NEW
Font size
WorksheetsSOAL UJIAN AO SESI 1
Total questions: 50
Worksheet time: 2hrs 40mins
Fungsi utama bank dalam sistem keuangan Indonesia adalah …
Menetapkan kebijakan fiskal
Menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat
Mengatur nilai tukar rupiah
Menjamin simpanan nasabah
Tujuan utama penerapan prinsip kehati-hatian (prudential banking) adalah …
Memaksimalkan laba bank
Menekan biaya operasional
Menjaga kesehatan dan stabilitas bank
Mempercepat ekspansi kredit
Pendapatan utama bank berasal dari …
Pajak daerah
Net Interest Income dan Fee-Based Income
Subsidi pemerintah
Dana hibah
Tujuan diversifikasi portofolio kredit adalah …
Meningkatkan konsentrasi kredit
Mengurangi risiko dan NPL
Memperbesar eksposur sektor tertentu
Mengurangi jumlah debitur
Early Warning System (EWS) berfungsi untuk …
Menghapus kredit bermasalah
Mendeteksi potensi penurunan kualitas kredit
Menjamin pembayaran debitur
Menentukan suku bunga
Fundamental utama bank sebagai lembaga keuangan adalah …
Mengelola investasi pemerintah
Menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat
Menentukan kebijakan moneter
Menyediakan jasa pasar modal
Bank disebut sebagai lembaga intermediasi karena …
Menentukan harga saham
Menjembatani kepentingan pemerintah dan swasta
Menghimpun dana dari surplus unit dan menyalurkannya ke deficit unit
Mengelola risiko pasar keuangan
Kegiatan utama bank dalam menjalankan fungsi intermediasi adalah …
Penetapan BI Rate
Penghimpunan DPK dan penyaluran kredit
Penjualan obligasi negara
Pengelolaan APBN
Karakteristik utama proses bisnis Bank Pembangunan Daerah (BPD) adalah …
Fokus pada pembiayaan internasional
Mengutamakan pasar korporasi multinasional
Mendukung pembangunan ekonomi dan keuangan daerah
Berorientasi pada transaksi valuta asing
Pendapatan bank yang berasal dari selisih bunga kredit dan bunga simpanan disebut …
Fee based income
Spread based income
Capital gain
Operating leverage
Contoh fee based income pada bank adalah …
Pendapatan bunga kredit
Selisih bunga deposito
Jasa transfer dan administrasi rekening
Pendapatan dari kredit bermasalah
Tujuan utama penilaian kredit (credit analysis) oleh bank adalah …
Memaksimalkan volume kredit
Memenuhi target ekspansi bisnis
Meminimalkan risiko gagal bayar
Menyesuaikan kebijakan moneter
Dalam analisis kredit, prinsip 5C digunakan untuk menilai …
Struktur modal dan laba
Risiko pasar dan risiko likuiditas
Karakter, kapasitas, modal, kondisi, dan jaminan debitur
Kebijakan suku bunga bank sentral
Komponen utama yang dipertimbangkan bank dalam penentuan suku bunga dan pricing kredit adalah …
Target inflasi pemerintah
Cost of fund, risiko, dan target margin
Nilai tukar mata uang
Pertumbuhan ekonomi global
Mengapa cross selling dan relationship banking penting bagi bank?
