Search Header Logo
unsur, senyawa dan campuran

unsur, senyawa dan campuran

Assessment

Presentation

Science

8th Grade

Hard

Created by

Yuningsih, S.Pd

Used 17+ times

FREE Resource

22 Slides • 3 Questions

1

media

Unsur, Senyawa dan Campuran
Oleh : Yuningsih, S.pd

media

2

  • Peserta didik mampu menjelaskan atom sebagai materi terkecil penyusun unsur melalui gambar dan LKPD dengan benar.

  • Melalui Charta Peserta didik Mengenal Tabel Periodik Unsur sebagai metode pengelompokan unsur di alam semesta dengan tepat.

  • Melalui charta sistem periodik unsur Peserta didik mampu menyebutkan unsur-unsur di alam semesta menggunakan penamaan dan simbol yang tepat.

  • Melalui gambar tabel unsur periodik peserta didik mampu membedakan unsur logam, unsur nonlogam, dan unsur semi logam serta manfaatnya bagi manusia dengan benar.

Tujuan Pembelajaran

3

media
media

4

media
media

Unsur

Nama Unsur

Nama dan Lambang Unsur

Lambang Unsur

ditulis dalam

Lambang unsur pertama kali dikenalkan oleh John Dalton pada 1810. Dalton
menyusun lambang unsur dengan simbol lingkaran dan hiasan di dalamnya. Namun,
seiring bertambahnya jenis unsur yang diidentifikasi, lambang unsur milik Dalton mulai
dinilai tidak praktis.

A. Mengenal Unsur, Senyawa, dan Campuran

a. Nama dan Lambang Unsur

5

media
media
media

Unsur

Nama Unsur

Nama dan Lambang Unsur

Lambang Unsur

ditulis dalam

Setelah John Dalton, kimiawan asal Swedia, Jons Jacob Berzelius memperkenalkan
lambang unsur miliknya. Lambang unsur milik Jons Jacob Berzelius tersebut disusun
berdasarkan huruf dan angka.

A. Mengenal Unsur, Senyawa, dan Campuran

a. Nama dan Lambang Unsur

6

media
media

Sumber: Steven S. Zumdahl dan Susan A. Zumdahl/Chemistry 7th Edition: hal. 56/2007
Elektron

Proton

Partikel Penyusun Unsur

Neutron

Atom

Tersusun atas

Tersusun atas

Unsur

Atom merupakan partikel dasar penyusun materi dan bagian terkecil dari unsur yang
masih mempertahankan sifat khas unsur tersebut.

A. Mengenal Unsur, Senyawa, dan Campuran

b. Atom Unsur dan Partikel Penyusunnya

7

media
media

Golongan

Tabel Periodik Unsur

Periodik

Unsur

A. Mengenal Unsur, Senyawa, dan Campuran

c. Tabel Periodik Unsur

8

media
media

A. Mengenal Unsur, Senyawa, dan Campuran

d. Penggolongan Unsur Berdasarkan Sifatnya

9

media

Unsur Logam

Pada suhu kamar logam berwujud
padat, kecuali raksa (merkuri)
yang berwujud cair.

Unsur logam merupakan
penghantar listrik dan panas yang
baik (konduktor).

Bersifat mengilap, kuat, dapat
ditempa dan dibengkokkan, serta
memiliki titik leleh tinggi.

Sebagian besar logam memiliki
massa jenis tinggi.

Umumnya unsur logam berikatan
dengan unsur nonlogam.

Unsur Metaloid/Semilogam

Unsur metaloid/semilogam

berwujud padat dan mengilap.

Unsur ini bersifat rapuh.

Unsur semilogam memiliki sifat di

antara sifat logam dan nonlogam.

Konduktivitas unsur semilogam

lebih kuat daripada unsur

nonlogam, tetapi lebih lemah

daripada unsur logam.

Semilogam bersifat

semikonduktor.

Unsur Nonlogam

Pada suhu kamar unsur nonlogam

berwujud gas atau padat, kecuali

bromin berwujud cair.

