WorksheetsKUIS dr IMUNOLOGI
Total questions: 126
Worksheet time: 4hrs 12mins
1. Adaftif imunity
Infeksi berulang
Semua mikroba
Opsonisasi
Fagositosis
2. Komplemen
Adaftif immunity
Imunitas spesifik
Innate imunity
Imunitas seluler
3.Determinan
Jumlah populasi
Tingkat kelembaban
Berat badan
Jenis kelamin
4.Anti virus
Interferon
Makrofag
Kolectin
Limfosit
5. Antibodi
Kelenjar timus
Seluler
Limfosit T
Limfosit B
6.Limfosit T
CTL
PMN
CRP
DC
7. Pertahanan biokimiawi
Proteolitik enzim
Komplemen
Hormonal
Histiosit
8. Imunitas alamiah
Limfosit
Th 2
Antibodi
Mast cell
9.Imunitas alamiah
Sel plasma
CD4 / CD8
Limfosit
Natural killer
10. Respon Imunitas
Pemanasan global
Antigen
Polusi udara
antibodi
11.Haematopoiesis
Limpa
Maturasi sel
Ginjal
Bone marrow
12.Faktor pertumbuhan spesifik
G-CSF
GM-CSF
CFU-LM
CSF-Multi
13. Sel dengan umur panjang
Netrofil
Limfosit
Trombosit
Eritrosit
14. Fungsi lekosit
Produk Hb
Oksigenasi
Fagositosis
Hemostasis
15. Faktor pertumbuhan non-spesifik
IL- 4
IL – 3
IL - 1
IL - 2
16.Eritrosit berinti
Polychromatophilic normoblast
Reticulosite
Pronormoblast
Normoblast
17. Stage maturasi granulosit
Megakaryoblast
Metamyelocyte
Promonocyte
Medullary thymocyte
18.Sel Limfosit
T-cell
PMN
NK-cell
B-cell
19. Trombosit
G-CSF
M-CSF
CFU-Meg
CFU-LM
20. Granulopoiesis
Limfosit
Trombosit
Eritrosit
Leukosit
21. Zat ini merupakan glikoprotein yang berfungsi sebagai regulator eritropoiesis. Zat pakah yang dimaksud?
Erythropoietin
Transferrin
Fetoprotein
Macroglobulin
22. Sel ini hanya bertahan selama 24 jam di dalam sirkulasi. Struktur apakah yang dimaksud?
Retikulosit
Proeritroblast
Eritroblast
Eritrosit
23. ENzim ini bertanggung-jawab terhadap keadaan respiratory burst. Enzim apakah yang dimaksud?
Laktoferin
NADPH-Oksidase
Lisozim
Defensin
24. Salah satu fungsi leukosit ini adalah untuk menghancurkan organisme kecil yang masuk ke dalam tubuh. Sel apakah yang dimaksud?
Limfosit B
Neutrofil
Limfosit T
Basofil
25.Senyawa apakah yang menunjukkan senyawa golongan darah ABO pada membran sel?
Fosfotidiletanolamin
Glikosfingolipid
Fosfotidilserin
Fosfotidilkolin
26. Yang mempresentasikan antigen mikroba kepada sel T helper adalah:
PMN
Dendritik sel
Anti Bodi Natural
Limfosit
NK
27. Tujuan dari peningkatan aliran darah + peningkatan permeabilitas kapiler pd peristiwa inflamasi adalah:
pembersihan jaringan rusak
respon pembuluh darah terhadap mediator
Memudahkan leukosit marginasi
terjadi secara otomatis
memfasilitas leukosit
28. Tidak termasuk dalam kelompok sel imunitas innate adalah:
PMN
Makropag
NK
Sel mast
Limfosit
29. Fungsinya membunuh mikoba pathogen dalam medium cair adalah:
PMN
Dendritik sel
Limfosit
Anti Bodi Natural
Komplemen
30.Komplemen membunuh kuman secara lansung dengan cara:
Melakukan opsonisasi
Memicu Inflamasi
Membentuk MAC
Mengaktifkan B naif
Memicu jalur Klasik
31. Bagaimana jutaan antigen reseptor berbeda bisa dibuat dari germ line genome yang jumlahnya sedikit?
Germ line gene ini dikelompokkan atas tiga yaitu V(Variabel) genes, D (Diversity) genes dan J (Joining) gene sehingga rekombinasinya bisa V(D)J recombination atau VJ recombination
Sebelum dilakukan rekombinasi make terlebih dahulu getm line gene mengalami mutasi.
