
Dinamika Persatuan dan Kesatuan bangsa dalam Konteks NKRI
Presentation
•
Other
•
12th Grade
•
Practice Problem
•
Hard
Kiki Gusmar
Used 5+ times
FREE Resource
18 Slides • 0 Questions
1
DINAMIKA PERSATUAN
DAN KESATUAN DALAM
KONTEKS NKRI
BAB 4
By : Kiki Gusmar, S.Pd
2
A. Hakikat NegaraKesatuan
Republik Indonesia
2. Karakteristik NegaraKesatuan
Republik Indonesia
Indonesia sejak kelahirannya pada
tanggal17 Agustus 1945 telah
memilikitekad yang sama, bahwa negara
ini akan eksis di dunia internasional dalam
bentuk negara kesatuan
Kesepakatan ini tercermin dalam rapat-
rapat Badan Penyelidik Usaha-Usaha
Persiapan Kemerdekaan Indonesia
(BPUPKI) dan Panitia Persiapan
Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dalam
menyusun konstitusi atau UUD yang
tertinggi dalam negara.
C.F Strong negara kesatuanadalah
bentuk negara dimana wewenang
legislatif tertinggi dipusatkan dalam
suatu badan legislatif nasional.
Negara kesatuan mempunyai dua
sistem, yaitusentralisasi dan
desentralisasi.
Konsep Negara Kesatuan1.
3
Pro patria dan primuspatrialis yaitu mencintai tanah air dan mendahulukan kepentingan
tanah air.
Jiwasolidaritas dan setia kawan
Jiwa toleransi dan tenggang rasa antaragama, antarsuku, antar golongan dan
antarbangsa.
4.Jiwa tanpa pamrih dan tanggung jawab
5.Jiwa kesatriadan kebesaran jiwa yang tidak mengandung unsur dendam.
Penanaman Kesadaran Berkonstitusi
NKRI adalah harga mati. Pernyataan tersebut mengandung makna yang sangat dalam.
Dalamp ernyataan tersebut tergambar ketegasan sikapdan cita-cita bahwa negara Indonesia
diperjuangkan
kemerdekaannya
untuk
mewujudkan
konsep
negara
kesatuan
diimplementasikan di bumi Indonesia. Untuk mewujudkan hal tersebut telah banyak
pengorbanan yang dilakukan para pahlawan mulai pengorbanan waktu, tenaga,pikiran, harta
bahkan nyawa. Hal tersebut dilakukankarena mereka mempunyai semangat kebangsaan.
Semangat itulah yang harus kita jaga dan selalu mewarnai setiap perilaku kita. Di dalam
semangat kebangsaan terkandung nilai-nilai yang dapat memperkokoh persatuan dan
kesatuan bangsa, yaitu:
1.
2.
3.
4
Pasal 25A UUD NRI Tahun 1945 menentukan bahwa “Negara Kesatuan
Republik Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berciri Nusantara
dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan oleh undang-
undang”.
lima Pasal secara nyata mengandung semangat agar Indonesia ini bersatu,
baik yang tercantum dalam Pembukaan maupun dalam pasal-pasal yaitu:
Pasal 1 ayat (1), Pasal 18 ayat (1), Pasal 18B ayat (2), Pasal 25A dan pasal 37
ayat (5) UUD NRI Tahun 1945 DAN Prinsip kesatuan dalam Negara Kesatuan
Republik Indonesia dipertegas dalam alinea keempat Pembukaan UUD NRI
Tahun 1945, yaitu “…. dalam upaya membentuk suatu Pemerintahan negara
Indonesia
yang
melindungi
segenap
bangsa
Indonesia
dan
seluruh
tumpahdarah Indonesia”.
5
B. Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia dari
Masa Ke Masa
Bentuk NRI adalah kesatuan,dengan
bentuk pemerintahan adalah republik
yang mana presiden berkedudukan
sebagai kepala pemerintahan sekaligus
sebagai kepala negara. Sistem
pemerintahan yang dipakai adalah sistem
pemerintahan presidensial. Pasal IV
Aturan PeralihanUUD 1945 secara
langsung memberikan kekuasaan yang
teramat luas kepada presiden. kekuasaan
presiden meliputi kekuasaan
pemerintahan negara (eksekutif),
menjalan kekuasaan MPR dan DPR
(legislatif) serta menjalankan tugas DPA.
