WorksheetsUTBK IPA 2025
Total questions: 82
Worksheet time: 2hrs 30mins
Name
Class
Date
1.
1. Seorang guru IPA kelas VII akan mengajarkan konsep “Kalor dan Perpindahan Kalor”. Strategi pembelajaran yang paling tepat untuk membantu siswa memahami perbedaan anatara kalor dan suhu adalah …
a)
A. Memberikan definisi kalor dan suhu secara langsung dari buku teks
b)
B. Melakukan demonstrasi dengan termometer dan air panas-dingin
c)
C. Menugaskan siswa menghafal rumus-rumus tentang kalor
d)
D. Menjelaskan teori kinetik molekul secara detail
e)
E. Memberikan soal hitungan kalor dan Suhu
2.
2. Seorang siswa mengatakan “Benda yang lebih berat jatuh lebih cepat daripada benda yang ringan’’. Sebagai guru IPA, pendekatan terbaik untuk mengatasi miskonsepsi ini adalah…
a)
A. Langsung memberitahu bahwa jawaban siswa salah
b)
B. Meminta siswa mengulangi materi tentang gravitasi
c)
C. Melakukan eksperimen jatuh bebas dengan benda berbeda massa
d)
D. Memberikan rumus gravitasi dan menjelaskan perhitungannnya
e)
E. Mengabaikan pendapat siswa dan melanjutkan pelajaran
3.
3. Pak budi mengajar materi “Ekosistem” Untuk siswa kelas X. Dalam kurikulum merdeka, ia ingin mengintegrasikan Profil Pelajar Pancasila dengan pembelajaran IPA. Ia merencanakan project-based learning dimana siswa akan meneliti ekosistem lokal di sekitar sekolah. Kegiatan apa yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila dimensi “Berkebeninekaan Global”… (Pilih semua jawaban BENAR)
a)
A. Siswa diminta mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik
b)
B. Siswa berkolaborasi dalam kelompok untuk mengumpulkan data
c)
C. Siswa mempresentasikan hasil penelitian ke masyarakat sekitar
d)
D. Siswa menghafal nama-nama spesies dalam ekosistem tersebut
e)
E. Siswa mengumpulkan makalah berisi keanekaragaman mahluk hidup pada ekosistem lokal
4.
4. Bu Sari ingin menilai pemahaman siswa tentang “Sistem pernapasan Manusia” secara komprehensif. Ia mempertimbangkan berbagai jenis asesmen yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa.
Tujuan pembelajaran:
a. Siswa dapat menganalisis struktur dan fungsi sistem pernapasan
b. Siswa dapat mengevaluasi pengaruh gaya hidup terhadap kesehatan pernapasan
c. Siswa dapat merancang upaya menjaga kesehatan sistem pernapasan
Soal: Kombinasi asesmen yang paling tepat untuk mencapai semua tujuan pembelajaran tersebut adalah …
a)
A. Tes tertulis pilihan ganda + tes essay
b)
B. Praktikum + Laporan + Presentasi
c)
C. Tes lisan + penugasan individu
d)
D. Kuis online + diskusi kelompok
e)
E. Observasi + portofolio + proyek
5.
5. Bu Sulis mengajar IPA kelas VII tentang “Klasifikasi Makhluk Hidup”. Saat pembelajaran, ia mengamati beberapa fenomena :
- Ani (13 tahun) dapat mengelompokkan hewan berdasarkan habitat tetapi kesultan ketika diminta mengelompokkan berdasarkan 2 kriteria sekaligus (habitat+cara bernapas)
- Budi ( 12 tahun ) masih kesulitan memahami konsep abstrak “kingdom” dan lebih mudah memahami pengelompokkan yang konkret seperti “hewan berkaki 4”
- Citra (14 tahun) sudah dapat membuat sistem klasifikasi sendiri dengan beberapa kriteria sekaligus.
Berdasarkan teori perkembangan kognitif Piaget, fenomena pembelajaran di atas menunjukkan bahwa bu Rina perlu menyesuaikan starteginya karena siswa kelas VII berada pada masa transsi dari tahap…
a)
A. Sensorimotor ke Praoperasional, sehingga perlu lebih banyak manipulasi benda konkret.
b)
B. Praoperasional ke Operasional konkret, sehingga perlu bantuan media visual dan manipulatif
c)
C. Operasional konkret ke operasional formal, sehingga perlu scaffolding untuk berpikir abstrak
d)
D. Operasional formal ke postformal, sehingga perlu tantangan berpikir multidimensional.
e)
E. Operasional konkret yang mayang, sehingga dapat langsung diberikan konsep abstrak.
6.
6. Pak Doni mengajar IPA Kelas IX tentang “Sistem Reproduksi”. Ia menghadap situasi yang menantang :
- Beberapa siswa merasa malu dan menolak berpartisipasi dalam diskusi
- Ada siswa yang justru bersikap berlebihan dengan membuat lelucon yang tidak pantas
- Sebagian siswa menunjukkan keingintahuan tinggi dan bertanya dengan serius
- Beberapa siswa terlihat tidak nyaman karena perbedaan kematangan emosinal
Pak Doni ingin menciptakan pembelajaran yang aman dan nyaman bagi semua siswa. Berdasarkan teori perkembangan psikososial Erikson, fenomena di atas mencerminkan siswa sedang menghadapi krisis “Identity vc Role Confusion”. Pendekatan pembelajaran yang paling tepat untuk mendukung perkembangan identitas positif dan berpihak pada anak adalah…
a)
A. Memberikan materi secara langsung tanpa diskusi untuk menghindari rasa malu siswa
b)
B. Memisahkan siswa laki-laki dan perempuan dalam pembelajaran terpisah.
c)
C. Menciptakan lingkungan pembelajaran yang aman dengan ground rules yang jelas dan memberikan pilihan cara berpartisipasi
d)
D. Mengabaikan siswa yang membuat lelucon dan fokus pada siswa yang serius saja
e)
E. Memberikan hukuman kepada siswa yang menunjukkkan perilaku tidak pantas.
7.
7. Bu Ririn mengajar konsep “Fotosintesi” untuk kelas VIII. Ia menemukan bahwa siswa memiliki berbagai miskonsepsi :
- Tumbuhan mengambil makanan dari tanah melalui akar
- Fotosintesis hanya terjadi pada daun hijau saja
- Tumbuhan tidak bernapas karena tidak memiliki paru-paru
Bu Sari ingin merancang pembelajaran yang dapat mengubah miskonsepsi ini menjadi konsep yang benar. Ia mempertimbangkan karakteristik siswa SMP yang mulai dapat berpikir abstrak namun masih membutuhkan pengelaman konkret. Berdasarkan teori konstruktivitisme dan karakteristik perkembangan kognitif siswa SMP, startegi pembelajaran yang paling efektif untuk mengatasi miskonsepsi tersebut adalah...
a)
A. Memberikan penjelasan verbal yang detail tentang proses fotosintesis disertai hafalan rumus kimia
b)
B. Melakukan eksperimen uji Ingenhousz dengan daun yang berbeda, diskusi konflik kognitif, dan kosntruksi konsep baru.
c)
C. Menunjukkan video animasi fotosintesis dan meminta siswa mencatat poin-poin penting
d)
D. Memberikan soal-soal hitungan tentang fotosintesis untuk memperkuat pemahaman
e)
E. Meminta siswa membaca buku teks dan membuat rangkuman tentang fotosintesis.
8.