Somatic recombination dari germ line gene yang akan menghasilkan new coding gene berupa reseptor antigen (BCR atau TCR)
Rekombinasi ini untuk membentuk BCR (H chain dan L chain) dan TCR (TCRαβ,TCRγδ)
32. Karakteristik imunitas adaptif, kecuali:
Satu sel B atau sel T mempunyai reseptor yang dapat mengikat lebih dari satu jenis antigen.
Tidak semua clone reseptor menemukan antigennya.
Penangkap antigen berupa reseptor pada permukaan sel B dan sel T.
Tiap sel B dan sel T dapat membuat reseptor antigen yang spesifik utk tiap sel B sel T melalui mekanisme gene rearrangement (gene recombination) dari sejumlah germ line genes
Dalam tubuh manusia bisa ditemukan variasi kl 10 juta clone receptor (sel B atau sel T yang memiliki reseptor yang sama) utk 10 juta antigen berbeda
33. Tujuan pengembangan limfosit adalah:
Agar Sel B dan Sel T yang sudah matur tidak berespon terhadap antigen self (diri sendiri)
Agar tiap sel B dan sel T memiliki reseptor antigen (BCR dan TCR) yang dapat mengenal satu jenis antigen asing yang datang.
Agar semua antigen asing yang mungkin memasuki tubuh sudah siap sel B dan sel T menghadapinya maka pengembangan selB dan sel T harus memiliki variasi (repertoar) yang banyak
Dengan kesiapan sel T dan sel B sebelum antigen asing datang maka diharapkan antigen asing apa saja akan dapat dieliminasi
34. Bagaimana cara reseptor antigen diseleksi kehandalannya?
Sel B yang tidak lulus karena berikatan kuat dengan antigen asing akan mengalami reseptor editing
Apoptosis bisa terjadi pada Sel B dan sel T yang tidak lulus seleksi
Diseleksi menggunakan antigen asing yang ada di BM dan timus
Sel T yang berikatan kuat dengan antigen asing sebagian menjadi sel T regulator
35. Langkah2 rekombinasi gen yaitu:
Cleavage, Potong gen yang akan di rekombinasi (signal end dan coding end)…RAG 1 dan RAG 2
Substitusi, ganti gen yang tidak jadi direkombinasi
Sinapsis, dekatkan gen yang akan direkombinasi. ….RAG 1 dan RAG 2.
