WorksheetsCHOIR 1
Total questions: 80
Worksheet time: 3hrs 6mins
Faktor-faktor berikut dapat menggeser kesetimbangan, kecuali ....
perubahan suhu
perubahan tekanan
katalisator
perubahan volume
perubahan konsentrasi
Diketahui reaksi:
2 SO2(g) + O2(g)→ 2 SO3(g) DH = –y kkal
Pernyataan yang benar adalah ....
bila tekanan diperbesar, maka kesetimbangan tidak bergeser
bila volume diturunkan, maka kesetimbangan bergeser ke kanan
bila suhu diturunkan, maka kesetimbangan tetap
bila konsentrasi SO2 ditambah, maka kesetimbangan bergeser ke kiri
bila konsentrasi O2 ditambah, maka kesetimbangan bergeser ke arah SO2
Pada reaksi setimbang, pernyataan berikut benar, kecuali ....
katalis tidak dapat menggeser kesetimbangan
katalis mempercepat tercapainya kesetimbangan
katalis dapat menambah zat hasil
katalis mempercepat reaksi maju dan reaksi balik
katalis menurunkan energy pengaktifan reaksi maju dan reaksi balik
Diketahui reaksi:
H2(g) + I2(g)→ 2 HI(g) DH = –a kJ
Pernyataan berikut yang benar adalah ....
tekanan diperkecil, maka kesetimbangan tidak bergeser
volume diperkecil, maka kesetimbangan bergeser ke kiri
suhu dinaikkan, maka kesetimbangan bergeser ke kanan
konsentrasi H2 ditambah, maka kesetimbangan bergeser ke kiri
konsentrasi HI diambil, maka kesetimbangan bergeser ke kanan
Pada kesetimbangan:
2 A(g) + B(g)→ C(g) + 3 D(g),
bila saat setimbang terdapat A, B, C, dan D masing-masing ½ , 1/3 M,1/4 M, dan 1 M, maka harga Kc = ....
0,25
0,50
1,00
2,00
3,00
Pada kesetimbangan:
2 A(g) + B(g)→ C(g) + 3 D(g),
bila saat setimbang terdapat A, B, C, dan D masing-masing ½ , 1/3 M,1/4 M, dan 1 M, maka harga Kc = ....
0,25
0,50
1,00
2,00
3,00
Dalam wadah bertekanan = 4 atm terdapat kesetimbangan antara 0,4 mol PCl5 dengan 0,2 mol PCl3
dan 0,2 mol Cl2 sesuai reaksi:
PCl5(g)→ PCl3(g) + Cl2(g).
Maka besar harga Kp adalah ....
0,25
0,50
0,75
1,00
2,00
Dalam wadah bertekanan = 4 atm terdapat kesetimbangan antara 0,4 mol PCl5 dengan 0,2 mol PCl3
dan 0,2 mol Cl2 sesuai reaksi:
PCl5(g)→ PCl3(g) + Cl2(g).
Maka besar harga Kp adalah ....
0,25
0,50
0,75
1,00
2,00
Besarnya derajat ionisasi (DH) dari soal Dalam wadah bertekanan = 4 atm terdapat kesetimbangan antara 0,4 mol PCl5 dengan 0,2 mol PCl3
dan 0,2 mol Cl2 sesuai reaksi:
PCl5(g)→ PCl3(g) + Cl2(g). adalah ....
0,125
0,33
0,50
0,75
1,00
Apabila rumus Kp = Kc (RT)Dn, maka Dn menunjukkan ....
jumlah mol zat hasil
jumlah mol zat reaktan
mol zat hasil + mol zat reaktan
mol zat hasil – mol zat reaktan
mol zat reaktan – mol zat hasil
Kesetimbangan berikut ini tidak bergeser bila tekanan diturunkan adalah ....
