wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PJOK KELAS X

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

   Perhatikan deskripsi posisi anggota tubuh berikut saat melakukan tumpuan tangan pada gerakan roll depan:

1)  Tangan lurus ke depan selebar bahu, telapak tangan menghadap ke samping.

2)  Tangan ditekuk sedikit di depan lutut selebar bahu, telapak tangan menghadap ke depan dengan jari-jari rapat.

3)  Tangan lurus di depan lutut lebih lebar dari bahu, telapak tangan menghadap ke dalam.

4)  Tangan ditekuk lebar melebihi bahu di samping lutut, telapak tangan menghadap ke depan dengan jari-jari terbuka.

5)  Tangan ditekuk sedikit di depan lutut selebar bahu, telapak tangan menghadap ke depan dengan jari-jari terbuka.

Urutan posisi anggota tubuh yang paling tepat saat melakukan tumpuan tangan pada gerakan roll depan adalah ....

a)

   Deskripsi 1

b)

   Deskripsi 5

c)

  Deskripsi 2

 

d)

Deskripsi 3

e)

Deskripsi 4

2.

 

Mengapa posisi badan membulat (seperti bola) sangat penting dalam keberhasilan melakukan gerakan roll belakang?

a)

Agar panggul menjadi tumpuan utama saat berguling. 

b)

Untuk mempercepat putaran badan ke belakang.

c)

Supaya kepala tidak menyentuh matras dan menghindari cedera leher

d)

Agar kedua kaki dapat mendarat secara bersamaan di belakang kepala.

e)

Untuk menjaga keseimbangan tubuh selama melakukan gerakan

3.

Seorang siswa mengalami kesulitan menjaga posisi tegak lurus saat melakukan sikap lilin dan badannya cenderung miring ke samping. Modifikasi gerakan manakah yang paling tepat untuk membantu siswa tersebut menjaga keseimbangan?

a)

   Menempelkan kedua siku lebih rapat ke samping badan sebagai tumpuan yang lebih stabil

b)

Melebarkan kedua kaki agar tumpuan lebih luas.

c)

Mengangkat tangan lurus ke atas untuk menambah titik tumpu.

d)

Mengurangi ketinggian pinggul agar lebih dekat ke matras.

e)

Menggerakkan kedua kaki secara perlahan ke depan dan ke belakang

4.

Perhatikan deskripsi urutan gerakan sikap lilin berikut:

1)  Berbaring telentang dengan kedua kaki rapat dan tangan di samping badan.

2)  Mengangkat kedua kaki lurus ke atas bersamaan dengan mengangkat pinggul dengan bantuan  tolakan tangan pada matras.

3)  Menahan posisi dengan kedua tangan menumpu pada pinggul dan siku ditekuk lebar.

4)  Meluruskan badan sehingga kaki, pinggul, dan badan membentuk satu garis lurus vertikal.

5)  Menurunkan kaki dan pinggul secara perlahan kembali ke posisi awal.

Langkah manakah dalam deskripsi tersebut yang menunjukkan kesalahan dalam teknik melakukan sikap lilin yang benar?

a)

Langkah 1

b)

Langkah 2

c)

Langkah 4

d)

Langkah 3

e)

Langkah 5

5.

Seorang siswa terbiasa melakukan sikap lilin di atas matras yang rata. Namun, ia harus melakukan gerakan tersebut di atas permukaan yang sedikit miring. Penyesuaian manakah yang paling tepat yang harus dilakukan siswa tersebut untuk menjaga keseimbangan dan melakukan sikap lilin dengan aman dan efektif?

a)

Melebarkan tumpuan siku dan bahu untuk menciptakan bidang tumpu yang lebih luas.

b)

Memperpendek durasi sikap lilin untuk mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan.

c)

Menggunakan dinding sebagai tumpuan tambahan untuk membantu menahan posisi.

d)

Mengurangi ketinggian kaki dan pinggul agar lebih dekat ke permukaan yang miring

e)

Memiringkan sedikit posisi badan ke arah yang berlawanan dengan kemiringan permukaan

6.

Seorang siswa melakukan roll depan dengan urutan gerakan yang benar, namun saat melakukan tumpuan tangan, ia meletakkan tangannya terlalu jauh di depan garis bahu. Akibat kesalahan posisi tumpuan tangan ini, kemungkinan besar apa yang akan terjadi pada hasil gulingannya?

a)

Bagian belakang kepala akan menjadi tumpuan utama, menghambat putaran yang mulus

b)

Gulingan akan menjadi lebih cepat dan menghasilkan tolakan kaki yang lebih kuat.

c)

Panggul akan terangkat terlalu tinggi, menyebabkan kesulitan dalam melakukan putaran penuh.

d)

Gulingan akan berakhir dengan posisi berdiri yang lebih tegak dan seimbang.

e)

Tidak ada perubahan signifikan pada hasil gulingan, asalkan urutan gerakan lainnya benar.

7.

1.   Seorang atlet senam terbiasa melakukan roll depan di atas matras yang empuk. Jika ia harus melakukan gerakan yang sama di atas permukaan yang lebih keras dan licin, penyesuaian teknik manakah yang paling tepat untuk menjaga keamanan dan keberhasilan gerakannya?

a)

Mempercepat gerakan gulingan agar lebih cepat melewati permukaan licin.

b)

Melebarkan tumpuan tangan dan kaki untuk meningkatkan stabilitas awal.

c)

Mengurangi tolakan kaki agar tidak tergelincir saat awalan.

d)

Menggunakan kaus tangan dan alas kaki yang lebih mencengkeram untuk mengurangi risiko tergelincir

e)

Memperdalam tekukan siku saat menumpu dan memperlambat gerakan gulingan

8.