Joining, sambung kedua coding end menghasilkan coding gene yang baru dan kedua signal end untuk dihilangkan (delesi) …RSS 12 dan RSS 23
36.Berikut ini pernyataan yang BENAR tentang TD-antigen
Berupa makromolekul (polisakarida, lemak)
Menimbulkan respon imun yang cepat tapi lemah
Langsung memicu aktivasi sel B naif menjadi sel B efektor
Membutuhkan bantuan sel T helper
Berikatan langsung dengan sel T helper
37. Berikut ini pernyataan yang BENAR tentang superantigen
Menimbulkan imunitas adapatif yang spesifik
Dapat berikatan langsung dengan beberapa sel T helper
Berikatan dengan MHC kelas I
Diproses menjadi peptida di dalam APC
Memicu aktivasi sel T sitotoksik
38. Yang BUKAN termasuk antigen presenting cell adalah
Neutrofil
Makrofag
Sel B
Sel dendritik
39. Berikut ini pernyataan yang BENAR tentang hapten
Dapat berikatan dengan antibodi yang spesifik
Berikatan dengan MHC kelas I
Memicu aktivasi sel T sitotoksik
Diproses menjadi peptida di dalam APC
Merupakan TI-antigen
40. Yang TIDAK BERPERAN dalam mengeliminasi antigen ekstraseluler adalah
Sel fagosit
Sel natural killer
Komplemen
Antibodi
Sel T helper
41. Molekul yang berikatan dengan sel imun sehingga memunculkan respon imun disebut
MHC
Sel B
APC
Sel T
Antigen
42. Tempat melekatnya sel imun pada patogen disebut sebagai
Reseptor
Epitop
APC
MHC
CD 4
43. Berikut ini pernyataan yang BENAR tentang antigen intraseluler
Dikenali langsung oleh sel T sitotoksik
Dieliminasi oleh sel B
Dieliminasi oleh sel T sitotoksik
Dikenali langsung oleh sel T helper
Dieliminasi oleh sel dendritik
44. Yang TIDAK termasuk dalam faktor-faktor yang menyebabkan antigen dapat memicu respon imun adalah
Ukuran antigen
Jumlah epitop
Aksesibilitas antigen
Bersifat asing
Formasi epitop
45.Asal antigen yang ada dalam endosom (fagolisosom) (pilih yang benar)
Protein hasil mutasi gen (misalnya antigen tumor)
Internalisasi antigen yang diikat oleh BCR pd sel B
Mikroba ekstraseluler yang difagositosis
Internalisasi protein membran asal sitosol masuk kembali ke endosom
46. Kenapa diperlukan polimorfisme MHC? Pilih yang benar
Walau mutasi yang terjadi pada antigen patogen akan tetap ada MHC yang bisah mengikatnya
Pembentukan varian baru MHC terjadi sebagai proses evolusi (HLA-B3 yang resisten terhadap malaria di Afrika)
Terjamin bhw semua antigen yang variasinya juga banyak, ada MHC yang cocok
Untuk mempermudah transplantasi organ. Agar tidak terjadi reaksi penolakan
47. Keberadaan molekul MHC diperlukan untuk:
Untuk keperluan pengenalan kehadiran antigen kepada sel T sehingga sel T bisa aktif berespon
Untuk keperluan sel T membantu sel NK membunuh sel terinfeksi
Untuk keperluan sel B dan makrofag mendapatkan help factor dari sel T (sel T helper)
Menjaga agar sel T tidak terlibat dalam imunitas humoral yang diperankan oleh sel B
48. Tandai HLA di bawah ini yang masuk MHC kelas I
HLA DR
HLA DQ
HLA A
HLA G
HLA B
49. Karakteristik ikatan Peptida dengan cleft MHC
Harus ukuran peptide sesuai dengan ukuran cleft MHC
Ikatan peptide dengan cleft MHC diperkuat oleh adanya jangkar peptide pada MHC
Ikatan peptide dengan cleft diperkuat oleh qadanya jangkar MHC pada peptide
Terjadi ikatan covalent antara peptide dengan cleft MHC sehingga sukar lepas
50. Karakteristik ikatan Peptida dengan cleft MHC
Ikatan peptide dengan cleft diperkuat oleh qadanya jangkar MHC pada peptide
Terjadi ikatan covalent antara peptide dengan cleft MHC sehingga sukar lepas
Ikatan peptide dengan cleft MHC diperkuat oleh adanya jangkar peptide pada MHC
Harus ukuran peptide sesuai dengan ukuran cleft MHC
51.Aktivasi makrofag jalur alternative diperankan oleh :