2 SO2(g) + O2(g)→2 SO3(g)
2 NH3(g) → N2(g) + 3 H2(g)
PCl5(g) →PCl3(g) + Cl2(g)
H2 (g) + I2(g) →2 HI(g)
2 H2 (g) + O2 (g) → 2 H2O(g)
Kesetimbangan berikut ini tidak bergeser bila tekanan diturunkan adalah ....
2 SO2(g) + O2(g)→2 SO3(g)
2 NH3(g) → N2(g) + 3 H2(g)
PCl5(g) →PCl3(g) + Cl2(g)
H2 (g) + I2(g) →2 HI(g)
2 H2 (g) + O2 (g) → 2 H2O(g)
Satu mol P direaksikan dengan satu mol Q sesuai:
P(g) + O(g) → R(g) + S(g). Setelah setimbang terbentuk R = 0,25 mol. Bila volume ruang 1 liter, maka harga Kc = ....
1
1/2
1/4
1/9
1/16
Bila volume diperbesar, maka kesetimbangan yang bergeser ke kanan adalah ....
2 SO3(g) → 2 SO2(g) + O2 (g)
N2 (g) + 3 H2 (g) → 2 NH3 (g)
H2 (g) + Cl2 (g) → 2 HCl(g)
PCl3 (g) + Cl2(g) → PCl5(g)
CO(g) + NO2 (g) → CO2 (g) + NO(g)
Pada kesetimbangan:
P(g) + Q(g) → R(g) + S(g) akan lebih cepat tercapai apabila ....
ditambah zat P dan Q
ditambah zat R dan S
ditambah katalisator
tekanan diperbesar
volume diperbesar
Diketahui reaksi setimbang:
N2(g) + 3 H2 (g) → 2 NH3(g) DH = –22 kkal, bila suhu diturunkan, maka ....
N2 dan H2 bertambah
N2 dan H2 tetap
N2 dan H2 berkurang
NH3 tetap
NH3 berkurang
Apabila kesetimbangan:
Fe3+(aq) + SCN+(aq) → FeSCN2+(aq) ditambah kristal FeCl3 maka ....
kesetimbangan akan berhenti
kesetimbangan tidak terpengaruh
kesetimbangan bergeser ke kiri
kesetimbangan bergeser ke kanan
kesetimbangan tidak akan tercapai
Suatu reaksi reversible dapat dibalik disebut telah terjadi keadaan setimbang jika ....
jumlah mol sebelum reaksi = jumlah mol sesudah reaksi
massa sebelum reaksi = massa sesudah reaksi
harga tetapan kesetimbangan Kc = 1
harga tetapan kesetimbangan Kc = 0
kecepatan reaksi ke kanan = kecepatan reaksi ke kiri
Pembuatan asam sulfat dengan proses kontak menggunakan katalis ....
logam Pt
logam Fe
NO dan NO2
V2O5
MnO2
1. Dari reaksi kesetimbangan berikut ini :
2 SO2 (g) + O2 (g) <==> 2 SO3 (g)
Jika saat setimbang terdapat 0,4 mol gas SO2 , 0,2 mol gas O2 dan 0,4 mol gas SO3 , dalam ruang 4 liter, maka nilai tetapan kesetimbangan KC adala . . .
0,05
5
20
50
80
1. Dalam ruang 6 liter pada suhu tertentu terdapat 3 mol gas A , 2 mol gas B, 2 mol gas C, dan 6 mol gas D dalam keadaan setimbang menurut reaksi kesetimbangan :
3A (g) + B (g) <==> C (g) + 2D (g). , maka nilai KC adalah . . . .
1/4
4
8
12
16
1. Dalam ruang 4 liter pada suhu tertentu direaksikan 1 mol gas CO dan 1 mol uap air dalam keadaan setimbang menurut reaksi kesetimbangan :
CO (g) + H2O (g) ---> CO2 (g) + H2 (g) saat setimbang ternyata 75% gas CO sudah bereaksi, maka nilai KC adalah . . . .
