WorksheetsH-8 Lomba Cerdas Cermat Bulan K3 2023
Total questions: 50
Worksheet time: 8mins
Suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja disebut :
Alat Pelindung diri
Alat Penjaga Diri
Alat Pembasmi Bahaya
Semua jawaban salah
Di bawah ini hal-hal yang merupakan larangan dalam penerapan safety golden rules parameter Working at Height adalah :
Jangan bekerja tanpa platform kerja yang aman
Jangan bekerja tanpa alat pelindung
Jangan menaiki scaffolding jika di tag merah
Semua jawaban benar
a. Identifikasi FPS/ FDS yang dalam kondisi tidak normal
b. Pemetaan Sistem FPS yang saling berhubungan dan berdampak saat kondisi impairment
c. Menyusun dokumen Impairment tiap sistem FPS yang abnormal
d. Sosialisasikan secara rutin dokumen Impairement dari tiap sistem FPS yang abnormal
e. Lakukan monitoring dan jalankan action plan impairment permit yang terbit
Berdasarkan hal tersebut, urutan yang harus dilakukan dalam implementasi Impairment Permit Fire Protection System adalah :
a-b-d-c-e
a-d-b-c-e
a-e-b-c-d
a-b-c-d-e
Alat bantu untuk mengukur arus dinamakan :
Tensimeter
Ohmmeter
Avometer
Amperemeter
Tujuan dilaksanakan Total Patrol adalah :
Pelaksanaan patrol P2K3 oleh manajemen
Pelaksanaan patrol P2K3 oleh personil K3 saja
Pelaksanaan patrol P2K3 rutin oleh seluruh karyawan PT PLN NP
Pelaksanaan patrol P2K3 oleh manajemen dan K3
Perusahaan yang usahanya di bidang jasa keselamatan dan kesehatan kerja untuk membantu pelaksanaan pemenuhan syarat-syarat keselamatan dan kesehatan kerja sesuai peraturan perundang-undangan, adalah definisi dari :
Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja / PJK3
Pengawasan Ketenagalistrikkan Spesialis K3 Listrik
Pengawasan Pengawas Ketenagalistrikan
Perusahaan Listrik Negara
Berdasarkan Permenaker No. 26 Tahun 2014, perusahaan telah mencapai tingkat penilaian penerapan baik maka akan diberikan penghargaan oleh Menteri berupa :
Bendera Perak bagi perusahaan tingkat kategori awal
Bendera Perak bagi perusahaan tingkat kategori awal, transisi dan lanjutan
Sertifikat Emas bagi perusahaan tingkat kategori awal, transisi dan lanjutan
Sertifikat Perak bagi perusahaan tingkat kategori awal, transisi dan lanjutan
Yang berwenang untuk menerbitkan Work Order adalah :
SPV Rendal Har
SPV Produksi
PTW Officer
SPV Management Outage
Setiap ada tenaga kerja baru, maka pengurus diwajibkan untuk menunjukkan dan menjelaskan antara lain di bawah ini, kecuali :
Alat-alat perlindungan diri bagi tenaga kerja yang bersangkutan
Semua pengamanan dan alat-alat perlindungan yang diharuskan dalam tempat kerjanya
Kondisi-kondisi dan bahaya-bahaya serta yang dapat timbul dalam tempat kerjanya
Cara-cara dan sikap yang aman dalam memelihara alat pelindung diri
Prinsip perencanaan dalam pekerjaan pada ketinggian adalah Pengusaha atau Pengurus wajib melakukan hal-hal berikut ini, kecuali :
Wajib memastikan bahwa semua kegiatan Bekerja Pada Ketinggian yang menjadi tanggung jawabnya telah direncanakan dengan tepat, dilakukan dengan cara yang aman, dan diawasi
