Font size
WorksheetsKEMAMPUAN TEKNIS
Total questions: 100
Worksheet time: 50mins
Seorang siswa diminta untuk mengidentifikasi masalah yang mereka hadapi, lalu
masalah itu didiskusikan dalam kelompok untuk mendapatkan solusinya.
Ilustasi ini berkaitan dengan perkembangan ....
kemampuan kognitif
kemampuan kognitif
kemampuan kognitif
kemampuan komunikatif
Pernyataan berikut yang menjelaskan makna istilah kognitif adalah….
kemampuan berkomunikasi
Kemampuan untuk memecahkan masalah
kemampuan berinteraksi
kemampuan untuk mengintegrasikan diri
Kemampuan berfikir untuk mengoperasikan kaidah-kaidah logika tapi masih terkait
dengan obyek-obyek bersifat konkrit merupakan ciri-ciri kemampuan anak berusia
0 - 2 tahun
2 -- 7 tahun
7 -- 11/12 tahun
11/12/ -- 14/15 tahun
Menggunakan potongan sapu lidi, kelereng, globe, gambar-gambar yang
menyangkut pembelajaran IPA serta IPS sebagai media adalah sesuai dengan tahapan
perkembangan berfikir anak yang dikenal sebagai tahapan
Anak memahami bilangan dan angka tetapi masih terkait dengan obyek
bersifat kongkrit (operasional konkrit)
Pengamatan dan penginderaan yang intensif terhadap lingkunganya (sensomotor)
Dominasi pengamatan bersifat egosentris
Kemampuan mengoperasikan kaidah logika yang tidak terikat lagi dengan obyek
yang bersifat konkrit (operasional formal)
Kemampuan peserta didik untuk membina hubungan dan kemampuan memotivasi
diri termasuk kecerdasan….
Kognitif
Sosial
Emosional
moral
Seorang peserta didik selalu ingin mendominasi dalam suatu kelompok belajar. Dia
tidak memberi kesmpatan anggota lain untuk mengemukakan pendapat. Jika teman lain
yang memimpin dan mengendalikan jalannya diskusi, ia memisahkan diri dan cenderung
belajar sendiri.
Peserta didik tersebut mengalami permasalahan dalam perkembangan
sosial-emosional
kognitif
moral
moral
Peserta didik telah memiliki yang memiliki moralitas benar-benar
diinternalisasikan dan tidak didasarkan pada standar-standar orang lain. Dia mengenal
tindakan moral alternatif, menjajaki pilihan-pilihan, dan kemudian memutuskan
berdasarkan suatu kode moral pribadi.
Hal ini merupakan contoh perilaku moral-spritual pada tahapan ...
penalaran pascakonvensional
penalaran konvensional
penalaran prakonvensional
penalaran interkonvensional
Individu memandang apa yang diharapkan oleh keluarga, kelompok, masyarakat
dan bangsa serta setia mendukung aturan social bukan hanya untuk ketenangan tetapi
disadari sebagai sesuatu yang berharga.
Pernyataan tersebut merupakan tahapan perkembangan moral
Prakonvensional
Konvensional
Konvensional
Interkonvensional
Memaksimalkan kegiatan ekstrakurikuler, melakukan rekreasi dengan guru, dan
melakukan kegiatan informal lainnya memiliki fungsi untuk mengatasi kesulitan belajar
dalam hal ….
mengemukakan gagasan
mengaktualisasikan diri
penciptaan hubungan yang baik
menformulasikan tindakan
Seorang peserta didik merasa kurang bersemangat pada jam usai pembelajaran. Dia
bahkan lebih senang tinggal di sekolah sampai sore, petugas kebersihan sekolah sampai
menyuruhnya pulang karena matahari hampir tenggelam.
Peserta didik tersebut dicurigai memiliki hambatan pengembangan potensi berupa
faktor ....
intelegensi dan kognitif
budaya dan pembiasaan
keluarga dan lingkungan masyarakat
emosional dan kepribadian
Seorang peserta didik mampu mendengarkan informasi yang disampaikan oleh guru
tetapi pada saat ditanya ia tidak mengerti apa yang ia dengar. Peserta didik tersebut
mengalami kesulitan/ gangguan belajar dalam hal
kesulitan akademis
gangguan simbolik
gangguan nonsimbolik
gangguan sosial
Perbedaan antara konseling dan wawancara terletak pada maksud dan tujuannya.
Tujuan konseling adalah....
Membantu siswa agar dapat memecahkan masalah pribadinya
Menbantu siswa agar dapat melakukan penyesuaian diri dengan lingkungannya
Membantu siswa agar dapat mengatasi kesulitan belajar
Membantu siswa agar memperoleh informasi tertentu
Teori ini memandang belajar sebagai hasil dari pembentukan hubungan antara
rangsangan dari luar (stimulus) dan balasan dari siswa (response) yang dapat diamati.