8. Pak Budi mengajar IPA kelas IX tentang “ Sistem Reproduksi Manusia”. Saat pembelajaran, ia menghadapi berbagai tantangan emosional dari siswanya:
- Maya menunjukkan kecemasan berlebihan dan menolak mempelajari topik ini
- Dika terlihat sangat malu dan selalu menundukkan kepala saat pembahasan
- Rio justru menunjukkan perilaku defensif dengan bercanda berlebihan
- Sinta menunjukkan keingintahuan tinggi tetapi khawatir bertanya karena takut diejek teman
Pak Budi memahami bahwa siswa kelas IX sedang mengalami masa pubertas dengan perubahan hormonal yang mempengaruhi emosi mereka. Berdasarkan teori perkembangan emosional remaja dan prinsip penddidikan yang berpihak pada anak, pendekatan pembelajaran yang paling tepat untuk mengatasi berbagai respons emosional tersebut adalah..
a)
A. Menggunakan pendekatan behavioristik dengan sistem reward-punishment untuk mengontrol perilaku siswa
b)
B. Menerapkan pembelajaran individual untuk menghindari interaksi sosial yang memicu kecemasan
c)
C. Menggunakan pendekatan humanistik dengan menciptakan lingkungan yang aman, empati, dan memberikan pilihan cara belajar
d)
D. Menunda pembelajaran topik ini sampai siswa lebih matang secara emosional
e)
E. Menggunakan pendektan kognitif murni dengan fokus pada aspek sains saja, mengabaikan aspek emosional
9.
9. Bu Ani mengajar IPA Terpadu kelas VII dengan topik “Pencemaran Lingkungan”. Kelasnya terdiri dari 30 siswa dengan karakteristik beragam :
- 40% siswa tipe visual lebih mudah memahami melalui diagram dan gambat
- 30 % siswa tipe auditori lebih suka diskusi dan penjelasan verbal
- 20 % siswa tipe kinestetik perlu hand on activities
- 10% siswa memiliki kemampuan akademik di atas rata-rata dan mudah bosan
- Ada 3 siswa dengan kesulitan belajar yang membutuhkan waktu lebih lama
Bu Ani ingin merancang pembelajaran yang dapat mengakomodasi semua gaya belajar dan tingkat kemampuan, sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis tentang isu lingkungan. Berdasarkan teori multiple intelligences gender Gradner, teori gaya belajar dan prinsip diferensiasi pembelajaran, desain pembelajaran yang paling komprehensif untuk kasus Bu Ani adalah..
a)
A. Menggunakan metode ceramah interaktif dengan media PowerPoint yang menarik untuk semua siswa
b)
B. Membagi kelas menjadi 3 kelompok berdasarkan gaya belajar dan memberikan aktivitas yang sama dengan media berbeda.
c)
C. Menerapkan model pembelajaran berbasis proyek dengan multiple entry points; investigasi lapangan, analisis data, presentasi multimedia, dan aksi nyata
d)
D. Memberikan worksheet yang sama untuk semua siswa dengan tingkat kesulitan yang disesuaikan
e)
E. Menggunakan pembelajaran online individual agar setiap siswa dapat belajar sesuai kecepatannya
10.
10. Seorang guru IPA ingin mengajarkan konsep pencemaran lingkungan kepada siswa elas VII. Sekolah berada di daerah pinggiran kota yang dekat dengan kawasan industri kecil dan aliran sungai yang sering tercemar limbah rumah tangga. Guru ingin mengembangkan pembelajaran yang relevan dan melibatkan peserta didik secara aktif. Pendekatan pembelajaran manakah yang paling tepat diguanakn guru untuk mencapai tujuan tersebut...
a)
A. Menyampaikan materi melalui ceramah dan membagikan modul tentang jenis-jenis pencemaran lingkungan
b)
B. Mengajak siswa membaca buku teks dan membuat ringkasan tentang pencemaran air
c)
C. Mengajak siswa melakukan observasi langsung ke sungai terdekat dan membuat laporan hasil temuan
d)
D. Memberikan tugas rumah untuk mencari artikel tentang pencemaran lingkungan dari internet
e)
E. Membaca PPT yang diberikan oleh guru dan membuat mind map mengenai pencemaran lingkungan
11.
11. Bu Sulis ingin melakukan pembelajaran di kelas dengan Tujuan Pembelajaran “ Siswa dapat menganalisis interaksi antar komponen ekosistem melalui simulasi. Sumber belajar yang akan digunakan antara lain :
1. Buku teks dengan diagram rantai makanan
2. Video dokumenter tentang predator dan mangsa di savana
3. Simulasi digital interaktif yang memungkinkan siswa memodifikasi populasi komponen ekosistem
4. Lembar kerja berisi soal pilihan ganda tentang definisi ekosistem.
Manakah sumber belajar yang paling sesuai untuk mencapai tujuan tersebut….
a)
A. 1 dan 2
b)
B. 2 dan 3
c)
C. 3 saja
d)
D. 4 saja
e)
E. 1, 2, dan 3
12.
12. Pak Shandy ingin merancang pembelajaran dengan tujuan pembelajaran “ siswa dapat merancang poster kampanye tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan persuasif, dengan menggunakan sumber belajar:
1. Contoh poster kampanye dari berbagai negara
2. Template desain poster kosong
3. Artikel ilmiah tentang dampak sampah plastik
4. Rubrik penilaian poster berbasis kriteria kreativitas dan pesan.
Manakah kombinasi sumber belajar yang paling efektif untuk mencapai tujuan…
a)
A. 1 dan 2
b)
B. 1, 2 dan 3
c)
C. 1, 3, dan 4
d)
D. 2 dan 4
e)
E. Semua benar
13.
13. Perencanaan asesemen pembelajaran harus selaras dengan tujuan komunikasi laporan capaian pembelajaran. Manakah tindakan yang paling tepat dalam merancang asesmen untuk mendukung pelaporan holistik…
a)
A. Menggunakan hanya tes sumatif berbasis pilihan ganda
b)
B. Menyusun rubrik asesmen sebelum menyusun instrumen tes
c)
C. Mengumpulkan portofolio siswa tanpa kriteria penilaian jelas
d)
D. Menghindari asesmen kinerja untuk menghemat waktu
e)
E. Fokus pada nilai akhir tanpa dokumentasi proses belajar
14.
14. Dalam evaluasi hasil belajar, laporan capaian siswa harus mencerminnkan kemajuan belajar. Manakah strategi pelaporan yang paling efektif…
a)
A. Menyajikan peringkat siswa di kelas
b)
B. Menampilkan nilai rata-rata tanpa konteks
c)
C. Membandingkan capaian siswa dengan standar ketuntasan minimal (SKM)
d)
D. Menyertakan deskripsi naratif pekembangan kompetensi dan rekomendasi
e)
E. Hanya melaporkan nilai akhir semester.
15.
15. Umpan balik dalam pembelajaran harus terintegrasi dalam laporan capaian belajar. Manakah contoh umpan balik yang mendorong perbaikan berkelanjutan…
a)
A. Nilai kamu 70, cukup memuaskan
b)
B. Kemampuan analismu meningkat, perhatikan konsistensi penggunaan data pada bagian kesimpulan
c)
C. Kerja bagus, pertahankan
d)
D. Tugas ini belum memenuhi standar
e)
E. Lihat contoh jawaban temanmu yang lebih baik
16.
16. Komunikasi laporan capaian belajar kepada orangtua wajib mempertimbangkan aspek berikut, kecuali :
a)
A. Menggunakan bahasa yang mudah di pahami
b)
B. Menjelaskan keterkaitan antara asesmen dan tujuan pembelajaran
c)
C. Menyajikan data mentah skor tes tanpa interpretasi
d)
D. Memberikan ruang dialog untuk merancang startegi kolaborasi
e)
E. Menghindari stigmatisasi melalui label negatif
17.
