wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Latihan Sejarah Kelas XI TKR A

Total questions: 55

Worksheet time: 41mins

Name
Class
Date
1.

Bagaimana pengaruh kolonialisme dalam bidang sosial menyebabkan perubahan dalam struktur masyarakat Indonesia pada masa itu …

a)

Membuka peluang masyarakat pribumi untuk berpartisipasi penuh dalam pemerintahan

b)

Memunculkan kelas sosial baru yang memisahkan bangsa Eropa dan pribumi

c)

Meningkatkan pemerataan pendidikan di kalangan rakyat Indonesia

d)

Menyebarkan agama lokal kepada bangsa kolonial

e)

Mendorong kerjasama budaya yang setara antara pribumi dan kolonial

2.

Bagaimana cara kolonialisme mempengaruhi perkembangan ekonomi di Nusantara secara sistematis …

a)

Mengembangkan industri dalam negeri dengan bantuan investasi asing

b)

Menciptakan pasar bebas di wilayah-wilayah yang dikuasai

c)

Mengambil alih sektor ekonomi dan memonopoli perdagangan

d)

Meningkatkan partisipasi masyarakat lokal dalam perdagangan internasional

e)

Mendorong kemajuan ekonomi masyarakat pribumi

3.

Apa dampak jangka panjang dari politik pintu terbuka yang diterapkan Belanda terhadap masyarakat Indonesia …

a)

Menumbuhkan perekonomian yang merata di antara masyarakat pribumi

b)

Menyebabkan peningkatan kepemilikan tanah oleh masyarakat pribumi

c)

Membuka kesempatan investasi asing di Indonesia yang memperparah ketimpangan ekonomi

d)

Mendorong kolaborasi ekonomi yang menguntungkan masyarakat lokal

e)

Mengurangi ketergantungan masyarakat pada pertanian subsisten

4.

Bagaimana pengaruh kebijakan politik etis yang diperkenalkan pada akhir masa kolonialisme di Indonesia …

a)

Mempercepat pembangunan infrastruktur tanpa memperhatikan kebutuhan rakyat

b)

Membuka peluang pendidikan bagi masyarakat pribumi untuk mendukung kolonialisme

c)

Mengurangi dominasi asing dalam pemerintahan Indonesia

d)

Menjanjikan kemerdekaan penuh bagi Indonesia di masa depan

e)

Memberikan hak suara kepada masyarakat pribumi dalam pemerintahan kolonial

5.

Apa alasan utama yang membuat para penguasa kolonial membangun infrastruktur di Indonesia pada masa kolonialisme …

a)

Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pribumi

b)

Mempermudah akses perdagangan kolonial di wilayah-wilayah kaya sumber daya

c)

Mendorong pendidikan yang merata di kalangan rakyat Indonesia

d)

Mengurangi kesenjangan sosial antara pribumi dan kolonial

e)

Untuk menyebarkan pengaruh kebudayaan Barat di seluruh Nusantara

6.

Mengapa perlawanan rakyat Aceh terhadap Belanda berlangsung lebih lama dibandingkan perlawanan di wilayah lain …

a)

Aceh mendapatkan dukungan senjata dari pihak luar

b)

Belanda memberikan otonomi lebih kepada Aceh sejak awal

c)

Aceh memiliki strategi militer yang lebih modern daripada Belanda

d)

Adanya motivasi agama dan kebangsaan yang kuat di kalangan rakyat Aceh

e)

Belanda merasa bahwa Aceh tidak memiliki nilai ekonomi strategis

7.

Perlawanan Diponegoro pada tahun 1825-1830 dipicu oleh beberapa faktor penting. Manakah faktor utama yang membuat Diponegoro memimpin perlawanan tersebut …

a)

Peningkatan pajak di wilayah Jawa

b)

Pemasangan patok di makam leluhurnya yang dianggap tidak menghormati tradisi

c)

Ketidakpuasan terhadap bantuan kolonial dalam sektor pertanian

d)

Dukungan finansial dari kerajaan di luar Jawa

e)

Kebutuhan untuk memperkuat ekonomi kerajaan lokal

8.