12
9
3/4
1/4
1/9
1. Dalam ruang 1 liter pada suhu tertentu direaksikan 0,6 mol gas CO dan 0,6 mol uap air dalam keadaan setimbang menurut reaksi:
CO (g) + H2O (g) <==> CO2 (g) + H2 (g) saat setimbang ternyata nilai KC = 1/25 , maka susunan mol gas CO , H2O , CO2 , dan H2 saat setimbang adalah . . ..
0,5 ; 0,5 ; 0,1 ; 0,1
0,4 ; 0,4 ; 0,2 ; 0,2
0,3 ; 0,3 ; 0,3 ; 0,3
0,2 ; 0,2 ; 0,4 ; 0,4
0,1 ; 0,1 ; 0,5 ; 0,5
1. Jika 20 ml larutan Ag+ 0,1 M direaksikan dengan 20 ml larutan Fe2+ 0,1 M maka akan terjadi reaksi:
Ag+ (aq) + Fe2+ (ag) <==> Ag (s) + Fe3+ (ag) Jika saat setimbang terdapat [Ag+ ] sebanyak 0,01 M , maka [Fe3+] dalam system adalah . . . .
A.
0,01 M
0,02 M
0,03 M
0,04 M
0,09 M
Sebanyak 20 ml gas Oksigen dan 40 ml gas Belerang dioksida direaksikan pada suhu dan tekanan tetap membentuk Belerang trioksida menurut reaksi:
2 SO2 (g)+ O2 (g). <==> 2 SO3 (g)
Jika volum akhir system adalah 45 ml, maka volum Belerang trioksida yang terbentuk adalah . . . .
5 ml
10 ml
15 ml
25 ml
30 ml
1. Pada suhu tertentu, tetapan tetapan kesetimbangan untuk reaksi: .
2 NO (g)+ O2 (g). <==> 2 NO2 (g) adalah 1/5 . maka jumlah mol gas Oksigen yang harus dicampurkan dengan 4 mol gas NO dalam ruang 1 dm3 untuk menghasilkan 2 mol gas NO2 dalam kesetimbangan adalah . . . .
1
2
3
6
7
Nilai Kc untuk reaksi kesetimbangan :
2 A (g) <=> B (g) adalah 25 maka nilai KC untuk reaksi ½ B(g) <=> A (g) adalah . . . .
0,2
0,25
0,5
125
625
1. Jika tetapan kesetimbangan untuk reaksi: A + B <==> C adalah 4 . dan untuk 2A + D <==> C adalah 8 . maka tetapan kesetimbangan untuk reaksi . C + D <==> 2B .adalah . . . .
1/2
2/3
3/2
2
4
Pada suhu tertentu, nilai tetapan kesetimbangan untuk reaksi: CO (g) + H2O (g) <==> CO2 (g) + H2 (g). adalah 4 . suatu campuran yang terdiri atas 2 mol CO dan 2 mol H2O direaksikan sehingga mencapai kesetimbangan pada suhu itu. Maka mol CO2 yang terdepat dalam system adalah . . . .
3/2
4/3
3/4
8/5
2/3
Pada bejana 1 liter terdapat dalam keadaan setimbang 0,4 mol gas CO , 0,4 mol uap air , 0,1 mol gas CO2 , dan 0,1 mol gas H2 menurut reaksi:
CO (g) + H2O (g) <==> CO2 (g) + H2 (g).
Jika kemudian ditambahkan 0,2 mol gas CO2 , dan 0,2 mol gas H2 . maka jumlah mol gas CO saat setimbang kedua tercapai bertambah sebanyak. . . .
0,2/5 mol
0,4/5 mol
0,45/8 mol
0,6/5 mol
0,8/5 mol
Pada bejana 1 liter terdapat dalam keadaan setimbang 2 mol gas H2 , 2 mol gas I2 , dan 4 mol gas HI , menurut reaksi: H2 (g) + I2 (g) <==>2 HI(g) Jika kemudian ditambahkan 2 mol gas HI , dan 0,2 mol gas H2 . maka jumlah mol gas H2 saat setimbang kedua Tercapai adalah . . . .