Wajib memastikan bahwa semua kegiatan Bekerja Pada Ketinggian hanya dilakukan jika situasi dan kondisi kerja tidak membahayakan keselamatan dan kesehatan Tenaga Kerja dan orang lain
Wajib memperhatikan dan melaksanakan penilaian risiko dalam kegiatan atau aktifitas pekerjaan pada ketinggian
Wajib memastikan bahwa tidak ada benda jatuh yang dapat menyebabkan cidera atau kematian
Amperemeter
Gas Tester
Fire Suit
Semua jawaban benar
Alat pengaman yang dapat melindungi manusia dari bahaya tersetrum. Cara kerja atau prinsip kerja alat ini adalah ketika terjadi kontak antara listrik dan tubuh manusia, maka arus akan mengalir melalui tubuh manusia ke grounding atau bumi maka akan terjadi perbedaan total arus yang melewatinya sehingga akan memicu alat memutuskan arus listrik seketika. Alat pengaman ini disebut :
Fuse
ELCB
MCB
MCCB
Dalam impelementasi IZAT 2.0, user yang dapat kelola/melaporkan temuan (Unsafe Action, Unsafe Condition, Nearmiss, Temuan Positif) adalah :
Admin planner pusat
Admin planner unit
PIC temuan
User pelapor
Dalam implementasi IZAT 2.0, tugas dari PIC grup adalah :
Mengelola temuan
Membatalkan temuan
Mendistribusikan temuan
Menindaklanjuti temuan untuk segera diperbaiki
Berikut ini adalah potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh listrik adalah :
Tenggelam
Kebakaran
Keracunan
Semua jawaban benar
Di bawah ini yang merupakan dasar hukum yang berkaitan dengan penerapan skema manajemen keselamatan serta kesehatan kerja di Indonesia adalah :
Undang-undang No. 1 tahun 1970
Undang-undang No. 13 tahun 2003
Undang-undang No. 23 tahun 1992
Semua jawaban benar
Job Safety Observation
Job Safety Analysis
Safety audit
Analisa kecelakaan
LEL (Lower Explosive Limit)
NAB (Nilai Ambang Batas)
KTD (Kadar Tertinggi Diperkenankan)
PSD (Paparan Singkat Diperkenankan)
Manfaat dari aplikasi IZAT 2.0 adalah :
Mempermudah K3 untuk merekap hasil temuan ketidaksesuaian
Mempermudah bidang K3 dalam melakukan inspeksi peralatan
Mempermudah seluruh karyawan untuk melaporkan temuan ketidaksesuaian
Semua jawaban benar
SCBA, gas tester merupakan peralatan yang digunakan untuk :
Pekerjaan di tempat tinggi
Pekerjaan isolasi
Pekerjaan panas
Pekerjaan di ruang terbatas
Ketentuan Keselamatan Ketenagalistrikan sesuai yang tertuang dalam UU No. 30 Tahun 2009 bertujuan untuk mewujudkan kondisi dibawah ini, kecuali :
Mencegah Penyakit Akibat Kerja (PAK)
Ramah lingkungan
Andal dan aman bagi instalasi
Aman dari bahaya manusia dan makhluk hidup lainnya
APD yang tidak sesuai untuk pekerjaan di ketinggian adalah :
Self Contained Breathing Aparathus
Tali ulur tarik otomatis (retractable lanyard)
Full body harness
Tali ganda dengan pengait dan peredam kajut (double lanyard with hook and absorber)
Suatu kejadian yang potensial, yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja kecuali kebakaran, peledakan, dan bahaya pembuangan limbah merupakan pengertian dari :
Kecelakaan Nihil (zero accident award)
Kejadian berbahaya lainnya
Tanggap darurat
Korban
Peraturan di bawah ini, manakah yang berisi tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Listrik di Tempat Kerja?
