NEW
Font size
WorksheetsKURIKULUM PENJAS
Total questions: 20
Worksheet time: 7mins
Dalam perencanaan kurikulum PJOK, seorang guru memilih pendekatan yang tidak hanya fokus pada keterampilan motorik, tetapi juga membangun nilai-nilai sportivitas, kerja sama, dan tanggung jawab sosial siswa.
Pendekatan tersebut mencerminkan penerapan filosofi PJOK yang berorientasi pada:
Penguasaan teknik olahraga secara menyeluruh
Peningkatan performa untuk mengikuti kejuaraan tingkat nasional
Pembentukan manusia seutuhnya melalui keseimbangan fisik, mental, dan sosial
Kompetisi dan pencapaian fisik sebagai tujuan utama
Contoh penerapan filosofi PJOK yang memperhatikan aspek fisik, mental, dan sosial di lingkungan sekolah adalah:
Memberi latihan lari secara rutin tanpa adanya interaksi antar siswa.
Melatih siswa secara intensif untuk mengejar target nilai kebugaran.
Menugaskan siswa menonton video pertandingan olahraga secara mandiri di rumah.
Mengadakan pertandingan antar kelas dengan aturan sportivitas dan kerja sama tim.
Kurikulum PJOK di Indonesia telah mengalami perubahan dari masa ke masa, mulai dari Kurikulum 1994, 2004 (KBK), 2006 (KTSP), hingga Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Perubahan tersebut dijadikan dasar..........
Memberikan ruang bagi pengembangan karakter, kompetensi, dan potensi siswa sesuai zamannya
Meningkatkan jumlah jam pelajaran PJOK agar lebih banyak berolahraga
Memastikan siswa dapat menghafal semua aturan permainan dengan tepat
Menyesuaikan konten olahraga dengan tren global dan ajang internasional
Dalam Kurikulum Merdeka, pembelajaran PJOK menekankan pada pembelajaran berbasis proyek dan diferensiasi. Guru diberikan fleksibilitas dalam memilih pendekatan sesuai karakter siswa.
Apa implikasi dari pendekatan ini terhadap peran guru PJOK dalam proses pembelajaran?
Guru lebih fokus pada latihan fisik yang kompetitif dan seragam
Guru hanya mengikuti modul yang sudah ditentukan pemerintah tanpa modifikasi
Guru berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan proses pembelajaran sesuai kebutuhan siswa
Guru bertanggung jawab penuh atas pencapaian nilai akademik PJOK secara kognitif
Dalam Kurikulum PJOK, Kompetensi Dasar (KD) harus dikembangkan menjadi indikator yang operasional. Seorang guru menyusun indikator: “Siswa mampu menunjukkan sikap sportivitas dalam pertandingan bola voli.”
Bagaimana guru dapat mengevaluasi kesesuaian indikator tersebut terhadap KD yang berlaku?
Dengan membandingkan indikator tersebut dengan silabus mata pelajaran Matematika.
Dengan memastikan bahwa indikator sesuai dengan ranah afektif dan dapat diamati dalam praktik nyata.
Dengan melihat apakah indikator tersebut sesuai dengan teknik dasar bola voli.
Dengan menyesuaikan indikator agar mudah diuji melalui soal pilihan ganda.
Seorang guru PJOK sedang menyusun RPP. Ia merancang kegiatan pembelajaran "bermain bola tangan sederhana untuk mengembangkan koordinasi dan kerja sama". Kegiatan ini diturunkan dari Kompetensi Dasar (KD) terkait permainan bola besar.
Langkah yang paling tepat dilakukan guru dalam merumuskan indikator pembelajaran berdasarkan KD tersebut adalah:
Merumuskan kemampuan spesifik yang dapat diamati, seperti melempar dan menangkap bola dengan teknik yang benar.
Menyesuaikan semua kegiatan dengan buku paket yang tersedia.
Merancang soal ujian teori mengenai sejarah bola tangan.
Menentukan standar nilai akhir yang harus dicapai siswa.
Salah satu sekolah di daerah pegunungan mengembangkan pembelajaran PJOK yang menekankan pada aktivitas hiking, permainan tradisional lokal, dan latihan pernapasan di alam terbuka.
Langkah ini diambil berdasarkan prinsip diversifikasi dalam kurikulum.
Apa alasan filosofis dan pedagogis dari langkah sekolah tersebut?
Karena kegiatan tersebut dapat disesuaikan dengan potensi lokal dan tetap mengembangkan kompetensi peserta didik.
Karena fasilitas olahraga modern sulit dijangkau.
Untuk mengikuti tren pariwisata alam di wilayah setempat.
Agar siswa tidak merasa bosan dengan kegiatan olahraga formal.
Dalam menyusun program PJOK, seorang guru memilih mengintegrasikan seni bela diri tradisional daerah sebagai bagian dari kegiatan fisik siswa. Sebagian guru lain mempertanyakan hal ini karena tidak tercantum secara eksplisit dalam buku ajar nasional.
Bagaimana Anda menilai keputusan guru tersebut berdasarkan prinsip-prinsip dasar pengembangan kurikulum PJOK?