2,67 mol
2,25 mol
2,10 mol
1,25 mol
0,67 mol
1. Dari reaksi kesetimbangan berikut:
. CaCO3 (s) <=> CaO (s) + CO2 (g)
Kesetimbangan akan berger ke produk jika . . .
tekanan ruang diperkecil
diberi katalisator
volum ruang diperkecil
ditambahkan CaO
ditambahkan CO2
Yang bukan termasuk syarat reaksi kesetimbangan adalah . . .
Reaksinya reversible
Reaksi kea rah produk adalah eksoterm
Laju reaksi ke arah produk dan ke reaktan sama
Secara makro tidak ada perubahan.
Secara mikro selalu ada proses perubahan.
Dari reaksi kesetimbangan berikut ini :
2 SO2 (g)+ O2 (g) <==> 2 SO3 (g)
Jika volume diperbesar pada suhu tetap.
Maka kesetimbangan akan bergeser ke arah . . .dan
jumlah gas sulfurdioksida . . . .
kanan, bertambah
kanan, berkurang
kiri, bertambah
kiri, tetap
kiri, berkurang
1. Dari reaksi kesetimbangan berikut:
N2 (g) + 3H2 (g) ó 2NH3 (g) ΔH = +a kj/mol
Jika gas hydrogen dikurangi , maka kesetimbangan akan bergeser ke . . . dan [NH3] . . . .
kanan , bertambah
kanan, berkurang
kiri, bertambah
kiri, berkurang
kiri, tetap
Persamaan reaksi yang bergeser ke kanan jika tekanan diperbesar adalah . . . .
2 HI (g) <=> H2 (g) + I2 (g)
2 NO (g) + O2 (g) <=> 2 N O2 (g)
2 NH3 (g) <=> N2 (g) + 3 H2 (g)
N2O4 (g) <=> 2 NO2 (g)
CaCO3 (s) <=> CaO (s) + CO2 (g)
1. Dari reaksi kesetimbangan berikut ini : 4Fe (s) + 4H2O (g)<==> Fe3O4 (s) + 4H2 (g) zat produk akan bertambah jika . . ..
ditambahkan uap air
volume ruang diperbesar
volume ruang diperkecil
ditambah serbuk Fe
Fe3O4 dikurangi
1. Dari reaksi kesetimbangan berikut ini :
2 A (g) + B2 (g) <=> A2 B2 (g) ΔH= + a kj
Jika suhu dinaikkan maka kesetimbangan akan
bergeser ke arah . . .dan harga K makin. . .
kanan, kecil
kanan, besar
kanan, tetap
kiri, besar
kiri, kecil
Dari reaksi kesetimbangan berikut ini :
2 A (g) + B2 (g) <=> A2 B2 (g) ΔH= – a kj
Jika suhu diubah dari t1 menjadi t2 ternyata setelah terjadi pergeseran, nilai Kc makin kecil hal ini berarti nilai . . .
t1 > t2
t1 < t2
t1 = t2
2 t1 = t2
t1 = 3 t2
Dari reaksi kesetimbangan berikut:
2 P (g) + Q (g) <=> 3 R (g) ΔH = mempunyai nilai KC = 1 pada suhu 25°C . jika suhu dinaikkan menjadi 37°C , ternyata nilai KC makin besar. Maka reaksi di atas adalah . . . setelah suhu naik karena kesetimbangan bergeser ke . .
eksoterm ; kanan
eksoterm ; kiri
endoterm ; kanan
Endoterm; kiri
Endoterm ; tetap
Dari reaksi kesetimbangan berikut:
2 P (g) + Q (g) <=> 3 R (g) ΔH= –a kj Jika mula mula direaksikan P dan Q dalam jumlah mol sama, maka saat setimbang tercapai, akan selalu terdapat perbandingan . .