Dua siswa melakukan roll depan dengan awalan dan urutan gerakan yang sama. Siswa X menumpukan tangannya sedikit di depan garis bahu, sedangkan Siswa Y menumpukan tangannya tepat segaris dengan bahu.

Jika kedua siswa melakukan tolakan kaki dengan kekuatan yang sama, bagaimana perbedaan posisi tumpuan tangan ini paling mungkin memengaruhi efisiensi gerakan (kemudahan melakukan putaran) dan potensi risiko cedera pada kedua siswa?

a)

Siswa Y akan melakukan putaran yang lebih efisien dan memiliki risiko cedera leher yang lebih rendah.

b)

Siswa X akan membutuhkan tolakan kaki yang lebih kuat untuk menyelesaikan putaran, namun risiko cederanya lebih rendah karena tumpuan lebih jauh.

c)

Siswa X akan melakukan putaran yang lebih efisien namun berisiko lebih tinggi mengalami tekanan berlebih pada leher.

d)

  Siswa Y akan melakukan putaran yang kurang efisien karena tumpuan tetap sama.sejajar bahu mengurangi momentum awal, namun risikonya

e)

Perbedaan posisi tumpuan tangan tidak akan signifikan memengaruhi efisiensi gerakan maupun risiko cedera asalkan teknik gerakan lainnya benar.

9.

Senam lantai merupakan salah satu materi pelajaran yang ada dalam pembelajaran PJOK di sekolah. Gerakan senam lantai yang diajarkan kepada peserta didik, salah satunya adalah gulingl depan. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam melakukan gerakan ini, adalah adanya keberanian dari peserta didik. Dalam upaya untuk meningkatkan penguasaan gerakan guling depan kepada peserta didik, guru PJOK dituntut untuk sabar dalam pelaksanaannya.  Salah satu langkah awal yang disampaikan adalah memberikan pengetahuan tentang teknik dan urutan gerak guling depan. Berkaitan dengan hal tersebut, urutan gerak guling depan yang benar adalah…

a)

A.  Berdiri di atas matras dengan kaki dibuka selebar bahu, lalu letakan telapak tangan pada matras. Gerakan berikutnya menempelkan dagu hingga menyentuh leher, lalu tekukan siku ke samping dan masukkan kepala kearah paha hingga  ubun-ubun kepala menyentuh matras. Gerakan terakhir diakhiri dengan gerakan mendorong panggul kedepan.

b)

A.  Berdiri di atas matras dengan kaki dibuka selebar bahu, lalu letakan telapak tangan pada matras. Gerakan berikutnya menempelkan dagu hingga menyentuh dada, lalu tekukan siku ke samping dan masukkan kepala kearah paha hingga  tengkuk menyentuh matras. Gerakan terakhir diakhiri dengan gerakan mendorong panggul kedepan

c)

A.  Berdiri daiatas matras dengan sikap sempurna, letakan telapak tangan, tekukan siku sampai tengkuk mendekati matras.

d)

Berdiri daiatas matras dengan sikap sempurna, dorong panggul kedepan, letakan telapak tangan, tekukan siku sampai tengkuk mendekati matras,.

e)

Berdiri daiatas matras dengan sikap sempurna, letakan telapak tangan, tekukan siku sampai seperti posisi sujud, dorong panggul kedepan.

10.

Manakah di bawah ini yang bukan merupakan elemen dasar dalam aktivitas gerak berirama?

a)

Langkah kaki

b)

Ayunan lengan

c)

Kekuatan otot maksimal

d)

Koordinasi gerak

e)

Irama music

11.

Apakah yang dimaksud dengan prinsip "kontinuitas gerakan" dalam aktivitas gerak berirama?

a)

Melakukan setiap gerakan dengan tempo yang sangat cepat.

b)

Rangkaian gerakan dilakukan secara berkesinambungan dan tidak terputus

c)

Saat kaki kanan melangkah ke depan, lengan kanan diayun ke depan dan lengan kiri diayun ke belakang

d)

Mengulang-ulang satu jenis gerakan secara terus-menerus tanpa variasi.

e)

Melakukan gerakan secara terputus-putus tanpa adanya aliran yang jelas.

12.

Perhatikan deskripsi rangkaian gerakan berirama berikut: (1) Melangkah ke kanan dua kali, (2) Menyilangkan kaki kiri di depan kaki kanan, (3) Melangkah ke kanan satu kali, (4) Menyilangkan kaki kiri di belakang kaki kanan. Urutan langkah dasar yang paling tepat untuk deskripsi tersebut adalah ....

a)

Single step kanan, single step kanan, silang depan, single step kanan, silang belakang.

b)

Single step kanan, silang depan, single step kanan, silang belakang, single step kanan.

c)

Double step kanan, single step kanan, silang belakang, silang depan.

d)

A.      Double step kanan, silang depan, single step kanan, silang belakang

e)

Single step kanan, silang belakang, single step kanan, silang depan, single step kanan.

13.

