wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

EVALUASI AKADEMIK LATSAR 2019

Total questions: 51

Worksheet time: 26mins

Name
Class
Date
1.

Akuntabilitas adalah kata yang sering kali kita dengar tetapi tidak mudah untuk dipahami, ketika seseorang mendengar kata akuntabilitas adalah sesuatu yang penting, tetapi tidak mengetahui bagaimana cara mencapainya. dari sudut pandang tersebut, maka akuntabiltas merujuk pada:

a)

Kewajiban untuk bertanggung jawab

b)

Pertanggung jawaban yang harus dijalani

c)

Kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya

d)

Semua benar

2.

Amanah seorang ASN adalah menjamin terwujudnya nilai-nilai publik. Nilai-nilai publik tersebut antara lain:

a)

Terbangunnya komunitas stakeholders baik secara internal dan eksternal

b)

Terjaminnya dan kerukunan dan harmonisasi antar pelaku pelayanan publik

c)

Mampu mengambil pilihan yang tepat dan benar ketika terjadi konflik kepentingan antara kepentingan publik dengan kepentingan sektor, kelompok, dan pribadi

d)

Adanya sikap keterbukaan dan menghargai kepentingan publik

3.

Ada beberapa variable hubungan yang terkait dengan aspek-aspek akuntabilitas, aspek-aspek tersebut antara lain:

a)

Akuntabilitas adalah sebuah hubungan

b)

Akuntabilitas adalah berorientasi pada hasil

c)

Akuntabilitas adalah membutuhkan sebuah laporan

d)

Akuntabilitas memerlukan konsekuwensi

4.

Akuntabilitas publik memiliki tiga fungsi utama ( Bovens, 2007 ) yaitu :

a)

Kontrol publik, kontrol konsumen, dan pencegahan penyimpangan kewenangan

b)

Pengawasan anggaran, penegakan hukum dan pengawasan aset

c)

Menyediakan kontrol demokrasi (peran demokrasi), mencegah korupsi dan penyimpangan kewenangan (peran institusi), dan untuk meningkatkan efisiensi dan elektivitas (peran belajar)

d)

Salah semua

5.

Untuk memenuhi terwujudnya organisasi publik yang akuntabel, maka seharusnya mekanisme akuntabilitas mengandung dimensi :

a)

Akuntabilitas nilai-nilai, kabalkan dan keterbukaan

b)

Akuntabilitas kejujuran, kesamaan derajat, peduli dan profesional

c)

Akuntabilitas kejujuran dan hukum, akuntabilitas proses, akuntabilitas program dan akuntabilitas kebijakan

d)

A, B, C benar

6.

Mekanisme akuntabilitas harus mengandung dimensi :

a)

Akuntabilitas kejujuran dan hukum

b)

Akuntabilitas proses

c)

Akuntabilitas program

d)

A, B, C benar

7.

Alat akuntabilitas adalah :

a)

Perencanaa strategis (Renstra), RPJP, RPJM, SKPD

b)

Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa

c)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)

d)

A dan C benar

8.

Nasionalisme yang berlebihan sehingga tidak menghargai bangsa lain, disebut:

a)

Politisme

b)

Chauvinisme

c)

Patriotisme

d)

Sekularisme

9.

Ciri-ciri nasionalisme yang berdasarkan pancasila adalah :

a)

Menempatkan persatuan kesatuan, kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau kepentingan golongan

b)

Menunjukkan sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara

c)

bangga sebagai bangsa indonesia dan bertanah air indonesia serta tidak merasa rendah diri

d)

a, b, dan c benar

10.

berikut beberapa fase yang dilalui indonesia untuk menemukan nilai persatuan indonesia dalam kebinekaan, kecuali...

a)

masa purba

b)

masa kerajaan

c)

masa pra sejarah nusantara

d)

masa sejarah nusantara

11.

Secara yuridis, pancasila terletak dalam...

a)

Penjelasan Undang Undang Dasar 1945

b)

Pembukaan Undang Undang Dasar 1945

c)

Proklamasi

d)

Batang Tubuh Undang Undang Dasar 1945

12.

Sebagai norma dasar, Pancasila mengandung makna bahwa nilainya bersifat...

a)

Fleksibel

b)

Normatif

c)

Rigid

d)

Imperatif

13.

