Font size
WorksheetsUAS Terapi Keluarga
Total questions: 76
Worksheet time: 1hrs 16mins
Dalam pendekatan Bowenian Family Therapy, salah satu tujuan utama dari sesi Enhancement of Differentiation adalah:
Membangun batasan subsistem keluarga yang tegas dan tidak buram
Menstimulasi pengambilan keputusan berbasis reaksi emosional
Meningkatkan self-differentiation melalui hubungan satu-lawan-satu antar pasangan
Menggambarkan hubungan keluarga melalui genogram secara simbolik
Mengembangkan relasi triangulasi antar anggota keluarga untuk mengurangi konflik
Apa karakteristik utama dari Human Validation Process Model yang membedakannya dari pendekatan konseling keluarga lainnya?
Menekankan pada pengungkapan masa lalu dan analisis konflik laten
Menggunakan teknik reframing untuk restrukturisasi relasi keluarga
Memandu klien membuat ritual keluarga melalui pendekatan komunikasi empatik
Fokus pada pemetaan peran dan proyeksi dalam sistem keluarga melalui genogram
Berbasis pada pengalaman here and now serta intervensi emosi mendalam
Dalam terapi keluarga struktural, proses Monitoring Family Dysfunctional Sets bertujuan untuk:
Meningkatkan kemampuan individu dalam mengontrol emosi
Menilai pola komunikasi keluarga dalam tiga generasi
Membangun ulang struktur interaksi keluarga agar sesuai dengan fase perkembangan
Membentuk hubungan emosional yang mendalam antar individu
Mengidentifikasi akar masalah melalui teknik menggambar perasaan
Mengapa pendekatan terapi keluarga eksperiensial dianggap efektif dalam menangani kekerasan dalam rumah tangga?
Karena mengintegrasikan teori psikoanalitik dan perilaku dalam satu kerangka kerja
Karena memfokuskan pada pengalaman emosional masa kini dan latihan komunikasi
Karena menekankan komunikasi dua arah antara subkonselor dan anak
Karena berfokus pada pembentukan batas struktural dalam subsistem keluarga
Karena menggunakan interpretasi simbolik terhadap dinamika keluarga
Dalam teori terapi keluarga psikodinamika, apa peran utama dari konselor dalam proses konseling?
Menganalisis pola komunikasi dan struktur hirarki keluarga secara langsung
Memimpin sesi eksplorasi emosi dengan teknik sculpting family roles
Bertindak netral dan membuat interpretasi terhadap konflik masa lalu yang tidak terselesaikan
Menyusun ritual keluarga untuk meningkatkan keterlibatan emosional
Mengarahkan setiap sesi pada pencapaian pengambilan keputusan yang kolektif
Dalam menyusun rencana tindakan keperawatan keluarga untuk meningkatkan kemampuan keluarga menciptakan lingkungan sehat, tindakan yang paling tepat adalah:
Mengajarkan keluarga membuat jadwal pemeriksaan rutin ke fasilitas kesehatan
Memberikan pelatihan pembuatan makanan sehat bergizi seimbang
Membantu keluarga memperjelas peran anggota serta memperbaiki pola komunikasi internal
Menganjurkan keluarga menambahkan asupan vitamin tambahan bagi anggota keluarga
Menunjukkan cara penggunaan alat bantu eliminasi yang tepat dan bersih
Manakah di bawah ini yang tidak termasuk dalam kriteria prioritas masalah keperawatan keluarga?
Salah satu tantangan utama dalam penerapan direct care adalah keterbatasan sumber daya. Strategi terpadu dan inovatif yang paling tepat untuk mengatasi hal ini menurut dokumen adalah:
Meningkatkan jam kerja perawat dan menambah beban tanggung jawab keluarga
Mengurangi intervensi emosional dan mengganti dengan intervensi farmakologis
Penggunaan teknologi seperti telemedicine dan manajemen waktu yang efisien
Pengalihan peran perawat ke kader kesehatan keluarga
Menyederhanakan asesmen menjadi satu indikator klinis utama
Manakah dari pernyataan berikut yang paling akurat mencerminkan makna prinsip kolaborasi tim kesehatan dalam direct care?