[ P ] > [ R ]
[ P ] < [ R ]
[ P ] > [ Q ]
[ P ] < [ Q ]
[ P ] = [ R ]
Dalam suatu bejana terdapat kesetimbangan:
2 NO2(g)<==>N2O4(g) DH = – 58,0 kJ
(coklat) (bening)
Bila bejana tersebut dimasukkan ke dalam air panas, maka warna gas dalam system ...
semakin coklat karena gas N2O4 terurai menjadi gas NO2
makin memudar karena gas N2O4 terurai menjadi gas NO2
makin coklat karena terbentuk gas N2O4
makin memudar karena terbentuk gas N2O4
tidak terjadi perubahan warna
Dari reaksi kesetimbangan berikut ini :
Fe3+ (aq) + SCN – (aq) <==> Fe(SCN)2– (aq)
.Diketahui warna zat reaktan bening,
sedangkan warna zat hasil merah Apabila pada
suhu tetap, ditambah air maka kesetimbangan
akan bergeser ke . . . . dan warna larutan . . .
Kanan makin merah
Kanan, makin pudar
Kiri, warna tetap
kiri, makin merah
kiri, makin pudar
1. Dari reaksi kesetimbangan berikut:
N2 (g) + 3H2 (g) <==>2NH3 (g) ΔH = +a kj/mol
Jika temperatur ruang diturunkan, maka kesetimbangan akan bergeser ke . . . dan [NH3] . . . .
kanan , bertambah
kiri, bertambah
kanan, berkurang
kiri, berkurang
kiri, tetap
Dalam suatu ruang tertutup terdapat dalam keadaan setimbang gas-gas menurut reaksi setimbang:
CO (g) + H2O (g) <==>CO2 (g) + H2 (g).
Jika kedalam system tersebut dimasukkan Kristal anhydrat ( yang akan menyerap uap air) maka kesetimbangan akan bergeser ke . . . . dan jumlah gas karbonmonoksida . . . .
Kiri, berkurang
Kiri, bertambah
Kanan, tetap
kanan, berkurang
kanan, bertambah
Dalam suatu larutan terdapat dalam keadaan ion asetat CH3COO – ; proton H+ ; dan asam asetat CH3COOH , menurut reaksi setimbang:
CH3COO – (aq) + H+ (aq) <==> CH3COOH (aq)
Jika kedalam system tersebut dimasukkan ion Pb 2+ yang akan mengikat ion asetat dan mengendap sebagai timbal ( II )asetat . maka kesetimbangan akan bergeser ke . . . . dan jumlah ion H+ . . . .
Kiri, berkurang
Kiri, bertambah
Kanan, tetap
kanan, berkurang
kanan, bertambah
N2(g) + O2(g)↔ 2NO(g) ∆H = -210 kJ
Reaksi akan bergeser ke kanan, jika....
N2(g) + O2(g)↔ 2NO(g) ∆H = -210 kJ
Reaksi akan bergeser ke kiri, jika....
N2(g) + O2(g)↔ 2NO(g) ∆H = -210 kJ
Agar dihasilkan produk (NO) yang maksimal, maka hal-hal yang harus dilakukan adalah....
N2(g) + O2(g)↔ 2NO(g) ∆H = -210 kJ
Agar dihasilkan produk (NO) yang maksimal, maka hal-hal yang harus dilakukan adalah....
1. NH4Cl(s) ↔ NH3(g) + HCl(g)
2. 2NO2(g) ↔ 2NO(g) + O2(g)
3. 4NH3(g) + 5O2(g)↔ 4NO(g) + 6H2O(g)
4. Zn(s) + Cu2+(aq)↔ Zn2+(aq) + Cu(s)
5. Fe3+(aq) + SCN-(aq)↔ Fe(SCN)2+(aq)
Manakah yang termasuk reaksi kesetimbangan heterogen?