Setiap pegawai ASN harus memiliki nilai nilai kepublikan dan berorientasi pada...

a)

Kepentingan publik

b)

Beban tugas yang diembannya

c)

Kebijakan publik

d)

Pelayanan publik

14.

Sebagai perekat dan pemersatu bangsa, hendaknya kita harus selalu bersikap :

a)

Netral

b)

Membela yang lemah

c)

Jujur, adil dan bijaksana

d)

a, b, c benar

15.

Berikut ini adalah dimensi etika publik kecuali :

a)

Nasionalisme yang harus menumbuhkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia

b)

Tujuan Etika Publik adalah Pelayanan yang berkualitas dan relevan

c)

Modalkan Etika Publik adalah Akuntabilitas, Transparansi dan Netralitas

d)

Tindakan Integritas Pejabat Publik

e)

b dan d Benar

16.

Etika Publik adalah :

a)

Nilai-nilai Perilaku yang baik yang ditunjukkan oleh Seseorang Pejabat Publik dalam mengarahkan kebijakan publik Interaksinya dengan lingkungan

b)

Nilai-nilai Moral yang Baik yang ditunjukan oleh Seseorang atau Organisasi tertentu dalam interaksinya dengan lingkungan

c)

Aturan-aturan yang mengatur perilaku dalam suatu kelompok tertentu yang hanya ditunjukan pada hal-hal perinsip dalam bentuk ketentuan tertulis

d)

Aturan-aturan yang mengatur perilaku dalam suatu kelompok tertentu yang hanya ditunjukan pada hal-hal perinsip dalam bentuk ketentuan baik tertulis maupun tidak

e)

Etika Publik merupakan refleksi tentang standar/norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah perilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab pelayanan publik.

17.

Baik buruknya perilaku seseorang dapat dilihat dari beraspek berikut ini, kecuali :

a)

Sikap pejabat publik dalam memberikan pelayanan kepada publik

b)

Tutur kata pejabat publik dalam berinteraksi dengan masyarakat

c)

Penampilan Pejabat Publik (cara berpakaian, potongan rambut, penggunaan kacamata, dll) dalam berinteraksi dengan masyarakat

d)

Tindakan Pejabat Publik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan merumuskan kebijakan publik dalam menjalankan tugas pokok, fungsi dan kewenangannya sebagai pejabat publik

e)

Pola pikir pejabat publik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan merumuskan kebijakan publik dalam menjalankan tugas pokok, fungsi dan kewenangannya sebagai pejabat publik

18.

Berikut ini adalah wujud pelaksanaan kode etik dan kode perilaku Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melaksanakan tugasnya dengan jujur, bertanggung jawab dan berintegritas tinggi, kecuali :

a)

Tidak mengabsenkan temannya atau siapa pun pada waktu pelaksanaan apel maupun kehadiran dalam ruangan

b)

Tidak mencari-cari pembenaran kalau sesuatu itu diyakini salah walaupun memiliki konsekwensi buruk terhadap dirinya

c)

Kita harus mengajak dan mempengaruhi orang-orang terdekat kita terlebih dahulu terutama bawahan sebelum kita laksanakan sendiri

d)

Perilaku yang baik harus ditunjukkan terlebih dahulu oleh diri sendiri sebelum menyuruh orang lain sekalipun itu adalah bawahan kita

e)

Menerima apa adanya segala konsekwensi sebagai akibat kelalaiyan dalam pelaksanaan tugasnya

19.

Pelaksanaan kode etik dan kode perilaku Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggug jawab, efektif dan efisien kecuali :

a)

Memelihara barang kekayaan dan barang milik negara/daerah sebagaimana memperlakukan barang milik pribadinya

b)

Memperlakukan barang kekayaan dan barang milik negara/daerah sebagaimana memperlakukan barang milik pribadinya

c)

Tidak Menggunakan barang kekayaan milik negara/daerah untuk kepentingan pribadi, keluarga atau golongan

d)

Tidak menggunakan mobil dinas atau kendaraan dinas saat pulang kampung atau acara pesta pernikahan anggota keluarga

e)

Tidak main game pada saat jam kantor dan menggunakan fasilitas kantor

20.