Perawat merujuk pasien hanya kepada dokter spesialis untuk penanganan lanjutan
Perawat memimpin proses diagnosis medis dan terapi klinis secara mandiri
Perawat bekerja sama dengan tim lintas-profesi untuk integrasi perawatan holistik pasien
Perawat hanya fokus pada intervensi promotif dan preventif tanpa koordinasi
Perawat mengandalkan keluarga untuk menggantikan peran interprofesional
Indikator urine normal yang paling konsisten digunakan untuk mengevaluasi status eliminasi klien menurut dokumen adalah:
pH urine < 5 dan endapan protein
Volume urine 400-1200 mL dan warna keruh
Volume urine 600-2000 mL, bening orange pucat, pH rata-rata 6
Berat jenis < 1.005, warna kuning pekat, bau tidak menyengat
pH netral, volume urine menurun saat malam hari
Berdasarkan prinsip perencanaan keperawatan keluarga, penggunaan NIC (Nursing Intervention Classification) dalam penyusunan rencana tindakan bertujuan untuk:
Menyusun format SOAP secara sistematis
Menentukan diagnosis medis yang tepat
Memastikan konsistensi antarperawat dalam pencatatan tindakan keperawatan
Membatasi tindakan keperawatan hanya pada pendekatan edukatif
Menstandarkan luaran pasien berbasis evidence-based outcomes
Dalam proses perumusan tujuan asuhan keperawatan keluarga, penjabaran "K" yang pertama dalam struktur SPKKW merujuk pada:
Kata kerja yang dapat diukur sebagai indikator tercapainya tujuan
Kondisi yang melengkapi konteks sosial keluarga
Keluarga sebagai subjek dalam tindakan promotif
Komponen perilaku adaptif terhadap intervensi keperawatan
Konsekuensi logis dari diagnosis keperawatan yang telah ditetapkan
Manakah di bawah ini yang tidak termasuk dalam kriteria prioritas masalah keperawatan keluarga menurut dokumen tersebut?
Sifat masalah
Kemungkinan masalah untuk diubah
Lamanya proses penyelesaian masalah
Potensial untuk dicegah
Persepsi keluarga terhadap masalah
Dalam prinsip penggunaan teknologi dalam perawatan, manfaat teknologi seperti aplikasi pemantauan dan telemedicine dalam direct care adalah:
Menggantikan total fungsi perawat dalam edukasi pasien
Memberikan layanan berbasis otomatisasi tanpa intervensi manusia
Menurunkan biaya perawatan secara drastis tanpa pengawasan
Meningkatkan akses layanan, efisiensi intervensi, dan koordinasi perawatan
Menyederhanakan komunikasi keluarga tanpa keterlibatan perawat
Apa konsekuensi positif dari keterlibatan aktif keluarga dalam direct care menurut pendekatan yang dipaparkan dalam dokumen?
