Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Try Out 5 LSPP 2

Total questions: 97

Worksheet time: 1hrs 13mins

Name
Class
Date
1.

Suatu bank menyusun sistem rating untuk mengklasifikasi debiturnya sehingga dapat diterapkan risk-based pricing. Dalam penyusunan rating debitur, terdpat tiga jenis metode rating, yaitu financial rating, customer rating dan facility rating. Dalam menyusun financial rating, maka :

a)

Bank menggunakan pos-pos dalam neraca dan laporan laba rugi milik debitur ditambah dengan pertimbangan kualitatif latar belakang debitur

b)

Bank menggunakan pengalaman masa lalu sebagai pertimbangan kualitatif (judgment)

c)

Bank mempertimbangkan jaminan yang diberikan debitur dan menentukan kebutuhan debitur

d)

Bank hanya menggunakan pos-pos dalam neraca dan laporan laba rugi milik debitur

2.

Untuk mengendalikan risiko bank dapat melakukan beberapa cara. Bank yang melakukan transaksi forward, future dan swap dengan bank lain untuk melindungi eksposure tersebut dari risiko disebut sebagai transaksi :

a)

Hedging

b)

Sekuritisasi aset

c)

Spekulasi

d)

Credit derivative

3.

Account Officer Bank ABC ketika melakukan kunjungan ke salah satu debiturnya (site vist) menemukan kejanggalan berupa perubahan perilaku dari contact person (key person) dari perusahaan debitur. Bapak “A” yang biasanya terbuka dalam memberikan informasi terkait kondisi atau laporan keuangan, sekarang menjadi tertutup dan terkesan “pelit bicara”. Kejanggalan ini dapat merupakan indikasi bahwa :

a)

Tidak terdapat masalah serius yang perlu diperhatikan

b)

Bank tidak perlu khawatir terhadap perubahan kualitas kredit debitur

c)

Bank dapat langsung menyetujui permohonan tambahan kredit

d)

Debitur menghadapi permasalahan sehingga meningkatkan risiko kredit

4.

Risiko operasional dapat dibagi dalam kategori kejadian menurut frequency dan impact. Bila bank menghadapi kejadian risiko yang termasuk kategori low frequency/high impact (Unexpected loss), maka strategi yang tepat digunakan untuk mengendalikan risiko tersebut adalah :

a)

Treat risk

b)

Terminate risk

c)

Transfer risk

d)

Tolerate risk

5.

Yang bukan merupakan manfaat dari pengumpulan data kerugian bagi bank adalah :

a)

Untuk pemetaan database kerugian risiko operasional

b)

Untuk menentukan provisi/cadangan untuk menutup besarnya kerugian risiko operasional

c)

Untuk mengantisipasi kerugian akibat risiko operasional yang belum terjadi

d)

Untuk menilai efektifitas pengendalian internal dan pemenuhan syarat AMA

6.

Berikut ini tidak termasuk dalam komponen Business Continuity Management (BCM) adalah :

a)

Business Impact Analysis dan Risk Assessment

b)

Business Continuity Plan

c)

Pengawasan aktif Satuan Kerja Manajemen Risiko

d)

Audit Intern

7.

Dalam upaya memenangkan persaingan pengembangan bisnis produk baru, Bank Masa Depan menetapkan kebijakan menurunkan biaya pemeliharaan untuk perawatan hardware ATM. Dengan kebijakan ini, bank dapat menghemat biaya secara signifikan dan menjadi bank dengan peraih laba terbesar di kelasnya. Disisi lain, dengan tidak adanya perawatan yang optimal, mesin ATM tersebut sering bermasalah. Complain nasabah meningkat, kebijakan yang ditetapkan Bank Masa Depan, berpotensi menimbulkan :

a)

Risiko stratejik dan risiko hukum

b)

Risiko operasional dan risiko reputasi

c)

Risiko reputasi dan risiko kepatuhan

d)

Risiko kredit dan risiko reputasi

8.

Beberapa waktu lalu, bagian kredit sebuah bank menggunakan jasa debt collector (outsourcing) untuk menagih dengan kekerasan, sehingga nasabah bank tersebut meninggal dunia. Akibat kejadian tersebut, keluarga nasabah mengadukan kepada pihak yang berwajib dan dipublikasikan di media. Dalam hal ini bank terkena risiko :

a)

Risiko stratejik

b)

Risiko hokum

c)

Risiko reputasi

d)

semua benar

9.

Pengendalian risiko stratejik dapat dilakukan dengan cara :

a)

Menganalisis laporan aktual vs target

b)

Melaksanakan pengujian dan kaji ulang terhadap sistem manajemen risiko stratejik secara berkala

c)

Memastikan bahwa risiko yang diambil masih dalam batas toleransi

d)

semua benar

10.

Modal pada perbankan mempunyai fungsi utama untuk :

a)

Sumber dana memberikan kredit pada debitur

b)

Menyerap potensi kerugian pada bank

c)

Membeli gedung kantor untuk kegiatan bank dan mendukung pertumbuhan

d)

Membayar biaya tenaga kerja

11.