Sel Th 1
Th17
Sel mast
NK
Th 2
52. Aktivasi makrofag jalur klasik diperankan oleh :
Sel B
Sel Th 1
Th 17
Sel mast
Th 2
53. Upaya yang dilakukan sel T CTL (CD8) dalam membunuh sel yang sakit :
Mengaktifkan ligan Fas
Mengaktifkan makrofag
Menghasilkan sitokin
Membentuk kompleks MHC
54. Sel mediated immunity diperankan oleh :
Sel B
Makrofag
Sel mast
PMN
Sel T
55. Upaya yang dilakukan sel T dalam mengatasi makrofag yang sakit :
Mengaktifkan CD 28
Mengaktifkan signal apoptosis
Mensintesis interferon gamma
Mengaktifkan CD 40
56. Pematangan llimfosit B berlangsung di:....
timus
limfonodus
GALT
Sumsum tulang
57. mempunyai kemampuan pluriptent adalah:....
Sel T
Stem cell
Sel B
Pro B
Pro T
58. Peranan infeksi pada peristiwa terjadi autoimun adalah:
Kegagalan toleransi perifer
anergi
Kegagalan toleransi sentral
mikroba menghasilkan asam amino yang mirip antigen self
59. Tidak termasuk dalam gambaran penykait autoimun adalah:
progresif
sifatnya akut
kronik
kadang remisi
relaps
60. Pematangan llimfosit T berlangsung di:....
timus
GALT
Sumsum tulang
limfonodus
61. Acute rejection dapat terjadi oleh respon imun seluler (sel T) maupun antibody recipient terhadap graft
Salah
Benar
61. Pada eritrosit golongan darah A terdapat antigen A dan dalam darahnya ada antibody terhadap antigen B
Benar
Salah
62. Aktifasi limfosit Trecipient oleh sel dendritic yang mempresentasikan antigen asal graft (allogenic antigen) terjadi di limfonodus
benar
salah
63. Indirect antigen presentation berarti presentasi antigen oleh sel dendritik donor yang ada dalam graft kepada sel T recipient
salah
benar
64. Hiperacute rejection terjadi akibat adanya pre-existing antibody dalam darah recipient sebelum transplantasi berlangsung
salah
benar
65. Disebut transplant rejection apabila kematian graft oleh karena kesalahan dalam teknik operasi.
benar
salah
66. Yang dilihat sebagai antigen yang harus diresponi oleh sistem imun recipient adalah allogenic MHC yang ada dalam graft
salah
benar
67. Pada chronic rejection kelainan terjadi pada pembuluh darah yaitu penebalan smooth muscle dan fibrosis sehingga sedikit demi sediki lumen pembuluh darah dalam graft menyempit.
salah
benar
68. Allogenic transplantation berarti transplantasi berlangsung antara dua orang yang saudara kembar
benar
salah
70. Untuk supaya penolakan tidak terjadi maka digunakan berbagai obat yang bisa memicu respon imun recipient
benar
salah
71. Respon imun Adaptif terhadap infeksi jamur
respon imun selT CD4+, CD8+
semua benar
respon imun Th1 dan Th2
respon imun sel T regulator
72. Enzim yang berperan pada proses hidrolisis antijamur
calprotectin
lactoferin
proteinase
lisozim dan seprocidin
73. untuk memusnahkan jamur fagosit menggunakan 2 mekanisme yaitu
fagosom dan fagolisosom
oksidatif dan non oksidatif
internalisasi
fagolisosom
74. proses pengenalan kode terhadap infeksi jamur melalui 2faktor yaitu
RNI
PAMP dan APC
PMA
PAMP dan PRR
75. respon imun Th2 dapat mencetuskan sekresi sitokin sel T CD4+ yaitu
IL-5
semua benar
IL-4
IL-13
76. obat topikal untuk dermatitis atopik
ketokonazol
valacyclovir
mikonazol
pelembab
acyclovir
77. Konsep dasar terjadinya dermatitis atopik
reaksi non imunologik
kadar IgD meningkat
kadar IgM meningkat
reaksi imunologik
kadar IgA meningkat
78. Tempat lesi kulit dermatitis atopik fase infantil
perut
telapak tangan
bokong
telapak kaki
pipi
79. predileksi lesi kulit dermatitis atopik fase anak