Semakin sering hubungan (bond) antara rangsangan dan balasan terjadi, maka akan
semakin kuatlah hubungan keduanya (law of exercise). Teori belajar yang dimaksud
adalah…
Behaviorisme
Humanistik
Sibernetik
Kontruktivisme
Di dalam proses pembelajaran, para siswa dihadapkan dengan situasi di mana ia
bebas untuk mengumpulkan data, membuat dugaan (hipotesis), mencoba-coba (trial and
error), mencari dan menemukan keteraturan (pola), menggeneralisasi atau menyusun
rumus beserta bentuk umum, membuktikan benar tidaknya dugaannya itu. Hal ini
merupakan penerapan teori belajar….
Sibernetik
Humannistik
Behaviorisme
Konstruktivisme
Menurut teori ini, peranan guru dalam pembelajaran adalah sebagai fasilitator,
motivator, dan memberikan kesadaran mengenai makna kehidupan pada siswa. Teori
belajar ini berusaha memahami perilaku belajar dari sudut pandang pelakunya bukan dari
sudut pandang pengamatnya. Teori belajar ini adalah ….
Humanistik
Konstruktivisme
kognitivisme
Nativisme
Pada masa kini siswa dituntut untuk dapat belajar setiap saat dan bisa terjadi di
manapun. Hal ini terjadi karena kemajuan teknologi yang memungkinkan belajar jarak
jauh dalam jaringan atau online. Pernyataan diatas sejalan dengan teori belajar ….
Sibernetik
Konstruktivisme
Behaviorisme
Kognitivisme
Pendapat yang menyatakan bahwa pengetahuan atau pengalaman yang baru dapat
terkait dengan pengetahuan lama yang sudah ada di dalam struktur kognitif seseorang
adalah teori belajar…
Behaviorisme
Konstruktivisme
Kognitivisme
Sibernatik
Tujuan pembelajaran yang menggambarkan proses dan hasil belajar yang
diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensinya dimuat dalam:
Silabus
RPP
Silabus dan RPP
SKL
Komponen rancangan pelaksanaan pembelajaran terdiri dari....
Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran,
materi, metode, media pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah
pembelajaran, evaluasi
Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, indikator,materi,
metode, media pembelajaran, sumber belajar, langkah-langkah pembelajaran, evaluasi
Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi,
metode, sumber belajar, media pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, evaluasi
Identitas, kompetensi Inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi,
metode, media pembelajaran, sumber belajar, evaluasi, langkah-langkah pembelajaran
Silabus dan RPP sama-sama sebagai rencana proses pembelajaran, perbedaannya
adalah sebagai berikut:
Silabus berisi kompetensi dasar sedangkan rpp mengarahkan kegiatan belajar
untuk mencapai kompetensi dasar
Silabus bersumber dari standar isi dan standar lulusan, sedangkan RPP bersumber
dari standar kompetensi lulusan
RPP dibuat oleh setiap guru, sedangkan silabus dibuat oleh tim guru
RPP dan silabus keduanya disusun oleh setiap satan pendidikan.
Salah satu prinsip dalam penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)
adalah
Materi atau bahan ajar berbasis kompetensi
Pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik
RPP bersumber dari silabus
Alokasi waktu sesuai dengan jadwal pada setiap satuan pendidikan
Perhatikan beberapa komponen dari RPP untuk mata pelajaran bahasa Indonesia
adalah sebagai berikut ......
1) Kompetensi dasar :Mengenal kegiatan bermusyawarah
2) Indikator : menyebutkan dua ciri kegiatan bermusyawarah
3) Tujuan Pembelajaran : setelah pelaksanaan pemilihan ketua kelas siswa dapat
menyebutkan dua ciri kegiatan musyawarah dengan benar
Berdasarkan komoponen-komponen RPP tersebut prinsip digunakan adalah....
Memberikan umpan balik dan tindak lanjut
Mendorong partisipasi aktif peserta didik
Memperhatikan perbedaan individu peserta didik
Keterkaitan dan keterpaduan
Benjamin S. Bloom mengembangkan ranah kognitif dengan urutan berikut:
ingatan, pemahaman, síntesis, aplikasi, analsis, dan evaluasi
ingatan, pemahaman, aplikasi, analisis, síntesis, dan evaluasi
ingatan, pemahaman, síntesis, aplikasi, analsis, dan evaluasi
ingatan, pemahaman, analisis, aplikasi, evaluasi, dan, síntesis.
Taksonomi Anderson dan Krathwol menyempurnakan taksonomi Benjamin S.
Bloom mengembangkan ranah kognitif dengan urutan berikut:
ingatan; pemahaman, analisis, aplikasi, sintesis, dan evaluasi;
ingatan, pemahaman, aplikasi, analisis, síntesis
ingatan, pemahaman, síntesis, aplikasi, analsis, dan evaluasi
ingatan, pemahaman, aplikasi,analisis, evaluasi, dan, mencipta
Model pembelajaran yang mempunyai keunggulan antara lain; berpikir dan
bertindak kreatif, memecahkan masalah yang dihadapi secara realistis, merangsang
perkembangan kemajuan berfikir siswa untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi
dengan tepat, adalah….