Pasal IV Aturan Peralihan UUD
1945 dijadikan dalih oleh Belanda
untuk menuduh Indonesia sebagai
negara diktator karena kekuasaan
negara terpusat kepada presiden.
Untuk melawan propaganda
Belanda pada dunia internasional,
maka pemerintah RI mengeluarkan
tiga buah maklumat.
Persatuan dan kesatuan Bangsa pada Masa Revolusi Kemerdekaan
(18 Agustus 1945 - 27 Desember 1949)
1.
6
3 Maklumat
Maklumat Wakil Presiden
Nomor X (baca eks)
tanggal 16 Oktober 1945
yang menghentikan
kekuasaan luar bisa dari
Presidensebelum masa
waktunya berakhir
(seharusnya berlaku selam
enam bulan).
Maklumat Pemerintah
tanggal 3 November
1945, tentang
pembentukan partai
politik yang sebanyak-
banyaknya oleh rakyat.
Maklumat pemerintah
tanggal 14 November 1945,
yang intinya mengubah
sistem pemerintahan
presidensial menjadi
sistem pemerintahan
parlementer.
7
?
Pada tanggal tersebut, Indonesia
memulai kehidupan baru sebagai
penganut sistem pemerintahan
parlementer. Dengan sistem ini,
presiden tidak lagi mempunyai
rangkap jabatan,presiden hanya
sebagaikepala negara, sedangkan
kepala pemerintahan dipegang
oleh perdana menteri.
8
2. Persatuan dan Kesatuan Bangsa pada Masa Republik Indonesia Serikat
(27 Desember 1949 sampai dengan17 Agustus 1950)
Federalisme pernah diterapkan di Indonesia pada
rentang 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus
1950. yang dijadikansebagai pegangan adalah Konstitusi
Republik
Indonesia
Serikat
tahun
1949.
Bentuk
pemerintahan yang berlaku pada periode ini adalah
republik..
Sistem pemerintahan yang dianut pada periode ini
adalah
sistem
parlementer
kabinet
semu
(quasi
parlementer), dengan karakteristik sebagai berikut.
9
A
Pengangkatan
perdana menteri
dilakukan oleh
Presiden, bukan oleh
parlemen
sebagaimana
lazimnya
B
Kekuasaan perdana
menteri masih
dicampurtangani
oleh Presiden.
C
Pembentukan kabinet
dilakukanoleh
Presiden bukan oleh
parlemen
D
Pertanggungjawaban
kabinet adalah
kepada Dewan
Perwakilan Rakyat
(DPR), namun harus
melalui keputusan
pemerintah
E
Parlemen tidak
mempunyai
hubungan erat
dengan pemerintah
sehingga DPR tidak
punya pengaruh
besar terhadap
pemerintah
F
Presiden RIS
mempunyai kedudukan
rangkap, yaitu
sebagai kepala
negara dan kepala
pemerintahan
10
Selain Presiden dan para menteri (kabinet), negara
RIS juga mempunyai Senat, Dewan Perwakilan
Rakyat, Mahkamah Agung dan Dewan Pengawas
Keuangan sebagai alat perlengkapan negara
Suasana Konferensi Meja Bundar di Den Haag Belanda
11
Pada masa Republik IndonesiaSerikat juga terdapatgerakan-
gerakan separatis yang terjadi beberapa wilayah Indonesia,
di antaranya:
A.GERAKANANGKATAN
PERANG RATU ADIL (APRA)
Gerakan APRA dipimpin oleh
Kapten Raymond Westerling.
Gerakan ini didasari oleh adanya
kepercayaan rakyat akan
datangnya seorang ratu adil
yang akan membawa mereka ke
suasana aman dan tenteram
serta memerintah dengan adil
dan bijaksana. Tujuan gerakan
APRA adalah untuk
mempertahankan bentuk negara
federal di Indonesia dan memiliki
tentara tersendiri pada negara
bagian RIS.
B. PEMBERONTAKAN ANDI
AZIS DI MAKASSAR
Pemberontakan di bawah
pimpinan Andi Aziz ini terjadi di
Makassar diawali dengan
adanya kekacauan di Sulawesi
Selatan pada bulan April 1950.
Kekacauan tersebut terjadi
karena adanyademonstrasi dari
kelompok masyarakat yang anti-
federal. Mereka mendesak
Negara Indonesia Timur (NIT)
segera menggabungkan diri
dengan RI.