Jika seseorang melakukan langkah grapevine ke kiri (langkah menyilang ke kiri, langkah kiri ke samping, langkah kanan di belakang kiri, langkah kiri ke samping), ayunan lengan manakah yang paling sesuai untuk mengiringi gerakan tersebut agar terlihat harmonis?

a)

Ayunan kedua lengan ke atas dan ke bawah secara bergantian.

b)

Ayunan kedua lengan lurus ke depan dan ke belakang secara bergantian.

c)

Ayunan kedua lengan ke samping kanan dan kiri mengikuti arah langkah

d)

Satu lengan diayun ke depan dan satu lengan diayun ke belakang secara bersamaan.

e)

Kedua lengan ditekuk di samping badan tanpa diayunkan.

14.

Sebuah rangkaian gerak berirama awalnya dilakukan dengan tempo sedang. Jika tempo musik dipercepat, penyesuaian apakah yang paling mungkin terjadi pada pelaksanaan gerakan?

A.    Pelaksanaan gerakan akan menjadi lebih cepat dan mungkin lebih sederhana

B.    Jangkauan langkah dan ayunan lengan akan menjadi lebih lebar.

C.    Jumlah pengulangan gerakan dalam satu waktu akan berkurang.

D.    Gerakan akan terasa lebih lambat dan membutuhkan lebih banyak tenaga.

E.   

a)

Pelaksanaan gerakan akan menjadi lebih cepat dan mungkin lebih sederhana

b)

Jangkauan langkah dan ayunan lengan akan menjadi lebih lebar.

c)

Jumlah pengulangan gerakan dalam satu waktu akan berkurang.

d)

Gerakan akan terasa lebih lambat dan membutuhkan lebih banyak tenaga.

e)

Koordinasi antara langkah dan ayunan lengan akan menjadi lebih mudah.

15.

Untuk menampilkan variasi gerakan yang berbeda secara bersamaan oleh beberapa kelompok kecil dalam satu barisan, formasi apakah yang paling tepat untuk digunakan?

a)

Formasi berbanjar satu garis lurus.

b)

Formasi berbaris dalam beberapa saf atau kolom

c)

Formasi lingkaran besar.

d)

Formasi bershaf membentuk huruf "V".

e)

Formasi menyebar bebas tanpa aturan

16.

Perhatikan deskripsi gerakan berikut: "Saat kaki kanan melangkah ke depan, lengan kiri diayun ke depan dan lengan kanan diayun ke belakang secara bersamaan." Deskripsi ini menunjukkan kesalahan dalam prinsip koordinasi gerak berirama yang seharusnya adalah ....

a)

Saat kaki kanan melangkah ke depan, kedua lengan diayun ke depan.

b)

Saat kaki kanan melangkah ke depan, kedua lengan diayun ke belakang.

c)

Saat kaki kanan melangkah ke depan, kedua lengan diayun ke samping.

d)

Ayunan lengan tidak perlu diperhatikan saat melangkah

e)

Saat kaki kanan melangkah ke depan, lengan kanan diayun ke depan dan lengan kiri diayun ke belakang.

17.

Seorang siswa ingin meningkatkan kelenturan dan koordinasi tubuhnya melalui aktivitas gerak berirama. Jenis gerakan berirama manakah yang paling disarankan untuk mencapai tujuan tersebut?

a)

Rangkaian gerakan dengan penekanan pada ayunan lengan yang lebar dan gerakan membungkuk serta meregang.

b)

Gerakan langkah kaki dasar dengan tempo cepat dan banyak gerakan melompat.

c)

Gerakan yang berfokus pada kekuatan otot seperti squat jump dan push-up yang diiringi musik.

d)

Gerakan langkah kaki di tempat dengan tempo lambat dan tanpa variasi ayunan lengan.

e)

Aktivitas berjalan kaki santai sambil mendengarkan musik.

18.

Dua kelompok siswa menampilkan rangkaian gerak berirama dengan irama musik yang sama. Kelompok A mengkombinasikan langkah double step dengan ayunan lengan ke samping secara sinkron. Kelompok B mengkombinasikan langkah grapevine dengan ayunan lengan yang berlawanan arah dengan langkah kaki (saat kaki kiri menyilang ke depan, lengan kanan ke depan).

Berdasarkan prinsip efisiensi gerakan dan estetika visual, manakah analisis yang paling tepat mengenai perbedaan penampilan kedua kelompok tersebut?

a)

Kelompok A terlihat lebih efisien karena gerakan langkah dan lengan searah, menciptakan ritme yang sederhana dan mudah diikuti.

b)

Kelompok B terlihat lebih efisien karena ayunan lengan yang berlawanan arah membantu menjaga keseimbangan saat melakukan langkah menyilang yang kompleks.

c)

Kelompok A memiliki estetika yang lebih menarik karena gerakan yang sinkron antara langkah dan lengan menciptakan kesan yang kuat dan teratur.

d)

Kedua kelompok memiliki tingkat efisiensi dan estetika yang setara karena yang terpenting adalah kesesuaian gerakan dengan irama musik.

e)

Kelompok B memiliki estetika yang lebih dinamis dan kompleks karena adanya kontras dalam arah gerakan langkah dan lengan, memberikan variasi visual

19.