Perang Padri di Sumatera Barat dipicu oleh perbedaan pandangan mengenai ajaran agama. Apa dampak utama dari perang ini terhadap masyarakat setempat?

a)

Memperkuat pengaruh kolonial di Sumatera Barat

b)

Membuka akses masyarakat untuk bekerja dalam pemerintahan Belanda

c)

Menghapuskan pengaruh agama dalam masyarakat setempat

d)

Mempersatukan suku-suku di Sumatera Barat dalam satu kekuatan perlawanan

e)

Meningkatkan dukungan terhadap ideologi Barat di kalangan masyarakat

9.

Apa tujuan utama Pangeran Antasari memimpin perlawanan di Kalimantan melawan Belanda …

a)

Mendirikan kerajaan baru yang merdeka dari Belanda

b)

Mempertahankan wilayah kekuasaan dari pengaruh Belanda yang ingin menguasai sumber daya

c)

Menjalin aliansi dengan kerajaan-kerajaan lain di Nusantara

d)

Mencari kemakmuran melalui perdagangan internasional

e)

Menyebarkan agama Kristen sebagai bentuk perlawanan terhadap kolonialisme

10.

Bagaimana strategi perang gerilya yang digunakan oleh para tokoh perlawanan membantu dalam melawan kekuatan militer colonial …

a)

Membuat tentara kolonial kehilangan arah dan waktu dalam pengejaran

b)

Mengurangi jumlah pejuang lokal yang terluka dalam perang

c)

Mengamankan posisi tentara pribumi dengan benteng-benteng kuat

d)

Membantu masyarakat lokal melakukan perdagangan dengan bangsa asing

e)

Memberikan kemenangan penuh atas kolonial dalam waktu singkat

11.

Apa tujuan utama dari kebijakan migrasi dalam program ini …

a)

Memudahkan penduduk lokal dalam memperoleh lahan di daerah baru

b)

Mengatasi kekurangan tenaga kerja di perkotaan

c)

Mengurangi kepadatan penduduk di pulau Jawa dan membuka lahan baru di luar Jawa

d)

Mendorong pribumi untuk bekerja dalam sektor industri

e)

Menciptakan sistem pemerintahan lokal yang baru

12.

Dampak apa yang paling terasa bagi petani pribumi akibat sistem ini …

a)

Peningkatan kesejahteraan ekonomi petani

b)

Menambah akses pendidikan bagi keluarga petani

c)

Meningkatkan produksi hasil bumi untuk kepentingan lokal

d)

Terjadinya kemiskinan dan kelaparan akibat kewajiban tanam komoditas ekspor

e)

Membuka peluang kerja dalam pemerintahan kolonial

13.

Apa yang menjadi alasan utama kebijakan pintu terbuka diterapkan oleh Belanda di Indonesia pada akhir abad ke-19 …

a)

Membantu ekonomi pribumi agar mandiri

b)

Membuka lahan baru untuk permukiman rakyat local

c)

Mendorong investasi asing di sektor perkebunan

d)

Memperkuat ekonomi lokal yang mulai berkembang

e)

Mengurangi pengaruh kekuasaan kolonial atas masyarakat

14.

Apa dampak dari kritiknya ini …

a)

Mengakhiri seluruh kebijakan kolonial Belanda di Indonesia

b)

Menurunkan jumlah pendapatan Belanda dari hasil kolonial

c)

Menghapus seluruh organisasi perlawanan di Indonesia

d)

Menginspirasi lahirnya pergerakan nasional di kalangan masyarakat pribumi

e)

Membuat Belanda mendirikan lebih banyak benteng militer

15.

Bagaimana dampak dari kritik Douwes Dekker terhadap sistem kolonial di Indonesia dalam mendorong perubahan kebijakan Belanda?

a)

Menghapuskan semua sistem kolonial di Indonesia dalam waktu singkat

b)

Memberikan hak kepemilikan tanah kepada semua petani pribumi

c)

Mengubah Indonesia menjadi negara mandiri

d)

Menyebabkan kolonialisme berakhir secara tiba-tiba

e)

Mendorong pemerintah Belanda untuk menerapkan Politik Etis yang lebih berorientasi pada kesejahteraan pribumi

16.

Apa yang melatarbelakangi perubahan kebijakan kolonial dari tanam paksa menuju kebijakan pintu terbuka …

a)

Tekanan dari negara-negara sekutu

b)

Desakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pribumi

c)

Perubahan ekonomi global yang membutuhkan investasi dan tenaga kerja lokal

d)

Kebutuhan Belanda untuk mengakhiri penjajahan

e)

Kehabisan sumber daya alam di wilayah kolonial

17.