Pada profil risiko bank, risiko yang melekat pada aktivitas bank disebut dengan :

a)

Inheret Risk

b)

Risk control system

c)

Action plan

d)

Residual risk

12.

Beberapa rasio likuiditas yang biasanya digunakan dalam pengukuran risiko likuiditas perbankan antara lain :

a)

Current ratio

b)

Quick ratio

c)

Debt to equity ratio

d)

Loan to deposit ratio

13.

Berikut ini yang bukan merupakan manfaat penggunaan key risk indikator (KRI) dalam pengelolaan risiko operasional adalah :

a)

Memantau dan memprediksi risiko

b)

Mengidentifikasi perubahan profil risiko operasional

c)

Mencatat kejadian

d)

Sebagai salah satu sumber masukan dalam penyusunan audit plan

14.

Key Risk Indicator (KRI) adalah salah satu alat yang digunakan dalam manajemen risiko operasional. KRI mengamati secara langsung potensi risiko operasional dengan menggunakan :

a)

Inherent risk

b)

Kualitas control

c)

Batas limit (threshold)

d)

Frekuensi dan dampak

15.

Dalam menjalankan aktivitas usahanya, suatu bank tidak akan dapat terhindar dari risiko kredit. Berikut ini kejadian yang dapat menyebabkan bank terkena risiko kredit, kecuali :

a)

Memberikan fasilitas kredit modal kerja

b)

Melakukan transaksi interest rate swap

c)

Memberikan jasa transfer ke luar negeri

d)

Membeli obligasi korporasi

16.

Terkait dengan risiko kredit, secara umum pemantauan atas kredit ritel (retail lending) dibanding pemantauan atas kredit korporasi (corporate lending) adalah :

a)

Relatif sama

b)

Lebih mudah

c)

Lebih sulit

d)

Tidak bisa ditentukan

17.

Risiko stratejik merupakan jenis risiko yang harus di kelola oleh bank. Berikut ini merupakan bentuk pengendalian atas risiko stratejik adalah :

a)

Review berkala terhadap kontrak dan perjanjian antara bank dengan pihak lain

b)

Melakukan komunikasi dengan nasabah atau conterparty secara kontinyu dan melakukan perundingan bilateral

c)

Memantau realisasi dibandingkan dengan target dan memastikan yang diambil masih dalam batas toleransi

d)

Memantau trend dalam Key Risk Indikator (KRI) untuk melihat apakah sudah mendekati atau melampaui treshold

18.

Kerugian akibat kegagalan yang tidak disengaja atau lalai untuk memenuhi kewajiban profesional terhadap klien atau akibat rancangan-rancangan suatu produk merupakan jenis kejadian risiko operasional dalam kategori :

a)

Eksekusi, pengiriman dan manajemen proses

b)

Praktek ketenagakerjaan dan keselamatan kerja

c)

Klien, produk dan praktek bisnis

d)

Internal fraud

19.

Seorang pegawai melakukan kesalahan dalam pembukuan suatu transaksi. Dalam risiko operasional kesalahan ini termasuk jenis kejadian risiko :

a)

Eksekusi, pengiriman dan manajemen proses

b)

Praktek ketenagakerjaan dan keselamatan kerja

c)

Klien, produk dan praktek bisnis

d)

Internal fraud

20.

Dalam sistem rating credit Standard & Poors (S & P ) suatu perusahaan dikatakan memiliki kemampuan untuk membayar sangat kuat termasuk dalam kategori :

a)

Rating AAA

b)

Rating BBB

c)

Rating CCC

d)

Rating D

21.

Atas seluruh posisi perdagangan (proprietary) pada instrumen keuangan di necara dan rekening adminstratif, termasuk derivative, bank wajib melakukan marked to market (MTM). Keuntungan yang diperoleh dari hasil MTM atas posisi perdagangan (trading book) ini akan mempengaruhi :

a)

Aset bank

b)

Modal bank

c)

Kewajiban bank

d)

Laba rugi bank

22.

Dalam mengelola risiko operasional tersedia berbagai perangkat. Berikut ini yang bukan merupakan perangkat risiko operasional adalaah :

a)

Key risk indicator (KRI)

b)

Loss event database (LED)

c)

Risk & control self assessment (RCSA)

d)

Expected loss

23.

Ketentuan dalam perjanjian kredit yang melarang debitur untuk membayar deviden kepada pemegang saham merupakan bentuk :

a)

Positive covenant

b)

Negative covenant

c)

Affirmative covenant

d)

Constrain covenant

24.

Ketentuan dalam perjanjian kontrak kredit yang mengharuskan debitur untuk menyerahkan laporan keuangan secara reguler kepada bank merupakan bentuk :

a)

Positive covenant

b)

Negative covenant

c)

Affirmative covenant

d)

Constrain covenant

25.

Dalam kebijakan pengelolaan risiko pasar trading, bank harus menetapkan kebijakan limit berikut ini untuk membatasi kerugian atas pergerakan faktor pasar :

a)

Limit VaR

b)

Limit dealer

c)

Limit kerugian

d)

Semua jawaban benar

26.