Role Playing
Inquiry
Problem Solving
Picture and Picture
Faktor yang penting dipertimbangkan guru dalam melaksanakan diskusi pemecahan
masalah proses pembelajaran adalah:
Waktu yang tersedia untuk melaksanakan diskusi
Rumusan masalah yang harus didiskusikan
Jumlah peserta didik yang mengikti pembelajaran
Motivasi belajar siswa
Fungsi indikator dijadikan sebagai penanda dalam….
Pencapaian standar kompetensi
Pencapaian kompetensi dasar.
Pencapaian tujuan pembelajaran
Pencapaian standar kelulusan
Apa yang paling tepat dilakukan guru, jika seorang peserta didik tidak memberikan
jawaban atas pertanyaan yang diajukan ?
Menunjuk peserta didik lain untuk menjawab pertanyaan tersebut
Memberikan kritik agar peserta didik berusaha menjawab walaupun salah
Menyederhanakan isi pertanyaan agar mudah dipahami peserta didik
Menjawab sendiri pertanyaan tersebut.
Prinsip sistematis sebagai salah satu prinsip pengembangan silabus artinya ....
Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus
sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spritual
peserta didik.
Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar,
indikator, materi pokok/pembelajaran, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem
penilaian.
Cakupan indikator, materi pokok/pembelajaran, pengalaman belajar, sumber
belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi
dasar
Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam
mencapai kompetensi
Ciri-ciri kelas yang menggunakan pembelajaran CTL adalah sebagai berikut,
kecuali....
Sharing dengan teman
Guru kreatif
Pengalaman nyata
Menggunakan satu sumber
Dalam memilih dan mengembangkan materi pembelajaran, Ibu Yetty Aprih Lestari, S.Pd. SD
selalu menyeleksi materi pembelajaran yang telah teruji kebenarannya, tidak ketinggalan
jaman dan memberikan kontribusi untuk pemahaman ke depan. Kriteria penyeleksian
dan pemilihan materi pembelajaran tersebut memenuhi kriteria…
Sahih
Kebermanfaatan
Layak dipelajari
Menarik minat
Bu Nita Astanti menyiapkan materi pelajaran dengan cara dimulai dari materi-materi yang
dikenal siswa kemudian menuju hal-hal baru dan dianggap lebih mendalam. Bentuk
pengembangan materi yang disusun Bu Nita Astanti mengikuti pola....
Kausal
Spiral
Kronologis
inquiri
Memilih media pembelajaran hendaknya tidak boleh sembarangan tetapi harus
didasarkan pada kriteria tertentu. Misalnya, apakah untuk belajar individual, kelompok
kecil, kelompok besar atau massal.
Pernyataan tersebut dalam pemilihan media termasuk ke dalam kriteria...
tujuan
sasaran didik
ketersediaan
konteks penggunaan
Pada saat mempersiapkan pembelajaran seorang guru dapat menyusun strategi
pembelajaran dan menentukan media yang akan digunakan dalam pembelajaran tersebut.
Kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang pendidik terkait dengan keterampilan
memilih media pembelajaran adalah…
Pendidik harus mengetahui latar sosial budaya siswa dan sekolah
Pendidik harus memahami karakteristik dari media pembelajaran tersebut
Pendidik harus menyesuaikan diri dengan kemampuan sekolah.
Pendidik menyesuaikan dengan materi pembelajaran.
Pada saat mempersiapkan pembelajaran seorang guru harus dapat menentukan jenis
media yang tepat sesuai dengan materi. Di lihat dari kemampuan jangkauannya, media
dapat dibagi ke dalam..
media yang memiliki daya liput yang luas dan media yang memiliki daya liput
terbatas
media yang dapat didengar saja dan media yang dapat dilihat
media tradisional dan media berbasis TIK
media dua dimensi dan media tiga dimensi
Di ruang media tersedia berbagai macam media yang sudah berdebu dan agak usang.
Sebagai seorang pendidik yang kreatif, sebaiknya dapat memanfaatkan media dan
memilih media mana yang akan digunakan. Dia memiliki beberapa pertimbangan dalam
hal ini.
Pertimbangan dalam memilih media pembelajaran yang harus diperhatikan adalah...
Tujuan, sasaran didik, karakteristik media, waktu pengoperasian, biaya,
ketersediaan,konteks penggunaan, dan mutu teknis.
Sasaran didik, karakteristik media, waktu mengoperasikan, tujuan, misi visi sekolah
dan konteks penggunaan.
Tujuan, sasaran didik, karakteristik media, visi sekolah dan konteks penggunaan
Kultur sekolah, tujuan, waktu pengoperasiaan dan karakteristik media
Seorang guru harus mampu memanfaatkan media pembelajaran dan sumber belajar
untuk mencapai tujuan pembelajaraan utuh. Pernyataan berikut yang benar terkait
dengan media pembelajaran adalah:
media pembelajaran yang paling baik adalah media yang berbasis TIK
sebuah media dapat digunakan untuk semua kegiatan pembelajaran
media dapat digunakan sebagai pembawa pesan dalam suatu kegiatan
pembelajaran
memilih media tidak perlu banyak pertimbangan agar tidak merepotkan
Setiap materi pembelajaran memiliki tingkat kesukaran yang bervariasi. Untuk
memudahkan peserta didik memahami materi yang memiliki tingkat kesukaran tinggi
guru sering memanfaatkan media pembelajaran. Misalnya, media gambar atau tayangan
video yang berisi sistem peredaran darah.