Mempercepat diagnosis klinis dan menurunkan kebutuhan tindakan
Menggantikan intervensi keperawatan profesional secara menyeluruh
Meningkatkan kepatuhan terhadap rencana perawatan dan mengurangi kecemasan
Menurunkan frekuensi kunjungan rumah oleh perawat
Mengalihkan tanggung jawab monitoring kepada keluarga secara penuh
Dalam konteks penyuluhan keluarga, Model Health Belief paling tepat digunakan untuk:
Mempromosikan perubahan perilaku melalui penguatan jaringan sosial
Mengidentifikasi persepsi risiko dan manfaat dari tindakan kesehatan yang diyakini individu
Meningkatkan keterampilan motorik dalam aktivitas preventif
Menyusun intervensi berbasis budaya melalui media sosial
Mendorong refleksi spiritual sebagai fondasi keseimbangan emosional
Salah satu keuntungan utama dari penggunaan kelompok diskusi dan dukungan sebagai metode penyuluhan keluarga adalah:
Memungkinkan penyuluh mendominasi diskusi untuk mempercepat proses edukasi
Mengurangi perlunya asesmen individual dalam keluarga
Meningkatkan partisipasi aktif dan memperkuat dukungan emosional antar keluarga
Memberikan materi edukasi yang seragam untuk semua keluarga
Menghindari resistensi keluarga terhadap teknologi kesehatan
Dalam mengevaluasi keberhasilan program penyuluhan keluarga, kendala utama yang sering dihadapi adalah:
Kurangnya pengetahuan penyuluh tentang topik yang disampaikan
Tidak adanya dukungan dari pemangku kebijakan lokal
Kompleksitas variabel dan dampak yang tidak langsung terlihat
Rendahnya jumlah peserta dalam setiap sesi penyuluhan
Terlalu banyaknya konten digital yang digunakan dalam satu sesi
Manakah dari berikut ini yang merupakan indikator langsung dari keberhasilan penyuluhan kesehatan keluarga menurut dokumen?
Peningkatan skor akademik anak-anak dalam keluarga
Meningkatnya kesadaran keluarga terhadap sistem perpolitikan lokal
Penguatan komunikasi dan kemampuan menghadapi stres dalam keluarga
Penurunan angka kriminalitas dalam komunitas
Tingginya partisipasi keluarga dalam kegiatan keagamaan
Seorang ibu yang mengalami kelelahan fisik dan psikis akibat merawat anaknya yang menderita penyakit kronis di rumah, mengalami gangguan tidur, serta merasa tidak memiliki waktu untuk dirinya sendiri. Diagnosis keperawatan paling sesuai menurut SDKI adalah:
Ketidakmampuan koping keluarga (D.0093)
Gangguan proses keluarga (D.0120)
Ketegangan peran pemberi asuhan (D.0124)
Risiko gangguan perlekatan (D.0127)
Manajemen kesehatan keluarga tidak efektif (D.0115)
Perbedaan mendasar antara "Ketidakmampuan koping keluarga" (D.0093) dan "Penurunan koping keluarga" (D.0097) adalah:
D.0093 fokus pada kegagalan sistem dukungan spiritual keluarga
D.0097 muncul hanya pada keluarga dengan kondisi ekonomi rendah
D.0093 berkaitan dengan konflik emosional dan resistensi terhadap pengobatan, sedangkan D.0097 terkait minimnya dukungan dan komunikasi dari orang terdekat
D.0097 menunjukkan peningkatan ketergantungan klien pada keluarga
D.0093 terjadi hanya bila terjadi kegagalan dalam pengambilan keputusan
Seorang perawat menemukan bahwa keluarga tidak mampu menjelaskan kondisi penyakit yang diderita anggota keluarganya, sering melanggar jadwal pengobatan, dan tidak mengerti pentingnya terapi lanjutan. Diagnosis yang paling tepat adalah:
Risiko proses pengasuhan tidak efektif (D.0128)
Manajemen kesehatan keluarga tidak efektif (D.0115)
Gangguan proses keluarga (D.0120)
Ketidakmampuan koping keluarga (D.0093)
Risiko gangguan perlekatan (D.0127)
Seorang bayi prematur dirawat di inkubator terpisah dari ibunya selama dua minggu. Orang tua tampak canggung saat kontak dengan bayi. Diagnosis yang paling sesuai menurut SDKI adalah:
Risiko gangguan perlekatan (D.0127)
Risiko proses pengasuhan tidak efektif (D.0128)
Gangguan proses keluarga (D.0120)
Ketegangan peran pemberi asuhan (D.0124)
Pencapaian peran menjadi orang tua (D.0126)
Diagnosis keperawatan positif yang dapat ditegakkan bila keluarga menunjukkan keinginan untuk meningkatkan dinamika hubungan, memenuhi kebutuhan psikososial anggota, dan mendukung keselamatan adalah:
Kesiapan peningkatan koping keluarga (D.0090)
Pencapaian peran menjadi orang tua (D.0126)
Kesiapan peningkatan proses keluarga
Risiko proses pengasuhan tidak efektif (D.0128)
Gangguan proses keluarga (D.0120)
Dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dilakukan dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi urutan, adalah ...