Dalaam rangka penerapan manajemen risiko kredit yang prudent, bank perlu memberikan perhatian terhadap jenis kredit tertentu. Berikut ini merupakaan kredit yang perlu mendapatkan perhatian khusus bank adalah :

a)

Kredit kepada karyawan bank

b)

Kredit kepada sektor property

c)

Kredit kepada pihak terkait

d)

Kredit kepada masyarakat berpenghasilan rendah

27.

Persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadikan data sebagai KRI adalah data tersebut salah satunya harus memenuhi criteria actionable , yaitu :

a)

Harus dapat diukur secara kuantitatif

b)

Harus dapat dipantau dari waktu ke waktu

c)

Harus dapat ditindaklanjuti

d)

Harus dapat dihilangkan

28.

Salah satu perangkat yang digunakan dalam manajemen risiko operasional adalah risk and control assessment process (RCSA). Pihak yang melakukan RCSA adalah :

a)

Unit kerja masing masing

b)

Satuan Kerja Manajemen Risiko

c)

Satuan Kerja Audit Internal

d)

Satuan Kerja Kepatuhan

29.

Dalam pengelolaan risiko kredit, bank harus mengatur tatacara pemberian kredit yang sehat. Berikut ini merupakan hal yang dicakup dalam tatacara pemberian kredit yang sehat adalah :

a)

Kebutuhan modal nasabah

b)

Kebutuhan maksimum persedian

c)

Prosedur persetujuan kredit

d)

Prosedur kecukupan piutang

30.

Bank wajib menyediakan modal yang memadai untuk mengcover risiko pasar. Berikut ini merupakan jenis risiko yang harus dicover oleh modal untuk risiko pasar dalam pendekatan standar, adalah :

a)

Risiko umum

b)

Risiko spesifik

c)

Risiko umum dan risiko spesifik

d)

Risiko umum, risiko spesifik dan risiko ekstrim

31.

Mekanisme dalam perhitungan risiko suku bunga spesifik dan risiko bunga umum digunakan dirty price. Yang dimaksud dengan dirty price adalah :

a)

Nilai pasar surat berharga dikurangi dengan nilai sekarang dari pendapatan bunga yang akan diterima

b)

Nilai pasar surat berharga ditambah dengan nilai sekarang dari pendapatan bunga yang diterima

c)

Nilai pasar surat berharga ditambah dengan biaya transaksi

d)

Nilai pasar surat berharga dikurangi dengan biaya transaksi

32.

Dalam organisasi kredit terdapat pemisahan tugas. Salah satu unit terkait dalam proses perkreditan adalah Unit Administrasi Kredit. Berikut ini merupakan tugas dari Unit Administrasi Kredit adalah :

a)

Melakukan risk assessment atas proposal kredit

b)

Melakukan penetapan kolektibilitas debitur bersama unit bisnis

c)

Melakukan verifikasi dokumen terhadap pemenuhan persyaratan kredit

d)

Menetapkan target pasar dan calon debitur yang layak.

33.

Dalam analisis kredit, salah satu aspek penting yang dianalisis oleh bank adalah melihat karakter dan watak dari calon debitur guna memperoleh gambaran mengenai kemauan debitur tersebut dalam memenuhi kewajibannya dimasa datang. Berikut ini cara yang digunakan untuk melihat watak calon debitur adalah :

a)

Melakukan analisis keuangan

b)

Menilai jumlah modal yang dimiliki bank

c)

Melakukan trade checking pada supplier

d)

Menilai kemampuan nasabah dalam menjalankan usahanya

34.

Berikut ini merupakan hal yang tidak diatur dalam kebijakan persetujuan kredit adalah :

a)

Konsep hubungan total permohonan kredit

b)

Batas pemberi kredit

c)

Batas wewenang persetujuan kredit

d)

Proses persetujuan kredit

35.

Risiko bahwa bank tidak mampu mencairkan aset yang dimiliki atau memperoleh pinjaman pendanaan dari sumber lain disebut sebagai :

a)

Market Liquidity

b)

Aset Liquidity

c)

Funding Liquidity

d)

Liability Liquidity

36.

Risiko bahwa bank tidak mampu menjual posisi dengan harga pasar wajar karena kondisi likuiditas pasar yang tidak memadai, atau terjadi gangguan di pasar disebut sebagai :

a)

Market Liquidity

b)

Aset Liquidity

c)

Funding Liquidity

d)

Liability Liquidity

37.

Berikut ini merupakan sumber funding liquidity yang bersumber dari aset adalah :

a)

Penghimpunan dana pihak ketiga

b)

Penerbitan obligasi

c)

Sekuritisasi aset

d)

Pinjaman dari bank lain

38.

Berikut ini merupakan tipe kejadian risiko operasional bank, kecuali :

a)

Internal fraud

b)

Praktek ketenagakerjaan dan keselamatan kerja

c)

Kebocoran aset produktif

d)

Gangguan bisnis dan kegagalan sistem

39.

Persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadikan data dapat dijadikan KRI adalah dengan singkatan SMART. Kepanjangan dari SMART adalah :

a)

Specific, manageable, actionable, responsibility, timely

b)

Specific, manageable, achievable, responsibility, timely

c)

Specific, measurable, achievable, responsibility, timely

d)

Specific, measurable, actionable, responsibility, timely

40.

Berikut ini merupakan lini bisnis dalam pendekatan standar untuk perhitungan beban modal risiko operasional yang memiliki beban modal terkecil adalah :

a)

Commercial banking

b)

Trading and settlement

c)

Retail banking

d)

Corporate finance

41.

Dengan pendekatan AMA, bank diperbolehkan menggunakan perhitungan kebutuhan modal dengan menggunakan kombinasi berbagai pendekatan yaitu :

a)

Pendekatan basic indikator dan pendekatan standar

b)

Pendekatan standar dan pendekatan alternatif standar

c)

Pendekatan basic indikator dan pendekatan alternatif standar

d)

Pendekatan berdasarkan kualitas internal kontrol dengan pertimbangan kualitatif dan pendekatan berdasarkan data kerugian historis dengan pertimbangan kuantitatif

42.

Dalam melakukan analisis kredit, berikut ini dokumen yang perlu dicermati terkait dengan kelayakan debitur konsumer adalah :

a)

Identitas diri

b)

Jumlah keluarga

c)

Slip gaji

d)

Data pendidikan

43.

Bank dapat mengalami kerugian finansial (direct loss) dan/atau kerugian non finansial (indirect loss) dari suatu kejadian. Berikut ini merupakan contoh indirect loss adalah :

a)

Denda atau penalty dari pengadilan

b)

Turunnya nilai aset

c)

Turunnya reputasi

d)

Pengurangan langsung aset fisik

44.

Gap liquidity dikembangkan dengan mempertimbangkan rencana bisnis baru di masa datang, seperti ekspansi dan pelunasan kredit, ekspansi dana adalah :

a)

Static liquidity

b)

Dynamic liquidity

c)

Future liquidity

d)

Strategic liquidity

45.

Berikut ini pernyataan yang benar terkait dengan penyebab risiko likuiditas, kecuali :

a)

Bank tidak mampu menghasilkan arus kas dari aset produktif

b)

Bank tidak bisa menjual aset likuid

c)

Bank tidak dapat memperoleh pinjaman antar bank

d)

Sumber dana bank sebagian besar berasal dari deposito

46.

Risiko yang dihadapi bank karena kegagalan bank dalam memberikan layanan yang baik kepada nasabah merupakan :

a)

Risiko kredit

b)

Risiko Operasional

c)

Risiko likuiditas

d)

Risiko hukum

47.

Risiko akibat kelemaahan aspek yuridis, antara lain disebabkan adanya tuntutan hukum atau kelemahan perikatan, seperti tidak terpenuhinya syarat sahnya kontrak atau agunan adalah :

a)

Risiko kredit

b)

Risiko operasional

c)

Risiko likuiditas

d)

Risiko hukum

48.

Berikut ini merupakan lini bisnis dalam pendekatan standar untuk perhitungan beban modal risiko operasional yang memiliki beban modal terkecil adalah :

a)

Commercial banking

b)

Trading and settlement

c)

Retail banking

d)

Corporate finance

49.

Dengan pendekatan AMA, bank diperbolehkan menggunakan perhitungan kebutuhan modal dengan menggunakan kombinasi berbagai pendekatan yaitu :

a)

Pendekatan basic indikator dan pendekatan standar

b)

Pendekatan standar dan pendekatan alternatif standar

c)

Pendekatan basic indikator dan pendekatan alternatif standar

d)

Pendekatan berdasarkan kualitas internal kontrol dengan pertimbangan kualitatif dan pendekatan berdasarkan data kerugian historis dengan pertimbangan kuantitatif

50.

Dalam melakukan analisis kredit, berikut ini dokumen yang perlu dicermati terkait dengan kelayakan debitur konsumer adalah :

a)

Identitas diri

b)

Jumlah keluarga

c)

Slip Gaji

d)

Data pendidikan

51.

Bank dapat mengalami kerugian finansial (direct loss) dan/atau kerugian non finansial (indirect loss) dari suatu kejadian. Berikut ini merupakan contoh indirect loss adalah :

a)

Denda atau penalty dari pengadilan

b)

Turunnya nilai aset

c)

Turunnya reputasi

d)

Pengurangan langsung aset fisik

52.

Gap liquidity dikembangkan dengan mempertimbangkan rencana bisnis baru di masa datang, seperti ekspansi dan pelunasan kredit, ekspansi dana adalah :

a)

Static liquidity

b)

Dynamic liquidity

c)

Future liquidity

d)

Strategic liquidity

53.

Berikut ini pernyataan yang benar terkait dengan penyebab risiko likuiditas, kecuali :

a)

Bank tidak mampu menghasilkan arus kas dari aset produktif

b)

Bank tidak bisa menjual aset likuid

c)

Bank tidak dapat memperoleh pinjaman antar bank

d)

Sumber dana bank sebagian besar berasal dari deposito

54.