Permenaker No. 12 tahun 2015
Permenaker No. 12 tahun 2016
Permenaker No. 11 tahun 2015
Permenaker No. 11 tahun 2016
Area yang tidak dirancang sebagai tempat kerja karena tidak memiliki tingkat Oksigen (O2) yang aman disebut :
Area pekerjaan panas
Area pekerjaan tinggi
Area pekerjaan terbatas
Area tegangan tinggi
Pekerja hampir saja tertabrak forklift yang sedang beroperasi merupakan contoh dari :
Unsafe condition
Incident
Unsafe action
Near miss
Di bawah ini merupakan pernyataan yang benar terkait penerapan safety golden rules adalah :
Dalam parameter working permit, mencakup 10 ijin kerja khusus
Terdapat 5 parameter yang diatur dalam safety golden rules
Terdapat persyaratan yang harus dilakukan dan larangan dalam implementasinya
Semua jawaban benar
Thermogun dan fire blanket merupakan peralatan yang digunakan untuk :
Pekerjaan isolasi
Pekerjaan di tempat tinggi
Pekerjaan di ruang terbatas
Pekerjaan panas
Setiap instalasi tenaga listrik yang beroperasi wajib memiliki :
Standar Nssional Indonesia
Sertifikat Laik Operasi
Sertifikat Kompetensi
Semua jawaban benar
Pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, menerangkan kewenangan Penyidik Pegawai Negeri Sipil, adapun kewenangan- kewenangan tersebut adalah, kecuali :
Melakukan pemeriksaan terhadap orang yang diduga melakukan tindak pidana di bidang ketenagakerjaan
Meminta keterangan dan bahan bukti dari orang atau badan hukum sehubungan dengan tindak pidana di bidang ketenagakerjaan
Melakukan pemeriksaan atas kebenaran laporan serta keterangan tentang tindak pidana di bidang ketenagakerjaan
Menghentikan penyidikan apabila terdapat cukup bukti yang membuktikan tentang adanya tindak pidana di bidang ketenagakerjaan
Pajanan Singkat Diperkenankan (PSD) adalah kadar bahan kimia di udara Tempat Kerja yang tidak boleh dilampaui agar Tenaga Kerja yang terpajan pada periode singkat masih dapat menerimanya tanpa mengakibatkan iritasi, kerusakan jaringan tubuh maupun terbius dengan batasan dalam satu hari kerja tidak boleh lebih dari :
1 jam
30 menit
15 menit
5 menit
Yang dimaksud dengan Audit SMK3 berdasarkan Permenaker No. 26 Tahun 2014 adalah :
Badan hukum yang ditunjuk oleh Menteri untuk melaksanakan audit eksternal SMK3
Bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif
Pemeriksaan secara sistematis dan independen terhadap pemenuhan kriteria yang telah ditetapkan untuk mengukur suatu hasil kegiatan yang telah direncanakan dan dilaksanakan dalam penerapan SMK3 di perusahaan
Tenaga teknis yang berkeahlian khusus dan independen untuk melaksanakan audit SMK3 yang ditunjuk oleh Menteri atau pejabat yang ditunjuk
Sesuai Permenaker No. 02 Tahun 1980, pemeriksaan Kesehatan sebelum bekerja bertujuan untuk, kecuali :
Memastikan mengetahui gejala awal penyakit sejak dini
Memastikan kondisi tenaga kerja dalam posisi kesehatan yang setinggi-tingginya
Memastikan pekerja cocok untuk pekerjaan yang akan dilakukan
Memastikan pekerja tidak mempunyai penyakit menular
Dalam PP No. 50 tahun 2012 penetapan kebijakan K3 perusahaan memuat hal berikut, kecuali :
Tugas pokok dan fungsi K3
Komitmen untuk melaksanakan kebijikan
Program kerja yang mencakup kegiatan yang bersifat umum dan/atau operasional
Tujuan perusahaan
Yang wajib dilakukan oleh pengusaha berdasarkan Permenaker No. 08 tahun 2010 adalah :
Menyediakan APD bagi pekerja/buruh di tempat kerja
Memperhatikan keselamatan dan kesehatan pekerja/buruh
Menyediakan fasilitas kesehatan untuk pekerja/buruh
Bertanggung jawab terhadap kesehatan pekerja/buruh
Tahapan penyusunan HIRARC yang benar adalah :
Persiapan, Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Pengendalian Risiko
Persiapan, Analisa Risiko, Evaluasi Risiko, Pengendalian Risiko
Identifikasi Bahaya, Evaluasi Risiko, Pengendalian Risiko
Persiapan, Identifikasi Bahaya, Analisa Risiko, Pengendalian Risiko
Pasal 5 Undang-Undang No. 1 Tahun 1970
Pasal 10 Undang-Undang No. 1 Tahun 1970
Pasal 11 Undang-Undang No. 1 Tahun 1970
Pasal 12 Undang-Undang No. 1 Tahun 1970
Faktor yang perlu diperhatikan dalam penyediaan fasilitas P3K di tempat kerja, kecuali :
Jumlah pekerja
Nama perusahaan
Faktor risiko di tempat kerja
Ukuran dan lay out perusahaan
