Search Header Logo
Ketergantungan Antar Mahluk Hidup

Ketergantungan Antar Mahluk Hidup

Assessment

Presentation

Science

12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Windi Srirejeki

Used 4+ times

FREE Resource

14 Slides • 0 Questions

1

SALING KETERGANTUNGAN ANTAR MAKHLUK HIDUP

media

PROJEK IPAS PERTEMUAN KE 3
WINDI PURWANTI SRIREJEKI
SMKS MERDEKA BANDUNG

2

media
media

​​Ketergantungan seperti apakah untuk gambar 1?

​​Ketergantungan seperti apakah untu gambar 2?

3

4

Suatu organisme hidup akan selalu membutuhkan organisme lain dan lingkungan hidupnya. Anda masih ingat bahwa ekologi merupakan ilmu yang mempelajari lingkungan termasuk organisme di dalamnya dan hubungan antara organisme dengan organisme lain serta organisme dengan lingkungannya. Hubungan yang terjadi antara individu dengan lingkungannya sangat kompleks, bersifat saling mempengaruhi atau timbal balik. Hubungan timbal balik antara biotik dengan abiotik membentuk sistem ekologi yang disebut ekosistem.

5

Dari Pemaparan Video

Dalam suatu ekosistem selalu terjadi adanya saling ketergantungan antara organisme dengan organisme serta organisme dengan lingkungannya, hal itu menyebabkan adanya aliran energi di dalam ekologi. Di dalam suatu ekosistem terdapat struktur dan tingkat trofik dari organismenya yang menyebabkan terjadi rantai makanan, aliran energi dan siklus materi (biokimia)

6

Dari 2 gambar dan 1 video, tujuan pembelajaran hari ini adalah

  1. Menjelaskan perbedaan antara rantai makanan dengan jaring - jaring makana

  2. Menjelaskan piramida ekologi

  3. Menjelaskan komponen penyusun ekosistem

  4. Menjelaskan siklus materi.

7

media

pengalihan energi dari sumbernya dalam tumbuhan melalui sederetan organisme yang makan dan yang dimakan.

Rantai Makanan

8

media
media
media
media

Daun yang gugur didekomposisi oleh jamur dan bakteri, cacing tanah memakan bahan organik hasil dekomposisi, dan burung memakan cacing tanah

​​Rantai Makanan Detritus

Ganggang memanfaatkan sinar matahari, serangga air memakan ganggang, katak memakan serangga air, dan ular memakan katak.

​​Rantai Makanan di Kolam

Kaktus tumbuh dengan energi matahari, tikus gurun memakan kaktus, ular memakan tikus gurun, dan elang memakan ular..

​​Rantai Makanan Gurun

Pohon oak menggunakan sinar matahari untuk tumbuh, kumbang daun memakan daun pohon oak, kemudian burung pemakan serangga memakan kumbang daun, dan elang memakan burung pemakan serangga.

Rantai Makanan Hutan

9

media

mencerminkan kenyataan bahwa di dalam suatu ekosistem, banyak organisme terlibat dalam berbagai hubungan makan-memakan yang kompleks. Dalam jaring-jaring makanan, beberapa organisme dapat memiliki beberapa pemangsa atau mangsa dan bisa berada pada beberapa tingkat trofik (level rantai makanan).

Jaring Makanan

media

10

  • Jaring makanan adalah jaringan kompleks yang menunjukkan bagaimana berbagai rantai makanan saling berhubungan di dalam suatu ekosistem.

  • Dalam jaring makanan, satu organisme dapat memiliki banyak predator dan mangsa. Hal ini menciptakan interaksi yang lebih rumit dibandingkan dengan rantai makanan yang sederhana.

  • Jaring makanan memberikan gambaran yang lebih akurat tentang bagaimana energi dan nutrisi bergerak melalui ekosistem, karena mencakup berbagai jalur makanan.

Jaring Makanan

  • Rantai makanan adalah urutan linear dari organisme di mana satu organisme menjadi makanan bagi organisme lainnya.

  • Contoh: Dalam rantai makanan sederhana, tanaman (produsen) dimakan oleh herbivora (konsumen primer), yang kemudian dimakan oleh karnivora (konsumen sekunder).

  • Rantai makanan biasanya terdiri dari beberapa tingkatan, termasuk produsen, konsumen primer, konsumen sekunder, dan pengurai.

Rantai Makanan

Perbedaan Jaring dan Rantai Makanan

11

Tingkat Trofik 1 - Produsen: Produsen menjadi dasar dari rantai makanan karena mereka menyediakan energi untuk tingkat trofik selanjutnya.

Tingkat Trofik 2 - Konsumen Primer: Konsumen primer mengubah energi kimia dari produsen menjadi bentuk yang dapat digunakan oleh konsumen sekunder.

Tingkat Trofik 3 - Konsumen Sekunder: Konsumen sekunder melanjutkan aliran energi dalam rantai makanan.
Tingkat Trofik 4 - Konsumen Tersier: Pada tingkat ini, energi yang tersisa dari tingkat sebelumnya digunakan.
Tingkat Trofik 5 - Pengurai: Pengurai sangat penting karena mereka membantu menjaga siklus nutrisi dalam ekosistem.



Tingkat Tropik Jaring Makanan

media

12

media

Piramida makanan adalah representasi grafis dari transfer energi dan biomassa antara tingkat trofik dalam suatu ekosistem. Biasanya, piramida makanan terdiri dari beberapa tingkat horizontal yang menunjukkan produsen di bagian bawah, kemudian konsumen herbivora di atasnya, diikuti oleh konsumen karnivora dan pemangsa puncak di bagian puncak. Setiap tingkat piramida mewakili sejumlah energi atau biomassa yang dapat diteruskan ke tingkat trofik berikutnya

13

Air
Matahari
Tanah
Suhu
Nutrisi
Udara

Komponen Abiotik

Produsen (Autotrof): Organisme yang mampu memproduksi makanan mereka sendiri melalui fotosintesis atau kemosintesis. Contoh: tumbuhan, alga, dan beberapa bakteri.

Konsumen (Heterotrof): Organisme yang mendapatkan energi dengan memakan organisme lain. Konsumen dibagi menjadi beberapa tingkatan:

Konsumen Primer: Herbivora yang memakan produsen (contoh: kelinci, rusa).

Konsumen Sekunder: Karnivora yang memakan konsumen primer (contoh: ular, burung pemangsa).

Konsumen Tersier: Karnivora puncak yang memakan konsumen sekunder (contoh: singa, hiu).

Pengurai (Decomposer): Organisme yang memecah bahan organik mati, mengembalikan nutrisi ke dalam tanah. Contoh: jamur, bakteri, dan detritivora (seperti cacing tanah).

Komponen Biotik:

komponen penyusun ekosistem

14

media

TERIMA KASIH

SALING KETERGANTUNGAN ANTAR MAKHLUK HIDUP

media

PROJEK IPAS PERTEMUAN KE 3
WINDI PURWANTI SRIREJEKI
SMKS MERDEKA BANDUNG

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 14

SLIDE