Risiko yang dihadapi bank karena kegagalan bank dalam memberikan layanan yang baik kepada nasabah merupakan :

a)

Risiko Kredit

b)

Risiko Operasional

c)

Risiko Likuiditas

d)

Risiko Hukum

55.

Risiko yang dihadapi bank karena kegagalan bank dalam memberikan layanan yang baik kepada nasabah merupakan :

a)

Risiko Kredit

b)

Risiko Reputasi

c)

Risiko Likuiditas

d)

Risiko Hukum

56.

Rsiko akibat kelemaahan aspek yuridis, antara lain disebabkan adanya tuntutan hukum atau kelemahan perikatan, seperti tidak terpenuhinya syarat sahnya kontrak atau agunan adalah :

a)

Risiko Kredit

b)

Risiko Operasional

c)

Risiko Likuiditas

d)

Risiko Hukum

57.

Resiko suku bunga yang disebabkan oleh perubahan bunga jangka pendek lebih kecil dibanding perubahan bunga jangka panjang merupakan :

a)

Repricing Risk

b)

Yield Curve Risk

c)

Basic Risk

d)

Option Risk

58.

Terdapat beberapa strategi yang dapat digunakan oleh bank untuk mengatasi risiko pergerakan suku bunga. Berikut ini strategi yang tepat digunakan untuk mengatasi suku bunga yang diperkirakan akan turun, kecuali :

a)

Menjual surat berharga jangka pendek yang dimiliki

b)

Membeli surat berharga jangka panjang dan jangka menengah

c)

Memperbanyak sumber pendanaan dari penerbitan obligasi berbunga tetap

d)

Memperbanyak kredit dengan bunga tetap

59.

Pada pendekatan Alternative Standardized Approach (ASA). Apabila bank tidak dapat memisahkan gross income antara lini bisnis corporate finance (18%), trading & sales (18%) , payment & settlement (18%) , agency services (15%), asset management (12%) dan retail brokerage (12%), bank dapat menggabungkan (agregasi) gross income dan beban modal dihitung dengan beta :

a)

12%

b)

15%

c)

18%

d)

20%

60.

Secara ideal, berikut ini merupakan hal-hal yang harus didokumentasikan setiap kali terjadi kerugian risiko operasional dan dicatat dalam suatu database secara sistematis oleh suatu bank, kecuali :

a)

Tanggal kejadian dan tanggal ditemukan

b)

Tempat kejadian

c)

Deskripsi singkat terjadinya kerugian dan rincian proses kejadian

d)

Pelaku Kejadian

61.

Dalam rangka penerapan manajemen risiko kredit yang prudent, bank perlu memberikan perhatian terhadap jenis kredit tertentu. Berikut ini merupakaan kredit yang perlu mendapatkan perhatian khusus bank adalah :

a)

Kredit kepada karyawan bank

b)

Kredit kepada sektor property

c)

Kredit kepada pihak terkait

d)

Kredit kepada masyarakat berpenghasilan rendah

62.

Pernyataan yang tepat dalam pemilihan metode yang akan digunakan bank dalam pengukuran risiko adalah :

a)

Pendekatan yang sederhana adalah dengan metode standard dan pendekatan yang lebih kompeks adalah metode internal

b)

Pendekatan yang sederhana adalah dengan metode internal dan pendekatan yang lebih kompleks adalah metode standar

c)

Pendekatan yang sederhana adalah dengan metode standar dengan menggunakan data kuantitatif

d)

a.Pendekatan yang sederhana adalah dengan metode internal dengan menggunakan data kualitatif

63.

Basel III secara formal diperkenalkan pada tahun 2010 sebagai respon atas krisis global yang terjadi di Amerika mulai tahun 2008. Pada intinya Basel III tidak mengatur beberapa hal antara lain yaitu :

a)

Dalam penghitungan modal, lebih mengandalkan modal equity dan membatasi quasy equity

b)

Tambahan cadangan modal (buffer capital) sehingga kebutuhan modal minimum naik dari 8% menjadi 10,5%

c)

Kewajiban bank menyediakan dana likuid berupa liquidity coverage ratio (LCR) dan net stable funding ratio (NSPR)

d)

Dilarangnya transaksi derivatif yang mengakibatkan bangkrutnya bank-bank investasi besar di dunia

64.

Pengendalian risiko dilakukan oleh bank terutama yang dapat membahayakan kelangsungan usaha bank. Beberapa cara yang tidak lazim dilakukan oleh bank sebagai usaha pengendalian risiko adalah sebagai berikut :

a)

Menjual Produk Reksadana

b)

Menutup Asuransi

c)

Melakukan transaksi lindung nilai (hedging)

d)

Menambah Modal Bank

65.

Sebagai bagian dari proses manajemen risiko, bank harus memiliki sistem informasi manajemen risiko yang dapat memastikan :

a)

Kepatuhan pada ketentuan Basel

b)

Sarana menciptakan produk baru

c)

Image bank terlihat modern dalam bidang teknologi

d)

Tersedianya laporan bagi manajemen senior secara akurat dan tepat waktu

66.