1. NH4Cl(s) ↔ NH3(g) + HCl(g)
2. 2NO2(g) ↔ 2NO(g) + O2(g)
3. 4NH3(g) + 5O2(g)↔ 4NO(g) + 6H2O(g)
4. Zn(s) + Cu2+(aq)↔ Zn2+(aq) + Cu(s)
5. Fe3+(aq) + SCN-(aq)↔ Fe(SCN)2+(aq)
Manakah yang termasuk reaksi kesetimbangan homogen?
Reaksi penguraian: HI ↔ H2 + I2
Sebanyak 0,1 mol gas HI dimasukkan dalam labu 1 liter. Jika I2 yang terbentuk adalah 0,02 mol dan tekanan total 20 atm, maka tetapan kesetimbangan gas nya (Kp) adalah.....
0,11
1,1
0,22
2,2
Reaksi penguraian gas: A + B ↔ AB
Dalam suatu wadah bertekanan 2 atm, terdapat campuran gas dalam keadaan setimbang, 0,1 mol gas A, 0,15 mol gas B dan 0,25 mol gas C, maka tetapan kesetimbangan gas nya (Kp) adalah.....
0,24
41,7
4,17
2,4
Dalam suatu bejana, sebanyak 5 mol amoniak terurai dengan derajat disosiasi 0,4 menurut reaksi:
2 NH3 ↔ N2 + 3H2. Jika tekanan total pada saat kesetimbangan adalah 35 atm, maka tetapan kesetimbangan gas nya (Kp) adalah.....
0,75
7,5
75
3/4
Pada suhu 30oC gas nitrogen (N2) bereaksi dengan gas hidrogen (H2) membentuk gas amoniak (NH3). Pada saat setimbang, tekanan parsial gas H2 = ½ atm dan gas NH3 = ½ atm. Jika Kp pada suhu 30oC tersebut adalah 48, maka tekanan parsial gas N2 adalah....
1/12 atm
1/24 atm
12 atm
1/48 atm
Pada reaksi kesetimbangan:
PCl5 ↔ PCl3 + Cl2
Jika pada suhu 27oC harga Kc = 0,4 maka harga Kp nya adalah......
1,24 atm
9,84 atm
12,4 atm
98,4 atm
Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan, kecuali....
konsentrasi
volume
katalis
tekanan
suhu
Bila dalam kesetimbangan dilakukan aksi, maka sistem akan mengadakan reaksi dengan mengurangi pengaruh aksi tersebut. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh … .
Fritz Haber
Carl Bosch
Wihelm Ostwald
Henri Louis Le Chatelier
Lavoisier
Suatu reaksi kesetimbangan:
2 CO(g) + O2(g) ←→ 2 CO2(g) ΔH = –x kJ/mol
Agar kesetimbangan bergeser ke kanan, hal-hal di bawah ini perlu dilakukan, kecuali ... .
pada suhu tetap, konsentrasi gas CO ditambah
pada suhu tetap, tekanan sistem diturunkan
pada suhu tetap, volume diturunkan
pada suhu tetap, konsentrasi gas oksigen ditambah
suhu diturunkan
Dari reaksi kesetimbangan berikut, bila volume sistem diubah, maka yang tidak mengalami pergeseran kesetimbangan adalah … .
2 SO2(g) + O2(g) ←→ 2 SO3(g)
N2(g) + 3 H2(g) ←→ 2 NH3(g)
H2(g) + Cl2(g) ←→ 2 HCl(g)
2 N2(g) + O2(g) ←→ 2 N2O(g)
H2(g) + CO2(g) ←→ H2O(l) + CO(g)
Agar reaksi CCl4(g) ←→ C(g) + 2 Cl2(g) cepat mencapai keadaan kesetimbangan, perlakuan sebaiknya adalah … .
pada suhu tetap, volume diperbesar
pada suhu tetap, tekanan diperbesar
ditambah katalisator
pada suhu tetap, konsentrasi CCl4(g) diperbesar
pada suhu tetap, konsentrasi CCl4(g) dikurangi