17. Saat praktium IPA tentang listrik, seorang siswa sengaja menyentuh kabel bertegangan rendah meski sudah diperingatkan. Beberapa siswa lain panik, dan Andi tertawa. Respon guru yang paling sesuai dengan kode etik dan pengelolaan emosi adalah..
a)
A. Membentak andi di depan kelas sebagai contoh siswa lain
b)
B. Dengan tenang menghentikan praktikum, menegur Andi sevara privat, dan menjelaskan ulang keselamatan laboratorium
c)
C. Mengabaikan kejadian karena tidak ada yang terluka
d)
D. Melaporkan Andi ke kepala sekolah tanpa dialog terlebih dahulu
e)
E. Menghukum seluruh kelas dengan tugas tambahan.
18.
18. Seorang guru IPA mengetahui Dewi mencontek saat ujian materi fotosintesis. Dewi adalah siswa berprestasi yang sedang stress karena masalah keluarga. Tindakan guru yang paling etis adalah…
a)
A. Memanggil Dewi secara privat, memahami penyebabnya, dan memberi kesempatan memperbaiki nilai dengan tugas pengganti
b)
B. Mengumumkan tindakan Dewi di kelas agar jera
c)
C. Memberi nilai 0 tanpa mendengar penjelasan
d)
D. Menutup mata karena Dewi biasanya rajin
e)
E. Melaporkan ke orangtua tanpa solusi
19.
19. Dalam diskusi kelompok tentang pemanasa global, dua siswa berselisih paham hingga salah satu menangis. Sikap guru yang mencerminkan pengelolaan emosi dan kode etik adalah…
a)
A. Menjadi mediator dengan aktif mendengarkan kedua pihak, lalu mengajak kelas merefleksikan cara berdebat sehat
b)
B. Menyuruh siswa yang menangis keluar kelas karena dianggap lemah
c)
C. Memihak siswa yang pandai karena argumentasinya lebih logis
d)
D. Mengancam akan memberi nilai rendah jika berdebat lagi
e)
E. Melaporkan ke BK tanpa mencoba menyelesaikan sendiri.
20.
20. Seorang guru IPA merasa frustasi karena mayoritas siswa gagal memahami hukun Newton. Ia ingn menggunakan metode mengajar baru, tetapi rekan sejawat menertawakannya. Tindakan yang paling profesional adalah :
a)
A. Mencoba metode baru secara bertahap sambil berbagi hasil dengan rekan melalui riset tindakan kelas
b)
B. Menyerah dan kembali ke metode ceramah
c)
C. Mengkritik rekan di grup WhatsApp guru
d)
D. Memaksa siswa les di luar sekoalah
e)
E. Menyalahkan kurikulum
21.
21. Orangtua seorang siswa mengelih di grup kelas bahwa materi IPA terlalu sulit dan menyalahkan guru. Respon guru yang sesuai kode etik dan regulasi emosi adalah….
a)
A. Menanggapi secara privat, mengundang orangtua berdiskusi, dan menjelaskan startegi diferinsiasi pembelajaran yang sudah dilakukan
b)
B. Membalas dengan defensif di grup bahwa orangtua tidak paham kurikulum.
c)
C. Diam saja agar tidak memicu konflik
d)
D. Mengurangi kesulitan materi tanpa konsultasi dengan tim guru
e)
E. Meminta kepala sekolah menegur orang tua
22.
22. Ibu Sari, guru IPA kelas VII, mengajak siswanya membuat proyek pengolahan sampah organik menjadi kompos. Siswa bekerja secara berkelompok, melakukan eksperimen, dan menyusun laporan hasil. Setelahnya, mereka melakukan presentasi di depan warga sekolah. Berdasarkan studi kasus tersebut, dimensi profil Pelajar Pancasila manakah yang paling dominan untuk dikembangkan...
a)
A. Berkebinekaan global dan bernalar kritis
b)
B. Mandiri dan gotong royong
c)
C. Bernalar kriitis dan mandiri
d)
D. Kreatif dan bertakwa kepada Tuhan YME
e)
E. Bernalar kritis dan berkebenikaan global
23.
23. Pak Arif mendesain pembelajaran IPA berbasis masalah yang sering dihadapi siswa, seperti banjir akibat saluran air tersumbat. Ia percaya bahwa pendidkan harus membentuk siswa menjadi agen perubahan sosial di lingkungan mereka. Filsafat pendidikan mana yang paling sesuai dengan pendekatan yang di terapkan pak Arif…
a)
A. Esensialisme
b)
B. Perennialisme
c)
C. Humanisme progresif
d)
D. Behaviorisme
e)
E. Naturalisme
24.
24. Dalam mengajarkan perubahan wujud zat, bu Rina menggunakan permainan tradisonal sebagai alat peraga. Ia mengaitkannya dengan teknologi modern serta membimbing siswa untuk menyampaikan pendapat dengan bahasa daerah dan Indonesia. Praktik Bu Rina mencerminkan prinsip Ki Hajar Dewantara yang disebut…
a)
A. Tur Wuri Handayani
b)
B. Kodrat Alam dan Kodrat Zaman
c)
C. Sistem Among
d)
D. Asas Trikon
e)
E. Tri Sentra Pendidikan
25.
25. Pak Deni mengajarkan topik pemanasan global dengan memanfaatkan data satelit cuaca dan peta interaktif. Ia juga membimbing siswa menganalisis dampaknya pada pertanian lokal yang mereka alami sehari-hari. Prinsip pendidikan Ki Hjar Dewantara manakah yang tercermin dari praktik tersebut …
a)
A. Sistem among
b)
B. Tri Sentra Pendidikan
c)
C. Kodrat Zaman dan Kodrat Alam
d)
D. Pendidikan Merdeka belajar
e)
E. Asas Trikon
26.
26. Siswa kelas VII diminta membuat model ekosistem mini dari bahan bekas, bekerja dalam kelompok, dan mempresentasikannya cara kerja ekosistem tersebut di depan kelas. Nilai profil pelajar pancasila apa yang paling dikembangkan dalam kegiatan tersebut…
a)
A. Berkebinekaan global dan mandiri
b)
B. Bertakwa dan bernalar kritis
c)
C. Gotong royong dan kreatif
d)
D. Mandiri dan bertakwa kepada Tuhan YME
e)
E. Kreatif dan bernalar kritis.
27.
27. Bu Sinta mengajar IPA kelas VIII materi “ Sistem Pernapasan Manusia”. Setelah melakukan asesmen diagnostik, ia menemukan kondisi beragam :
- Kelompok A : Belum memahami konsep dasar organ dan fungsinya
- Kelompok B : Memahami organ tapi belum bisa menganalisis proses pernapasan
- Kelompok C: Sudah memahami proses dan siap menganalisis gangguan pernapasan
- Kelompok D : Sudah menguasai dan mampu mengevaluasi pengaruh lingkungan
Berdasarkan prinsip Teaching at the Right Level. Langkah pertama yang harus dilakukan Bu Sinta untuk memastikan semua siswa mencapai tujuan pembelajaran adalah…
a)
A. Mengajar sesuai kurikulum kelas VIII dan memberikan remedial bagi yang tertinggal
b)
B. Mulai dari level terendah agar semua siswa dapat mengikuti pembelajaran
c)
C. Memberikan pembelajaran yang berbeda untuk setiap kelompok sesuai level kemampuan mereka
d)
D. Fokus pada mayoritas siswa dan mengabaikan kelompok minioritas
e)
E. Memberikan materi kelas VIII untuk semua dengan harapan siswa akan menyesuaikan diri
28.