Dampak apa yang paling terlihat dari kebijakan ini …

a)

Meningkatnya pendidikan di kalangan masyarakat pribumi

b)

Peningkatan jumlah perdagangan bebas di Nusantara

c)

Pembukaan lebih banyak peluang kerja bagi pribumi di sektor pemerintahan

d)

Penurunan jumlah tanaman pangan yang diperlukan masyarakat lokal

e)

Pertumbuhan taraf hidup Masyarakat pribumi

18.

Bagaimana kebijakan politik pintu terbuka berpengaruh terhadap lingkungan hidup di Indonesia …

a)

Menghasilkan pembangunan industri yang berkelanjutan

b)

Mengurangi eksploitasi sumber daya alam

c)

Menghentikan praktik penambangan di seluruh wilayah colonial

d)

Menyebabkan deforestasi besar-besaran di wilayah perkebunan

e)

Melindungi ekosistem lokal dari pengaruh industri asing

19.

Apa alasan utama diberlakukannya kebijakan tanam paksa bagi masyarakat pribumi di bawah pemerintahan colonial …

a)

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia

b)

Meningkatkan swasembada pangan bagi masyarakat colonial

c)

Mengisi kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong

d)

Membuka akses pendidikan bagi pribumi

e)

Mengembangkan industri dalam negeri

20.

Bagaimana Politik Etis mengubah pandangan masyarakat pribumi terhadap pemerintahan colonial …

a)

Menumbuhkan rasa kepercayaan penuh terhadap pemerintahan Belanda

b)

Mendorong perlawanan secara terbuka terhadap pemerintahan kolonial

c)

Memberikan inspirasi bagi perjuangan kemerdekaan melalui pendidikan

d)

Mengurangi gerakan nasionalis yang mulai berkembang

e)

Memperkuat ikatan budaya antara masyarakat pribumi dan kolonial

21.

Apa yang membuat Cut Nyak Dien menjadi simbol perlawanan rakyat Aceh terhadap kolonial Belanda …

a)

Kepemimpinannya yang tangguh dan tidak mudah menyerah meskipun kehilangan banyak pendukung

b)

Keahliannya dalam berdiplomasi dengan pemerintah kolonial

c)

Dukungan penuh dari pemerintah Belanda

d)

Kolaborasi dengan pasukan asing dalam melawan Belanda

e)

Kemampuannya dalam mengembangkan strategi perang terbuka

22.

Apa yang menjadi faktor pemersatu bagi rakyat Indonesia dalam perlawanan mereka melawan kolonialisme …

a)

Keinginan untuk bekerja di perkebunan asing

b)

Kesadaran kolektif untuk mempertahankan tanah air dan budaya dari penjajahan

c)

Dukungan dari negara-negara tetangga di Asia Tenggara

d)

Adanya akses pendidikan yang merata

e)

Kebutuhan untuk memperluas perdagangan internasional

23.

Bagaimana strategi perlawanan gerilya memberikan keuntungan bagi para pejuang Indonesia dalam menghadapi pasukan Belanda?

a)

Membuat pasukan Belanda menyerah dengan cepat

b)

Menggunakan benteng pertahanan yang kuat di satu tempat

c)

Memungkinkan pejuang berpindah dan menyerang dari lokasi tersembunyi

d)

Memaksa Belanda untuk menggunakan senjata berat di setiap pertempuran

e)

Mengurangi jumlah penduduk yang terlibat dalam pertempuran

24.

Perang Diponegoro adalah salah satu perlawanan terbesar yang pernah terjadi di Indonesia. Mengapa Belanda kesulitan menaklukkan pasukan Diponegoro?

a)

Diponegoro mendapatkan dukungan dari negara-negara Eropa lainnya

b)

Diponegoro memiliki senjata yang lebih canggih dibandingkan Belanda

c)

Dukungan rakyat yang kuat dan penggunaan strategi gerilya oleh Diponegoro

d)

Belanda tidak mempersiapkan pasukannya dengan baik di Jawa

e)

Belanda tidak memiliki kendali atas seluruh wilayah Jawa

25.