Lemahnya perwujudan kode etik dan kode perilaku ASN nampak pada perilaku ASN sebagai berikut, kecuali :

a)

Sering bocornya soal ujian nasional

b)

Arogan pada masyarakat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat

c)

Para pejabat publik cenderung menggerogoti hak-hak rakyta misalnya dengan penggunaan plat gantung bagi kendaraan dinas pada waktu melakukan pengisian BBM di SPBU

d)

Masih seringnya terparkir kendaraan dinas ditempat-tempat hiburan, pasar-pasar, pada acara-acara keluarga dan lain-lain

e)

Melayani masyarakat dengan sikap hormat, sopan, santu, ramah tanpa membeda-bedakan suku agama dan ras dan lain-lain

21.

Berikut ini adalah nilai-nilai etika publik yang harus dijunjung tinggi oleh pejabat publik termasuk ASN, kecuali :

a)

Memiliki kemampuan dalam melaksanakan kebijakan dan program pemerintah

b)

Mengutamakan kepemimpinan berkualitas tinggi

c)

Menjalankan tugas secara professional dan tidak berpihak

d)

Memberikan layanan kepada publik secara jujur, tanggap, cepat, tepat, akurat, berdaya guna, berhasil guna dan santun

e)

Menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan diskriminatif

22.

Suatu kondisi dinamis berkaitan dengan produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang sesuai atau bahkan melebihi harapan konsumen/pengguna atau masyarakat adalah penegertian dari

a)

Inovasi

b)

Mutu

c)

Efektivitas

d)

Efisiensi

23.

"Sejauhmana organisasi dapat mencapai tujuan yang diterapkan, atau berhasil mencapai apapun yang mencoba dikerjakan" adalah pengertian dari konsep ?

a)

Inovasi

b)

Orientasi Mutu

c)

Efektivitas

d)

Efisiensi

24.

"Ketepatan dari realisasi penggunaan sumber daya yang dimanfaatkan oleh organisasi untuk mencapai tujuannya" adalah pengertian dari konsep ?

a)

Inovasi

b)

Orientasi Mutu

c)

Efektivitas

d)

Efisiensi

25.

Bila ungkapan "doing the right things" berarti tindakan yang efektif, maka tindakan efisien adalah ?

a)

Thinking new thing

b)

Doing new thing

c)

Doing the things right

d)

Thinking old thing

26.

Diawal perkembangannya, konsep mutu mengemukakan bahwa usaha/pelayanan itu berorientasi kepada hasil (product oriented), namun sekarang yang utama harus berorientasi pada ?

a)

Proses

b)

Sumber daya

c)

Organisasi/lembaga

d)

Pelanggan/Masyarakat

27.

Suatu upaya untuk memikirkan/merencanakan sesuatu yang baru adalah tindakan ?

a)

Inovatif

b)

Kreatif

c)

Efektif

d)

Efiensi

28.

Terdapat 8 (delapan) dimensi mutu yang terdapat dalam konsep TQM, kecuali :

a)

Performa

b)

Kesesuaian dengan standar

c)

Estetika

d)

Harga

29.

Dalam pasal 2 khususnya ayat 1 dan pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 diatur tentang perbuatan penyalahgunaan kewenangan yang tindak pidana kerugian negara disebutkan bahwa setiap orang yang secara melawan hukum melakukan kegiatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan Negara atau perekonomian Negara dipidana dengan pidana penjara paling singkat :

a)

4 (empat) Tahun

b)

2 (dua) Tahun

c)

3 (tiga) Tahun

d)

1 (satu) Tahun

30.

Dalam pasal 2 khususnya ayat 1 dan pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 diatur tentang perbuatan penyalahgunaan kewenangan yang tindak pidana kerugian negara disebutkan bahwa setiap orang yang secara melawan hukum melakukan kegiatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan Negara atau perekonomian Negara dipidana dengan pidana penjara paling lama :

a)

Seumur atau 20 Tahun

b)

2 (dua) Tahun

c)

3 (tiga) Tahun

d)

1 (satu) Tahun

31.

Dari pernyataan di bawah ini, manakah yang paling tepat tepat penyelarasan nilai organisasi dan nilai dasar anti korupsi :

a)

Organisasi yang telah mempunyai nilai-nilai organisasi tidak perlu melakukan penyelarasan lagi dengan nilai-nilai anti korupsi

b)

Organisasi yang telah mempunyai nilai-nilai organisasi masih perlu melakukan penyelarasan lagi dengan nilai-nilai anti korupsi

c)

Bagi organisasi yang berintegritas, menerapkan nilai-nilai organisasi lebih penting dibanding menerapkan nilai-nilai dasar anti korupsi

d)

Bagi organisasi yang berintegritas, menerapkan nilai-nilai organisasi tidak lebih penting dibanding menerapkan nilai-nilai dasar anti korupsi

32.

