NEW
Font size
WorksheetsNurse Professional 1
Total questions: 15
Worksheet time: 9mins
Dasar dari penyusunan rencana keperawatan adalah:
Pengkajian keperawatan
Analisa data
Diagnosa Keperawatan
Evaluasi data sebelumnya
Prinsip dokumentasi keperawatan menurut Carpenitto
Brevity, Legibility, Accuracy
Brevity, Legibility, Complete
Brevity, Complete, Real time
Complete, Legibility, Accuracy
Agar edukasi efektif, terlebih dahulu harus dilakukan asesmen terhadap pasien dan keluarga yang meliputi 3 hal pokok yaitu:
Latar belakang pendidikan, kemauan belajar, kebutuhan edukasi
Kemampuan belajar, kemauan belajar, kebutuhan edukasi
Kondisi fisik pasien, kemauan belajar, kebutuhan edukasi
Kemampuan belajar, kemauan belajar, kontrak waktu
Kunci sukses dalam melakukan anamnesa dengan pasien adalah:
Perawat ramah dan sabar
Perawat memahami kondisi pasien
Penampilan perawat yang meyakinkan
Hubungan interpersonal perawat- pasien yang baik
Ketika pasien dan keluarganya meminta untuk pulang (pulang atas permintaan sendiri), hal yang perlu dijelaskan oleh perawat kepada pasien dan keluarganya adalah sebagai berikut, kecuali:
hak mereka untuk menolak atau tidak melanjutkan pengobatan.
konsekuensi dari keputusan mereka
tanggung jawab mereka berkaitan dengan keputusan tersebut.
Tanggung jawab pasien dan keluarga untuk mencari alternatif pelayanan & pengobatan.
Pasien yang sedang menghadapi kematian mempunyai kebutuhan yang unik yang harus dipenuhi oleh profesional pemberi asuhan. Berikut ini adalah pernyataan yang kurang tepat terkait hal tersebut
Pasien berhak mendapatkan pengobatan terhadap gejala primer dan sekunder
Pasien berhak mendapatkan manajemen nyeri,
Fokus pada respons terhadap aspek psikologis pasien dan keluarganya
Keterlibatan pasien dan keluarga dalam keputusan pelayanan
Dalam konsep keselamatan pasien, “salah tempat, salah prosedur, salah pasien bedah” termasuk dalam kategori insiden keselamatan pasien:
sentinel event
near miss
adverse event
coommission
Regulasi tentang “Hand Over” merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan sasaran keselamatan pasien, yaitu:
sasaran 3
sasaran 2
sasaran 4
sasaran 6
Pernyataan yang tepat tentang prosedur “Time Out”
Dilakukan sebelum induksi anestesi oleh perawat anestesi
Dilakukan sebelum insisi kulit dipimpin oleh dokter operator
Dilakukan sebelum induksi anestesi oleh perawat sirkulair
Dilakukan sebelum insisi kulit dipimpin oleh perawat sirkulair
Asesmen risiko jatuh pasien dewasa menggunakan Morse Falls Scale, yang meliputi komponen :
Riwayat jatuh, diagnosa sekunder, alat bantu jalan, terapi intravena, gaya berjalan, status mental.
Riwayat jatuh, usia, alat bantu jalan, terapi intravena, gaya berjalan, status mental.
Usia, jeniskelamin, diagnosis, gangguan kognitif, faktor lingkungan, penggunaan medika mentosa
Usia, jeniskelamin, diagnosis, gangguan kognitif, faktor lingkungan, pembedahan/sedasi/anestesi
Dalam Surgical Safety Checklist dari WHO, konfirmasi terkait penandaan lokasi operasi dilakukan pada tahap:
Sign In
sign out
time out
check in
Yang bukan termasuk kelompok obat “High Alert” adalah:
obat risiko tinggi
obat LASA
elektrolit konsentrat
obat yang digunakan di Intensive Care Unit
Pernyataan yang tidak tepat tentang identifikasi pasien
Identifikasi pasien dilakukan sebelum pemberian obat
Identifikasi pasien dilakukan saat pemberian darah dan produk darah
Identifikasi pasien dilakukan sebelum pemberian diet/makanan pasien
Identifikasi pasien dilakukan sebelum hemodialisis
Kesalahan yang sering dilakukan perawat saat proses pendokumentasian asuhan keperawatan adalah:
Penulisan diagnosa keperawatan berdasarkan analisa data
Fokus pada tindakan keperawatan
Pengkajian menggunakan data subyektik dan obyektif
Saat pengkajian menggunakan prinsip “jangan menyimpulkan”
Tahap tahap dalam menyusun perencanaan keperawatan adalah:
Menentukan prioritas masalah- Menentukan tujuan dan kriteria hasil,-menentukan rencana tindakan
Menentukan tujuan dan kriteria hasil,-menentukan rencana tindakan -Menentukan prioritas masalah
Membuat intervensi- Menentukan tujuan dan kriteria hasil,-menentukan rencana tindakan
Menentukan tujuan dan kriteria hasil –membuat intervensi -Menentukan prioritas masalah