Sebuah rangkaian gerak berirama yang awalnya dirancang untuk tempo sedang memiliki tujuan untuk melatih daya tahan kardiovaskular dan koordinasi. Jika tempo musik tiba-tiba dipercepat secara signifikan, penyesuaian paling tepat apakah yang perlu dilakukan pada rangkaian gerakan tersebut agar tujuan kebugaran tetap tercapai dan keselarasan gerakan tetap terjaga?

a)

Mempertahankan semua gerakan yang sama namun melakukannya dengan kecepatan yang lebih tinggi.

b)

Mengurangi jumlah repetisi setiap gerakan agar tidak terlalu membebani jantung.

c)

Menambahkan gerakan-gerakan melompat dan berlari untuk meningkatkan intensitas kardiovaskular.

d)

Mengganti beberapa gerakan yang kompleks dengan gerakan yang lebih sederhana dan berulang.

e)

Mengubah urutan gerakan agar lebih sesuai dengan ritme musik yang lebih cepat tanpa mengubah jenis gerakannya.

20.

Olahraga renang diperkenalkan pertama kali oleh Matthew Webb pada 1875. Matthew juga menjadi orang pertama yang berhasil berenang melintasi Teluk Inggris selama 21 jam. Setelah itu olahraga renang berkembang pesat dan dimasukan ke dalam perlombaan di olimpiade pada 1896. Salah satu teknik dasar dalam berenang dengan posisi badan telungkup, menggerakan kaki bergantian, dan gerakan lengan seperti kincir angin. Merupakan pengertian dari gaya …

a)

Bebas

b)

Kupu-kupu

c)

Punggung

d)

Katak

e)

Dada

21.

Olahraga renang sering kali menjadi masalah bagi siswa yang trauma dengan air, kondisi tersebut berkaitan dengan pengenalan air/adaptasi. Adapatasi yang dapat dilakuan pertama kali didalam air ialah …

a)

Latian nafas

b)

Berdiam diri

c)

Mencoba meliat kedalam air

d)

Menyentuh air

e)

Melompat dari pinggir kolam kedalam air

22.

Sebanyak 38 nomor renang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang berguliri di arena akuatik kampung harapan kabupaten jayapura. Dibawah ini adalah 4 macam gaya renang  yang diperlombakan, yaitu …

a)

Gaya dolphin, dada, punggung dan crawl

b)

Gaya dada, punggung, bebas dan kupu-kupu

c)

Gaya punggung, bebas, katak dan dolphin

d)

Gaya bebas, kupu-kupu, dolphin dan crawl

e)

Gaya katak, dolphin, bebas dan dada

23.

Kemampuan berenang bukan didasari pada kemampuan menahan nafas namun ada saat dimana teknik pernafasan menjadi poin utama dalam kegiatan renang khusunya gaya bebas. Momen yang tepat pengambilan nafas renang gaya bebas yakni pada saat …

a)

Gerakan tangan mengayuh

b)

Gerakan tangan bergerak ke depan

c)

Gerakan tangan mengayuh kedalam

d)

Gerakan tangan membuka lebar

e)

  Gerakan tangan mengayuh ke belakang

24.

Dalam renang gaya bebas, seorang perenang berusaha mempertahankan kecepatan dan efisiensi gerakan. Analisis manakah yang paling tepat mengenai teknik menghirup udara yang optimal untuk mencapai tujuan tersebut?

a)

Memutar kepala ke samping secara cepat dan dangkal saat salah satu lenganmelakukan tarikan ke belakang, kemudian segera membuang napas di dalam air

b)

Menghirup udara setiap melakukan satu putaran lengan agar pasokan oksigen selalu maksimal.

c)

  Menghirup udara hanya saat merasa sangat membutuhkan untuk menghindari gangguan ritme kayuhan lengan.

d)

Mengangkat kepala tinggi-tinggi di atas permukaan air untuk menghirup udara sebanyak mungkin, meskipun dapat mengganggu keseimbangan tubuh.

e)

  Menghirup dan membuang napas melalui hidung di dalam air untuk mengurangi hambatan dan menjaga streamline tubuh.

25.

Dalam renang gaya bebas, seorang perenang berusaha mencapai kecepatan optimal dengan keseimbangan tubuh yang baik. Analisis manakah yang paling tepat mengenai frekuensi gerakan kaki yang ideal untuk mendukung tujuan tersebut, terutama mempertimbangkan koordinasinya dengan kayuhan lengan dan kebutuhan energi?

 

a)

Frekuensi gerakan kaki harus selalu sama dengan frekuensi kayuhan lengan (1:1) untuk menjaga sinkronisasi yang sempurna.

b)

  Frekuensi gerakan kaki sebaiknya lebih rendah dari frekuensi kayuhan lengan (misalnya 1:2 atau 1:4) untuk menghemat energi otot kaki dan fokus pada kekuatan lengan.

c)

Frekuensi gerakan kaki tidak terlalu berpengaruh pada kecepatan dan keseimbangan asalkan teknik kayuhan lengan dilakukan dengan benar.

d)

Frekuensi gerakan kaki sebaiknya lebih tinggi dari frekuensi kayuhan lengan (misalnya 2:1 atau 6-beat kick) untuk memberikan dorongan tambahan dan menjaga posisi tubuh tetap horizontal

e)

Frekuensi gerakan kaki yang ideal sangat bergantung pada panjang tubuh perenang; perenang dengan tubuh lebih panjang membutuhkan frekuensi kaki yang lebih rendah

26.