Dari model perubahan sikap dan perilaku dibawah ini, manakah yang memiliki tingkat permanensi perubahan yang lebih tinggi:

a)

Berintegritas dikarenakan integritas sesuai dengan apa yang ia percayai dan sesuai dengan sistem nilai yang dianutnya

b)

Kesediaan seseorang untuk menerima pengaruh dari orang lain untuk berintegritas

c)

Meniru integritas seseorang atau sekelompok orang sebagai bentuk hubungan yang menyenangkan

d)

Bersedia berintegritas sebagai cara untuk memperoleh reaksi positif seperti pujian, dukungan dan simpati.

33.

Seseorang berintegritas sesuai dengan harapan kelompok dan peranan dalam hubungan sosial dengan kelompok tersebut, contohnya seorang pegawai akan berintegritas sebagaimana layaknya integritas pegawai lainnya yang ada di organisasi tersebut, model perubahan tersebut termasuk model :

a)

Identifikasi

b)

Internalisasi

c)

Kesediaan

d)

Pencitraan

34.

Faktor penyebab timbulnya korupsi adalah :

a)

Erosi Moral

b)

Gaya hidup hedonis

c)

Tidak adanya keteladanan pemimpin

d)

a, b, c benar

35.

Pernyataan manakah yang bukan merupakan bagian dalam pemetaan sistem integritas :

a)

Identifikasi sistem integritas yang telah ada

b)

Usulan sistem integritas yang diperlukan

c)

Identifikasi stake holder

d)

Usulan kontribusi pegawai baru

36.

Undang-undang yang mengatur tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah Undang-undang No

a)

UU No. 5 tahun 2014

b)

UU No. 43 tahun 1999

c)

UU No. 2 tahun 2002

d)

UU No. 20 tahun 2003

37.

Keseluruhan upaya-upaya untuk meningkatkan efisiensi, dan derajad profesionalisme penyelenggaraan tugas, fungsi dan kewajiban kepegawaian yang meliputi : perencanaan, pengadaan, pengembangan kualitas, penempatan promosi, penggajian, kesejahteraan, dan pemberhentian adalah :

a)

Manajemen ASN

b)

Manajemen PHL

c)

Manajemen Kepegawaian

d)

Manajemen Pelayanan

38.

Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sah menurut undang-undang ASN terdiri dari :

a)

PNS dan PHL

b)

PHL dan PPPK

c)

PNS dan PPPK

d)

PNS dan TNI

39.

Manakah pernyataan berikut ini, yang merupakan pengertian dari Pegawai Negeri SIpil :

a)

Unsur aparatur pemerintah yang mengabdi kepada pemerintah dengan melaksanakan tugas untuk melayani kepentingan negara

b)

Unsur aparatur pemerintah yang mengabdi kepada pemerintah dengan melaksanakan tugas untuk melayani kepentingan masyarakat

c)

Unsur aparatur pemerintah yang mengabdi kepada negara dengan melaksanakan pekerjaannya untuk mencapai kepentingan negara

d)

Unsur aparatur pemerintah yang mengabdi kepada negara dengan melaksanakan pekerjaannya untuk mencapai kepentingan masyarakat

40.

Berikut ini adalah pegawai negeri republik indonesia yang sah....

a)

Pegawai Negeri Sipil, Pegawai BUMN, anggota TNI

b)

Anggota POLRI, Pegawai Negeri Sipil, Anggota TNI

c)

Anggota TNI, pegawai BUMN, anggota kepolisian

41.

Unsur aparatur negara yang bertugas untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional, jujur, adil, dan merata. Pernyataan itu merupakan

a)

Pengertian Pegawai Republik Indonesia

b)

Hakekat dari Pegawai Negeri Sipil

c)

Kedudukan Pegawai Negeri Sipil

d)

Prinsip Kepegawaian Republik Indonesia

42.

Menurut peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 pegawai dapat diberhentikan dari tugas jika masuk selama 46 hari. Kesalahan pegawai akibat tidak masuk kerja dihitung secara komulatif selama selama satu tahun. Kedua pernyataan tersebut adalah...

a)

Tidak ada hubungannya satu dengan yang lain

b)

Berhubungan sebab akibat satu dengan yang lainnya

c)

Berhubungan dalam satu peraturan kepegawaian

d)

Berhubungan timbal balik tanpa dasar yang kuat

43.