Untuk meningkatkan jumlah kantor cabang
Untuk mempercepat likuidasi Asset
Untuk meningkatkan loyalitas, pendapatan, dan pemahaman risiko nasabah
Untuk mengurangi regulasi perbankan
Perbedaan utama antara traditional banking dan open banking adalah bahwa open banking:
Menghilangkan peran bank sebagai lembaga intermediasi
Hanya menggunakan teknologi blockchain
Tidak memerlukan regulasi dari otoritas keuangan
Mengizinkan akses data nasabah kepada pihak ketiga melalui API dengan persetujuan nasabah
Salah satu manfaat utama penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam perbankan adalah:
Menghapus seluruh proses kepatuhan
Meningkatkan efisiensi operasional melalui otomatisasi proses manual
Menghilangkan risiko kredit sepenuhnya
Menggantikan seluruh peran Account Officer
Dalam konteks Digital Payment System, tujuan utama penerapan QRIS di Indonesia adalah:
Membatasi transaksi non-tunai
Menggantikan fungsi kartu kredit sepenuhnya
Menyatukan berbagai QR payment agar interoperable dan standar
Menghilangkan peran bank dalam sistem pembayaran
Konsep Human Physical Cyber System (HPCS) dalam perbankan digital mengintegrasikan:
Sistem manual dan sistem keuangan tradisional
Manusia, infrastruktur fisik, dan sistem digital berbasis data dan AI
Hanya teknologi AI dan IoT
Sistem sosial dan kebijakan pemerintah
Salah satu ancaman utama keamanan siber (cyber security) di sektor perbankan adalah ransomware, yang berdampak langsung pada:
Peningkatan kecepatan layanan
Penguncian sistem dan kebocoran data nasabah
Penurunan biaya operasional
Peningkatan kepercayaan publik
Tahapan Dalam Manajemen Risiko Antara Lain:
Analisis, Identifikasi, Implementasi, Monitoring
Identifikasi, Analisis, Pengelolaan, Implementasi, Monitoring
Identifikasi, Pengelolaan, Implementasi, Analisis, Monitoring
Perencanaan, Pengelolaan, Implementasi, Monitoring
Risiko Hukum dapat muncul karena:
Lemahnya Aturan dari Perikatan Kontrak Antar Pihak
Ketidakpastian Komitmen Nasabah Dalam Membayar
Minimnya informasi dan literasi dalam Kontrak dari Nasabah
Ketidakpedulian Analis Terhadap Status Nasabah
Sistem kredit bank mengalami gangguan selama jam operasional sehingga proses pencairan tertunda. Risiko yang paling tepat menggambarkan kondisi ini adalah …
Cyber Risk
IT Risk
Risiko kredit
Risiko kepatuhan
Penyaluran kredit dilakukan tanpa analisis risiko memadai sehingga meningkatkan potensi gagal bayar. Dampak utamanya terhadap bank adalah …
Gangguan sistem
Penurunan kualitas modal dan risiko bank
Pelanggaran ESG
Risiko nilai tukar
Sebuah bank mengalami gangguan sistem core banking selama dua jam akibat kegagalan server internal, sehingga transaksi nasabah tertunda dan laporan harian tidak dapat diproses tepat waktu. Risiko utama yang tercermin dalam kondisi tersebut adalah:
Risiko kredit
Risiko likuiditas
Risiko teknologi informasi
Risiko reputasi
Serangan ransomware yang mengenkripsi data nasabah dan menuntut tebusan termasuk dalam kategori risiko berikut:
Risiko operasional umum
Risiko teknologi informasi non-siber
Risiko siber sebagai bagian dari IT risk
Risiko kepatuhan internal
Seorang Account Officer (AO) menemukan transaksi nasabah yang tidak sesuai dengan profil usaha dan pola transaksi sebelumnya. Tindakan yang paling tepat sesuai ketentuan AML–CFT adalah:
Mengabaikan transaksi karena masih dalam batas nominal wajar
Menunda pelaporan sampai ada instruksi atasan
Memastikan transaksi dicatat sebagai transaksi biasa
Mengidentifikasi dan memastikan transaksi tersebut dilaporkan sebagai transaksi mencurigakan
AO membantu nasabah memperbaiki data penghasilan agar kredit disetujui, dengan alasan untuk mengejar target penyaluran kredit. Dari sudut pandang integritas dan compliance, tindakan tersebut paling tepat dikategorikan sebagai:
Pelanggaran prosedur operasional ringan
Pelanggaran integritas dan kepatuhan
Risiko reputasi eksternal semata
Risiko pasar akibat tekanan target
Peran utama SEOJK bagi bank dan Account Officer adalah:
Menjadi pengganti POJK dalam operasional bank
Menetapkan sanksi langsung kepada pegawai bank
Memberikan petunjuk teknis pelaksanaan POJK secara operasional
Mengatur kebijakan internal yang bersifat sukarela