Dalam pengembangan software sistem manajemen risiko terkait penerapan manajemen risiko sebelum diimplementasikan maka bank harus melakukan hal-hal sebagai berikut :

a)

Melakukan pengujian dan penilaian atas akurasi dan kinjera dari software baru tersebut

b)

Memastikan bahwa software baru tersebut tidak dapat mengakses data historis akutansi dan manajemen

c)

Wajib secara internal melakukan pengembangan software tersebut tanpa bantuan pihak ketiga

d)

Melakukan pembelian/pemilihan software tersebut dengan pertimbangan harga terendah saja

67.

Untuk menghindari terjadinya kerugian yang melebihi batas yang telah ditetapkan oleh bank, maka diperlukan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit. Sesuai dengan best practice, pemantauan limit risiko dilakukan dengan cara :

a)

Membiarkan pelampuan limit karena perubahan faktor pasar bersifat sementara

b)

Memastikan bahwa posisi yang melampaui limit sudah cukup mendapat persetujuan dari Satuan Kerja Audit Internal

c)

Melakukan penyesuaian dan mengantisipasinya jika terdapat pelampauan limit sehingga tidak melebihi limit risiko yang telah ditetapkan sebelumnya

d)

Jika terdapat pelampauan limit, maka perlu persetujuan unit kepatuhan

68.

Krisis moneter dan perbankan tahun 1998 menjadi pelajaran berharga sehingga Bank Indonesia memberikan perhatian khusus dalam penerapan manajemen risiko dengan mengeluarkan regulasi. Beberapa Peraturan Bank Indonesia atau Surat Edaran Bank Indonesia yang dikeluarkan tidak terkait manajemen risiko adalah sebagai berikut :

a)

Penerapan manajemen risiko untuk risiko likuiditas

b)

Penerapan manajemen risiko secara konsolidasi bagi bank yang melakukan pengandalian terhadap perusahaan anak

c)

Pemilihan training provider sertifikasi manajemen risiko bagi pengurus dan pejabat bank umum

d)

Penerapan manajemen risiko dalam penggunaan teknologi informasi oleh bank umum

69.

Dari beberapa transaksi perbankan berikut ini, yang dapat memicu terjadinya risiko kredit adalah :

a)

Menerbitkan obligasi jangka panjang dengan kupon tetap

b)

Membeli obligasi yang diterbitkan oleh PT. Indosat Tbk

c)

Transfer dana nasabah ke bank di luar negri

d)

Membeli obligasi yang diterbitkan pemerintah (SUN)

70.

Untuk mengendalikan risiko kredit, bank membuat kebijakan prekreditan. Kebijakan kredit tersebut pada umumnya memuat dan mengatur hal-hal pokok sebagai berikut, kecuali :

a)

Prinsip kehati-hatian dalam perkreditan

b)

Metode perhitungan imbal hasil maksimum

c)

Penyelesaian kredit bermasalah

d)

Kebijaksanaan persetujuan kredit

71.

Pernyataan yang paling benar terkait dengan penyusunan kebijakan perkreditan di bank adalah :

a)

Kebijakan prekreditan bank adalah sama persis dengan isi dari Peraturan Bank Indonesia tentang kebijakan perkreditan

b)

Kebijakan perkreditan bank disesuaikan dengan kebutuhan bisnis bank

c)

Kebijakan perkreditan bank mengatur secara terperinci tentang kebijakan kredit bank termasuk penetapan suku bunga kepada seorang nasabah

d)

Kebijakan perkreditan bank biasanya digabung dengan prosedur perkreditan bank

72.

Dalam bisnis prekreditan bank, kredit yang tidak perlu dihindari adalah sebagai berikut :

a)

Kredit yang memerlukan keahlian khusus yang tidak dimiliki bank

b)

Kredit kepada debitur bermasalah dan atau macet pada bank lain

c)

Kredit yang diberikan bersama (sindikasi) dengan bank lain dalam rangka penyebaran risiko kredit serta memenuhi ketentuan regulasi yang berlaku

d)

Kredit yang diberikan tanpa informasi keuangan yang cukup

73.

Sebuah bank berencana membiayai eksplorasi penambangan batubara. Sebelumnya bank tersebut belum pernah membiayai sektor pertambangan. Bank tersebut juga tidak mempunyai analisis yang mengerti tentang pertambangan. Maka rencana bank tersebut sebaiknya :

a)

Tidak diteruskan, karena bank tidak mengetahui bisnis pertambangan

b)

Tetap dapat diproses dengan menggunakan konsultan

c)

Tetap dapat diproses dengan persyaratan agunan yang mencukupi

d)

Tetap dapat diperoses dengan keputusan Direktur Utama

74.

Dalam perkreditan, system rating mengklarisifikasikan entitas perusahaan/korporasi secara sistematis ke dalam suatu kelas risiko (grading/peringkat). Dengan rating, dapat dilakukan estimasi :

a)

Probability of Default (PD)

b)

Exposure of Default (EAD)

c)

Loss Given Deafault (LGD)

d)

Legal of Default (LAD)

75.