WoG menjadi penting dan tumbuh sebagai pendekatan yang mendapatkan perhatian dari pemerintah antara lain karena, kecuali...

a)

Dorongan publik dalam mewujudkan integrasi kebijakan, program pembangunan dan pelayanan yang lebih baik

b)

Situasi dan dinamika perkembangan kebijkan yang menuntut penyatuan beberapa sektor dalam pembangunan

c)

Adanya fenomena ketimpangan kapasitas sektoral sebagai akibat dari adanya nuansa kompetisi antarsektor dalam pembangunan

d)

keberagaman latar belakang nilai, budaya, adat istiadat, serta bentuk latar belakang lainnya

44.

Siloisasi, prinsip single-purpose organizations, dengan banyak spesialisasi serta peran dan fungsi non-overlapping dapat mendorong ...

a)

Fragmentasi

b)

Kewenangan terpusat di sektor tertentu

c)

Kurangnya kerjasama dan koordinasi, yang menyebabkan efektivitas dan efisiensi berkurang

d)

Penyerahan kewenangan dari pusat ke daerah dapat berlebihan

e)

a, b, c benar

45.

Penataan kelembangaan menjadi sebuah keharusan keika menerapkan pendekatan WoG, Katagori hubungan kelembagaan dalam sebuah kontinum adalah ...

a)

Koordinasi, kolaborasi, dan inegrasi

b)

Kolaborasi, integrasi, dan penyertaan

c)

Koordinasi, intergrasi, dan kedekatan dan pelibatan

d)

Kolaborasi, kedekatan dan pelibatan, dan merger

46.

Tantangan yang akan dihadapi dalam penerapan WoG di tataran praktek adalah ...

a)

Kapasitas SDM dan intitusi, nilai dan budaya organisasi, dan kepemimpinan

b)

Koordinasi antarlembaga, budaya dan filosofi, dan kepemimpinan

c)

Penerapan kebijakan publik, kepemimpinan, dan kapasitas SDM dan institusi

47.

Pola pelayanan masyarakat yang diberikan secara tunggal oleh suatu unit kerja pemerintah berdasarkan pelimpahan wewenang dari unit kerja pemerintah terkait lainnya adalah ...

a)

Pola Pelayanan Teknis Fungsional

b)

Pola Pelayanan Satu Atap

c)

Pola Pelayanan Satu Pintu

d)

Pola Pelayanan Terpusat

48.

Service Delivery adalah...

a)

Pengembangan kebijakan oleh pemerintah yang terintegrasi dalam merespon satu isu tertentu

b)

Pengelolaan program yang terpusat dan terstandarisasi

c)

Pemberian layanan yang terintegrasi dan memudahkan pengguna dalam mengaksesnya

d)

Proses penyatuan pemberian layanan kepada publik

49.

Agar pendekatan WoG dapat diterapkan, berikut antara lain prasyarat penerapan WoG yang baik, kecuali ...

a)

Budaya dan filosofi

b)

Penataan kelembangaan baru

c)

Akuntabilitas dan insentif

d)

Cara baru pengembangan kebijakan

50.

Pelayanan Publik sesuai dengan Undang-undang no. 25 Tahun 2009 adalah ...

a)

kegiatan atau rangkaian kegiatan pelayanan yang dilaksanankan oleh Pemerintah untuk pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan

b)

Kegiatan atau rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarkat untuk pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksaan ketentuan peraturan perundang-undangan

c)

kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang- undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan / atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.

d)

Kegiatan atau rangkaian kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh indifidu untuk pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksaan ketentuan peraturan perundang-undangan

e)

kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan / atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.

51.

Berikut ini adalah unsur-unsur pelayanan Publik, kecuali

a)

Institusi Penyelenggara layanan, Penerima Manfaat dan Kepuasaan pelanggan

b)

Institusi Penyelenggara layanan, Penerima subsidi dan Kepuasaan pelanggan

c)

Institusi Penyelenggara layanan, Penerima layanan dan Kepuasaan pelanggan

d)

Institusi Penyelenggara layanan, Penerima layanan dan Kepuasaan pelayanan