28. Pak Rudi menerapkan TaRL dalam pembelajaran “Listrik Dinamis” kelas IX. Setelah grouping berdasarkan kemampuan, ia merancang aktivitas bertingkat :
Level 1 : Memahami konsep dasar arus, tegangan, hambatan
Level 2 : Menerapkan Hukum Ohm dalam perhitungan sederhana
Level 3 : Menganalisis rangkaian kompleks
Level 4 : Mengevaluasi efisiensi rangkaian dan merancang solusi
Dalam implementasi TaRL, startegi yang paling efektif untuk memastikan siswa dapat naik ke kelas berikutnya adalah..
a)
A. Memberikan waktu yang sama untuk semua level dan melanjutkan pembelajaran sesuai jadwal.
b)
B. Menunggu semua siswa menguasai level 1 baru melanjutkan ke level 2 secara bersamaan
c)
C. Melakukan asesmen formatif berkelanjutan dan memberikan scaffolding untuk transisi antara level
d)
D. Memisahkan kelas berdasarkan level dan tidak memungkinakan perpindahan antar level
e)
E. Memberikan tugas yang sama untuk semua level dengan tingkat bantuan yang berbeda
29.
29. Bu Maya mengajar materi “ Pencernaan Manusia” kelas VIII. Setalah 3 pertemuan, ia melakukan refleksi pembelajaran dan menemukan :
- 60% siswa masih bingung membedakan penceranaan mekanis dan kimiawi
- Metode ceramah + tanya jawab yang digunakan kurang efektif
- Siswa lebih antusias saat ada demonstrasi praktik
- Hasil quiz menujukkan pemahaman rendah pada konsep enzim
Bu Maya ingin merancang ulang pembelajaran berdasarkan refleksi ini. Berdasarkan hasil refleksi tersbut, asesmen pembelajaran yang paling tepat untuk mengukur efektivitas rancangan pembelajaran baru adalah...
a)
A. Melakukan post-test dengan soal yang sama seperti quiz sebelumnya
b)
B. Mengguankan asesmen autentik yang mengintegrasikan demonstrasi, observasi, dan refleksi siswa
c)
C. Memberikan tugas membaca buku teks dan membuat rangkuman tentang pencernaan
d)
D. Melakukan ujian tertulis komprehensif di akhir materi pembelajaran
e)
E. Menggunakan asesmen online multiple choice untuk efisensi waktu
30.
30. Pak Andi akan mengajar “ Sistem Koordinasi” kelas IX. Berdasarkan asesmen awal dan observasi, ia mengidentifikasi kebutuhan beragam soswanya :
- Kebutuhan kognitif : kemampuan berpikir abstrak masih berkembang
- Kebutuhan emosional : beberapa siswa cemas dengan materi yang kompleks
- Kebutuhan sosial : Siswa lebih aktif dalam diskusi kelompok kecil
- Kebutuhan fisik : siswa mudah lelah dengan pembelajaran pasif
- Kebutuhan Individual : Ada siswa dengan gaya belajar visual, auditori, kinestetik
Berdasarkan identifikasi kebutuhan peserta didik tersebut, perencanaan pembelajaran yang paling komprehensis dan berpusat pada siswa adalah...
a)
A. Menggunakan model pembelajaran langsung dengan media visual yang menarik
b)
B. Menerapkan pembelajaran kooperatif dengan rotasi aktivitas multi-sensori dan differentiated instruction
c)
C. Memberikan pembelajaran individual berbasis teknologi untuk mengakomodasi gaya belajar
d)
D. Menggunakan metode diskusi kelas besar dengan bantuan multimedia interaktif
e)
E. Menerapkan pembelajaran berbasis masalah dengan fokus pada aspek kognitif saja
31.
31. Bu Lina setalah mengajar materi “ Pewarisan sifat” selama 4 pertemuan melakukan refleksi mendalam:
Refleksi proses pembelajaran :
- Siswa kesulitan memahami konsep dominan-resesif
- Penggunaan diagram punnet masih membingungkan
- Antuasiasme tinggi saat mengamati variasi sifat teman sekelas
- Beberapa siswa bertanya tentang kelainan genetik dalam keluarga
Refleksi Diri sebagai guru :
- Merasa kurang percaya diri menjelaskan aspek molekular genetika
- Belum optimal menggunakan teknologi dalam pembelajaran
- Perlu meningkatkan kemampuan mengelola diskusi yang sensitif
- Ingin mengembangkan asesemen yang lebih autentik
Berdasarkan refleksi tersebut, rencana pengembangan diri yang paling staretegis untuk meningkatkan kualitas pembelaran Bu Lina adalah...
a)
A. Mengikuti pelatihan teknologi pembelajaran dan mengan=baikan aspek konten yang sudah dikuasai
b)
B. Fokus mempelajaro genetika molekuler seacra mendalam tanpa mempertimbangkan aspek pedagogis
c)
C. Merancang action research untuk menguji efektivitas metode pembelajaran genetika yang baru dengan mengintegrasikan pengembangan kompetensi diri
d)
D. Menunggu pelatihan resmi dari dinas pendidikan sebelum melakukan perbuhan pembelajaran
e)
E. Menggunakan metode pembelajaran yang sama karena sudah cukup baik
32.
32. Pak Dedi Mengajar” Bioteknologi” Kelas IX. Berdarkan refleksi pembelajaran dan kebutuhan siswa yang ia identifikasi :
Kebutuhan Siswa :
- Memahami aplikasi sains dalam kehidupan sehari-hari
- Mengembangkan kemampuan berpikir kritis tentang isu kontemporer
- Berlatih berkomunikasi sains kepada masyarakat awam
- Membangun kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapat
Refleksi pembelajaran sebelumnya :
- Asesmen konvesioanl (pilihan ganda + esasay) kurang mengukur aplikasi pengethuan
- Siswa kesulitan menghubungan teori dengan konteks nyata
- Perlu asesmen yang mendorong critical thinking dan communication skills
Desain asesmen autentik yang paling sesuai dengan kebutuhan siswa dan refleksi pembelajaran Pak Dedi adalah...
a)
A. Ujian tertulis komprehensif dengan soal aplikasi dan analisis kasus bioteknolgi
b)
B. Presentasi kelompok tentang berbagai jenis bioteknologi dengan rubrik penilaian yang jelas
c)
C. Portofolio project : meneliti isu bioteknologi kontroversial, membuat infografis, dan mempresentasikan ke masyarakat sekolah
d)
D. Kuis online interaktif dengan ommediate feedback untuk setiap materi bioteknologi
e)
E. Praktikum laboratorium dengan laporan tersturkur tentang proses bioteknologi sederhana
33.
33. Seorang guru IPA mengamati bahwa Andi sering mengganggu temannya saat praktikum karena merasa tidak percaya diri dengan kemampuannya. Startegi asesmen SEL yang paling tepat untuk mengevaluasi kemampuan kesadaran diri dan empati Andi adalah…
a)
A. Memberikan tes tertulis tentang konsep IPA yang sedang dipelajari
b)
B. Melakukan observasi terstruktur saat kerja kelompok dan memberikan jurnal refleksi
c)
C. Mengurangi nilai praktikum Andi karena mengganggu teman
d)
D. Memindahkan Andi ke kelompok lain tanpa evaluasi lebih lanjut
e)
E. Memberikan tugas individual untuk menghindari interaksi sosial
34.