Fungsi media pada pernyataan tersebut adalah:
Menampilkan objek yang terlalu besar
Membuat konkrit konsep yang abstrak
Menampilkan objek yang tidak dapat diamati dengan mata telanjang.
Membawa objek yang berbahaya atau sukar didapat di dalam lingkungan belajar
Media memiliki fungsi dan manfaat bagi pembelajaran. Hal ini dirasakan juga oleh
guru dalam membantu pembelajaran menjadi lebih efisien dan efektif. Misalnya saat
guru ingin menjelaskan suatu konsep/ objek yang luas dan besar, dia tinggal
menggunakan medianya saja.
Berikut ini adalah salah satu fungsi dari media pembelajaran sesuai kondisi tersebut:
Menampilkan objek yang terlalu besar, misalnya pasar, candi
Menampilkan objek yang terlalu besar, misalnya pasar, candi
Membuat konkret konsep yang abstrak, misalnya untuk menjelaskan peredaran
darah.
Menampilkan objek yang tidak dapat diamati dengan mata telanjang.
Seorang guru ingin membuka situs google untuk menuliskan catatan, ide, atau
refleksi yang bersifat pribadi atau untuk dibagikan secara umum. Fitur yang dapat
dimanfaatkan oleh guru tersebut adalah…
book
forum
blog
e-portofolio
Seorang guru sedang ber-googling atau membuka situs google untuk mencari
informasi mengenai pembelajaran berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Pengertian googling dalam istilah internet tersebut adalah…
program mencari informasi
program desktop publishing
program untuk menjelajahi laman
program penciptaan laman
Saat kita akan informasi tentang suatu topik atau judul dapat menggunakan aplikasi
internet yang dikenal dengan istilah mesin pencari (search engine).
Salah satu laman yang berfungsi sebagai mesin pencari selain google adalah...
www.yahoo.com
www.gmail.com
www.hotmail.com
www.cari-data.com
Seorang guru akan membuat media untuk menampilkan contoh surat, tabel, gambar
dan berbagai dokumen lain. Aplikasi sederhana keluaran Microsoft yang dapat
digunakan untuk memfasilitasi kegiatan guru tersebut adalah
Microsoft Database
Microsoft PowerPoint
Microsoft Desktop Publishing
Microsoft Word
Seorang guru dapat menampilkan bahan tayang yang menarik perhatihan siswa
dalam pembelajaran. Program tampilan bahan tayang ini difasilitasi oleh Microsoft.
Aplikasi sederhana keluaran Microsoft yang dapat digunakan untuk membuat bahan
presentasi adalah....
Microsoft Database
Microsoft Spread Sheet
Microsoft powerpoint
Microsoft Desktop Publishing
pertanyaan, mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi/
menganalisis/mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta
mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan,
keterampilan dan sikap.
Langkah yang dilakukan Bu Eva Dini Setyono, S.Pd itu merupakan bagian dari model pembelajaran…
portofolio
saintifik
penemuan
autentik
Pak Jaka Tirtana melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan masalah sebagai
langkah awal dalam mengumpulkan dan mengintergrasikan pengetahuan baru
berdasarkan pengalamannya, dimulai dengan memunculkan pertanyaan penuntun (a
guiding question) dan membimbing peserta didik berkolaboratif yang mengintegrasikan
berbagai subjek (materi) dalam kurikulum.
Pembelajaran yang dilakanakan oleh Pak Jaka Tirtana tersebut merupakan model
pembelajaran ....
projek based learning
discovery Learning
Problem Based Learning
Inquiry learning
Bu Arifatul Binti melaksanakan pembelajaran yang mengakomodasi semua anggota
kelompok mengungkapkan pendapat, ide, dan tanggapan terhadap skenario secara bebas,
sehingga dimungkinkan muncul berbagai macam alternatif pendapat.
Kegiatan yang dilakukan Bu Arifatul Binti tersebut merupakan implementasi model
pembelajaran ....
Project based learning
inquiry learning
Discovery learning
problem based learning
Berikut ini merupakan langkah-langkah pembelajaran dengan model pembelajaran
project based learning :
1) Penentuan Pertanyaan Mendasar,
2) Mendesain Perencanaan Proyek,
3) Menyusun Jadwal (Create a Schedule),
4) Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek (Monitor the Students and the
Progress of the Project),
5) Menguji Hasil (Assess the Outcome),
6) Mengevaluasi Pengalaman (Evaluate the Experience).
Urutan yang benar adalah ....