Sistem rating debitur atau calon debitur berdasarkan gabungan aspek kuantitatif dan kualitatif, antara lain informasi/data management, pembayaran, pemasaran, produksi maupun kondisi social dan lingkungan dan lainnya disebut dengan :

a)

Financial rating

b)

Customer rating

c)

Facility rating

d)

Customer Loan Scoring

76.

Ciri khas facility rating yang tidak diperlukan oleh system financial rating dan customer rating adalah :

a)

Membutuhkan data laporan keuangan

b)

Membutuhkan data kualitatif nasabah

c)

Membutuhkan data agunan

d)

Membutuhkan data ratio keuangan

77.

Dalam analisa pemberian kredit, watak atau karakter calon debitur penting untuk diperhatikan. Salah satu cara untuk mengetahui karakter calon debitur antara lain dengan :

a)

Melihat kinerja usaha milik debitur

b)

Melakukan trade checking kepada rekanan bisnisnya

c)

Melihat besar fasilitas kredit yang diterima dari bank lain

d)

Menilai strategi usaha dari debitur

78.

Salah satu proses analisa atas kemampuan usaha calon debitur adalah menilai data kinerja keuangan hasil usaha beberapa tahun kebelakang. Tujuan yang ingin dicapai dalam melakukan langkah tersebut adalah sebagai berikut,kecuali :

a)

Penilaian kinerja debitur di masa lalu

b)

Sebagai dasar untuk melakukan proyeksi keuangan kedepan

c)

Sebagai dasar menentukan rating atau kualitas perusahaan debitur

d)

Sebagai dasar untuk menilai karakter debitur

79.

Dalam bisnis perkreditan, agunan perlu diikat secara sempurna. Pengikatan atas agunan yang berupa benda bergerak adalah melalui cara :

a)

Fidusia dan Hipotik

b)

Gadai dan Hak Tanggungan

c)

Hak Tanggungan

d)

Fidusia dan Gadai

80.

Analisis kredit yang perlu dilakukan atas dasar kemampuan cash flow untuk membayar kewajiban pada umumnya diterapkan pada segmen berikut :

a)

Kredit korporasi dan komersial

b)

Kredit mikro dan kredit konsumen

c)

Kredit konsumen dan kredit komersial

d)

Kartu Kredit dan Kredit Konsumen

81.

Proses pengambilan keputusan kredit berbeda sesuai dengan segmen kredit pada bank. Dari pernyataan di bawah ini, mana pernyataan berikut yang kurang tepat :

a)

Pemberian failitas kredit consumer biasanya dilakukan secara massal

b)

Proses kredit komersial lebih kompleks jika dibandingkan dengan proses kredit consumer

c)

Pemberian fasilitas kredit consumer biasanya berdasarkan cash flow projection

d)

Monitoring kredit consumer jauh lebih mudah jika dibandingkan dengan kredit komersial

82.

Berdasarkan hasil analisa laporan keuangannya, PT. ABC mempunyai profit sebelum pajak Rp. 125.000,--, pajak atas profit Rp. 25.000,--, sales/penjualan Rp.5.000.000,-- Berapa profit margin perusahaan terebut ?

a)

2%

b)

20%

c)

5%

d)

25%

83.

Di bawah ini manakah yg mempunyai tingkat resiko suku bunga paling tinggi ?

a)

Fixed Coupon Bond dengan suku bunga jibor selama 3 bulan dan jangka waktu 20 thn

b)

Fixed Coupon Bond dengan suku bunga 5% dengan jangka waktu 20 thn

c)

Zero Coupon Bond

d)

Fixed Counpon Bond dengan suku bunga 7% dan jangka waktu 20 thn

84.

Dalam mengelola risiko suku bunga pada banking book, dikenal metode repricing Gap yaitu selisih antara RSA (Rate Sensitive Asset) dan RSL (Rate Sensitive Liabilities). Apabila terjadi Gap positif maka yang benar adalah :

a)

RSA > RSL

b)

RSA < RSL

c)

RSA = RSL

d)

Tidak berpengaruh

85.

Komponen dalam penerapan Bussiness Continuity Management (BCM) adalah sebagai berikut, kecuali ..

a)

Penyusunan business continuity plan

b)

Melalui business impact analisis

c)

Testing / pengujian

d)

Pengawasan oleh SKMR

86.

Metode yang digunakan Bank ABC dalam perhitungan kebutuhan modal minimum untuk risiko operasional dengan Basic Indicator Approach (BIA), sedangkan Bank XYX menggunakan Standardized Approach (SA). Apabila gross income yang digunakan sebagai perhitungan kedua Bank tersebut sama maka :

a)

Kebutuhan kedua Bank tersebut modal sama

b)

Kebutuhan modal Bank ABC lebih besar dari Bank XYX

c)

Kebutuhan modal Bank XYZ lebih besar dari Bank ABC

d)

Tidak dapat ditentukan karena data tidak lengkap

87.

Apabila bank memiliki surat berharga dengan sisa jangka waktu 6 bulan dengan posisi beli (long) sebesar Rp. 100 milyar dan memiliki transaksi derivative suku bunga sisa jangka waktu 6 bulan dengan posisi jual (short) sebesar Rp. 80 milyar. Besarnya beban modal vertical disalloawance dalam skala 6 bulan apabila menggunakan metode jatuh tempo (maturity method) adalah ...

a)

2 milyar

b)

8 milyar

c)

10 milyar

d)

18 milyar

88.