Gaya dada seringkali menjadi gaya renang pertama yang diajarkan dan paling banyak dipraktikkan oleh perenang rekreasi. Analisis manakah yang paling komprehensif menjelaskan mengapa gaya dada begitu populer dibandingkan gaya renang lainnya?

a)

Gaya dada adalah gaya renang tercepat sehingga banyak dipilih untuk kompetisi dan latihan intensif.

b)

Gerakan gaya dada yang simetris dan memungkinkan kepala tetap berada di atas air dalam waktu lebih lama memberikan rasa aman dan kemudahan bernapas bagi perenang pemula.

c)

Teknik gaya dada sangat sederhana dan tidak memerlukan koordinasi yang rumit antara gerakan lengan, kaki, dan pernapasan.

d)

Gaya dada membakar kalori paling banyak dibandingkan gaya renang lainnya, sehingga populer untuk tujuan kebugaran dan penurunan berat badan.

e)

Peraturan kompetisi renang lebih memprioritaskan gaya dada dibandingkan gaya renang lainnya, sehingga lebih banyak diajarkan dan dipraktikkan

27.

Pada cabang olahraga renang terdapat empat macam gaya yang sering dipertandingkan dan beberapa diantaranya termasuk nomor gaya dengan predikat bergengsi. Dari keempat gaya tersebut, masing masing gaya masih dibagi lagi dengan ketentuan jarak tempuh perlombaan. Selain dibedakan dari jarak tempuh, beberapa nomor renang juga dilombakan secara perorangan, estafet, serta nomor gaya ganti perorangan dan beregu. Pada setiap gaya, gerakannya telah dibakukan dalam peraturan dan bersifat mengikat untuk wajib dipatuhi didalam perlombaan. Berkaitan dengan hal tersebut, tentunya setiap gerakan gaya renang yang satu, tidak dapat divariasikan dengan gerakan gaya renang lainnya karena hal ini merupakan tindakan pelanggaran terhadap peraturan yang berlaku. Salah satu contohnya adalah gaya bebas. Gerakan pada gaya bebas akan sangat mencolok jika divariasikan dengan gaya lainnya karena terdapat perbedaan yang sangat mendasar. Salah satu ciri khas dari renang gaya bebas adalah….

a)

Gerakan kaki gaya bebas memercik air dengan sangat lembut

b)

  Gerakan tangan gaya bebas tidak keluar dari permukaan air saat akan menyelesaikan lintasan

c)

Posisi tubuh perenang telungkup dan streamline dengan permukaan air

d)

Posisi awal pada saat start akan dilakukan oleh perenang

e)

Fase pengambilan nafas dilakukan pada saat kaki memercik air dengan menghirup udara sebanyak-banyaknya dari hidung

28.

Pengenalan air merupakan tahap krusial bagi perenang pemula sebelum mempelajari teknik renang yang lebih kompleks. Analisis manakah yang paling mendasar menjelaskan bagaimana proses pengenalan air secara psikologis dan fisiologis memberikan fondasi yang kuat bagi keberhasilan pembelajaran renang di tahap selanjutnya?

a)

Pengenalan air melatih kekuatan otot-otot utama yang akan digunakan dalam gerakan renang, sehingga pemula lebih siap secara fisik.

b)

    Melalui pengenalan air, pemula belajar teknik dasar mengapung dan meluncur yang secara langsung dapat diterapkan pada semua gaya renang.

c)

Proses pengenalan air meningkatkan kapasitas paru-paru pemula sehingga mereka dapat menahan napas lebih lama saat berenang.

d)

   Pengenalan air mengajarkan pemula tentang bahaya di kolam renang dan cara-cara menghindarinya, sehingga mereka menjadi lebih waspada dan aman.

e)

Pengenalan air membantu pemula mengatasi rasa takut terhadap air, membangun kepercayaan diri, dan membiasakan diri dengan sensasi berada di dalam air, yang esensial untuk fokus pada pembelajaran teknik

29.

Usia remaja berada pada masa gejolak seks yang besar, sementara di sisi lain mereka harus mampu menguasai gejolak tersebut. Pendidikan seks harus dipahami oleh remaja, Tujuan utama pendidikan seks bagi remaja adalah ...

a)

program Beluarga Berencana

b)

Mengurangi usia perkwinan muda

c)

Menghindari terjadinya hubungan seks bebas

d)

Menurunkan angka kehamilan

e)

Menghindari penyakit kelamin

30.

Pergaulan merupakan jalinan hubungan sosial antara seseorang dengan orang lain yang berlangsung dalam jarak relatif lama sehingga terjadi saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya. Pergaulan merupakan kelanjutan dari proses interaksi sosial yang terjalin antara individu dalam lingkungan sosialnya. Pendidikan pergaulan sehat yang diberikan kepada remaja dapat dilakukan dengan cara …

a)

Diskusi kelompok, penyuluhan, debat, drama

b)

Debat, tanya jawab, drama, diskusi kelompok

c)

Ceramah, diskusi kelompok, adu argumen, drama

d)

Ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, film

e)

Adu argumen, diskusi kelompok, film, tanya jawabKekuatan

31.

Remaja dalam masa perkembangan identitas sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosialnya. Kelompok belajar menjadi salah satu contoh pergaulan sehat yang terbentuk atas dasar kesamaan minat. Mengingat kompleksitas dinamika sosial dan psikologis remaja, siapakah figur yang paling efektif dalam memberikan pelajaran mengenai pergaulan sehat yang konstruktif dan relevan bagi mereka?

a)

Guru bimbingan dan konseling di sekolah yang memiliki pemahaman mendalam tentang perkembangan psikologi remaja dan dinamika kelompok.

b)

Orang tua yang memiliki pengalaman hidup lebih banyak dan dapat memberikan nasihat berdasarkan nilai-nilai keluarga dan norma masyarakat.

c)

Teman sebaya yang sedang mengalami proses perkembangan serupa dan dapat berbagi pengalaman serta perspektif yang relevan.

d)

Tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh dan memberikan contoh perilaku positif dalam interaksi sosial di lingkungan sekitar.

e)

Selebritas atau influencer di media sosial yang memiliki banyak pengikut remaja dan seringkali menyampaikan pesan-pesan positif.