34. Dalam pembelajaran IPA tentang ekosistem, guru ingin menilai kemampuan empati dan kolaborasi siswa. Teknik asesmen SEL yang paling efektif untuk mengukur interaksi empatik antar siswa adalah…
a)
A. Menggunakan rubrik penilaian yang hanya fokus pada hasil akhir proyek
b)
B. Memberikan kuis individual tentang komponen ekosistem
c)
C. Melakukan asesmen peer (penilaian antar teman) dengan kriteria empati dan kerjasama
d)
D. Menilai berdasarkan keaktifan berbocara dalam diskusi saja
e)
E. Menggunakan tes standar multiple choice tentang materi ekosistem
35.
35. Saat praktikum IPA tentang rangkaian listrik, guru mengamati bahwa beberapa siswa frustasi ketika eksperimen tidak berhasil, sementara yang lain tetap tenang dan membantu temannya. Untuk menilai regulasi emosi dan keterampilan sosial siswa, pendekatan asesmen yang paling komprehensif adalah...
a)
A. Hanya menilai berdasarkan keberhasilan membuat rangkain listrik
b)
B. Menggunakan kombinasi observasi perilaku self assessment, dan diskusi reflektif kelompok
c)
C. Memberikan nilai tambahan bagi siswa yang diam saja
d)
D. Mengurangi nilai siswa yang menunjukkan emosi negatif
e)
E. Fokus hanya pada laporan tertulis hasil praktikum
36.
36. Seorang guru mengetahui bahwa dalam kelasnya terdapat siswa dengan latar belakang ekonomi yang beragam. Beberapa siswa tidak mampu membeli buku teks yang mahal. Sikap yang paling menunjukkan respek terhadap hak peserta didik adalah…
a)
A. Mewajibkan semua siswa membeli buku yang sama tanpa pengecualian
b)
B. Mengabaikan siswa yang tidak memiliki buku dan fokus pada yang memiliki
c)
C. Menyediakan alternatif sumber belajar yang dapat diakses semua siswa tanpa diskriminasi
d)
D. Memintas siswa yang tidak mampu untuk pindah ke sekolah lain
e)
E. Memberikan nilai rendah kepada siswa yang tidak memiliki buku teks
37.
37. Dalam menganalisis karakteristik peserta didik, guru menemukan bahwa Rina adalah siswa introvert yang cerdas namun enggan berbicara di depan kelas. Pendekatan yang paling menghormati hak dan karakteristik peserta didik adalah…
a)
A. Memaksa Rina untuk selalu presentasi di depan kelas agar lebih percaya diri
b)
B. Mengabaikan Rina dan tidak melibatkannya dalam kegiatan pembelajaran
c)
C. Memberikan beragam cara untuk Rina mengekspresiakan pemahamannya sesuai karakteristiknya
d)
D. Mengurangi nilai partisipasi Rina karena jarang berbicara
e)
E. Memindahkan Rina ke kalas khusus untuk siswa pendiam
38.
38. Seorang guru mengamati bahwa Ahmad, siswa dari keluarga broken home, sering terlambat dan sulit berkonsentrasi. Analisis karakteristik peserta didik yang menunjukkan respek terhadap hak siswa adalah…
a)
A. Langsung memberikan sanksi tegas agar Ahmad disiplin
b)
B. Melakukan pendekatan personal untuk memahami kondisi Ahamas dan memberikan dukungan yang diperlukan
c)
C. Melaporkan kepada orangtua tanpa memahami situasi keluarga terlebih dahulu
d)
D. Mengabaikan masalah Ahmad karena itu urusan prbibadi
e)
E. Meminta Ahmas untuk mengatasi masalahnya sendiri
39.
39. Dalam kelas yang beragam, terdapat siswa dengan kemampuan akademik tinggi, sedang, dan rendah. Startegi pembelajaran yang paling menunjukkan respek terhadap hak setiap peserta didik untuk berkembang optimal adalah…
a)
A. Menggunakan satu metode pembelajaran yang sama untuk semua siswa
b)
B. Mengelompokkan siswa berdasarkan kemampuan dan memberikan materi berbeda secara permanen
c)
C. Menerapkan differentiated instruction dengan tetap mempertehankan tujuan pembelajaran yang sama
d)
D. Hanya fokus pada siswa berkemampuan tinggi karena lebih mudah diajar
e)
E. Menurunkan standar pembelajaran agar semua siswa bisa mengikuti
40.
40. Seorang guru menemukan bahwa Sari, siswi kelas 8, memiliki bakat seni yang luar biasa tetapi kurang tertarik pada mata pelajaran eksak. Sikap guru yang paling menunjukkan pendidikan berpihak pada peserta didik adalah…
a)
A. Memaksa Sari untuk lebih fokus pada mata pelajaran eksak dan mengabaikan bakatnya
b)
B. Membiarkan Sari hanya mengembangkan akat seni tanpa mempedulikan mata pelajaran lain
c)
C. Mengintegrasikan minat seni Sari dalam pembelajaran eksak dan tetap mengembangkan potensi seninya
d)
D. Menyarankan Sari untuk pindah ke sekolah seni khusus
e)
E. Memberikan nilai tinggi pada seni tetapi rendah pada eksak
41.
41. Seorang guru IPA ingin mengajarkan konsep fotosintesis dengan pendekatan kontesktual. Strategi pembelajaran yang paling sesuai adalah…
a)
A. Menjelaskan rumus kimia fotosintesis di papan tulis
b)
B. Mengajak siswa mengamati tanaman di sekitar sekolah dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhu fotosintesis
c)
C. Memberikan latihan soal tentang fotositensis dari buku paket
d)
D. Menonton video tentang fotosintesis di laboratorium
e)
E. Menghafal tahapan-tahapan fotosintesis
42.
42. Dalam pembelajaran IPA terpadu tentang “Air Bersih”, konsep yang dapat diintegrasikan adalah…
a)
A. Hanya sifat fisika air
b)
B. Hanya sifat kimia air
c)
C. Sifat fisika air, sifat kimia air, siklus air, dan dampak pencemaran terhadap kesehatan
d)
D. Hanya siklus air
e)
E. Hanya dampak pencemaran air
43.
43. Untuk menilai keterampilan proses sains dalam praktikum “Pengaruh Suhu terhadap Laju Reaksi”, instrumen penilaian yang paling tepat adalah…
a)
A. Tes tertulis tentang teori laju reaksi
b)
B. Lembar observasi yang mencakup kemampuan merumuskan hipotesis, melakukan percobaan, dan menyimpulkan
c)
C. Penilaian hasil laporan praktikum saja
d)
D. Kuis lisan setelah praktikum
e)
E. Tes pilihan ganda tentang faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
44.
44. Seorang guru IPA ingin menggunakan teknologi untuk menjelaskan struktur atom yang tidak dapat diamati langsung. Media pembelajaran yang paling efektif adalah…
a)
A. Ceramah dengan bantuan papan tulis
b)
B. Gambar diam struktur atom di buku
c)
C. Simulasi interaktif 3D struktur atom yang memungkinakan siswa memanipulasi model
d)
D. Video dokumenter tentang sejarah penemuan atom
e)
E. Membaca artikel tentang struktur atom
45.
45. Dalam pembelajaran tentang sistem tata surya, guru menemukan siswa dengan gaya belajar yang berbeda. Startegi yang paling tepat untuk mengakomodasi semua gaya belajar adalah…
a)
A. Hanya menggunakan metode ceramah
b)
B. Hanya memberikan tugas membaca
c)
C. Menggunakan kombinasi : presentasi visual, diskusi kelompok, dan pembuatan model tata surya.
d)
D. Hanya menggunakan video pembelajaran
e)
E. Memberikan latihan soal yang banyak
46.