Pengkajian-masalah-diagnosa-intervensi-implementasi-evaluasi
Pengkajian-diagnosa-intervensi-
implementasi-evaluasi
Diagnosa-pengkajian-implementasi-intervensi-evaluasi
Implementasi-intervensi-evaluasi -diagnosa-pengkajian-
Tujuan dari proses keperawatan adalah sebuah sistem. Apapun yang tergolong sistem, maka tujuannya adalah ...
Peningkatan daya saing
Peningkatan ekonomi
Pelaksanaan keperawatan
Peningkatan kualitas
Pengumpulan data pada tahap pengkajian memerlukan beberapa metode, diantaranya adalah ...
Komunikasi efektif
Perpustakaan
Observasi
Semua benar
Titik sentral dalam proses penyelesaian masalah dalam proses keperawatan adalah ...
Kebutuhan dan masalah pasien
Masyarakat
Kelompok khusus
Institusi rumah sakit
Aktifitas yang dilakukan perawat saat pengkajian, adalah ...
Menentukan prioritas masalah
Memilih diagnosa
Menentukan tujuan asuhan keperawatan
Mengumpulkan data
Proses keperawatan memiliki sifat berikut ...
Siklus
Dinamis
Overlapping
Berfokus pada perawat
Diagnosa keperawatan merupakan keputusan klinis tentang individu dan keluarga / komunitas yang berespon terhadap masalah kesehatan, dimana mempunyai manfaat sebagai berikut ...
Memfasilitasi komunikasi antar perawat
Memfasilitasi asuhan keperawatan yang komprehensif
Membantu perawat memfokuskan tindakan keperawatan mandiri
Memudahkan dalam evaluasi klien
Pengkajian keperawatan keluarga merujuk kepada teori tentang proses keperawatan yang dikemukakan oleh ...
Florence nightingale
Friedman
Lynda jual carpenito
Maslow
Penulisan diagnosa keperawatan yang benar adalah sebagai berikut ,,,
Data subyektif, data objektif berhubungan dengan problem dan etiologi
Problem berhubungan dengan etiologi dan ditandai dengan symtom
Problem berhubungan dengan Data subyektif dan data objektif
Problem berhubungan dengan etiologi dan Data subyektif dan data objektif
Dibawah ini merupakan contoh data dari pengkajian keperawatan, yang merupakan data subyektif adalah ,,,
Pernyataan nyeri
Pasien meringis
Pasien berkeringat
Skala nyeri
Pengkajian fisik yang dilakukan terhadap pasien untuk memperoleh data dilakukan dengan menggunakan pendekatan ...
Nursing process
Body system approach
Observation
Therapeutic
Seorang pasien laki-laki 20 tahun bertanya kepada perawat mengapa pasien dikompres pada dahi untuk menurunkan panas. Apakah yang ditekankan oleh keperawatan dari kasus tersebut pada awal perkembangan proses keperawatan ...
Pendekatan interpersonal
Proses keperawatan
Alasan dari tindakan keperawatan
Komunikasi keperawatan
Seorang perempuan 56 tahun dirawat di ruangan interna karena mengalami gagal ginjal. Perawat hendak merawat dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Apa artinya pendekatan tersebut ...
Perawat mulai dengan pengkajian, analisa data, diagnose, dan rencana, pelaksanaan, evaluasi dan dokumentasi
Perawat melakukan pengkajian data subyektif dan obyektif dan melaporkannya kepada dokter untuk selanjutnya mendapatkan terapi
Perawat melakukan kegiatan keperawatan secara sistematis dan terorganisir dengan menggunakan pendekatan ilmiah yang terdiri dari 5 langkah
Suatu pendekatan yang berdasarkan keluhan yang dirasakan pasien dengan melakukan kerja sama dengan tim kesehatan lainnya
Seorang perawat sedang memeriksa kondisi pasien. Perawat melakukan wawancara kepada pasien dan didapatkan data bahwa pasien merasakan mual, dan diare sudah 3 hari. Kemudian perawat mencatat hasil wawancara tersebut pada format yang tersedia. Tahap proses keperawatan apakah yang dilakukan oleh perawat tersebut ...