32.

Dalam kehidupan bermasyarakat, individu secara konstan terlibat dalam berbagai bentuk pertukaran dan saling mempengaruhi. Proses di mana individu saling bertukar tindakan, gagasan, atau perasaan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dengan individu lain atau dengan kelompok, dan di mana tindakan satu pihak dapat memengaruhi pihak lain, secara mendasar disebut sebagai ....

 

a)

Sosialisasi

b)

Adaptasi sosial

c)

Komunikasi sosial

d)

Hubungan sosial

e)

Interaksi sosial

33.

1.       Dalam konteks kehidupan sosial, individu berinteraksi satu sama lain atau dengan kelompok. Proses interaksi ini dikatakan terjadi secara optimal apabila tidak hanya melibatkan pertukaran tindakan dan komunikasi yang efektif, tetapi juga berlangsung dalam kondisi di mana individu yang berinteraksi memiliki keadaan yang seimbang dan berfungsi dengan baik secara fisik, mental, dan dalam relasi sosialnya. Definisi interaksi yang mempertimbangkan integrasi aspek-aspek kesehatan secara holistik ini paling tepat merujuk pada ....

a)

Interaksi sosial yang efektif

b)

Interaksi sosial yang sehat

c)

Pergaulan sosial yang adaptif

d)

Komunikasi interpersonal yang positif

e)

Hubungan sosial yang harmonis

34.

Pergaulan sehat didefinisikan sebagai proses interaksi antar individu atau kelompok yang berlangsung secara normal dan positif, mendukung perkembangan kepribadian yang baik dan hubungan yang konstruktif. Analisis sikap-sikap berikut, manakah yang secara fundamental bertentangan dengan prinsip-prinsip pergaulan sehat dan justru dapat menghambat interaksi yang positif?

a)

Empati dan kemampuan mendengarkan secara aktif untuk memahami perspektif orang lain.

b)

Kecenderungan untuk merendahkan orang lain, mencari-cari kesalahan, dan bersikap superior dalam interaksi.

c)

Sikap terbuka terhadap perbedaan pendapat dan keyakinan, serta kemampuan berdiskusi secara konstruktif.

d)

Kemauan untuk berbagi pengalaman, memberikan dukungan emosional, dan bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.

e)

Kemampuan mengelola emosi diri dengan baik dan merespons konflik dengan cara yang dewasa dan tidak merugikan.

35.

  Pergaulan yang tidak terkontrol dan melampaui batas-batas norma sosial dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, tidak hanya bagi individu yang bersangkutan tetapi juga bagi keluarga dan ketenangan masyarakat secara luas. Analisis kelompok usia manakah yang paling rentan mengalami dampak psikologis yang signifikan akibat pergaulan yang tidak terbatas, mengingat tahap perkembangan kognitif, emosional, dan sosial mereka?

a)

Anak-anak usia sekolah dasar yang masih sangat bergantung pada pengawasan orang tua dan belum memiliki pemahaman yang matang tentang risiko pergaulan.

b)

Dewasa awal yang umumnya telah memiliki kemandirian finansial dan sosial, serta kemampuan mengambil keputusan yang lebih rasional.

c)

Dewasa madya yang cenderung lebih stabil dalam kehidupan sosial dan emosional, serta memiliki tanggung jawab keluarga yang lebih besar.

d)

Remaja yang sedang dalam proses pencarian identitas, rentan terhadap pengaruh teman sebaya, dan memiliki kontrol impuls yang belum sepenuhnya matang

e)

Lansia yang fokus utamanya adalah menjaga kesehatan fisik dan mempertahankan hubungan sosial yang telah mapan.

36.

Upaya preservatif dalam konteks pencegahan pergaulan bebas pada remaja berfokus pada tindakan mempertahankan atau memelihara kondisi positif yang sudah ada agar tidak terjerumus ke dalam perilaku negatif. Analisis manakah dari tindakan berikut yang paling tepat menggambarkan upaya preservatif yang efektif?

a)

Membangun dan memperkuat lingkungan keluarga yang harmonis, komunikasi yang terbuka, serta penanaman nilai-nilai agama dan moral yang kuat sejak dini

b)

Memberikan sanksi tegas dan konsekuensi yang jelas bagi remaja yang terbukti melakukan pergaulan bebas.

c)

Menyediakan layanan konseling dan terapi bagi remaja yang sudah terlanjur terlibat dalam pergaulan bebas untuk memulihkan kondisi psikologis dan sosial mereka.

d)

Mengadakan kampanye dan sosialisasi secara intensif mengenai bahaya pergaulan bebas melalui berbagai media dan forum.

e)

Membentuk kelompok-kelompok sebaya yang positif dan memberikan kegiatan alternatif yang menarik dan bermanfaat untuk mengisi waktu luang remaja.

37.

Dua kelompok remaja memiliki pandangan yang berbeda tentang batasan dalam pergaulan. Kelompok A berpendapat bahwa kebebasan dalam bergaul adalah hak setiap individu tanpa perlu banyak batasan dari orang tua asalkan tidak melanggar hukum. Kelompok B berpendapat bahwa batasan dari orang tua dan norma sosial sangat penting dalam pergaulan remaja untuk melindungi diri dari risiko negatif dan membentuk karakter yang bertanggung jawab.