46. Bu Fitri akan mengembangkan literasi sains siswa terkait isu pemanasan global, kegiatan pembelajaran yang paling tepat adalah…
a)
A. Menghafal definisi pemanasan global
b)
B. Menganalisis data suhu global, mengidentifikasi penyebab, dan merancang solusi di tingkat lokal
c)
C. Menyalin catatan tentang pemanasan globak
d)
D. Menonton film tentang perubahan iklim tanpa diskusi
e)
E. Mengerjakan soal pilihan ganda tentang efek rumah kaca
47.
47. Saat akan melakukan praktikum dengan bahan kimia, hal yang paling penting dilakukan guru untuk memastikan keamanan siswa adalah…
a)
A. Memastikan semua siswa hadir
b)
B. Memberikan briefing keamanan, memeriksa alat pelindung diri, dan mengidentifikasi lokasi peralatan darurat.
c)
C. Menyiapkan bahan kimia di meja guru
d)
D. Membagi siswa dalam kelompok
e)
E. Menyiapkan lembar kerja praktikum
48.
48. Selama pembelajaran berlangsung, guru IPA ingin mengetahui pemahaman siswa secara real time. Teknik penilaian formatif yang paling efektif adalah…
a)
A. Memberikan ujian tertulis di akhir pembelajaran
b)
B. Menggunakan teknik exit ticket, polling digital, dan observasi partisipasi siswa
c)
C. Memberikan PR yang dikumpulkan minggu depan
d)
D. Melakukan ulangan harian
e)
E. Memberikan kuis di akhir semester
49.
49. Dalam pembelajaran berbasis inkuiri tentang “Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman”, langkah yang paling tepat untuk memulai pembelajaran adalah…
a)
A. Guru langsung menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman
b)
B. Menyajikan fenomena atau masalah : “Mengapa tanaman di tempat teduh tumbuh lebih lambat?”
c)
C. Memberikan definisi pertumbuhan tanaman
d)
D. Siswa membaca buku tentang pertumbuhan tanaman
e)
E. Melakukan praktium tanpa pendahuluan
50.
50. Setelah melakukan pembelajaran tentang “Pencemaran Air”, guru melakukan refleksi dan menemukan bahwa beberapa siswa masih kesulitan memahami hubungan antara aktivitas manusia dan pencemaran air. Tindakan perbaikan yang paling tepat adalah…
a)
A. Mengulangi materi yang sama dengan metode yang sama
b)
B. Mengabaikan siswa yang kesulitan dan melanjutkan materi berikutnya
c)
C. Menganalisis penyenan kesulitan, merancang staretgi pembelajaran yang berbeda, dan melakukan remedial teaching
d)
D. Memberikan tugas tambahan tanpa penjelasan lebih lanjut
e)
E. Menyalahkan siswa karena tidak memperhatikan
51.
51. Seorang guru IPA menemukan salah satu siswa mencontek saat ujian. Sikap yang paling mencerminkan kematangan moral dan emosional guru adalah…
a)
A. Menegur siswa di depan kelas agar jera
b)
B. Memberikan nilai nol tanpa memberi kesempatan menjelaskan
c)
C. Memanggil siswa secara privat, menanyakan alasannya, dan memberikan sanksi edukatif
d)
D. Melaporkan ke orang tua tanpa memberi siswa kesempatan berbicara
e)
E. Mengabaikan karena takut hubungan dengan siswa terganggu
52.
52. Guru IPA mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran dengan meminta siswa membuat video presentasi tentang pemanasan global. Hal ini sekaligus melatih kompetensi sosial-emosional siswa, yaitu…
a)
A. Self-awareness ( kesadaran diri )
b)
B. Social awareness( kesadaran sosial)
c)
C. Relationship skills (keterampilan berelasi)
d)
D. Responsible decision-making ( pengambilan keputusan bertanggung jawab)
e)
E. Self- management ( pengelolaan diri)
53.
53. Guru IPA menanggapi siswa yang sering bertanya di luar materi dengan antusias. Sikap ini mencerminkan filsafat pendidikan…
a)
A. Perenialisme (fokus pada pengetahuan abadi)
b)
B. Esensialisme (menguasai dasar-dasar IPA)
c)
C. Progresivisme (mendorong rasa ingin tahu)
d)
D. Eksistensialisme (kebebasan individu)
e)
E. Rekonstruksionisme (perubahan sosial)
54.
54. Saat diskusi kelompok, dua siswa berselisih pendapat hingga emosi memanas. Tindakan guru yang sesuai kode etik dan kompetensi sosial-emosional adalah…
a)
A. Membiarkan mereka menyelesaikan sendiri
b)
B. Menegur keras agar tidak mengganggu kelas
c)
C. Menjadi mediator dengan mengajak refleksi bersama
d)
D. Memisahkan mereka tanpa diskusi lanjutan
e)
E. Memberi hukuman pada kedua siswa
55.
55. Guru IPA menggunakan aplikasi Quizziz untuk evaluasi. Salah satu siswa terlihat stress karena kurang menguasai teknologi. Tindakan guru yang paling tepat adalah…
a)
A. Memaksa siswa tetap menggunakan quizizz
b)
B. Memberikan penilaian alternatif secara lisan
c)
C. Mengabaikan karena siswa harus beradaptasi
d)
D. Menyarankan siswa tidak ikut evaluasi
e)
E. Memberi nilai tanpa assessment
56.
56. Bu Nurul menemukan konten YouTube yang bagus tetapi menganding iklas produk tidak sehat pada saat memutarkan video di depan kelas pada saat materi pencernaan makanan. Sikap yang mencerminkan kematangan spritual dan moral adalah…
a)
A. Tetap menggunakan karena kontennya relevan
b)
B. Mencari sumber lain yang lebih sesuai nilai eduikasi
c)
C. Memakai video tersebut dengan memblokir iklannya
d)
D. Meminta siswa mengabaikan iklan tersebut
e)
E. Melaporkan video ke You Tube
57.
57. Pada saat pembelajaran berlangsung di dalam kelas, salah satu siswa mengkritik metode pembelajaran guru IPA di grup kelas online. Respon guru yang profesional adalah…
a)
A. Mengancam akan memberi nilai rendah
b)
B. Menghapus komentar dan memblokir siswa
c)
C. Merespon dengan terbuka dan merefleksikan kritik
d)
D. Melaporkan siswa ke kepala sekolah
e)
E. Mengabaikan karena dianggap tidak penting
58.
58. Guru IPA ingin menerapkan pembelajaran berbasis proyek dengan teknologi, tetapi sebagaian siswa tidak memiliki gawai. Solusi yang paling adil adalah…
a)
A. Hanya menugaskan siswa yang memiliki gawai
b)
B. Membentuk kelompok dengan siswa yang memiliki gawai
c)
C. Meminjamkan perangkat lab sekolah secara bergiliran
d)
D. Membatalkan proyek tersebut
e)
E. Memaksa orang tua membelikan gawai
59.
59. Guru IPA mendengar siswa mengejek temannya yang lambat memahami materi. Tindakan yang sesuai lima kompetensi sosial-emosional adalah…
a)
A. Memberikan ceramah tentang toleransi
b)
B. Mengadakan role-play tentang empati
c)
C. Menghukum siswa yang mengejek
d)
D. Memindahkan siswa yang diejek
e)
E. Memarahi siswa di depan kelas
60.
60. Guru IPA dihadapkan pada pilihan menggunakan virtual lab atau praktikum langsung dengan alat terbatas. Keputusan yang paling mencerminkan filsafat esensialisme adalah..
a)
A. Memilih virtual lab karena lebih modern
b)
B. Melakukan praktikum langsung meski sederhana
c)
C. Mengganti praktikum dengan teori saja
d)
D. Menghindari praktikum sama sekali
e)
E. Menugaskan praktikum di rumah tanpa panduan
61.