1-2-3-4-5-6
1-3-2-4-5-6
1-3-2-5-6-4
1-2-3-5-4-6
Perhatikan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang masih acak berikut ini!
1) Mengorganisasi siswa dalam belajar
2) Orientasi siswa pada masalah
3) Membimbing penyelidikan siswa secara mandiri atau kelompok
4) Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Jika langkah-langkah tersebut disusun mengikuti urutan model pembelajaran Problem
Based Learning, urutan langkah yang tepat adalah ....
1-2-3-4
2-3-1-4
3-2-1-4
2-3-1-4
Kriteria keberhasilan belajar siswa ditentukan dengan menggunakan Kriteria
Ketuntasan Minimal (KKM). KKM adalah rata-rata setiap unsur dari kriteria yang
ditentukan. Untuk menentukan KKM diperlukan faktor-faktor….
Kompleksitas indikator, daya dukung, dan kemampuan guru
Kemampuan guru, sarana/prasarana, dan intake siswa
Kompleksitas indikator, daya dukung, dan intake siswa
Kemampuan guru, tingkat kesulitan kompetensi dasar, dan intake siswa
Fungsi KKM adalah sebagai berikut, kecuali....
sebagai acuan peserta didik dalam menyiapkan diri mengikuti penilaian mata
pelajaran
merupakan target satuan pendidikan dalam pencapaian kompetensi tiap mata
pelajaran
dapat digunakan sebagai bagian dari komponen dalam melakukan evaluasi program
pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah.
Sebagai kegiatan pengambilan keputusan yang dapat dilakukan melalui
metode kualitatif atau kuantitatif.
Fungsi indikator dijadikan sebagai penanda dalam….
Pencapaian standar kompetensi
Pencapaian kompetensi dasar.
Pencapaian tujuan pembelajaran
Pencapaian standar kelulusan
Untuk menentukan tindak lanjut pembelajaran, tindakan yang perlu dilakukan guru
adalah;
Menilai tingkat pencapaian hasil belajar siswa
Menambah bahan pelajaran baru
Mengetahui jumlah siswa yang tidak akan mengikuti program tindak lanjut
Memilih waktu yang tepat untuk melaksanakan program tindak lanjut
Instrumen yang diguanakan untuk menilai perilaku siswa dalam proses
pembelajaran adalah:
Pedoman observasi
Kuesioner
Pedoman wawancara
Tes hasil belajar
Sebelum guru menyusun soal-soal untuk menilai hasil belajar peserta didik,
manakah yang pertama kali harus dipelajari:
Buku sumber yang digunakan
Kurikulum dan silabus
Indikator pencapaian kompetensi
Kemampuan awal siswa
Salah satu prinsip dalam penilaian hasil belajar peserta didik adalah penilaian harus
terpadu artinya:
penilaian berdasarkan data yang mencerminkan kemampuan yang harus diukur
penilaian merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran
penilian berdasarkan kriteria yang jelas tentang kompetensi yang harus dicapai
penilaian harus berkesinambungan oleh pendidik untuk semua aspek
kompetensi
Instrumen penilaian hasil belajar yang digunakan pendidik harus memenuhi
persayaratan berikut, kecuali:
Konstruksi butir soal memenuhi persayaratan yang sesuai dengan bentuk tes yang
digunakan
Substansi yang diukur mempresentasiukan kompetensi yang dinilai
Bahasa yang digunakan komukinatif sesuai dengan taraf perkembangan peserta
didik
Digunakan untuk ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester
Untuk mengetahui prestasi belajar yang dicapai oleh semua peserta didik pada satu
rombongan belajar dapat dilakukan dengan menghitung nilai;
Mean
Modus
Median
Simpangan baku
Standar penilaian pendidikan merupakan acuan bagi guru dalam melaksanakan
Penilaian hasil belajar peserta didik
Penilaian proses pembelajaran yang dilakukan guru
Penilaian silabus dan RPP
Penilaian standar kompetensi lulusan
Penilaian adalah penafsiran hasil pengukuran dan penentuan pencapaian hasil
belajar. Penilaian dapat berupa hasil belajar peserta didik yang tidak dipengaruhi oleh
kepentingan penilai, perbedaan latar belakang agama, sosial-ekonomi, budaya, bahasa,
gender, dan hubungan emosional. Cara penilaian tersebut mengacu pada aspek
penilaian
Objektivitas
Transparan
Bermakna
Menyeluruh
Upaya merancang pengayaan bagi perserta didik yang mencapai ketuntasan belajar
optimal tampak dalam kegiatan guru sebagai berikut:
Memberikan tambahan materi berupa sumber ajar dari pengarang yang berbeda
memberikan test tambahan dengan tingkat kesukaran lebih tinggi
memberikan tambahan sumber bacaan yang lebih mendalam dan tingkat variasi
yang tinggi berikut instrument testnya yang sesuai
diberikan materi bahan ajar yang lebih tinggi tingkatannya dan mengerjakan
soal-soal yang memiliki kesulitan tinggi
Dasar rancangan program remidi bagi peserta didik yang capaian prestasinya di
bawah ketuntasan belajar ….
proses pengajaran remedial pada dasarnya adalah proses belajar mengajar biasa
tujuan pengajaran remedial adalah sama dengan test diagnostik
sasaran terpenting pengajaran remidial adalah peningkatan kecerdasan siswa
strategi yang dipilihhanya berbentuk test ulang
Salah satu prinsip merancang program remidial bagi peserta didik tampak dalam
kegiatan guru ….