Analisis manakah yang paling komprehensif mengenai implikasi jangka panjang dari kedua pandangan tersebut terhadap perkembangan sosial dan emosional remaja?  

a)

   Pandangan Kelompok A akan mendorong remaja menjadi lebih mandiri dan bertanggung jawab atas pilihan mereka sejak dini.

b)

Pandangan Kelompok B akan membantu remaja terhindar dari pengaruh buruk teman sebaya dan perilaku berisiko.

c)

  Pandangan Kelompok B berpotensi menghambat eksplorasi identitas dan kemandirian remaja karena terlalu banyak batasan.

d)

Kedua pandangan memiliki potensi risiko dan manfaat yang seimbang tergantung pada kepribadian masing-masing remaja.

e)

Pandangan Kelompok A berpotensi meningkatkan risiko keterlibatan dalam perilaku negatif karena kurangnya pengawasan dan arahan

38.

Sebuah penelitian menunjukkan adanya korelasi antara tingkat kepercayaan diri remaja dengan kualitas pergaulan mereka. Remaja dengan kepercayaan diri tinggi cenderung memiliki pergaulan yang lebih sehat dan positif. Namun, di sisi lain, pergaulan yang sehat dan suportif juga dapat meningkatkan kepercayaan diri remaja.

Analisis manakah yang paling akurat menggambarkan hubungan kausalitas yang kompleks antara kepercayaan diri dan pergaulan sehat pada remaja?

a)

Kepercayaan diri adalah satu-satunya faktor penentu kualitas pergaulan remaja.

b)

Pergaulan sehat adalah satu-satunya cara efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri remaja.

c)

Kepercayaan diri dan pergaulan sehat memiliki hubungan timbal balik yang saling memperkuat satu sama lain.

d)

Tidak ada hubungan signifikan antara tingkat kepercayaan diri dan kualitas pergaulan remaja.

e)

Hubungan antara kepercayaan diri dan pergaulan sehat hanya berlaku pada kelompok usia remaja tertentu.

39.

  Manakah di bawah ini yang bukan merupakan komponen utama kebugaran jasmani yang berkaitan dengan kesehatan?

a)

Kekuatan otot

b)

Kecepatan

c)

Daya tahan kardiovaskularKelenturan

d)

Kelenturan

e)

Komposisi tubuh

40.

Apakah yang dimaksud dengan daya tahan kardiovaskular dalam konteks kebugaran jasmani?

a)

Kemampuan otot untuk melakukan kontraksi secara berulang-ulang dalam waktu yang lama.

b)

Kemampuan tubuh untuk melakukan gerakan dengan rentang gerak yang luas pada persendian.

c)

Kemampuan jantung dan paru-paru untuk memasok oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh selama aktivitas fisik yang berkelanjutan.

d)

Kemampuan tubuh untuk mengubah posisi atau bergerak dengan cepat dan efisien.

e)

Perbandingan antara massa otot dan massa lemak dalam tubuh

41.

Seorang siswa ingin meningkatkan kekuatan otot bisepnya. Jenis latihan manakah yang paling tepat untuk mencapai tujuan tersebut?

a)

Squat

b)

Push-up

c)

Plank

d)

Bicep curl

e)

Leg press

42.

Untuk meningkatkan daya tahan kardiovaskular, jenis aktivitas fisik manakah yang paling dianjurkan dilakukan secara rutin dengan durasi yang cukup lama?

a)

Lari jarak jauh dengan tempo stabil

b)

Sprinting jarak pendek

c)

Angkat beban maksimal

d)

Senam peregangan statis

e)

Permainan bulu tangkis tunggal dengan intensitas tinggi namun waktu singkat

43.

Seorang siswa merasa otot hamstringnya kaku. Jenis peregangan manakah yang paling sesuai untuk meningkatkan kelenturan otot hamstring?

a)

Peregangan butterfly

b)

Peregangan triceps overhead

c)

Peregangan quadriceps stretch (menarik tumit ke arah bokong)

d)

Peregangan standing hamstring stretch (membungkuk menyentuh jari kaki dengan kaki lurus)

e)

Peregangan chest stretch (merentangkan tangan ke belakang dan menggenggam)

44.

 

Tes kebugaran jasmani manakah yang paling tepat digunakan untuk mengukur daya tahan otot perut?

a)

Lari bolak-balik (shuttle run)

b)

Gantung siku tekuk (pull-up hold)

c)

Vertical jump

d)

Lempar bola basket

e)

Sit-up

45.

Seorang siswa rutin melakukan lari selama 30 menit dengan kecepatan sedang untuk meningkatkan daya tahan kardiovaskularnya. Cara manakah yang paling tepat untuk meningkatkan intensitas latihannya secara bertahap?

a)

Meningkatkan kecepatan lari secara bertahap dengan durasi yang tetap 30 menit

b)

Mengurangi durasi lari menjadi 20 menit namun tetap dengan kecepatan yang sama.

c)

Berlari dengan kecepatan yang sama namun menambahkan sesi latihan angkat beban setelahnya.

d)

Memperpanjang durasi lari menjadi 40 menit dengan kecepatan yang sama.

e)

Melakukan lari hanya pada akhir pekan agar tubuh memiliki waktu istirahat yang lebih banyak.

46.