Proses valuasi terhadap posisi trading book wajib dilakukan secara harian berdasarkan nilai wajar dengan menggunakan harga transaksi yang terjadi (close out price). Penggunaan valuasi ask/offer price wajib digunakan untuk melakukan valuasi atas posisi instrument sebagai berikut :

a)

Aset yang akan diperoleh atau kewajiban yang dimiliki

b)

Aset yang akan diperoleh atau kewajiban yang akan diterbitkan

c)

Aset yang dimiliki atau kewajiban yang akan diterbitkan

d)

Aset yang dimiliki atau kewajiban yang dimiliki

89.

Dalam waktu dekat pemerintah berencana menaikkan BBM, sebelum itu harga barang sudah berangsur naik, mana pernyataan yang benar berkaitan dengan persediaan barang dimaksud ...

a)

Persediaan FIFO lebih besar dari pada LIFO

b)

Persediaan LIFO lebih besar dari pada FIFO

c)

Persediaan FIFO adalah average

d)

Tidak ada perubahan nilai persediaan

90.

Dalam pengendalian risiko digunakan pendekatan 4Ts, yaitu Treating a risk, Tolerate a risk, Transfer a risk dan Terminate a risk. Bila bank menghadapi kejadian risiko yang termasuk kategori high frequency/high impact, maka strategi yang tepat digunakan untuk mengendalikan risiko tersebut adalah ...

a)

Treating a risk

b)

terminate a risk

c)

transfer a risk

d)

tolerate a risk

91.

Adalah tuntutan bisnis kalau bank harus menciptakan kualitas layanan yang tinggi. Kegagalan bank untuk menjaga kualitas layanan akan memicu bank terekspos kerugian karena risiko ...

a)

Risiko Kredit

b)

Risiko Stratejik

c)

Risiko Operasional

d)

Risiko reputasi

92.

Perhitungan beban modal dari risiko ekuitas dilakukan untuk setiap pasar modal yang meliputi risiko spesifik dan risiko umum. Untuk perhitungan risiko umum dilakukan berdasarkan persentase tertentu dari ...

a)

a.Posisi ekultas neto secara keseluruhan

b)

Posisi ekuitas bruto

c)

Posisi ekuitas neto ditambah ekuitas bruto

d)

Posisi ekultas neto dikurangi ekuitas bruto

93.

Mekanisme perhitungan dirty price dalam menentukan risiko pasar atau eksposur dari posisi trading book diperoleh dengan cara ...

a)

Nilai pasar surat berharga (clean price) ditambah keuntungan marked to market

b)

Nilai pasar surat berharga (clean price) dikurangi penyisihan penghapusan aktiva

c)

Nilai pasar surat berharga (clean price) ditambah biaya perolehan surat berharga

d)

Nilai pasar surat berharga (clean price) ditambah nilai tunai dari pendapatan bunga yang akan dieroleh (accrued interest)

94.

Value at Risk (VaR) dapat dihitung dengan berbagai metode antara lain Variance Covariance, Historical Simulation dan Monte Carlo Simulation. Salah satu kelemahan metode Variance Covariance dibandingkan dengan metode lainnya, adalah :

a)

Lebih mudah digunakan

b)

Menggunakan asumsi bahwa perubahan factor pasar mengikuti distribusi normal

c)

Proses perhitungan relatif cepat

d)

Dapat digunakan untuk posisi derivative seperti option

95.

Akibat kejadian fraud terkait pelayanan wealth management yang terjadi pada suatu bank, Bank Indonesia menghentikan sementara pelayanan wealth management pada beberapa bank, dan meminta bank memperbaiki sistem control (risk control system) :

a)

Kecukupan identifikasi, pengukuran, pemantauan risiko

b)

Kecukupan kebijakan dan prosedur

c)

Sistem pengendalian intern yang komprehensif

d)

Pengawasan aktif pemegang saham, komisaris dan direksi bank

96.

Pengendalian risiko strategik dapat dilakukan dengan cara:

a)

Menganalisa laporan aktual vs target rencana bisnis

b)

Memastikan bahwa risiko yang diambil masih dalam batas toleransi

c)

Melaksanakan pengujian dan kaji ulang terhadap sistem informasi manajemen risiko strategik secara berkala

d)

semua benar

97.

Apabila suku bunga diperkirakan turun, mana dari strategi dibawah ini yang layak dilakukan oleh bank ?

a)

Memperbanyak kredit dengan bunga fixed

b)

Menjual existing fixed-rate securities jangka panjang atau jangka menengah

c)

Meningkatkan adjustable-reta loan dan investasi yang bunganya didasarkan pada base-rate (indeks) yang cepat berubah, misalnya LIBOR jangka pendek

d)

Mengurangi eksposur untuk menghindari kerugian akibat penurunan suku bunga dengan menigkatkan interest bearing liabilities misalnya dengan menjual produk deposito berbunga floating