fossa naviculare
fossa cubiti
dorsum manus
dorsum pedis
bokong
80. kelainan kulit pada dermatitis atopik
papul gatal, ekskoriasi, likenifikasi
papul putih mengkilap dan delle
papul abu-abu kasar dan berjonjot
ulkus dinding bergaung, dasar kotor
skuama tebal, kasar dan putih
81. Patomekanisme erupsi obat alergik
reaksi hipersensitivitas tipe IV
reaksi hipersensitivitas tipe I
reaksi hipersensitivitas tipe V
reaksi hipersensitivitas tipe II
reaksi hipersensitivitas tipe III
82. Erupsi obat alergik dengan gejala eritema, pruritus, simetris dan generalisata
erupsi makulopapular
fixed drug eruption
angiodema
eritroderma
urtikaria
83. Erupsi obat alergik dengan gejala eritema difus dan skuama lebih dari 90%
sindroma hipersensitivitas obat
fixed drug eruption
angiodema
eritroderma
urtikaria
84. Erupsi obat alergik dengan gejala makula atau plak eritema keunguan, vesikel / bulla pada bagian tengah, bercak hiperpigmentasi
sindrom hipersensitivitas obat
eritroderma
fixed drug eruption
angiodema
urtikaria
85. Erupsi obat alergik dengan gejala oedema bibir, kelopak mata, larynx dan mengancam jiwa
urtikaria
angiodema
fixed drug uruption
eritroderma
sindroma hipersensitivitas obat
86. Antibodi yang terlibat pada hipersensitivitas tipe 3 adalah
Sel T
Ig E
Ig M
Ig G
87. Manifestasi klinis pada hipersensitivitas tipe 2 adalah
Lupus
Dermatitis kontak
Transfusi Darah
Anafilaktik syok
88. Reaksi sitotoksik disebut juga...
Hipersensitivitas tipe 3
Hipersensitivitas tipe 1
Hipersensitivitas tipe 4
Hipersensitivitas tipe 2
89. Berapa jenis hipersensitivitas yang anda ketahui ?
1
2
3
4
90. Waktu respos pada hipersensitivitas tipe 4 adalah
45 menit - 3 jam
48-72 jam
3 - 8 jam
15-30 menit
91. Reaksi tipe cepat disebut juga...
Reaksi hipersensitivitas tipe 3
Reaksi hipersensitivitas tipe 1
Reaksi hipersensitivitas tipe 2
Reaksi hipersensitivitas tipe 4
92. Manifestasi klinis pada reaksi hipersensitivitas tipe 4 adalah..
Urtikaria
Dermatitis kontak
Lupus
Tranfusi darah
93. Arginin merupakan energy source untuk leukosit
benar
salah
94. Malnutrisi Energi Protein (MEP) menurunkan jumlah sel T helper dan sel T sitotoksik
salah
benar
95. Vitamin A berperan dalam imunitas innate dan imunitas adaptive
salah
benar
96. Lactobacillus merupakan komponen prebiotic yang berperan dalam fungsi imun
benar
salah
97. ASI berperan dalam menjaga fungsi imun bayi karena kandungan Ig E di dalamnya
benar
salah
98. Yang bukan termasuk reaksi IgE mediated allergic reaction adalah
Lated-food syndrome
Celiac disease
Cows milk allergy
Lated-food syndrome
Food pollen syndrome
Reaksi anafilaksis
99. Salah satu factor lingkungan yang berperan terhadap terjadinya alergi adalah
Lokasi paparan alergi pertama kali
Aupan vitamin D
Epigenetic
Leaky gut
Riwayat orang tua dengan alergi
100. Poin penting yang menentukan terjadinya oral tolerance adalah
Epitel intak
Mediator IL-10
Protein permukaan OX40L
Adanya switch class IgE
Sel T helper yang dihasilkan
101. Penyebab intoleransi laktosa adalah
Konsumsi monoamine oksidase inhibitor
Enziim transglutaminase 2
Defisiensi diamin oksidase
Non igE mediated allergic reaction
Defisiensi beta galaktosidase
102. Bahan makanan yang boleh dikonsumsi penderita celiac disease
Pasta
singkong
Sereal
Roti tawar
Mie
103. Leptospira merupakan penyakit yang ditransmisikan oleh binatang pengerat (zoonosis). Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai penyakit tersebut?