Pengkajian
Diagnosa
Intervensi
Implementasi
Perawat telah selesai melakukan pengumpulan data dan mencatatnya dalam format. apakah langkah selanjutnya yang dilakukan oleh perawat ...
Memilih data
Validasi data
Rumuskan diagnosa
Analisa data
Dalam pengkajian ada 4 kegiatan keperawatan. yang mana yang BUKAN kegiatan keperawatan dalam pengkajian...
Mengumpulkan data
Memilih data
Analisa data
Validasi data
Perawat menganalisa hasil temuan dan merumuskan masalah pasien tersebut dengan format P+E+S. Tahap proses keperawatan pada ...
Pengakajian
Diagnosa
Intervensi
Implementasi
Pertanyaan seperti alat-alat apa yang dibutuhkan untuk melakukan pengumpulan data adalah pertanyaan kritis pada proses keperawatan dalam...
Pengkajian keperawatan
Diagnosa keperawatan
Intervensi keperawatan
Implementasi keperawatan
Suatu pernyataan dari masalah klien, baik aktual maupun risiko berdasarkan analisis data merupakan pengertian dari...
Pengkajian keperawatan
Diagnosa keperawatan
Intervensi keperawatan
Implementasi keperawatan
Pada tahap diagnosa, hal yang dilakukan adalah ...
Pengumpulan data yang baik
Menentukan keputusan klinis
Melaksanakan strategi keperawatan
Menilai sejauh mana tujuan tercapai
Tujuan Pengkajian Kep Keluarga adalah untuk mengetahui
Masalah Kesehatan Keluarga
Status Kesehatan Keluarga
Kemandirian Keluarga
Kemampuan Keluarga
Sebelum melakukan kunjungan keluarga, perawat/mahasiswa harus membuat skenario yaitu
Format Pengkajian
BHSP
Laporan Pendahuluan
Proposal Kunjungan
Lambang "// " pada genogram bermakna
Pisah
Cerai
Point of the entry
Saudara kandung
Makna garis putus2 pada genogram adalah
Resiko penularan
Resiko penyakit turunan
Tinggal serumah
Keluarga Inti
Data maladaptive dari tahap perkembangan yang belum terpenuhi merupakan isi dari pengkajian..
Tahap Perkembangan saat ini
Tugas perkembangan yg blm terpenuhi
Riwayat keluarga saat ini
Riwayat keluarga sebelumnya
Mencari nafkah dengan bekerja serabutan merupakan peran Ayah secara ...
Formal
Informal
Jangka pendek
Jangka Panjang
Keluarga cemas karena anak perempuan tertuanya belum menikah. Hal tsb merupakan ...
Stresor jangka pendek
Stresor jangka panjang
Koping keluarga
Respon klg yang tidak sehat
Berapakah luas rumah sehat minimal untuk keluarga dg jumlah anggota keluarga 5 org....
36 m2
42 m2
45 m2
60 m2
Berapa % ventilasi yang baik di bandingkan dengan luas lantai
2%
5%
10%
15%
Manakah pernyataan yang benar tentang Penjajakan Tahap II...
Pengkajian tambahan pada kunjungan ke-2
Pengkajian yang dilakukan pada anggota keluarga selain KK
Menghubungkan masalah kes dengan 5 tugas kesehatan kelg
Memanfaatkan data sekunder dalam pengkajian keluarga
Manakah dibawah ini, komponen pengkajian yang mengkaji kemampuan keluarga terkait perawatan kesehatan?