Apa perbedaan utama antara perlawanan rakyat Aceh dan perlawanan Diponegoro terhadap kolonial Belanda …

a)

Perlawanan Aceh lebih terfokus pada aspek ekonomi

b)

Perlawanan Aceh melibatkan dukungan asing secara terbuka

c)

Perlawanan Diponegoro memiliki jangka waktu yang lebih lama

d)

Perlawanan Diponegoro lebih didorong oleh aspek sosial dan budaya

e)

Perlawanan Aceh didominasi oleh golongan bangsawan

26.

Salah satu penyebab utama Perang Padri di Sumatera Barat adalah konflik antara kaum adat dan kaum agama. Bagaimana dampak perang ini terhadap kekuatan kolonial di Sumatera …

a)

Meningkatkan pengaruh kolonial di Sumatera Barat setelah memihak kaum adat

b)

Menguatkan otonomi kaum agama di seluruh Sumatera

c)

Menyebabkan pemerintahan kolonial kehilangan kendali di Sumatera Barat

d)

Mengurangi dukungan rakyat terhadap kaum adat

e)

Menyebabkan masyarakat adat mendukung pemerintah kolonial

27.

Apa tujuan utama politik balas budi atau Politik Etis yang diterapkan Belanda …

a)

Mencapai pemerintahan yang mandiri untuk Indonesia

b)

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat pribumi dengan memberikan pendidikan, irigasi, dan emigrasi

c)

Membentuk sistem pemerintahan lokal di seluruh Nusantara

d)

Meningkatkan dukungan militer dari kalangan pribumi

e)

Menyebarkan agama Kristen di wilayah jajahan

28.

Apa yang membedakan perang gerilya dengan taktik perang terbuka dalam konteks perlawanan terhadap kolonial?

a)

Perang gerilya tidak memerlukan senjata

b)

Perang gerilya memungkinkan pejuang untuk menghindari pertempuran langsung dan menyerang secara tak terduga

c)

Perang terbuka lebih efisien dalam melawan pasukan kolonial

d)

Perang terbuka selalu menghasilkan kemenangan bagi pihak pribumi

e)

Perang gerilya membutuhkan dukungan dari negara asing

29.

Apa tujuan utama dari pendirian Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) di Nusantara …

a)

Menjaga perdamaian di wilayah Nusantara

b)

Memajukan pendidikan bagi masyarakat pribumi

c)

Memonopoli perdagangan rempah-rempah dan menguasai pasar di Nusantara

d)

Mengembangkan infrastruktur lokal

e)

Melakukan diplomasi dengan kerajaan-kerajaan lokal

30.

Bagaimana kebijakan pintu terbuka berdampak pada ekonomi masyarakat pribumi …

a)

Meningkatkan peluang kerja di sektor pertanian lokal

b)

Mengurangi ketergantungan pada barang impor

c)

Menyebabkan persaingan ekonomi dengan perusahaan-perusahaan asing yang justru memperburuk kondisi ekonomi pribumi

d)

Meningkatkan otonomi ekonomi masyarakat pribumi

e)

Mengurangi eksploitasi sumber daya alam

31.

Bagaimana dampak politik etis terhadap lahirnya organisasi-organisasi pergerakan nasional …

a)

Mendorong pembentukan organisasi yang mendukung pemerintah kolonial

b)

Menginspirasi pribumi untuk mengorganisir diri dan menuntut hak-hak mereka

c)

Menghapus seluruh organisasi pribumi yang menentang kolonialisme

d)

Meningkatkan investasi asing di wilayah kolonial

e)

Mengurangi minat pribumi dalam berpolitik

32.

Bagaimana peran tokoh seperti Dr. Soetomo dan Tjipto Mangoenkoesoemo dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui organisasi Budi Utomo …

a)

Memfokuskan perjuangan pada kekuatan militer

b)

Membentuk aliansi dengan kolonial Belanda

c)

Memperjuangkan hak pendidikan dan kesehatan untuk masyarakat pribumi

d)

Menolak segala bentuk pendidikan modern

e)

Mendorong perdagangan bebas di kalangan pribumi

33.