Membuat rancangan pembelajaran khusus untuk siswa peserta remedial
Menggunakan rancangan pembelajaran yang telah dibuat dengan memperhatikan
hasil temuan analisis evaluasi belajar siswa
Menggunakan rancangan pembelajaran baru yang berbeda sama sekali
dengan rancangan yang ada.
merancang test ulang saja tanpa ada pengulangan penjelasan materi
Kriteria ketuntasan minimal (KKM) merupakan kriteria ketuntasan belajar yang
ditentukan oleh sekolah, pada prinsipnya merupakan:
Nilai batas ambang kompetensi
Nilai minimal yang dicapai peserta didik
Nilai maksimal yang dicapai peserta didik
Nilai batas ambang kelulusan ujian sekolah
Penilaian portofolio dapat dilaksanakan dengan cara ….
Memberikan penilaian menyeluruht erhadap tugas-tugas siswa
Mengumpulkan lembaran-lembaran jawaban hasil test harian dan sumatif tiap siswa
Mengumpulkan hasil kerja masing-masing siswa yang telah diberikan
masukan baik oleh guru dan rekan siswa dalam suatu album sebagai bukti hasil
belajar
Mengumpulkan lembaran-lembaran jawaban hasil ulangan tiap siswa untuk melihat
kesulitan siswa dalam memahami pokok bahasan tertentu dan kemudian diberikan
pengajarandan test remedial
Penilaian hasil belajar siswa didasarkan pada karya siswa dan tugas siswa,
kemampuan dalam proses pembelajaran dan hasil post test disebut ....
Konstruktivisme
Authentic assesment
Efektif
kondusif
Pendekatan tes ini menggunakan norma yang disusun secara relatif berdasarkan
distribusi skor yang dicapai oleh para pengikut dalam suatu tes. Dengan demikian maka
skor standar yang dicapai oleh seseorang yang didasarkan atas norma relatif ini (PAN)
mencerminkan status individu di dalam kelompok.
Pendekatan tes yang dimaksud adalah….
Penilaian berkelanjutan
penilaian menyeluruh
penilaian acuan patokan
penilaian acuan norma
Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan penilaian yang disebut dengan istilah
penilaian acuan kriteria (PAK). PAK merupakan penilaian pencapaian kompetensi yang
didasarkan pada kriteria ketuntasan minimal (KKM). KKM merupakan kriteria
ketuntasan belajar minimal yang ditentukan oleh satuan pendidikan dengan
mempertimbangkan karakteristik Kompetensi Dasar yang akan dicapai, daya dukung,
dan karakteristik peserta didik.
Dengan demikian, Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan penilaian yang didasarkan
pada pendekatan ....
Penilaian berkelanjutan
Penilaian autentik
Penilaian acuan patokan
Penilaian acuan norma
Menggambarkan sejauh mana seorang peserta didik telah menguasai suatu
kompetensi, merupakan…
tujuan penilaian
prinsip penilaian
fungsi penilaian
hasil penilaian
Mengetahui tingkat penguasaan kompetensi dalam sikap, pengetahuan, dan
keterampilan yang sudah dan belum dikuasai seorang/sekelompok peserta didik untuk
ditingkatkan dalam pembelajaran remidial dan program pengayaan merupakan….
prinsip penilaian
tujuan penilaian
fungsi penilaian
bentuk penilaian
Assesment hasil belajar peserta didik harus memperhatikan prinsip-prinsip sebagai
berikut, kecuali:
objektif
adil
kooperatif
terpadu
Penilaian yang didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur,
hal tersebut merupakan prinsip penilian yang
adil
objektif
valid
valid
Penilaian yang dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur,
maupun hasilnya, hal tersebut merupakan prinsip penilaian yang…
adil
akuntabel
valid
sistematis
Penilaian yang dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkahlangkah yang baku, hal tersebut merupakan prinsip penilaian yang…
adil
objektif
valid
sistematis
Di bawah ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan assesmen hasil
belajar peserta didik, kecuali….
ditujukan untuk mengukur pencapaian kompetensi
menggunakan acuan kriteria berdasarkan pencapaian kompetensi
ditindaklanjuti dengan program remedial dan pengayaan
dilakukan pengulangan jika ternyata hasilnya banyak yang jelek
Program pembelajaran remedial hendaknya memungkinkan peserta didik untuk
belajar sesuai dengan kecepatan, kesempatan, dan gaya belajar masing-masing.
Pembelajaran remedial harus mengakomodasi perbedaan individual peserta
didik.Pernyataan di atas termasuk salah prinsip yang perlu diperhatikan dalam
pembelajaran remedial, yaitu...