Fungsi keluarga
Tahap perkembangan keluarga
Struktur keluarga
Koping keluarga
Hasil pengkajian keperawatan pada keluarga bapak X yaitu Komunikasi yang tidak terbuka dengan anggota keluarga yang lain. Manakah di bawah ini komponen pengkajian pada kasus tersebut?
Fungsi keluarga
Tahap perkembangan keluarga
Struktur keluarga
Koping keluarga
Perawat akan melakukan pengkajian tentang respons keluarga bapak Y. terhadap masalah ekonomi dan social yang terjadi. Manakah komponen pengkajian yang dimaksud pada kasus tersebut
Fungsi keluaarga
Fungsi sosialisasi
Struktur Keluarga
Koping keluarga
Perawat melakukan pengkajian fungsi keluarga bapak A. ditemukan data pengkajian sebagai berikut lingkungan rumah sangat kotor, ventilasi rumah kurang, dan perabot rumah tangga tidak tertata rapi. Bapak A, saat ini di diagnosa dokter TB Paru. Manakah di bawah ini pengkajian yang sesuai data tersebut?
Fungsi afektif
Fungsi sosialisasi
Fungsi perawatan kesehatan
Fungsi lingkungan
Keluarga bapak B memiliki anak umur 17 tahun. bapak B sering bertengkar dengan anaknya karena komunikasi yang kurang terjalin dengan baik. Manakah dibawah ini komponen pengkajian yang tepat dikaji oleh perawat sebagai data focus sesuai kasus tersebut?
Fungsi keluarga
Fungsi perkembangan keluarga
struktur keluarga
Stress keluarga
Perawat akan melakukan pengkajian tentang fungsi Kesehatan keluarga bapak C. Manakah di bawah ini, salah satu pertanyaan yang tepat disampaikan perawat?
siapa yang memberikan bantuan untuk menunjang Kesehatan keluarga
Bagaimana keluarga bereaksi terhadap situasi bermasalah saat ini
Berapa lama keluarga tinggal ditempat ini
Apakah keluarga mengerti tentang tanda dan gejala penyakit yang diderita anggota keluarga
Perawat melakukan pengkajian pada keluarga bapak D dalam menanamkan disiplin bagi anggota keluarga. Manakah di bawah ini yang merupakan komponen pengkajian fungsi keluarga tersebut?
Fungsi afektif
Fungsi sosialisasi
Fungsi reproduksi
Fungsi ekonomi
Data fungsi keluarga yang didapatkan perawat dari keluarga bapak E adalah anggota keluarga saling mendukung dan memberikan perhatian satu sama lain. Manakah di bawah ini fungsi keluaarga yang telah dikaji perawat pada kasus tersebut?
Fungsi afektif
Fungsi sosialisasi
Fungsi ekonomi
fungsi perawatan kesehatan
Perawat akan melakukan pengkajian tugas keluarga di bidang kesehatan yang ke 2 dari 5 tugas keluarga menurut Friedman (1988). Manakah di bawah ini tugas keluarga yang dimaksud?
Memanfaatkan fasilitas kesehatan
mengenal masalah kesehatan
mengambil keputusan yang tepat
merawat anggota keluarga yang sakit
Ibu K istri Bapak J. sakit hipertensi. Bapak J dan anak-anaknya memberikan ibu K diet rendah garam, menemani kontrol, mengingatkan ibu K untuk olahraga dan minum obat. Manakah tugas keluarga yang berhasil dilaksanakan keluarga bapak J?
Memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan
mengenal masalah kesehatan
mengambil keputusan
merawat anggota keluarga
Pengkajian Keperawatan adalah
Langkah pertama untuk menyusun strategi keperawatan
Tindakan awal untuk berkomunikasi dengan pasien
Proses awal mengumpulkan data dan menganalisis informasi kesehatan pasien
Langkah awal untuk melakukan tindakan keperawatan
Tujuan pengkajian keperawatan adalah
Menyusun data tentang respons klien terhadap masalah kesehatan atau penyakit dan kemampuan untuk mengelola kebutuhan perawatan kesehatan
Menjadikan perawat sebagai tenaga profesional dalam melakukan asuhan keperawatan
Melakukan tindakan keperawatan sesuai dengan masalah kesehatan yang dialami pasien
Agar bisa melakukan pendekatan ke pasien
Apa saja tahapan pengkajian keperawatan?