Pada 90% kasus memiliki prognosis yang buruk
Transmisi melalui paparan kulit terhadap binatang yang terinfeksi
Mudah dibedakan dengan infeksi oleh virus
Banyak kasus yang berakhir dengan terjadinya perdarahan
Dapat terjadi melalui kontaminasi urin binatang yang terinfeksi
104. Seorang laki-laki, 37 tahun, datang ke poliklinik umum dengan keluhan sakit kepala, demam yang bersifat naik turun, dan berkeringat dingin. Dokter melakukan pemeriksaan lengkap dan mendiagnosis malaria. Apakah yang menyebabkan munculnya demam pada penyakit tersebut?
Beredarnya sporozoit ke dalam sirkulasi
Berubahnya tropozoit menjadi skizon di dalam eritrosit
Masuknya sporozoit ke dalam hepar
Masuknya merozoit ke dalam eritrosit
Rupturnya eritrosit yang terinfeksi dan melepaskan skizon
105. Seorang perempuan, 20 tahun, dirawat di sebuah bangsal dengan diagnosis demam berdarah. Pasien juga mengeluh adanya nyeri tulang.Apakah kemungkinan besar yang menyebabkan nyeri tulang tersebut?
Perdarahan yang menyebabkan kapiler menjadi lebih rentan
Adanya trombositopenia yang progresif sehingga terjadi peningkatan hematokrit
Adanya efusi yang progresif sehingga pasien susah bergerak
Adanya penghancuran langsung oleh virus pada sel-sel prekursor BM
Adanya kebocoran plasma yang menyebabkan terjadinya hemokonsentrasi
106. Seorang laki-laki 10 tahun, diantar ke poliklinik umum oleh ibunya dengan keluhan demam. Setelah melakukan anamnesis dan pemeriksaan lengkap, dokter mendiagnosis sebagai demam berdarah.Manakah di bawah ini yang merupakan gambaran imunopatologis penyakit tersebut?
Virusnya merupakan double-stranded non-segmented
Memiliki 4 serotipe yang serupa secara antigenik
Infeksi oleh 1 serotipe memberikan imunitas homotipik seumur hidup
Setiap serotipe memiliki variasi genotipe yang sama
Infeksi oleh serotipe virus Dengue yaitu virus DNA
107. Malaria merupakan penyakit yang diakibatkan oleh infeksi plasmodium yang ditransmisikan oleh nyamuk Anopheles betina. Di antara spesies plasmodium tersebut, P falciparum yang memiliki tingkat parasitemia tinggi. Apakah yang menyebabkan hal tersebut?
Memiliki parasit eksoeritrosit
Ekspresi antigen berbeda dibandingkan yang lain
Masa inkubasinya paling lama
Menginvasi eritrosit dari semua umur
Memiliki daur eritrosit paling lama (72 jam)
108. Seorang perempuan 18 tahun, datang ke poliklinik umum dengan keluhan demam selama 4 hari disertai bintik-bintik merah di sekujur tubuhnya. Dokter melakukan pemeriksaan, menemukan adanya perdarahan dan lalu mendiagnosis sebagai demam berdarah.Bagaimanakah manifestasi perdarahan dari penyakit tersebut?