C.GERAKAN REPUBLIK MALUKU
SELATAN (RMS)
Pemberontakan RMS (Republik Maluku
Selatan) dipimpin oleh Mr. Dr.
Christian Robert Steven Soumokil
yang menolak terhadap pembentukan
Negara KesatuanRepublik Indonesia
dan memproklamasikan negara
Republik Maluku Selatan pada
tanggal 25 April 1950. Penyebab
utama munculnya GerakanRepublik
Maluku Selatan(RMS) adalah
masalahpemerataan jatah
pembangunan daerah yang
dirasakansangat kecil, tidak
sebanding dengandaerah di Jawa
12
3. PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA PADA MASA
DEMOKRASI LIBERAL(17 AGUSTUS 1950 SAMPAI DENGAN 5
JULI 1959)
Bentuk negara Indonesia pada periode ini adalah kesatuan
yang kekuasaan- nya dipegang oleh pemerintah pusat.
Hubungan
dengan
daerah
didasarkan
pada
asas
desentralisasi.. Sistem pemerintahan yang dianut pada
periode ini adalah sistem pemerintahan parlementer
dengan
menggunakan
kabinet
parlementer
yang
dipimpinoleh
seorang
perdana
menteri.
Alat-alat
perlengkapan
negara
meliputi
Presiden
dan
Wakil
Presiden, menteri-menteri, Dewan Perwakilan rakyat,
Mahkamah Agung, dan Dewan Pengawas Keuangan..
13
Dekret Presiden tanggal 5 Juli 1959 telah membawa kepastian
di negara Indonesia. Negara kita kembali menggunakan UUD
1945 sebagai konstitusi negara yang berkedudukan
sebagaiasas penyelenggaraan negara. Sejak berlakunya
kembali UUD 1945, Presiden berkedudukan sebagai kepala
negara dan kepala pemerintahan.
4. PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA PADA MASA ORDE
LAMA (5 JULI 1959 SAMPAI DENGAN 11 MARET 1966 )
14
Berikut ini adalah beberapa penyimpangan selama
pelaksanaan demokrasi terpimpin.
1
2
3
Membubarkan DPR hasil pemilu dan menggantikannya dengan membentuk DPR Gotong
Royong(DPRGR) yang anggotannya diangkat dan diberhentikan oleh presiden.
Membentuk MPR sementara yang anggotanya diangkat dan diberhentikan oleh presiden
Penetapan Ir. Soekarno sebagai Presiden seumur hidup oleh MPRS
4
4
Membentuk Front Nasional melalui Penetapan Presiden No.13 Tahun 1959 yang anggotanya
berasal dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan organisasi sosial politik yang ada di
Indonesia
5
Terjadinya pemerasandalam penghayatan Pancasila. Pancasila yang berkedudukan sebagai
dasar negaradan pandangan hidupbangsa diperas menjaditiga unsur yang disebut Trisila,
kemudianTrisila ini diperas lagi menjadi satu unsur yang disebut Ekasila. Ekasila inilah yang
dimaksud dengan Nasakom (nasionalis, agama dan komunisme).
15
5. Persatuan dan Kesatuan pada Masa Orde Baru
(11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998)
Kepemimpinan Presiden Soekarno dengan demokrasi terpimpinnya, akhir- nya jatuh pada tahun 1966. Jatuhnya Soekarno
menandai berakhirnya masa Orde Lama dan digantikan oleh kekuatan baru, yang dikenal dengan sebutan Orde Baru yang
dipimpin Soeharto, Prioritas utama yang dilakukan oleh Pemerintahan Orde Baru bertumpu pada pembangunan ekonomidan
stabilitas nasional yang mantap.
Segala penyimpangan dibidang Ekonomi, Politik dan Hukum mengakibatkan negara Indonesia terjerembab pada suatu
keadaankrisis multidimensional. Kondisiyang mencemaskan ini telah membangkitkan gerakan reformasi menumbangkan rezim
otoriter. pada tanggal 21 Mei 1998, Presiden Soeharto menyatakan mengundurkan diri. Sebagai gantinya, B.J Habibie yang
ketika itu menjabat sebagai wakil presiden, dilantik sebagaiPresiden RI yang ketiga. Masa jabatan PresidenB.J Habibie berakhir
setelah pertanggungjawabannya ditolak oleh sidang Umum MPR pada tanggal 20 Oktober 1999.