1. Penentuan Masalah
2. Pengumpulan Data
3. Sistematika Data
4. Analisis Data
5. Dokumentasi Data
1. Pengumpulan Data
2. Analisis Data3. Sistematika Data
4. Penentuan Masalah
5. Dokumentasi Data
1. Sistematika Data
2. Penentuan Masalah
3. Pengumpulan Data
4. Analisis Data
5. Dokumentasi Data
1. Penentuan Masalah
2. Sistematika Data
3. Pengumpulan Data
4. Dokumentasi Data
5. Analisis Data
Data Subjektif adalah
Data yang didapatkan dari rekam medis dan hasil laboratorium pasien
Data yang dapat diobservasi dan diukur, dapat diperoleh menggunakan panca indera (lihat, dengar, cium, raba) selama pemeriksaan fisik.
Data yang didapatkan dari klien dan keluarga sebagai suatu pendapat terhadap suatu situasi dan kejadian.
Data yang didapatkan dari klien sebagai suatu pendapat terhadap suatu situasi dan kejadian.
Data Objektif adalah
Data yang didapatkan dari rekam medis dan hasil laboratorium pasien
Data yang dapat diobservasi dan diukur, dapat diperoleh menggunakan panca indera (lihat, dengar, cium, raba) selama pemeriksaan fisik.
Data yang didapatkan dari klien dan keluarga sebagai suatu pendapat terhadap suatu situasi dan kejadian.
Data yang didapatkan dari klien sebagai suatu pendapat terhadap suatu situasi dan kejadian.
Sumber data sekunder adalah
Informasi yang didapatkan oleh perawat dari klien mengenai masalah kesehatan klien.
Data yang dapat diobservasi dan diukur, dapat diperoleh menggunakan panca indera (lihat, dengar, cium, raba) selama pemeriksaan fisik.
Data yang didapatkan dari klien dan keluarga sebagai suatu pendapat terhadap suatu situasi dan kejadian.
Informasi dapat diperoleh melalui orang terdekat seperti orang tua, suami atau istri, anak, teman klien.
Analisa data berfungsi sebagai...
Interpretasi data keperawatan sehingga data yang diperoleh memiliki makna dalam menentukan masalah dan kebutuhan klien sehingga perawat dapat mengambil keputusan dalam menentukan pemecahan masalah
Pengelompokkan pemecahan masalah yang dihadapi oleh pasien
Pengumpulan data yang berisi tentang masalah-masalah pasien yang belum teratasi
Pengelompokan data-data klien atau keadaan tertentu dimana klien mengalami permasalahan kesehatan atau keperawatan berdasarkan kriteria permasalahnnya.
Apa saja penentuan keputusan masalah pasien?
1. Masalah inti
2. Masalah kemungkinan
3. Masalah aktual, resiko atau sindrom
4. Masalah kolaboratif
1. Masalah sosial
2. Masalah ekonomi
3. Masalah kesehatan
4. Masalah budaya
1. Tidak ada masalah
2. Masalah lingkungan
3. Masalah kesehatan
4. Masalah kolaboratif
1. Tidak ada masalah
2. Masalah kemungkinan
3. Masalah aktual, resiko atau sindrom
4. Masalah kolaboratif
Bagian terakhir dari pengkajian keperawatan adalah...
Substansi
Implementasi
Dokumentasi
Hilirisasi
Kelengkapan dokumentasi data menjadi penting karena...
Sebagai bukti konkrit, nyata dan faktual yang dimiliki oleh perawat
Pengamatan dan pencatatan status klien adalah tanggung jawab legal dan profesional perawat
Meningkatkan harga diri perawat agar bisa menjadi tenaga yang profesional
Data disajikan secara akurat, relevan, dan aktual