Fleksibilitas
Interaktif
Adaptif
Kesinambungan
Berdasarkan data hasil evaluasi pembelajaran tentang memahami teks anekdot
ternyata hasilnya tidak maksimal. Dari 30 siswa dinyatakan belum tuntas sejumlah 15
sehingga mengikuti program remidial. Sedangkan yang dinyatakan tuntas sejumlah 15
orang mengikuti program pengayaan. Kegiatan pengayaan untuk 15 siswa dapat
dilakukan oleh guru dengan cara...
Mengadakan pendalaman materi terkait dengan KD tersebut
Digabung dengan siswa yang belum tuntas ikut remedial
Melanjutkan materi pada KD selanjutnya
Memberi tugas mengerjakan lembar kerja siswa
Upaya merancang pengayaan bagi perserta didik yang mencapai ketuntasan belajar
optimal tampak dalam kegiatan guru sebagai berikut:
Memberikan tambahan materi berupa sumber ajar dari pengarang yang berbeda
memberikan test tambahan dengan tingkat kesukaran lebih tinggi
memberikan tambahan sumber bacaan yang lebih mendalam dan tingkat variasi
yang tinggi berikut instrument testnya yang sesuai
diberikan materi bahan ajar yang lebih tinggi tingkatannya dan mengerjakan
soal-soal yang memiliki kesulitan tinggi
Dasar rancangan program remidi bagi peserta didik yang capaian prestasinya di
bawah ketuntasan belajar ….
proses pengajaran remedial pada dasarnya adalah proses belajar mengajar biasa
tujuan pengajaran remedial adalah sama dengan test diagnostik
sasaran terpenting pengajaran remidial adalah peningkatan kecerdasan siswa
strategi yang dipilihhanya berbentuk test ulang
Salah satu prinsip merancang program remidial bagi peserta didik tampak dalam
kegiatan guru ….
Membuat rancangan pembelajaran khusus untuk siswa peserta remedial
Menggunakan rancangan pembelajaran yang telah dibuat dengan
memperhatikan hasil temuan analisis evaluasi belajar siswa
Menggunakan rancangan pembelajaran baru yang berbeda sama sekali dengan
rancangan yang ada.
merancang test ulang saja tanpa ada pengulangan penjelasan materi
Agar dapat menyusun hipotesis tindakan dengan tepat, Anda dapat melakukan
kegiatan-kegiatan. Salah satu kegiatan itu adalah pengkajian teoretik di bidang
pembelajaran/pendidikan.Pernyataan tersebut merupakan kegiatan PTK pada langkah ...
merumuskan masalah
mengidentifikasi masalah
Merancang PTK dengan mengajukan hipotesis tindakan
menyusun proposal penelitian
Mengetahui proses tindakan, pengaruh tindakan (yang disengaja dan tak sengaja), (c)
keadaan dan kendala tindakan, (d) bagaimana keadaan dan kendala tersebut menghambat
atau mempermudah tindakan dan pengaruhnya merupakan kegiatan PTK pada
langkah ….
refleksi
observasi
perencanaan
pelaksanaan
Model rancangan PTK terletak pada alur pelaksanaan tindakan yang dilakukan. Hal
ini sekaligus menjadi penanda atau ciri khusus yang membedakan PTK dengan jenis
penelitian lain. Adapun alur penelitian tindakan yang dimaksud adalah ….
observasi --> refleksi --> perencanaan --> pelaksanaan tindakan
refleksi --> perencanaan --> pelaksanaan tindakan --> observasi
perencanaan --> observasi --> pelaksanaan tindakan --> refleksi
perencanaan --> pelaksanaan tindakan --> observasi --> refleksi
Rumusan masalah dalam PTK berikut, yang mana paling tepat disebut sebagai
rumusan masalah PTK?
Apakah pengaruh permainan peran dapat meningkatkan keaktifan siswa kelas VI
UPT SD Negeri Slorok 01 Doko?
Bagaimana cara meningkatkan kemampuan siswa dalam mengajukan
pertanyaan melalui metode tanya jawab dalam pelajaran Bahasa Indonesia di
Kelas VI?
Mengapa siswa UPT SD Negeri Slorok 01 Doko selalu menjadi juara dalam berbagai
perlombaan nasional?
Bagaimana cara menggunakan alat peraga yang berasal dari lingkungan sekitar
sekolah?
Dalam Penelitian tindakan kelas, masalah yang diteliti berasal dari ....
kerisauan guru akan kinerjanya di kelas yang diajar
keriasauan pendidik akan mutu pendidikan
keinginan untuk membantu guru
kepedulian peneliti akan kinerja guru
Di bawah ini adalah prinsip-prinsip penelitian tindakan kelas (PTK) menurut
Suharsimi Arikunto, kecuali….
Kesadaran diri untuk memperbaiki kinerja
Kegiatan yang direkayasa
Perencanaan
Upaya empiris dan sistematis
Pola perencanaan-pelaksanaan-observasi-refleksi secara bertahap dan terus-menerus
merupakan karakteristik PTK dalam hal….