Sebuah bank menyalurkan pembiayaan kepada perusahaan yang memiliki masalah pencemaran lingkungan. Beberapa bulan kemudian, izin usaha perusahaan dicabut dan kredit menjadi bermasalah. Risiko utama yang sebelumnya kurang diperhatikan adalah:
Risiko kredit konvensional
Risiko likuiditas bank
Risiko ESG, khususnya aspek lingkungan
Risiko pasar akibat fluktuasi harga
Dalam kerangka Basel III, kualitas penyaluran kredit oleh AO berkontribusi langsung terhadap:
Tingkat suku bunga pasar
Kecukupan modal dan ketahanan bank
Kebijakan moneter pemerintah
Struktur organisasi bank
AO melewati tahapan verifikasi dokumen nasabah karena sistem sedang lambat dan antrean nasabah panjang. Dari perspektif governance dan regulatory compliance, tindakan tersebut berpotensi menimbulkan:
Risiko pasar dan risiko suku bunga
Risiko kepatuhan dan risiko hukum
Risiko likuiditas jangka pendek
Risiko reputasi eksternal semata
Penerimaan kas dari penjualan kembali saham yang dibeli dari perusahaan lain dikategorikan sebagai arus kas dari aktivitas:
Operasi
Pembiayaan
Investasi
Benar semua
Penarikan uang perusahaan untuk kepentingan pribadi pemilik dicatat dalam akun:
Aset
Beban
Pendapatan
Prive
Perusahaan menerima uang muka atas jasa yang akan diberikan perusahaan kepada perusahaan pada bulan berikut diakui sebagai:
Aset
Beban
Pendapatan
Kewajiban
Penurunan nilai ekonomis suatu aset tetap berujud disebut dengan:
Penyusutan
Deplesi
Amortisasi
Depresiasi
Laporan keuangan yang menunjukkan jumlah modal perusahaan pada akhir suatu periode disebut dengan:
Laporan Perubahan Aset
Laporan Perubahan Ekuitas
Laporan Perubahan Kas
Laporan Perubahan Pendapatan
Salah satu proses akuntansi yang dilakukan pada akhir periode adalah ayat jurnal penutup. Berikut ini adalah akun yang harus ditutup pada akhir tahun yaitu:
Pendapatan
Aset
Investasi
Kewajiban
Suatu informasi memiliki kualitas andal apabila informasi tersebut terbebas dari salah saji yang material. Syarat suatu informasi memiliki kualitas andal adalah, kecuali:
Penyajian Jujur
Netralitas
Profesional
Kelengkapan
Keuntungan pemegang saham atas kepemilikan saham suatu perusahaan disebut:
Aset
Beban
Pendapatan
Dividen
Faktor pembeda antara aset lancar dan aset tetap adalah, kecuali;
Periode penggunaan
Jumlah
Pelaporan
Kondisi
Suatu bentuk perusahaan yang modalnya berasal dari beberapa orang dan sebagian dari pemiliknya terlibat dalam pengelolaan perusahaan disebut dengan:
Perseroan Terbatas
Persekutuan
Perseorangan
Koperasi
Tujuan utama Financial Statement Analysis bagi Account Officer bank adalah untuk:
Menilai kepatuhan debitur terhadap standar akuntansi
Menentukan nilai wajar perusahaan
Menilai kemampuan dan sumber pembayaran kredit
Membandingkan laporan keuangan antar industri
Kondisi berikut yang merupakan red flag utama dalam analisis kredit adalah:
Penjualan stabil dan kas meningkat
Laba meningkat tetapi arus kas operasi negatif
Persediaan stabil dan piutang menurun
Ekuitas meningkat karena laba ditahan
Dalam prinsip perbankan, agunan berfungsi sebagai:
Sumber pembayaran utama kredit
Pengganti arus kas debitur
Alat mitigasi risiko jika terjadi gagal bayar
Dasar utama penentuan plafon kredit
Dalam analisis neraca, modal kerja (working capital) paling relevan digunakan AO untuk:
Menilai nilai pasar perusahaan
Menentukan kebutuhan pembiayaan jangka pendek
Menghitung laba bersih
Menilai kualitas manajemen
Berikut ini yang mencerminkan kualitas laba yang baik bagi bank adalah:
Laba besar dari penjualan aset tetap
Laba yang didominasi pendapatan lain-lain
Laba operasional yang konsisten dan didukung arus kas positif
Laba tinggi akibat penundaan pembayaran utang dagang
Dalam analisis kredit, pernyataan yang PALING tepat mengenai laba dan arus kas adalah:
Laba lebih penting daripada arus kas
Arus kas hanya penting untuk perusahaan kecil
Laba menunjukkan kinerja, arus kas menunjukkan kemampuan bayar
Selama laba positif, arus kas tidak relevan
Dalam konteks kredit, Debt to Equity Ratio (DER) digunakan AO terutama untuk menilai:
Tingkat likuiditas perusahaan
Tingkat ketergantungan perusahaan terhadap utang
Efisiensi operasional perusahaan
Kemampuan perusahaan menghasilkan laba
Dalam penyusunan rekomendasi kredit, hasil Financial Statement Analysis PALING berpengaruh terhadap penentuan:
Jenis agunan yang diterima
Struktur kredit (plafon, tenor, skema bayar)
Bentuk badan hukum debitur
Lokasi usaha debitur