Tidak sesuai karena kurikulum harus mengikuti isi buku ajar pemerintah
Sesuai, karena prinsip diversifikasi mendukung penyesuaian dengan budaya lokal untuk memperkaya pembelajaran
Tidak tepat karena bela diri tradisional bukan bagian dari olahraga resmi
Diperbolehkan hanya jika sekolah berada di daerah yang sangat terpencil
Permendikbud No. 24 Tahun 2016 mengatur tentang penetapan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) pada Kurikulum 2013. Dalam mata pelajaran PJOK, KD dirancang untuk mengembangkan aspek keterampilan, pengetahuan, sikap spiritual, dan sosial siswa.
Apa implikasi dari kebijakan ini terhadap perencanaan pembelajaran PJOK oleh guru?
Guru dapat mengabaikan aspek sosial dan hanya mengutamakan hasil lomba olahraga.
Guru cukup mengikuti kegiatan dari buku teks resmi tanpa pengembangan tambahan.
Guru wajib menyusun pembelajaran yang menyentuh aspek kognitif, afektif, dan psikomotor secara terintegrasi.
Guru hanya fokus pada penilaian aspek fisik dan keterampilan siswa.
Seorang guru PJOK menyusun pembelajaran yang hanya menargetkan pencapaian aspek keterampilan motorik siswa, seperti kemampuan servis dalam bola voli, tanpa merancang pembelajaran yang melibatkan nilai-nilai kerja sama dan sportivitas.
Berdasarkan Permendikbud No. 24 Tahun 2016, bagaimana Anda menilai pendekatan guru tersebut?
Tepat, karena PJOK adalah pelajaran praktik yang fokus pada keterampilan teknis
Sudah sesuai, karena nilai sosial akan terbentuk secara alami saat latihan berlangsung
Tidak relevan, karena penguatan karakter hanya tanggung jawab mata pelajaran PPKn
Kurang tepat, karena KD dalam PJOK mencakup aspek sikap dan nilai sosial yang harus diinternalisasikan siswa
Apa nama prinsip dalam pengembangan kurikulum PJOK yang menyesuaikan dengan potensi daerah dan kebutuhan lokal?
Standardisasi
Diversifikasi
Sentralisasi
Globalisasi
Seorang guru PJOK di daerah pesisir memodifikasi kurikulum dengan menambahkan materi olahraga air tradisional. Tindakan ini merupakan penerapan dari prinsip...
Standarisasi kurikulum
Evaluasi berkelanjutan
Diversifikasi kurikulum
Disiplin nasional
Sebuah sekolah di daerah pegunungan menerapkan kurikulum PJOK yang sama persis dengan sekolah di pusat kota, tanpa menyesuaikan dengan kondisi lokal. Apa kelemahan dari pendekatan ini?
Memudahkan administrasi sekolah
Mengurangi ketertarikan siswa terhadap PJOK
Meningkatkan partisipasi olahraga siswa
Menambah nilai akreditasi sekolah
PJOK berperan penting dalam pengembangan aspek berikut, kecuali...
fisik
sosial
emosional
finansial
Seorang guru PJOK melihat bahwa siswanya lebih tertarik pada permainan tradisional. Ia lalu memasukkan permainan itu dalam rencana pembelajaran. Ini adalah contoh penerapan dari...
Pendekatan pasif
Kurikulum berbasis kebutuhan
Standarisasi nasional
Komponen evaluasi
Kurikulum PJOK yang tidak mempertimbangkan kondisi sosial dan emosional peserta didik kemungkinan akan...
Kurang bermakna bagi perkembangan karakter siswa
Lebih efektif dan menyenangkan
Meningkatkan partisipasi siswa
Menjadi lebih fleksibel
Apa tujuan utama dari penetapan standar kompetensi lulusan menurut Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005?
Memberikan kebebasan penuh bagi sekolah untuk menentukan materi ajar
Menentukan capaian minimal peserta didik pada setiap jenjang pendidikan
Menyeragamkan nilai ujian nasional di seluruh Indonesia
Mengurangi jumlah mata pelajaran di sekolah
Bagaimana hubungan antara kompetensi dasar dan indikator pembelajaran?
Indikator pembelajaran menggantikan kompetensi dasar dalam silabus
Indikator pembelajaran merupakan bagian dari sarana penunjang pembelajaran
Indikator pembelajaran adalah tujuan utama dari kurikulum nasional
Indikator pembelajaran adalah penjabaran dari kompetensi dasar untuk mengukur ketercapaian pembelajaran
Mengapa landasan sosiologis penting dalam penyusunan kurikulum PJOK di berbagai daerah?
Agar kegiatan belajar bisa fokus pada teori.
Supaya materi ajar lebih mudah dipahami oleh guru.
Agar pembelajaran sesuai dengan nilai-nilai budaya dan sosial setempat.
Supaya semua daerah mengikuti standar nasional secara ketat.
Apa yang dimaksud dengan pendekatan holistik dalam kurikulum PJOK saat ini?
Pendekatan yang menyeimbangkan perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotor peserta didik
Fokus hanya pada latihan fisik yang intensif
Menekankan pada nilai-nilai militer dan kedisiplinan
Mengutamakan hasil akhir dalam perlombaan olahraga