Pengumpulan data
Menganalisis masalah
Mencapai tujuan
Menentukan ruang lingkup
Peran guru dalam PTK adalah sebagai…
Guru
Peneliti
Guru dan Peneliti
Guru dan Peneliti
Berikut ini kegiatan PTK pada tahap pertengahan tindakan, kecuali….
Pelaksanaan tindakan
Observasi dan intepretasi
Diskusi balikan
Analisis data
Tujuan PTK adalah…
Perbaikan KBM
Menyusun teori baru
Memperbaiki teori
Menyusun generalisasi
Merenungkan kembali tindakan perbaikan dan dampaknya serta mencari jalan
keluar untuk tindak lanjut PTK merupakan…
Analisis
Refleksi
Observasi
Diskusi
Latar belakang, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian harus menjadi bagian dari
PTK khususnya pada bagian….
Kesimpulan
Prosedur penelitian
Pendahuluan
Metodologi penelitian
Persiapan awal dalam PTK adalah
Menyiapkan cara wawancara
Membuat analisis kelayakan hipotesis
Membuat rencana (perbaikan) pembelajaran dan skenarionya
Menyiapkan fasilitas dan sarana
Proposal penelitian dalam PTK adalah….
Usulan untuk mendapatkan dana penelitian
Uraian tentang komponen-komponen yang harus dilakukan guru
Uraian projek penelitian pendidikan
Perencanaan sistematik untuk melaksanakan PTK
Berikut ini langkah-langkah dalam tahap perencanaan tindakan dalam PTK,
kecuali…
Formulasi solusi dalam bentuk hipotesis tindakan
Analisis kelaikan hipotesis tindakan
Persiapan tindakan
Observasi dan inperetasi.
Kegiatan yang harus dilakukan setelah pembelajaran adallah melakukan refleksi.
Refleksi ini tidak hanya dilaksanakan pendidik saja, tetapi juga oleh peserta didik.
Tujuan dilakukannya refleksi pembelajaran bagi peserta didik adalah....
untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kegagalan pendidik dalam
pembelajaran
untuk mencapai kepuasaan diri peserta didik memperoleh wadah yang tepat
dalam menjalin komunikasi positif dengan pendidik.
untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam mengikuti pembelajaran
selanjutnya
untuk mencapai kepuasaan diri pendidik memperoleh wadah yang tepat dalam
menjalin komunikasi positif dengan peserta pendidik.
Kegiatan yang harus dilakukan setelah pembelajaran adalah melakukan refleksi.
Tujuan dilakukan refleksi pembelajaran bagi pendidik antara lain adalah ….
Untuk menganalisis tingkat keberhasilan proses dan hasil belajar peserta didik
Untuk melakukan evaluasi diri terhadap hasil belajar yang telah dilakukan
untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kegagalan pembelajaran
Untuk mengembangkan model pembelajaran sesuai dengan mata pelajaran yang
diampu
Kegiatan refleksi merupakan kegiatan terakhir dari pelaksanaan pembelajaran. Pada
kegiatan inilah guru akan dapat mengetahui berhasil tidaknya rencana pelaksanaan
pembelajaran. Kegiatan refleksi dilakukan dengan memperhatikan beberapa prinsip,
diantaranya adalah ....
Hasil penilaian pendidik dijadikan masukan oleh pendidik untuk perbaikan
pembelajaran
Ada kesadaran pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
Penilaian dilaksanakan di akhir pembelajaran
Penilaian dilaksanakan sejak awal pembelajaran sampai akhir pembelajaran
Refleksi terhadap pembelajaran mutlak harus dilakukan oleh pendidik untuk
meningkatkan mutu pembelajaran dan meningkatkan kinerjanya sendiri dengan
memperhatikan beberapa prinsip, di antaranya adalah ….
Penilaian dilaksanakan di akhir pembelajaran
Ada kesadaran pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
Penilaian oleh peserta didik dilakukan dengan sangat kritis
Hasil penilaian pendidik dijadikan masukan oleh pendidik untuk perbaikan
pembelajaran
Untuk mengetahui keberhasilan belajar peserta didik, baik selama maupun setelah
peserta didik mengikuti pembelajaran tertentu dapat dilihat melalui pengamatan
keaktifan peserta didik dalam bekerjasama atau wawancara tentang kesulitan-kesulitan
yang dihadapi peserta didik selama mengikuti pembelajaran.Pertanyaan-pertanyaan yang
dapat menjelaskan memberikan penjelasan tetang hasil wawancara atau pengamatan
diantaranya adalah ...
Mengapa peserta didik tidak aktif dalam mengikuti pembelajaran?
Bagaimanakah proses pembelajaran yang dilakukan agar efektif?
Apakah kompetensi awal peserta didik untuk mengikuti pembelajaran memadai?
mengapa peserta didik kita memberikan respon negatif atas pelaksanaan
pembelajaran yang kita lakukan