61. Siswa kelas IX IPA akan melakukan proyek “ Pemanfaatan Sampah Organik” di lingkungan sekolah. Agar proyek berdampak luas, bagaimana sikap guru yang harus dilakukan …
a)
A. Menyelesaikan proyek hanya di lab sekolah tanpa melibatkan pihak luar
b)
B. Mengundang orangtua yang bekerja sebagai petani/pengompos untuk berbagi pengalaman
c)
C. Meminta siswa bekerja mandiri tanpa bantuan orangtua
d)
D. Melaporkan proyek ke kepala sekolah tanpa melibatkan masyarakat
e)
E. Membatasi proyek hanya pada teori di kelas
62.
62. Apabila di dalam kelas terdapat siswa yang memahami materi “Ekosistem Sawah”. Upaya apa yang guru harus lakukan…
a)
A. Mengajak siswa berkunjung ke sawah dan mengundang kelompok tani setempat sebagai narasumber
b)
B. Menunjukkan video tentang sawah tanpa interaksi dengan petani
c)
C. Memberikan tugas membaca buku teks saja
d)
D. Meminta siswa membuat makalah tanpa observasi
e)
E. Menghindari materi yang melibatkan masyarakat
63.
63. Beberapa orangtua siswa memiliki keahlian dalam energi terbarukan. Guru dapat memanfaatkan hal ini dengan…
a)
A. Meminta orangtua menyusun Modul Ajar pengganti guru
b)
B. Mengundang mereka sebagai mentor dalam proyek panel surya siswa
c)
C. Menghindari campur tangan orangtua dalam pembelajaran
d)
D. Hanya meminta dana dari orang tua untuk praktikum
e)
E. Meremehkan keahlian orang tua karena bukan guru profesional.
64.
64. Saat guru mengajak orang tua terlibat dalam pembelajaran “Sistem Pencernaan”, sebagian orang tua sibuk bekerja. Solusi terbaik adalah…
a)
A. Membatalkan kolaborasi karena tidak semua orang tua bisa hadir
b)
B. Memanfaat teknologi seperti zoom meeting untuk sesi sharing orang tua yang tidak bisa hadir fisik
c)
C. Hanya melibatkan orang tua yang tidak bekerja
d)
D. Menyalahkan orang tua yang tidak berpartisipasi
e)
E. Mengganti topik pembelajaran
65.
65. Dalam suatu pembelajaran dengan materi “Pencemaran sungai”, guru ingin melibatkan masyarakat sekitar. Langkah paling efektif adalah…
a)
A. Meminta siswa meneliti sendiri tanpa interaksi dengan warga
b)
B. Mengajak LSM lingkungan dan tokoh masyarakat diskusi dengan siswa
c)
C. Hanya memberi ceramah tentang dampak pencemaran
d)
D. Menghukum warga yang membuang sampah ke sungai
e)
E. Menghindari isu lokal yang sensitif
66.
66. Orang tua siswa bervariasi latar belakang pendidikannya. Staretgi guru agar mereka tetap berkontribusi dalam pembelajaran IPA adalah…
a)
A. Meminta hanya orang tua dengan gelas S1 IPA yang terlibat
b)
B. Menugaskan orangtua membantu sesuai kemampuan
c)
C. Menganggap orang tua tidak kompeten untuk mendukung pembelajaran
d)
D. Menolak masukan orang tua yang tidak sesuai dengan rpp.
e)
E. Hanya berkomunikasi via grup WhatsApp tanpa tindak lanjut
67.
67. Dalam kegiatan proyek kepemimpinan. Siswa di tugaskan dalam membuat produk daur ulang untuk di jual. Bagaimana peran orangtua/masyarakat yang paling tepat adalah…
a)
A. Membeli semua produk siswa tanpa memberi masukan
b)
B. Memberi pelatihan pemasaran dan umpan balik atas produk
c)
C. Melarang anak terlibat dalam kegaiatan “non-akademik”
d)
D. Hanya memantau dari jauh tanpa interaksi
e)
E. Menyerahkan sepenuhnya kepada guru
68.
68. Pada saat melakukan pembelajaran di kelas VIII, mengenai materi tekanan hidrostatis, tetapi terdapat siswa yang belum paham dalam materi tersebut, bagaimana guru dapat menjelaskan materi tersebut dengan lokasi sekolah di pesisir pantai…
a)
A. Mengajak nelayan lokal mendemonstrasikan penerapan tekanan dalam menyelam
b)
B. Hanya menggunakan rumus tanpa praktik
c)
C. Menghindari materi yang terkait dengan laut
d)
D. Menghafal rumus tanpa praktik
e)
E. Meminta siswa pindah ke sekolah perkotaan
69.
69. Siswa yang berasal dari suku yang memiliki kearifaln lokal tentang pengobatan herbal. Guru IPA dapat mengintegrasikan budaya ini dalam pembelajaran IPA dengan cara…
a)
A. Mengabaikan karena tidak sesuai dengan kurikulum
b)
B. Mengundang tetua adat berbagi pengetahuan tradisional yang relevan dengan IPA
c)
C. Melarang diskusi tentang herbal karena bukan ilmu pasti
d)
D. Hanya mengajarkan farmasi modern
e)
E. Menyatakan pengetahuan tradisional tidak ilmiah.
70.
70. Bagaimana cara evaluasi terbaik yang harus dilakukan oleh guru setalah melibatkan orang tua dalam proyek IPA…
a)
A. Hanya melihat nilai akhir siswa
b)
B. Meminta refleksi dari siswa, orang tua, dan masyarakat tentang pengalaman belajar
c)
C. Menganggap kolaborasi tidak perlu dievaluasi
d)
D. Hanya menanyakan pendapat kepa sekolah
e)
E. Menilai berdasarkan dokumen foto saja
71.
71. Pak Budi mengajar IPA kelas 7 dengan materi sistem pencernaan. Dia menyadari bahwa kelasnya terdiri dari siswa dengan gaya belajar yang beragam: 40% visual, 35% kinestetik, dan 25% auditori. Berdasarkan analisis kebutuhan siswa, Pak Budi ingin merancang pembelajaran yang mengakomodasi semua gaya belajar tersebut. Berdasarkan studi kasus di atas, komponen kurikulum manakah yang paling tepat dijadikan fokus utama Pak Budi dalam merancang desain pembelajaran yang mengakomodasi karakteristik belajar siswanya?
a)
A. Tujuan pembelajaran dan indikator pencapaian
b)
B. Strategi dan metode pembelajaran
c)
C. Media dan sumber belajar
d)
D. Evaluasi dan penilaian
e)
E. Materi pembelajaran dan struktur kurikulum
72.
72. Bu Sari mengajar IPA kelas 8 tentang hukum Newton. Hasil analisis menunjukkan 60% siswa memiliki kemampuan matematis rendah, sementara 40% memiliki kemampuan matematis tinggi. Bu Sari ingin semua siswa dapat memahami konsep dengan baik meskipun memiliki kemampuan matematis yang berbeda. Karakteristik peserta didik manakah yang paling mempengaruhi cara belajar siswa dalam studi kasus di atas, dan bagaimana Bu Sari seharusnya menyesuaikan desain pembelajarannya?
a)
A. Gaya belajar - menggunakan pendekatan multisensori
b)
B. Kemampuan akademik - menerapkan pembelajaran berdiferensiasi
c)
C. Motivasi belajar - memberikan reward dan punishment
d)
D. Latar belakang sosial - menyesuaikan contoh dengan kehidupan sehari-hari
e)
E. Usia kronologis - menggunakan bahasa yang sesuai tingkat perkembangan
73.