Mengapa Belanda merasa terancam dengan perkembangan organisasi-organisasi pergerakan nasional seperti Budi Utomo dan Sarekat Islam …

a)

Organisasi-organisasi ini menolak bekerja sama dengan Belanda dalam bidang ekonomi

b)

Organisasi-organisasi ini memperlihatkan meningkatnya kesadaran nasionalisme yang dapat menggoyahkan kekuasaan kolonial

c)

Mereka mendukung perdagangan rempah-rempah dengan negara-negara Eropa lain

d)

Mereka mengajarkan masyarakat untuk tidak patuh pada peraturan kolonial

e)

Mereka mengajak negara asing untuk mengintervensi pemerintahan Belanda

34.

Bagaimana tokoh Multatuli berperan dalam mendorong perubahan kebijakan kolonial di Hindia Belanda …

a)

Mengajarkan masyarakat pribumi untuk melakukan perlawanan militer

b)

Menyusun program pendidikan untuk anak-anak pribumi

c)

Menulis kritik tajam melalui novel "Max Havelaar" yang mengekspos ketidakadilan sistem kolonial

d)

Memimpin perlawanan fisik melawan Belanda

e)

Menjalankan pemerintahan kolonial yang lebih adil

35.

Bagaimana dampak dari Perang Diponegoro terhadap kebijakan militer Belanda di Nusantara …

a)

Belanda semakin berfokus pada diplomasi dan menghentikan perlawanan militer

b)

Belanda meningkatkan kehadiran militernya di Jawa dengan strategi benteng-benteng

c)

Belanda menyerah dan meninggalkan Nusantara

d)

Belanda menghapus kebijakan kolonial di Jawa

e)

Belanda mengajak negara lain untuk membantu menaklukkan Jawa

36.

Apa tujuan dari pendidikan bagi pribumi yang merupakan salah satu bagian dari Politik Etis …

a)

Membatasi akses pengetahuan bagi masyarakat pribumi

b)

Melatih masyarakat pribumi untuk mengisi posisi rendah dalam pemerintahan kolonial

c)

Memberi kesempatan kepada pribumi untuk menggantikan pemerintahan Belanda

d)

Mempromosikan budaya Eropa di kalangan pribumi

e)

Mengajarkan masyarakat untuk berperang melawan kolonial

37.

Bagaimana pengaruh pendidikan modern terhadap lahirnya kaum terpelajar yang kemudian memimpin perjuangan kemerdekaan …

a)

Pendidikan mengarahkan kaum terpelajar untuk mendukung kolonialisme

b)

Pendidikan membuat kaum terpelajar berpihak kepada pihak asing

c)

Pendidikan menciptakan kaum terpelajar yang kritis dan memperjuangkan hak-hak rakyat

d)

Pendidikan hanya difokuskan pada bidang pertanian

e)

Pendidikan tidak berdampak signifikan pada perjuangan kemerdekaan

38.

Bagaimana bentuk perlawanan rakyat di Bali dalam Perang Puputan …

a)

Menyerang Belanda di laut

b)

Melakukan perlawanan habis-habisan hingga titik darah penghabisan

c)

Berdiplomasi dan mencapai kesepakatan damai dengan Belanda

d)

Mendirikan benteng-benteng pertahanan di pegunungan

e)

Melakukan perang gerilya di pedesaan

39.

Apa dampak dari kemenangan Belanda dalam Perang Aceh terhadap kehidupan masyarakat Aceh …

a)

Meningkatnya kemakmuran masyarakat Aceh

b)

Penghentian seluruh kegiatan agama di Aceh

c)

Penurunan kekuatan lokal Aceh dan integrasi lebih dalam ke dalam sistem kolonial Belanda

d)

Peningkatan jumlah investasi asing di Aceh

e)

Berkurangnya perlawanan rakyat di seluruh Nusantara

40.

Bagaimana strategi gerilya yang digunakan Pangeran Diponegoro memberikan inspirasi bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia?

a)

Membuktikan bahwa kekuatan militer lokal tidak dapat dikalahkan oleh Belanda

b)

Menunjukkan bahwa perjuangan berfokus pada diplomasi adalah yang paling efektif

c)

Menginspirasi perjuangan kemerdekaan dengan menggunakan taktik perlawanan fleksibel dan keberanian dalam menghadapi penjajah

d)

Menghilangkan keinginan untuk merdeka karena kekuatan kolonial yang terlalu besar

e)

Mendorong masyarakat pribumi untuk bekerja sama dengan kolonial Belanda

41.