Seorang siswa ingin mengurangi persentase lemak tubuhnya dan meningkatkan massa ototnya untuk mencapai komposisi tubuh yang lebih ideal. Cara manakah yang paling disarankan untuk mencapai tujuan tersebut secara sehat?

a)

Mengurangi asupan makan secara drastis dan melakukan latihan kardio intensitas tinggi setiap hari.

b)

Mengonsumsi suplemen pembakar lemak tanpa mengubah pola makan dan aktivitas fisik.

c)

Melewatkan waktu makan secara teratur untuk mengurangi asupan kalori secara keseluruhan.

d)

Hanya fokus pada latihan kardio dalam durasi yang sangat panjang setiap hari.

e)

Meningkatkan asupan protein dan melakukan latihan kekuatan secara teratur, serta menjaga pola makan yang seimbang

47.

  Dua orang siswa memiliki program latihan kebugaran yang berbeda untuk meningkatkan daya tahan kardiovaskular. Siswa A berlari dengan intensitas sedang selama 45 menit tiga kali seminggu. Siswa B melakukan interval training (berlari cepat selama 2 menit diikuti jalan santai selama 1 menit, diulang 5 kali) juga tiga kali seminggu.

Analisis manakah yang paling tepat mengenai perbedaan adaptasi fisiologis yang mungkin terjadi pada sistem kardiovaskular kedua siswa tersebut setelah beberapa minggu latihan?

a)

Siswa A akan mengalami peningkatan VO2 max (kapasitas maksimal oksigen) yang lebih signifikan karena durasi latihannya lebih lama.

b)

Siswa B akan mengalami peningkatan VO2 max yang lebih signifikan karena interval training lebih efektif dalam memicu adaptasi kardiovaskular.

c)

Siswa A akan lebih baik dalam mempertahankan aktivitas fisik dengan intensitas sedang dalam waktu yang lama, sementara Siswa B akan lebih baik dalam aktivitas dengan perubahan intensitas yang cepat.

d)

Kedua siswa akan mengalami adaptasi fisiologis yang sama karena frekuensi latihan mereka sama.

e)

Adaptasi fisiologis yang terjadi akan sangat bergantung pada faktor genetik masing-masing siswa, bukan pada jenis latihan yang mereka lakukan.

48.

Seorang siswa dengan komposisi tubuh kurang ideal (persentase lemak tubuh tinggi) ingin menurunkan berat badan dan meningkatkan kebugaran jasmaninya. Ia memiliki dua pilihan program latihan: (1) fokus pada latihan kardio intensitas rendah dengan durasi panjang setiap hari, atau (2) kombinasi latihan kekuatan tiga kali seminggu dan latihan kardio intensitas sedang tiga kali seminggu.

Analisis manakah yang paling komprehensif mengenai efektivitas kedua program latihan tersebut dalam mencapai tujuan siswa tersebut?

 

a)

Program (1) akan lebih efektif dalam menurunkan berat badan karena membakar lebih banyak kalori secara keseluruhan.

b)

Program (2) akan lebih efektif karena latihan kekuatan membantu meningkatkan massa otot, yang dapat meningkatkan metabolisme istirahat dan membantu pembakaran lemak jangka panjang.

c)

Kedua program akan sama efektifnya asalkan siswa menjaga defisit kalori melalui pengaturan pola makan.

d)

Program (1) lebih aman bagi pemula dengan komposisi tubuh kurang ideal karena tidak terlalu membebani persendian.

e)

Program (2) berpotensi meningkatkan risiko cedera karena menggabungkan dua jenis latihan yang berbeda.

49.

Kokain, Heroin merupakan Narkotika golongan satu, dimana pada dasarnya Narkotika golongan satu, diperuntukan untuk ...

 

a)

Berkhasiat untuk pengobatan, namun digunakan sebagai pilihan terakhir.  Selain itu, dapat digunakan untuk terapi dengan tujuan pengembangan ilmu pengetahuan.

b)

Dipergunkan hanya untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan untuk terapi

c)

Berkhasiat untuk pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi serta digunakan dengan tujuan pengembangan ilmu pengetahuan

d)

Berkhasiat untuk pengobatan, namun digunakan sebagai pilihan terakhir. Selain itu, dapat digunakan untuk terapi dengan tujuan pengembangan ilmu pengetahuan dibidang kedokteran

e)

Pengembangan ilmu pengetahuan sebagai salah satu upaya dalam memerangi narkoba

50.

Penyalahgunaan narkoba oleh salah satu anggota keluarga dapat menciptakan disfungsi yang mendalam dalam sistem keluarga. Analisis manakah yang paling komprehensif menggambarkan dampak serius yang mungkin timbul dalam lingkungan keluarga akibat penyalahgunaan narkoba?

a)

Peningkatan pendapatan keluarga karena anggota keluarga yang menyalahgunakan narkoba mungkin terlibat dalam aktivitas ilegal yang menghasilkan uang.

b)

Penguatan ikatan emosional antar anggota keluarga karena adanya kebutuhan untuk saling mendukung dalam menghadapi masalah.

c)

Peningkatan solidaritas sosial keluarga dengan komunitas sekitar karena adanya stigma dan kebutuhan untuk mencari dukungan eksternal.

d)

Kerusakan komunikasi, meningkatnya konflik dan kekerasan dalam rumah tangga, serta potensi terjadinya penelantaran anggota keluarga lainnya, terutama anak-anak

e)

Terciptanya suasana keluarga yang lebih terbuka dan toleran terhadap berbagai macam perilaku dan gaya hidup