73. Pak Ahmad mengajar materi cahaya dan optik untuk kelas 8. Berdasarkan asesmen diagnostik, 70% siswa adalah pembelajar konkret yang membutuhkan pengalaman langsung, sedangkan 30% adalah pembelajar abstrak yang dapat memahami konsep melalui penjelasan teoritis. Sekolah memiliki keterbatasan alat peraga optik. Dalam merancang desain pembelajaran berdasarkan karakteristik siswa tersebut, komponen kurikulum manakah yang perlu mendapat perhatian khusus untuk mengatasi keterbatasan sumber daya?
a)
A. Standar kompetensi dan kompetensi dasar
b)
B. Alokasi waktu dan jadwal pembelajaran
c)
C. Media pembelajaran dan sumber belajar alternatif
d)
D. Sistem penilaian dan rubrik
e)
E. Struktur materi dan urutan pembelajaran
74.
74. Bu Rina mengajar sistem pernapasan untuk kelas 8. Hasil observasi menunjukkan siswa memiliki kemampuan berpikir kritis yang masih rendah, cenderung pasif, dan lebih suka menerima informasi daripada mencari sendiri. Bu Rina ingin mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran IPA. Berdasarkan karakteristik peserta didik tersebut, manakah desain pembelajaran yang paling tepat dengan mempertimbangkan komponen kurikulum yang sesuai?
a)
A. Ceramah interaktif dengan tanya jawab terstruktur
b)
B. Pembelajaran berbasis masalah dengan investigasi kelompok
c)
C. Demonstrasi guru dengan pengamatan siswa
d)
D. Diskusi kelompok dengan panduan worksheet
e)
E. Eksperimen terbimbing dengan laporan individual
75.
75. Pak Dedi mengajar kelas 7 dengan siswa yang 80% berasal dari keluarga petani dan 20% dari keluarga pedagang. Materi yang akan diajarkan adalah klasifikasi makhluk hidup. Pak Dedi ingin pembelajaran bermakna dengan mengaitkan materi dengan pengalaman hidup siswa. Karakteristik latar belakang siswa tersebut mempengaruhi desain pembelajaran. Komponen kurikulum manakah yang paling tepat untuk disesuaikan agar pembelajaran menjadi bermakna?
a)
A. Tujuan pembelajaran disesuaikan dengan kebutuhan lokal
b)
B. Metode pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik murni
c)
C. Materi dan contoh pembelajaran dikaitkan dengan konteks pertanian dan perdagangan
d)
D. Evaluasi menggunakan soal-soal bertaraf internasional
e)
E. Media pembelajaran menggunakan teknologi canggih
76.
76. Bu Lina mengajar IPA kelas 9 materi listrik dinamis. Berdasarkan tes gaya belajar, 45% siswa adalah visual learner, 35% kinestetik learner, dan 20% auditory learner. Sekolah menyediakan laboratorium IPA yang lengkap dengan berbagai media pembelajaran. Dalam merancang desain pembelajaran yang mengakomodasi semua gaya belajar siswa, bagaimana Bu Lina seharusnya mengintegrasikan komponen kurikulum yang tersedia?
a)
A. Fokus pada eksperimen hands-on untuk semua siswa
b)
B. Kombinasi multimedia, eksperimen, dan diskusi dalam satu pembelajaran
c)
C. Pembagian kelas berdasarkan gaya belajar masing-masing
d)
D. Penggunaan metode ceramah dengan bantuan presentasi
e)
E. Rotasi kegiatan mingguan berdasarkan gaya belajar dominan
77.
77. Pak Agus mengajar materi ekosistem kelas 7. Hasil asesmen menunjukkan siswa memiliki tingkat kemampuan kognitif yang beragam: 30% tingkat tinggi (analisis-sintesis), 50% tingkat sedang (aplikasi-analisis), dan 20% tingkat rendah (pengetahuan-pemahaman). Pak Agus ingin semua siswa mencapai tujuan pembelajaran. Berdasarkan karakteristik kognitif siswa yang beragam, komponen kurikulum manakah yang paling krusial untuk disesuaikan dalam desain pembelajaran?
a)
A. Standar kompetensi dipecah menjadi beberapa level
b)
B. Indikator pencapaian dibuat bertingkat sesuai kemampuan kognitif
c)
C. Materi pembelajaran disederhanakan untuk level terendah
d)
D. Waktu pembelajaran diperpanjang untuk semua siswa
e)
E. Evaluasi dibuat seragam untuk semua level
78.
78. Bu Maya mengajar sistem reproduksi kelas 9. Siswa menunjukkan sikap malu dan tidak nyaman membahas topik ini. Berdasarkan analisis, hal ini dipengaruhi oleh faktor budaya dan usia remaja yang sensitif terhadap topik reproduksi. Bu Maya perlu merancang pembelajaran yang tetap efektif namun mempertimbangkan aspek psikologis siswa. Charakteristik psikologis dan budaya siswa dalam kasus ini mempengaruhi desain pembelajaran. Manakah komponen kurikulum yang paling tepat untuk diadaptasi?
a)
A. Mengubah materi reproduksi menjadi materi sistem pencernaan
b)
B. Menyesuaikan strategi pembelajaran dengan pendekatan yang lebih sensitif dan scientific
c)
C. Menunda pembelajaran hingga siswa lebih dewasa
d)
D. Menggunakan metode pembelajaran individual saja
e)
E. Menghilangkan aspek reproduksi manusia dari materi
79.
79. Pak Rudi mengajar IPA terpadu kelas 8 dengan materi "Zat Aditif dan Adiktif". Siswa memiliki latar belakang ekonomi yang beragam: 40% dari keluarga menengah ke bawah, 60% dari keluarga menengah ke atas. Perbedaan ini mempengaruhi akses siswa terhadap informasi dan pengalaman terkait zat aditif dalam makanan kemasan. Bagaimana Pak Rudi seharusnya merancang komponen sumber belajar dalam desain pembelajaran untuk mengakomodasi perbedaan latar belakang ekonomi siswa?
a)
A. Menggunakan sumber belajar digital yang memerlukan internet cepat
b)
B. Fokus pada makanan kemasan mahal sebagai objek kajian
c)
C. Kombinasi sumber belajar lokal dan digital dengan variasi tingkat aksesibilitas
d)
D. Membagi siswa berdasarkan latar belakang ekonomi
e)
E. Menggunakan buku teks sebagai satu-satunya sumber belajar
80.
80. Bu Erni mengajar materi "Pemanasan Global" untuk kelas 7. Berdasarkan observasi, siswa memiliki karakteristik sebagai berikut: 70% memiliki kecerdasan naturalis tinggi (suka alam dan lingkungan), 20% memiliki kecerdasan logis-matematis tinggi, dan 10% memiliki kecerdasan interpersonal tinggi. Bu Erni ingin mengoptimalkan potensi kecerdasan majemuk siswa. Berdasarkan teori kecerdasan majemuk dalam karakteristik siswa tersebut, bagaimana Bu Erni seharusnya merancang komponen kegiatan pembelajaran dalam desain pembelajarannya?
a)
A. Fokus pada kegiatan outdoor untuk mengakomodasi kecerdasan naturalis dominan
b)
B. Integrasi kegiatan berbasis alam, analisis data, dan diskusi kelompok
c)
C. Pembelajaran berbasis matematika dan statistik lingkungan
d)
D. Diskusi kelompok sebagai metode utama pembelajaran
e)
E. Pembelajaran di kelas dengan media audio-visual
81.
81. Apa yang kamu ketahui tentang kompetensi guru? (100 kata)
4 lines
82.
82. Secara umum, evaluasi mencakup 3 ranah penilaian, yaitu … (100 kata)
4 lines
100 %