Kedatangan bangsa Barat ke Indonesia pada awalnya dilatarbelakangi oleh …

a)

Keinginan membantu bangsa Indonesia

b)

Mencari rempah-rempah yang bernilai ekonomi tinggi

c)

Menjalin persahabatan dengan kerajaan Nusantara

d)

Penyebaran agama Islam

e)

Menyebarkan pengetahuan

42.

Sistem tanam paksa yang diterapkan Belanda dikenal dengan istilah …

a)

Cultuurstelsel

b)

Pancasila

c)

Romusha

d)

Politik Etis

e)

Politik Balas Budi

43.

Tokoh yang dikenal memimpin perlawanan rakyat Aceh terhadap Belanda adalah …

a)

Pangeran Diponegoro

b)

Cut Nyak Dien

c)

R.A. Kartini

d)

Sultan Hasanuddin

e)

Imam Bonjol

44.

Perlawanan rakyat Indonesia pada umumnya ditujukan untuk …

a)

Mendapatkan persenjataan canggih

b)

Meningkatkan hasil bumi

c)

Mengusir penjajah dari tanah air

d)

Memajukan pendidikan

e)

Membangun ekonomi lokal

45.

Salah satu kebijakan dari Politik Etis adalah …

a)

Sistem tanam paksa

b)

Pembangunan jalur kereta api

c)

Sistem perbudakan

d)

Pendidikan bagi pribumi

e)

Wajib kerja paksa

46.

Perlawanan rakyat Maluku yang dipimpin oleh Thomas Matulessi dikenal dengan nama …

a)

Perang Padri

b)

Perang Aceh

c)

Perang Jawa

d)

Perang Maluku

e)

Perang Diponegoro

47.

Dampak positif yang diberikan oleh Politik Etis bagi rakyat Indonesia adalah …

a)

Perdagangan menjadi lebih bebas

b)

Rakyat mendapatkan akses pendidikan

c)

Kesenjangan ekonomi semakin besar

d)

Munculnya perlawanan rakyat

e)

Penguasaan ekonomi oleh bangsa Barat

48.

Dalam Perang Diponegoro, strategi yang digunakan oleh Pangeran Diponegoro adalah …

a)

Perang gerilya

b)

Perang terbuka

c)

Aliansi dengan bangsa Barat

d)

Diplomasi langsung

e)

Sistem barter

49.

Dampak negatif dari penjajahan Belanda di Indonesia adalah…

a)

Meningkatnya ekonomi masyarakat

b)

Pembangunan yang merata

c)

Kemiskinan dan penderitaan rakyat

d)

Munculnya industri lokal

e)

Keamanan yang meningkat

50.

Kebijakan politik balas budi atau "Politik Etis" diusulkan oleh …

a)

Van Den Bosch

b)

Douwes Dekker

c)

Multatuli

d)

Snouck Hurgronje

e)

Raffles

51.

Perang Padri yang terjadi di Sumatra Barat dipimpin oleh …

a)

Sultan Agung

b)

Pangeran Diponegoro

c)

Tuanku Imam Bonjol

d)

Teuku Umar

e)

Pattimura

52.

Salah satu tujuan utama dari sistem tanam paksa adalah …

a)

Mengisi kas keuangan pemerintah Belanda yang kosong

b)

Meningkatkan kesejahteraan penduduk pribumi

c)

Membuka lahan perkebunan baru

d)

Memperkuat ekonomi lokal

e)

Mengurangi ketergantungan pada barang impor

53.

Tokoh perlawanan rakyat di Sulawesi Selatan yang dijuluki "Ayam Jantan dari Timur" adalah …

a)

Sultan Hasanuddin

b)

Pattimura

c)

Tuanku Imam Bonjol

d)

Cut Nyak Dien

e)

Diponegoro

54.

Dalam sistem tanam paksa, penduduk Indonesia diwajibkan untuk menanam …

a)

Tanaman pangan lokal

b)

Tanaman komoditas ekspor seperti kopi, tebu, dan nila

c)

Tanaman obat-obatan

d)

Tanaman pangan untuk keperluan Belanda

e)

Tanaman musiman

55.

Kebijakan yang diperkenalkan oleh Raffles di Indonesia adalah …

a)

Sistem tanam paksa

b)

Sistem sewa tanah

c)

Sistem perbudakan

d)

Wajib militer

e)

Sistem politik etis