Unsur nonlogam kurang baik dalam

menghantarkan listrik dan panas

(isolator).

Unsur nonlogam bersifat tidak

mengilap, rapuh, tidak dapat

dibengkokkan, serta memiliki titik

didih dan titik leleh rendah.

Unsur nonlogam dapat bereaksi

dengan unsur logam.

A. Mengenal Unsur, Senyawa, dan Campuran

d. Penggolongan Unsur Berdasarkan Sifatnya

10

media

2. Senyawa

Senyawa

A. Mengenal Unsur, Senyawa, dan Campuran

Senyawa termasuk zat murni. Senyawa tersusun atas dua unsur atau lebih yang
terikat secara kimia dengan perbandingan tetap.

Berikut sifat senyawa.
a. Terbentuk dari dua atau lebih unsur melalui reaksi kimia.
b. Memiliki sifat berbeda dengan unsur-unsur penyusunnya.
c. Dapat diuraikan menjadi unsur-unsurnya melalui reaksi kimia.
d. Unsur-unsur penyusunnya memiliki perbandingan tetap.
e. Pembentukannya memerlukan atau melepaskan energi.

11

media
media

Molekul

Senyawa

12

media

Senyawa

Senyawa Organik

Senyawa Anorganik

Senyawa Anorganik

Senyawa Senyawa yang tidak

mengandung unsur karbon (C)

dan umumnya sebagai penyusun

material atau benda tidak hidup..

Senyawa Organik

Senyawa yang mengandung

unsur karbon (C), kecuali karbida,

karbonat, dan oksida karbon.

Jenis-Jenis Senyawa

13

media
media

3. Campuran

Sifat-Sifat Campuran

Tersusun atas dua zat atau lebih.

Memiliki sifat seperti zat penyusunnya.

Tidak memiliki komposisi tetap.

Zat penyusunnya dapat dipisahkan secara

fisika.

A. Mengenal Unsur, Senyawa, dan Campuran

Campuran adalah gabungan dua zat murni atau lebih. Dalam campuran, zat-zat yang bergabung
masih mempunyai sifat zat penyusunnya.

Pizza termasuk Campuran

14

media
media
media

Campuran

Campuran

Homogen

Campuran

Heterogen

Jenis-Jenis Campuran

Campuran homogen tersusun atas
zat-zat penyusun yang tercampur
sempurna

dan

zat-zat

yang

tercampur di dalamnya tidak dapat
dibedakan. Campuran homogen
disebut juga larutan

Campuran heterogen adalah gabungan
berbagai zat yang tidak tercampur secara
merata sehingga komponennya masih
dapat dikenali dengan jelas.

15

media
media

Campuran

Homogen/Larutan

Larutan dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis berdasarkan karakteristik keasamannya,
yakni larutan asam, basa, dan garam.

16

media
media
media

Campuran Heterogen

17

media

Pemisahan Campuran

Dekantasi

Sentrifugasi

Atraksi Magnetik

Sublimasi

Distilasi

Kromatografi

Evaporasi

dan

Kristalisasi

Filtrasi

B. Pemisahan Campuran

Zat-zat yang ada di sekitar kita kadang bercampur dengan zat lain sehingga perlu dipisahkan sebelum dapat
digunakan. Berikut metode yang dapat digunakan untuk memisahkan campuran.

18

media
media
media

Dekantasi

Pengayakan dan Penyaringan (Filtrasi)

Campuran dilewatkan

pada

alat

saring

sehingga zat dengan

ukuran

lebih

besar

akan tertahan sebagai

residu. Zat yang lolos

alat

saring

disebut

filtrat.

Pengayakan dan penyaringan dilakukan terhadap campuran yang

mempunyai perbedaan ukuran partikel.

Langkah

pemisahan

secara dekantasi:

1.Suspensi didiamkan

cukup lama hingga

zat

terlarut

mengendap di dasar

wadah.

2.Selanjutnya,

pelarut

dituang

ke wadah

lain

sehingga

terpisah

dari

zat

terlarutnya.