granulositopenia
trombositopenia
Anemia
hemoglobinemia
leukopenia
109. Dibawah ini adalah faktor yang menjadi imunoregulasi maternal terhadap allograf fetus, kecuali
kurangnya komplemen imunogenik paternal
kurangnya komplemen imunogenik maternal
barrier fisik atau anatomik
Aktivitas supressor limfoid fetus
110. Masa ovulasi terjadi secara imunologi akibat stimulus utama
MMP
IL- 1Alfa
TNF Alfa
IL-1 Beta
111. pada plasenta mekanisme utama imun yang berperan dalam menyelamatkan fetus dari serangan respon imun adalah :
Cellular Macrophage Immune (CMI)
Histokompabilitas antigen (HLA-G)
Imunitas Humoral
Leucemia inhibitory factor (LIH)
112. Pada fase sekresi Hormon progesteron yang tinggi memicu faktor Imun (Cytocain) dalam mempertahankan dinding endometrium yaitu :
TGF Alfa dan VEGF
VRGF dan Prostaglandin
TGF Beta dan VEGF
TGF Beta dan MMP
113. Faktor Cytocain utama yang memicu persalinan (Kontraksi, delatsi serviks dan stimulu membran) adalah :
MMP dan Prostaglandin
IL 10 dan Prostaglandin
TNF Alfa dan Prostaglandin
IL 6 dan Prostaglandin
114. pada imunologi implantasi, zigot dapat diterima di endometrium oleh karena inhibisi terhadap :
IL 2
NK Cytotoksik
IFN Gamma
PGE 2
115. Proses Menstruasi (deskuamasi dinding endometrium) secara imunologi di picu oleh :
IL dan MMP
Prostaglandin dan MMP
Prostaglandin dan TGF
IL dan Prostaglandin
116. Dibawah ini adalah faktor yang menyebabkan teloransi terhadap sperma pada traktus genital terjadi, kecuali :
respon antigen sperma pada wanita dan partnernya
faktor Sperma
faktor mukosa traktur genital pria
faktor mukosa traktur genital wanita
117. imunitas mukosal terbesar limfosit pada intraepitel adalah
limfosit T langerhans
CD8
sel plasma
CD4
118. Ovulasi pada siklus haid dipicu oleh tiga faktor utama, kecuali
faktor stress
faktor Imun
faktor hormonal
faktor mekanik
119. Interaksi antara sistem imun dengan organisme yang terinfeksi adalah
Interplay antigen antara mekanisme host untuk mengeliminasi mikroba agar selamat dari respon pertahanan tubuh
Interplay perantara antara mekanisme host untuk mengeliminasi mikroba agar selamat dari respon pertahanan tubuh
Interplay dinamik antara mekanisme host untuk mengeliminasi mikroba agar selamat dari respon pertahanan tubuh
Interplay antibodi antara mekanisme host untuk mengeliminasi mikroba agar selamat dari respon pertahanan tubuh
120. Apakah yg memediasi imunitas adaptif terhadap bakteri intraaseluler
aktivasi sel NK
aktivasi macrophage
aktivasi memori sel
aktivasi sel B
121. apakah karakteristik dari respon patologik terhadap bakteri intraseluler
Terbentuknya granulomatoud inflammation
Terbentuknya antibody
terbentuknya granulomatoid inhibitory
terbentuknya antigen
122. Apa yg terjadi jika jumlah bakteri dalam tubuh tidak seimbang
antibodi menjadi patogen
bakteri menjadi antibodi
antigen menjadi pathogen
bakteri normal menjadi patogen
123. Apakah pertahanan tubuh terhadap infeksi mikroba
immunitas seluler dan adaptif
immunitas seluler dan komplemen
immunitas innate dan adaptif
immunitas innate dan seluler
124. Virus menghindar dari respon imun melalui
antigenic variations
granulomatoid variations
antibody variations
genomic variations
125. Apakah tujuan Memory sel-T di aktifkan
Menghambat produksi sel-Tc yg tidak diperlukan
meningkatkan kemampuan macrophage untuk proses fagositosis
Membebaskan limfotokskin
Mengenali dan merespon agen patogen yg masuk dan segera dikeluarkan
126. Aktivas macrophage pada imunitas adaptif dapat menimbulkan kerusakan pada
hospes
antigen
jaringan
antibodi