16
Periode ini disebut juga era reformasi. Gejolak politik di era reformasi semakin mendorong
usaha penegakan kedaulatan rakyat dan bertekad untuk mewujudkan pemerintahan yang
bersih dari korupsi, kolusi,dan nepotisme yang menghancurkan kehidupan bangsa dan
negara, bentuk reformasi yang dilakukan oleh bangsa Indonesia adalah melakukan perubahan
atau amandemen atas Undang-Undang Dasar 1945. Dengan mengamandemen UUD 1945
menjadi konstitusi yang bersifat konstitusional, diharapkan dapat terbentuk
sistempemerintahan yang lebih baik dari yang sebelumnya. Amandemen atas UUD 1945 telah
dilakukanoleh MPR sebanyakempat kali, yaitu pada tahun 1999, 2000, 2001, dan 2002.
Perubahan UUD 1945 pada hakikatnya tidak mengubah sistem pemerintahan Indonesia.
6. PERSATUAN DAN KESATUAN PADA MASA
REFORMASI(PERIODE 21 MEI 1998-SEKARANG)
17
Dipaparkan
perubahan-
perubahan
mendasar
dalam
ketatanegaraan Indonesia setelah perubahan Undang- Undang
Dasar 1945, yaitu:
a.
Kedaulatan
di
tangan
rakyat
dan
dilakukan menurut Undang-Undang Dasar
(Pasal 1 ayat (2)).
b. MPR merupakan lembaga bikameral,
yaitu
terdiri
dari
anggota
DPR
dan
anggotaDPD (Pasal 2 ayat (1)).
c. Presiden dan Wakil Presiden dipilih
langsung oleh rakyat (Pasal 6A ayat (1)).
d. Presiden memegang jabatan selama lima
tahun dan dapat dipilih kembali dalam
jabatan yang sama untuk satu kali masa
jabatan (Pasal 7).
e. Pencantuman hak asasi manusia (Pasal
28A-28J)
f. Penghapusan DPA sebagai lembaga tinggi
negara.
g. Presiden bukan mandataris MPR.
h. MPR tidaklagi menyusun GBHN.
d.Pembentukan MahkamahKonstitusi (MK) dan
Komisi Yudisial(KY) (Pasal 24B dan 24C).
h. Anggaran pendidikan minimal 20% (Pasal31
ayat (4)).
i. Negara kesatuantidak boleh diubah (Pasal 37
ayat (5)).
j. Penjelasan Undang-Undang Dasar 1945 dihapus
18
Terima Kasih!
Sampai jumpa PADA LAIN WAKTU
SEMOGA SUKSES SELALU
DINAMIKA PERSATUAN
DAN KESATUAN DALAM
KONTEKS NKRI
BAB 4
By : Kiki Gusmar, S.Pd
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 18
SLIDE
Similar Resources on Wayground
15 questions
Belajar Warna
Presentation
•
KG
14 questions
materi pramuka
Presentation
•
12th Grade
13 questions
Características internas
Presentation
•
12th Grade
13 questions
Tema 7.2.3
Presentation
•
12th Grade
10 questions
Dimensi Tiga - Kedudukan Titik
Presentation
•
12th Grade
11 questions
Teks Ekplanasi
Presentation
•
12th Grade
15 questions
Media Interaktif UI
Presentation
•
12th Grade
13 questions
PEMERINTAHAN MASA ORDE BARU
Presentation
•
12th Grade
Popular Resources on Wayground
28 questions
US History Regents Review
Quiz
•
11th Grade
36 questions
Biology Regents Review
Quiz
•
9th - 10th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
3rd Grade
38 questions
Regents Life Science General Review
Quiz
•
9th Grade
20 questions
Math Review
Quiz
•
6th Grade
21 questions
EOY Grade 6 Benchmark Assessment - Content Skills
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Figurative Language Review
Quiz
•
6th Grade
Discover more resources for Other
45 questions
Earth and Space Science Regents: Exam Cram
Presentation
•
7th - 12th Grade
50 questions
US History Comprehensive Final Exam
Quiz
•
9th - 12th Grade
16 questions
TSI Math 2.0 Practice
Quiz
•
9th Grade - University
15 questions
Persuasive Appeals Practice
Quiz
•
9th - 12th Grade
59 questions
SS Final Exam Review
Quiz
•
KG - University
20 questions
Explore Human Impact on Climate and Sustainability
Quiz
•
9th - 12th Grade
22 questions
Global History Regents Review (MC)
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Taxes
Quiz
•
9th - 12th Grade