Dekantasi dapat digunakan untuk memisahkan campuran pasir

dan air.

Dekantasi adalah metode pemisahan campuran untuk memisahkan dua
fase zat yang tidak bercampur, yaitu fase padatan dan fase cairan.

19

media
media
media

Sentrifugasi

Prinsip

dasar

pemisahan

ini

adalah

penerapan

gaya

sentrifugal saat campuran diputar

dalam wadah.

Gaya sentrifugal yang mengenai

campuran saat diputar dalam alat

centrifuge menyebabkan salah

satu zat partikel terpental ke arah

luar (dinding wadah).

Saat

putaran

berhenti,

zat

tersebut akan turun/mengendap

di dasar

wadah.

Metode

sentrifugasi sering digunakan di

laboratorium,

terutama

pada

analisis darah.

Sentrifugasi

adalah

metode

pemisahan

zat terlarut

dari

campurannya dalam jumlah kecil menggunakan alat centrifuge.

Distilasi

Distilasi adalah metode pemisahan campuran berdasarkan

perbedaan titik didih komponen penyusunnya. Zat yang ingin

dipisahkan harus mempunyai titik didih berbeda dengan titik

didih

pelarut.

Metode

distilasi

dapat

digunakan

untuk

memisahkan campuran air dan alohol.

20

media
media
media

Sublimasi

Syarat pemisahan sublimasi

adalah salah satu zat dalam

campuran

harus

memiliki

sifat

dapat

menyublim

(perubahan wujud dari padat

menjadi gas), sedangkan zat

yang lainnya tidak dapat

menyublim.

Sublimasi adalah metode pemisahan campuran yang didasarkan

pada sifat menyublim zat dalam campuran.

Metode distilasi dapat
digunakan untuk memisahkan
iodin yang terkena debu atau
tanah.

Kromatografi

adalah

metode

pemisahan

campuran

yang

didasarkan

pada

perbedaan

kecepatan

merambat

antara

komponen-komponen penyusun campuran pada medium diam
ketika dialiri medium gerak. Salah satu jenis kromatografi yang
paling sederhana adalah kromatograf kertas.

Kromatografi kertas dapat digunakan untuk mengidentifikasi zat
warna pada campuran.

Kromatografi

21

media
media
media

Atraksi Magnetik

Evaporasi dan Kristalisasi

Atraksi magnetik adalah pemisahan campuran berdasarkan
perbedaan

sifat

kemagnetan

zat-zat

penyusun

dalam

campuran.

Contoh penerapan metode atraksi magnetik adalah untuk
memisahkan pasir besi dari tanah.

Evaporasi adalah proses pemisahan zat padat dari larutannya
dengan cara menguapkan pelarutnya. Sementara itu, kristalisasi
adalah proses pemisahan zat terlarut dari campurannya melalui
proses pembentukan kristal zat terlarut.

Contoh penerapan metode evaporasi terdapat pada pembuatan
garam dari air laut, sedangkan contoh penerapan metode kristalisasi
terdapat pada pembuatan gula pasir dari sari tebu.

22

Multiple Choice

Diketahui beberapa materi sebagai berikut.

1) air

2) besi

3) cuka

4) udara

5) oksigen

6) kuningan

Di antara materi-materi di atas, yang tergolong unsur adalah ….

1

1 dan 3

2

2 dan 4

3

2 dan 5

4

2 dan 6

23

Multiple Choice

Pengertian senyawa adalah.....

1

Gabungan antara 2 unsur atau lebih

2

Gabungan antara zat pelarut dan terlarut

3

Zat yang tidak dapat diuraikan dengan cara kimia

4

Zat tunggal yang tidak dapat diuraikan dengan cara reaksi kimia

24

Multiple Choice

Question image

Dari Tabel di atas yang merupakan ciri zat cair adalah nomor....

1

1

2

2

3

3

4

1 dan 2

25

media

Terima Kasih

media

Unsur, Senyawa dan Campuran
Oleh : Yuningsih, S.pd

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 25

SLIDE