d)

Sangat sehat

85.

Apa yang dimaksud dengan risiko pasar?

a)

Risiko yang terjadi akibat ketidakmampuan bank untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo.

b)

Risiko pada posisi neraca dan rekening administrative termasuk transaksi derivatif, akibat perubahan harga option.

c)

Risiko yang terjadi akibat perubahan kebijakan pemerintah.

d)

Risiko yang terjadi akibat penurunan nilai aset.

86.

Apa yang dimaksud dengan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR)?

a)

Rasio yang digunakan untuk menilai tingkat profitabilitas suatu bank.

b)

Rasio yang digunakan untuk menilai tingkat likuiditas suatu bank dengan membandingkan antara kredit yang disalurkan dengan dana yang dihimpun dari masyarakat.

c)

Rasio yang digunakan untuk menilai tingkat risiko pasar suatu bank.

d)

Rasio yang digunakan untuk menilai tingkat efisiensi operasional suatu bank.

87.

Apa yang menjadi penyebab utama risiko likuiditas pada bank?

a)

Ketidakmampuan bank untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi keuangan bank.

b)

Perubahan harga option pada pasar keuangan.

c)

Penurunan nilai aset yang dimiliki oleh bank.

d)

Kegagalan dalam mengelola portofolio investasi.

88.

Apa rumus untuk menghitung Loan to Deposit Ratio (LDR)?

a)

Total Kredit ÷ Dana Pihak Ketiga × 100%

b)

Total Kredit × Dana Pihak Ketiga ÷ 100%

c)

Dana Pihak Ketiga ÷ Total Kredit × 100%

d)

Total Kredit ÷ Dana Pihak Ketiga ÷ 100%

89.

Jika rasio LDR lebih dari 120%, bagaimana tingkat kesehatan keuangan menurut tabel?

a)

Sangat sehat

b)

Sehat

c)

Tidak sehat

d)

Cukup sehat

90.

Menurut tabel, berapa kisaran rasio LDR yang dianggap "Sehat"?

a)

≤ 75%

b)

75% – 85%

c)

85% – 100%

d)

100% – 120%

91.

Apa peringkat yang diberikan untuk rasio LDR antara 85% hingga 100%?

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

92.

Apa yang dimaksud dengan risiko operasional?

a)

Risiko yang timbul akibat tuntutan hukum dan kelemahan aspek yuridis.

b)

Risiko akibat ketidakcukupan dana, kesalahan manusia, atau kegagalan sistem.

c)

Risiko yang disebabkan oleh perubahan nilai tukar mata uang.

d)

Risiko yang timbul akibat fluktuasi pasar.

93.

Apa penyebab utama dari risiko hukum?

a)

Ketidakcukupan dana atau kegagalan sistem.

b)

Tuntutan hukum dan kelemahan aspek yuridis.

c)

Perubahan nilai tukar mata uang.

d)

Fluktuasi pasar.

94.

Apa yang dapat menyebabkan risiko operasional pada bank?

a)

Ketidakcukupan dana, kesalahan manusia, atau kejadian eksternal.

b)

Tuntutan hukum dan kelemahan perikatan.

c)

Perubahan nilai tukar mata uang.

d)

Ketidakstabilan politik.

95.

Apa yang dimaksud dengan kelemahan perikatan dalam konteks risiko hukum?

a)

Tidak dipenuhinya syarat sahnya kontrak atau agunan yang tidak memadai.

b)

Ketidakcukupan dana untuk memenuhi kewajiban.

c)

Kegagalan sistem dalam operasional bank.

d)

Perubahan nilai tukar mata uang yang tidak stabil.

96.

Apa yang dimaksud dengan risiko strategis?

a)

Risiko akibat ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan

b)

Risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan stakeholder

c)

Risiko akibat ketidaktepatan bank dalam mengambil keputusan strategis

d)

Risiko akibat perubahan lingkungan bisnis

97.

Apa yang menjadi penyebab utama risiko kepatuhan?

a)

Ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan

b)

Ketidaktepatan dalam mengambil keputusan strategis

c)

Menurunnya tingkat kepercayaan stakeholder

d)

Kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis

98.

Apa yang dimaksud dengan risiko reputasi?

a)

Risiko akibat ketidaktepatan bank dalam mengambil keputusan strategis

b)

Risiko akibat menurunnya tingkat kepercayaan stakeholder

c)

Risiko akibat ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan

d)

Risiko akibat kegagalan dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis

99.

Apa saja prinsip-prinsip Good Corporate Governance yang dinilai dalam kualitas manajemen bank?

a)

Transparansi, Akuntabilitas, Tanggung Jawab, Kemandirian, Adil

b)

Kejujuran, Keadilan, Tanggung Jawab, Kemandirian, Transparansi

c)

Akuntabilitas, Kejujuran, Kemandirian, Adil, Tanggung Jawab

d)

Transparansi, Akuntabilitas, Kejujuran, Kemandirian, Adil